News
Batal
KATEGORI
link has been copied
160
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f4b6934a2d1954e5b6ea1c8/mengkaji-upaya-kementan-memperjuangkan-legalisasi-ganja-untuk-kebutuhan-medis
"Komoditas binaan Kementerian Pertanian meliputi komoditas binaan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan," demikian bunyi diktum kesatu Kepmen Komoditas Binaan yang diunduh dari laman Kementerian Pertanian, Sabtu (29/8).
Lapor Hansip
30-08-2020 15:54

Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis

Past Hot Thread
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo


Baru-baru ini, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara mengejutkan menetapkan tanaman ganja sebagai salah satu tanaman obat komoditas binaan Kementerian Pertanian. Ketetapan itu sendiri termaktub dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian yang ditandatangani Menteri Syahrul sejak 3 Februari lalu.

"Komoditas binaan Kementerian Pertanian meliputi komoditas binaan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan," demikian bunyi diktum kesatu Kepmen Komoditas Binaan yang diunduh dari laman Kementerian Pertanian, Sabtu (29/8).

Namun, tak lama kabar itu beredar, pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) langsung mengkritisi keputusan tersebut karena dianggap melanggar UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Narkotika. Oleh karenanya, baik Polri maupun BNN mendesak Kementerian Pertanian untuk mencabut keputusan kontroversial tersebut karena dinilai telah menyalahi undang-undang. Setelah banyak dikritisi, Kementan lantas memutuskan untuk mencabut ketetapan tersebut agar bisa dikaji kembali dan tentunya berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini adalah pihak kepolisian dan BNN.

"Kepmentan 104/2020 tersebut sementara akan dicabut untuk dikaji kembali dan segera dilakukan revisi berkoordinasi dengan stakeholder (pemangku kepentingan) terkait," Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha via CNNIndonesia.com, Sabtu (29/8).

Meski dicabut, tidak sedikit dari masyarakat yang sebenarnya menyambut positif keputusan Kementan untuk "melegalisasi ganja" sejauh itu untuk kebutuhan medis. Apalagi, isu legalisasi ganja untuk kebutuhan medis ini sebenarnya sudah lama disuarakan oleh para aktivis dari kelompok masyarakat sipil, contohnya dari Yayasan Sativa Nusantara (LGN).

LGN bahkan mengatakan bahwa ganja sejatinya adalah tanaman ajaib dari Tuhan yang sebenarnya layak dikaji dan dipertimbangkan sebagai obat. Apalagi, dalam beberapa kasus, ganja dinilai terbukti telah menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis, seperti tumor, diabetes bahkan kanker.

Direktur Yayasan Sativa Nusantara (LGN) Inang Winarso mengatakan, tak ada yang sia-sia dari setiap bagian tanaman ganja, mulai dari akar, batang, daun, bunga, bahkan biji ganja dapat diolah dan bermanfaat bagi pengobatan. Inang menyebut, bahwa ganja diidentifikasikan memiliki 483 konstituen kimia yang berbeda. Sebanyak 66 diantaranya disebut cannabinoid, senyawa ganja yang memainkan peran penting dalam kualitas ganja sebagai obat.

Selain cannabinoid, terdapat pula THC (Delta-9 tetrahydrocannabinol) sebagai senyawa paling aktif dalam psikologis ganja. Zat ini memiliki efek analgesik atau penghilang rasa sakit, sifat anti-spasmodik atau bisa menghilangkan kejang-kejang, anti-getaran, anti-inflamasi atau bisa mencegah pembengkakan, perangsang nafsu makan dan anti muntah. THC telah diketahui untuk mengurangi pertumbuhan tumor dan mengurangi perkembangan aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh kelebihan lemak di dinding arteri) pada tikus.

Zat lain yang terkandung dalam ganja adalah (E)–BCP (Beta-caryophyllene). Zat ini diyakini dapat digunakan sebagai pengobatan yang efektif untuk nyeri, arthritis (peradangan sendi), sirosis (peradangan dan fungsi buruk pada hati), mual, osteoarthritis (penyakit sendi), aterosklerosis (kondisi di mana dinding arteri menebal sebagai akibat dari kelebihan lemak seperti kolesterol), dan penyakit lainnya.

Zat lainnya adalah Cannabichromene (CBC) yang dapat membantu menciptakan sifat penyembuhan pada ganja dengan mendorong efek dari THC. Lalu ada Cannabidiol (CBD) sebagai komponen non-psikoaktif ganja, kehadiran CBD dalam ganja dapat menekan efek euforia dari THC. CBD memiliki sifat anti-inflamasi, anti-biotik, anti-depresan, anti-psikotik, anti-oksidan, penenang, imunomodulator (penyesuaian sistem imun), dapat meredakan kejang, radang, gelisah, dan mual.

Untuk mengobati penyakit kronis, CBD harus disinergikan dengan THC. Zat lain dalam ganja yang dapat dipergunakan dalam medis adalah Cannabigerol (CBG) sebagai cannabinoid pertama dan pencetus biogenetis dari semua senyawa ganja. CBG memiliki efek sedatif dan sifat antimikroba, dan menyebabkan rasa kantuk. CBG dapat mengurangi tekanan intraokular (tekanan cairan pada mata) pada pasien glaukoma (pasien yang mengalami gangguan mata di mana saraf optik mengalami kerusakan pada penglihatan yang permanen dan bisa mengakibatkan kebutaan jika tidak diobati) dan berkontribusi terhadap sifat anti-biotik pada ganja.

“Ganja memiliki unsur-unsur medis yang mudah diterima oleh tubuh. Paling utama mampu memperbaiki sel-sel yang rusak, sehingga beberapa penderita kanker, radang, atau sel yang rusak bisa diremajakan,” kata Inang.

Desakan Untuk Melakukan Penelitian Terhadap Ganja Untuk Kebutuhan Medis

Kandungan Ajaib Pada Ganja (Sumber : Tirto.id)


Desakan untuk melakukan penelitian untuk tanaman ganja sebenarnya sudah lama digaungkan oleh beberapa aktivis gerakan sipil di Indonesia. Bahkan, Indonesia dinilai sudah ketinggalan jauh dari beberapa negara lain yang sudah mulai terbuka untuk memanfaatkan ganja untuk keperluan yang positif. Misalnya seperti Amerika, Inggris, Tiongkok, dan Jepang yang sudah memaksimalkan ganja sebagai bahan baku industri.

Dalam pengobatan, setidaknya sudah ada 7 negara di dunia yang resmi memperbolehkan tanaman ganja untuk tujuan medis dan bahan baku obat, diantaranya adalah Chili, Italia, Belanda, Turki, Thailand, Kanada dan Amerika Serikat. Menurut Inang, Indonesia masih dibayangi ketakutan yang berlebihan terhadap ganja, padahal di beberapa negara lain, pemanfaatan ganja sebagai obat sebenarnya sudah dilakukan, yang tentu saja didasarkan pada penelitian ilmiah dan aturan yang ketat.

“Indonesia sungguh tertinggal karena ketakutan yang tidak beralasan. Takut ditangkap, akhirnya ilmu pengetahuan tentang ganja tidak berkembang di sini,” kata Inang.

Sejatinya, penelitian mengenai kemungkinan ganja sebagai obat penyakit diabetes pernah diusahakan oleh Lingkar Ganja Nusantara (LGN) di 2014. Saat itu, tepatnya pada bulan Oktober, Musri Musman, seorang Ahli Kimia Bahan Alam dari Universitas Syiah Kuala Aceh bersama LGN mengirimkan permohonan izin kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Isinya meminta izin penelitian mengenai manfaat ekstrak ganja untuk pengobatan diabetes.

Pada Januari 2015 Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek melalui ketua Balitbangkes yang saat itu dijabat oleh Yoga Tjandra Aditama menyetujui penelitian dengan syarat harus dilakukan di laboratorium pemerintah. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 132/2012, izin untuk memperoleh, menanam, menyimpan, dan menggunakan tanaman ganja hanya di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Kemenkes di Tawangmangu, Solo. Maka terbitlah Keputusan Menteri Kesehatan No. 118/2015 yang meloloskan izin penelitian LGN. Namun dalam perjalanannya penelitian ini tertunda.

Kita tentunya berharap, momentum ramainya isu tentang ganja bisa dimanfaatkan oleh Kementerian Pertanian untuk kembali membuka peluang untuk melakukan penelitian terhadap ganja yang sudah lama tertunda. Meski kita menyayangkan Keputusan Menteri yang baru saja dicabut menunjukkan kesan terburu-buru, namun itu setidaknya telah menunjukkan bahwa Kementerian Pertanian sudah mulai terbuka untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pemanfaatan ganja untuk tujuan medis, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, bukan tidak mungkin, hasil penelitian itu bisa sekaligus membuka peluang ditemukannya obat Covid-19.

Yang jelas, bangsa ini harus berani membuat terobosan baru, sejauh yang dilakukan itu didasarkan pada kajian ilmiah, mengapa harus takut memulai untuk membuat perubahan? Yang jadi masalah justru kita sudah takut duluan untuk memulai, sehingga hingga kapanpun, ketakutan itulah yang akhirnya membatasi perubahan tersebut.

JANGAN LUPA
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 37 lainnya memberi reputasi
36
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 6
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
30-08-2020 16:05
Masalahnya belum dimulai penelitiannya, udah parnok duluan..padahal di negara lain, udah ada yg membolehkan ganja sbg obat..jadi kenapa takut utk memulai?? emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 8 balasan
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
30-08-2020 16:07
Yang jelas, mulai aja dlu penelitiannya, jadi punya landasan apakah ganja ini bisa dipake buat obat atau tidak..ini belum apa-apa udah ditolak..

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
botol.mijon dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
30-08-2020 17:31
Ah elah plinplan ini emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
entop dan kafir.resistant memberi reputasi
2 0
2
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
30-08-2020 18:53
Nice info sih gan
Semoga bermanfaat
profile-picture
profile-picture
entop dan kafir.resistant memberi reputasi
2 0
2
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
30-08-2020 19:13
Tetep bakal lama dan banyak kontroversi sih ini yakin
profile-picture
profile-picture
entop dan kafir.resistant memberi reputasi
2 0
2
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
30-08-2020 19:43
Lu...gw....














Gitiing breeehh... :goyang
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan entop memberi reputasi
1 1
0
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 05:35
siap didemo lastcar onta yaa

karena sesungguhnya ganja hanyalah milik negara syariah acehnistan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 05:35
UU nya di ubah dulu dong. Kalau enggak nanti jawaban dari pihak yang menentang seperti kepolisian dan BNN beralasan hanya menjalankan UU.

Mau kasih data berbagai manfaat positif marijuana sampai mulut berbusa juga akan percuma jadinya kalau UU terkait belum di revisi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 05:35
Dulu biasa nyimeng waktu masih smp ngak ada masalah asal tidak berlebihan...tiba-tiba di jadiin ilegal padahal yg bikin rusak itu dari buatan(kimia) apa mungkin rokok tersaingngi yah emoticon-Ngakak (S), sabu sama putau intinya dari bahan kimia... Paling ngakak kalo lagi musrom hayo siapa disini dulu suka ngemusrom emoticon-Ngakak
Diubah oleh kkaze22
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Dnizar dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 05:47
Semua narkoba adalah obat legal dijual diapotik dan pabrik obat berharga murah
Yg dilarang disalahgunakan pengguna
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adithiaprieska dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 05:56
Ternyata banyak sekali zat baik yg terdapat dalam tanaman ganja bisa untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, kalo ini benar terbukti ga ada alasan untuk menolak Kementan melegalisasi tanaman ganja untuk kebutuhan medis...
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan entop memberi reputasi
2 0
2
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 05:59
Penelitian beginian kalo yang atas2nya pada gak mau, susah Gan...
Peneliti bisa ngajuin sendiri..tapi butuh dana gede..
Peneliti doang mah gak punya dana segede gitu..apalagi ini barangnya gak ada standar harga pasar yang jelas..(yang tau harga kan di kalangan tertentu aja..)..

Kalo atas2nya pada mau & tau peluangnya...ya seharusnya oke2 aja sih...dibikin peraturan penggunaan & kasi duit penelitian buat riset...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakaaa9393 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:04
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
Diubah oleh MirrorBoy
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:04
tar banyak yang bocah nyimeng pinggir jalan
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:07
Jangan mundur dong, maju ke DPR ajak rakyat Indonesia utk menyuarakan kebenaran. Tolak pembodohan & pembohongan massa lalu.

Ganja di jadikan narkotik itu bukan karena kebenaran. Tapi pembodohan.

Karna ada oknum penguasa yg takut kehilangan cukai rokok klo ganja di legalkan. Karna hal ini pun, pernah di majukan Wapres Jusuf Kala di era SBY.

Di rapat komisi DPR pernah di bahas, ganja di jadikan narkotik bukan krn mematikan. Karna yg mematikan itu rokok tembakau. Lihat dan tanya di RSCM brp mayat rakyat yg sudah jd korban kepentingan koruptor.

Ganja tidak mematikan, tapi merubah karakter.

Jadi jangan takut, #freedomeforthepeople rakyat adalah posisi tertinggi dlm suatu negara. Aparat adalah pembantu rakyat.

Jadi jangan mundur. Demi suatu kebenaran bukan pembenaran.

Saya siap maju, jika ganja di gunakan secara profesional oleh medis. Dan utk menolak resesi, ganja bisa di jadikan pariwisata mancanegara.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:14
Untuk legalisasi ganja sih ga setuju.
Tp klo penelitian kesehatan untuk jenis tanaman ganja setuju lah.
Yah...seperti komen d atas.
UU nya atur lah dulu.
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:30
kalau untuk kebutuhan terkait medis sih sebenarnya oke-oke aja ya, hanya yang dikhawatirkan masyarakat kita masih kurang dewasa bersikap ya, jadi rawan pelanggaran gitu gak sih, cmiiw
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:32
duduk bersama aja antara kementan, kemenkes, polisi, masyarakat untuk soal ini. melarang total menurut saya nggak bijak, biaya untuk pemberantasan, rehab, penjara pengguna ganja itu besar, tapi timbal balik secara ekonominya nggak ada. secara medis, nggak ada orang mati karena OD ganja.
jadi, mending legalkan aja dengan regulasi sangat ketat, lokalisasi & kenakan cukai tinggi. kalau harga mahal karena cukai tinggi, yang untung negara. kalau harga mahal karena pelarangan, yang untung bandar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:37
ntar kalo ada yang mabok gele ketangkep, bilang aje, lagi tahap pengobatan
profile-picture
entop memberi reputasi
1 0
1
Mengkaji Upaya Kementan Memperjuangkan Legalisasi Ganja Untuk Kebutuhan Medis
31-08-2020 06:39
tanaman ciptaan tuhan diprotes, neliti kagak.

yang bikin malu2in minim penelitian, tapi mengharamkan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia