News
Batal
KATEGORI
link has been copied
97
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f564aac337f93686a25bda4/mayoritas-orang-indonesia-dinilai-irasional-dalam-berdonasi-apa-penyebabnya
Liputan6.com, Jakarta - Dalam sebuah survei yang dilakukan Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2018, orang Indonesia menempati urutan pertama sebagai yang paling dermawan di dunia. Faktanya, banyak orang Indonesia tergerak membantu, bahkan cenderung spontan, kala menemukan yang kesusahan, khususnya saat bencana. Tapi, sikap orang Indonesia saat berderma atau berdonasi tidak diiringi
Lapor Hansip
07-09-2020 21:58

Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?

Liputan6.com, Jakarta - Dalam sebuah survei yang dilakukan Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2018, orang Indonesia menempati urutan pertama sebagai yang paling dermawan di dunia. Faktanya, banyak orang Indonesia tergerak membantu, bahkan cenderung spontan, kala menemukan yang kesusahan, khususnya saat bencana. Tapi, sikap orang Indonesia saat berderma atau berdonasi tidak diiringi kelogisan.

Pendapat itu dilontarkan Ketua Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa 2020, Zainal Abidin Sidik. "Masyarakat Indonesia suka menolong, tapi sering kali menolongnya irasional. (Demi memberi orang) berani kosongkan rekening, bahkan sampai jual rumah," katanya dalam Webinar Doing Good Index 2020, Senin (7/9/2020).

Tindakan irasional saat berdonasi juga terlihat dari ketidakpekaan terhadap laporan keuangan lembaga amal. Menurut Zainal, kunjungan publik pada laporan keuangan yang dipublikasikan secara digital terbilang rendah. Padahal, tindakan itu penting untuk mengontrol kerja lembaga yang menggunakan dana publik.

"Mungkin karena level menyumbang orang Indonesia itu level spiritual, jadi kalau sudah memberi, ya ikhlaskan saja," sambung Zainal.

Meski begitu, kebiasaan itu perlu diubah. Ia berharap ke depan, masyarakat diedukasi agar tidak hanya bersedia berdonasi, tetapi juga tak malu untuk meminta laporan. Di samping, paradigma menyumbang juga semestinya diarahkan bukan sekadar amal, melainkan pemberdayaan berefek jangka panjang.

"Ini contohnya terlihat saat Garut dilanda bencana banjir bandang. Penyebabnya itu kan penggundulan hutan di bagian hulu. Kondisinya ramai sumbangan ketika bencana. Tapi, ketika diajak menyumbang untuk tanami hutan di bagian hulu, responsnya sangat berbeda," tutur Zainal.

Zainal menyinggung pentingnya penguatan institusi lembaga amal. Program yang dikelola semestinya bukan lagi bersifat responsif, tetapi lebih antisipatif dan pencegahan.

Maka itu, potret yang dipakai untuk menggalang dana sebaiknya tak lagi berunsur mengkapitalisasi bencana atau kesusahan, maupun mengeksploitasi para korban. Ia menilai itu berisiko disalahgunakan lembaga amal yang tidak bertanggung jawab.

"(Dananya) nanti justru hanya gemukkan kocek lembaga," ucapnya.

Lembaga amal juga wajib berbenah dalam pelaporan keuangan mereka. Di sisi lain, pemerintah diharapkan lebih berperan memperkuat dan menegakkan aturan.

"Harus ada pembedaan, apresiasi bagi lembaga yang taat aturan dari lembaga yang semaunya," imbuhnya.

Zainal berharap tak ada lagi kasus penggalangan dana secara pribadi yang tidak bertanggung jawab, apalagi sampai tidak dihukum. "Sekitar 2016--2017, ada kasus perorangan menghimpun dana miliaran. Niatnya bantu orang, tapi jadi Fortuner. Mungkin law enforcement kurang, perhatian pemerintah sangat kurang. Orang tersebut malah diajak diskusi sama menteri, enak banget ya?" celoteh Zainal.

https://m.liputan6.com/amp/4349901/m...pa-penyebabnya

Saya bukan orang kaya, sama sekali bukan orang kaya, saya rutin menyumbang uang untuk anak anak yg kelaparan, walaupun jumlahnya gak seberapa. saya gak mau sembarangan menyumbang, karena cari uang itu susah!

saya gak berani menyumbang di lembaga Indonesia, saya menyumbang langsung transfer ke rekening UNICEF. jumlahnya gak banyak, cuma 1.500.000 setiap bulan, saya berdoa kepada Tuhan semoga sumbangan saya yg sedikit ini bisa berarti kepada anak anak miskin diseluruh dunia emoticon-Frown AMIN.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
15
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 3
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 09:03
Ga ada yg dirugikan terus knp kok pada sok jd pengamat, harta² mereka bkn punya ente², di mata muslim harta duniawi g bkl dibawa klo mati emoticon-Cool
0 0
0
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 09:11
nggak ah, itu propaganda dari orang yang diwawancarai.

indon uclim kalo nyumbang, milih2 penerimanya agama apa. klo non uclim kayanya nggak dikasih

yg jelas uclim indon bodoh
mudah diseret kesana kemari dgn isu propaganda
bahkan ditipu dgn aksi donasi yg diselewengkan

dhuafa itu termasuk

waktu pengungsi suriah masuk berita

di indon ada yg sedot donasi dengan propaganda bantu sesama uclim pengungsi suriah

pas di sana dikasiin ke pemberontak dan isis

uclim indon bodoh bodoh
biar sudah ditipu tetap bela yg tipu dia
karena lihat "sesama uclim" walaupun ular beludak

klo lihat non uclim
walaupun baik, mau bantu
tetap dicurigai, dimusuhi, dituduh, dipersekusi

contoh: warga sekitar rumah ibadah non uclim di bagi in sembako utk bantu kesulitan di masa pandemi

pemuka uclim daerah sekitar teriak: awas murtadinisasi

karena apa?

uclim tidak berbagi dengan non uclim

bagi uclim, non uclim selalu adalah musuh, selalu dalam keadaan perang. itu lah yg ada dlm kitab

dan barangsiapa coba2 mengkritik kitab itu
siap2 dituduh penis-agama-ta
siap2 dipersekusi, siap2 dipenggal
sehingga
sangat damai
profile-picture
garren007 memberi reputasi
1 0
1
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 09:20
menurut ane karena korban bencana itu jelas korbannya butuh bantuan
sedangkan tindakan antisipatif itu masih belum jelas dampak langsungnya
masyarakat sudah terbiasa dengan sesuatu yg bersifat transaksional
mau berbuat, karena ada manfaat langsung yg diterima (tangible/intangible)
itu karena pendidikan masih kurang, budaya membaca masih minim
emoticon-cystg
profile-picture
harunmasiku memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 09:22
pasti gara2 embel2 biar dapet banyak pahala
ya tau diri aja lah goblok jangan semuanya lu kasih ke orang2 ah bego
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 09:30
Quote:Original Posted By maleo.pejuang
diliat-liat dulu lembaganya.. ane suka baznas karena dikelola negara dan tiap bulan dapet newsletter via email..


Kalo baznas dapet berita peruntukan dana yg kita sumbang buat apa?

Misal nyumbang a, di kasih tau di kasih ke si a berapa gt?
Diubah oleh chisaa
profile-picture
maleo.pejuang memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 09:46
Berani bantu orang tapi kebutuhan sendiri belum tercukupi.
Diubah oleh kaiserwalzer
0 0
0
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 10:27
Dermawan salah. Pelit di hujat.
Trus harus gimana???
0 0
0
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 10:35
Hedew..... Ginian diungkit... emoticon-Cape d...emoticon-Traveller
0 0
0
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 12:50
Memangnya kalau uang ditumpuk akan dibawa mati gitu? Ada rasa puas tersendiri saat kita bsai membantu orang lain. Ini sama halnya dengan kita beli mobil, beli rumah, ada rasa puas yang tidak bisa dihitung
0 0
0
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 14:57
Quote:Original Posted By maleo.pejuang
ngga sedetail itu gan, soalnya tipenya bukan kampanye per proyek kaya kitabisa, act, atau rumah zakat.. di baznas tipenya ada beberapa macam dompet kaya yatim, bencana alam, infaq, zakat, fidyah, dll..


Misal nyumbang bencana alam a neh, terus pas tiap bulan atau berapa bulan, di kasih tau gak, dari total sumbngan yg di kumpulin untuk bencana alam a, yg udah di kasih pengungsi berapa gt?
profile-picture
maleo.pejuang memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mayoritas Orang Indonesia Dinilai Irasional dalam Berdonasi, Apa Penyebabnya?
08-09-2020 18:15
dua kemungkinan:
begitu terkumpul dipake buat yang kaga-kaga
banyak yang pelit
0 0
0
Halaman 3 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia