News
Batal
KATEGORI
link has been copied
329
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600788c4f4d6955aec4be95f/nyawa-ibu-direnggut-covid-aisyah-hidup-sebatang-kara-karena-mualaf
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara setelah Ditinggal Keluarga Besar karena Mualaf Malang benar nasib yang dialami Aisyah Alissa (10). Nyawa ibunya direnggut virus Corona , Aisyah pun kini hidup sebatang kara. Mirisnya, Dia juga tertular Covid-19 dan dinyatakan positif, berdasarkan hasil Swab tes di RS Siloam, Karawaci. Saat ini Aisyah sedang menjalani isolasi di Rumah Lawan Covi
Lapor Hansip
20-01-2021 08:35

Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf

Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara setelah Ditinggal Keluarga Besar karena Mualaf



Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf



Malang benar nasib yang dialami Aisyah Alissa (10). Nyawa ibunya direnggut virus Corona , Aisyah pun kini hidup sebatang kara.

Mirisnya, Dia juga tertular Covid-19 dan dinyatakan positif, berdasarkan hasil Swab tes di RS Siloam, Karawaci. Saat ini Aisyah sedang menjalani isolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Awal tahun 2021 ini Aisyah memang benar-benar mengalami cobaan berat dalam hidupnya. Ditinggal ibu tercinta, ia kini harus menjalani isolasi seorang diri.

Ketua RW 18, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, H Marliansyah A Baset, mengatakan, pada Jumat 15 Januari 2021, Aisyah masih menemani ibunya, Rina Darmakusumah (44), tes Swab ke RS Permata Pamulang.

"Kemudian dia diarahkan untuk isolasi mandiri di rumah. Pulang dari RS malam hari dia langsung istirahat. Besoknya dia hanya istirahat di rumah, minum obat dan tidur," kata Baset, Senin (18/1/2021).

Tetapi hingga sore hari, Rina tidak kunjung bangun. Melihat ibunya tidur begitu lama, Aisyah lalu mencoba membangunkan. Tubuh Rina pun digoncang sekuat tenaga. Ternyata badannya sudah kaku. Aisyah pun menangis sejadi-jadinya.

"Sabtu 16 Januari 2021, hingga sore dibangunin anaknya enggak bangun. Kemudian anaknya menangis. Lalu disamperin sama Ibu RT, katanya mamah enggak bangun-bangun. Kita kan tahu, dia habis ngecek dan hasilnya positif," jelasnya.

Warga pun berkerumun. Mereka ingin masuk ke dalam rumah dan menolong. Tetapi dilarang oleh Baset, apalagi Rina meninggal karena Covid-19. Akhirnya, warga pun memanggil gugus tugas, puskesmas dan pihak kepolisian.

Situasi ini berlangsung hingga malam hari. Aisyah yang lemah, langsung ditampung seorang warga, dipisahkan dari jasad ibunya. Besoknya, Minggu 17 Januari 2021, jenazah Rina dimakamkan di TPU Jombang, Ciputat.

"Anaknya hari itu juga saya bawa ke RS Siloam untuk Swab, bayar Rp1,3 juta, dan hasilnya juga positif. Akhirnya kita titipkan di Tandon Ciater, di RLC. Sampai hari ini Aisyah masih isolasi di Tandon Ciater," tambahnya.

Warga pun bertanya-tanya, dengan siapa Aisyah tinggal, setelah menjalani isolasi di RLC. Selama ini bocah kelas 4 SD itu hanya hidup berdua dengan ibunya. Keluarga besarnya tidak mau mengakui mereka lagi sebagai keluarga.

Ayahnya sudah meninggal delapan tahun lalu. Mereka berdua tinggal mengontrak di Jalan Bhayangkara, Blok E 26, No 15, RT 01/18, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Di sana mereka sudah tinggal 4 tahun.

"Jadi ceritanya dia mualaf, masuk Islam. Dia China Bangka. Sebelum pindah ke Pamulang, dia tinggal di Kedoya. Karena masuk Islam, mereka diusir keluarganya. Makanya dia pindah ke Pamulang," jelasnya.

Selama tinggal mengontrak, keluarga ini hidup sederhana. Aisyah bahkan sangat akrab dengan warga sekitar. Warga sekitar yang iba, ada yang bersedia menerima dan merawat bocah yatim piatu ini sebagai anaknya sendiri.



Sumber



Kasihan betul emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 35 lainnya memberi reputasi
18
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 6
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:08
emang sudah suratan taqdirNya, mau gimana lagi. tak bisa diubah atau dibatalkan. dalam kondisi begitulah umat islam diuji persaudaraannya.

emoticon-Toast emoticon-Jempol
profile-picture
mek gaiver memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:09
Keluarga Besar Bapaknya ada nggak neh.
0 0
0
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:14
apapun beritanya
agam tetap jadi nomor 1 di highlight
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:20
lho katanya ditemani 4.900 bidadari, kok ngakunya sebatang
profile-picture
Go.Mi.Nam memberi reputasi
0 1
-1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:25
sini gua tampung
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:33
Tuh monggo dibantu, pahalanya gede lho bantu yatim piatu. emoticon-Smilie

Jangan nanti kalau belok lagi baru pada heboh. emoticon-Hammer

0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:36
Sini sama oom, sy jadikan anak angkat...
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:49
Ya namanya media, bisa lebih bisa kurang
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:53
sementara itu, terjangkit covid malah dibilang kena azab tentara allah
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:57
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Ada yang mau bikin donasi?
Mayan itu dapetnya emoticon-Ngakak



-------------
Tenang aja, dek
biasanya kalau sudah viral & masuk berita
nanti banyak yang bantu
emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 10:58
Yang paling rentan diserang covid sampai berakibat fatal adalah orang-orang yang sudah tua.

Sejak sekarang banyak-banyak minta maaf sama orangtua kita kalau ada kesalahan. Kita nggak tahu, beberapa bulan lagi orangtua kita masih menemani kita, atau sudah meninggalkan kita untuk selama-lamanya.

0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:00
judulnya itu lho emoticon-No Hope
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:07
China muslim yah
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:07
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf


Msh kurang 3 slot
profile-picture
akumidtorc memberi reputasi
1 0
1
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:09
Jual aja terus konteks agama. Biar narik traffic
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:09
Kaum 3 itu 1, 1 itu 3 mulai bermunculan
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:26
Ane non Muslim cm tmn2 bnyk yg nikah beda keyakinan, kita fine2 aja. Paling benci liat yg ky ginian cm gara2 beda keyakinan. Miris jg sih keluarga besar ga ada yg mau bantu hanya gara2 beda keyakinan. Mungkin jg dari pihak orang tua ada masalah dengan keluarga besar nya jg. Mudah2an aja ada pesantren yg bisa nerima atau sesuai berita mau diangkat jadi anak angkat.
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:37
Kaum atheis semakin memperlihatkan eksistensinya ya
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:39
Judule bangzaaat...
0 0
0
Nyawa Ibu Direnggut Covid, Aisyah Hidup Sebatang Kara karena Mualaf
20-01-2021 11:41
judulnya mantap..

padahal aisyah sebatang kara karena bapak dan ibunya meninggal.. bukan karena mualaf makanya sebatang kara... emoticon-Big Grin tapi headline memang harus selalu bombastis.. emoticon-Big Grin

so.. anyway...

kalo masalah diusir keluarga besar... cek and ricek dulu.. apa iya gegara mualafnya..?? ato gegara hal lain..?? karena biasanya lebih bnyk yg menerima ketimbang mengusir... ok anggap aja beneran diusir.. toh sekarang yg memualafkan dan yg mualaf sudah tidak ada.. sang anak biasanya hanya ikut2an tanpa bisa memilih mau ikut apa dan siapa.. sekarang sudah 10 tahun orang tua sudah tidak ada, keluarga besar bisa saja "meminang" anak ini kembali, dan dikembalikan ke kodratnya yang katanya cina bangka itu... emoticon-Big Grin tapi kl ga mau ya pasti diluar sana ada yang mau "meminang" koq.. emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 2 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia