News
Batal
KATEGORI
link has been copied
242
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5edb66a068cc95595c6c229f/pelajaran-agama-perlukah-dihapus
'Kelak 50 tahun lagi negeri ini akan punya masalah besar,' kata Soekarno.  ketika ia dipaksa memasukkan agama dalam kurikulum pendidikan. Sejarah ini diceritakan seseorang yang sangat mengerti awal mula bagaimana pelajaran agama masuk kurikulum di sekolah negeri. Masuknya pelajaran agama pada waktu itu untuk melawan paham komunis yang berkembang semakin besar. Apa yang dikhawatirkan Soekarno, Pre
Lapor Hansip
06-06-2020 16:49

Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?

'Kelak 50 tahun lagi negeri ini akan punya masalah besar,' kata Soekarno. 
ketika ia dipaksa memasukkan agama dalam kurikulum pendidikan. Sejarah ini diceritakan seseorang yang sangat mengerti awal mula bagaimana pelajaran agama masuk kurikulum di sekolah negeri. Masuknya pelajaran agama pada waktu itu untuk melawan paham komunis yang berkembang semakin besar.

Apa yang dikhawatirkan Soekarno, Presiden pertama Indonesia terbukti. Pada masa sekarang, sekolah-sekolah lebih banyak berbicara agama daripada melahirkan para ilmuwan hebat. Bahkan banyak di sekolah negeri, sudah memaksakan identitas agama sebagai penanda keimanan seseorang.

Singapura sudah mengetahui masalah ini sejak lama.
Tahun 1984, waktu itu sekolah di Singapura memasukkan pelajaran agama di sekolah. Lima tahun kemudian, PM Lee Kuan Yew mencabut kebijakan itu. Ketika ditanya kenapa ia melakukan itu, Lee Kuan Yew menjawab, "Agama merupakan suatu hal yang sebaiknya dibiarkan berada dalam kawasan pribadi."

Meski melarang pelajaran agama di sekolah, nilai-nilai agama seperti budi pekerti, adab dan akhlak dimasukkan dalam pelajaran.
Guru-guru agama pun disertifikasi dan didaftar di lembaga pendidikan guru agama. Mereka terus dites supaya memenuhi kriteria oleh MUI nya Singapura. Kalau gagal, mereka tidak boleh mengajarkan agama di mana pun juga di Singapura.

Dan sekarang, kita melihat Singapura adalah negara hebat yang fokus pada ekonomi.

Malaysia juga sudah mulai khawatir dengan situasi "mabuk agama" di negaranya. Mahathir Mohammad, PM Malaysia, mengumumkan akan mengurangi secara bertahap silabus agama di sekolah negeri.
Lalu, bagaimana Indonesia?

Membahas masalah penghapusan mata pelajaran agama di Indonesia ini bisa jadi sangat sensitif. Bisa habis dituding kafir, anti Islam, PKI dan segala macam tuduhan negatif tanpa mau melihat gambaran besarnya. Dan belum ada satu pun pemimpin yang berani membahas masalah ini secara terbuka apalagi mengambil kebijakan.
Padahal mereka tahu akar masalahnya di mana dan bagaimana cara mengatasinya dengan belajar pada negara tetangga. Tapi untuk melangkah ke arah sana, berat sangat. Takut ini, takut itu dan rasa takut itu semakin besar sehingga kebijakan yang diambil selama ini tidak menyentuh akar masalah.

Seorang tokoh intelijen, AM Hendropriyono, dalam sebuah diskusi mengatakan bahwa permasalahan pendidikan kita selama ini bahwa kebijakannya tidak terpusat. Kebijakan di pusat, belum tentu dipatuhi daerah. Celah inilah yang dimasuki kelompok radikalis sehingga mereka bisa berkembang cepat dan membesar tanpa kita mampu mencegahnya.
Situasi ini sama seperti ketika kita tahu bahwa tubuh kita terkena kanker, tapi takut mengobatinya. Akhirnya kanker itu berkembang dan kelak akan memakan seluruh tubuh kita.
Beranikah kita bertindak seperti Malaysia, atau malah seekstrem Singapura?
https://www.tagar.id/pelajaran-agama...lukah-dihapus

emoticon-Matabelo 






profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 24 lainnya memberi reputasi
23
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 6
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 20:07
Kalo agama sebagai pengetahuan diajarkan tentu tdk masalah apalagi yg dijarkan bukan hanya agama mayoritas. Selama ini dr mulai paud hingga jenjang sekolah menengah metodologis pengajarannya seperti dogma dan doktrin ya inilah yg dinamalan doktrinisasi agama dan sangat dipaksakan. Seharusnya doktrin/ pelajaran agama urusan orangtuanya bukan di sekolah umum
profile-picture
profile-picture
farhan.faf dan akbarg1 memberi reputasi
2 0
2
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 20:12
"......Agama merupakan suatu hal yang sebaiknya dibiarkan berada dalam kawasan pribadi...." ini seharusnya dalam bersosialisasi demikian.

tapi, kasihan juga pada Guru yang mengajar disiplin ilmu Pendidikan Agama. ntar mereka ga ada lahan tuk mengajar.
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 20:43
disekolah smp ane dulu kalo solat di absen wkwk emoticon-Ngakak
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 20:48
Ya lebih baik hapus saja dan tanpa aturan terutama wanita yg diwajibkan pakai jilbab jadi hak masing2 kecuali yang memang di sekolah islam. pelajaran agama contoh kebanyakan di SD negeri, tidak lah adil karena guru Agama nya tidak komplit dan yang pasti ada guru Agama Islam. Jadi Pemerintah khususnya kemendikbud sangat kurang memperhatikan hal ini dari zaman dulu dan bisa dibilang tidak ada keadilan bagi muridnya dalam proses belajar mengajar yg seharusnya merata, karena di Indo ada 6 agama. bahkan ada guru yang memaksa murid yg beda agama ikut pelajaran agama lain hanya agar dapat nilai. Hanya saat ujian/test saja mengerjakan soal agama masing2.

0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 20:51
Berhubung di Endonesah tercintah ini agamannya "kental" banget mungkin lebih baik bukan dihapus tp diubah dalam bentuk lain yg pastinya gak spt pelajaran yg cm sekedar teori hapalan...
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:07
menurut gue,
jika pihak pemerintah atau sekolah ingin tetap mempertahankan pendidikan agama, lebih baik dibagi dua yakni sekolah umum dan sekolah berbasis agama

1. sekolah umum, lebih baik mengajarkan agama sebatas pengetahuan umum atau dasar saja, misal:

a. belajar mengenal tata cara ibadah 6 agama dan aliran kepercayaan,

b. belajar mengenal sejarah 6 agama dan aliran kepercayaan,

c. belajar mengenal hal hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di 6 agama dan aliran kepercayaan,

d. belajar mengenal istilah dan tingkatan jabatan pemimpin agama, misal ulama, kyai, pendeta, uskup, imam, paus, biksu, banthe, dll

e. belajar mengenal nama figur inti dari 6 agama, seperti Nabi Muhammad, Yesus, Wisnu-Brahma-Siwa, Sidarta Gautama, Kongfuzi

f. belajar mengenal nama tempat ibadah 6 agama


2. sekolah khusus berbasis agama,
artinya sekolah khusus siswa beragama tertentu saja. misal sekolah lslam, sekolah Kristen, sekolah Hindu, sekolah Buddha, Konghucu, aliran kepercayaan


Diubah oleh cacarakan
profile-picture
profile-picture
atamlee dan topcollection memberi reputasi
2 0
2
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:11
hapus aja, pengetahuan agama gak perlu dapat penilaian dari sekolah formalemoticon-Kagets
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:19
pelajaran agama baiknya jadi kokurikuler, nggak ada nilai diberikan. sekolah2 keagamaan pun kembalikan ke kemendikbud & PT agama terlarang buka jurusan non agama.
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:20
ya perlu2 aja sebenernya asalkan emang terarah ya pengajarannya dan pengajarnya ga nanemin paham2 yang sesat. karena pada dasarnya ga semua keluarga bisa ngajarin itu sih, dan namanya anak kecil perlu dituntun, kalo keluarganya ga bisa memenuhi, setidaknya dapet dasarnya dari sekolah
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:31
udah terlambat sih kalo mau dihapus, pasti bakal bikin keributan yg besar.. harusnya dr dulu kalo mau ngerombak sih
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:42
Akan semakin banyak oknum mengatas namakan agama (yang mungkin dibelakangnya ada para pengajar yang kuatir dandangnya 'ngguling), bila agama dicabut dari kurikulum sekolah umum.
Di lain pihak, para siswa akan disuruh "meguru" ke tokoh agama lokal oleh ortunya (yang baik, karena masih peduli akan masalah moral), tapi belum tentu guru yang dimaksud mempunyai kualitas serta pandangan mengenai Pancasila yang serupa dengan yang ada di sekolah umum (yang belum terpapar ideologi khilafah).
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:45
dihapus lah... gimana juga tahu tolak ukur kepintaran gurunya? kalo guru2 lain kan jelas, matematika harus bisa jelasin konsep trigonometri misalnya. Kalo agama? tafsirnya aja bisa kemungkinan beda2.. di sini yg katanya dianggap paling dihormati masih bisa dihina2... badan yg katanya mengatur malah ga diikutin himbauannya..
profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
1 0
1
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:46
Dihapus pun tak masalah..
Agama urusan pribadi
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:49
Menurut ane kalau dihapus jangan lah gan, karna agama juga mengarjarkan kita kebaikan dan banyak nilai² yg terkandung dalam pelajaran agama
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:51
Musuh komunis adalah Agama.. jika Agama dihapus maka komunis yg subur
profile-picture
lubizers memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 21:56
ngapain cuma pelajaran Agama, sekolahan juga sebaiknya dihapus saja lah
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 22:07
Memang lebih penting pendidikan ilmu marketing daripada pendidikan agama....

Mabok agama taunya bikin rusuh. emoticon-Bingung
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 22:28
guru agamanya setuju gak....?
kalo setuju di hapus....hapus aja....
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 22:35
ga dihapus aja siwa Indonesia pada ga ada adab apalagi di hapus
hadehh bakal makin kacau
seandainya dihapus ganti dehh pake mapel etika adab akhlak semacam itu
0 0
0
Pelajaran Agama, Perlukah Dihapus?
06-06-2020 22:50
Menurut ane ajaran agama jangan dihapus, tapi dikurangin porsinya.

Terus pendidikan jangan cuma belajar doang, tapi juga diajarin gimana nanti kalo lepas dari sekoah atau kuliah bisa ciptain/bersaing untuk dapet kerja. Intinya ajaran agama terlalu berlebihan sih kalo kata ane, jadinya apa-apa orang agama mulu.
0 0
0
Halaman 4 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia