News
Batal
KATEGORI
link has been copied
194
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f6968577414f56d21153534/tengku-vs-netizen-soal-sejarah-nkri-anda-kok-nalarnya-lemah-sekali
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain menekankan bahwa pelajaran sejarah penting bagi pembentukan karakter anak bangsa. Tengku menambahkan hanya mereka pengkhianat bangsa dan bermental kaum penjajah saja yang anti terhadap sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lapor Hansip
22-09-2020 09:58

Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?

Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain menekankan bahwa pelajaran sejarah penting bagi pembentukan karakter anak bangsa.

Tengku menambahkan hanya mereka pengkhianat bangsa dan bermental kaum penjajah saja yang anti terhadap sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


"Bagaimanapun berdirinya bangsa ini tidak terlepas dari jasa muslimin yang 90 persen dan pribumi lainnya. Mereka yang dulu pro penjajah malu?" kata Tengku.

Tetapi pandangan Tengku, mendapat tanggapan kritis dari sejumlah pihak, di antaranya Ahmad Japra.

"Narasi seperti ini, maaf kurang pas ustad. Sudah jelas Muslim mayoritas. Tapi Indonesia adalah negara heterogen, bermacam suku, agama, dan budaya. Jadikanlah Islam dengan substansi kemanusiaan dan kedamaian, maka Islam akan dipandang lebih terhormat. Bukan hanya jumawa mayoritas," katanya.

Mendapatkan tanggapan demikian, Tengku menekankan kembali maksudnya dan berharap Ahmad Japra membaca statement lebih teliti.

"Makanya kamu baca twit eja satu satu. 90 persen Muslim dan pribumi lainnya," kata Tengku.

Tanggapan kritis juga disampaikan oleh Mat Galer dengan merujuk pada sejarah kerajaan-kerajaan di Nusantara jauh sebelum terbentuk NKRI.

"Lihat sejarah NKRI dari kerajaan Tarumanegara, Sriwijaya dan Majapahit, bukan hanya saat kemerdekaan saja... Bahwa negara ini di bentuk oleh elemen masyarakat dengan berbagai agama, suku, dan ras bukan diklaim milik agama pak ustad sendiri..." katanya.

Menurut Tengku sejarah tersebut pun akan dihapuskan.

"Itu semua pun kan dihapuskan. Paham? Semua agama mereka benci. Walau Buddha, Hindu apalagi Islam... Anda kok nalarnya lemah sekali...?" kata Tengku.

Isu mata pelajaran sejarah akan dihapus

Dalam beberapa pekan terakhir muncul polemik tentang isu mata pelajaran sekolah menengah akan dihapuskan.

Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia mengikuti terus wacana penyederhanaan kurikulum, yang antara lain menyebutkan mata pelajaran sejarah akan dihilangkan dari kurikulum.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah memberikan keterangan resmi bahwa pemerintah sama sekali tidak berencana menghilangkan pelajaran sejarah dari kurikulum.

Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia menyambut baik sikap kementerian, tapi juga memberikan apresiasi terhadap kritik dan penolakan yang sempat berkembang karena menunjukkan perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap arti penting sejarah dalam membentuk identitas dan karakter bangsa.

Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia mendukung seruan para guru sejarah bahwa pelajaran sejarah berperan penting dalam memberikan arah dan inspirasi bagi penyelesaian masalah kebangsaan, memberikan rujukan nyata dan teladan bagi generasi muda, meningkatkan apresiasi terhadap karya para pendahulu, memberikan perspektif dan ukuran untuk menilai perjalanan bangsa. Dalam hal itu pelajaran sejarah memang sangat menentukan dalam proses pendidikan secara keseluruhan.

Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia meminta agar pelajaran sejarah tetap dipertahankan sebagai pelajaran wajib di sekolah menengah karena merupakan instrumen strategis untuk membentuk identitas dan karakter siswa.

Mereka juga meminta setiap siswa di setiap jenjang pendidikan, baik yang bersifat umum maupun kejuruan, mendapatkan pendidikan sejarah dengan kualitas yang sama;

Penyederhanaan kurikulum hendaknya dilakukan dengan orientasi peningkatan mutu pelajaran dan disertai peningkatan kompetensi guru, kata Ketua Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia Hilmar Farid.
sumber

***********

Jas Merah.
Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Begitu kata Bung Karno dalam salah satu pidatonya.

Sejarah adalah bukti perjalanan manusia atau sebuah bangsa. Dengan sejarah, sebuah bangsa bisa melihat kemajuan yang telah dicapai, dan seharusnya dengan sejarah tersebut, sebuah bangsa bisa memperbaiki diri, membuang hal-hal yang buruk, serta menjadikan pencapaian yang pernah ada sebagai penyemangat untuk lebih maju mengikuti perkembangan jaman.

Jika didalam perjalanan sejarah bangsa ini, kita sebagai bangsa yang besar pernah mempunyai wilayah yang sangat luas. Maka dimasa sekarang ini kita harus bisa mempertahankan wilayah NKRI dalam satu kesatuan yang utuh, jangan sampai runtuh.

Jika dalam perjalanan sejarah bangsa.ini, kita sebagai bangsa pernah dipecah belah, maka hindari itu, jangan sampai kita hancur lebur diadu domba.

Namun, sejarah terkadang ditulis oleh pemenang. Dimanapun masa yang ada, peninggalan yang tersisa adalah dari penguasa, bukan pecundang. Dan penguasa, tak selalu sejalan dengan rakyatnya, apalagi pihak yang dikalahkan. Disinilah perlu adanya sejarah pembanding agar sejarah itu sendiri tidak menjadi semu, mengaburkan kenyataan yang ada. Yang tidak ada diada-adakan, yang ada ditiadakan.

Jika ada pelaku sejarah itu pembunuh dan pelakor istri orang, menyuruh orang membuat keris tapi tidak bayar, malah membunuh, ya tulis apa adanya. Tak perlu dipoles dan dijadikan contoh manusia sekarang.

Jika ada pelaku sejarah berbusana dengan rambut terbuka, ya tulis apa adanya. Tak perlu malu untuk mengatakan hingga harus digugat tertutup, padahal hidupnya dulu adalah perjuangan dan kehormatan, bukan kehinaan.

Jika ada seorang patih mempunyai dua suku kata yang jelas, tak perlu digeser namanya sehingga dimirip-miripkan dengan nama jazirah Arab sana.

Jika ada sebuah bangunan besar nan megah yang didirikan oleh seorang raja sebagai persembahan dan penghormatan kepada penciptanya, tak perlu dicari pembenaran bahwa bangunan tersebut dibangun oleh seorang Nabi. Dan yang ini jelas ngawur. Bagaimana ngawurnya? Di relief paling bawah bangunan tersebutlah yang membantahnya.

Lalu, jika sejarah bangsa ini penuh dengan pengkhianatan, maka bersiaplah. Jangan sampai bangsa ini mengalami lagi pengkhianatan. Lantas bagaimana agar bangsa ini tidak terpecah dan tak lagi mengalami pengkhianatan? Terbuka. Buka semuanya secara gamblang tak ada yang ditutupi. Buka dengan adil seterang-terangnya agar tak ada kecurigaan. Buka tanpa melihat hanya dari satu sisi, agar semua bisa belajar mana yang salah mana yang benar, agar semua berhenti dan menjadi pelajaran, bukan untuk dijadikan alat propaganda yang justru menimbulkan fitnah dan perpecahan bangsa ini. Dan ketahuilah, bahwa setiap nyawa itu berharga. Memanusiakan manusia pada harkat dan martabatnya.

Dan sehubungan dengan itu, isu mengenai penghapusan mata pelajaran sejarah hanyalah isu, tetapi selalu digoreng oleh pihak-pihak yang jelas-jelas punya tujuan buruk. Manusia-manusia yang katanya punya nalar lebih tetapi melanggar rambu-rambu, ibarat kendaraan yang punya CC besar tapi tak punya rem. Dan salah satunya adalah manusia yang mengatakan bahwa rudal itu hanya berjalan tegak lurus, tak bisa berbelok-belok. Manusia yang mabuk agama sehingga mengambil peran sebagai ahli militer. Manusia pembenci yang merasa selalu benar, kamulah yang salah. Manusia yang sekarang menyalahkan pihak lain sebagai pembenci padahal dialah pembenci sebenarnya.

Manusia lulusan sastra dan bisnis tetapi berani mengambil peran sebagai ahli agama. Manusia yang tahun ini purna tugas dalam sebuah Ormas keagamaan, Ormas yang merasa sebagai Lembaga Negara. Ormas yang rumah dan isinya seolah tanpa bisa tersentuh hukum.

Begitulah.
Diubah oleh i.am.legend.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sugengadina dan 65 lainnya memberi reputasi
62
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 7
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:13
Maaih ketutupan taik ya matanya emoticon-Wakaka
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:14
Hsjajdhsksnnzns
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:20
kalo bukan bidangnya
mending g usah banyak bacot
lu urusin aja cutting sticker halal
yg lain jangan diusik
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:20
Ngustad costplayer lagi...drpd bikin ribut mendingan adu ayam aja...ud tua bikin gaduhemoticon-Angkat Beer
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:26
Lagi2 knp sih kalian suka banget ngasi panggung ke sampah satu ini? Perihal opini nih orang tdk perlu di tanya, dia bukan siapa2. Cuma sampah berkedok agama
profile-picture
Madthink memberi reputasi
1 0
1
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:27
Klo mau kaitkan agama ya jelaslah dari jaman hindu budha udh ada perlawan emoticon-Big Grin dan kenyataan Indonesia ga hanya Pribumi saja yg berjuang melainkan ras lain, bahkan dari pihak penjajah ada juga bbrp org yg turun membantu buat kemerdekaan negara ini dan rela berkhianat buat negaranya sendiri demi kemerdekaan NKRI emoticon-Big Grin

0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:31
ayah naen ini paham smua ya , meski ngawur
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:32
Koreksi gan

"Sejarah ditulis oleh pemenang" memang betul, tapi pihak yang kalah bisa meluruskan sejarah yang salah tersebut saat ini, dan ini fakta, karena apa yang ditulis terkadang lebay dan tidak ada dalam sejarah itu sendiri, jaman serba digital momentum yang pas untuk meluruskan sejarah yang menyimpang yang telah ditulis oleh "pemenang" tersebut, tujuan apa? agar kita yang masih belajar sejarah tidak terjadi kekeliruan dan terlalu "menyembah" sejarah tersebut.

Dan pada akhirnya kebenaran yang akan terungkap, pahit memang, tapi sejarah yang ditulis pemenang tadi akan ditulis ulang oleh yang lainnya saat ini

"contohnya apa gan?"

- Sejarah kelam Nazi German, TIDAK semua Pasukan German saat itu melakukan genosida ke Yahudi
- 90 Persen pejuang Indonesia adalah Muslim, padahal banyak golongan masyarakat, agama, suku saat perang kemerdekaan bersatu mengusir penjajah
dsb dsb

Inilah bahayanya telan mentah-mentah "sejarah ditulis oleh pemenang", kita buta dengan fakta yang ada dilapangan
profile-picture
itcresearch memberi reputasi
1 0
1
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:39
Bapaknya sapa sih itu yg pake sorban..
emoticon-No Hope
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:47
Ustad karbitan
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:49
apapun agamanya kalo ayatnya di tafsir oleh orang yang cinta damai maka akan tercipta perdamaian begitu juga sebaliknya jika di tafsirkan oleh orang yang penuh kebencian maka akan tercipta kegaduhan.

Itu sudah pasti emoticon-Cool
profile-picture
kardison memberi reputasi
1 0
1
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:54
lha itu udah diklarifikasi pemerintah kalo pelajaran sejarah dihapuskan hanya sebatas isu, ngapain diributin dan digoreng terus sih hehehe emoticon-Shakehand2
profile-picture
seperduaratus memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:56
Tengku ki mung bacot Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
profile-picture
oning123 memberi reputasi
1 0
1
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 15:57
biar orang yg paham agama yg bicara masalah agama.. dan biarkan orang yg paham sejarah yg bicara masalah sejarah..
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 16:00
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
profile-picture
farhan.faf memberi reputasi
1 0
1
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 16:02
ahlinya ahli bersabda
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 16:03
emoticon-Wakaka yg pasti segala hal sejarah ,track record manusia berinisial tengkudul ini...PEKOK !!!
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 16:05
Semua agamaa tuu baik....tinggal bagaimana org nyaa saja menjalankan ajaran agama yg diberikan.....
Intinyaa balik lagi ke org nya

Peace love and GAUL

0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 16:05
Ini si dengkul zul ustad abal abal banyak gaya ngomongin sejarah. Gih sono sertifikasi dulu baru ngomong emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
0 0
0
Tengku Vs Netizen Soal Sejarah NKRI: Anda Kok Nalarnya Lemah Sekali?
22-09-2020 16:09
Herannya nih org jadi berita mlulu, gak ada yg lebih berbobot?
0 0
0
Halaman 4 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia