News
Batal
KATEGORI
link has been copied
75
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef5a1c28d9b1757bb7f9760/ustadz-edy-mulyadi-korlap-aksi-tolak-ruu-hip-di-dpr-diperiksa-polda-metro-jaya
https://www.harianaceh.co.id/2020/06/26/uatadz-edy-mulyadi-korlap-aksi-tolak-ruu-hip-di-dpr-diperiksa-polda-metro-jaya-ada-apa/ Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa?  Redaksi HAI 26/06/2020 | 07:18 WIB Buntut aksi pembakaran bendera bergambar banteng moncong putih di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pihak panitia aksi “Selamatkan NKRI dan Pancasi
Lapor Hansip
26-06-2020 14:20

Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya

https://www.harianaceh.co.id/2020/06...-jaya-ada-apa/


Quote:Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa?
 Redaksi HAI
26/06/2020 | 07:18 WIB

Buntut aksi pembakaran bendera bergambar banteng moncong putih di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pihak panitia aksi “Selamatkan NKRI dan Pancasila dari Komunisme” diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kamis (25/6).

Koordinator lapangan aksi yang tergabung di Aliansi Nasional Anti Komunisme (ANAK) NKRI, Ustaz Edy Mulyadi mengaku usai diperiksa polisi di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis malam (25/6).

Pemeriksaan itu merupakan buntut aksi pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat para delegasi organisasi masyarakat (Ormas) yang turut aksi unjuk rasa sedang bertemu wakil rakyat di Gedung DPR RI, Jakarta pada Rabu (24/6) kemarin sore.

“Di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, usai diperiksa soal pembakaran bendera PDIP,” ucap Ustaz Edy Mulyadi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (25/6).
Namun demikian, Ustaz Edy belum menjelaskan secara detail terkait materi pemeriksaan yang selesai pada malam ini.

Media juga belum mendapatkan informasi sejak kapan Edy beserta beberapa orang tersebut diperiksa polisi serta alasannya diperiksa.
“Cerita detailnya besok aja ya. Insya Allah,” singkat Ustaz Edy.
Diketahui, aksi menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR RI berujung adanya aksi pembakaran dua bendera, yakni bendera bergambar palu arit dan bendera PDIP.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Ustaz Yusuf Martak mencurigai adanya pihak lain yang sengaja menyusup acara demonstrasi tersebut.
“Kami masih mencurigai pembakar Bendera PDIP dari pihak lain. Karena di saat kejadian Saya selaku ketua delegasi bersama delegasi yang lain sedang mengadakan pertemuan dengan DPR,” ucap Ustaz Yusuf Martak kepada RMOL, Kamis pagi (25/6). (*)



Judul asli dipotong karena kepanjangan.

Siapakah "Edy Mulyadi"?

Edy Mulyadi 2020 = 

Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya

Edy Mulyadi 2019 =
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya

Entri Litsuscaleg:

8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
8 H Edy Mulyadi (Jakarta, 8 Agustus 1966)(L)(Cengkareng, Jakarta Barat)
-direktur program Centre for Economic & Democracy Stuydies (CEDeS)
-ketua Korps Mubaligh Jakarta
-pengurus Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF)
-menuduh rencana pemerintah mencabut domestic market obligation (DMO) batubara sebagai upaya membunuh PLN
-sering menyerang Menkeu Sri Mulyani, dan membela pendapat mantan Menkomar Rizal Ramli
-menyebut Menkeu Sri Mulyani "pejuang neolib sejati" yang hanya membuat utang baru dengan bunga tinggi
-menyatakan bahwa jumlah aset negara Indonesia Rp2.188 triliun sementara utang Rp 3.780 triliun, sehingga mempertanyakan pernyataan Menkeu bahwa Indonesia tak usah takut berutang (2017); Humas Kemenkeu Nufransa Wira Sakti menyebut tulisan dia menyesatkan dan menunjukkan ketidakpahaman atas prinsip akuntansi dasar; jumlah aset yang dia kutip adalah data lama 2007 dan hanya berupa Barang Milik Negara, belum termasuk aset lancar, informasi, dan lain-lain. Nufransa mempertanyakan kualitas studi lembaga yang dia pimpin.
-menyebut tindakan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama "Ahok" membarter kontribusi tambahan proyek reklamasi Teluk Jakarta dengan pembangunan fasilitas umum sebagai praktik dana nonbujeter tanpa payung hukum yang serampangan (2016)
-menyebut Ahok bukan fasis karena dianggapnya justru bersikap tak nasionalis dengan membela developer reklamasi dan bersikap sewenang-wenang (2016)
-menyatakan serial TV "King Suleiman/Abad Kejayaan" (Muhtesem Yuzyil) mendistorsi sejarah Islam dan melecehkan khalifah, dan ANTV sebagai penayangnya melakukan pembohongan publik (2015)
-ketua panitia Parade Tauhid Indonesia 2015
-melaporkan pemred Jakarta Post ke Polda Metro Jaya atas tuduhan menista agama sesudah Jakarta Post memuat kartun menggambarkan teroris NIIS/ISIS berbendera tengkorak dan kalimat tauhid (2014). Kasusnya dianggap selesai oleh Dewan Pers sesudah Jakarta Post menerbitkan permohonan maaf.
-menyatakan subsidi BBM harus dipertahankan dan seharusnya anggaran membayar utang yang dipersoalkan (2014)
-menuduh pemerintahan Joko Widodo mewacanakan penghapusan Kementerian Agama, dan wacana itu harus dilawan dengan cara diributkan umat Islam (2014)
-penulis buku Rizal Ramli Lokomotif Perubahan (2009)

track record afiliasi:
PKS, Rizal Ramli, 212
track record anti:
Jokowi, Ahok, Sri Mulyani
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nyong.eq dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 3
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 16:14
udah ga heran
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 16:16
Pendzoliman ini...


Lasegarrrrrr
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soljin7 dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 16:41
lumayan lah buat persiapan menyerok suara kadrun di pemilu nanti
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 17:59
kyknya asal kader pks sdh pasti ustad yah..
heran ana..
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 20:01
ohhh emang pantas jadi bos budak kadrun
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 20:27
Orang tipe ustad gini gak bisa misahin agama dgn politik. Saking inginnya berkuasa.
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 20:38
kurang lengkap nih. mestinya ada riwayat pendidikan dan pengalaman kerja sekalian. jd lebih jelas asal usul dan track recordnya. sama keluarga2nya kalau ada.

kali aja ada hubungan dgn fitsa dan atau lapindo?
Diubah oleh anak manis
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 20:42

AGAMA BUDDHA= FILOSOFI HIDUP SEBENARNYA.

7 Ajaran Utama Buddha, Agama Paling Damai di Dunia

Jakarta - Buddha diagungkan bukan karena kekayaan, keindahan, atau lainnya. Beliau diagungkan karena kebaikan, kebijaksanaan, dan pencerahanNya. Inilah alasan mengapa kita, seorang Buddhis, menganggap ajaran Buddha sebagai jalan hidup tertinggi.

Apa sajakah keunggulan-keunggulan yang menumbuhkan kekaguman kita terhadap ajaran Buddha?

1. Ajaran Buddha tidak membedakan kelas / kasta
Buddha mengajarkan bahwa manusia menjadi baik atau jahat bukan karena kasta atau status sosial, bukan pula karena percaya atau menganut suatu kepercayaan. Seseorang baik atau jahat karena perbuatannya. Dengan berbuat jahat, seseorang menjadi jahat, dan dengan berbuat baik, seseorang menjadi baik. Setiap orang, apakah ia raja, orang miskin atau pun orang kaya, bisa masuk surga atau neraka, atau mencapai Nibbana, dan hal itu bukan karena kelas atau pun kepercayaannya.

2. Ajaran Buddha mengajarkan belas kasih yang universal
Buddha mengajarkan kita untuk memancarkan metta (kasih sayang dan cinta kasih) kepada semua makhluk tanpa kecuali. Terhadap manusia, janganlah membedakan bangsa. Terhadap hewan, janganlah membedakan jenisnya. Metta harus dipancarkan kepada semua hewan termasuk yang terkecil seperti serangga.

3. Dalam ajaran Buddha, tidak seorang pun diperintahkan untuk percaya
Sang Buddha tidak pernah memaksa seseorang untuk mempercayai ajaranNya. Semua adalah pilihan sendiri, tergantung pada hasil kajian masing-masing individu. Buddha bahkan menyarankan, “Jangan percaya apa yang Kukatakan kepadamu sampai kamu mengkaji dengan kebijaksanaanmu sendiri secara cermat dan teliti apa yang Kukatakan.” Ajaran Buddha tidak terlalu dipengaruhi oleh perbedaan-perbedaan dan kritik-kritik terhadap ajaranNya. Jelaslah bagi kita bahwa ajaran Buddha memberikan kemerdekaan atau kebebasan berpikir.

4. Agama Buddha mengajarkan diri sendiri sebagai pelindung
Buddha bersabda, “Jadikanlah dirimu pelindung bagi dirimu sendiri. Siapa lagi yang menjadi pelindungmu? Bagi orang yang telah berlatih dengan sempurna, maka dia telah mencapai perlindungan terbaik.”

Ini bisa dibandingkan dengan pepatah bahasa Inggris, “God helps those who help themselves” –Tuhan menolong mereka yang menolong dirinya sendiri. Inilah ajaran Buddha yang menyebabkan umat Buddha mencintai kebebasan dan kemerdekaan, dan menentang segala bentuk perbudakan dan penjajahan.

Buddha tidak pernah mengutuk seseorang ke neraka atau pun menjanjikan seseorang ke surga, atau Nibbana; karena semua itu tergantung akibat dari perbuatan tiap-tiap orang, sementara Buddha hanyalah guru atau pemimpin. Seperti tertulis dalam Dhammapada, “Semua Buddha, termasuk Saya, hanyalah penunjuk jalan.” Pilihan untuk mengikuti jalanNya atau tidak, tergantung pada orang yang bersangkutan.

5. Ajaran Buddha adalah ajaran yang suci
Yang dimaksudkan di sini adalah ajaran tanpa pertumpahan darah.
Dari awal perkembangannya sampai sekarang, lebih dari 2500 tahun –ajaran Buddha tidak pernah menyebabkan peperangan. Bahkan, Buddha sendiri melarang penyebaran ajaranNya melalui senjata dan kekerasan.

6. Ajaran Buddha adalah ajaran yang damai dan tanpa monopoli kedudukan
Dalam Dhammapada, Buddha bersabda, “Seseorang yang membuang pikiran untuk menaklukkan orang lain akan merasakan kedamaian.” Pada saat yang sama, Beliau memuji upaya menaklukkan diri sendiri. Beliau berkata, “Seseorang yang menaklukkan ribuan orang dalam perang bukanlah penakluk sejati. Tetapi seseorang yang hanya menaklukkan seorang saja yaitu dirinya sendiri, dialah pemenang tertinggi.”

Di sini, menaklukkan diri sendiri terletak pada bagaimana mengatasi kilesa (kekotoran batin). Andaikan semua orang menjadi umat Buddha, maka diharapkan manusia akan beroleh perdamaian dan kebahagiaan. Buddha mengatakan bahwa semua makhluk harus dianggap sebagai sahabat atau saudara dalam kelahiran, usia tua, penyakit, dan kematian. Beliau juga mengajarkan semua umat Buddha untuk tidak menjadi musuh orang-orang tidak satu keyakinan atau pun menganggap mereka sebagai orang yang berdosa. Beliau mengatakan bahwa siapa saja yang hidup dengan benar, tak peduli kepercayaan apapun yang dianutnya, mempunyai harapan yang sama untuk memperoleh kebahagiaan di kehidupan sekarang dan kehidupan yang akan datang. Sebaliknya, siapapun yang menganut ajaran Buddha tetapi tidak mempraktikkannya, hanya akan memperoleh sedikit harapan akan pembebasan dan kebahagiaan.

Dalam ajaran Buddha, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mencapai kedudukan yang tinggi. Dengan kata lain, setiap orang dapat mencapai Kebuddhaan.

7. Ajaran Buddha mengajarkan hukum sebab dan akibat
Buddha mengajarkan bahwa segala sesuatu muncul dari suatu sebab. Tiada suatu apapun yang muncul tanpa alasan.

Kebodohan, ketamakan, keuntungan, kedudukan, pujian, kegembiraan, kerugian, penghinaan, celaan, penderitaan –semua adalah akibat dari keadaan-keadaan yang memiliki sebab.

Akibat-akibat baik muncul dari keadaan-keadaan yang baik, dan akibat buruk muncul dari penyebab-penyebab buruk pula. Kita sendiri yang menyebabkan keberuntungan dan ketidakberuntungan kita sendiri. Tidak ada Tuhan atau siapapun yang dapat melakukannya untuk kita. Oleh karena itu, kita harus mencari keberuntungan kita sendiri, bukan membuang-buang waktu menunggu orang lain melakukannya untuk kita. Jika seseorang mengharapkan kebaikan, maka dia hanya akan berbuat kebaikan dan berusaha menghindari pikiran dan perbuatan jahat.

Prinsip-prinsip sebab dan akibat; suatu kondisi yang pada mulanya sebagai akibat akan menjadi sebab dari kondisi yang lain, dan seterusnya seperti mata rantai. Prinsip ini sejalan dengan pengetahuan modern yang membuat ajaran Buddha tidak ketinggalan zaman daripada kepercayaan-kepercayaan lain di dunia.

“Dhamma itu indah pada awalnya, indah pada pertengahannya dan indah pada akhirnya”

Sumber: [url]https://indonesianbuddhistsociety.wo...aran-buddha-2/[/url]
Bonus: 
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 21:37
lagi lagi partai kelamin selangkangan
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 21:42
dari track record yang dipunya ane langsung memaklumi lah hehehe emoticon-Shakehand2

ambil satu contoh aja nih... dia nuding pak Jokowi mau hapus kementerian agama di 2014.. kenyataannya gimana?? terus tudingannya gak bener nih, pertanggungjawaban dia gimana?? emoticon-Bingung
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 21:45
coba nyantai di rumah. Sambil ngopi nonton TV. kan ga bakalan di periksa. emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 21:52
jiah, sapi tua

gak heran deh emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lt.Evans dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 22:20
4L ...Lo Lagi Lo Lagi emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
#mendadakPancasilais
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 22:54
Kader PKS ternyataemoticon-Ngakak (S).
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 23:06
Gak jauh2.

Partai pemuja DI/TII pasti akan selalu bikin ulah.
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 23:10
Udah jelas track recordnya ya gan
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 23:24
Quote:Original Posted By bravo73
Edy mulyadi ini sekitar tahun 2005 pernah jadi marketing forex, posisinya manager, tapi timnya gak perform, jadi dibubarkan

Rupanya dia uztad....baru tauemoticon-Wakaka


Quote:Original Posted By anak manis
kurang lengkap nih. mestinya ada riwayat pendidikan dan pengalaman kerja sekalian. jd lebih jelas asal usul dan track recordnya. sama keluarga2nya kalau ada.

kali aja ada hubungan dgn fitsa dan atau lapindo?


Udah ada tambahan emoticon-Ngakak
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 23:27
Quote:8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
8 H Edy Mulyadi (Jakarta, 8 Agustus 1966)(L)(Cengkareng, Jakarta Barat)
-direktur program Centre for Economic & Democracy Stuydies (CEDeS)
-ketua Korps Mubaligh Jakarta
-pengurus Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF)
-menuduh rencana pemerintah mencabut domestic market obligation (DMO) batubara sebagai upaya membunuh PLN
-sering menyerang Menkeu Sri Mulyani, dan membela pendapat mantan Menkomar Rizal Ramli
-menyebut Menkeu Sri Mulyani "pejuang neolib sejati" yang hanya membuat utang baru dengan bunga tinggi
-menyatakan bahwa jumlah aset negara Indonesia Rp2.188 triliun sementara utang Rp 3.780 triliun, sehingga mempertanyakan pernyataan Menkeu bahwa Indonesia tak usah takut berutang (2017); Humas Kemenkeu Nufransa Wira Sakti menyebut tulisan dia menyesatkan dan menunjukkan ketidakpahaman atas prinsip akuntansi dasar; jumlah aset yang dia kutip adalah data lama 2007 dan hanya berupa Barang Milik Negara, belum termasuk aset lancar, informasi, dan lain-lain. Nufransa mempertanyakan kualitas studi lembaga yang dia pimpin.
-menyebut tindakan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama "Ahok" membarter kontribusi tambahan proyek reklamasi Teluk Jakarta dengan pembangunan fasilitas umum sebagai praktik dana nonbujeter tanpa payung hukum yang serampangan (2016)
-menyebut Ahok bukan fasis karena dianggapnya justru bersikap tak nasionalis dengan membela developer reklamasi dan bersikap sewenang-wenang (2016)
-menyatakan serial TV "King Suleiman/Abad Kejayaan" (Muhtesem Yuzyil) mendistorsi sejarah Islam dan melecehkan khalifah, dan ANTV sebagai penayangnya melakukan pembohongan publik (2015)
-ketua panitia Parade Tauhid Indonesia 2015
-melaporkan pemred Jakarta Post ke Polda Metro Jaya atas tuduhan menista agama sesudah Jakarta Post memuat kartun menggambarkan teroris NIIS/ISIS berbendera tengkorak dan kalimat tauhid (2014). Kasusnya dianggap selesai oleh Dewan Pers sesudah Jakarta Post menerbitkan permohonan maaf.
-menyatakan subsidi BBM harus dipertahankan dan seharusnya anggaran membayar utang yang dipersoalkan (2014)
-menuduh pemerintahan Joko Widodo mewacanakan penghapusan Kementerian Agama, dan wacana itu harus dilawan dengan cara diributkan umat Islam (2014)
-penulis buku Rizal Ramli Lokomotif Perubahan (2009)

track record afiliasi:
PKS, Rizal Ramli, 212
track record anti:
Jokowi, Ahok, Sri Mulyani


Nulis panjang panjang kesimpulanya bahwa dia itu KADRUN, dah itu saja
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 23:32
neo pki n neo DI/TII merger jdi partai di partai anu,
0 0
0
Ustadz Edy Mulyadi, Korlap Aksi Tolak RUU HIP Di DPR Diperiksa Polda Metro Jaya
26-06-2020 23:49
Gelar ustaz2 gitu tuh kok kaya gampang banget dipake?
Ustadz di kampung gw, meski cuma level kampung, tapi beliau rutin mengajar anak2 ngaji & kalo ceramah tuh enak gitu materi nya.

Apakah grade ke-ustad-an nya beda dg geng 212?
0 0
0
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia