News
Batal
KATEGORI
link has been copied
272
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f493c21365c4f73e71b8cbe/jutaan-emak-emak-pun-berteriak-ketika-terpaksa-jadi-guru-dadakan-bagi-anak-anaknya
New normal sudah lama digaungkan oleh pemerintah sumber. Namun sejak wacana itu digaungkan oleh Presiden Jokowi, sebagai emak dari satu anak yang bersekolah di masa pandemi, saya merasa kehidupan normal saya dan keluarga belum sepenuhnya kembali.
Lapor Hansip
29-08-2020 00:17

Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya

Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
Picture: sumber


New normal sudah lama digaungkan oleh pemerintah sumber. Namun sejak wacana itu digaungkan oleh Presiden Jokowi, sebagai emak dari satu anak yang bersekolah di masa pandemi, saya merasa kehidupan normal saya dan keluarga belum sepenuhnya kembali.

Bagaimana tidak? Jika dahulu terkait pendidikan anak, sebagai orang tua tugas mendidik dan mengajar percayakan pada pihak sekolah. Jika diprosentasekan maka 70% dari kegiatan belajar anak sudah dicover sekolah, 10% TPQ tempat anak mengaji dan sisanya 20% anak belajar di rumah.


Fenomena pendidikan anak yang terjadi sekarang seolah justru berbanding terbalik dengan pendidikan sebelum pandemi. Prosentase tugas mendidik dan mengawasi anak sebesar 80% kembali jadi tanggung jawab orangtua.

Bukan hal mudah terlebih ketika anak hanya mampu berinteraksi dengan guru dan teman dari jarak jauh itupun via seluler. Padahal bersosialisasi juga penting agar kedepan anak tak jadi pribadi yang anti-sosial.

Sebuah kenyataan yang cukup membuat emak-emak macam saya berteriak, "Ampuuun".

Adaptasi baru dengan dunia pendidikan tak hanya membuat saya kelabakan. Banyak emak-emak lain yang ikut kebakaran jenggot (ada gak kaskuser emak-emak berjenggot disini?).

Bukan hanya persoalan mengajari anak di rumah saja, memastikan kuota internet seluler tetap penuh juga jadi PR tersendiri bagi para orang tua dimasa pandemi. Belum lagi biaya sekolah yang tetap harus dibayarkan meski beberapa sekolah membuat kebijakan pemotongan biaya.


Disinilah emak-emak juga dipaksa memposisikan diri jadi manager keuangan yang handal demi keberlangsungan sekolah anak-anak. Betapa tidak pusing para emak memikirkan kebutuhan dapur dan tetek bengeknya?!

Perekonomian keluarga baru pulih namun sudah dihadapkan dengan kenyataaan sulitnya adaptasi dengan sekolah anak di rumah.

Membagi waktu antara pekerjaan rumah dan menunggui anak belajar juga jadi polemik tersendiri bagi kebanyak orang tua. Jadi tak heran jika banyak emak-emak yang teriak: Corona segera pergi!! ๐Ÿ˜ก

Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
Picture: Sumber


๐ŸŽ—๐ŸŽ—๐ŸŽ—


Rupanya bukan hanya saya saja, beberapa teman merasa berat dengan adanya pembelajaran dari rumah. Setidaknya beberapa kawan yang saya temui secara langsung merasa kesal dengan adanya kebijakan sekolah di rumah.

Tak hanya harus belajar via online namun adanya banyak tugas yang harus dikumpulkan tiap harinya lumayan membuat kebanyakan wali murid keteteran. Terlebih tiap tugas menuntut laporan berupa foto atau video. Bisa dihitung gak kebutuhan kuota internet tiap minggunya?

Salah seorang kawan saya di sekolah anak malah lebih miris. Beban mengajari dan mengawasi sekolah ketiga anaknya di rumah jelas bukan hal yang mudah. Dua anaknya masih TK dan anak sulung baru kelas 2 SMP.

Bergantian handphone dengan anak dan kehilangan banyak waktu karena harus mengajari ketiga anaknya. Bahkan sampai tak sempat masak demi memastikan tugas-tugas sekolah anak diselesaikan dengan baik. emoticon-Cape deeehh

Obrolan Via WA tentang tugas sekolah anak yang bikin emak menggila


Bisa dipastikan dunia pendidikan semasa pandemi telah jadi momok tersendiri bagi kebanyakan emak-emak. Tak hanya emak-emak yang full time dirumah. Emak-emak yang berkarir diluar rumah pasti juga berteriak geregetan dengan pandemi yang tak kunjung usai ini. Bosan dan jenuh serta penat dan capek karena harus membantu anak belajar sepulang kerja.

Kebijakan Sekolah Selama Pandemi


Model pendidikan tatap muka yang sudah berpuluh-puluh tahun diterapkan di Indonesia tiba-tiba harus berganti dengan pembelajaran daring. Sungguh membuat mereka yang tak melek teknologi jadi super kelabakan.

Terlebih jika anak-anak merengek bak satu adegan di sinetron Indos**r yang meminta ponsel baru demi bisa belajar online.

Bayangkan Gan Sis harga ponsel smartphone termurah saja masih berkisar Rp. 499.500,- keatas untuk merk HP SPC (cek Shopee). Itupun belum biaya internet yang harus dikeluarkan setiap minggunya.

Quote:Jadi pengen protes sama pemerintah kota dan anggota dewan, kenapa tak berjuang untuk pendidikan yang lebih baik.


๐Ÿงท๐Ÿงท๐Ÿงท


Jelas, pendidikan di masa pandemi bukan hal yang mudah bagi kebanyakan orang tua. Terlebih selama pandemi banyak orang berkurang pendapatannya bahkan kehilangan pekerjaan.


Jadi tak heran jika kasus kejahatan meningkat, perceraian bertambah dan banyak orang memilih bunuh diri karena tak lagi mampu memenuhi kebutuhan hidup. Lebih parah lagi angka anak putus sekolah selama masa pandemi semakin bertambah.sumber


Kebiasaan baru yang harus dilalukan sejak masa pandemi benar-benar bikin saya pusing tujuh keliling. Dahulu yang namanya anak sekolah artinya pergi ke sekolah dan menjemput dengan jadwal yang sudah pasti.

Masa TK sebelum pandemi jelas saya akui lebih berwarna bagi anak saya. Bisa bertemu langsung dengan para guru dan teman-teman adalah kebahagiaan tersendiri. Putri saya pun selalu pulang dengan senyum sumringah.


Kini, setelah sekian purnama virus corona mampir di Indonesia. Wajah penuh kebosanan seolah mewarnai hari-hari anak saya. Selain itu dibeberapa kesempatan terlihat anak mengerjakan tugas dengan penuh keterpaksaan.

Permasalahan dikarenakan tak ada teman belajar dan yang bertindak sebagai guru adalah orang tuanya sendiri. Lebih galak dan jelas no kompromi. Tak jarang anak cemberut bahkan menangis karena saya marahi saat belajar emoticon-Cape d...

Jadi, saya pun terpaksa memutar otak untuk membuat anak saya nyaman belajar di rumah. Mulai dari belajar di loteng hingga berpura-pura jadi guru yang baik. Meski itu susah bin amat, mengingat anak kedua saya masih berusia tiga tahun dan manja kebangetan.

Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
Jenuh di dalam rumah, belajar pun saya alihkan di atas loteng. Duh, beruntungnya saya. Bagaimana dengan mereka yang tak punya tempat layak untuk belajar. Kabur dari rumah bisa jadi pelarian
[/I]

Sebegitu khawatirnya beberapa golongan hingga meniadakan kegiatan belajar di sekolah. Namun tempat wisata dan mall bebas dikunjungi. Padahal sekolah adalah sebuah substansi pendidikan yang sangat penting bagi masa depan anak dan bangsa.

Menutup sekolah artinya menutup kesempatan jutaan anak bangsa untuk dapat tempat terbaik dalam mengenyam pendidikan.

Dan entah kenapa saat ini saya merasa kita tengah berada dalam situasi perang. Dimana belajar pun harus sembunyi-sembunyi. Jadi pintar dan bijak rupanya bukan perkara mudah, butuh perjuangan.

Seandainya boleh berdemo pastinya saya akan mengumpulkan masa dan menolak dengan terang-terangan penutupan sekolah selama masa yang dikatakan "Pandemi".

Sekolah itu penting dan banyak dari emak-emak tak siap jadi guru dadakan bagi anak-anaknya.

๐ŸŽ—๐ŸŽ—๐ŸŽ—


Sebagai emak-emak yang pernah mengenyam pendidikan S1, saya merasa sulit beradaptasi dengan beberapa kebiasaan baru dalam dunia pendidikan beberapa bulan terakhir.

Bagaimana dengan mereka yang tak pernah mengenyam bangku pendidikan sama sekali? Atau dengan emak-emak yang hanya lulusan SD, SMP dan SMA? Apakah mereka mengalami kesulitan seperti saya?

Video berikut berisi curhatan beberapa emak-emak yang mewakili isi hati suara seluruh warga Indonesia:


Bisa dibayangkan bagaimana nasib generasi berikut jika masalah pendidikan terus berlarut-larut seperti ini?

Bagi orang berduit yang terbiasa home schooling atau bayar guru les privat pasti gak ada bedanya belajar.di sekolah atau tidak. Tapi bagi kami, orang-orang dari kelas menengah kebawah: keberadaan sekolah adalah kelanjutan masa depan anak-anak


๐ŸŽ—๐ŸŽ—๐ŸŽ—


Jika keadaan seperti berlangsung lebih lama lagi mungkin kedepan generasi Indonesia benar-benar terjebak dalam kebodohan hakiki. Faktanya dari sekian juta hanya sedikit yang melek teknologi. Sedikit dari mereka siap secara mental dan spiritual untuk hidup berdampingan dengan gadget.

Khawatir saya, penggunaan seluler akan disalah gunakan oleh anak-anak yang belajar tanpa pengawasan orang tuanya. Secara tak langsung mereka jadi lebih mudah mengakses fitur-fitur diluar usia mereka.


Saya tak kan heran jika tingkat kenakalan remaja sekarang dan kedepan akan terus naik. Tak sedikit siswa yang belajar tanpa pengawasan orang tua. Tak sedikit pula dari mereka yang merasa jenuh dan bosan dengan rutinitas yang sama setiap harinya. Sehingga waktu seharusnya mereka di rumah digunakan untuk keluyuran dan bahkan tawuran.

Harapan saya semoga pandemi ini segera berakhir. Pemerintah pusat lebih tegas lagi dalam membuat keputusan terkait pendidikan generasi bangsa. Terakhir harapan saya para dewan punya solusi dan berani menyuarakan pembukaan sekolah kembali.

Jangan hanya membuka tempat wisata namun menutup sekolah. Menutup sekolah hanya akan membuat banyak siswa terjebak dalam kebodohan. Secara tak langsung menghilangkan kesempatan para siswa mendapat pendidikan terbaik. Mengingat metode belajar tatap muka sudah ada sejak zaman baheula.

Yah, inilah teriakan saya sebagai emak yang tetiba harus jadi guru di rumah. Meskipun punya basic kuliah di jurusan pendidikan. Berperang dengan pandemi tak semudah membalikkan tangan. Tak hanya sektor pendidikan, semua sektor kehidupan seolah dipaksa mati.

Teriakan ini tak hanya saya alami, puluhan ribu bahkan mungkin jutaaan emak-emak mengalami hal serupa dengan saya dan mungkin para bapak-bapak, para kakek atau pun nenek juga ikutan teriak.emoticon-Wakaka

Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
Picture: Gambar


Sekian dulu tulisan saya kali ini. Jangan sungkan berbagi keluh kesah tentang carut marutnya dunia pendidikan akibat Covid-19. Ayuk sharing dengan santai dan santun. Wassalam
[/SIZE]



Batu, 27 Agustus 2020
L13SKA


KomalkuRaya
#Sejutaadaptasidimasapandemi
#pendidikan
Diubah oleh l13ska
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alifrian. dan 31 lainnya memberi reputasi
32
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 18:40
Quote:Original Posted By l13ska โ–บ
emoticon-Wakaka

Cerita dibalik korona

Ane kalau ada yg kritik pedes liat dulu gan nih org ngethread apa gak kalo gk ngethread asal komen pedes ya gua esemin aja ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜
emoticon-Amazed rupanya begitu ya
0 0
0
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 18:46
Ya kalau gw ambil positifnya aja daripada ngedumel. At least sekarang waktu gw sama anak2 lebih banyak, gw juga mulai tau kelebihan dan kekurangan masing2 anak gw dimana aja. Kalau berat jelas berat (secara pemasukan ga ada sama sekali) tapi di-syukuri aja. Bahkan anak gw sekarang bisa bilang: enak ya sekarang, bisa belajar sama papa.

Dulu sebelum pandemi gw keseringan kerja dari subuh bisa sampe subuh lagi (gw kerja di dunia event soalnya) jadinya jarang banget bisa quality time sama anak. Sekarang gw bener2 24 jam di rumah sama ke 3 anak gw (yang sekolah baru 2 sih, yang besar kelas 3, yang kecil TK besar).

Kalau masalah ngajarin gw tandem sama bini, jadi misalnya gw ngajarin kakaknya dulu, bini gw masak sama cuci baju pake mesin. Selesai ngajarin kakaknya, bini gw ngajarin yang TK, gw jemur baju sama cuci2 piring. So far aman terkendali semua sih.

Gw usahain pagi itu anak2 harus fokus belajar dulu (ya kayak di sekolah lha), sore baru boleh maen bebas, tapi itu dengan catatan semua tugas sekolah udah beres.

Emang awal2 pandemi gw sama bini sempet ngamuk gara2 sistem belajar sekarang kayak gini, tapi sekarang setelah 6 bulan gw di rumah terus gw ambil positifnya aja, berarti selama ini gw jarang banget ngabisin waktu sama anak2 gw.

Dan selama Learn From Home gw sama bini ga pernah ngerjain tugas anak2 gw. Kalau misalnya mereka lama ya kita tungguin sampe kelar jam berapa pun, kita biasanya WA dulu wali kelasnya jelasin kenapa lama ngerjain tugasnya.

Ya itung-itung anggep aja latihan buat anak gw home schooling nanti. Emang gw rencananya mau home schooling anak2 sih.
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 18:49
Hahahaha
Pusing pasti emak punya anak 3 yang satu SMA yang satu SMP yang 1 SD semua pada nanya jawaban dr tugas nyaa
Hadeehh

Bisa bisa dikit dikit "kuu mmeeennaannggiiss"
Hehehhe
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 18:54
ga tau gmn pikiran emak emak ini :d
0 0
0
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 18:54


pilih ndi enak tatap muka po daring ???




seadainya TS hidup di tahun 1800 pasti sudah paham
ada wabah penyakit yang menakutkan kek cacar
Diubah oleh SimpleM81378523
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 18:58
Jangan remehkan kerjaan guru makanya bapak ibu sekalian, ngak gampang ngajar 40 kepala yg berbeda isi kepalanya... emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
l13ska dan scoria07 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 19:05
Quote:Original Posted By geeblink โ–บ
Yah begitulah yg dialami guru selama pembelajaran normal yg mengajar anak-anak dari berbagai emak-emak


Hihihi, bener

Quote:Original Posted By gErOnImO2008 โ–บ
Yang ngajar anak dirumah, emaknya tapi uang sekolah bayar full juga


Rakyat pun diajak perang nih. Korbanin harta benda dan jiwa raga

Quote:Original Posted By hhendryz โ–บ
jadi jelas bahkan untuk kasta guru dengan kualiats mengajar paling rendah sekalipun, belum tentu orang tua sanggup gantiin tuh peran emoticon-Big Grin


intinya ente jadi orang tua mesti sadar kalau guru pertama buat anak2 itu udah pasti ente bukan yang laen....emoticon-Ngacir



Karena itu guru adalah pahlawan bagi banyak murid2 yg kuper macam ane.


Ane masih ingat hebatnya guru 2 ane hingga bs jd sekarang. Coba kalau dulu gak ada para guru mungkin saja ane jd org bodo yg terjebak dlm pergaulan salah


Sadar bangetlah kalo sbg ortu emak2 adl madrasah pertama bagi tiap anak. Sbg ibu rumah tangga pun sebisa mungkim hal2 yg tak atau belum diajarkan di sekolah sebisa mungkin kita ajarkan.

Mngakanya ane bilang sebelum pandemi 20% pendidikan anak jd tanggungjawab ortu namun saat ini 80% jd tanggung jawab ortu.
Kumpulin tugas, koreksi kerjaan, kirim laporan k guru. Banyak dah

Cm yg bikin emak teriak adl jd guru dadakan ini. bnyk yg gak siap mental. Sementara juga ada bnyk permasalah pelik selama pandemi yakni ngurus2 ekonomi yg kembang kempis yg harus dihadapi.

Suami ane dua bulan dulu gak kerja. Ane masih beruntung punya olshop jd u/ makan sehari2 masih bisa. Yg kasian adl mereka yg kena PHK, n belum ada panggilan kerja anak udah harus sekolah daring.

Bener2 perang ini. Semoga bisa segera pulih
profile-picture
gErOnImO2008 memberi reputasi
1 0
1
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 19:12
Quote:Original Posted By atmajazone โ–บ
Tinggal skip jatah lihat sinetron aku menangis aja. emoticon-Ngacir

Gak hobi nonton sinetron gan

Quote:Original Posted By ayosholat โ–บ
Anak: emak ajarin tentang fisika dong
Emak: lihat youtube
Anak: tetep gak ngerti
Emak: apalagi emak yang dulu ips

emoticon-Cape d...

Quote:Original Posted By oonevin โ–บ
Srmoga fiberi kekuatan, kesabaran, kemudahan.
Dan sgera bearkhir pandemi ini

Amin,, itu harapan semua org
0 0
0
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 19:20
Mungkin sudah saatnya one child policy diterapkan, mengganti kuantitas penduduk dengan kualitas penduduk, 1 keluarga 1 anak.
Boleh punya anak lebih dari 1, tp dititipin di kerabat/keluarga yg ga bisa punya anak.
0 0
0
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 19:37
Emak-emak harus serba bisa ini ngadepin kondisi keluarga plus kebutuhan belajar anaknya
profile-picture
profile-picture
l13ska dan scoria07 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 19:42
Ah elah, ngajarin anak sendiri aja ngeluh
Sebelum corona palingan sehari2 maen tiktokan, atau ngumpul2 ghibah
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 19:48
Ini emak2 knp malah sibuk ngerjain tugas2 anaknya ya ? Jamannya yang edan apa ga mampu jadi ortu ? emoticon-Embarrassment jadi salahin yg lain aja ya.

Anakmu minimal adalah cerminan ke 2 orang tuanya atau siapapun yang tinggal bersama si anak sedari lahir.

Ortunya koar2 untuk hal yang jadi kewajibannya ... Ga tau deh anaknya mau kyk apa nantinya.
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 20:03
waduh persis kaya yang ane alamin, anak baru masuk TK, ane khawatir gara2 kegiatan belajar seperti bisa terlambat kemampuan anak untuk membaca dan menulis. karena ane sendiri agak berat mesti luangkan waktu, ane masih urus anak yg belum genap 2 thn dan pekerjaan rumah lainnya.
gak ada lagi yg ane inginkan selain pandemi cepet berakhir, supaya anak bisa sekolah normal dan suami bisa kembali cari nafkah seperti sedia kala supaya perekonomian keluarga membaik lagi.. amiin
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 20:10
Quote:Original Posted By Sinkhole โ–บ
Bini ane sih biasa aja.. klo susah tinggal nyuruh ane buat gantiin emoticon-Leh Uga


Istri ente beruntung Gan


Quote:Original Posted By purelight123 โ–บ
yang kasian sih ortu yang punya anak sd. apalagi masih kelas 1.
yah mau gimana lagi. daripada kena corona 1 sekolah kayak yang sudah2 emoticon-Hammer2

Hmmm... Emang udah ada kasus kena covid gan? Menurut agan nerapin protokol kesehatan apa tidak cukup?

Faktanya bnyk pelajar yg harusnya di rumah garap tugas malah keluyuran ma temen2nya.

Entahlah Gan pusing kalau mikir corona yg gk kunjung usao
profile-picture
Sinkhole memberi reputasi
1 0
1
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 20:17
demi kebaikan anak,tapi ane jg pusing tiap hari ngeprint nya
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 20:56
Pembangunan bangsa berawal dari keluarga. Kalo dari keluarga aja keok, gimana mau bicara soal bangsa.

Ibu-Ibu dan bapak-bapak tetap semangat. Semua yang dilakukan bernilai ibadah. Semoga kemudahan dan lancar rezeki, waktu, kesehatan, mendidik nya supaya bisa saling bantu satu sama lainnya.
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 20:57
Ane yang belum punya anak aja hampir setiap minggu jadi guru dadakan, disuruh ngajarin anak tetangga yang prnya seabrek sampe sampe ngajarin kadang 2 jam sendiri waktunya emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
l13ska dan scoria07 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 21:42
Setuju bgt sis ini gw jg ngerasa sama, gw bapak 3 anak dmn yg 1 ud SD dan 1 uda TK dan yg gw feel jg persis gt

Bayaran sekolah tetep jalan, ortu y tetep hrs wfo seperti sblm pandemi, Mol Mol ud bs buka tp sesuatu yg lbh urgen yg nama nya pendidikan, sekolah, tempat anak menimba ilmu jg belajar bersosialisasi kaya bnr2 ditutup kran serapet2nya g ada kejelasan detail rincian usaha apa kek kaya pembiaran aja dari regulator

Pdhl klo niat ya bs bgt, misal kelas yg td nya full diisi 30-50% kapasitas, trs y g nuntut jg kan mst masuk 5 hari per week kaya sblm pandemi...tatap muka dgn guru dan temen2 melakukan aktivitas 2-3 hari aja per week ud sangat amat membantu

Kita nya sih sbg ortu y jd sadar dan makin aware sm namanya pendidikan anak tp ini rasanya persis ky gt kaya autopilot sekolah tutup titik...bygkan misal melakukan aktivitas belajar atau ngerjain tugas ketika di sekolah suasana nya pst akan berbeda dgn d rumah ada rasa pgn g kalah sama temen nya, ada rasa semangat pgn nylesein tugas brg temen nya dll yg g akan ditemui ketika hal yg sm dilakukan sndr d rumah...knp bs ngmg gt? Y krn kita semua kan jg mantan anak2, dan yg netizen ngomong nya maha benar anggep kentut lewat aja....jelas yg komen aneh2 itu belum pny ANAK
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 22:01
Nah bagi orang tua yang kemarin2 sering protes ke guru.
Apakah kalian masih sanggup dengan tingkah polah anak2 kalian.
Kalian mungkin sekarang gak sanggup lagi makanya kalian teriak seolah sekolah tutup adalah kesalahan.
Lihat kan betapa sulit dalam mengajar mendidik dan mengatur anak.
Wkwkwkwk.

profile-picture
profile-picture
l13ska dan kytm memberi reputasi
2 0
2
Jutaan Emak-emak Pun Berteriak Ketika Terpaksa Jadi Guru Dadakan Bagi Anak-anaknya
06-09-2020 22:43
Yahhh kalo ga anaknya mau jd gapunya ilmu? Gmn lagi pandemi jg
profile-picture
l13ska memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia