News
Batal
KATEGORI
link has been copied
186
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef029e3f4ae2f402d44a794/warga-berkerumun-lima-orang-reaktif-dokter-cfd-perlu-di-evaluasi
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang lupa dengan protokol kesehatan menjaga jarak atau physical distancing, sebagai upaya pecegahan COVID-19, dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jakarta pada hari Minggu (21/6).
Lapor Hansip
22-06-2020 10:47

Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi

Past Hot Thread
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi

INDUSTRY.CO.ID - Jakarta, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang lupa dengan protokol kesehatan menjaga jarak atau physical distancing, sebagai upaya pecegahan COVID-19, dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jakarta pada hari Minggu (21/6).

Yuri meminta bahwa pelaksanaan CFD di tengah pandemi COVID-19 agar menjadi evaluasi bersama.

“Hari ini kami melakukan pemantauan di beberapa tempat seperti pelaksanaan Car Free Day di Jakarta, masih kita lihat beberapa masyarakat lupa, bahwa physical distancing penting, ini yang kami mohon untuk menjadi evaluasi kita bersama,” ujar Yuri dilansir dari kaman resmi Gugus Tugas Covid-19 Senin (22/6).

Perlu diketahui, dalam pelaksanaan CFD di Jakarta kemarin, ditemukan lima orang yang hasilnya reaktif setelah dilakukan rapid test di kawasan CFD Jakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen (Pol) Rusdianto pada Minggu sore (21/6) di Jakarta.

“Rapid test tadi yang ikut tes 600 orang, reaktif 5 orang,” sebut Rusdianto.

Yurianto sangat menyayangkan masih terdapat masyarakat yang belum disiplin dan tertib menerapkan protokol kesehatan ketika berada di ruang publik.

"Meskipun, sebagian besar sudah kami lihat menggunakan masker, tetapi sekali lagi, physical distancing juga adalah sesuatu yang perlu,” jelas Yuri.

Lebih lanjut, Yuri juga mengatakan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan secara menyeluruh menjadi prasarat mutlak untuk melaksanakan adaptasi kebiasaan yang baru.

“Ini beberapa hal yang sangat penting dan mendasar, sebagai bahan evaluasi kita, physical distancing, menjaga jarak, menggunakan masker adalah hal yang harus sekali lagi, harus kita jalankan dengan disiplin. Ini menjadi prasyarat mutlak, manakala kita akan melaksanakan adaptasi kebiasaan yang baru, untuk kembali kepada tingkat produktivitas kita,” jelas Yuri.

"Sekali lagi, adaptasi kebiasaan yang baru, berbasis pada kepatuhan kita menjalankan protokol kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan semangat gotong royong untuk patuh disiplin untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Selain pelaksanaan CFD di Jakarta, Yuri juga mengungkapkan bahwa protokol kesehatan physical distancing juga masih belum tertib dilakukan masyarakat, seperti yang terpantau di sejumlah bandar udara (bandara), khususnya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.

"Beberapa bandara udara, Bandar Udara yang akan melaksanakan penerbangan di hari Minggu ini, terutama yang mengarah ke pulau Jawa, kami lakukan pemantauan di Batam, dan di beberapa tempat yang lain, juga demikian. Kita masih melihat, banyak masyarakat yang belum tertib untuk menjaga physical distancing,” pungkas Yuri.

Baca Selengkapnya:

https://www.industry.co.id/read/6883...lu-di-evaluasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kyukyunana dan 17 lainnya memberi reputasi
16
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 5
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:05
new normal emang bukan pilihan tepat kok saat ini... itu cm pilihan yg berlandaskan ekonomi tanpa memperhatikan dampak kesehatan yg masih nyata kita hadapi bersama saat ini
profile-picture
scoria07 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:15
Nah kan.. rasain deh.. jangan complain nanti..
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:16
hahahaha. warga indo kalo dilarang mah makin jadi. udh dibatasi masih ajee wkwk
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:16
kalo bersepeda dan lari kemungkinan besar sudah jaga jarak, yg tidak jaga jatak yg duduk2 saja biasanya
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:17
Duh, klo gw jd presiden langsung gw pecat si anies
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan yurikaede memberi reputasi
2 0
2
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:21
Kelinci percobaan, misal dites non-reaktif, berarti CFD layak dilanjutkan

kalo dites masih ada yang reaktif,,berarti wassalam, perlu ditelusuri juga yang reaktif itu selama CFD kontak sama siapa aja, siapa tau dari :
1 jadi 2
2 jadi 4
4 jadi 8
8 jadi 16
16 jadi 32
32 jadi 64

dst...
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:25
ini epic
tinggal nunggu berita ribuan kasus corona klaster cfd aja

semoga ga kejadian, baek2 semua pada sehat lu pada!
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:28
Kayanya kalo covid yg sekarang,kena ke org dgn imun biasa biasa tanpa punya penyakit penyerta,ga timbul gejala ato otg.nah yg sial kalo kena org yg imunnya lg lemah,bisa aga serius gejalanya.apalagi punya penyakit penyerta
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:30
Warga Indonesia itu suka berkerumun, ada penyergapan disertai dar der dor juga rame2 nonton. Corona yang ga kasat mata juga ga ngaruh, apalagi udah lama disuruh di rumah. Begitu ada info keramaian dibuka tentu akan keluar dan membludag..
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:39
Mau apa dikata.shruanya kitalah yg sdar akan pntingnya mnjga agar tdak trkna covid.bkan trus seenaknya.tdak mngikuti protokol yg sdah dianjurkan.jdi smua itu dkmblikan sma diri kita sndri.
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:48
gk usah evaluasi..ditiadakan lagi aja..kalau mau adain lagi minimal tunggu akhir tahun gimana kelanjutan kasusnya, apa awal tahun sekalian, masih terlalu cepet sekarang... toh ya urgensi cfd apa juga? sekedar olahraga emang pagi pagi joging di sekitar kompleks apa kampung gk bisa? harus banget di tengah keramaian?
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:51
manusia bebal ndak ada beda dengan orang di daerah ane. emoticon-Big Grin
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:51
apa enaknya coba sepedaan di tengah lautan penuh sepeda gitu emoticon-Ngakak (S)
ane kalo ada cfd selalu menghindari thamrin-HI
paling cuma di sekitaran tempat tinggal ane doang scbd-senayan-permata hijau
Diubah oleh yurikaede
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 19:57
bajer pada lebay
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 20:03
Ini sudah sesuai instruksi soal Herd Immunity bukan?
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 20:20
warga negara maju memang beda gan
Diubah oleh r1pper
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 20:21
yg penting ekonomi meroket
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 20:22
warganya bandel.. pemerintahnya jg bandel.. ya sudah, adapun evaluasi jg gk akan berpengaruh banyak ke dpnnya
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 20:25
mungkin rakyat udah jenuh dirumah.
0 0
0
Warga Berkerumun Lima Orang Reaktif, Dokter: CFD Perlu di Evaluasi
22-06-2020 20:30
nah lo....
0 0
0
Halaman 3 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia