Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
67
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fd4016729fd294188617b16/kadar-sperma-menurun-kok-bisa-ya
Gan-sis udeh pada tau belom kalau di beberapa media lagi dipergunjingkan masalah nganu :malus entuh masalah sperma dunia yang lagi menurun. Well menurut kabar beritanya nih! Dikabarkan bahwa Menurut Dr Janice Tung, seorang konsultan kebidanan juga merupakan ginekologi di Thomson Fertility Centre, yang menjelaskan bahwa tingkat kesuburan pria pada zaman ini, hanya berada di angka 20%saja bahkan ada
Lapor Hansip
12-12-2020 06:31

Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!

icon-verified-thread
screenshot google


Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!

Quote:

Gan-sis udeh pada tau belom kalau di beberapa media lagi dipergunjingkan masalah nganu emoticon-Malu (S) entuh masalah sperma dunia yang lagi menurun. Well menurut kabar beritanya nih! Dikabarkan bahwa Menurut Dr Janice Tung, seorang konsultan kebidanan juga merupakan ginekologi di Thomson Fertility Centre, yang menjelaskan bahwa tingkat kesuburan pria pada zaman ini, hanya berada di angka 20%saja bahkan ada yang lebih rendah.

Maka dari itulah kebanyakan pasangan yang tidak dikaruniai anak, bukan dikarenakan kemandulan, namun kualitas dan tingkat kesuburannya menurun drastis, hingga kesulitan untuk memiliki seorang anak.

Lalu kenapa bisa begitu yak?

Sebenarnya ada banyak faktor-faktor yang mempengaruhinya loh, mau tau apa aka entuh? Ok akan Delia coba eksekusi apa saja yang membuat tingkat kesuburan seorang pria begitu menurun, sehingga penjualan sperma menjadi lebih mahal harganya.


Quote:

Berikut ini Delia akan memaparkan tentang bagaimana bisa kondisi sperma pada seorang pria bisa menurun, yaitu sebagai berikut ini;



1. Berendam di air panas.

Perlu diketahui oleh para pria nih! Terutama bagi pria yang gemar sekali berendam pada air panas, kalau bisa jangan dijadikan kebiasaan, sebab nantinya produktivitas dari sperma bisa menurun, hal ini dikarenakan oleh pengaruh suhu dari panasnya air tersebut bisa membuat gangguan di kinerjanya testis, hingga menyebabkan penurunan kadar sperma yang membuatnya tidak subur.


2. Merokok.

Ternyata merokok bisa juga penjadi faktor penurunan kesuburan pada sperma juga loh! Apalagi isi rokok nya tersebut berasal dari bahan selain tembakau, hal ini benar-benar bisa membuat produksi sperma menurun.

3. Menyimpan ponsel di saku celana.

Wah ternyata tindakan ini juga merupakan salah satunya dari beberapa faktor, yang mana bisa membuat penurunan kepada kualitas sperma, untuk menjadi tidak subur loh! Hal ini disebabkan oleh peningkatan suhu dan aktivitas elektromagnetik pada sebuah ponsel. Apalagi jikalau peletakan ponsel dekat sekali dengan penis tersebut. emoticon-Wow

Kalian tau tidak? Bahwa tingkat motilitas (gerakan sperma), morfologi atau yang sering disebut sebut sebagai bentuk sperma, menjadi lebih menurun dikarenakan oleh tindakan tersebut diatas.

4. Kurang tidur

Wah wah wah, bagi para pria yang suka sekali begadang, larangan keras nih emoticon-Wkwkwk

Sebab dikatakan pada sebuah penelitian Medical Science Monitorbahwa penurunan sperma terjadi dikarenakan Oleh kurangnya istirahat,

Bukan berati kaga boleh begadang sih, namun sangat disarankan untuk menjadi kestabilan tubuh dengan istirahat yang cukup, sehingga keadaan sperma terjaga dengan baik.

5. Demam.

Pada saat seorang pria demam juga mampu membuat penurunan pada sperma loh!? Namun sifatnya sementara, karena nantinya seluruh tubuh pria suhu tubuhnya akan menjadi panas, termasuk testis. Jadi bagi seorang pria yang sedang demam, membutuhkan waktu selama 72 hari, untuk kembali menstabilkan kadar spermanya.


6. Peminum alkohol dan kopi

Well gan-sis, ternyata seorang peminum alkohol bisa menurunkan testosteron, sehingga kualitas jumlah sperma menurun. Namun tidak hanya itu saja, bahkan gairah seksual juga bisa menurun. Dan keadaan yang terburuk lainnya adalah terkena impotensi.

Well gan, lagi lagi sebuah kafein dalam sebuah kopi, bisa juga menjadi faktor-faktor penyebab penurunan sperma, untuk seorang pria, apalagi jikalau di konsumsikan berlebihan, begitu juga dengan makanan yang mengandung kafein, sebaiknya lebih diperhatikan.

Sebaiknya sih dalam waktu sehari, kita bisa menikmati kopi satu atau dua cangkir saja.


7. Senyawa kimia.

Ternyata bahan kimia yang beracun juga bisa membuat penurunan sperma loh! Bahan-bahan serupa, pestisida, pelarut, dan berbagai logam berat. Jadi usahakan melindungi bagian Mr x agan untuk membuat keadaannya aman.

Jadi usahakan memilih wadah makan atau minuman, yang berasal dari bahan plastik ataupun bahan lapisan alumunium yang dibeli dari supermarket, toko dan lain sebagainya, memiliki tulisan "BPA free" agar keamanan dari makanan tersebut terjaga kualitasnya.

8. Mengkonsumsi suplemen testosteron dan steroid.

Nah nah nah berhati-hatilah saat agan menkonsumsi suplemen tersebut, karena suplemen tersebut bisa membuat produksi testosteron alami menurun. Walaupun pada dasarnya tubuh kita merasakan tingkat hormon meningkat.

9. Mengkonsumsi obat-obatan.

Jadi gini gan-sis, jika kalian ingin mengkonsumsi sebuah obat, ketika anda sakit, sebaiknya lebih aman konsultasikan dengan dokter, apalagi jikalau penyakit tersebut yang berhubungan dengan kemoterapi, tekanan darah tinggi ataupun kanker.

10. Yang terakhir adalah obesitas.

Obesitas bisa membuat motilitas dan morfologi menjadi menurun kadar tingkat kesuburannya, hingga mengakibatkan kesulitan untuk memiliki anak. Padahal pasangan tersebut dinyatakan normal bahkan tidak sedang mengalami kemandulan.



So bagi kalian yang mengalami penurunan sperma, sampai-sampai kesulitan memiliki anak, sebaiknya mulai dari sekarang memikirkan bagaimana caranya memulihkan kadar sperma yang sedang menurun tersebut, agar jangan sampai terjadi sesuatu hal yang tidak baik bagi kehidupan kalian. Hehehehe


sumber tulisan


link tulisan


GIF
Diubah oleh delia.adel
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fuckinghands0me dan 20 lainnya memberi reputasi
21
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 06:32
Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kesehatan sperma yang bisa dilakukan calon papa.

1. Konsumsi Zinc agar Sperma Sehat

Zinc merupakan mineral yang baik untuk kesuburan pria. Zat ini sangat diperlukan untuk kesehatan testis dan juga jumlah serta bentuk sperma laki-laki. Zinc juga baik untuk kemampuan gerak sperma mencapai sel telur.

Calon Papa sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc seperti daging sapi dan domba, bayam dan biji labu.

2. Konsumsi Ikan

Setiap sel dalam tubuh terdiri dari sekitar 50 persen lemak dan 50 persen protein.

Mengonsumsi ikan adalah pilihan tepat karena kandungan asam lemak omega 3 baik untuk kesehatan fungsi organ reproduksi laki-laki. Kesehatan sperma bergantung pada kandungan asam lemak yang tinggi untuk menyediakan membran sel bagi pembuahan.

Namun, asam lemak mudah rusak sehingga sperma sangat rentan terhadap bahaya radikal bebas dan racun dari rokok, minum alkohol, dan bahan kimia pada lingkungan sehari-hari.

Tanpa antioksidan yang cukup dalam tubuh, asam lemak bisa menjadi pedang bermata dua bagi kesuburan. Solusinya konsumsilah suplemen kesehatan dan kesuburan untuk sperma dengan kandungan bahan tinggi antioksidan dan asam lemak omega 3.

3. Hindari Hawa Panas pada Testis

Untuk kesehatan sperma, celana pendek seperti boxer lebih baik daripada celana dalam yang ketat. Calon Papa juga disarankan menyilangkan kaki, karena penelitian menunjukkan bahwa keadaan yang menyesakan testis dalam waktu yang cukup lala berbahaya bagi saraf dan menghambat aliran darah.

Hal ini bisa menimbulkan pada disfungsi ereksi dan juga berakibat pada ketidaksuburan. Jangan duduk terlalu lama, sempatkan waktu untuk berjalan-jalan dan membuat testis dingin dan rileks. Jangan terlalu sering melakukan mandi air panas/hangat, spa dan sauna.

4. Pencemaran Bahan Plastik


Pencemaran bahan plastik bisa berdampak negatif pada kualitas sperma. Bahan ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, menghasilkan kelebihan hormon estrogen pada organ reproduksi sehingga produksi testosteron berkurang.

Akibatnya jumlah sperma pun menurun, bahkan bisa menyebabkan kelainan lainnya.

Sebaiknya kurangi aktivitas yang berhubungan dengan plastik, seperti penggunaan botol air, wadah pembungkus makanan, dan hal lain yang berhubungan dengan plastik.

5. Bahaya Radiasi


Hati-hati saat menaruh ponsel anda karena sel sperma sangat sensitif terhadap radiasi. Untuk meningkatkan kesuburan, calon Papa dan calon Mama sebaiknya menghindari dan melindungi diri dari sebanyak mungkin berbagai jenis radiasi.

Memastikan kamar tidur bebas dari peralatan listrik adalah langkah awal yang baik.

6. Bahan Kimia Beracun


Racun tidak hanya berdampak negatif pada kesehatan tubuh secara umum. Zat ini juga benar-benar bisa membunuh atau merusak sperma yang mengakibatkan kemandulan. Banyak bahan kimia di sekitar lingkungan kita yang mengganggu hormon reproduksi.

Hindari produk pembersih berbahan keras dan obat hama.

Paparan dari cat, bahan bangunan, logam berat dan bahan kimia lainnya juga membawa dampak pada kesehatan sprema meski secara tidak langsung. Gunakan pelindung saat melakukan pekerjaan rumah atau kantor yang menggunakan bahan kimia beracun untuk meningkatkan kesehatan sperma.

7. Lakukan diet dan jalani gaya hidup sehat


Mulai sekarang coret daftar junk food atau makanan ringan, rokok, alkohol, kafein, gula dan makanan mentah dalam menu harian. Semakin sehat diet dan gaya hidup calon Papa dan calon Mama akan akan semakin meningkatkan kesuburan masing-masing.

Mempersiapkan kehamilan dengan calon bayi yang sehat tidak hanya tugas perempuan, calon Papa pun juga harus ambil bagian dalam konsepsi ini. Melakukan perubahan yang positif akan menghasilkan pengaruh yang juga baik untuk masa depan bersama.
Diubah oleh delia.adel
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lianasari993 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 06:42
Itulah sis ane kalo tidur pasti buka celana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
blues... dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 06:45
Produktivitas Sperma Dunia Menurun, Pria Disarankan Memakai Boxer https://m.mediaindonesia.com/read/de...-memakai-boxer


Weekend
10 December 2020, 07:15 WIB Produktivitas Sperma Dunia Menurun, Pria Disarankan Memakai Boxer
Deden Muhammad Rojani | Weekend
Unsplash/ James Barr Unsplash/ James Barr
DOKTOR Ronny Tan, konsultan urologi dan andrologi dari Advanced Urology Associates mengungkapkan jumlah sperma rata-rata pria telah menurun di seluruh dunia, dia menyebut statistik dari Organisasi Kesehatan Dunia tidak terlihat baik. “Kriteria kenormalannya adalah jumlah sperma 15 juta / mililiter. Ini turun secara global dari hitungan normal sebelumnya 20 juta / mililiter pada 1999, ”ujarnya dilansir Channel News Asia, Senin (7/12).Hal serupa juga dikatakan Dr Janice Tung, konsultan kebidanan dan ginekolog di Thomson Fertility Centre mengatakan, ada banyak pria yang tingkat kesuburannya sekitar 20 persen lebih rendah. Kondisi tersebut menurutnya disebabkan banyak faktor, termasuk cara berpakaian. Maka untuk memperbaiki atau menjaga tingkat kesuburan para pria disarankan untuk lebih perhatian dalam memilih pakaian, khususnya celana.Tung mengatakan secara ilmiah Boxer lebih ramah sperma daripada celana karena yang terakhir mendorong testis ke arah tubuh dan meningkatkan suhu testis. “Testisnya tergantung di skrotum karena alasan yang bagus. Ini untuk memungkinkan testis menjadi sekitar 2 derajat Celcius lebih rendah dari suhu inti tubuh (rata-rata pada 36,9 derajat Celcius), yang akan meningkatkan produksi sperma serta mempengaruhi kesehatan sperma,” jelasnya.Dia menambahkan, untuk alasan yang sama, pakaian olahraga yang ketat, jeans ketat, dan celana yang pas juga tidak bagus untuk kesehatan sperma. "Temperatur yang meningkat telah terbukti menyebabkan tertahannya produksi sperma, stres oksidatif dan kerusakan DNA pada sperma," tambah Tung. Dia pun tidak menyarankan pria untuk mengenakan celana yang ketat di rumah. Selain mengenakan celana dalam yang ketat atau celana ketat, hal yang bisa mempengaruhi kesehatan sperma adalah kurangnya olahraga, tetapi disisi lain aktifitas yang menyebabkan testis terkena suhu tinggi seperti bekerja di bawah sinar matahari, juga bukanlah hal terbaik yang dapat dilakukan untuk kesehatan sperma.Menurut Tung, kebiasaan tersebut berdampak pada menurunnya testosteron, yang mengurangi produksi sperma, mengecilkan testis, yang menyebabkan impotensi, mengubah pelepasan gonadotropin, yang memengaruhi produksi sperma, menyebabkan ejakulasi dini dan mengubah bentuk, ukuran, dan pergerakan sperma yang sehat.Tapi, kata Tung, penggunaan testosteron atau steroid untuk binaraga, dan penggunaan ponsel - terutama saat dikenakan di ikat pinggang atau ditempatkan di saku pinggul -juga menjadi "faktor dengan lebih banyak bukti hubungan" dengan infertilitas. Faktanya, sebuah studi tahun 2014 menemukan korelasi antara paparan radiasi ponsel, tingkat fragmentasi DNA dan penurunan motilitas sperma.Untuk dampak yang ditimbulkan oleh kebiasaan mengendarai sepeda, Dr Tan menjelaskan bahwa pengguna sepeda akan terbiasa dengan sensasi mati rasa di bagian selangkangan. Menurut Tan, kompresi dari duduk di kursi sepeda terkadang dapat memengaruhi ereksi. “Pria yang melakukan bersepeda jarak jauh bisa mengalami mati rasa pada penis. Beberapa pria mungkin juga mengalami disfungsi ereksi akibat cedera pada saraf dan pembuluh darah di dalam kanal, "kata Tan.Selain masalah fungsional terkait ereksi, Dr Tung mencatat bahwa parameter sperma telah terbukti menurun pada pria muda dan sehat yang menjalani pelatihan bersepeda intensif, serta pengendara sepeda intensitas rendah non-profesional.“Sebaiknya batasi durasi dan frekuensi sesi bersepeda jika Anda mencoba untuk memiliki anak,” katanya. (M-1)
Kesehatan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lianasari993 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 06:49
Hasil penelitian yang ditemukan cukup mengejutkan. Menurut sebuah studi baru-baru ini, pria yang mengenakan celana pendek longgar (boxer) di siang hari dan tidak menggunakan celana dalam saat tidur, memiliki tingkat kerusakan DNA pada sperma yang jauh lebih rendah, dibanding mereka yang mengenakan celana dalam ketat pada siang dan malam hari. Hasil tersebut didapatkan dengan memperhatikan pilihan pakaian dalam yang digunakan oleh lebih dari 500 pria selama setahun dan bagaimana kualitas sperma mereka.

 

Bagaimana bisa pakaian dalam memengaruhi kesuburan? Mengenakan celana yang longgar atau tidak menggunakan celana dalam sama sekali saat tidur, akan membuat aliran udara di sekitar testis lebih mengalir lancar. Ya, testis sebagai organ yang memproduksi sperma, memang tidak semestinya dibiarkan terlalu lama dalam tempat yang panas.

 

Perlu diketahui, butuh 10 hingga 11 minggu untuk menghasilkan sperma. Agar testis dapat menghasilkan sperma yang berkualitas dan kuantitasnya cukup, temperatur testis harus lebih rendah dari temperatur inti tubuh. Sementara, penggunaan celana dalam yang ketat dengan bentuk yang konvensional, cenderung menahan testis lebih dekat ke tubuh, yang dapat menghambat produksi sperma karena suhu yang lebih tinggi. Tentu sangat disayangkan dong, ketika sudah merencanakan untuk berhubungan intim di masa subur, namun ternyata kualitas dan kuantitas sperma kurang maksimal.

 

"Itulah sebabnya testis berada di luar tubuh, karena ia diciptakan untuk senantiasa mendapatkan aliran udara yang lancar agar bisa berfungsi dengan baik," jelas Celia E. Dominguez, ahli endokrinologi reproduksi, Pusat Pengobatan Reproduksi di Fakultas Kedokteran Universitas Emory. Jika suhu di sekitar testis terlalu panas dari suhu yang seharusnya, maka organ ini tidak dapat menghasilkan cukup sperma, sehingga mengakibatkan jumlah sperma rendah. 

 

Serupa dengan penggunaan celana dalam yang ketat, berendam di dalam air panas atau melakukan sauna, juga tidak disarankan dilakukan oleh para pria. Pasalnya, kedua aktivitas tersebut menyebabkan kenaikan suhu di sekitar testis yang dapat memengaruhi produksi dan kualitas sperma.

Jumlah Sperma yang Rendah, Penyebab Infertilitas 

Berbicara tentang gangguan fertilitas, sudah jelas bukan hanya berada di bahu wanita. Infertilitas sama-sama memengaruhi pria dan wanita. Jika dipetakan, 1/3 kasus infertilitas terkait dengan faktor pria, 1/3 terkait dengan faktor wanita, dan 1/3 sisanya terkait dengan faktor pria dan wanita, atau tidak dapat dijelaskan. Artinya, peran suami sama besar dan sama pentingnya ketika berencana memiliki buah hati.

 

Ketika seorang pria berejakulasi, normalnya sekitar 250 juta sperma dilepaskan. Untuk bisa membuahi sel telur, sel sperma harus berenang ke atas dari vagina, melalui serviks dan rahim, dan masuk ke tuba falopi untuk mencapai sel telur yang telah diovulasi. 

 

Dari jutaan sperma, hanya ratusan yang berhasil mencapai saluran tuba. Semua sperma itu melepaskan enzim yang membantu membersihkan jalan menuju sel telur. Jika semuanya berjalan lancar, satu sperma akan berenang melalui jalur itu dan membuahi sel telur. Telur yang telah dibuahi akan bergerak ke bawah tuba falopi dan melakukan perjalanan ke rahim, yang menjadi lokasi ia dapat ditanamkan dan tumbuh.

 

Itulah kenapa, analisis air mani adalah tes pertama yang dilakukan pria saat dievaluasi untuk masalah kesuburan. Ini melibatkan pengujian sampel air mani untuk memperkirakan berapa banyak sperma yang ada (jumlah total), berapa persentase sperma yang bergerak (motilitas) dan apakah sperma memiliki bentuk normal (morfologi). Konsentrasi sperma per mililiter air mani adalah salah satu ukurannya. Perhitungan jumlah sperma total didapat dari konsentrasi sperma dikali dengan volume semen dalam sampel.

Penyebab umum jumlah sperma yang rendah antara lain:

Sekresi hormonal yang tidak normal.

Adanya pembengkakan pembuluh darah di sekitar testis yang disebut varikokel.

Terjadi masalah dengan kemampuan testis untuk membuat sperma. 

Faktor gaya hidup, seperti merokok dan obesitas. Jika Dads masih berusia di bawah 35 tahun dan tidak memiliki masalah kesuburan lainnya, mengubah gaya hidup dapat membantu meningkatkan jumlah sperma.

 

Terkait dengan mengubah gaya hidup, membiasakan memberi “ruang lebih” untuk testis dengan mengenakan celana pendek longgar serta tidak mengenakan celana dalam saat tidur, juga patut dicoba, lho. Toh, cara tersebut sangat mudah, tidak merugikan, dan teruji berefek baik untuk kesehatan reproduksi suami. Colek pak suami yuk Mums, supaya ia tahu hal ini. emoticon-Smilie

 

linknya dimarih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lianasari993 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 06:51
waduuh kudu ngurangin kopi, rokok, jam begadang, sama berat badan dikit nih emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
nona212 dan delia.adel memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 07:18
Ehh ada trit baru si Adel
Nih bal @kabalisme
Ini kayaknya penyakit lu
emoticon-Ngakak
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 07:20
Buruan nikah del emoticon-Smilie
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 07:44
gimana bedainya sperma yg berkualitas sm yg ngga ?
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 08:01
Ikut club BGV members....
profile-picture
profile-picture
nona212 dan indrag057 memberi reputasi
2 0
2
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 08:15
sering olahraga juga ya emoticon-Blue Guy Peace
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 08:16
kualitas sperma cenderung menurun dengan bertambahnya usia
profile-picture
profile-picture
nona212 dan indrag057 memberi reputasi
2 0
2
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 08:18
Dari semua sebab yang dibahas itu, rata rata sudah menjadi kebiasaan seorang pria, perlu diwaspadai nih
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 08:22
Semua itu masih bisa ditolerir oleh tubuh klo umur dibawah 30. Jadi menikah lah dan cepat2 program punya anak selagi kondisi sperma masih jos gandos.

Klo dah 30... Ga perlu mikirin sperma lagi...KB.
Diubah oleh TERA.SERVO
profile-picture
profile-picture
blues... dan nona212 memberi reputasi
2 0
2
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 08:49
biasakanlah di rumah pake sarung tanpa sempak
emoticon-Recommended Sellerl
profile-picture
profile-picture
nona212 dan nomothink memberi reputasi
2 0
2
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 09:05
Ya ampun bahass spermaaaa emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan nona212 memberi reputasi
2 0
2
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 09:06
ga pernah semua yg diatasemoticon-Cool

hidup sehat tanpa merokok

pengen nyobain red wine nih
Diubah oleh ushirota
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan nona212 memberi reputasi
2 0
2
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 09:09
Jangan pake celana terlalu ketat juga gab
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 09:59
Suwer tekewer kewer?? Minum kafein merusak sperma?
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 11:15
Yg terlihat mencolok emg dari pola hidup dan perubahan jaman seperti skrg cowo² pasti ngantongin HP, trus tdr kurang krn aktivitas urusan pekerjaan yg sudah bisa online 24 jam atau gamers yg suka begadang. Ditambah pola makan junk food yg makin dikonsumsi org² skrg ini.
profile-picture
nona212 memberi reputasi
1 0
1
Kadar Sperma Menurun? Kok Bisa Ya!
12-12-2020 12:23
@akunkubaik
@delia.adel
Semua ane pernah lakuin ... Tapi ane tetap tampan dan perkasa emoticon-Cool
Fix trit ini hoax emoticon-Hoax
Gembokep emoticon-army
Diubah oleh kabalisme
profile-picture
profile-picture
blues... dan nona212 memberi reputasi
2 0
2
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia