News
Batal
KATEGORI
link has been copied
79
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ffff9f7facb954e0c41f744/kontroversi-pasokan-ribuan-senjata-dari-cina-untuk-angkatan-kelima
Pada 1965, komunikasi poros Jakarta-Peking sangat intens. Dalam rangka hubungan itu, beberapa pejabat militer dan sipil Indonesia mengunjungi Cina. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Subandrio sendiri yang berangkat ke Negeri Tirai Bambu.
Lapor Hansip
14-01-2021 14:59

Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima

Past Hot Thread
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima






Header Mozaik PKI Angkatan Kelima. tirto.id/Sabit
Oleh: Petrik Matanasi - 14 Januari 2021
Dibaca Normal 3 menit
Zhou En Lai menjanjikan 100.000 senapan Chung dari Cina untuk Indonesia. Apakah senjata Chung dipakai pada penculikan 1 Oktober 1965?
tirto.id - Pada 1965, komunikasi poros Jakarta-Peking sangat intens. Dalam rangka hubungan itu, beberapa pejabat militer dan sipil Indonesia mengunjungi Cina. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Subandrio sendiri yang berangkat ke Negeri Tirai Bambu.

Ia didampingi Menteri Achmadi, Deputi Operasional Menteri/Panglima Angkatan Darat Mayor Jenderal Moersjid, Menteri/Panglima Angkatan Laut R.E. Martadinata, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian Inspektur Jenderal Sutjipto Danukusuma, dan Deputi Operasional Menteri/Panglima Angkatan Udara Sri Mulyono Herlambang.

Dalam kunjungan pada awal 1965 itu, Perdana Menteri Cina, Zhou En Lai, menawarkan bantuan 100.000 senjata ringan kepada Indonesia.

“Setelah tiba di tanah air, tawaran bantuan senjata tersebut dilaporkan kepada Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di hadapan rapat KOTI (Komando Operasi Tertinggi),” tulis Omar Dhani dalam buku pleidoinya Tuhan, Pergunakanlah Hati, Pikiran dan Tanganku (2001).

Berkali-kali delegasi Cina berkunjung ke Jakarta. “Pada bulan April 1965, Zhou En Lai sendiri yang datang. Pihak Tiongkok secara terang-terangan mendesak supaya dibentuk Angkatan Kelima, tetapi pihak Angkatan Darat bergerak lamban,” tulis MC Ricklef dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.

Angkatan Kelima merujuk satu matra di luar Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian. Sebagaimana empat matra pertahanan dan keamanan tadi, Angkatan Kelima juga dibayangkan akan melapis empat matra tersebut. Penyokong utama gagasan Angkatan Kelima terutama adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Angkatan Kelima dibayangkan akan diisi oleh massa revolusioner, khususnya dari kalangan buruh dan petani.
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima

Menurut Victor M. Fic, dalam Kudeta 1 Oktober 1965: Sebuah Studi Tentang Konspirasi (2005), “Dalam kenyataannya, Angkatan Kelima itu adalah gagasan (Ketua CC PKI) Aidit, yang telah mulai memikirkan masalah itu sejak bulan Januari 1965.”

Presiden Sukarno tak memerintahkan pembentukan angkatan yang dianggap akan memberi rasa aman bagi PKI dari Angkatan Darat. PKI memang selamanya berada dalam posisi rentan berhadapan dengan Angkatan Darat yang terang memiliki senjata. Angkatan Kelima dianggap sebagai jalan keluar yang memungkinkan posisi PKI lebih kuat.

Sukarno tidak pernah secara terbuka dan terus terang mendukung atau menolak. Pihak Angkatan Darat, yang dipimpin Ahmad Yani, juga Abdul Haris Nasution, tidak dalam posisi menyetujui gagasan tersebut. Mereka mencoba mengulur waktu--sikap yang agak mirip dengan kampanye Ganyang Malaysia'

Baca juga: Spektrum Politik di Seputar Kampanye Ganyang Malaysia

“Yani dan Nasution terus mengulur waktu dengan mengatakan bahwa seluruh rakyat sebaiknya dipersenjatai, bukan hanya kaum buruh dan kaum tani saja,” tulis Ricklefs.

Menurut Victor M. Fic dalam pembicaraan antara Sukarno dengan Zhou En Lai di Shanghai pada Juli 1965, dibicarakan janji Zhou En Lai soal senjata ringan jenis Chung itu. Pada 14 September 1965, soal penyerahan senjata itu dibicarakan kembali. Setelahnya, Presiden mengutus Menteri/Panglima Angkatan Udara, Marsekal Omar Dani, ke Cina untuk mengatur pengapalan senjata itu. Selain dikapalkan, sebagian kecil dari senjata itu ditenteng oleh rombongan Omar Dani yang menumpang pesawat Hercules.

Chung, menurut Hendro Subroto, dalam Dewan revolusi PKI: menguak kegagalannya mengkomuniskan Indonesia (2007), adalah senapan jenis Carbine Type 56 buatan RRT. Senjata itu dianggap varian dari senapan perorangan Simonov SKS buatan Sovyet. Magasin senapan ini berisi 10 peluru 7,62 X 39mm M1943 Sovyet.

Dalam proses pengadilan, Omar Dani didakwa telah melakukan penerbangan ilegal ke RRC untuk mengambil 25.000 pucuk Chung dengan Hercules AURI. Selain jenis Chung, Omar Dani tak lupa dituduh hendak mengambil 25.000 pucuk AK-47.

Omar Dani menyangkal tuduhan itu. Baginya, tidak masuk akal mengangkut senjata sebanyak itu. Untuk mengangkut senjata sebanyak 25 ribu pucuk, yang masing-masing beratnya 3 kilogram, maka pesawat Hercules harus mengangkut setidaknya 75.000 kg. Belum lagi bungkus senjata beserta amunisinya. Mustahil senjata itu, dalih Omar Dhani, dibawa dalam perjalanan pulang dengan menggunakan Hercules.

Baca juga: Sejarah Kejayaan AURI Hanya Tercatat di Zaman Omar Dani

Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima



Soal senjata-senjata yang dikapalkan itu, seperti ditulis Marieke Pandjaitan Boru Tambunan dalam D.I. Pandjaitan: Gugur Dalam Seragam Kebesaran (1997), D.I. Pandjaitan pernah mendapat laporan dari Kepala Angkutan AD dan Kepala Peralatan AD adanya kapal-kapal yang diduga mengangkut senjata yang disamarkan dengan barang-barang untuk Konferensi New Emerging Forces (Conefo). Namun ketika dicek, seluruh muatan kapal sudah dibongkar. Bukti masuknya senjata-senjata dari Cina pun tak didapat.

Dalam tulisan Taomo Zhou, "Tiongkok dan G30S" di buku G30S dan Asia: Dalam Bayang-Bayang Perang Dingin menyebut, pada 13 September 1965 Omar Dani berjumpa atase militer Cina di Jakarta. Ia berharap Angkatan Udara bisa menerima 25.000 pucuk sebagai bagian dari 100.000 pucuk seperti janji Zhou.

“Ia sekali lagi mengatakan senjata-senjata itu akan digunakan untuk mempersenjatai buruh dan tani di sekitar Pangkalan Udara Halim,” tulis Taomo Zhou.

Pada 16 September 1965, Omar Dani kembali berangkat ke Cina. Para pemimpin Cina bisa saja menyetujui permohonan AURI untuk membawa 25.000 pucuk itu. “Akan tetapi karena terbatasnya ruang-waktu dan kesempatan antara kunjungan Omar Dani dan meletusnya G30S, secara logistik sangat sukar bagi AURI untuk mengatur dan menerima pengiriman senjata-senjata itu,” tulis Taomo.

Selain itu, janji senjata dari Zhou juga butuh proses perakitan dan pengepakan. Belum lagi pengiriman. Jika harus dikirimkan sekitar 25.000 senjata sebelum 30 September 1965, hal itu tidak mungkin. Senjata-senjata yang dipakai milisi dalam G30S di sekitar Pangkalan Halim sangat minim. Jadi Taomo berpendapat, besar kemungkinan senjata-senjata itu belum sampai ke Indonesia ketika G30S meletus.

Baca juga: Pandjaitan, Asisten Logistik Andalan Angkatan Darat

Jadi tidaknya pengiriman puluhan ribu senjata Chung itu, penemuan beberapa pucuk senjata buatan Cina berdampak buruk bagi Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) yang dipimpin Omar Dani. Apalagi, dalam peristiwa penculikan yang terjadi di subuh 1 Oktober 1965 itu, ada pasukan penculik bersenjata Chung pula.

Menurut Abdul Syukur dalam artikelnya "CIA dan G30S 1965" di buku Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian I Rekonstruksi dalam Perdebatan (2012), AURI dituduh ikut serta dalam pembunuhan Yani dan kawan-kawan. Sudah tentu Cina juga kena tuduh terlibat dalam G30S. Tak heran jika sempat terjadi pemutusan hubungan diplomatik dengan Cina di awal pemerintahan Orde Baru.

https://tirto.id/kontroversi-pasokan...an-kelima-cxeo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Gojira1998 dan 24 lainnya memberi reputasi
25
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 3
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
16-01-2021 15:46
kebanyakan blok timur komunis memang bagus di pasokan peralatan militer, liat aja sks, senapan ak sampai peluncur roket rpg 7 semua buatan blok timur, itu sudah ww3 ready, tapi untuk barang produk sipil masih bagusan blok barat, makanya banyak pejabat uni soviet kunjungan ke negara eropa barat dan amrik ada yang impor coca cola sampai berpeti-peti, impor coklat dari swiss dan wine prancis sampai berkargo-kargo
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
16-01-2021 17:08
Ane jadi penasaran ama senjata chung kayak gimana? Emang asli Cina jaman itu apa buatan Rusia?
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
16-01-2021 17:13
Coba cek, drone surveillance Indonesia buatan Cina, Amerika, Inggris, dll.
Vaksin jg sama, cina, amerika, Eropa.
Cek aja Menkeu berpihak kemana selama ini?
Jd faktanya pemerintah pake acuan politik bebas aktif smpe skr tuh.
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
16-01-2021 19:17
Hmm sejarah tinggal sejarah,sekarang sudah ga ada partai komunis lagi, tapi memang buat pembelajaran bahwa masih misteri peristiwa G30S apakah memang berhubungan dengan pasokan ini?
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
16-01-2021 21:04
tahun segitu lagi sengit2nya perang dingin, kita yang netral juga kena, itulah kekuatan politik, sangat menakutkan emoticon-Takut
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
16-01-2021 21:18
NO FREE LUNCH Bhosqhue
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 03:58
Belum baca dokumentasi CIA yg sudah dibuka soal tahun 1965? Sudah jelas disana bahwa RRC tdk terlibat sama sekali ataupun mengetahui akan adanya peristiwa tsb.

Penawaran pemberian senjata itu transaksi antar pemerintah, dan mana mungkin pemerintah RI memberikan senjata kepada masyarakat sipil, memangnya RI itu Amerika?

Kalaupun ada ide angkatan ke 5 juga gak akan dibentuk karena akan ada penentangan dari TNI dan banyak menteri maupun anggota dewan. Karena masing2 akan punya kepentingan masing2 agar sesuatu spt itu tidak terjadi.
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 04:57
Angkatan ke 5 akan ada, yaitu laskar FPI. Sejarah berulang.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 13:40
pki vs fpi menang mana yak?
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 16:24
Bakal tambah ngeri kalau dulu senjatnya sempet dipakai
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 19:38
Jadi inget adalah istilah, siapa yang menang akan menulis ulang sejarah.

Jadi melihat sejarah sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi pada masa lalu, tentu sangat absurd, karena banyak detil-detil lain yang sudah ditulis ulang.
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 21:09
Senjata dari cina yesss hmmmmmm..
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
17-01-2021 23:45
Wahh mau dikuasai Ama China nih gan kek nya 🤧
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
29-01-2021 08:32
Kadang saya terpikir, apakah gara2 sikap non-blok inikah negara kita jadi tertinggal dalam teknologi, khususnya teknologi militer?
Cina sejak dulu rajin melisensi alutsista Soviet, termasuk pesawat tempur. Hasilnya keliatan sekarang2 ini. Mereka bikin apa aja bisa.
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
31-01-2021 02:25
kalau dulu angkatan ke5 itu bener2 disetujui dan ada, kira2 bakalan gimana ya negara ini emoticon-Takut
0 0
0
Kontroversi Pasokan Ribuan Senjata dari Cina untuk Angkatan Kelima
01-02-2021 05:57
Sekalipun tuh bedil chung dibagikan ke petani dan buruh tp amunisi dibatasi dari atas tentu gak akan terlalu bermanfaat.
0 0
0
Halaman 3 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia