News
Batal
KATEGORI
link has been copied
14
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f940ea9337f93579c2c94fa/ganjar-sempat-pertimbangkan-lockdown-duit-pemerintah-tak-akan-cukup
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: dok. Humas Pemprov Jateng) Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan sempat mempertimbangkan untuk melakukan lockdown di daerahnya saat awal pandemi COVID-19 mewabah di Indonesia. Namun Ganjar menilai anggaran pemerintah tidak akan cukup jika Jawa Tengah melakukan lockdown. Ganjar mengungkapkan hal itu dalam dalam diskusi virtual Kompas
Lapor Hansip
24-10-2020 18:23

Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup

Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: dok. Humas Pemprov Jateng)

Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan sempat mempertimbangkan untuk melakukan lockdown di daerahnya saat awal pandemi COVID-19 mewabah di Indonesia. Namun Ganjar menilai anggaran pemerintah tidak akan cukup jika Jawa Tengah melakukan lockdown.

Ganjar mengungkapkan hal itu dalam dalam diskusi virtual Kompas Talks bersama KAGAMA bertema 'Strategi Indonesia: Keluar dari Pandemi' pada Sabtu (24/20/2020). Awalnya, Ganjar menceritakan sempat meminta pandangan dari berbagai ahli hingga duta besar RI di China, Vietnam, dan Korea Selatan (Korsel) saat masa awal pandemi Corona masuk ke wilayah Indonesia.

"Saya hitung waktu itu. Kalau kemudian kita mengambil skenario terburuk di-lockdown, saya sudah hitung duit pemerintah tidak akan cukup. Maka tugas kami adalah berkomunikasi dengan pusat dan berkomunikasi dengan semua kabupaten/kota, berapa yang harus kita jamin," kata Ganjar.

Alasan lain mengapa Ganjar tidak melakukan lockdown adalah ia mempertimbangkan jumlah aparat penegak hukum. Ia mempertanyakan ketersediaan personel Satpol PP, polisi, hingga TNI yang harus mengawasi pelaksanaan lockdown.

"Kedua, saya hitung resources apa yang kita butuhkan seandainya skenario terburuk kita lakukan. Saya hitung, kalau mereka kita paksa masuk di rumah dan tidak boleh keluar alias sangat terbatas, apakah kemudian penjaga keamanan kita cukup? Ya polisi, Satpol PP, TNI ya, itu kira-kira cukup apa nggak?" ujar Ganjar.

Terakhir, Ganjar juga menyoroti dan menghitung ketersediaan logistik bagi warganya. Menurut dia, jumlah logistik di seluruh kecamatan yang ada di Jawa Tengah tidak akan cukup memenuhi kebutuhan jika daerahnya menerapkan lockdown.

"Logistic management-nya cukup nggak? Ada berapa perusahaan yang ada di sana? Dan mereka yang jual logistik ada berapa mereka di tempat itu. Kita hitung semuanya dari seluruh kecamatan yang ada di Jawa Tengah. Saya berada pada kesimpulan 'nggak akan cukup' karena saya hitung akan berapa lama, kita belum pasti," katanya.

Karena itu, Ganjar membuat kebijakan serta sejumlah insentif terkait pandemi Corona. Namun, menurutnya, hal tersebut kurang efektif untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya virus COVID-19.

"Satu, cara regulasi yang dibuat atau kebijakan yang dibuat termasuk insentif-insentif yang nantinya akan turun dan kemudian akan diberikan ke masyarakat," ucapnya.
"Di awal-awal itu mereka percaya (COVID-19), tapi pada saat ada 'saya nggak kena kok, saya nggak apa-apa kok', dan belum banyaknya orang yang terkena, membikin orang tidak percaya," sambung Ganjar.

Ganjar kemudian juga melakukan bottom up policy, yang melibatkan banyak elemen masyarakat dan kearifan lokal untuk melakukan sosialisasi terkait pandemi COVID-19. Bahkan ia mengakui terpaksa menjadi YouTuber guna memberikan pemahaman dan edukasi soal virus Corona kepada publik.

"Dan kita butuh edukasi dan butuh cerewet. Saat itulah bagaimana cara kita edukasi, terpaksa saya jadi YouTuber. Itulah sejarahnya, terpaksa jadi YouTuber, mengundang virologi, mengundang kiai, mengundang para dokter untuk menjelaskan, termasuk turunan persoalan yang muncul. Guru, siswa, penyedia alat telekomunikasi, para provider, kita minta jadi satu untuk duduk dan menjelaskan," ungkapnya.


SUMBER

Beda jauh kan cara berpikir seorang ganjar d bandingkan anies ??.. emoticon-Malu (S)

Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh valkyr7
profile-picture
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 18:32
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
0 0
0
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 18:32
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kureno23q dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 19:27
Alay lu ya

Dah 34 provinsi, nunggu buzzer ngasih gelar duta penyebaran Corona emoticon-Leh Uga

Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup

Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 19:28
Ganjar Anies 2024
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup

emoticon-Selamat
emoticon-Traveller
Diubah oleh lupis.manis.
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 19:35
yaa masuk akal sih.. secara anggaran, luas wilayah, karakter masyarakat, dan jumlah petugas yang mengawasi kayaknya kurang mumpuni buat melakukan lockdown total emoticon-Shakehand2

tapi jumlah anggaran yang dikeluarkan buat penanganan covid-19 sejauh ini udah gede loh.. tes massal pun ane rasa belum sampe ngebaca 10% dari total penduduk Indonesia emoticon-Bingung
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 19:39
Iya deh pak
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 19:43
Jujur itu emang menyakitkan emoticon-Ngakak
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 20:07
Udah telat dan ga relevan ngomongin lockdown bulan Oktober mah, seluruh Indonesia udah kena.

Kalo Maret/April masih mungkin, episenter wabahnya baru di Jabodetabek sama Ijtima Gowa

profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 20:09
Udah bosen denger klaim 2 Anies soal covid yg dijadiin ajang tepe tepe..
selama pandemi masih ada mending kepala daerah yg Laen ga usah terlalu banyak cerita yg dianggap bagus di masa lalu.. tetep fokus buat melangkah ke depan..
Selain strategi penanganan, hal terpenting lain adalah membangun komunikasi yg berujung ke kebersamaan dalam menjalani langkah yang masih terasa berat kedepannya..
Siapapun pejabat publik yg berhasil membuat prestasi yg baik dalam penanganan covid.. dijamin bakal terus moncer kedepannya..

Btw kemaren dengerin cenel Helmy Yahya dengan tamu bupati Tangerang.. terlihat jelas wan Abud sering melangkah sendirian n pengen diikutin langkahnya Ama daerah tetangga..
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 21:04
setidaknya kalau ganjar mau nipu omongan dia lebih elegan dan lebih sulit buat dicari bolong2nya coy walaupun keismpulannya sama , si ganjar ga mampu buat lokdon emoticon-Big Grin
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
24-10-2020 23:01
11000 triliun kemana nih ? emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
25-10-2020 00:03
manpower : kan bisa minta tolong ke rt rw karang taruna dlsb emoticon-Ngacir

bisa nyari volunteer juga

gw aja dulu standby kelilingin komplex bareng ama kolega dari karang taruna, pagi ampe sore,gitu aja terus.........


logistic : bisa kerjasama ama pihak retail buat nyetok, tapi yah gw pernah usulin ini sih dimaki maki "stoknya gak cukup" emoticon-Big Grin


nyari stok logistik gampang

pihak retail banyak
depot depot banyak

masa kagak mau kerjasama nyetok logistik buat 1 bulanan "tutup pintu"?










masih kalah ama restoran, rumah makan ama warteg didaerah gw

udah tau lagi pandemi gini berani nyetor duit ke tempat gw terus minta tolong stokin beras merah, putih, long grain (delivery order) minimal buat ampe tahun baru entar

bos gw hepi jualnnya laris manis
pihak f&b hepi ada yang mau nyetokin logistiknya










dan kagak ada yang kepikiran gitu emoticon-Big Grin
profile-picture
valkyr7 memberi reputasi
1 0
1
Ganjar Sempat Pertimbangkan Lockdown: Duit Pemerintah Tak Akan Cukup
25-10-2020 08:50
Kalau jateng sih cara penanganan coronanya adalah dengan gak usah ngapa2in.
Gak usah test2 an.
Jadi rakyat bakal tenang sendiri..

Karena gak ada berita yg sakit.
Gw baca berita di sumbar itu ada swab test untuk setiap penumpang pesawat yg datang ke padang.

Tiap hari aja ada banyak yg kedeteksi positif.

Gimana mungkin daerah macam jabar..jateng..jatim yg arud keluar masuk manusianya jauh lebih banyak bisa gak dikit aja penyebaran covid nya?
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia