sniper50469Avatar border
TS
sniper50469
Pigai: Saya Dengar Kakak Pembina Bayar Herder Rp20 Juta Sekali Posting
Pigai: Saya Dengar Kakak Pembina Bayar Herder Rp20 Juta Sekali Posting
Kamis, 28/01/2021 10:26 WIB


Jakarta, law-justice.co - Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga tokoh asal tanah Papua, Natalius Pigai mengatakan buzzer atau herder (gembala) yang kerap menyerangnya di media sosial dipelihara oleh kakak pembina.

“Kakak pembina itu siapa? Kan ini semua permainan kakak pembina. Kalian tahu kan kakak pembina itu siapa,” kata Pigai dalam acara talk show bertajuk “Ketika Pigai Bertikai” di iNews Room, Selasa (26/1).

Baca juga : Karena Hal Ini, Kapolri Baru Dinilai Sudah Mulai Penuhi Janjinya

Pigai tak menyebut nama siapa kakak pembina yang dimaksud.

Ia hanya menganalogikan kakak pembina sebagai majikan yang memegang remot kontrol untuk mengatur dan mengarahkan buzzer atau herder.

“Anjing-anjing, herdernya dilepas oleh majikannya, karena itu remot kontrolnya selalu dikuasai oleh kekuasaan,” ucapnya.

Pigai mengaku mendengar obrolan di warung kopi bahwa herder kakak pembina dibayar Rp3 juta sekali posting. Jika memposting video, bayarannya bisa sampai Rp20-30 juta.

Baca juga : Agar Dicintai Umat Islam, PA 212 Beri Satu Syarat ke Kapolri Baru

“Pembicaraan di tempat kopi, warung kopi, ini harus dibuktikan, namanya dugaan. Riak-riak itu kalau mereka twit bayarannya Rp3 juta. Kalau mereka (unggah) video, bayarannya 30, 20 juta. Iku kan namanya dugaan, harus dibuktikan,” ujar Pigai.

Ia meminta Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman), Immanuel Ebenezer untuk mengklarifikasi obrolan warung kopi tersebut.

“Jadi Ebenheizer, kau jangan bohong. Kami kan tahu semua ini,” kata Pigai.

“Jadi artinya, kenapa saya bilang remot kontrolnya ada yang pegang, kakak pembinanya ada,” sebutnya.

Para herder itu, kata Pigai, merusak tatanan berkehidupan bangsa di Indonesia.

“Yang kedua, mereka merusak kebhinekaan, mereka merusak Pancasila, dan itu dilakukan oleh orang yang memegang otoritas,” tegas Pigai.

Menanggapi tudingan itu, Immanuel Ebenezer meminta Pigai jangan asal menuduh.

“Gini, Pigai ini seharusnya pahamlah ya, paham kalau dia klaim sebagai aktivis 98. Jangan seakan-akan Jokowi dituduh menjadi operate di balik ini semua, tidak. Saya yakin,” ucapnya.

Ebenezer menegaskan Pigai bukanlah seorang tokoh yang harus diwaspadai oleh pemerintah Jokowi.

“Pigai sebagai aktivis, prodemokrasi, kita akan dukung kritik-kiritknya. Tapi jangan seakan-akan Pigai ini sesuatu lah buat bangsa ini, tidak. Banyak yang lebih penting dari Pigai,” jelas Ebenezer.

Ia menilai postingan Ambroncius Nababan di media sosial yang menyamakan Pigai dengan binatang merupakan sikap pribadi, tidak ada hubungannya dengan Jokowi.

“Itu kan sikap si Ambroncius Nababan itu kan sikap pribadi, dia kan politikus partai Hanura yang kebetulan relawan waktu Pilpres jadi jangan disamakan dengan sikap pemerintah,” tegas Ebenezer.

“Pigai ini kan dulu pernah di Komnas HAM. Harusnya dia paham sekali soal itu. Bukan menyerang tanpa sebuah data. Itu bahaya buat dirinya,” tandas Immanuel Ebenezer.

https://www.law-justice.co/amp/10197...ekali-posting/

Jokoflok ngasi makan nasi kucing setiap hari ke buzeRp pendukungnya untuk mengalihkan rejim gagal, impoten dan korup! HANCURKAN REJIM, ISLAM BERSATU!

Kakak pembina cebong buzzerrp
Diubah oleh sniper50469 28-01-2021 14:16
albi00
gojira48
Sadhunter
Sadhunter dan 10 lainnya memberi reputasi
-5
4K
68
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
icon
669.8KThread40.2KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.