News
Batal
KATEGORI
link has been copied
229
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fce1ed8b0c9d1386c08ae30/7-kejanggalan-dalam-kasus-penembakan-6-anggota-fpi-di-tol-ipw-copot-kapolri
WARTAKOTA, SEMANGGI - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menuturkan Presiden Jokowi harus segera mencopot Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza. Hal itu terkait dengan terjadinya kasus penembakan yang menewaskan enam anggota FPI di Tol Cikampek, Jawa Barat pada Senin (7/12/2020) dinihari. "Selain itu, IPW mendesak agar segera dibentuk Tim
Lapor Hansip
07-12-2020 19:23

7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!

WARTAKOTA, SEMANGGI - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menuturkan Presiden Jokowi harus segera mencopot Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza.

Hal itu terkait dengan terjadinya kasus penembakan yang menewaskan enam anggota FPI di Tol Cikampek, Jawa Barat pada Senin (7/12/2020) dinihari.

"Selain itu, IPW mendesak agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk mengungkapkan, apa yang terjadi sebenarnya. Sebab antara versi Polri dan versi FPI sangat jauh berbeda penjelasannya," kata Neta kepada Warta Kota, Senin (7/12/2020).

Menurut Neta, Polri mengatakan, anggotanya ditembak Laskar Khusus FPI yang mengawal Rizieq.

"Apakah benar bahwa Laskar FPI itu membawa senjata dan menembak polisi? Agar kasus ini terang benderang, anggota Polri yang terlibat perlu diamankan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan," kata Neta.

Sebab menurut Siaran Pers FPI, lanjutnya, rombongan Rizieq lah yang lebih dulu diadang sekelompok orang yang berpakaian sipil, sehingga mereka menduga akan dirampok orang tak dikenal di jalan tol.

"Dalam kasus Cikampek ini muncul sejumlah pertanyaan. Pertama, jika benar FPI mempunyai laskar khusus yang bersenjata, kenapa Baintelkam tidak tahu dan tidak melakukan deteksi dan antisipasi dini serta tidak melakukan operasi persuasif untuk 'melumpuhkannya'," kata Neta.

Kedua, kata Neta, apakah pengadangan terhadap rombongan Rizieq di KM 50 Tol Cikampek arah Karawang Timur itu sudah sesuai SOP, mengingat polisi pengadang mengenakan mobil dan pakaian preman.

"Ketiga, jika Polri menyebutkan bahwa anggotanya ditembak lebih dulu oleh Laskar Khusus FPI, berapa jumlah tembakan itu dan adakah bukti-bukti, misalnya ada mobil polisi yang terkena tembakan atau proyektil peluru yang tertinggal," kata Neta.

Keempat, kata Neta, dimana TKP tewas tertembaknya keenam anggota Laskar Khusus FPI itu karena menurut rilis FPI keenam anggotanya itu diculik bersama mobilnya di jalan tol.

"Kelima, adalah keenam anggota FPI yang tewas ditembak itu bukanlah anggota teroris, sehingga polisi wajib melumpuhkannya terlebih dahulu karena polisi lebih terlatih dan polisi bukan algojo tapi pelindung masyarakat," ujarnya.

Keenam, kata Neta, jalan tol adalah jalan bebas hambatan sehingga siapa pun yang melakukan pengadangan di jalan tol adalah sebuah pelanggaran hukum.

"Kecuali si pengendara nyata-nyata sudah melakukan tindak pidana," ujar Neta.

Ketujuh, pengadangan yang dilakukan oleh mobil sipil dan orang orang berpakaian preman, kata Neta, patut diduga sebagai pelaku kejahatan di jalan tol.

"Mengingat banyak kasus perampokan yang terjadi di jalanan yang dilakukan orang tak dikenal. Jika polisi melakukan pengadangan seperti ini sama artinya polisi tersebut tidak promoter," kata Neta.

Dengan tewas tertembaknya keenam anggota FPI itu, menurut Neta, yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini adalah Kapolri Idham Azis.

"Tidak promoternya Idham Azis dalam mengantisipasi kasus Rizieq sudah terlihat sejak kedatangan pimpinan FPI itu di Bandara Soetta, yang tidak diantisipasi dengan profesional, tapi terbiarkan hingga menimbulkan masalah," kata Neta.

Versi Polisi

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan tidak ada anggotanya yang terluka saat adu tembak dengan kelompok pengikut Habib Rizieq di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020).

Dalam peristiwa itu diketahui 6 orang laskar khusus pengawal Habib Rizieq Shihab tewas ditembak polisi.

"Tidak ada anggota kami yang terluka. Kerugian hanya materil. Kendaraan anggota rusak karena dipepet dan ditembaki," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Menurutnya saat kejadian ada 6 anggotanya yang sedang melakukan pengawasan terhadap kendaraan milik kelompok pengikut Habib Rizieq Shihab.

Namun kendaraan kami dipepet, diserang dan ditembak. Karena membahayakan keselamatan, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.

Fadil menjelaskan dari 10 orang yang merupakan anggota kelompok pengikut Habib Rizieq atau laskar khusus itu, 6 orang diantaranya berhasil ditembak mati.

"Sementara lainnya kabur," kata Fadil.

Paska kejadian itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta Habib Muhammad Rizieq Shihab memenuhi panggilan polisi dan tidak menghalang-halangi penyidikan.

Habib Rizieq Shihab dijadwalkan diperiksa Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020) hari ini, terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat acara akad nikah putrinya di Petamburan, beberapa waktu lalu.

"Kami mengimbau suadara MRS agar mematuhi hukum dan memenuhi panggilan penyidik dalam rangka pemeriksaan. Apabila saudara MRS tidak memenuhi panggilan kami tim oenyudik akan melakukan penegakan hukum selanjutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Fadil juga mengimbau Habib Rizieq dan pengikutnya tidak menghalangi langkah penyidikan yang dilakukan pihaknya.

"Selanjutnya kami, saya dan Pangdam Jaya mengimbau kepada saudara MRS dan pengikutnya untuk tidak menghalangi proses penyidikan, karena tindakan tersebut adalah tindakan yang melanggar hukum dan dapat dipidana. Dan apabila tindakan menghalangi petugas membahayakan keselamatan jiwa petugas, kami saya dan Pangdam tidak akan ragu melakukan tindakan tegas," katanya.

Seperti diketahui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan bahwa penembakan terhadap 6 orang kelompok pengikut Habib Rizieq Shihab, hingga tewas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dini hari.

Terkait dengan rencana atau jadwal pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya, dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

"Anggota melakukan penyelidikan ke sana karena mendapat informasi adanya dugaan pengerahan massa saat pemeriksaan Habib Rizieq 3 hari ini," kata Fadil didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudunf Abdurachman di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020) siang.

Saat itulah katanya, petugas mengikuti satu kendaraan yang diduga kelompok pengikut Habib Riziq.

"Namun kendaraan petugas di pepet dan diserang dengan senjata api sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Dari 10 orang kelompok pengikut Habib Rizieq, 6 orang tewas meninggal dunia" katanya.

https://wartakota.tribunnews.com/202...polri?page=all

Detektif Kaskus silahkan di selidiki
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 16 lainnya memberi reputasi
7
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 5
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 08:20
bang jago sok jago, mati dah
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 08:34
ipw mendadak kadroon emoticon-Bingung
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 08:38
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!


Sundal Gan, ehhh.. Sundul Gan emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
bungtak.selalu dan bangbodong memberi reputasi
1 1
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 08:40
Bener buat di investigasi. Gw rasa agak amis juga soalnya. Tapi kalo langsung copot kapolri ya terlalu tendensius. Malah nuduh duluan siapa yang salah.

Moga semua teranglah gimana kejadian sebenarnya.
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 08:57
para SJW koar2...
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:01
playing victim wercok
coba buka rekam data CCTV di jalan tol
emoticon-Cool
profile-picture
bungtak.selalu memberi reputasi
0 1
-1
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:06
Ayo adu pembuktian siapa yang bersalah dalam kasus ini? Tapi yah, namanya juga wereng, semua orang tau gimana institusi yang katanya penegak hukum ini punya track record....

Lapor kambing ilang rumah itu biasa kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bungtak.selalu dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:11
Polisi disuruh jadi peramal... harus tau sblm kejadian...

Dan polisi disuruh persuasif pada saat mrk di tembak2in.. padahal ancamannya nyawa polisi sendiri..

Ini yang aneh siapa ya??
profile-picture
bungtak.selalu memberi reputasi
1 0
1
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:14
Mski emang perlu d basmi tu sampah2..tp wereng kebiasaan maennya ga cantik, berantakan banget...mana ini lawannya geng sporadis tukang bawa2 agama lagi, ngerinya jd bola salju d serang sana sini (media) dan berpotensi bikin makin panas situasi
Diubah oleh elefana
profile-picture
davinof memberi reputasi
1 0
1
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:15
"Selain itu, IPW mendesak agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk mengungkapkan, apa yang terjadi sebenarnya. Sebab antara versi Polri dan versi FPI sangat jauh berbeda penjelasannya," kata Neta kepada Warta Kota, Senin (7/12/2020).

apa kita harus percaya kepada ormas yg suka nyebar hoax!?
emoticon-Bingung
profile-picture
bungtak.selalu memberi reputasi
1 0
1
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:20
Ke 8, skenario wereng
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:28
penjahat ham hanya untuk rejim keluarga cemara

nastaik monyong keputihan ekasila kebabisukian tetap serang bani baliho
emoticon-Imlek
profile-picture
bungtak.selalu memberi reputasi
0 1
-1
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:32
keliatan kan pembela fpi bodo2, minta copot kapolri dulu baru bentuk tim pencari fakta, jadi belum tau kebenaran nya gimana harus dicopot dulu? lihat rakyat pada dukung polri kok kali ini, IPW dibubarin aja ga guna, korupsi di jalan dan bikin sim nyogok aja ga tau padahal rahasia umum
profile-picture
adrianfuzagame memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:59
Menarik nih, saksi kuncinya ada di 4 orang yang di kabur itu.
Something fishy out there
Diubah oleh bokers
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 09:59
Sebab menurut Siaran Pers FPI, lanjutnya, rombongan Rizieq lah yang lebih dulu diadang sekelompok orang yang berpakaian sipil, sehingga mereka menduga akan dirampok orang tak dikenal di jalan tol.

"Dalam kasus Cikampek ini muncul sejumlah pertanyaan. Pertama, jika benar FPI mempunyai laskar khusus yang bersenjata, kenapa Baintelkam tidak tahu dan tidak melakukan deteksi dan antisipasi dini serta tidak melakukan operasi persuasif untuk 'melumpuhkannya'," kata Neta.

Pertama apa Baintelkam harus tahu semua orang di Indo itu punya sesuatu?.. apa mungkin tidak ada miss / tidak tahu nya?..
Kedua , jika sudah tahu apa langsung ditindak ataukah mencari waktu yg tepat, karena jika berurusan dengan senjata api dan gerombolan banyak tidak mungkin ketok pintu,
"permisi, saya dapat info ada senjata api disini, boleh liat kakak?.."
emoticon-Hammer2




Kedua, kata Neta, apakah pengadangan terhadap rombongan Rizieq di KM 50 Tol Cikampek arah Karawang Timur itu sudah sesuai SOP, mengingat polisi pengadang mengenakan mobil dan pakaian preman.

Ok, besok2 bawa spanduk atau baliho, atau bisa juga berkirim surat dahulu..
emoticon-Shakehand2




"Ketiga, jika Polri menyebutkan bahwa anggotanya ditembak lebih dulu oleh Laskar Khusus FPI, berapa jumlah tembakan itu dan adakah bukti-bukti, misalnya ada mobil polisi yang terkena tembakan atau proyektil peluru yang tertinggal," kata Neta.

Balik juga dong.. apa ada bukti2 dari FPI?.. video, photo, bekas tembakan?..
emoticon-Hammer2



Keempat, kata Neta, dimana TKP tewas tertembaknya keenam anggota Laskar Khusus FPI itu karena menurut rilis FPI keenam anggotanya itu diculik bersama mobilnya di jalan tol.

Rilis nya mereka diculik.. kalau diculik khan posisi yg tidak diculik adalah stay ditempat, dan yg diculik dibawa kabur oleh penculik..
apa mereka adalah anggota yg tertinggal dan rombongan yg lain kabur?..
emoticon-Hammer2




"Kelima, adalah keenam anggota FPI yang tewas ditembak itu bukanlah anggota teroris, sehingga polisi wajib melumpuhkannya terlebih dahulu karena polisi lebih terlatih dan polisi bukan algojo tapi pelindung masyarakat," ujarnya.

Iya iya.. dikira main game..
nembak ga segampang itu biarpun terlatih..
karena kondisi nya bukan target diam
emoticon-Hammer2




Keenam, kata Neta, jalan tol adalah jalan bebas hambatan sehingga siapa pun yang melakukan pengadangan di jalan tol adalah sebuah pelanggaran hukum.

"Kecuali si pengendara nyata-nyata sudah melakukan tindak pidana," ujar Neta.

Bawa pasal nya sekalian, daripada nuduh
emoticon-Hammer2
Bukannya di tipi2 luar sering terjadi pengejaran di tol?
kalo gitu misal suspect masuk tol jadi aman ga ada penghadangan karena argumen situ?..
emoticon-Hammer2





Ketujuh, pengadangan yang dilakukan oleh mobil sipil dan orang orang berpakaian preman, kata Neta, patut diduga sebagai pelaku kejahatan di jalan tol.

Bisa saja, lalu apakah yg tindakan anggota FPI saat itu sebagai reaksi tindakan itu?..
- belum terjawab -





Dengan tewas tertembaknya keenam anggota FPI itu, menurut Neta, yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini adalah Kapolri Idham Azis.

"Tidak promoternya Idham Azis dalam mengantisipasi kasus Rizieq sudah terlihat sejak kedatangan pimpinan FPI itu di Bandara Soetta, yang tidak diantisipasi dengan profesional, tapi terbiarkan hingga menimbulkan masalah," kata Neta.

Dih.. soal di bandara khan mereka yg bikin ulah.. koq salah orang.. nanti dikerasin play victim lagi
emoticon-Leh Uga
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 10:18
ada tilang illegal diem kemana aja ipw
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 12:30
Quote:Original Posted By the.commandos
WARTAKOTA, SEMANGGI - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menuturkan Presiden Jokowi harus segera mencopot Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza.

Hal itu terkait dengan terjadinya kasus penembakan yang menewaskan enam anggota FPI di Tol Cikampek, Jawa Barat pada Senin (7/12/2020) dinihari.

"Selain itu, IPW mendesak agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk mengungkapkan, apa yang terjadi sebenarnya. Sebab antara versi Polri dan versi FPI sangat jauh berbeda penjelasannya," kata Neta kepada Warta Kota, Senin (7/12/2020).

Menurut Neta, Polri mengatakan, anggotanya ditembak Laskar Khusus FPI yang mengawal Rizieq.

"Apakah benar bahwa Laskar FPI itu membawa senjata dan menembak polisi? Agar kasus ini terang benderang, anggota Polri yang terlibat perlu diamankan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan," kata Neta.

Sebab menurut Siaran Pers FPI, lanjutnya, rombongan Rizieq lah yang lebih dulu diadang sekelompok orang yang berpakaian sipil, sehingga mereka menduga akan dirampok orang tak dikenal di jalan tol.

"Dalam kasus Cikampek ini muncul sejumlah pertanyaan. Pertama, jika benar FPI mempunyai laskar khusus yang bersenjata, kenapa Baintelkam tidak tahu dan tidak melakukan deteksi dan antisipasi dini serta tidak melakukan operasi persuasif untuk 'melumpuhkannya'," kata Neta.

Kedua, kata Neta, apakah pengadangan terhadap rombongan Rizieq di KM 50 Tol Cikampek arah Karawang Timur itu sudah sesuai SOP, mengingat polisi pengadang mengenakan mobil dan pakaian preman.

"Ketiga, jika Polri menyebutkan bahwa anggotanya ditembak lebih dulu oleh Laskar Khusus FPI, berapa jumlah tembakan itu dan adakah bukti-bukti, misalnya ada mobil polisi yang terkena tembakan atau proyektil peluru yang tertinggal," kata Neta.

Keempat, kata Neta, dimana TKP tewas tertembaknya keenam anggota Laskar Khusus FPI itu karena menurut rilis FPI keenam anggotanya itu diculik bersama mobilnya di jalan tol.

"Kelima, adalah keenam anggota FPI yang tewas ditembak itu bukanlah anggota teroris, sehingga polisi wajib melumpuhkannya terlebih dahulu karena polisi lebih terlatih dan polisi bukan algojo tapi pelindung masyarakat," ujarnya.

Keenam, kata Neta, jalan tol adalah jalan bebas hambatan sehingga siapa pun yang melakukan pengadangan di jalan tol adalah sebuah pelanggaran hukum.

"Kecuali si pengendara nyata-nyata sudah melakukan tindak pidana," ujar Neta.

Ketujuh, pengadangan yang dilakukan oleh mobil sipil dan orang orang berpakaian preman, kata Neta, patut diduga sebagai pelaku kejahatan di jalan tol.

"Mengingat banyak kasus perampokan yang terjadi di jalanan yang dilakukan orang tak dikenal. Jika polisi melakukan pengadangan seperti ini sama artinya polisi tersebut tidak promoter," kata Neta.

Dengan tewas tertembaknya keenam anggota FPI itu, menurut Neta, yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini adalah Kapolri Idham Azis.

"Tidak promoternya Idham Azis dalam mengantisipasi kasus Rizieq sudah terlihat sejak kedatangan pimpinan FPI itu di Bandara Soetta, yang tidak diantisipasi dengan profesional, tapi terbiarkan hingga menimbulkan masalah," kata Neta.

Versi Polisi

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan tidak ada anggotanya yang terluka saat adu tembak dengan kelompok pengikut Habib Rizieq di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020).

Dalam peristiwa itu diketahui 6 orang laskar khusus pengawal Habib Rizieq Shihab tewas ditembak polisi.

"Tidak ada anggota kami yang terluka. Kerugian hanya materil. Kendaraan anggota rusak karena dipepet dan ditembaki," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Menurutnya saat kejadian ada 6 anggotanya yang sedang melakukan pengawasan terhadap kendaraan milik kelompok pengikut Habib Rizieq Shihab.

Namun kendaraan kami dipepet, diserang dan ditembak. Karena membahayakan keselamatan, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," katanya.

Fadil menjelaskan dari 10 orang yang merupakan anggota kelompok pengikut Habib Rizieq atau laskar khusus itu, 6 orang diantaranya berhasil ditembak mati.

"Sementara lainnya kabur," kata Fadil.

Paska kejadian itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta Habib Muhammad Rizieq Shihab memenuhi panggilan polisi dan tidak menghalang-halangi penyidikan.

Habib Rizieq Shihab dijadwalkan diperiksa Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020) hari ini, terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat acara akad nikah putrinya di Petamburan, beberapa waktu lalu.

"Kami mengimbau suadara MRS agar mematuhi hukum dan memenuhi panggilan penyidik dalam rangka pemeriksaan. Apabila saudara MRS tidak memenuhi panggilan kami tim oenyudik akan melakukan penegakan hukum selanjutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Fadil juga mengimbau Habib Rizieq dan pengikutnya tidak menghalangi langkah penyidikan yang dilakukan pihaknya.

"Selanjutnya kami, saya dan Pangdam Jaya mengimbau kepada saudara MRS dan pengikutnya untuk tidak menghalangi proses penyidikan, karena tindakan tersebut adalah tindakan yang melanggar hukum dan dapat dipidana. Dan apabila tindakan menghalangi petugas membahayakan keselamatan jiwa petugas, kami saya dan Pangdam tidak akan ragu melakukan tindakan tegas," katanya.

Seperti diketahui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan bahwa penembakan terhadap 6 orang kelompok pengikut Habib Rizieq Shihab, hingga tewas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dini hari.

Terkait dengan rencana atau jadwal pemeriksaan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya, dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

"Anggota melakukan penyelidikan ke sana karena mendapat informasi adanya dugaan pengerahan massa saat pemeriksaan Habib Rizieq 3 hari ini," kata Fadil didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudunf Abdurachman di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020) siang.

Saat itulah katanya, petugas mengikuti satu kendaraan yang diduga kelompok pengikut Habib Riziq.

"Namun kendaraan petugas di pepet dan diserang dengan senjata api sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Dari 10 orang kelompok pengikut Habib Rizieq, 6 orang tewas meninggal dunia" katanya.

https://wartakota.tribunnews.com/202...polri?page=all

Detektif Kaskus silahkan di selidiki


Dari awal juga ngapain pake pengawal segala? Merasa terancam sonoh minta perlindungan polisi, bukan bikin laskar paspambib taek. Cepet atau lambat, pasti bentrok!!!
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 14:35
ipw = idaman para wanita emoticon-Angkat Beer
0 0
0
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 15:38
Ane setuju poin IPW masalah bukti penembakan sama FPI. Soalnya g disebut berapa tembakan terus ada yg kena mobil polisi g?

Soalnya kalo ampe 6 mati semua berarti diberondong tembakan apa 1 bullet 1 life?
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
7 Kejanggalan dalam Kasus Penembakan 6 Anggota FPI di Tol, IPW: Copot Kapolri!
08-12-2020 16:47
Asiiiik
Tembak lagi cuk yg banyak

Banyak orang yg dukung
Wkwkwkkwk

Kalo perlu bawa TNI, pake laras panjang
Biar cepet kelar
0 0
0
Halaman 4 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia