News
Batal
KATEGORI
link has been copied
18
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f93b6b4c0cad76ea40c7220/sentil-gus-nur-politikus-pkb-ngaji-tak-bisa-apa-layak-disebut-ulama
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim, secara terang-terangan menilai Gus Nur tidak pantas menyandang gelar ustadz apalagi ulama. Suara.com - Kemelut pendakwah Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur dengan organisasi Nahdhatul Ulama (NU) mendapat beragam tanggapan dari sejumlah pihak. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim, secara terang-terangan menilai Gus Nur tidak pantas menyandang
Lapor Hansip
24-10-2020 12:08

Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?

Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim, secara terang-terangan menilai Gus Nur tidak pantas menyandang gelar ustadz apalagi ulama.

Suara.com - Kemelut pendakwah Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur dengan organisasi Nahdhatul Ulama (NU) mendapat beragam tanggapan dari sejumlah pihak.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim, secara terang-terangan menilai Gus Nur tidak pantas menyandang gelar ustadz apalagi ulama.

Sebab menurutnya, Gus Nur tidak menguasai ilmu agama dan hanya bisa berceramah untuk menebar kebencian dan caci maki.

“Ngaji tidak bisa. Ucapannya penuh caci maki, bohong dan fitnah. Apakah layak orang macam ini digelari ulama? Apakah sengaja ingin merusak gelar ulama?” kata Luqman Hakim dikutip Suara.com dari hops.id, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga:
Kadernya di DPRD Diduga Palsukan Gelar Sarjana, Begini Respon PKB

Lebih lanjut Luqman Hakim mengatakan, seorang ulama tidak mungkin menghina, mencemooh atau menyebarkan fitnah. Oleh sebab itu, ia berharap pihak kepolisian bertindak tegas terhadap figur-figur seperti Gus Nur.

Politisi Luqman Hakim soal Gus Nur. (Twitter/@LuqmanBeeNKRI)
Politisi Luqman Hakim soal Gus Nur. (Twitter/@LuqmanBeeNKRI)
Tanggapan senada juga diungkapkan pengamat sosial politik Eko Kuntadhi yang juga menilai Gus Nur tidak pantas diberi gelar ustadz.


“Bahkan di Pengadilan Jawa Timur, dia sudah dijatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan, akibat bacotnya tersebut. Kini perkaranya masih dalam tahap persidangan selanjutnya,” kata Eko di saluran Youtube Cokro TV.

Eko juga menyorot ahli hukum tata negara Refly Harun, yang justru memberi panggung kepada Gus Nur untuk menjadi salah satu narasumbernya di konten Youtube Refly.

Padahal, imbuh Kuntadhi, Gus Nur tak lain hanya orang yang dianggap tak paham agama, dan selalu melemparkan kata-kata kotor saat berceramah di hadapan banyak orang.

Baca Juga:
Ulama Aceh: Pemain PUBG Akan Dicambuk di Muka Umum

“Saya rasa Refly pasti tahu deh, Sugik hanyalah mantan tukang obat keliling. Dia juga pemain debus untuk jualan obatnya, biar laku. Riwayat pendidikannya juga enggak jelas. Demikian juga soal pendidikan agamanya. Wong dia sendiri ngaku enggak bisa baca Al-Qur'an,” sambung Eko Kuntadhi.

Selain itu, tambah Kuntadhi, sepak terjang Gus Nur selama ini patut dikritisi karena ia dahulu hanya pemain debus, tukang obat keliling, yang tak memiliki basis agama mumpuni.

“Nah karena itulah Sugi kemudian banting setir, dari jualan obat menjadi jualan ayat," tambah Kuntadhi.


Sebagaimana diketahui, belasan anggota Aliansi Santri Jember yang dikawal anggota Banser NU mendatangi Polres Jember untuk melaporkan Gus Nur akibat pernyataannya.

"Dengan mengatakan bahwa NU sopirnya mabuk, kondekturnya teler, dan kernetnya ugal-ugalan, dan isi busnya PKI, liberal, dan sekuler. Menurut kami ini telah mencemarkan nama Nahdlatul Ulama, dan juga (dianggap) menyebarkan ujaran kebencian,” kata Ketua Dewan Instruktur GP Ansor Jember Ayub Junaedi kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Sumber https://www.suara.com/news/2020/10/2...ulama?page=all

Komenk: Ulama Kadrun ya
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 12:17
Sugik hanyalah mantan tukang obat keliling.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 12:21
Si sugik ini 11 12 dengan si ahok.
Sama-sama sampah masyarakat bermulut kotor emoticon-Smilie
profile-picture
cloudible8 memberi reputasi
0 1
-1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 12:25
hebat kalo ada orang indonesia yang bisa baca Alquran versi bahasa arab gundul, biasanya kan cuma bisa melafalkan itupun dibantu tanda baca emoticon-Big Grin
profile-picture
666fapfap memberi reputasi
1 0
1
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 12:38
0 0
0
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 12:47
dus sugik = wedos sugik
emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 13:39
Justru si sugik ini jadi ulama pujaan kadrun, bani monaslimin, pea 212. Bacotan beliau bikin mereka coli massal
emoticon-Leh Uga
0 0
0
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 15:01
Cuma ngaji doang...

{thread_title}
profile-picture
siopletbutut memberi reputasi
0 1
-1
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
24-10-2020 15:12
Kalo ulama nu ya harus melalui santri, trus ilmu bertambah dgn ngaji ke ulama2 level tinggi, dan lulusnya pun sangat ketat.
Ya kalo ulama kadrun, cukup pake surban, apal 1-2 ayat walaupun salah, terjemahan cukup liat punya kemenag, trus caci maki pemerintah, dah qatam jd ulama kadrun. Wakakak
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
30-10-2020 00:36
Sudah sudah, se iman janganlah saling lempar ujaran kebencian.
0 0
0
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
30-10-2020 00:36
emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please
0 0
0
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
30-10-2020 00:38
Quote:Original Posted By auliea
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim, secara terang-terangan menilai Gus Nur tidak pantas menyandang gelar ustadz apalagi ulama.

Suara.com - Kemelut pendakwah Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur dengan organisasi Nahdhatul Ulama (NU) mendapat beragam tanggapan dari sejumlah pihak.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim, secara terang-terangan menilai Gus Nur tidak pantas menyandang gelar ustadz apalagi ulama.

Sebab menurutnya, Gus Nur tidak menguasai ilmu agama dan hanya bisa berceramah untuk menebar kebencian dan caci maki.

“Ngaji tidak bisa. Ucapannya penuh caci maki, bohong dan fitnah. Apakah layak orang macam ini digelari ulama? Apakah sengaja ingin merusak gelar ulama?” kata Luqman Hakim dikutip Suara.com dari hops.id, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga:
Kadernya di DPRD Diduga Palsukan Gelar Sarjana, Begini Respon PKB

Lebih lanjut Luqman Hakim mengatakan, seorang ulama tidak mungkin menghina, mencemooh atau menyebarkan fitnah. Oleh sebab itu, ia berharap pihak kepolisian bertindak tegas terhadap figur-figur seperti Gus Nur.

Politisi Luqman Hakim soal Gus Nur. (Twitter/@LuqmanBeeNKRI)
Politisi Luqman Hakim soal Gus Nur. (Twitter/@LuqmanBeeNKRI)
Tanggapan senada juga diungkapkan pengamat sosial politik Eko Kuntadhi yang juga menilai Gus Nur tidak pantas diberi gelar ustadz.


“Bahkan di Pengadilan Jawa Timur, dia sudah dijatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan, akibat bacotnya tersebut. Kini perkaranya masih dalam tahap persidangan selanjutnya,” kata Eko di saluran Youtube Cokro TV.

Eko juga menyorot ahli hukum tata negara Refly Harun, yang justru memberi panggung kepada Gus Nur untuk menjadi salah satu narasumbernya di konten Youtube Refly.

Padahal, imbuh Kuntadhi, Gus Nur tak lain hanya orang yang dianggap tak paham agama, dan selalu melemparkan kata-kata kotor saat berceramah di hadapan banyak orang.

Baca Juga:
Ulama Aceh: Pemain PUBG Akan Dicambuk di Muka Umum

“Saya rasa Refly pasti tahu deh, Sugik hanyalah mantan tukang obat keliling. Dia juga pemain debus untuk jualan obatnya, biar laku. Riwayat pendidikannya juga enggak jelas. Demikian juga soal pendidikan agamanya. Wong dia sendiri ngaku enggak bisa baca Al-Qur'an,” sambung Eko Kuntadhi.

Selain itu, tambah Kuntadhi, sepak terjang Gus Nur selama ini patut dikritisi karena ia dahulu hanya pemain debus, tukang obat keliling, yang tak memiliki basis agama mumpuni.

“Nah karena itulah Sugi kemudian banting setir, dari jualan obat menjadi jualan ayat," tambah Kuntadhi.


Sebagaimana diketahui, belasan anggota Aliansi Santri Jember yang dikawal anggota Banser NU mendatangi Polres Jember untuk melaporkan Gus Nur akibat pernyataannya.

"Dengan mengatakan bahwa NU sopirnya mabuk, kondekturnya teler, dan kernetnya ugal-ugalan, dan isi busnya PKI, liberal, dan sekuler. Menurut kami ini telah mencemarkan nama Nahdlatul Ulama, dan juga (dianggap) menyebarkan ujaran kebencian,” kata Ketua Dewan Instruktur GP Ansor Jember Ayub Junaedi kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Sumber https://www.suara.com/news/2020/10/2...ulama?page=all

Komenk: Ulama Kadrun ya


emoticon-Sundul emoticon-Sundul
0 0
0
Sentil Gus Nur, Politikus PKB: Ngaji Tak Bisa, Apa Layak Disebut Ulama?
30-10-2020 00:39
Apapun yang dikatakan gus nur, masyarakat Indonesia akan mencerna nya dulu. Masyarakat kita lebih pintar dan bijaksana.
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia