Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
35
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d1dba9b7e3a724ada5fbf6e/ternyata-mencukur-rambut-bayi-tidak-menjadikannya-lebih-tebal-dan-lebat-loh
Waktu anakmu baru-baru lahir, apa GanSis menggunduli kepalanya? Kenapa sih GanSis melakukan itu? Dalam hukum islam, disunahkan untuk mencukur rambut bayi dan memberi sedekah perak seberat rambut bayi tersebut. Ada yang mengatakan menggunduli tidak wajib loh, jika kamu hanya mengira-ngira beratnya saja juga boleh kok. Tapi banyak yang berpikir agar rambut tumbuh lebih tebal dan lebat nantinya.
Lapor Hansip
04-07-2019 15:36

Ternyata Mencukur Rambut Bayi Tidak Menjadikannya Lebih Tebal dan Lebat Loh!

Past Hot Thread
Ternyata Mencukur Rambut Bayi Tidak Menjadikannya Lebih Tebal dan Lebat Loh!

GanSis!

Waktu anakmu baru-baru lahir, apa GanSis menggunduli kepalanya?
Kenapa sih GanSis melakukan itu?

Dalam hukum islam, disunahkan untuk mencukur rambut bayi dan memberi sedekah perak seberat rambut bayi tersebut. Ada yang mengatakan menggunduli tidak wajib loh, jika kamu hanya mengira-ngira beratnya saja juga boleh kok.

Tapi apakah semua orangtua yang menggunduli rambut anaknya untuk atas anjuran tersebut? Nyatanya tidak GanSis, sejumlah budaya Asia seolah mewajibkan mencukur rambut bayi setelah usia tertentu untuk meningkatkan pertumbuhan rambutnya. Ternyata banyak loh orang yang percaya kalau mencukur rambut anak akan membuatnya tumbuh lebih tebal dan lebat. Oleh karena itu, tidak jarang GanSis menyaksikan rambut bayi dicukur di usianya yang masih sangat kecil.

Tapi, apakah alasan tersebut benar adanya atau sebenarnya semua hanya itu ‘kepercayaan’ dari kedua orangtuanya saja?

Ternyata Mencukur Rambut Bayi Tidak Menjadikannya Lebih Tebal dan Lebat Loh!

Faktanya, orangtua zaman dulu sering mencukur rambut bayi karena memang mereka berharap dengan mencukur rambut sang buah hati akan membuat rambutnya tumbuh lebih tebal dan sehat dari sebelumnya. Tapi sebenarnya hal itu tidak benar loh GanSis.

GanSis semua harus tau kamu rambut anak terlahir dengan rambut lembut dan ringan yang disebut rambut vellus. Seiring bertambahnya usia, bayi akan mulai kehilangan lapisan rambut lembut ini sekitar bulan keempat dan akan digantikan oleh rambut terminal atau rambut dewasa, GanSis. Nah, tekstur dan volume pada rambut dewasa ini sebenarnya bukan hadir karena efek digunduli sebelumnya, tapi karena pengaruh genetika dari kedua orangtuanya.

Jadi, bisa dikatakan bahwa mencukur rambut bayi setelah melahirkan atau tidak, tidaklah memengaruhi tekstur, dan lebatnya rambut bayi, itu hanya ilusi semata, GanSis. Karena nyatanya rambut yang mereka miliki akan mengikuti genetika orangtuanya. Ingat juga, mencukur rambut bayi akan memberikan ilusi rambut yang lebih tebal. Itu karena rambut tumbuh kembali secara lebih merata dan memiliki tepi yang tumpul.

Jadi bagaimana keputusanmu?
Tetap mencukur rambut bayi seperti saran orangtua atau tidak?
Memang banyak ritual yang mengharuskanmu mencukur rambut bayimu, tapi mau mencukur rambut bayimu atau tidak, itu keputusanmu ya GanSis.



SUMBER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
japarina dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 2
Ternyata Mencukur Rambut Bayi Tidak Menjadikannya Lebih Tebal dan Lebat Loh!
24-09-2020 00:24
Benar bgtu kah gans
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gangster.desa dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Ternyata Mencukur Rambut Bayi Tidak Menjadikannya Lebih Tebal dan Lebat Loh!
29-09-2020 14:49
Nah ini dulu berarti dari mana dong? Kok bisa sampai ada turun temurun kaya gt
0 0
0
Ternyata Mencukur Rambut Bayi Tidak Menjadikannya Lebih Tebal dan Lebat Loh!
07-03-2021 01:26
Nyukur anak kalau saya harus pas dia tidur dan harus pakai manual gunting, kalau pakai clipper pasti bangun walau sesenyap apapun mesinnyaemoticon-Cape d... (S)


Bersihin kuping apalagi.. Harus diamah kadang malah gemes ama kotoranya
0 0
0
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia