Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
977
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51fd3b2efbca17d26c000005/terlahir-karena-tak-diinginkan-based-on-true-story
Pernikahan ortu kental dengan adat Jawa di kampung halaman mama. Karena mama beragama Nasrani, maka mengharuskan ayah untuk mengikuti agamanya. Meski ortu ayah kurang menyetujui keputusan pindah agama dan melakukan pernikahan. Tapi apa boleh buat, karena cinta, pernikahan tetap saja berlangsung tanpa dihadiri keluarga mempelai pria.
Lapor Hansip
04-08-2013 00:17

Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)

Past Hot Thread
Hai kaskuser...
Gak terasa nih thread ane udah masuk tahun ke 5.
Terima kasih untuk yg sudah baca², subscribe & ngecendolin ya 😊
Terima kasih untuk segala support nya semoga thread ini bisa menyemangati sesama.

Quote:Panggil aja aku, CIKA.
Iya, itu memang nama panggilan dari keluarga ku yg di Bandung. Maklum keluarga ku ada dimana-mana, aku dan ortu suka pindah2 tempat tinggal. Aku kuliah di salah satu universitas ternama di Semarang.


Kreatifitas dari agan ini... emoticon-Bookmark (S)
Quote:Original Posted By awayaye


Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)


INDEX
Quote:#page1#page2 #page3 #page4 #page5 #page6 #page7 #page8 #page9 #page10
#page11 #page12 #page13 #page14 #page15 #page16 #page17 #page18 #page19 #page20
#page21 #page22 #page23 #page24 #page25 #page26 #page27 #page28 #page29 #page30
#page31 #page32 #page33 #page34 #page35 #page36 #page37 #page38 #page39 #page40
#page41 #page42 #page43 #page44 #page45 #page46 #page47 #page48 #page49 #page50
#page51 #page52 #page53 #page54 #page55 #page56 #page57 #page58 #page59 #page60
#page61 #page62 #page63 #page64 #page65 #page66 #page67 #page68 #page69 #page70
#page71 #page72 #page73 #page74 #page75 #page76 #page77 #page78 #page79 #page80
#page81 #page82 #page83 #page84 #page85 #page86 #page87 #page88 #page89 #page90
#page91 #page92 #page93 #page94 #page95 #page96 #page97 #page98 #page99 #page100
#page101 #page102 #page103 #page104 #page105 #page106 #page107 #page108 #page109 #page110 #page111 #page112 #page113 #page114 #page115 #page116 >> page 117


Quote:
Diubah oleh cicitwits
profile-picture
anasabila memberi reputasi
3
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 50 dari 50
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
13-10-2018 21:22

page114

Quote:Sepulang dari rumah Leni, aku melewati kembali sekolahan baru tadi dengan rasa penasaran. Yang jadi pertimbangan ku adalah jarak sekolah yang lumayan dekat dengan rumah supaya tidak membebankan bibi karena uang bekal ku bertambah. Dan pastinya tidak akan satu sekolahan lagi dengan Angga, karena impian dia adalah masuk SMA Negeri. Seperti ada tiga diriku yang berperang di dalam hati.

Yang satu, sebut saja Ciku,
"apapun caranya aku harus bisa masuk SMA Negeri agar bisa satu sekolahan lagi dengan Angga. Siapa lagi yang akan menjadi penyemangat hari-hari ku selain dia??"

Yang kedua, adalah diriku sendiri yang bingung.

Yang ketiga, sebut saja Ciki,
"gak bisa juga kalo dipaksain masuk SMA Negeri misalnya NEM ku gak lolos, masa iya mau nyogok sekolahan, yang ada aku bakal membebani bibi lagi, pokoknya aku harus cari sekolah yang murah-murah aja dan deket sama rumah, tapi juga nyaman sekolah disana.."

Keesokan harinya aku datang ke sekolah baru itu dan melihat-lihat ke dalam sekolahan. Ada sekelompok kakak kelas yang berkumpul di depan kelas dan memperhatikan ku. Merasa malu diperhatikan aku pun terburu-buru menghindar, kemudian pulang ke rumah.

Quote:Aku : "Assalamualaikum...."

Bibi : "Walaikumsalam, udah pulang lagi ka? Tumben cepet?"

Aku : "Iya bi, di sekolah makin sepi banyak yang gak masuk..."

Bibi : "Iya ya...tinggal nunggu pengumuman mah suka gitu, pada males mau ke sekolah.."

Aku : "Bi, ini uang bekelnya belom Cika pake.."

Bibi : "Ah udah buat kamu aja ka, ditabung aja bisi kamu mau beli apa-apa ya.."

Aku : "Hehehe...iya Bi.. Oiya ini brosur sekolahan yang deket Bi, Cika baru tau ada sekolahan disitu..."

Bibi : "Coba liat atuh Ka.. Ih ini mah deket pisan atuh, oh dari SMP juga ada sampe SMA.."

Aku : "Iya BI, SMK sama TKJ juga ada, tadi yang udah ada muridnya baru TKJ aja, gimana Bi?"

Bibi : "Ooh gitu, SMA nya baru ini atuh Ka?"

Aku : "Iya Bi, kalo misalnya Cika masuk sana SMA berarti angkatan pertama juga.."

Bibi : "Ya udah Bibi mah gimana kamu mau masuk sekolah mana, paling Bibi sama Om bisa bantu sebisanya Ka ya?"

Aku : "Iya Bi, Cika makasih banget juga boleh tinggal disini.. Cika malu sebenernya Bi, takut ngerepotin.."

Bibi : "Iya atuh Ka, Bibi mah seneng-seneng aja Cika disini, gak ngerepotin atuh keponakan Bibi sendiri, cuma ya itu kalo inget-inget Ayah kamu meni suka sebel, tapi ya apa boleh buat Ka, sebelnya mah ke Ayah aja, Cika juga disini banyak bantuin Bibi kok, nemenin anak-anak Bi, mau bantuin ini itu.."

Perasaan aku berubah menjadi sedih dan haru.
Bibi : "Yang sabar ya Ka... Bibi bantu sebisanya.."

Aku : "Iya Bi.. Bi, Cika pingin nanya sesuatu, udah lama banget Cika gak berani tanya, takut nyinggung siapa-siapa.."

Bibi : "Tanya apa Ka, sok atuh?"

Aku : "Tapi Bibi jawab jujur ya..."

Bibi : "Ish kamu mah, sok atuh mau nanya apa? Siapa tau Bibi bisa jawab??"

Aku : "Waktu Cika tinggal sama mamah tiri itu, Cika pernah diceritain tentang mamah Bi, apa iya mamah sama ayah terpaksa menikah karena udah hamil Cika?"

Bibi : "Astagfirullah...ya Allah Gusti, astagfirullah... Si mamah Neng cerita apa aja Ka?"

Aku : "Ya jelek Bi ngomongnya mah, tapi Cika cuma bisa tanya itu ke Bibi, Cika selalu kepikiran ini Bi? Kadang Cika ngerasa sekarang dititipin ke Nenek atau ke Bibi, apa karena cerita mamah itu Bi?"

Seketika itu pun raut wajah Bibi terlihat sedih tapi tak menangis, hanya bisa mengusap-usap dada karena kaget dan menghela nafas panjang.

Bibi : "Gini Ka, Bibi gak habis pikir maunya mamah tiri kamu itu apa? Ayah udah direbut dari mamah? Harta yang gak keitung hasil jerih payah mamah sama ayah kamu juga udah gak bersisa, Ka.. Nenek gak pernah suka karena yang utama itu masa depan kamu ke depan Ka, semua bibi-bibi sedih gak ketulungan waktu ayah bilang mau nikahin itu orang..."

Bibi : "Atuh da Ka, kita mah keluarga tau dari nol gimana kerja kerasnya ayah sama mamah, kebahagiaan kamu sekarang juga berubah pasti. Mamah sama ayah dulu menikah itu juga nenek memang gak suka karena beda agama Ka, bukan karena udah hamil duluan, astagfirullah kenapa ada orang begitu??"

Bibi : "Mamah kamu dulu kan Katolik Ka, biarawati, nenek gak setuju karena ayah rela pindah agama demi mamah kamu. Memang masih muda nikahnya ya namanya juga jaman dulu Ka, uyuhan (mending) lulus SMA juga. Pertama dikabarin mamah kamu hamil, duuh nenek itu senengnya minta ampun, tapi alhamdulillah akhirnya ayah pindah agama lagi ke Islam bawa kamu sama mamah.. Yakin Ka, itu cuma fitnah dari mamah tiri kamu.."

Aku hanya bisa menundukkan kepala sambil memainkan ujung kuku.

Bibi : "Senakal-nakalnya ayah Ka, nyebelinnya minta ampun, hal yang kayak gitu bukan ajaran Nenek, Ka. Kamu makan aja dikomentarin Nenek kan kalo gak rapih, gak boleh ini gak boleh itu, ya Nenek memang begitu..."

Aku : "Iya Bi, Cika lega kalo denger yang sebenarnya dari Bibi. Kenapa mamah difitnah begitu ya Bi? Padahal kan ayah udah nikah sama dia? Cika juga udah ngalah kalo Ayah lebih perhatian ke adek-adek sekarang.."

Bibi : "Heem Ka, kenapa harus kamu yang susah, kamu bisa dapet perhatian dari Bibi-bibi sama Nenek, Ka. Mamah tiri kamu itu gak pernah suka sama mamah kamu karena ayah pernah ngebandingin dia sama mamah. Ya gimana enggak dibandingin, masa baru awal nikah ayah yang nyuci baju, bersih-bersih rumah, dia cuma nongkrong-nongkrong sambil ngerokok. Bedaaaa jauh sama mamah kamu, ah jauh Ka.."

Aku : "Iya Bi, ya udah Cika ganti baju dulu..."

Bibi : "Iya sok atuh Ka, si Om nanti Bibi ceritain paling juga cuma nyengir Ka..hehehe.."


Di dalam kamar sambil ganti baju, perkataan Bibi masih terulang-ulang dipikiran. Aku mengambil foto mamah dan keluarga, foto itu diambil waktu aku masih usia 6 tahun ketika lebaran setelah berjiarah ke makam kakek.

Aku menyimpan pertanyaan besar ini selama bertahun-tahun lamanya. Aku sedih jika teringat itu, aku bingung harus bertanya ke siapa. Dan akhirnya aku mendapatkan keberanian hari ini untuk bertanya ke Bibi yang paling dekat dengan ku saat ini.
Diubah oleh cicitwits
1 1
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
14-10-2018 11:29
bukalapak dulu bre..
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
14-10-2018 22:27
Ijin nyimak yak
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
16-10-2018 03:37
nungguhu
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
23-10-2018 08:51
gw baru kelar baca semuanya dari page 1 sampe kelar, btw lu hebat cik...
keep update sist. oya apa yang lu rasa dulu pas kecil gw bisa rasain itu, semangat cik emoticon-Big Grin
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
24-10-2018 23:48

page115

Quote:Keesokan harinya aku sekolah, tiba-tiba Iqbal memanggilku, apa yang dia katakan membuatku penasaran dan akhirnya aku memutuskan untuk berbicara lagi dengan Anna setelah lama tak saling menyapa.

Quote:Iqbal : "Cik...hai Cik... sini bentar Cik..."

Aku : "Apaan sih Bal, pagi-pagi udah nyuruh-nyuruh..."

Iqbal : "Ih geura kamu mah katanya pingin tau soal si Angga sm Fika?"

Aku : "Ya APA? Paling juga kamu gak bisa ngebuktiin kan?"

Iqbal : "Bisa atuh, itu mah kecil.. Kalo kamu mau tanya sama si Anna tuh yang tetanggaan sama Fika, mau gak ngobrol sama dia? Masih ngambek nyak? Hehehehe.."

Aku : "Ngambek apaan? Gak ada yang penting juga mau ngobrol sama dia.. Biasa aja aku mah.."

Iqbal : "Ya udah atuhlah, jadi teu (gak)?"

Aku : "Ya udah mana orangnya??"


Iqbal pun pergi ke warung yang berderet di samping sekolah. Terlihat dia memanggil seseorang yang tak kunjung mau mengikutinya, dan akhirnya Iqbal mengajaknya paksa sambil menarik tangannya.

"Heem biasa tu orang, di belakang gosip ketemu orangnya malu-malu.." Ucapku dalam hati.

Quote:Aku : "Jadi gak Iqbal? Kalo gak juga gak apa-apa aku mau ke kelas.."

Iqbal : "Jadi Cik... Hayu lah, ngomong aja apa adanya..."

Aku : "Kalo gak mau bilang, gitu.."

Iqbal : "Tah sok Cik, mau tanya apa cenah (katanya) ?"

Aku : "Aku yang nanya dulu?"

Iqbal : "IYAH atuh euh kumaha (gimana) atuh neng??"

Aku : "Ya iya. Nanya gitu doang sewot sih..."

Aku : "Kamu seriusan tau hubungan Angga sama Fika? Yang kata orang pacaran?"

Anna : "Tadinya gak tau juga aku mah, tapi ya tetanggaan jadi aku tanya langsung ke orangnya, ya begitu bilangnya.."

Aku : "Trus cara buktiinnya gimana?"

Anna : "Kumaha (gimana) tah Bal?"

Iqbal : "Teuing atuh da urang mah teu ngingiluan... (Gak taulah aku kan gak ikutan)"

Aku : "Ya udah gini aja deh, kamu yang bilang kan Fika sama kamu tetangga, bilang aja sama Fika kalo aku mau dateng buat tanya langsung ke dia..."

Iqbal : "Tah itu setuju Cik.."

Anna : "Mmmmh gimana ya..."

Aku : "Bisa kan? Katanya kamu tetangga?"

Anna : "Iya bisa deh Cik, tar aku sampein dulu.."

Aku : "Kalo bisa besok lebih bagus sih, lebih cepet lebih baik... Gimana?"

Anna : "Iya Cik..."

Aku : "Oke, aku ke kelas dulu.."


Setelah bertemu dengan Anna dan Iqbal di depan gerbang sekolah, aku berjalan mengitari kelas-kelas untuk mencari Angga.

Quote:Aku : "Eh Yu.."

Ayu : "Eh Cik, ngapain sih?"

Aku : "Angga masuk gak Yu?"

Ayu : "Asa gak liat da Cik dari kemaren..."

Aku : "Oh gituuu, kemaren gak masuk juga?? Kemana ya?"

Ayu : "Sakit kali Cik?"

Aku : "Gak tau deh, ya udah Yu makasih.."

Ayu : "Tar aku kasih tau Cik kalo si Angga masuk.."

Aku : "Ah bisaan, iya deh byee..."

Setibanya di kelas.
Nita : "Cik...mau ikut gak??"

Aku : "Kemana Nit?"

Nita : "Aku mau daftar ke SMA negeri, nih udah dikasih uangnya sama mamah aku..."

Aku : "Kan belum keluar NEM nya?"

Nita : "Kan bisa Cik daftar dulu.."

Aku : "Oiya ya Nit.."

Nita : "Kamu jadinya mau daftar kemana Cik?"

Aku : "Belum tau aku Nit, dipikir-pikir dulu ya.."

Nita : "Jangan sampe telat lho daftarnya, harus cepet-cepet tar penuh.."

Aku : "Iya, ya udah nanti ke SMA negeri dulu deh, tar pulang sekolah aku bilang Bibi mau daftar kemana.."


Aku : "Nit, sini bentar, bisik-bisik aja ya?"

Nita : "Kenapa-kenapa Cik?

Aku : "Kamu kan nanti daftar ke sana, bisa gak sih cari tau informasi dikit?"

Nita : "Soal apa??"

Aku : "Kamu tanya Angga udah daftar belum?"

Nita : "HAH?? Mana berani aku Cik !"

Aku : "Ayolah Nit, yah...yah..?"

Nita : "Aku gak janji ya, aku tanyain nanti liat kondisinya pas disana?"

Aku : "OKE, makasiiiiihhhh..."


Diubah oleh cicitwits
profile-picture
gajah_gendut memberi reputasi
3 0
3
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
25-10-2018 07:24
ketagihan baca nya emoticon-Matabelo
keep spirit tante .. thread nya di buat dari muda sampe tua kyk sekarang ya tante ? emoticon-Ngakak
Diubah oleh guest.666
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
03-11-2018 18:37
ditunggu update-nya chik...
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
29-12-2018 16:02
Quote:Original Posted By shafanya
Cika itu setia banget.. 4th trit masih dirawat

Makasih... emoticon-Wowcantik
Tergantung kondisinya, kalo lagi sibuk ya gak sempet sih. Kalo lagi sepi sendirian rada ngebut update-nya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By evilarmy13
gw baru kelar baca semuanya dari page 1 sampe kelar, btw lu hebat cik...
keep update sist. oya apa yang lu rasa dulu pas kecil gw bisa rasain itu, semangat cik emoticon-Big Grin

Makasih kaka... emoticon-Wink
Iya sih dulu berat bgt, tapi skrg udah lupa gimana rasanya.
Cuma kalo nulis lagi aja back to feeling emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By guest.666
ketagihan baca nya emoticon-Matabelo
keep spirit tante .. thread nya di buat dari muda sampe tua kyk sekarang ya tante ? emoticon-Ngakak

Makasih...
semoga ya sampe bukunya publish emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
29-12-2018 17:08

page116

Quote:Kemudian hari.....

Hari itu aku pulang dari sekolah dengan menahan tangis, aku mengurung diri di kamar mandi sekalian cuci muka biar gak ketauan Bi Yanti jika aku menangis. Tapi untungnya di rumah lagi gak ada siapa-siapa.
Pengakuan yang baru saja aku dengar seperti masih terngiang-ngiang.

Aku, Ana dan Iqbal pergi ke SMP 3, dan disana Fika sudah menunggu.
Kami bertemu di belakang sekolah.
Quote:Iqbal : "Ini Cik, yang namanya Fika.."

Aku : "Ah masa??"

Iqbal : "Eh iya Cik, tanyain aja weh.. Ngaran maneh Fika lain? (Nama kamu Fika bukan?)"

X : "Hayu ah Fik, pulang duluan urang (aku) mah.."

Iqbal : "Tuh kan temennya aja manggil namanya Fika.."

Aku melihat Ana senyum-senyum sinis sembari membalikkan badan.

Ana : "Fik, ini yang nama Cika, pacarnya Angga, kamu sama Angga temenan atau pacaran Fik?"

Aku : "Kamu sama Angga deket ya rumahnya?"

Fika : "Ya lumayan deket sih, kamu yang rumahnya deket Pasundan kan? Ya lebih deket rumah aku daripada rumah kamu mah.."

Aku : "Terus kamu ada hubungan apa sama Angga? Temenan?"

Fika : "Aku pacarnya..."

Aku : "Serius? Dari kapan?"

Fika : "Iya serius, mau 1 bulan ini sih, Angga suka bareng juga pulang sekolah sama aku.."

Iqbal : "Tah, bener kan Cik, aku mah gak ngarang-ngarang.."

Aku : "Hmmm aku tanya Angga aja dulu bener enggak nya.."

Fika : "Iya sok (silahkan) aja sih, aku mah gak ada masalah da emang bener.."


Kamu yang selalu buat aku semangat untuk ada di sekolah
Kamu yang selalu buat aku tertawa dengan segala kejailan
Aku yang suka malu kalo nilai ku lebih rendah dari nilai-nilai ujian kamu
Hari ini aku sesedih ini karena patah hati
Apa yang salah dari aku, Angga?
Apa dia lebih cantik dan baik?

Malam itu aku beranikan diri untuk menelpon ke rumahnya Angga, rasanya dada ku masih begitu sesak jika belum mendengar penjelasan darinya.
Quote:TUU...T TUUUTT...
Y : "Halo... halooo...."

Aku : "Kayaknya ini ibu nya Angga... Gimana ya?? Ngomong enggak...ngomong enggak...ngomong...enggak..." ucapku dalam hati.

Y : "Haloo saha ieu nya? (siapa ini ya?)"
TUT TUT TUT TUT...


Aku duduk menunggu di samping telpon.
Tapi tidak ada suara telpon berdering kembali. Kita punya kode misscall, dua kali berdering dan dua kali nada tersambung.
Lalu aku pun menelpon lagi, "TUUTTT.... TUUUUTTT"
Aku menutup telpon dan kembali menunggu.

"Apa Angga lagi di luar rumah ya..."

Perasaan sedih masih sangat aku rasakan. Aku mengingat-ngingat kapan terakhir kita pulang sekolah bareng, cerita sama-sama dan tertawa bersama. Aku kembali menangis teringat semuanya. Aku bertanya-tanya kenapa itu terjadi? Apa salah aku?
Diubah oleh cicitwits
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
29-12-2018 20:54
Ga ada yg salah dengan kamu Cik, apalg masih SMP... Cowok Labil.. meleng dikit sikat.
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
31-12-2018 00:11

Page117

Quote:Setelah hari itu, perasaan ku masih dibalut dengan kesedihan & kecewa. Sudah dua hari aku tidak masuk sekolah.

Quote:Bi Yan : "Hari ini gak ke sekolah lagi ka?"

Aku : "Enggak Bi, masih gak enak badan, sekolah juga udah bebas kok.."

Bi Yan : "Mau periksa atuh kalo masih gak enak badan mah?"

Aku : "Ga usah Bi...hehehe Cika tiduran aja, paling cape habis ujian kemaren.."

Bi Yan : "Yang beneerr??"

Aku : "Iya Biiii... Istirahat di rumah aja kali², jadi uang jajan Cika masih utuh hehehe..."

Bi Yan : "Iih bisa aja kamu mah, mata kamu dari kemaren bibi liat kok sembab terus ka?"

Aku : "Sembab kenapa ya Bi?"

Bi Yan : "Eih sugan atuh, bibi nanya kamu mah malah nanya balik.. Ada apa ka?"

Aku : "Gak kenapa² Bi... Kurang tidur mungkin.."

Bi Yan : "Gak mau cerita ni ke bibi? Sok atuh cerita..."

Aku : "Gak ada bi.... Mata Cika kan memang sipit, apalagi kalo kecapean?!"

Bi Yan : "Ya udah ah terserah kamu aja deh ka... Tapi kalo kata bibi mah kamu habis nangis yaa? Kenapa atuh cerita ke bibi..."

Aku : "Yaaa gitu bi, soal temen.."

Bi Yan : "Temen siapa???"

Aku : "Ya itu temen yang deket sama Cika.."

Bi Yan : "Iih kamu mah masih kecil udah patah hati, tar juga kamu kalo gede nanti berapa taun kemudian... Aahh udah lupa ka.."

Aku : "Iya bi heheheehehe..."

Bi Yan : "Sekolah dulu aja yang terpenting mah Ka, cowo mah bukan cuma satu, nanti kamu pindah sekolah emang masih deket sama kamu gitu? Ah bibi jamin paling juga gak bakal deket lagi, udah beda sok.."

Aku : "Iya bi..."

Bi Yan : "Kirain teh kamu lagi ada masalah apa hahahahaha..."


Keesokan harinya aku lumayan tenang dibanding kemarin. Aku hanya diam di kelas sambil ketawa ketiwi bersama teman-teman. Dan tiba-tiba Anggi datang ke kelas ku.
Quote:Anggi : "Teh.. Teh Cika..."
Aku : "Eh Anggi, ada apa?"

Anggi : "Teteh baru masuk ya? Habis sakit teh?"

Aku : "Iya kemaren teteh di rumah, kan hari bebas Gi jadi rada males aja.. Ada apa gitu?"

Anggi : "Kemaren dicariin mas Angga teh, tapi teteh gak masuk ya? Anggi mastiin aja hari ini kirain gak masuk lagi..hehehe.."

Aku : "Tumben nyari, kirain udah lupa Gi..hehehe.. Kan Angga bisa nelpon ke rumah?"

Anggi : "Gak tau teh, ya udah atuh ya.."

Aku : "Iya Gi, oiya nanti teteh nitip sesuatu ya buat Angga.."

Anggi : "Mau nitip apa teh?"

Aku : "Nanti juga tau... Masa dikasih tau sekarang..hahaha.."

Anggi : "Iya atuh sok aja, ya udah teh ya, daaahhhh..."


Sebetulnya yang mau aku titipkan lewat Anggi adalah surat perpisahan untuk Angga. Tapi aku masih menunggu 3 hari ke depan. Jika Angga tidak ada mencariku sama sekali, terpaksa aku yang memutuskan bagaimana kelanjutannya. Meski saat ini terasa berat.
Diubah oleh cicitwits
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
31-12-2018 19:15
mantap laniut lagi, semangat emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
23-06-2019 20:51
thread kehidupan sehari-hari yang bercerita apa adanya

diantosan pisan neng Cika
0 0
0
Terlahir Karena Tak Diinginkan (Based on true story)
10-12-2020 18:57
Hallo Cika apa kabarnya sekarang?
0 0
0
Halaman 50 dari 50
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
suami-gak-ada-akhlak
Stories from the Heart
sekar
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
pembohong
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia