News
Batal
KATEGORI
link has been copied
102
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f4e24f7af7e9369527e6860/kemenkes-tak-perlu-psbb-negara-bisa-resesi
Jakarta, CNN Indonesia -- Plt. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan Indonesia tak perlu lagi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meski masih pandemi virus corona (Covid-19) belum usai. Kadir beralasan pembatasan sosial hanya akan menghambat perekonomian. Menurutnya, perekonomian yang terhambat justru akan menimbulkan masalah y
Lapor Hansip
01-09-2020 17:39

Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi

Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa ResesiJakarta, CNN Indonesia -- Plt. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan Indonesia tak perlu lagi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meski masih pandemi virus corona (Covid-19) belum usai.
Kadir beralasan pembatasan sosial hanya akan menghambat perekonomian. Menurutnya, perekonomian yang terhambat justru akan menimbulkan masalah yang lebih besar di tengah pandemi.

"Tidak perlu lagi kita misalnya harus lockdown, harus PSBB, enggak perlu. Kalau kita lockdown atau PSBB, apa yang terjadi? Ekonomi tidak bergerak, negara kita menjadi resesi," kata Kadir dalam Simposium Nasional Dies Natalis 64 Unhas yang disiarkan langsung akun Youtube FKM UNHAS, Selasa (1/9).

Kadir menyampaikan semua pihak harus berdamai dengan Covid-19. Aktivitas mulai kembali dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

Dia juga berpendapat penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Indonesia saat ini sudah baik. Bahkan Kadir mengklaim pemerintah berhasil menangani pandemi ini.

"Kalau kita lihat keberhasilan kita dari Pemerintah Indonesia menanggulangi Covid-19 ini dapat dilihat dari angka case fatality rate (rasio kematian) kita. Tahap-tahap awal, kita berkisar 9,8 persen. Sekarang ini kita berada posisi 4,35 persen," ujarnya.

Saat ini, ada 174.796 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga Senin (31/8). Ada 7.417 orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan 125.959 orang telah sembuh.

Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kian bertambah. Bahkan pada pekan lalu, Indonesia tiga kali mencatat pertambahan kasus harian tertinggi pada Kamis (27/8) hingga Sabtu (29/8). Ada lebih dari 3 ribu kasus baru dalam tiga hari berturut-turut.

Sejumlah daerah, seperti Kota Bogor dan Kota Depok kembali memperketat pembatasan sosial dengan menerapkan jam malam. Sementara DKI Jakarta masih terus memperpanjang PSBB transisi.


https://m.cnnindonesia.com/nasional/...ra-bisa-resesi

Mulut nih orang pengen ane gampar ehemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Skyland999 dan 7 lainnya memberi reputasi
6
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 17:46
Gw termasuk yg tidak setuju lg sama PSBB. Kita udah masuk jurang resesi. Lebih baik dibuka aja lah semua. Entah berapa pun yg mati nanti, ya it is what it is.

Ketimbang ekonomi hancur, penjarahan dimana2, kriminalitas merajalela, civil unrest. Wah gila itu. Yg kaya jangan merasa aman krn sekeliling anda bisa menjadi predator. Hati2 sama perut lapar.

Perut dulu utamakan. Perut kenyang, hati tenang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fuckinghandsome dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 25 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 25 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 17:47
Quote:Original Posted By extreme78
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa ResesiJakarta, CNN Indonesia -- Plt. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan Indonesia tak perlu lagi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meski masih pandemi virus corona (Covid-19) belum usai.
Kadir beralasan pembatasan sosial hanya akan menghambat perekonomian. Menurutnya, perekonomian yang terhambat justru akan menimbulkan masalah yang lebih besar di tengah pandemi.

"Tidak perlu lagi kita misalnya harus lockdown, harus PSBB, enggak perlu. Kalau kita lockdown atau PSBB, apa yang terjadi? Ekonomi tidak bergerak, negara kita menjadi resesi," kata Kadir dalam Simposium Nasional Dies Natalis 64 Unhas yang disiarkan langsung akun Youtube FKM UNHAS, Selasa (1/9).

Kadir menyampaikan semua pihak harus berdamai dengan Covid-19. Aktivitas mulai kembali dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

Dia juga berpendapat penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Indonesia saat ini sudah baik. Bahkan Kadir mengklaim pemerintah berhasil menangani pandemi ini.

"Kalau kita lihat keberhasilan kita dari Pemerintah Indonesia menanggulangi Covid-19 ini dapat dilihat dari angka case fatality rate (rasio kematian) kita. Tahap-tahap awal, kita berkisar 9,8 persen. Sekarang ini kita berada posisi 4,35 persen," ujarnya.

Saat ini, ada 174.796 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga Senin (31/8). Ada 7.417 orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan 125.959 orang telah sembuh.

Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kian bertambah. Bahkan pada pekan lalu, Indonesia tiga kali mencatat pertambahan kasus harian tertinggi pada Kamis (27/8) hingga Sabtu (29/8). Ada lebih dari 3 ribu kasus baru dalam tiga hari berturut-turut.

Sejumlah daerah, seperti Kota Bogor dan Kota Depok kembali memperketat pembatasan sosial dengan menerapkan jam malam. Sementara DKI Jakarta masih terus memperpanjang PSBB transisi.


https://m.cnnindonesia.com/nasional/...ra-bisa-resesi

Mulut nih orang pengen ane gampar ehemoticon-Big Grin



ga salah juga gan dia emoticon-Cool , negara kita ini maju kena mundur kena emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 17:52
Gue kira setiap pengambilan keputusan kaya semisal Kemenkes gini mengedepankan faktor kesehatan, kemudian Kemenko Perekonomian membahas tentang dampak perekonomian di masyarakat, baru pemimpin memutuskan yang terbaik. Tapi kalo Kemenkes aja dah memihak ekonomi yaudah, memudahkan pemimpin diatas mengambil kebijakan emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 6 lainnya memberi reputasi
6 1
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 17:53
Quote:Pulanglah ke pulau masing2, ke tempat asal masing2. Lebih enak kalau dekat keluarga.


emoticon-Traveller
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 17:56
Akhirnya toh tetap resesi
Yg kena covid semakin banyak.

Negara lain udah pulih.
Indonesia masih menuju puncak krisis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 8 lainnya memberi reputasi
8 1
7
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 17:56
2022
emoticon-Takut
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:05
Negara lain yg ketat protokol kesehatannya udah mau selesai pandemi. Ekonominya resesi, iya. Tapi pandeminya sudah di level aman, tinggal recovery.

Indonesia? Dari awal ngurusin ekonomi, tetap resesi juga. Pandeminya lebih lama dan bikin pertumbuhan ekonomi tambah melorot.

Emang kalau PSBB/AKB dibuka normal, ekonomi bakal normal? Kalau banyak orang mati, padahal yang mati bapak-bapak pencari nafkah di keluarga, apa ekonomi negara ini bakal membaik?
Kalaupun yang mati bukan kepala keluarga, tapi apa iya hidup keluarganya jadi setenang sebelumnya? Bisa bekerja normal tanpa tekanan mental? emoticon-Cape d...
Diubah oleh ev103
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:10
Quote:Original Posted By anti.liberal
Gw termasuk yg tidak setuju lg sama PSBB. Kita udah masuk jurang resesi. Lebih baik dibuka aja lah semua. Entah berapa pun yg mati nanti, ya it is what it is.

Ketimbang ekonomi hancur, penjarahan dimana2, kriminalitas merajalela, civil unrest. Wah gila itu. Yg kaya jangan merasa aman krn sekeliling anda bisa menjadi predator. Hati2 sama perut lapar.

Perut dulu utamakan. Perut kenyang, hati tenang.


Quote:Original Posted By 666fapfap
ga salah juga gan dia emoticon-Cool , negara kita ini maju kena mundur kena emoticon-Ngakak


kagak suka kalimatnya yg terlalu open kimono .....malah bikin gaduh kalo di goreng ama oposisi dan kadrun.

Padahal kita sudah tau kebijakan pusat arahnya kemana.

Negara resesi lalu mereka bikin ulah dengan menggoreng kalimat2 ini..klop dah emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh gabener.edan
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:16
jajaran kemenkes ngomongin ekonomi? anjay emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:25
Lehehehehe, orang kesehatan ngurusin ekonomi.

Pertahanan ngurusin pangan.

Agama ngurusin orang jualan.

Maritim ngurusin pertambangan.

Elok sekali negara kita ini emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:26
halah kalian itu ga ada yg sinkron satu sama lain..ga ada yg saling support
0 0
0
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:26
bukan ga perlu, emang ga sanggup, ga bisa, ga bakal bisa, ga mungkin, dll..


intinya untuk urusan2 penting dan krisis menyangkut hidup mati orang, Indonesia ga bakal bisa, itu sudah....emoticon-Ngacir
Diubah oleh hhendryz
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:33
dirjen kesehatan ngomongin ekonomi ?

ini pasti double agent...



emoticon-Leh Uga
0 0
0
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:39
Gue setuju..

Orang kena korona belum tentu sakit parah..
(Fakta 2 orang kawan gue positif covid nggak sampe di opname dan recover hanya dengan isolasi mandiri kurang dari sebulan)

Tapi kalo negara resesi udah pasti banyak orang kecil sakit parah karena kurang gizi..

Life must go on..
Produktivitas must go on..
Stay work..stay health just keep PHBS
Diubah oleh BoChiL69
profile-picture
Judess memberi reputasi
1 0
1
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 17 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:45
kalo statement ini keluar dengan kondisi negara udah pernah menerapkan PSBB dan gagal, ane masih bisa sedikit maklum.. demi menyelamatkan ekonomi emoticon-Sorry

lhah tapi kan selama ini penerapan PSBB juga gak pernah diseriusin kan?? sosialisasi ama edukasi ke masyarakat juga belum kelar..

kalo full dilepas, ekonomi punya kans bangkit tapi yang terdampak covid juga makin banyak emoticon-Turut Berduka

tapi ane tetep mendoakan agar Indonesia bisa bertahan sampai vaksin itu ketemu dan ampuh bikin corona ilang emoticon-Shakehand2
profile-picture
rizaldi.sarpin memberi reputasi
1 0
1
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 18:59
Kementan dan mentri bumn ngurusin corona, kemenkes ngurusin resesi. Kabinet lawak dan presiden lawak.
Diubah oleh vangoz
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 19:10
SDH resesi koq
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan kaiserwalzer memberi reputasi
2 0
2
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 19:15
Dah dlebur ama kemenkeu? Pantes jarang nongol.
0 0
0
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 19:17
makin hari makin memburuk parah
0 0
0
Kemenkes: Tak Perlu PSBB, Negara Bisa Resesi
01-09-2020 19:18
ada juga yang waras direpublik ini
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia