News
Batal
KATEGORI
link has been copied
13
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f1a8e3bc0cad774b13ad5d2/adian-napitupulu-semua-komisaris-dan-direksi-bumn-titipan
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus PDIP Adian Napitupulu menuding pengisian jabatan direksi dan komisaris di seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditunjuk melalui jalur titipan. Dia menduga jumlah orang yang dititipkan itu mencapai 7.200. "Semuanya titipan. Dari 6.000 sampai 7.200 komisaris dan direksi BUMN itu menurut saya semua titipan," kata Adian saat ditemui di Kawasa
Lapor Hansip
24-07-2020 14:31

Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan

Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus PDIP Adian Napitupulu menuding pengisian jabatan direksi dan komisaris di seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditunjuk melalui jalur titipan. Dia menduga jumlah orang yang dititipkan itu mencapai 7.200.

"Semuanya titipan. Dari 6.000 sampai 7.200 komisaris dan direksi BUMN itu menurut saya semua titipan," kata Adian saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta, Kamis (23/7).

Adian sendiri enggan menjelaskan titipan dari pihak mana orang-orang yang kini duduk di posisi strategis perusahaan pelat merah tersebut.

Dia hanya menjelaskan selama ini perusahaan BUMN tak pernah membuka lowongan atau lelang jabatan untuk posisi direksi dan komisaris. Ia memastikan bahwa orang yang bisa duduk di jabatan tersebut pasti melalui jalur titipan dan dibawa oleh orang tertentu.

"Kalau tidak dititip, bagaimana orang bisa duduk di situ? kalau tidak dibawa, gimana bisa duduk di situ?" kata Adian.

Menteri BUMN Erick Thohir saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan temuan 'MOGE' dalam pesawat Garuda. Jakarta. Kamis (5/12/2019).

Di sisi lain, Adian mengatakan saat ini asal-usul yang jelas dari orang yang menduduki kursi komisaris dan direksi perusahaan BUMN hanya sekitar 1.000 orang saja. Menurutnya, mereka memiliki latar belakang dari partai politik, kementerian/lembaga negara, relawan pendukung Jokowi hingga TNI/Polri.

"Kalau itu jelas, rahimnya jelas. Nah, itu sisanya yang enggak jelas titipan siapa itu, lho? Yang jumlahnya bisa 5.000-6.200 orang, enggak tahu kita titipan siapa, tapi dia ada di situ," kata Adian.

Adian lantas menduga sekitar 5.000 orang direksi dan komisaris BUMN yang latar belakangnya tak jelas itu kemungkinan titipan dari para mafia yang bergerak di berbagai sektor. Sebab, tak ada satupun orang yang mengetahui latar belakang mereka dengan pasti sehingga bisa duduk di jabatan tersebut.

"Mungkin enggak di mana 5.000 itu titipan mafia migas, mafia infrastruktur, mafia proyek, mafia impor, mafia alkes dan sebagainya. Mungkin, tidak? Mungkin. Karena kita enggak tahu asal usulnya dari mana," kata Adian.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Adian. Dia menduga Adian tak paham pola perusahaan dalam mencari komisaris maupun direksi. Menurutnya, pemilihan petinggi di perusahaan BUMN telah sesuai dengan kebutuhan.

"Mungkin karena Adian itu enggak paham sistem di corporate. Kalau dia paham corporate pasti dia paham itu," kata Arya.

Arya membantah BUMN menerima orang-orang titipan untuk menduduki jabatan komisaris maupun direksi. Menurutnya, BUMN telah memperhatikan rekam jejak dan mereka yang terpilih telah melalui proses seleksi.

"Adian enggak pernah di perusahaan, kalau dia di corporate, enggak pernah namamya mencari pejabat seperti itu terbuka. Ada yang namanya pakai head hunter," kata Arya.

(rzr/pmg)

https://m.cnnindonesia.com/nasional/...i-bumn-titipan



Udah dua periode bos!, skrg baru ngebacot begini emoticon-Ngakak


Rezim blangsak!!! emoticon-Gila


gak usah koar2 jg rakyat udah paham emoticon-Nohope





GIF
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 2 lainnya memberi reputasi
1
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 14:39
cocok jd mantri persunatan massal
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 14:42
Titipan dari zaman kapan sih, sudah ada titip-menitip? emoticon-Big Grin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 14:42
Untung gw titipan yg Maha Kuasa bisa ada di dunia inih ...


emoticon-Wakaka
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 14:46
Titipan atau orang2 menteri terkait si wajar...
Dari dulu “jatah” perhubungan itu angkasa pura, pelindo, garuda, asdp...

Tp kalo titipan DPR itu kurang ajar... emoticon-Big Grin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 14:52
Si arya sendiri kan titipan?

Pas jadi relawan kemarin

Bukan jadi direksi memang, tapi jadi juru bicara kemen bumn.

Lumayan lah

Pura pura ga tau kerjanya politik aja situ

emoticon-Angkat Beer

Sama juga si adian ini. Dia juga nitip nitip

emoticon-Ngakak

Say no to PKS, dan PDIP pokoknya

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 15:03
kalok titisan baru ane kaget emoticon-Cool
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 15:14
Seru, seperti perang dingin.

6 Juli 2020, Bergema tagar ErickOut
Quote:Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan


8 Juli 2020, Bergema tagar 2024ErickRI1 dan MendikbudSalahUrus

Quote:Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan


Dan Majalah Tempo Edisi 18 Juli 2020 menurunkan artikel beritanya.

Quote:
JEJAK KAKAK DI MERDEKA SELATAN


Menteri BUMN Erick Thohir menolak memenuhi permintaan politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, soal pengisian komisaris di perusahaan pelat merah. Ia mengaku kerap mendapat titipan calon komisaris dari kementerian dan lembaga lain. Kakaknya, Boy Thohir, ditengarai ikut terlibat dalam pengisian jabatan di BUMN.


UNDANGAN minum kopi disampaikan Carlo Brix Tewu kepada politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, pada 27 April lalu. Berjanji bersua di sebuah tempat di Jakarta, Carlo, yang merupakan Deputi Hukum dan Perundang-undangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara, datang bersama Garibaldi Thohir, bos Adaro Energy. Hari itu, mereka berdiskusi tentang kritik Adian terhadap Menteri BUMN Erick Thohir, adik Garibaldi.

Enam hari sebelumnya, Adian mempertanyakan pernyataan Erick yang menyebutkan adanya mafia alat kesehatan. Adian meminta Erick melapor kepada Presiden Joko Widodo atau Komisi Pemberantasan Korupsi ketimbang memunculkan kecurigaan terhadap pihak tertentu. Kepada Tempo pada Jumat, 17 Juli lalu, Adian mengatakan pertemuan itu juga membahas nama-nama calon komisaris BUMN yang telah diberikannya. “Gue sampaikan, kami dimintai nama-nama oleh Presiden,” ujarnya.

Menurut Adian, Presiden Joko Widodo tiga kali memintanya menyetorkan nama untuk membantu perusahaan pelat merah. Nama-nama itu mesti memenuhi tiga kriteria, yaitu putra daerah, pendidikannya sesuai dengan penempatan, dan anak muda. Adian mengaku lima tahun sebelumnya juga mengirimkan daftar nama. Ada sekitar 20 koleganya yang duduk sebagai komisaris BUMN.

Adian lalu menghimpun nama dari kalangan aktivis 1998 dan Posko Perjuangan Rakyat, organisasi yang didirikannya. Adian menolak menyebut jumlah nama yang disetorkannya. Namun dua sumber di PDI Perjuangan dan di Kementerian BUMN mengatakan ada sekitar 60 nama yang dititipkan Adian. Ia menyetorkan nama-nama itu kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno di rumah dinasnya di Widya Chandra, tak lama setelah pelantikan Jokowi pada 20 Oktober 2019. Nama-nama itu kemudian diteruskan kepada Erick Thohir. Dimintai tanggapan soal ini, Pratikno tak merespons permintaan wawancara Tempo.

Akhir tahun lalu, anggota staf khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menjenguk Adian, yang terkena serangan jantung, di rumah dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Arya, kata Adian, mengatakan nama-nama yang diajukannya sedang diproses. Beberapa waktu kemudian, di sebuah tempat di Bogor, Jawa Barat, Arya dan Adian bertemu dengan para calon komisaris. Dalam pertemuan itu, Arya menjelaskan soal tugas dan fungsi komisaris. “Dia juga meminta kemampuan kawan-kawan soal pemeriksaan keuangan,” ujar Adian. Alih-alih mendapat tambahan kursi, Adian menerima kabar bahwa sejumlah rekannya dicopot sebagai komisaris.

Dalam wawancara khusus dengan Tempo pada Kamis, 17 Juli lalu, Erick membenarkan adanya pertemuan antara kakaknya, Garibaldi, dan Adian. Namun Erick mengatakan pertemuan itu justru diinisiasi Adian. Menurut Erick, Boy—panggilan akrab Garibaldi—menyebutkan Adian ingin bertemu dan menjelaskan soal kisruh pengangkatan komisaris. “Ya, temui saja, memangnya kenapa?” ujar Erick.

Adapun Boy mengaku menemui Adian karena ingin menyelesaikan persoalan yang terkait dengan adiknya. “Ini kan menyangkut adik saya,” ujarnya pada Sabtu, 18 Juli. Boy pun berjanji menyampaikan keluhan Adian kepada adiknya. “Kalau ada acara keluarga, kami kan masih ketemu. Biar nanti saya sampaikan.”

Acara minum kopi bersama Boy tak membuahkan hasil. Adian pun mengeluarkan surat terbuka yang ditujukan kepada Erick pada 11 Juni lalu. Dalam suratnya, anggota Komisi Energi DPR itu mempersoalkan dana talangan Rp 8,5 triliun untuk maskapai Garuda Indonesia. Adian pun mempertanyakan pengangkatan sejumlah komisaris BUMN berusia tua. Namun dia menyangkal kabar bahwa surat itu dikirimkan karena koleganya tak mendapat kursi komisaris. “Saya berhak kritis terhadap kinerja pemerintah,” ujarnya.

Sehari setelah surat itu keluar, Presiden Jokowi memanggil Adian ke Istana Merdeka. Adian mengaku menjelaskan pangkal kritiknya terhadap Erick. Hari itu juga Presiden memanggil Erick Thohir ke Istana. Namun Erick membantah info bahwa pemanggilan itu membahas kasus Adian. “Saya dipanggil Jokowi untuk urusan lain,” katanya.

Hingga pertengahan Juli, belum ada nama yang dikirimkan Adian mendapat kursi komisaris BUMN. Erick mengatakan tak bisa mengakomodasi semua nama yang diajukan Adian. Alasannya, selama ini, orang Adian yang mendapat kursi sudah cukup banyak. “Saya juga mesti fair dengan yang lain,” ujar Erick. Adian mengatakan jumlah yang dia sodorkan tak sampai satu persen dari total direksi dan komisaris BUMN. “Harusnya Erick bilang ke Presiden kalau kebanyakan,” ucap Adian.

Dua pengurus PDIP mengatakan persoalan Adian dan Erick merupakan buntut masalah lama. Penyebabnya, PDIP tak mendukung Erick sebagai Menteri BUMN dan menjagokan calon lain. Adian membantah anggapan bahwa sikapnya mewakili partai banteng. Ia mengaku tak tahu calon Menteri BUMN yang diusung partainya. Namun, Adian bercerita, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin telah bersepakat mendukung Wahyu Trenggono—kini Wakil Menteri Pertahanan—untuk memimpin kantor Kementerian BUMN di Jalan Merdeka Selatan, bukan Erick.

Ketua PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan persoalan Adian dan Erick tak terkait dengan partainya. “Itu persoalan pribadi,” ujar Bambang. Ia pun membantah kabar bahwa partainya menyodorkan posisi Menteri BUMN kepada Presiden. “Presiden sendiri yang memutuskan.”


***

SEJAK dilantik sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir gencar merestrukturisasi perusahaan pelat merah. Dia merampingkan 142 perusahaan menjadi 107. Erick menargetkan hanya ada 70 perusahaan. Perampingan itu otomatis mengurangi angka komisaris dan direksi. Erick menyadari pemotongan orang-orang titipan tak terhindarkan. “Banyak yang tersakiti,” kata bos Grup Mahaka ini.

Menjaring nama komisaris dan direksi, Erick mengaku menempuh berbagai cara. Selain mendapat “titipan” dari berbagai pihak, seperti kementerian dan lembaga negara, partai politik, relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, serta organisasi kemasyarakatan, Erick menggunakan firma headhunter. Ia pun mengeluarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor 4 Tahun 2020 yang membuka ruang bagi kalangan non-pemerintah untuk menjadi anggota direksi.

Peluang itu dimanfaatkan kalangan swasta untuk mengajukan nama pengurus BUMN. Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Mardani Maming mengatakan lembaganya sudah menyampaikan 20 nama kepada Erick. Dia berencana mengajukan surat resmi ke Kementerian BUMN. “Segera saya sampaikan,” ujar Mardani. Menurut dia, pengajuan nama itu bertujuan agar BUMN bisa lebih banyak melibatkan swasta dalam proyek-proyeknya.

Erick sendiri berharap direksi dari kalangan profesional mencapai 30 persen. Dia mencontohkan, mantan Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid, kini menjadi Direktur Digital PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). Dua pejabat BUMN yang mengetahui penunjukan itu mengatakan ada peran kakak Erick, Boy Thohir, dalam pengangkatan Fajrin sebagai Direktur Telkom.

Dimintai tanggapan soal ini, Boy mengaku dipertemukan dengan Fajrin oleh Pandu Patria Sjahrir, Komisaris PT Bursa Efek Indonesia. Pandu adalah putra ekonom Sjahrir dan Nurmala Kartini Pandjaitan, adik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pandu juga menjabat Direktur PT Toba Bara Sejahtera, perusahaan milik Luhut.

Boy menganggap Fajrin, yang masih berusia 34 tahun, sebagai contoh anak muda milenial yang berpengalaman memimpin perusahaan. Boy pun mempersilakan Fajrin bertemu dengan Erick. “Mas Fajrin kemudian dibawa ke Pak Erick oleh Pak Pandu,” kata Boy.

Pandu Patria tak membenarkan atau membantah perannya membawa Fajrin ke hadapan Boy dan Erick. Namun dia mengaku mengenal Fajrin saat berinvestasi di Bukalapak sekitar enam tahun lalu. Pandu pun menyatakan kerap mengenalkan mitranya itu ke berbagai pengusaha. “Kalau dari relasi itu dia mendapat kepercayaan dari orang lain, misalnya Pak Erick, itu hal yang bagus,” ujarnya. Adapun Fajrin tak merespons permintaan wawancara yang dilayangkan Tempo.

Erick Thohir mengaku mewawancarai Fajrin secara langsung sebelum memilihnya sebagai anggota direksi Telkom. Menurut dia, Fajrin mengatakan bakal membawa perubahan di perusahaan telekomunikasi tersebut. Erick membantah kabar bahwa kakaknya cawe-cawe dalam penunjukan Fajrin serta komisaris dan direksi BUMN lain. “Dia saja sudah problem sama bisnisnya,” ujar Erick.

Boy pun menyatakan tak pernah ikut terlalu jauh dalam urusan pengelolaan BUMN. Ia beralasan tak memiliki kompetensi di bidang tersebut. Boy mengatakan keluarganya sudah sepakat tidak mencampuri urusan Erick setelah dia menjadi menteri. “Seperti Pak Erick tidak ikut campur urusan Adaro,” ucap Boy.

***

DI luar kalangan profesional, Erick juga dikepung banyak kementerian dan lembaga negara, partai politik, relawan, dan organisasi kemasyarakatan yang meminta kursi komisaris. Dokumen Kementerian BUMN yang diperoleh Tempo menunjukkan jumlah komisaris yang menjadi “titipan” mencapai ratusan orang.

Dalam dokumen itu, misalnya, disebutkan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi menempatkan lebih dari lima komisaris. Salah satunya Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto, yang menjabat Komisaris Independen Bank BNI mulai Juni 2020. Seto, yang berusia 36 tahun, mengaku diusulkan Menteri Luhut Binsar Pandjaitan. “Pak Erick juga kenal lama dengan saya,” katanya pada Sabtu, 18 Juli.

Menurut Seto, kementeriannya tak mengajukan calon komisaris secara resmi. Anggota staf khusus bidang politik dan media Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Atmadji Sumarkidjo, mengatakan hal senada. “Kementerian kami tak ada urusan dengan direksi dan komisaris,” ujar Atmadji. Luhut belum menanggapi pertanyaan yang dikirimkan Tempo.

Lembaga lain yang mengajukan nama komisaris baru adalah Badan Intelijen Negara. Deputi Bidang Intelijen Ekonomi Satriya Hari Prasetya diangkat sebagai Komisaris PT Timah Tbk pada Februari 2020, sementara Sekretaris Utama BIN Bambang Sunarwibowo diangkat sebagai Komisaris Utama PT Aneka Tambang Tbk pada Juni lalu. Nama lain yang diajukan BIN seperti tercatat dalam dokumen yang diperoleh Tempo adalah Kapitra Ampera, mantan pengacara pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab. Kapitra menjadi Komisaris PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Mengaku mengenal Kepala BIN Budi Gunawan, Kapitra membantah menjadi komisaris melalui jalur lembaga telik sandi. “Itu fitnah,” katanya. Deputi Bidang Informasi BIN Wawan Purwanto tak menanggapi pertanyaan Tempo tentang rekomendasi lembaganya tersebut.

***

Dokumen yang sama menyebutkan Kementerian Pertahanan, yang dipimpin Prabowo Subianto, juga menyetorkan sejumlah nama untuk duduk di kursi komisaris. Namun, menurut sejumlah sumber yang menjadi pejabat di Kementerian BUMN, Erick Thohir masih mengotak-atik nama yang diajukan Prabowo karena, “Dianggap kebanyakan.”

Pada 11 Juni lalu, Prabowo sempat menyambangi Erick Thohir di kantornya di Jalan Merdeka Selatan. Juru bicara Kementerian Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan Prabowo ingin memperkuat kluster industri pertahanan dalam negeri dengan cara mengurangi ketergantungan impor alat utama sistem persenjataan. “Pak Prabowo ingin memastikan BUMN kita siap memproduksi alutsista sehingga tidak perlu impor lagi,” ujar Dahnil. Mengenai pertemuan dengan Prabowo, Erick mengaku membicarakan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Dalam wawancara khusus dengan Tempo, Erick mengaku mendapat tekanan kuat dari pihak-pihak yang ingin diakomodasi dalam perombakan BUMN. Namun, Erick menuturkan, penentuan nama-nama yang duduk sebagai komisaris dan anggota direksi BUMN juga berada di tangan Presiden Jokowi. Menurut Erick, Presiden berhak mengoreksi nama-nama yang dia ajukan melalui tim penilai akhir. “Sekitar 90 persen diterima, sisanya dikoreksi beliau,” ujar Erick.



WAYAN AGUS PURNOMO, AISHA SHAIDRA, DEVY ERNIS, HUSSEIN ABRI YUSUF, RAYMUNDUS RIKANG, FRANCISCA CHRISTY ROSANA


20 Juli 2020, Jokowi bubarkan 18 Lembaga Negara, enggak ada reshuffle.
Diubah oleh 54m5u4d183
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 15:17
Kasian bgt si 70 udh janji manis k tmn2 nya bklan dpt jatah komisaris eh malah d buang kertas berisi nama tmn2 nya di jadiin bungkus gorengan
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 15:20
Semoga adian ga dicaci maki sama ..... nantinya sengaja disensor. Kelompok tabu
Diubah oleh kazuraba
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 15:21
AN akhirnya gak tahan nyanyi juga, krna gak kebagian jatah, mainnya kyk desi dong, usaha terus yang keras walaupun gak ada jaminan bakalan dikasih jatah, paling gak usahanya yg luar biasa kek desiemoticon-Big Grin
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 15:32
Opini yg bagus adian sekarang kembali tidur

Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
0 0
0
Adian Napitupulu: Semua Komisaris dan Direksi BUMN Titipan
24-07-2020 16:25
Ente pikir kl dah make head Hunter auto bener hasilnya?
Ente salah besar!
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh KS06
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia