News
Batal
KATEGORI
link has been copied
191
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f431fa0c0cad72b166b8170/sejarah-menelusuri-jejak-polisi-dari-zaman-belanda-hingga-kini
Setelah zaman kerajaan berlalu, Indonesia sempat dijajah dalam kurun waktu 3,5 abad oleh Belanda. Di masa itu, tugas polisi dipercayakan kepada warga pribumi. Namun, bukan untuk menjaga keamanan negara, mereka malah ditugaskan menjaga asset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda.
Lapor Hansip
24-08-2020 09:02

(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini

Past Hot Thread
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini

Setelah zaman kerajaan berlalu, Indonesia sempat dijajah dalam kurun waktu 3,5 abad oleh Belanda. Di masa itu, tugas polisi dipercayakan kepada warga pribumi.

Namun, bukan untuk menjaga keamanan negara, mereka malah ditugaskan menjaga asset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda.

Pasukan keamanan ini terbagi atas beberapa bentuk di antaranya Veld Politie (Polisi Lapangan), Stands Politia (Polisi Kota), Cultur Politie (Polisi Pertanian) dan Bestuur Politie (Polisi Pamong Praja).

Namun, saat itu warga pribumi cuma menjadi bagian dari anggota keamanan dan tak bisa menempati posisi tinggi seperti Hood Agent (Bintara), Inspekteur van politie dan komisaris van Politie.Mereka Cuma diperkenankan menjadi mantra polisi, asisten wedana dan wedana polisi.

Misalkan era pemerintahan Herman Willem Daendels, Tegal adalah pemasok beras untuk kawasan timur nusantara. Untuk mengamankan wilayah ini, Daendels membentuk kesatuan berkuda yang diberi nama Jayengsekar. Dalam Kamus Sansekerta Indonesia, Jayengsekar berarti nama kesatuan prajurit kraton.

Personil Jayesengkar diambil dari kalangan anak-anak elit pribumi yang tak tertampung dalam birokrasi kolonial. Mereka mendapat pelatihan militer maupun seragam khusus dan berada di bawah perintah masing-masing kepala distrik (kabupaten).

Sementara di ibukota keresidenan (provinsi), mereka di bawah kendali pejabat kulit putih. Jumlah prajuritnya berkisar dari 50-100 orang, tergantung luas wilayahnya. Gaji mereka dibayar dengan petak sawah di tempat mereka bertugas.

Merujuk pada pasal 25 Ordonantie den 18 Augustus 1808, Djoko Marihandono mencatat bahwa sejumlah pasukan Jayengsekar di berbagai prefektur.

Untuk wilayah Tegal dibentuk 80 pasukan Jayengsekar dengan kekuatan 80 prajurit; Pekalongan 50 prajurit; Semarang 100 prajurit; Jepara 100 prajurit; Rembang 50 prajurit; Gresik 50 prajurit; Surabaya 80 prajurit; Pasuruan 100 prajurit; Sumenep 100 prajurit.

Selama tiga tahun memerintah Jawa, Daendels melaporkan kepada kaisar Prancis Napoleon Bonaparte bahwa dirinya telah merekrut sebanyak 13.838 pasukan Jayengsekar. Sepeninggalan dia, Jayengsekar masih bertahan hingga 1874.

Setelah Jayengsekar, muncullah polisi kolonial. Kesatuan ini dibentuk pada tahun 1897. Tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban, tapi kemudian meluas ke urusan politik hingga moral.

Maka dibentuk pula unit khusus polisi susila untuk memberantas pelacuran, perdagangan perempuan dan homoseksualitas. Contohnya pada tahun 1930-an polisi menangkap orang-orang yang diduga homoseksual, tak peduli orang Eropa atau pejabat tinggi pemerintah yang melakukan hubungan seksual dengan anak lelaki di bawah umur (di bawah 21 tahun).

Warga Pribumi Diberi Jabatan pada Masa Penjajahan Jepang

Saat Jepang menguasai Nusantara, kepolisian dibagi-bagi berdasarkan wilayah yaitu Sumatera dan Jawa, masing-masing dibawah Angkatan Darat, Kalimantan dan Indonesia Timur di bawah Angkatan Laut. Jepang membentuk Pembela Tanah Air (PETA) di Jawa, Giyugun di Sumatera, terdapat pula Heiho yang diintegrasikan ke dalam pasukan Jepang. Pemuda-pemuda dihimpun dalam Seinendan dan Keibodan. Serta Fujinkai khusus untuk wanita.

Pada masa pendudukan Jepang, hanya ada satu bentuk kepolisian, yaitu Keisatsutai (Polisi). Untuk wilayah Jawa dan Madura berpusat di Jakarta. Lalu Kepolisian Sumatera berpusat di Bukittinggi.

Sementara Kepolisian Indonesia Timur berpusat di Makassar dan Kepolisian Kalimantan yang pusatnya ada di Banjarmasin.

Berbeda dengan zaman Belanda yang hanya mengizinkan jabatan tinggi diisi oleh orang-orang mereka, saat di bawah Jepang, kepolisian dipimpin oleh warga Indonesia. Akan tetapi, meski menjadi pemimpin, orang pribumi masih didampingi pejabat Jepang yang pada praktiknya lebih memegang kuasa.

Masa Awal Kemerdekaan, dari PRI Menuju Polri

Setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu, polisi bentukan Jepang seperti PETA dan Gyu-Gun dibubarkan. 4 hari setelah Indonesia merdeka, para mantan kesatuan polisi bentukan Jepang mengambil sikap untuk siap berjuang mempertahankan kemerdekaan dan menamakan diri Polisi Republik Indonesia (PRI).

Selanjutnya, pada 29 September 1945, Presiden Soekarno menetapkan dan melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN). Kala itu, kepolisian masih ada di bawah Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara untuk urusan administrasi. Akan tetapi pertanggungjawaban operasional dilakukan kepada Jaksa Agung.

Setelah itu, PRI mulai terlibat dalam sejumlah pertempuran. Seperti menyerang dan merampas senjata-senjata Jepang hingga menghadapi pasukan Inggris dan Belanda di Tanjung Perak. Mereka juga terlibat dalam insiden perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato, sekaligus mendukung dan mempelopori pertempuran Surabaya.

Namun, sejak terbitnya Perpres Nomor 11 Tahun 1946, kepolisian negara bertanggung jawab secara langsung kepada presiden. Sejak hingga hari ini, Polri telah merayakan Hari Bhayangkara yang ke-73.


Sumber Disini gan !!

profile-picture
profile-picture
profile-picture
UriNami dan 34 lainnya memberi reputasi
35
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 4
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
24-08-2020 22:09
Hal menarik yang ada pada sejarah Kepolisian Indonesia itu sebenarnya terletak pada pasukan paramiliter yaitu Brimob.


Pasca Perang Kemerdekaan tahun 1945 sampai tahun1950, dengan timbul banyaknya gangguan keamanan, membuat tenaga Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia terkuras sangat besar. Namun di balik peristiwa gangguan tersebut ternyata membawa semacam berkah tersendiri bagi Korps Brigade Mobil Polri atau Brimob yang menjadi ujung tombak Kepolisian Republik Indonesia dalam mengatasi gangguan keamanan tersebut.


Pengalaman pasukan Brimob Polri dalam menghadapi aksi gerilya para pengacau keamanan yang meraja lela di berbagai wilayah mendapat atensi dari pimpinan Kepolisian Republik Indonesia. Untuk itu dibentuk pasukan dengan kemampuan anti-gerilya dan diberi nama Ranger yang kelak lebih dikenal dengan nama Resimen Pelopor Brimob atau Menpor Brimob pada tahun 1959.


Bahkan pada saat itu Menpor Brimob juga memperoleh senapan serbu AR-15 dari Amerika Serikat yang boleh dikatakan canggih melebihi satuan infanteri regular lainnya. (Senapan serbu AR15 merupakan senjata yang belasan tahun kemudian menjadi standard ABRI/TNI. Di tahun 1965 semua komandan kompi di Kelapa Dua juga sudah memegang Walkie Talkie dan kemungkinan Brimob lah penggunanya pertamannya seperti halnya AR15.) Dan mulai saat itulah pasukan paramiliter Kepolisian Republik Indonesia ini memulai di berbagai tugas pentingnya.

 
Seperti pada Operasi Besar Trikora, Dwkora bahkan Seroja, Brimob ini justru mempunyai andil besar dalam operasinya banyak anggota Brimob yang memperoleh penghargaan Bintang Sakti dalam penugasan tersebut. Dari berbagai penugasan akhirnay dapat ditarik kesimpulan bahwa sejarah bangsa Indonesia telah yang memiliterkan Brimob.


Selain itu Brimob saat itu juga memiliki satuan Batalyon Linud, Kompi Lapis Baja, Kompi-kompi senapan, K9, Kompi senjata Bantuan atau Berat, Batalyon perhubungan, zeni, dan lain-lan yang memang untuk mendukung tugas Brimob pada saat itu. Brimob pada era Orde Lama dulu termasuk kesaruan pertama yang lebih dulu mengenyam pendidikan militer Amerika Serikat, lebih dulu daripada Angkatan Darat.
Diubah oleh comrade.frias
profile-picture
profile-picture
profile-picture
khozecx dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 21 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 21 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:01
Semoga semakim promoteremoticon-Cool
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:07
Polis Lalin tanpa surat tugas Sangat menakutkan emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agooestt dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:11
Nais inponya ganemoticon-2 Jempol
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:16
dulu polkis belum ada tilangan... emoticon-Embarrassment






HT DONE... emoticon-pencet
profile-picture
profile-picture
profile-picture
servesiwi dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:18
Quote:(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini

Quote:(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini


(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini

Melapor ke Kaisar Napoleon Bonaparte, pertanggungjawaban kepada Jaksa Agung.

Seolah waktu terulang. emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
van Duke dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:21
nais infoo gaan
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:22
Polantas kerja keras ya sebelum dipasang nya traffic light
emoticon-Leh Uga
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
Diubah oleh Madthink
profile-picture
profile-picture
profile-picture
van Duke dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:22
Soalnya, Jepang kemari bukan untuk membangun negara kongsi kayak belanda, bre.
Mereka mau bangun shelter dan rekruitmen pasukan.
Fokusnya adalah WW II.
Jadi gak sempet bikin ini itu. Hajar aja semua

Btw, seragam polkis jaman belanda bagus yak
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 23 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 23 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:22
Waa tengkyu gan informasinya.. nilai sejarah jejak polisi niih
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:24
Tapi polisi jujur cuma Hoegeng
profile-picture
profile-picture
profile-picture
van Duke dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:27
Polisi yang gak korupsi cuman ada 4
1. Patung polisi
2. Polisi tidur
3. Pak hoegeng
.
.
.

4. Johnny sins
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:28
sejarah Indonesia, terutama satuan angkatan bersenjata dan polisinya selalu memberi warna lain gan. terima kasih sudah share
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:32
"Namun, bukan untuk menjaga keamanan negara, mereka malah ditugaskan menjaga asset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda"

mirip mirip underbow ormas yang suka nganu
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:35
setidaknya jaman dulu tidak ada kata suap....
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:41
wah baru tau ane gan,terima kasih telah berbagi info sejarah....emoticon-Ngakak
Diubah oleh eckoos
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:43
Di indonesia polisi lalu lintas terbagi 2 dikelola pusat dan dikelola daerah kab/kota
Polisi = menilang plat hitam
Polisi daerah = menilang plat kuning/kendaraan umum
Diubah oleh cahmlg123456
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:43
lapor komandan lapar
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:43
Quote:Original Posted By anti.liberal
Polisi yang gak korupsi cuman ada 4
1. Patung polisi
2. Polisi tidur
3. Pak hoegeng
.
.
.

4. Johnny sins


(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini


5. Bernard mahfoudz
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
(SEJARAH) Menelusuri Jejak Polisi dari Zaman Belanda hingga Kini
29-08-2020 19:48
Ane bingung...
Daendels ko lapor k kaisar perancis?
Bukannya doi londo?
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 12 balasan
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia