News
Batal
KATEGORI
link has been copied
149
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fee5b5165b24d23b30c1792/babak-belur-apbn-2020-penerimaan-pajak-anjlok-pengeluaran-meroket
JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan pajak tahun 2020 diperkirakan 15 persen lebih rendah dari target APBN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020. Prediksi penurunan penerimaan negara dari perpajakan lebih dalam dari perkiraan pemerintah. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, penerimaan perpajakan per 23 Desember 2020 mencapai Rp 1.019,56 triliun atau 85,65 persen dari target APBN. Ang
Lapor Hansip
01-01-2021 06:14

Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket

 Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan pajak tahun 2020 diperkirakan 15 persen lebih rendah dari target APBN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020.

Prediksi penurunan penerimaan negara dari perpajakan lebih dalam dari perkiraan pemerintah.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, penerimaan perpajakan per 23 Desember 2020 mencapai Rp 1.019,56 triliun atau 85,65 persen dari target APBN. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi penerimaan pajak per 30 November 2019 yang Rp 1.312,4 triliun.

Dikutip dari Antara, Sabtu (26/12/2020), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan penerimaan pajak baru mencapai Rp 1.019,56 triliun atau 85,65 persen dari target sesuai Perpres 72 tahun 2020 sebesar Rp 1.198,8 triliun hingga 23 Desember 2020.

Baca juga: Anggaran Infrastruktur Tahun Depan Naik Tajam, Ini Penjelasan Sri Mulyani

"Penerimaan dari pajak, kepabeanan, cukai, dan penerimaan negara bukan pajak mengalami perubahan akibat tekanan yang besar," kata Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Realisasi penerimaan pajak itu mengalami peningkatan 8,45 persen dari capaian pada akhir November 2020 yang mencapai Rp 925,34 triliun atau saat itu sudah mencapai 77,2 persen dari target sesuai Perpres 72/2020.

Sri Mulyani menambahkan ada 55 kantor pelayanan pajak (KPP) yang mencapai penerimaan pajak di atas 100 persen.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, lanjut dia, juga terus mengumpulkan penerimaan pajak melalui sistem elektronik dari 23 perusahaan digital dengan pencapaian sebesar Rp616 miliar dan lima perusahaan lainnya sedang dikumpulkan penerimaan pajaknya.

Baca juga: Demi Gratiskan Vaksin, Sri Mulyani Anggarkan Duit APBN Rp 54,4 Triliun

Sedangkan, realisasi belanja negara mencapai Rp 2.468,2 triliun atau 90,1 persen dari pagu Rp 2.739,2 triliun. Sementara itu, lanjut dia, tingkat kepatuhan pelaporan SPT tahunan mencapai 76,86 persen.

Sri Mulyani mengapresiasi jajaran DJP karena di tengah pandemi Covid-19 mampu mengumpulkan penerimaan pajak hingga 85 persen.

Di sisi lain, DJP juga harus memberikan dukungan dan membantu wajib pajak mendapatkan insentif pajak agar ekonomi tetap berjalan dan membantu dunia usaha.

Sementara itu dilansir dari Harian Kompas, realisasi belanja negara per 30 November 2020 mencapai Rp 2.306,7 triliun atau naik 12,7 persen dibandingkan November 2019.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut 56 Persen Surat Utang Negara Dikantongi Ibu-ibu

Kenaikan bersumber dari belanja pemerintah pusat yang sebesar 20,5 persen, sementara transfer ke daerah dan dana desa turun 0,7 persen.

Sri Mulyani menambahkan, 19.871 satuan kerja kementerian/lembaga akan segera menuntaskan pencairan anggaran. Belanja negara pada akhir tahun diproyeksikan meningkat 12,7 persen dibandingkan tahun 2019.

Percepatan pencairan anggaran ditempuh melalui penyederhanaan regulasi pelaksanaan anggaran, percepatan revisi daftar isian pelaksanaan anggaran, penyesuaian aturan penyampaian surat perintah membayar, percepatan pembayaran melalui mekanisme uang persediaan dan tambahan uang persediaan.
Pembayaran vaksin

Pengeluaran APBN yang cukup menyedot salah satunya adalah pengadaan vaksin. Sri Mulyani memastikan pemerintah mengantongi anggaran sementara vaksinasi Covid-19 gratis mencapai Rp 54,44 triliun dari realokasi APBN.

Baca juga: Sri Mulyani dan Erick Thohir Buka Rekrutmen untuk Dewan Pengawas LPI

Duit itu berasal dari cadangan Rp 18 triliun dan anggaran kesehatan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 2020 yang diperkirakan tidak dieksekusi Rp 36,44 triliun.

“Kita masih memiliki space seperti instruksi presiden bahwa semua kementerian/lembaga harus memprioritaskan penanganan Covid untuk vaksinasi,” kata Sri Mulyani Indrawati.

Ia menambahkan pemerintah masih melakukan penghitungan jumlah kebutuhan anggaran untuk membiayai vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan gratis sesuai instruksi Presiden Joko Widodo berdasarkan sejumlah indikator.

Adapun indikator itu di antaranya Kementerian Keuangan, lanjut dia, akan mengikuti Kementerian Kesehatan dalam menetapkan target vaksinasi.

Baca juga: Sri Mulyani Tegaskan Jual Beli Saham Tak Dikenai Bea Materai Rp 10.000

Jika jumlah yang divaksin adalah 70 persen dari jumlah penduduk, lanjut dia, maka diperkirakan akan ada sekitar 182 juta orang yang akan menjalani vaksinasi.

“Kita akan hitung berdasarkan berapa dosis yang disuntikkan. Kalau rata-rata vaksin dua kali suntik berarti 182 juta dikali dua dosis,” kata dia.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga harus menghitung bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN termasuk Bio Farma, terkait efektivitas vaksin Covid-19.

Jika, efikasi atau kemampuan vaksin itu mencapai 90 persen, maka vaksin yang disediakan harus lebih dari 100 persen atau 10 persen di atas kebutuhan untuk vaksinasi 182 juta orang.

Tak hanya itu, faktor penurunan kualitas atau kerusakan yang berpotensi terjadi dalam proses distribusi mengingat topografi wilayah Indonesia, juga menjadi indikator yang masuk penghitungan pemerintah.

Baca juga: Sri Mulyani: Bea Meterai Tidak Ditagih Per Transaksi Saham

Pemerintah juga menghitung jumlah tenaga kesehatan, hingga prioritas yang nanti dilakukan ketika melakukan vaksinasi sehingga baru diketahui besaran proyeksi dana yang dibutuhkan untuk vaksinasi gratis.

Meski meminta kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk melakukan prioritas anggaran untuk membiayai kebutuhan vaksinasi gratis, namun Menkeu mendorong institusi tersebut tetap melakukan belanja, mendorong momentum pemulihan ekonomi.

“Itulah yang sedang kita terus kaji, dan secara hati-hati melakukan langkah penyesuaian APBN karena belum jelas jumlah vaksin, berapa harganya, efikasi berapa banyak dan wastegae-nya berapa, maka kami belum bisa menemukan angkanya hari ini,” imbuh Sri Mulyani.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani pun mengatakan, pihaknya masih terus mengkaji kebijakan terkait vaksinasi. Pasalnya, perhitungan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan untuk distribusi vaksin masih terus bergerak dinamis.

"Masih akan terus di-review dan update perhitungannya berdasarkan perkembangan terbaru dan dinamis oleh Kementerian Kesehatan," ujar dia.

link


"Penerimaan dari pajak, kepabeanan, cukai, dan penerimaan negara bukan pajak mengalami perubahan akibat tekanan yang besar," kata Sri Mulyani beberapa waktu lalu.


Sedangkan, realisasi belanja negara mencapai Rp 2.468,2 triliun atau 90,1 persen dari pagu Rp 2.739,2 triliun. Sementara itu, lanjut dia, tingkat kepatuhan pelaporan SPT tahunan mencapai 76,86 persen.

Sri Mulyani mengapresiasi jajaran DJP karena di tengah pandemi Covid-19 mampu mengumpulkan penerimaan pajak hingga 85 persen.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jokopengkor dan 9 lainnya memberi reputasi
8
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 4
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 08:18
saya download game tetris kena pajak
emoticon-Wakaka


Nanti
Beli nasi kucing kena pajak juga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 08:20
Sudalah bu sri
Jika apbn babak belur untuk vaksin beli saja yang KW3 atau 4
China kan ahlinya buat barang KW emoticon-Ngakak
profile-picture
petani.syusyu memberi reputasi
1 0
1
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 08:37
Katanya negara gemah ripah loh jinawi, tapi hidupnya ngandelin pajak.
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 08:45
mental nya emang cari duit instan pajak + utang ,
kek OKB duit pas2an gaya hidup hedon ..
g pernah yg namanya effisiensi anggaran ..

emoticon-Ngakak


BUMN yg udah monopoly bisnis strategis aja g bikin cuan emoticon-Ngakak
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
1 0
1
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 08:48
-Potong anggaran yang tidak perlu untuk ASN
-Efisiensi BUMN agar menjadi sumber pemasukan negara, bukan jadi parasit seperti sekarang

Sanggup gak?
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 08:49
Quote:Original Posted By gareng.item
Katanya negara gemah ripah loh jinawi, tapi hidupnya ngandelin pajak.


Belajarlah gan... emoticon-Big Grin

Biar nggak goblog goblog amat.. emoticon-Big Grin

#pendapatan negara manapun yang utama itu dari pajak ...
Diubah oleh True.s4m1ns
0 0
0
Lihat 31 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 31 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:15
mukak si sri ini harusnya yg kena pajak
konglomerat yg pajaknya gede didiskon mulu asu
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
1 0
1
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:24
yg sinis belum tentu ngerti makro dan miro serta ngurus politik sekaligus dan ngurus ekonomi pembangunan sama dinamika kembang kempes politik internasional... cuman terima terima terima aja dipikirkannya klean itu
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:26
bukannya baru ngutang lagi belum lama ini?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:43
duitnya banyak habis di birokrasi sih, beli barang 2000 harganya 16000 emoticon-Leh Uga
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:44
TENANG BROO

PREDIKSI SANG PRESIDEN TERBAIK SEJAGAT RAYA, INDONESIA AKAN BANGKIT TAHUN 2021

HIDUP JOKOemoticon-Selamatemoticon-Selamatemoticon-Selamat
0 0
0
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:46
klo keluar omongan kyk gini udah tanda2 bakal ada alasan palak2an baru emoticon-Nohope
plis deh bu itu BUMN dsb klo belanja pegawai yg efisien bukan cuma buat pembukan akhir tahun sembarangan pakai APBN emoticon-Nohope jangan pengeluaran ugal2an g hasil tapi rakyat diperes mulu emoticon-Nohope berasa g ada benefitnya bayar pajak emoticon-Nohope
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:49
suruh warganya bikin bokep aja kek gisel lalu di jual + pajak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
slider88 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 09:50
Ngutang lagi bu klo perlu palak lagi pajak yang bernafas wajib pajak
0 0
0
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 10:04
Cadangn devisa menipis...

Gpp...


#Yang penting ekonomi nggak reses...

#tetep saja mempertahankan daya beli masyarakat dengan bantuan tunai. emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
Diubah oleh True.s4m1ns
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 10:11
gpp selama para budak kaing2
0 0
0
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 10:12
Ulah kadrun jg bikin boros belanja negara. Biaya pengaman acara2 kadrun brp? Naikin gaji aparat spy mau numpas kadrun. Pilkada harus berbiaya besar krn bnyk kritikan dr kadrun. PNS2 kadrun hrs dinaikin gajinya spy gak makin mabok agama, dstnya. Pembangunsn jg hrs berbiaya besar karens kadrun selalu kritik gak ada habis2nya.

Kritikan, hujatan, caci maki pasti akan menaikkan anggaran pembangunan dan perbaikan bernegara. Sama seperti ada auditor meng-audit/memeriksa perusahaan tempat ente bekerja, maka akan perlu dilakukan improvment/perbaikan yg menyedot biaya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
syahwani.kaskus dan 4 lainnya memberi reputasi
0 5
-5
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 10:12
Kek gini mau gaji PNS 9 juta?
profile-picture
profile-picture
Cilz.In.side dan kaiserwalzer memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Babak Belur APBN 2020: Penerimaan Pajak Anjlok, Pengeluaran Meroket
01-01-2021 10:16
Pajak nafas belum ada ya bu? Nanti diukur pakai masker khusus buat ngukur tarikan nafasnya, x rupiah per tarikan nafas. Kan kita menghirup udara di wilayah RI.
Diubah oleh kaiserwalzer
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan doomguythegodk memberi reputasi
2 0
2
Halaman 2 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia