Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
80
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ff580c9c0cad7205806e092/sisi-seram-di-pinggiran-kota-jakarta-selatan-horor-story
Hai agan-sista Ingin berbagi pengalaman lagi nih... Berikut merupakan kisah ane disaat perkuliahan semester 2 sekitar 8 Tahun yang lalu dimana ane masih terbilang young wild and not free but fire (ber api-api). Entah apakah akan ada yang membaca tulisan ini atau tidak tapi tidak ada salahnya kan di coba.. Meski agak sedikit ragu karena banyak beberapa pihak dari kawan ane yang terangkat dan terlib
Lapor Hansip
06-01-2021 16:20

Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story) [TAMAT]

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)

Hai agan-sista Ingin berbagi pengalaman lagi nih... Berikut merupakan kisah ane disaat perkuliahan semester 2 sekitar 8 Tahun yang lalu dimana ane masih terbilang young wild and not free but fire (ber api-api). Entah apakah akan ada yang membaca tulisan ini atau tidak tapi tidak ada salahnya kan di coba.. Meski agak sedikit ragu karena banyak beberapa pihak dari kawan ane yang terangkat dan terlibat di cerita ini. Dan untuk menuliskan cerita ini pun ane tetap meminta saran beberapa dari mereka yang ane hubungi satu persatu melalui medsos ya (maklum udah pada lost contact dan tidak semuanya merespon mungkin udah ga aktif). Cerita ini “berlatar waktu” kelanjutan dari thread ane sebelumnya yaitu “Kontrakan Seru di Pinggiran Ibu Kota (Horor Story)” dimana pada akhir cerita tersebut ane memutuskan untuk berhenti menyewa rumah petak 3 itu. Dan kemungkinan cerita ini akan ane buat beberapa episode yang tergabung dalam thread yang sama juga. Untuk menambah kesan cerita sebelumnya sebut saja ane “Manta” yang saat itu ane berkuliah di salah satu kampus swasta di pinggiran Kota Jakarta Selatan dan untuk TKP dari cerita ini masih ada yah gan. Ketika ane search di google streetview pun masih ada dan terlihat tidak terlalu banyak perubahan yang mencolok baik dulu ataupun sekarang. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada pemilik dan kepada penghuni sekarang (kalo ada yang baca dan mengetahui) ane tidak akan menampilkan gambar TKP melainkan ane akan memberikan denah yang ane buat sedemikian rupa. Untuk yang masih penasaran dan bertanya-tanya terhadap lokasinya ane tidak akan memberi infonya secara gamblang. Tetapi ane akan memberikan sedikit clue-clue nya di isi cerita. Dan jika ada kalian yang warga sekitar sana atau lain telah mengetahui TKP ini, tolong cukup tau saja ya. Jadi silahkan di simak ya...

Dan Akhirnya Ketemu Juga..

Di saat liburan semester ganjil yang terbilang sangat singkat, ane malah disibukkan untuk mencari-cari kostan yang enak dan nyaman. Yang paling penting menurut ane yaitu rame atau minimal tidak seperti kontrakan ane sebelumnya lah yang cuma berdiri sendiri. Sehingga kalau terjadi apa-apa bisa dengan mudah untuk meminta bantuan.

Selain itu ane sangat membutuhkan kostan yang fleksibel artinya tak ada batas waktu untuk keluar malam serta sangat bersahabat untuk membawa teman bermain apalagi pacar. Namun untuk yang membawa dengan bebas lawan jenis sebenarnya cukup sulit di kawasan sini. Karena masih kawasan pemukiman pinggir Jakarta yang cukup kental akan unsur ke agamaan nya. Ah tapi menurut ane itu bisa diatur, asalkan kita mampu berkamuflase sebaik mungkin pasti itu semua bisa terjadi.

Berkeliling mencari kostan yang sangat cocok memang sangat sulit. Ane bingung harus kemana lagi sedangkan libur perkuliahan sudah hampir usai dan mestinya ane harus cepat mendapat kostan baru, sehingga ane masih ada waktu untuk menyiapkan perlengkapannya sebelum perkuliahan aktif kembali. Setelah berkeliling cukup lama ane bertemu kawan sekelas ane sebut saja Ricardo di salah satu minimarket. Ane tau dia seorang perantau putra daerah dari Sumatra Utara yang sudah pasti disini ngekost.

Tanpa ba-bi-bu ane langsung bertanya perihal kostan di tempatnya dan ternyata ada yang kosong. Ane segera melihat lokasi dan kondisi. Ketika sampai disana ternyata masih tergolong di jalan yang sama dari kontrakan ane sebelumnya hanya saja ini di gang yang berbeda yaitu berada paling depan dan tidak jauh dari jalan utama penghubung wilayah Tangerang dan Jakarta (yang kini terdapat fly over khusus busway yang membentang sampai kawasan Tandean). Cukup banyak anak kampus ane yang tidak semua ane kenali dari berbagai fakultas dan di kamar atas ada kawan kampus 1 fakultas seangkatan ane juga ternyata. Melihat hal tersebut sepertinya ini kostan yang cukup asik.

Saat ditunjukan kamar kosong oleh si penjaga kostan, oh ya sebelum terlalu jauh si penjaga kostan ini tinggal disini juga dengan kamar yang sejenis dengan kita di pojok terpisahkan oleh tangga dan dapur kost yang nanti akan ane buatkan denah dari kostan ini.

Sebut saja mbak Sum. Ia mengabdi disini sebagai penjaga kost sekaligus pembantu dari pemilik kost yang sebenarnya rumah si pemilik kost pun masih berada di lingkungan kost ini dan cukup besar. Mbak Sum tinggal bersama anaknya 1 laki-laki dan suaminya yang bekerja sebagai kuli panggilan dan terkadang ane melihat juga suami mba Sum menjaga dan merawat kebun pekarangan rumah pemilik kostan ini.

Kembali lagi ketika ditunjukan kamar yang kosong ternyata posisinya di lantai bawah dan berada di tengah. Sebelah dari kamar Ricardo yang terpisahkan oleh gudang-gudang kecil. Ane mengetahui bahwa ternyata kamar Mba Sum bersama keluarganya terlihat jelas dari sini itu artinya ane sangat sulit untuk membawa pacar kesini. Ane sangat kesal kenapa tidak diatas aja si yang kosong namun mba Sum menginfokan bahwa di kamar atas bagian pojok itu orangnya jarang sekali datang kesini hanya sewaktu-waktu karena alasan pekerjaan barangkali sebentar lagi akan keluar. Sementara pakai yang ini aja dulu (iya setelah ane mengetahui doi sudah kerja dan terlihat dari wajahnya si seperti om-om berusia 30an keatas dan ane berpikir mungkin orang itu sudah memiliki anak istri sebut saja mas Dino). Yasudah untuk hal itu bisa ane siasati nanti yang penting ane dapatkan kostan ini dulu dan segera ane memberikan DP ke mba Sum untuk tanda setuju.

Setelah melihat-lihat sekitar, ternyata kostan ini tidak untuk cowok saja tetapi ada yang cewek dan di pisahkan untuk cewek di bagian depan dan cowok di bagian belakang yang terpisahkan oleh rumah dan dapur si pemilik rumah. Wah.. hal seperti ini yang membuat makin asik dan makin rame, sempat terbesit seperti itu di pikiran ane.


Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)

Gambar : Denah Kostan

Keterangan Gambar dari kiri-bawah-kanan-atas-tengah:

Kotak hitam Bagian Sebelah kiri angka 1-10 : Kamar Cewek

Tanda Panah : Tangga

Kotak Kecil Hijau Muda : Pohon Mangga Tukang Nasgor Di lempar Pasir

Persegi panjang kuning : Parkiran yang ditutupi kanopi

Lengkungan Coklat : Pintu gerbang

Kotak Hijau muda : Kebun pemilik

Kotak hitam Sebelah Kanan terdiri dari :

Kamar Cardo dan Kamar Yudi (atas bawah)

Gudang kecil atas bawah

Kamar Awal ane pindah dan Kamar Kuda (atas bawah)

Gudang kecil atas bawah

Kamar ane dan Kamar Ichsan (atas bawah posisi di tikungan)

Toilet 2 pintu (bawah) atas nya yang ungu space kosong biasa dipakai jemur

Kotak orange Dapur atasnya kamar Adam

Tanda Panah (Tangga)

Space Kosong cukup besar atasnya Kamar Dino

Kamar Mba Sum atasnya yang Coklat Balkon

Kotak Orange Persegi Panjang : Pekarangan Rumah Pemilik cukup luas

Coretan Kuning : Koridor

Lingkaran Merah Besar : Rumah Pemilik Cukup Besar

Wajik Orange : Dapur Pemilik ukurannya lebih besar dari kamar kita

Persegi Abu-Abu : Ruangan Si pemilik

Kotak Hijau Tua: Taman si Pemilik rumah

Bersambung...

   





Selanjutnya bisa cek di sini...
Index Cerita :
Apakah Perpindahan ini Membuatku Terlepas dari Mereka yang Tak Kasat Mata ?
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 1
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 2
4 Bayangan Saat Padamnya Listrik di tengah Malam
Kenaikan Harga dan Perbincangan Mencekam
Kamar Ricardo
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 3
Adam adalah Manusia Biasa
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 4
Agak disana aje ya Bang, saya kapok disitu
Siapa Cewek Diatas Itu
Tertindih itu tidak enak
Kamar Lama ane ada yang Isi dan Perkenalan singkat mereka
Akhir kisah ku disana
Pengenalan dan Dibalik Cerita
Diubah oleh nutracker
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ElviHusna dan 20 lainnya memberi reputasi
21
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 3
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
09-01-2021 19:35
Pas mati lampu, emang tetangga kos TS ga ada yg kebangun juga apa? Kuat amat tidur sambil mati lampuemoticon-Ngakak (S).
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
09-01-2021 22:34
Adam adalah Manusia Biasa

Senin malam setelah beberapa hari dari kejadian dua temen ane yang sawan di kamar kostan ane. Ada kisah yang menarik juga ni. Kita semua ngumpul di kamar Ichsan maen Pes nge cup gitu tapi bukan kita yang mainin melainkan auto si computernya ya ane rasa kalian ngerti lah ya. Nah berhubung judi itu haram wkwk. Kita berinisiatif siapa yang pointnya paling kecil masak Mie instant ke bawah. Saat itu seinget ane belum malem-malem amat sih masih sekitar jam 10an lah.

Ichsan, ane, Adam, Yudi dan Kuda pada ikutan maen. Terdengar kegaduhan di malam itu sampe-sampe Ricardo dari bawah kepo naek keatas juga tak lama dia turun lagi. Maklum Putra Daerah itu sangat hobby belajar.

Singkat cerita point Adam paling kecil. Kita semua ngakak akhirnya sesepuh disini ngebuatin kita semua mie Instant. Meskipun masaknya di gabung yang membuat potensi isi mangkok doi lebih banyak tapi bodoamat lah yang penting malem ini perut ke ganjel. Ane tidak cerita ke mereka perihal beberapa hari yang lalu bahwa temen kelasan ane ada yang sawan di kamar ane. Selagi kejadian itu bukan ke ane ya ane pikir itu adalah hal yang biasa dan bodoamat.

Ketika Adam turun dan masak mie Instant kita semua menunggu diatas sambil ketawa terdengar dari atas sini si Adam ngedumel ga jelas. Oh ya untuk dapur kita ini para anak kost beda ya dari dapur utama si pemilik. Dapur kita kecil di apit oleh kamar mandi dan tangga cek di denah nya. Ketika lagi asik buat mie Adam ngerasa ada hal yang aneh ni ko kayak ada yang lewat. Angin-anginan berhembus. Tapi berhubung si Adam ini orangnya paling sotoy disini dia selow-selow aje kan. Tiba-tiba ada mangga jatoh gelinding ke kaki doi. Kaget dong doi siapa ni yang iseng pohon mangga kan jauh. Pikir Adam mungkin Tole. Tapi jam segini kayaknya mereka udah pada tidur ah.

Sambil lanjut meracik mie seperti ada yang niup pundaknya Adam. Pas dia nengok ternyata di koridor dapur melintas mba-mba melayang kemudian melewati kamar ane juga dan melesat terus lewat depan kamar Cardo dan berhenti di kebun pemilik. Sempat syok dan terdiam kaku, setelah itu Adam teriak sambil lari keatas “Waaaaaaaaa” kita lagi ngobrol langsung pada terbangun kaget kenapa nih anak.

Ternyata doi cerita begitu. Itu kompor dibawah masih hidup ngebuat mie kita jadi pada lodoh gitu. Akhirnya kita beramean turun kebawah ngambilin itu mie instant sambil ketawa ngakak. Sembari nunggu, iseng ane dan Ichsan gedor-gedor kamar Cardo “oii Cardo keluar lu depan kamar lu ada kunti tadi, baek-baek diperkosa lu” Tak ada jawaban dari kamar Cardo mungkin orang itu sudah tidur. Ane pun bermalam di kamar Kuda malam itu..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
09-01-2021 22:50
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 4

Jumat siang setelah ibadah Jum’at hp ane berbunyi ada call dari kawan tongkrongan ane SMA yang memang kita masih sering kumpul. Dia tau kalo ane ngekost dan numpang nginep sampe hari minggu. Jadi dia ini mahasiswa kampus reformasi yang terkenal itu dan sedang bolos makrab yang diadakan di Puncak. Berhubung udah terlanjur minta duit ke ortunya jadilah dia tetap berangkat tapi ke kostan ane. Karena ane ga enak untuk menolak yaudah ane iyakan saja dan ane infokan kalo disini ada PS2 jadul si tapi lumayan lah untuk nemenin lu disini. Sebenarnya ane mesti jemput cewek ane dan pulang kerumah tapi tanpa ane infokan ke doi sebelumnya kawatir malah jadi batal kesini nih anak.

Setelah sampai dan memarkirkan mobilnya masuk lah doi ke kamar ane. Lengkap peralatan mandi baju segala macam dan bawa beberapa tentengan plastik ternyata doi borong kaset PS sebelum kesini. Total juga nih anak. Tak lupa doi membawa beberapa minuman sedikit jahat yang di beli dari minimarket-minimarket K bulat. Setelah doi tenang sampe kostan baru deh ane bilang Manto sorry gue jemput cewek gue dulu ya nganterin doi pulang besok paling gue kesini lagi. Oh ya Manto juga kenal sama cewek ane karena temen waktu SMA juga. Dengan perasaan terpaksa doi akhirnya mengiyakan. Tapi bener lu besok kesini lagi, padahal gue udah beli makanan banyak tuh sama minuman.

Ane bilang yaudah kalo iseng lu maen sama orang sini aja pada asik-asik ko anaknya. Wkwk dalam hati ane maksudnya penunggu sini. Ane sangat penasaran apa yang akan terjadi ke temen brengsek ane ini. Jadi setelah ane pulang, Manto masih main biasa. Berhubung toilet ada di sebelah kamar ane jadi menurut doi enak kalo bolak balik buang air kecil soalnya banyak minuman.

Menurut Manto sekitar jam 11an malam doi masih iseng maen PS dan belum ngantuk tiba-tiba ada yang ngetok-ngetok pintu kamar. Karena sebelumnya ane udah izin sama mba Sum kalo ada sodara dateng jadi doi selow aja karena pura-pura sebagai sodara ane. Ketika doi buka pintu ternyata kosong. Sekalian doi ke toilet buang air kecil dan tak lupa mematikan keran air. Pas keluar toilet ko keran air nya hidup lagi. Akhirnya doi balik lagi matiin itu keran dan kembali ke kamar.

Ga lama doi maen lagi tuh game moto GP katanya wkwk. Ada yang ngetok-ngetok lagi. Pas di buka kosong ga ada orang. Di toilet ada suara air deras sepertinya orang lagi mandi atau ngapain. Akhirnya doi tungguin di kursi depan kamar ane yang mengarah ke koridor sambil ngerokok. Doi mau tau siapa si orang itu. Ketika ane denger cerita begini dari doi ternyata bernyali juga doi malem-malem berada di koridor gitu. Ditunggu sampe abis beberapa batang rokok ko itu orang ga keluar-keluar kamar mandi dan di samperin lah ternyata pintu nya kebuka sedikit pertanda tidak dikunci dan diketuk pun tidak ada jawaban ketika di buka Manto ternyata kosong.

Mulai bingung lah doi, tapi malah kembali memilih untuk duduk di kursi koridor itu sambil merokok. Ketika tak sengaja doi melihat ke arah kebun, ada mba kunti sedang berdiri menghadap ke arah doi yang saat itu sedang duduk dengan pandangan merunduk kebawah dan rambut lebat yang terurai (ga kebayang kalo ga merunduk mungkin pingsan kali doi). Manto kaget terloncat sampe ga sadar roko nya yang masih hidup di kepal oleh tangannya dan masuk kamar kunci pintu. Berhubung ane saat itu udah tidur dengan pulas dirumah, ane baru cek hp ane subuh dan ternyata ada sms dari Manto (iya sms sebab doi bukan pengguna BB). “oi Nta sialan kostan lo serem amat ini, kesini lo besok”. Wkwk lumayan pagi-pagi ada yang buat ane ngakak.

Karena ane gaenak sama doi, terpaksa malem ini ane malem mingguan nemenin doi. Kata cewek ane yaudah biarin lagian juga kita tiap malem juga bisa seperti malem minggu. Sore ane menuju kostan ternyata disana sudah ada Dicky temen tongkrongan ane SMA juga yang udah diminta Manto untuk dateng duluan dari pagi tadi. Sesampainya disana ane ngakak melihat wajah Manto yang memelas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
09-01-2021 23:12
Agak disana aje ya Bang, saya kapok disitu

Minggu pagi Manto dan Dicky pulang ane pun juga pulang ngambil baju untuk beberapa hari kedepan sekalian jemput cewek ane untuk berangkat ke kostannya. Kita berangkat abis maghrib dari Rumah cewek ane. Karena tadi siang ane sempet ketiduran efek begadang semalam.

Seperti biasa setelah sampai di kostan cewek ane yaa ane sedikit berebahan menghilangkan penat karena perjalanan jauh berasa touring. Sampe sekitar jam 10 malam (batas kostan cewek ane, tapi seringkali ane lebih dari batas itu kalo bertamu wkwk) ane bergegas balik ke kostan ane. Di perjalanan disamping merinding kalo ingat-ingat kejadian yang telah lalu tapi dibalik itu juga ane semakin seru dan selalu penasaran terhadap hal apa yang akan terjadi malam ini.

Sampai di kostan, tak lupa ane sempatkan dulu beli nasi goreng kebetulan ada abang-abang yang lewat keliling dan sebetulnya si abang ini udah hampir melewati kostan ane. Ya ane panggil aja dan abangnya berhenti kemudian ane samperin di posisi luar depan area kostan yang dari sini terlihat deket kamar kostan Cewek deket pula pohon mangga besar yang rindang diatas parkiran kostan ane. Oh ya di kawasan parkiran kostan ane ini banyak pohon-pohon ya gan kayak mangga, jambu dan lain-lain. Katanya si sekalinya berbuah lebat banget sampe-sampe beberapa pedagang buah yang langsung datang beli kesini.

“Bang agak sonoan dikit aja ye bang” yaudah ane ikutin aja. Loh emang kenapa si bang jauh amat ini kostannya kan disana, ujar ane. pikir ane mungkin karena agak terang disana tapi kan ini sudah bukan di depan kawasan kostan ane melainkan di depan warnet orang yang tidak buka 24 jam ini. “Saya kapok disana pernah ada anak kostan abang yang beli Cewek dari kamar atas tuh dan minta diantar. Pas saya lagi masakin nasinya dari atas pohon itu (cek di denah ada pohon didekat parkir) saya di lempar pasir untung jatohnya kesonoin bukan di gerobak saya kalo ke gerobak saya apes itu bang kalo kata orang sini mah”. Siapa emang bang? iseng amat itu orang. “Ya itulah wadon penunggu pohon itu bang. Kostan abang kan serem banget itu (dengan logat betawi nya)”. Saya pernah juga dari pintu gerbang itu ada cewek yang beli ya saya samperin pas mau hidupin kompor dari belakang malah ketawa tuh cewek saya perhatikan ko lama-lama berubah dan terbang ke kebon itu ya saya langsung lari gerobak saya tinggal. Saya ambil lagi kesini dianterin temen saya.

Selain penghungi kost, Bahkan orang luar pun ikut merasakan nya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bohemianflaneur dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
10-01-2021 11:30
keren nih..nitip PS5 dulu ya gan
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
11-01-2021 03:57
lagi donk kentang ini bacanya...emoticon-Sorry
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
11-01-2021 23:41
lanjut gan....ninggalin jejak dulu ah
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
12-01-2021 11:22
Siapa Cewek Diatas Itu

Malam itu ane pulang ke kostan sekitar pukul 9 malam, setelah perkuliahan sore usai. Salah satu teman kelas ane ada yang ulang tahun dan mengajak kami nongkrong di salah satu café kawasan Kebayoran. Ketika jalan di lorong setelah melewati kebun si pemilik dan kamar Cardo, terlihat dengan agak sedikit gelap dari bawah sini ada seorang wanita di balkon atas dekat kamar mas Dino. Pikir ane saat itu gila udah semakin menjadi-jadi mereka, masa jam segini udah bermunculan si hal-hal gaib itu. Tanpa rasa penasaran ane cuekin hal tersebut dan ane segera pergi mandi. Sebab tubuh ane lengket dan bau sekali rokok efek kuliah seharian dan nongkrong.

Setelah ane selesai mandi dan pakai Baju, ane ke atas ke kamar Kuda mau minjem ceret pemanas air. Kayaknya malam ini ane butuh yang hangat-hangat sebelum tidur. Oh ya ane ga suka ngopi tetapi hobby banget minum susu coklat wkwk. Bahkan menurut ane susu coklat adalah teman yang cocok untuk di hidangkan sambil merokok melepas penat.

Ketika ane naik ke tangga dan sudah sampai di lantai atas. Bujuk ini cewek demit masih ada aja disini. Demit apa bukan sih, ane cuekin dan langsung masuk ke kamar Kuda. Setelah ane keluar dari kamar Kuda, pintu kamar Adam kebuka. Ane masuk aja sembari ane tanya, “Dam lo liat ada cewek ga di situ balkon gelap-gelap gitu ? Jangan-jangan demit lagi tuh”. Namun kata Adam itu cewek nya mas Dino mau nginep kali tapi mas Dino nya belum datang kamarnya masih di kunci, tadi gue tawarin mampir di kamar gue aja Nta tapi ga mau wkwkwk. Oh ya mas Dino ini pekerja gan yang berasal dari Purwakarta dan doi cuma singgah di kostan ini dalam sebulan mungkin cuma beberapa kali aja, kalo info dari Adam si kayaknya cuma untuk kimpoi doang. Kita semua ga tau status mas Dino itu sudah menikah atau belum. Dan kalo di perhatikan menurut Adam sih cewek nya itu beda-beda, karena secara yang kamarnya paling dekat ya Adam doang. Tapi bodoamat asalkan tidak mengusik kebahagiaan dan kebebasan kita disini ya tidak masalah.

Part ini Cuma untuk intermezo aja ya gan wkwk.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
12-01-2021 11:26
Tertindih itu tidak enak

Saat itu sore hari menjelang maghrib badan ane drop. Mungkin karena keseringan keluar malem sedikit minum banyak ngerokok. Kamar ane lagi di pinjem sama temen kelasan ane yang pada mainan PS. Kemudian ane ngungsi ke kamar Kuda. Ternyata disana juga ada temen-temen kelasan Kuda beberapa orang yang main PES pake Laptop. Sial ini kenapa bedebah pada kemari si. Karena di tempat Kuda tidak ada yang merokok akhirnya ane pilih tepar di kamar Kuda.

Kasur kuda menjadi alas kepala ane dan badan ane berada di tikar Kuda. Dari pintu kamar Kuda ini kalo kebuka terlihat jelas tangga dan saat itu posisi nya memang sengaja dibuka supaya tidak pengap. Ketika tertidur ane seperti sleep paralyse gitu (hal ini sebenarnya pernah terjadi juga pada ane di kontrakan sebelumnya).

Ada sosok makhluk asing berjenis perempuan yang naik ke tangga setelah itu membangunkan ane yang sedang tertidur. Ane terbangung namun jasad ane masih terbaring di sana. Ane melihat kawan-kawan ane sedang main PES. Ane melihat dengan nyata kondisi lingkungan kostan kamar atas. Kawan ane ga ada yang melihat ane. Ane panggil mereka tapi suara ane seperti tidak keluar. Kemudian ane di ajak ke pojok balkon depan kamar Yudi. Dari sana terlihat kebun si pemilik yang terdapat beberapa jenis tanaman. Dan disana pula ane melihat beberapa dari mereka tak kasat mata sedang melakukan aktifitas nya. Seinget ane ini bukan malam tapi mengapa mereka seperti bebas beraktifitas begitu.

Setelah itu ane diajak kesana dan kocaknya makhluk itu mengajak ane ke kebun itu tapi menuruni tangga (demit geblek padahal terbang juga bisa itu). Berarti kan ane melewati lagi kamar Kuda dan ane melihat sekaligus tersadar bahwa itu tubuh ane masih terbaring. Ketika sudah sampai tangga ane mundur kemudian makhluk itu memaksa ane dan menarik ane tapi ane tetep kekeh dan berpegangan ke pinggiran tangga. Dan tetiba seperti tersedot begitu ruh ane kembali ke jasad ane kemudian ane terbangun sambil teriak. Kawan-kawan ane dikamar Kuda pada kaget dan nanya ke ane. Tapi ane ga jawab. Kuda melihat hal itu seakan tau dan tersenyum sambil berbisik “nanti cerita Nta”.

Andai aja kalo tadi demit tersebut ngajak ane ke koloni mereka di Kebun dengan cara terbang dari balkon kamar Yudi mungkin ane udah jadi kawanan mereka tuh wkwk. Tetapi Tuhan masih sayang ke ane..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
12-01-2021 11:32
Kamar Lama ane ada yang Isi dan Perkenalan singkat mereka

Setelah sekian lama akhirnya kamar lama ane sebelumnya ada yang isi. Mereka perantau Sumut sama seperti Ricardo dan 1 angkatan diatas ane dan Cardo. Mereka berdua sebut saja Nando dan Barto menurut ane baguslah jadi ngebuat rame nih kostan.

Duo sumut ini rame dan asik orangnya hobby nya nyetel music pake speaker lagu-lagu khas bahasa mereka. Bahkan ane baru tau saat itu lagu She’s Gone by Steelheart ternyata ada versi batak nya. Setelah kamar nya mereka tempati ane masuk maen ke kamarnya gan penasaran sama yang dulu. Ternyata untuk posisi lemari masih tetap sama, tetapi ada pembongkaran kembali terhadap keramiknya sebagian di sekitar posisi lemari tersebut. Pikiran positif ane si mungkin di renovasi saat itu karena retak kali atau gimana yasudahlah.

Ane tanya ke mereka berdua ada kejadian janggal ga di kamar ini. Mereka bertanya ke ane memangnya kenapa dan janggal apa. Namun ane hanya tersenyum sambil berkata nanti juga lu orang berdua ngerasain sendiri. Mendengar hal itu Barto sedikit baper sambil berkata maksud Abang setan ? kalau kita tidak ganggu, mereka juga ga bakal ganggu ko. Namun Nando yang terlihat sok asik berkata sompral. Nanti kalau ada di sini kita pukuli saja To.

Sekitar 3 hari berlalu mereka lewati tanpa adanya hal yang janggal. Dan Barto seperti melupakan ke baperannya dia karena terbukti selama ini tidak ada apa-apa. Tapi Nando semakin menantang dan bertanya-tanya dimana yang seram disini tempat Cardo ha? Ane bilang ga ada yang seram disini, kalo kita ga ganggu. Padahal dalam hati ane tunggu tanggal mainnya bos wkwk.

Malam itu Barto dan Nando sudah berada di kostan, oh ya berhubung mereka ini sekamar berdua jadi harganya sedikit berbeda ya, sekalian aja mereka tidak tanggung-tanggung membawa TV, Speaker bahkan mereka bawa DVD juga wkwk ya memang di tahun-tahun itu tidak seperti sekarang streamingan film mudah di akses. Bahkan saat itu youtube pun tidak sebooming sekarang.

Saat itu Barto sudah tidur. Namun Nando masih terjaga sambil menonton acara TV dan mungkin BBM an dengan boru nan jauh disana. Terdengar ada yang mengetuk pintu kamar mereka. Segera Nando buka dan cek kedepan di koridor tidak ada orang. Setelah di tutup tak lama kemudian ada lagi yang mengetuk sedikit lebih keras. Ketika di cek masih kosong tak ada orang lalu Nando iseng ke kamar Cardo mungkin saja itu ulah Cardo. Di ketuklah kamar Cardo dan keluar lah Cardo, maka timbul lah perbincangan dengan bahasa mereka, sayang tak ada tuak malam itu. Intinya Nando berkata jangan iseng kau Cardo mengetuk-ngetuk pintu kamarku. Namun Cardo menyangkal bahwa daritadi dia ga keluar-keluar kamar dan itupun Cardo katanya sudah hampir tidur.

Nando pun kembali ke kamar melanjutkan aktifitasnya kembali. Beberapa menit kemudian ada ketukan lagi. Dengan perasaan kesal dia membuka pintunya ternyata ada mba Kunti duduk dikursi koridor depan kamar Nando. Masih beruntung wajahnya tertunduk dan tidak nampak jelas. Nando panik dan berteriak keras sampe-sampe terdengar oleh ane dan ane terbangun segera keluar. Maklum walau kamar kami ini agak terpisahkan Gudang dari barang-barang pemilik yang tidak terpakai tapi tetap saja teriakan Nando begitu jelas terdengar.

Ketika ane keluar kamar, Nando sedang terduduk lemas mematung. Di belakangnya ada Barto yang masih bertanya-tanya sambil berbaring. Langsung saja ane mulai obrolan. “kenapa kau Bang?” “benar kata mu Bang, baru saja ku lihat penampakan di kursi itu setelah ada yang mengetuk-ngetuk pintu kamar ini”. Ujar Nando. Dan ane tanya panjang lebar tentang hal ini sambil ane ngakak. Terlihat dari depan kamar mba Sum juga keluar sedikit dan melihat kita berdua. Dari gelagatnya si mba Sum sudah tau dan paham kenapa si Nando ini, tapi cuma diam saja dan setelah itu masuk kembali. Mungkin baginya itu adalah hal yang biasa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
13-01-2021 14:37
Lanjut gan
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan nutracker memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
16-01-2021 18:46
Akhir kisah ku disana

Belum genap 3 bulan berlalu tak terasa kostan ini memiliki banyak kenangan bagi ane. Anak-anaknya yang seru ngebuat ane merasa nyaman berada disana.

Siang itu Mba Sum memanggil ane katanya ane di panggil sama pemilik kostan ini ditunggu di kursi halaman rumahnya. Jujur selama disitu ane gatau sebetulnya pemiliknya ini siapa dan berasal dari mana ataupun beragama apa. Menurut info dari anak-anak si ada yang bilang katanya Juragan Kontrakan lah Juragan Tanah lah Pebisnis lah tapi setau ane pemiliknya ini pastinya kaya raya cuy. Terlihat di halaman rumahnya beberapa mobil mewah berjejer. Sampe mobil temen ane si Manto aja agak susah mau markir didalam.

Begitu ane temui beliau ternyata mengenakan Peci / kopyah gitu ya ane langsung spontan aja panggil pak Aji biar keliat akrab gitu. Ya ane disuruh duduk ditanya nama dan asal-usul ane darimana. Terus ane langsung di pertanyakan perihal kenapa ane di panggil kesitu. Ane jawab aja gatau. Kata beliau aktifitas ane dan kawan-kawan ane di kostan ini sudah mengganggu yang lain. Ane jawab yang lain itu siapa pak sebelah kamar saya toilet sebelah sana nya kamar Nando Barto sebelah nya lagi gudang kemudian kamar Cardo diatas juga tidak ada yang terganggu.

Saya yang terganggu mas. Saya suka lihat temen-temen mas Manta bolak-balik disini dan main kesini terlalu banyak. Ane jawab mereka Cuma menunggu jam kuliah pak dan tidak menginap ko pak. Saya ini orang jauh pak kalo ga ada mereka sama siapa lagi saya bisa bergaul. Saya ga perduli itu urusannya mas Manta kalo mas disini mengganggu yang lain ya apa boleh buat. Oke pak saya keluar besok saya rapihkan barang-barang saya.

Ane tinggalin itu bapak-bapak tua tanpa pamit. Kemudian ane lari ke kamar ane. Di koridor ane liat mba Sum seperti pura-pura nyapu gitu padahal ane tau dia menguping pembicaraan ane barusan. Sampe kamar ane langsung bilang ke 4 temen ane disana “ayo kita rapihin barang-barangnya, gue di usir dari sini kata pemiliknya kalian suka datang main kesini mengganggu yang lainnya” Tentu temen ane pada gusar, tapi apa boleh buat.

Mumpung belum sempat jatuh tempo bulan ketiga ane harus segera angkat kaki dari sini. Keesokan paginya mobil kawan ane si Anang sudah terparkir di parkiran kostan dan bersiap untuk mengangkut barang-barang ane. Ane keluarkan barang-barang ane yang tidak seberapa banyak dan anepun belum tau harus pindah kemana saat itu. Nampak kawan-kawan lain seperti Adam, Cardo, Ichsan melihat ane sambil mengucapkan perpisahan wkwk.

Setelah barang-barang ane masukan ke mobil, dan bergegas cabut, Ane lihat dari kejauhan Kuda berlari memanggil ane “Manta, (ane pikir Kuda adalah orang yang paling tidak bisa kalo ane pergi, dan ingin memberikan kenang-kenangan perpisahan gitu tapi ternyata tidak) Tunggu gue ikut lah kita tinggal bareng aja” akhirnya ane kembali ke kamar Kuda dan ternyata kuda juga sudah mengetahui hal ini dan sudah mempersiapkan barang-barangnya.

Segera kita masukan ke mobil dan pergi. Hari itu 2 penghuni kostan telah angkat kaki. Di perjalanan ternyata Kuda sudah direkomendasikan sebuah kontrakan oleh temannya yang lumayan enak nyaman meskipun masuk ke wilayah pemukiman dan agak jauh. Namun yang namanya kontrakan kita dapat bebas ngajak temen nongkrong asalkan tak melakukan kegiatan asusila. Dan kitapun memutuskan untuk menyewa kontrakan tersebut. Sebenarnya Banyak juga kisah di kontrakan baru ane bersama Kuda untuk di angkat namun tidak seseru di kostan ini. Pengalaman di kostan ini tak akan terlupakan. Sekian...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
16-01-2021 18:53
Pengenalan dan Dibalik Cerita

Iya mengapa ane berikan part ini di bagian akhir. Karena ane menginginkan kalian membaca terlebih dahulu dan mengenali tokoh serta suasana tersebut dari daya tangkap yang kalian baca.

Sebenarnya masih banyak pengalaman-pengalaman mistis yang dirasakan anak-anak namun menurut ane yang seru untuk diangkat cuma hal diatas ini dan juga hal diatas inilah yang ane terlibat didalamnya atau saat itu berada pada kostan tersebut. Selain itu ane juga sering mendengar kisah-kisah dari para cewek tapi hanya sekedar angin lalu dan ane ga tanyakan jelas asal muasal terjadinya. Jadi, beberapa cerita yang ane angkat diatas adalah kisah selama ane menjadi warga kostan tersebut terkecuali kisah Dosen di kamar Ricardo yang saat itu ane diceritakan oleh Adam.

Dan perlu kalian ketahui ane ini bukan anak Indigo ya. Ane pun masih sulit percaya dengan istilah Indigo. Dan ane pun sampe saat ini sama sekali ga pernah melihat dia yang tak kasat mata secara jelas dengan fisik mereka yang sesungguhnya melainkan jadi sosok orang gitu yang ane ga sadar kalo itu mereka atau berupa bayangan-bayangan gelap gitu. Ketika ane melihat mereka dengan fisik aslinya itu selalu kalo ane sedang mode sleep paralyse gitu alias bukan kondisi sempurna dan real.

Ane di kostan tersebut hanya bertahan 2 bulan lewat 3 mingguan, bukan karena ane takut tapi karena ane merasa ga enak aja sama si pemilik kostan yang katanya terganggu dengan keberadaan ane dan kawan-kawan ane yang sering mampir. Selama berada disana ane sering merasakan hal-hal janggal tapi sekedar begitu saja. Paling ekstreem ya mereka yang menyamar itu tapi ane ga sadar karena bener-bener seperti orang dan kakinya pun sepertinya napak ko. Selain itu paling cuma bunyi suara-suara, kamar berantakan, posisi benda suka berpindah tapi ane anggap angin lalu aja karena beruntung ane gapernah melihat mereka dengan fisik asli mereka yang menakutkan dengan kondisi sadar ane berbeda dengan Adam, Nando bahkan yang lainnya seperti cerita diatas.

Untuk Ichsan, Yudi dan Kuda yang kisah mistisnya tidak ane angkat ke cerita bukan berarti selama mereka disana tidak merasakan hal-hal janggal ya, bahkan Cardo pun juga beberapa kali merasakan hal janggal ko.Tetapi ane rasa cerita dari mereka kurang menarik dan diantara mereka pun tidak ada yang pernah di tampak kan makhluk tersebut dengan jelas ya paling sekedar bunyi-bunyi benda berjatuhan atau perpindahan barang bahkan pernah sampe hilang terus ketemu lagi di tempat yang sama.

Masih Ingat dengan Bacen ? dia adalah orang yang berada di thread pertama ane yang berjudul “Kontrakan Seru di Pinggiran Ibu Kota” (thread yg terbilang berantakan karena masih belum ngerti pola ngetik di kaskus wkwk). Doi ini kawan ane semester 1 gan, di semester 2 ane jarang ketemu sama dia karena ketika input dosen bareng-bareng doi malah telat alhasil mental-mentalan kelasnya. Sedikit cerita tentang Bacen bahwa doi memang diajarin ilmu bisa melihat hal yang tak kasat mata oleh Baba nya katanya sih untuk lebih berhati-hati dan mendekatkan diri tapi jujur ane si tetep masih kurang percaya. Tapi sejauh ini yang di ucapkan doi perihal makhluk-makhluk gaib di sekitar selalu benar adanya.

Pernah suatu hari doi mampir ke kostan ane karena anak kelasan ane waktu semester 1 mau pada reunian sambil maen futsal jam 8 malem. Sembari nunggu abis perkuliahan maghrib mampirlah doi ke kostan ane ya doi kaget kalo ane udah pindah. Dari depan gerbang doi udah geleng-geleng aja gan katanya lebih rame dan komplit dari kontrakan ane sebelumnya. Lokasi-lokasinya pun ditunjukan oleh doi. Ane yang udah kenyang terhadap hal itu Cuma ketawa aja ketika dia sok seperti paranormal nunjuk-nunjukin lokasi.

Tapi ane penasaran yang di kamar ane tentang yang ane lihat awal-awal sosok anak muda pake pakaian hitam dan yang dilihat oleh duo bujang Mahdi & Entus. Pikir ane apakah ada yang pernah tewas disini gitu mahasiswa terus arwahnya gentayangan atau seperti apa. Jawaban Bacen si itu bukan arwah gentayangan itu murni penunggu sini yang mencoba kayak nyamar gitu atau menurut ane si merefkleksikan diri sebagai orang yang mungkin dulu pernah kost di kamar ini juga. Intinya itu tetap makhluk-makhluk dari Kebun itu juga.

Dan satu hal lagi meskipun kami semua para warga kostan mengetahui bahwa lingkungan disini terasa horror dan kami pun pernah mengalami nya sendiri, tapi kami tidak pernah mengadu atau membahas secara blak-blakan ke mba Sum seperti disana ada A disitu ada B di pohon itu ada C begitu. Kami berpikir bahwa yasudahlah setiap tempat memang ada beginian tinggal bagaimana cara kita menyikapinya dan kekerabatan disana si yang bikin kita semua nyaman tinggal disini dan dapat mengesampingkan sedikit sisi seram itu. Dan ane yakin mba Sum pun pasti mengetahui bahwa kami disini seringkali merasakan hal-hal yang tidak masuk akal. Yaa begitulah Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan…
profile-picture
banditos69 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
17-01-2021 08:01
Kalau berkenan, silahkan mampir ke lapak stori saya agan2 sekalian di : Angus Poloso. Legenda Ki Ageng Selo.
https://kask.us/iGS27
profile-picture
pulaukapok memberi reputasi
1 0
1
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
17-01-2021 15:45
Wah udah kelar nih ceritanya. Ga nyangka aja TS diusir endingnyaemoticon-Ngakak (S).
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
18-01-2021 23:48
Tamat nih gan? Yailah asik padahal. Endingnya di usir pula wkwkwk.
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
02-03-2021 17:09
Tandain dl
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
03-03-2021 11:30
liat gubernurnya saja sudah seram kok

emoticon-Traveller
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
03-03-2021 15:23
TKPnya gue tau nih emoticon-Ngakak
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
03-03-2021 20:58
nitip sendal dolo
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
sandal-overpower
Stories from the Heart
sisters
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Stories from the Heart
diary-with-bipolar-disorder
Stories from the Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia