News
Batal
KATEGORI
link has been copied
174
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f18be0f349d0f24a7386efe/rapat-paripurna-empat-jam-disepakati-dprd-memakzulkan-bupati-jember-faida
Disepakati, DPRD Kabupaten Jember memakzulkan Bupati Jember Faida. Kesepakatan tersebut disampaikan dalam rapat sidang Paripurna DPRD Jember, Rabu (22/7/2020).
Lapor Hansip
23-07-2020 05:30

Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida


Disepakati, DPRD Kabupaten Jember memakzulkan Bupati Jember Faida. Kesepakatan tersebut disampaikan dalam rapat sidang Paripurna DPRD Jember, Rabu (22/7/2020).

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di dalam hasil rapat paripurna empat jam dilakukan DPRD Kabupaten Jember, disepakati Bupati Jember Faida dimakzulkan.

Diketahui, kesepakatan pemakzulan Bupati Jember Faida oleh DPRD Kabupaten Jember tersebut dilakukan pasca menyatakan pendapat.

Kesepakatan menyatakan pendapat 'memberhentikan Bupati Jember Faida' ini disampaikan dalam rapat sidang Paripurna DPRD Jember, Rabu (22/7/2020).

Mulai pukul 11.00 Wib, DPRD Jember menggelar rapat paripurna beragendakan 'Usul Hak Menyatakan Pendapat (HMP) DPRD Kabupaten Jember terhadap Bupati Jember'.

Paripurna yang digelar tanpa istirahat itu berakhir pukul 15.00 Wib.

Rapat paripurna tersebut seharusnya beragendakan lima agenda yakni pembacaan usulan HMP, pendapat fraksi atas usulan HMP, pendapat bupati atas usulan HMP, jawaban pengusul atas pendapat bupati, dan pengambilan keputusan.

Tetapi dalam sidang selama empat jam tersebut, agenda ketiga dan keempat tidak dilakukan.

Sebab Bupati Jember Faida tidak hadir di rapat paripurna itu, sehingga jawaban pengusul atas pendapat bupati juga ditiadakan.

Agenda yang dilakukan adalah pembacaan usulan HMP oleh pengusul, dilanjutkan dengan pendapat fraksi atas usulan HMP, dan terakhir pengambilan keputusan.

Wakil Ketua DPRD Jember yang menjadi pemimpin rapat sidang paripurna, Ahmad Halim mengatakan kepada anggota dewan peserta sidang bahwa Bupati Faida telah mengirimkan surat kepada ketua DPRD Jember.

Melalui surat bertanggal 21 Juli itu, Bupati Faida menyatakan akan menghadiri rapat paripurna itu melalui media 'video conference'.

Alasan yang dipakai bupati Jember itu adalah situasi saat ini masih masa pandemi, dan adanya penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jember.

Bupati Jember Faida menunjukkan pelunasan biaya perawatan TKI asal Jember, Jawa Timur, Amintyas Wahyudi, yang sempat tertahan selama 16 hari di Hospital Kuala Lumpur, Malaysia. (Dokumentasi Bupati Jember Faida.)

Faida juga mengatakan berdasarkan rekapitulasi data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember, Kecamatan Sumbersari masuk dalam zona merah.

Kecamatan Sumbersari merupakan lokasi gedung DPRD Jember.

Alasan ketiga adalah mengurangi pertemuan atau rapat secara tatap muka yang berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember.

Surat dari bupati Jember tersebut disampaikan oleh Halim kepada anggota dewan peserta sidang.

Rapat sidang paripurna HMP di DPRD Jember yang berakhir dengan kesepakatan memakzulkan bupati Jember, Rabu (22/7/2020). (surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik)

Halim juga menuturkan, ketua DPRD Jember sudah membalas surat tersebut, dan menegaskan jika pelaksanaan rapat paripurna dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kemudian pada Selasa (21/7/2020) malam, bupati Jember kembali mengirimkan surat kepada ketua DPRD Jember.

Surat itu menegaskan isi surat sebelumnya yang tetap meminta untuk menghadiri rapat paripurna tersebut secara daring.

Dalam surat kedua, ada lima alasan yang disampaikan Faida kenapa rapat paripurna bisa dilakukan secara daring.

Alasan yang disampaikan selain untuk karena di masa pandemi, juga ada alasan dalam situasi tidak normal bupati bisa memberikan pendapatnya di rapat paripurna Hak Menyatakan Pendapat secara daring.

Alasan lain, kehadiran bupati secara langsung dikhawatirkan akan membuat masyarakat, baik yang mendukung maupun menolak penggunaan HMP, akan datang menyampaikan aspirasi ke gedung dewan.

Sementara, berkumpulnya banyak orang dalam satu tempat, masih dalam surat tersebut, masih dilarang oleh Gugus Tugas/Satgas Penanganan Covid-19.

"Jadi saya tawarkan kepada peserta sidang, apakah permintaan bupati untuk hadir melalui video conference bisa diterima?" tanya Halim kepada peserta sidang.

Anggota dewan Jember yang hadir di rapat paripurna itu kompak menolak keinginan bupati Jember tersebut.

Akhirnya perlengkapan dan saluran video conference yang sudah disiapkan staf DPRD Jember dinonaktifkan.

Rapat paripurna dilanjutkan tanpa kehadiran bupati.

Paripurna pun dimulai dengan pembacaan usulan HMP.


Ada tujuh orang pembaca usulan yang tertuang dalam 120 halaman tersebut.

Berkas usulan itu berisikan materi mulai dari latar belakang persoalan yang telah disampaikan melalui Hak Interpelasi.

Serta hasil penyelidikan yang dirangkum dan didapatkan selama Hak Angket dipakai anggota DPRD Jember.

Temuan dan rekomendasi ketika melakukan penyelidikan tersebut yang dipakai anggota dewan mengusulkan dipakainya Hak Menyatakan Pendapat.

Pendapat yang diusulkan oleh para pengusul HMP ialah, menyatakan bupati Jember diduga melanggar sumpah janji jabatan dan melanggar peraturan perundangan, yang termasuk dalam kategori berat.

Pendapat tersebut akan dimohonkan kepada Mahkamah Agung untuk diuji.

Anggota dewan juga mengusulkan kepada presiden, atau menteri Dalam Negeri untuk memberhentikan bupati Jember dari jabatan, atau memberhentikan sementara selama enam bulan.

Setelah pembacaan usulan, dilanjutkan dengan pendapat fraksi.

Tujuh fraksi, atau seluruh fraksi di DPRD Jember menyetujui dipakainya Hak Menyatakan Pendapat, dan pendapat yang dihasilkan menjadi keputusan DPRD Jember.

Ketujuh fraksi sepakat berpendapat meminta Mendagri memberhentikan bupati Jember dari jabatan.

"Keputusan dari rapat paripurna DPRD Jember dalam pemakaian Hak Menyatakan Pendapat terdiri atas penyataan pendapat, saran penyelesaian, dan peringatan"

"Pernyataan pendapat sesuai diktum pertama adalah memberhentikan Bupati Jember dr Hj Faida MMR dari jabatan bupati Jember karena dinilai melanggar sumpah janji jabatan"

"dan tidak melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah seperti dalam UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah," kata Halim ketika membacakan keputusan HMP anggota DPRD Jember.

Usai rapat paripurna, kepada wartawan, Halim mengatakan, melalui paripurna tersebut, DPRD Jember secara politis telah memberhentikan bupati dari jabatan.

"Secara politis, DPRD Jember memberhentikan bupati Jember dari jabatan. Selanjutnya proses administrasi akan kami lakukan"

"yakni membawa pendapat ini ke Mahkamah Agung. MA yang akan mengujinya. Untuk berapa lama prosesnya di MA, itu tergantung MA"

"Tetapi berdasarkan aturan MA memiliki waktu 30 hari berkas masuk dan teregister," kata Halim.

Dia mengakui proses setelah dipakainya HMP, masih panjang. Karena harus melewati mekanisme di MA.

"Amanat UU begitu bunyinya," imbuh Halim.

Lalu kapan dewan akan mendapatkan berkas pendapat DPRD Jember ke MA?

"Kalau soal itu menunggu waktu, menunggu kalkulasi politik. Lazimnya 90 hari setelah HMP.

Tetapi di aturan, tidak menyebut batas kedaluwarsa berkas didaftarkan ke MA," lanjutnya.

Karenanya, meskipun secara politis DPRD Jember telah memakzulkan Bupati Faida dari jabatan bupati Jember, selama belum ada surat keputusan (SK) dari presiden atau Mendagri, maka dia masih menjabat sebagai bupati Jember.


Quote:sumber : ini



Quote:
Gua sebagai warga Jember bboleh dong berkomentar

Gini mungkin kalian agan, sista dan netizen yang budiman hanya tau Faida di makzulkan gara alasan-alasan yang tertera diatas tapi disini gua warga yang tinggal di Jember sejak lahir sampai sekarang boleh dong berkomentar emoticon-Stick Out Tongue

Dari awal pencalonan Faida pada tahun 2015 (kalau gak salah) memang sudah menimbulkan pro dan kontra Hampir sama dengan kasus Gibran sang anak Presiden yang langsung menikung Rekomendasi Daerah ke pusat agar bisa mencalonkan diri sebagai bupati emoticon-Ngakak.

Karena mungkin warga Jember sudah muak dengan rezim yang lama dan lawan Faida dikenal adalah antek-antek bupati yang terdahulu akhirnya dia berhasil melegang ke kursi Jember satu bersama Wakilnya salah satu kiai terkenal di kota Jember.

Berbeda dengan Gibran yang memiliki Backingan Presiden Faida tidak memiliki Backup siapa-siapa dan bahkan dia pindah partai karena Suami dari Faida mencalonkan diri dari partai lainwalaupun akhirnya gagal melengang ke senayan

Konflikpun sering terjadi antara Faida dan DPRD Jember karena Faida tidak mempunyai koalisi cukup di DPR serta tidak dapat merangkul DPRD yang ada sekarang mungkin karena pemasukan DPRD berkurang sejak Faida menjadi bupati emoticon-Ngakak

sekarang coba gua bahas Alasan-alasan kenapa Faida bisa dimakzulkan oleh DPR menurut Pandangan gua sebagai warga biasa Jember.

1. Meng PHP banyak kepala dinas menjadikannya PJS dan tidak segera di lantik. Ini gua ada sedikit pengalaman sih beberapa tahun lalu temen bapak gua udah melakukan syukuran ketika dia diangkat menjadi PJS salah satu dinas tapi sampai sekarang tidak diangkat bahkan kembali keposisi semula emoticon-Ngakak aku sempat diskusi sama bapakku kok Faida nge-PHP temennya saya jawab "pak aku pernah lihat Pak xxx ngopi di basecamp lawan politiknya pas pilkada dulu". Gila aja Faida menyerahkan Jabatan penting dan strategis ke bukan "orangnya". Dan bener emang banyak sekali mutasi pedpindahan jabatan-jabatan di Jember sampai kadang saya bingung kok pak itu udah pindah lagi padahal belum lama.

2. Selalu Terlambat mengesahkan APBD. Untuk alasan ini saya simple sih apa aja sih syarat pengajuan dan pengesahan APBD dan di Jember sudah menjadi rahasia umun bupati dan wakilnya tidak akur emoticon-Ngakak.

Lalu gua sedikit bahas kenapa Faida Rapat Paripurna kemarin tidak datang. Pagi hari gua tau daerah sekitar DPRD di tutup (soalnya kalau dari rumah bapakku kerumah ibuku pasti melewati DPRD). Gua kira mau ada test covid atau rapid test soalnya BARU KEMARIN beberapa orang dari kecamatan saya ada yang positif eh ternyata ada Demo Aliansi Kiai Kampung atau apa lah.

Gila aja lo daerah yang gasampe 2km dari beberapa orang kena Covid ada pengumpulan massa bahkan Demontrasi bahkan aku bilang mereka Goblok mudah-mudahan kena corona masal emoticon-Ngakak

Akhirnya di sore hari gua tau ada demo apa oohh pantes. Yahh sedikit sih asumsi gua soal Faida

1. Orangnya Perfeksionis dan Jujur Beud. Di Jember sudah jadi rahasia umum jika ingin mendapatkan tender Proyek ada swbuah tempat kita harus menyetor uang terlebih dahulu. Zaman Faida Ilang Bray bahkan tempat itu jadi rumah kosong. Dan bahkan temen-temen gua yang beekompeten dan jujur bisa mendapatkan tender proyek dan kualitasnya bagus

2. Gak Bisa Ngerangkul DPRD

3. Pencitraannya kurang (padahal ini yang diperlukan sebagai kepala daerah). Akhirnya walaupun dia menjabat dan bagus lebih banyak isu negatif daripada isu positif yang keluar

4. Memiliki terlalu banyak musuh

Disini gua ga bela Faida atau siapapun bahkan jika ada pilkada gua ga akan memilih beliau mungkin akan milih lawan politiknya yang terkenal "sultan Jember".

Tapi disini gua beropini tanpa terpengaruh media, politik karena gua warga Jember yang merasakan Manfaatnya


Quote:Original Posted By .noiss.


Dalam pandangannya, Fraksi NasDem menilai terdapat beberapa kesalahan yang dianggap sebagai pelanggaran sumpah jabatan sehingga Faida layak diberhentikan sebagai bupati. Di antaranya adalah soal Perbup Kedudukan Susunan Organisasi Tata Kerja (KSOTK) yang dianggap melanggar aturan pusat.

Akibatnya pada tahun 2019 Jember mendapat sanksi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB).

Yakni tidak mendapatkan kuota CPNS untuk tahun 2019 dan terancam tidak mendapatkan lagi untuk tahun 2020 ini.

"Hal ini merupakan kerugian besar bagi ribuan masyarakat Jember dan juga bagi tenaga honorer/non-PNS Pemkab Jember," ujar Hamim.

Kesalahan bupati lainnya adalah melakukan belasan mutasi terhadap puluhan pejabat yang melanggar sistem merit dan sistem kepegawaian. Akibatnya, Jember sejak 2019 mendapat sanksi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kemendagri
.
Diubah oleh dewakere
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kentutz dan 38 lainnya memberi reputasi
39
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 6
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:01
JEMBer UTara ya gab
profile-picture
jazzcoustic memberi reputasi
1 0
1
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:04
Llo seluruh warga jember tau klo tu ibu jujur lu bela lah, ato cuma elo aja yg beranggapan tu ibu jujur.
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:09
Btw kalo Bu Faida tidak menjabat sebagai bupati, terus nasib ambulan yang diberikan ke setiap desa-desa gimana ye ? emoticon-Bingung
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:10
Memberhentikan kalau dengan dasar yang sangat kuat dan benar benar itu sudah fatal,tidak menjadi masalah tetapi kalau memberhentikan tanpa alasan yang kuat istilahnya hanya karena profokator menurut ane kurang profesional
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:17
Manganmu suwar-suwir ae gua gua barang emoticon-Blue Guy Bata (L)
Guaplek a cuk emoticon-Leh Uga
Makanya bu dokter Faida belajar pencitraan ke walikota Surabaya
Sujud2 depan nakes kek emoticon-Shutup
profile-picture
jazzcoustic memberi reputasi
1 0
1
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:21
Cerpennya bagus gan. emoticon-Swedia
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:24
Nilai yang didapat dari cerpen diatas adalah...
Kalau jadi pemimpin harus pandai pandai miara anjing...
Diubah oleh foolbaby
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:25
Me vs the world
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:28
si agan mau ngeluarin opini nya tapi agak campur aduk emoticon-Leh Uga

tersampaikan sih intinya mah. terlepas dari siapa yang benar dan salah nanti juga ada hitung2an nya, setelah jadi belatung lalu balitung
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:30
Setelah gw baca trit nya + komentar nya masih aja gw ga paham inti masalah dia apa? emoticon-Hammer2


Terlalu jujur kah?
Diubah oleh eeqteudiseblok
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:30
Hshsjajsjjshshssh
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:31
Lucu baca opini ente bre..
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:35
jancuk kiki

bosomu keduwuren emoticon-Ngakak
profile-picture
jazzcoustic memberi reputasi
1 0
1
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:41
harusnya gubernur dki yang dimakzulkan
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:41
Om TS klo ke jember ajakin saya jalan2 dong emoticon-Request

0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:44
Bupati kaga bisa bubarin dprd yak, ane kaga paham juga sih hukum politik disini
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:44
jadi inget gus dur digulingkan

ya itu kalo orang jujur yg bajingan banyak ya mau gak mau ya tumbang!coba mau kong kalikong ya duduk tenang di jabatanya

hanya tuhan yg maha tau
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 17:45
kalo udah tarung di MA, andai bu bupati tetap aman, sebaiknya yg menyatakan pendapat ini diberi "sanksi" jgn ajak ngobrol sama sekali..

udah bentrokin aja masyarakat lawan anggota dewan dan partai2nya..

ramein sekalian..
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 18:17
Bokap temen gw dimutasi faida terus di adu domba pula di posisi baru nya
0 0
0
Rapat Paripurna Empat Jam, Disepakati DPRD Memakzulkan Bupati Jember Faida
23-07-2020 18:18
Quote:Original Posted By SimpleM81378523
jancuk kiki

bosomu keduwuren emoticon-Ngakak

Sopo ekehhh ...
Quote:Original Posted By GhostFreak666
Om TS klo ke jember ajakin saya jalan2 dong emoticon-Request


Duluan aku kebandung kayaknya om wkwk
0 0
0
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 10 balasan
Halaman 4 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia