Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
553
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ecdb1018d9b174eb976554b/kalau-poligami-sudah-biasa-bagaimana-dengan-poliandri-para-agan-sudah-siapkah
Poliandri adalah suatu sistem pernikahan yang membolehkan seorang perempuan mempunyai suami lebih dari satu orang dalam waktu yang bersamaan. Umumnya, praktik poliandri ini terjadi pada daerah tertentu di mana terdapat kelangkaan perempuan, sehingga seringkali seorang laki-laki berbagi istri dengan saudara lainnya. Praktik poliandri ini diperkirakan hanya ada kurang dari 1 persen di seluruh dunia
Lapor Hansip
27-05-2020 07:14

Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?

Past Hot Thread
Bismillah
Assalamu'alaikum
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
Hai ... Agan dan Sista yang ganteng dan cantik, apa kabar semuanya?. Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin wal Faidzin ya๐Ÿค—

Alhamdulillah, ketemu lagi dengan Ane ...
Quote:Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?

Hai GanSisist, kali ini Ts ingin berbagi informasi yang Ts dapatkan intip yuk apa saja itu?

Poligami

Quote:Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?

Poligami, Satu kata ini sangat besar sekali efeknya, selalu menjadi momok bagi semua kaum hawa. Baik mama muda maupun mama tua, biarpun sudah lama jadi mama bila bahas poligami bawaannya uring-uringan dan langsung badmood๐Ÿ˜‚

Sunnah Rasulullah yang satu ini sudah banyak dilakoni orang, ada yang memenuhi syarat ada pula yang tidak sama sekali.

Ts sendiri tidak membenci Sunnah satu ini, jangan sampai ya karena bila membenci Sunnah Rasulullah artinya sama saja dengan membeci Baginda Rasulullah.
Nauzubillah minzalik!

Seperti yang telah diketahui bahwa poligami terbagi ke dalam dua kategori, yakni pologini (suami yang memiliki istri lebih dari satu) dan poliandri (istri yang memiliki suami lebih dari satu).

Berpoligami jangan asal-asalan harus dengan catatan bisa berlaku adil, adil dalam berbagi waktu, materi, juga hati.

Jadi, bila waktu berkunjung dan materi sudah adil tetapi bila hati masih condong kesalah satu itu belum dikatakan adil loh GanSist.
So, pelajari lagi ya untuk Agan-agan yang mau berpoligami๐Ÿ˜‚

Nah, bagaimana pula dengan poliandri? Simak yuk๐Ÿค—

Poliandri
Quote:Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?

Poliandri adalah suatu sistem pernikahan yang membolehkan seorang perempuan mempunyai suami lebih dari satu orang dalam waktu yang bersamaan. Umumnya, praktik poliandri ini terjadi pada daerah tertentu di mana terdapat kelangkaan perempuan, sehingga seringkali seorang laki-laki berbagi istri dengan saudara lainnya.

Praktik poliandri ini diperkirakan hanya ada kurang dari 1 persen di seluruh dunia dan terbatas pada wilayah tertentu, seperti di Himalaya, India Utara, Tibet, masyarakat Eskimo, dan beberapa Indian Amerika Utara. Bahkan, pada daerah tertentu tradisi poliandri ini terjadi secara turun-temurun hingga ke anak-anaknya. ย 

Seperti kisah poliandri di bawah ini

Quote:
Wanita ini nikahi 5 saudara kandung hingga miliki seorang anak

Masyarakatย India kerap kali melakukan hal yang tak masuk akal.

Seorangย wanitaย bernama Rajo Verma menjadi pembicaraan setelah kisah cintanya diketahui publik.

Wanitaย berusia 28 tahun itu menikahi 5 saudara kandung suaminya hingga memiliki seorang anak.

Rajo Verma tinggal di sebuah desa terpencil dan miskin di dekat kota Dehradun, negara bagian Uttarakhand, India.

Rajo bersama 5 suaminya tinggal di satu rumah yang sama, dan tidur dalam satu ranjang yang sama.

Ia bahkan mengaku tidak tahu yang mana ayah dari bayinya saat pertama lahir.
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?

Quote:
Hukum poliandri di Indonesia

Selama ini, masyarakat lebih banyak mengenal laki-laki yang memiliki istri lebih dari satu alias poligami. Namun, ditemukan juga beberapa kasus di mana seorang perempuan memiliki lebih dari satu suami atau yang dikenal dengan istilah poliandri. Akan tetapi, baik dalam hukum agama maupun hukum negara, poliandri diharamkan di Indonesia.ย 

Pada dasarnya, hukum pernikahan di Indonesia menganut asas monogami. Hal ini tertuang dalam Pasal 3 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkimpoian (UUP), bahwa seorang laki-laki hanya boleh mempunyai seorang istri, dan seorang perempuan hanya boleh mempunyai seorang suami.ย 

Islam sendiri tidak membolehkan poliandri karena ditakutkan munculnya masalah dalam menentukan ayah dari anak yang dikandung sang istri. Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 40, disebutkan bahwa laki-laki dilarang menikahi seorang perempuan yang masih terikat perkimpoian dengan laki-laki lain. Selain itu, perempuan juga nggak boleh dinikahi jika dia masih dalam masaย iddah setelah bercerai dengan suaminya.
Praktik poliandri seringkali menimbulkan masalah, terutama mengenai status anak dan pernikahannya.

Quote:

Beberapa resiko poliandri

1. Kurangnya kepastian mengenai keturunan yang dihasilkanย 

Risiko utama dari pernikahan poliandri adalah sulitnya mengetahui siapa ayah biologis dari anak yang dilahirkan. Ketika seorang perempuan mempunyai banyak suami, anaknya pasti akan tahu siapa ibunya. Namun, sang anak nggak tahu siapa ayah kandungnya yang sebenarnya.ย 

2. Menurunkan angka kelahiranย 

Meskipun memiliki banyak suami, tapi tetap saja hanya satu perempuan itu yang dapat melahirkan anak. Karena hanya satu perempuan yang terlibat dalam beberapa pernikahan, maka jumlah anak yang dihasilkan dalam sebuah pernikahan akan lebih sedikit.ย 

3. Tingginya tingkat kegagalan rumah tanggaย 

Pernikahan poliandri juga memiliki risiko dapat meningkatkan kegagalan dalam rumah tangga. Pasalnya, pasangan yang melakukan poliandri sangat rentan mengalami perceraian atau perselingkuhan.ย sumber

Itulah ulasan lengkap tentang syarat dan hukum poliandri di Indonesia Gansis. Sudah punya gambaran kan tentang poliandri, Untuk para kaum hawa, berpikirlah dua kali sebelum memutuskan berpoliandri. Sedangkan bagi Adam, menikahlah dengan perempuan yang belum bersuami agar nggak menimbulkan masalah dalam rumah tangga nantinya.ย 


Terima kasih sudah membaca

Ts izin pamit, Semoga kebaikan senantiasa menyertai kita semua.
Wassalamu'alaikum๐Ÿ™
Gambar: klik-sini


Batam 26 Mei 2020
Diubah oleh lenitan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nibrasulhaq dan 55 lainnya memberi reputasi
50
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 21:15
emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
lenitan dan aliskucingsaya memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 21:41
Klo ceweknya tajir sangat ya pasti banyak yang mau

Yang penting cowonya dikasi duit terus emoticon-Ngakak
Diubah oleh Saviyan
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 21:43
Divalik juga mantep, Andri Poli, Gami Poli, Si Poli

emoticon-Ngakakemoticon-Wakaka
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 21:44
Ane ga mau poli polian gan
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 23:08
Drupadi aja suaminya 5 pandawa
profile-picture
profile-picture
reduzumaki dan lenitan memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 23:10
Sampe Lodoh gan itu v.
Masuk paud cara daftar biji mane.
Nama = kapas. (Mawar mulu)
Wali = ?

emoticon-Sundulemoticon-Sundulemoticon-Sundul
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
28-05-2020 23:56
Poliandri terinspirasi dari pandawa lima yg ngawinin seorang drupadi
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 00:30
poliandri byk mudhorotnya.. kedepan pasti byk timbul masalah deh emoticon-Hammer2
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 00:31
Bangsa primitif malah membiarkan wanitanya digilir oleh pria lain. Maka dari itu berbahagialah wanita Indonesia. Disini laki2 siap mati untuk melindungi pasangannya dari godaan pria lain. Nyawa jadi taruhannya untuk menjaga kehormatan wanita Indonesia.
Diubah oleh prajafnz
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 02:33
wadidawww gaes
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 06:20
Saya cenderung ke polyurethane polycarbonate and polyester.. Barang yg bisa dijual dan cuan.
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 07:07
ga pernah kepikiran poliandri wakakaka ngeri malahan
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 07:17
Mengapa Perempuan Tidak Lebih Dari Satu Suami?
Yulian Purnama, S.Kom.

โ€œJika lelaki boleh beristri lebih dari satu, mengapa wanita tidak boleh bersuami lebih dari satu (poliandri)?โ€.

Pertanyaan ini kadang terbesit dibenak kita atau bahkan digembar-gemborkan oleh sebagian aktifis feminis yang mengklaim sedang memperjuangkan kesetaraan gender. Mari kita simak jawabannya.

1. Ketentuan Dari Allah

Aturan bahwa wanita tidak boleh memiliki beberapa suami dalam satu waktu adalah ketentuan Allah Taโ€™ala. Tidak ada pilihan lain bagi seorang hamba yang beriman kepada Allah kecuali menaati dan menerima dengan sepenuh hati setiap ketentuan-Nya. Karena orang yang beriman kepada Allah-lah yang senantiasa taat dan tunduk kepada hukum agama. Allah berfirman,

ุฅูู†ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽูˆู’ู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฏูุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ู„ููŠูŽุญู’ูƒูู…ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆุง ุณูŽู…ูุนู’ู†ูŽุง ูˆูŽุฃูŽุทูŽุนู’ู†ูŽุง ูˆูŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ

โ€œHanya ucapan orang-orang beriman, yaitu ketika mereka diajak menaati Allah dan Rasul-Nya agar Rasul-Nya tersebut memutuskan hukum diantara kalian, maka mereka berkata: Samiโ€™na Wa Athaโ€™na (Kami telah mendengar hukum tersebut dan kami akan taati). Merekalah orang-orang yang beruntungโ€ (QS. An Nuur: 51)

Tidaklah apa yang Allah tentukan untuk hamba-Nya melainkan pasti memiliki hikmah yang besar bagi sang hamba. Namun sang hamba wajib pasrah kepada ketentuan itu baik tahu akan hikmahnya, maupun tidak tahu hikmahnya. Kaidah fiqhiyyah mengatakan:

ุงู„ุดูŽุงุฑูุนู ู„ูŽุง ูŠูŽู€ุฃู’ู…ูุฑู ุฅูู„ุง ูุจู…ูŽุง ู…ูŽุตู’ู„ูŽุญูŽุชูู‡ู ุฎูŽุงู„ูุตูŽุฉู‹ ุงูŽูˆู’ ุฑูŽุงุฌูุญูŽุฉู‹ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุงูู„ุง ุนูŽู…ุง ู…ูŽูู’ุณูŽุฏูŽุชูู‡ู ุฎูŽุงู„ูุตูŽุฉู‹ ุงูŽูˆู’ ุฑูŽุงุฌูุญูŽุฉู‹

โ€œIslam tidak memerintahkan sesuatu kecuali mengandung 100% kebaikan, atau kebaikan-nya lebih dominan. Dan Islam tidak melarang sesuatu kecuali mengandung 100% keburukan, atau keburukannya lebih dominanโ€

Syaikh โ€˜Abdurrahman bin Nashir As Saโ€™di rahimahullah berkata, โ€œKaidah ini meliputi seluruh ajaran Islam, tanpa terkecuali. Sama saja, baik hal-hal ushul (pokok) maupun furuโ€™ (cabang), baik yang berupa hubungan terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia. Allah Taโ€™ala berfirman,

ุฅูู† ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู„ู’ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุฅููŠุชูŽุงุกู ุฐููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠู ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒุฑููˆู†ูŽ

โ€œSesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaranโ€ (QS. An Nahl: 90)

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa setiap keadilan, kebaikan, silaturahim pasti diperintahkan oleh syariat. Setiap kekejian dan kemungkaran terhadap Allah, setiap gangguan terhadap manusia baik berupa gangguan terhadap jiwa, harta, kehormatan, pasti dilarang oleh syariat. Allah juga senantiasa mengingatkan hamba-Nya tentang kebaikan perintah-perintah syariat, manfaatnya dan memerintahkan menjalankannya. Allah juga senantiasa mengingatkan tentang keburukan hal-hal dilarang agama, kejelekannya, bahayanya dan melarang mereka terhadapnyaโ€ (Qawaid Wal Ushul Al Jamiโ€™ah, hal.27)

Adapun dalil tentang terlarangnya poliandri, diantaranya firman Allah Taโ€™ala:

ุญูุฑู…ูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฃูู…ู‡ูŽุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุจูŽู†ูŽุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฎูŽูˆูŽุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุนูŽู…ุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุฎูŽุงู„ูŽุงุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุจูŽู†ูŽุงุชู ุงู„ู’ุฃูŽุฎู ูˆูŽุจูŽู†ูŽุงุชู ุงู„ู’ุฃูุฎู’ุชู ูˆูŽุฃูู…ู‡ูŽุงุชููƒูู…ู ุงู„ู„ุงุชููŠ ุฃูŽุฑู’ุถูŽุนู’ู†ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฎูŽูˆูŽุงุชููƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑุถูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽุฃูู…ู‡ูŽุงุชู ู†ูุณูŽุงุฆููƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุจูŽุงุฆูุจููƒูู…ู ุงู„ู„ุงุชููŠ ูููŠ ุญูุฌููˆุฑููƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู†ูุณูŽุงุฆููƒูู…ู ุงู„ู„ุงุชููŠ ุฏูŽุฎูŽู„ู’ุชูู…ู’ ุจูู‡ูู† ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒููˆู†ููˆุง ุฏูŽุฎูŽู„ู’ุชูู…ู’ ุจูู‡ูู† ููŽู„ูŽุง ุฌูู†ูŽุงุญูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุญูŽู„ูŽุงุฆูู„ู ุฃูŽุจู’ู†ูŽุงุฆููƒูู…ู ุงู„ุฐููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตู’ู„ูŽุงุจููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฌู’ู…ูŽุนููˆุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฃูุฎู’ุชูŽูŠู’ู†ู ุฅูู„ุง ู…ูŽุง ู‚ูŽุฏู’ ุณูŽู„ูŽููŽ ุฅูู† ุงู„ู„ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุบูŽูููˆุฑู‹ุง ุฑูŽุญููŠู…ู‹ุง * ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญู’ุตูŽู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ุณูŽุงุก ุฅูู„ุง ู…ูŽุง ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ู…ูŽุงู†ููƒูู…ู’ ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’

โ€œDiharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkimpoian) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamuโ€ (QS. An Nisaa: 23-24)

Dalam Tafsir Ibni Katsir dijelaskan makna ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญู’ุตูŽู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ุณูŽุงุก maksudnya: โ€˜Diharamkan bagimu menikahi para wanita ajnabiyah yang muhshanat yaitu yang sudah menikahโ€™. Ibnu Katsir juga membawakan riwayat yang menjelaskan sebab turunnya ayat ini:

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุณูŽุนููŠุฏู ุงู„ู’ุฎูุฏู’ุฑููŠ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฃูŽุตูŽุจู’ู†ูŽุง ู†ูุณูŽุงุกู‹ ู…ูู†ู’ ุณูŽุจู’ูŠู ุฃูŽูˆู’ุทูŽุงุณูŽุŒ ูˆูŽู„ูŽู‡ูู† ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูŒุŒ ููŽูƒูŽุฑูู‡ู’ู†ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽู‚ูŽุนูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู† ูˆูŽู„ูŽู‡ูู† ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูŒุŒ ููŽุณูŽุฃูŽู„ู’ู†ูŽุง ุงู„ู†ุจููŠ ุตูŽู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุขู„ูู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู…ูŽุŒ ููŽู†ูŽุฒูŽู„ูŽุชู’ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ: {ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญู’ุตูŽู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ุณูŽุงุกู ุฅูู„ุง ู…ูŽุง ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ู…ูŽุงู†ููƒูู…ู’} [ู‚ูŽุงู„ูŽ] ููŽุงุณู’ุชูŽุญู’ู„ูŽู„ู’ู†ูŽุง ููุฑููˆุฌูŽู‡ูู†

Dari Abu Saโ€™id Al Khudri, ia berkata: โ€œKami mendapat wanita dari suku Authas yang ditawan, para wanita itu memiliki suami lebih dari satu. Kami enggan bersetubuh dengan mereka karena mereka memiliki suami. Kamipun bertanya kepada Rasulullah Shallallahuโ€™alahi Wasallam, lalu turunlah ayat (yang artinya) โ€˜Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu milikiโ€˜. Dengan itu kami pun mengganggap mereka halal dicampuriโ€ (Tafsir Ibni Katsir, 2/256)

Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi Wasallam bersabda:

ุฃูŽู† ุงู„ู†ูƒูŽุงุญูŽ ูููŠ ุงู„ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠุฉู ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽุฉู ุฃูŽู†ู’ุญูŽุงุกู โ€ฆ. ูˆูŽู†ููƒูŽุงุญูŒ ุขุฎูŽุฑู: ูŠูŽุฌู’ุชูŽู…ูุนู ุงู„ุฑู‡ู’ุทู ู…ูŽุง ุฏููˆู†ูŽ ุงู„ุนูŽุดูŽุฑูŽุฉูุŒ ููŽูŠูŽุฏู’ุฎูู„ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉูุŒ ูƒูู„ู‡ูู…ู’ ูŠูุตููŠุจูู‡ูŽุงุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุญูŽู…ูŽู„ูŽุชู’ ูˆูŽูˆูŽุถูŽุนูŽุชู’ุŒ ูˆูŽู…ูŽุฑ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ู„ูŽูŠูŽุงู„ู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุถูŽุนูŽ ุญูŽู…ู’ู„ูŽู‡ูŽุงุŒ ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ูŽุชู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุทูุนู’ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู…ู’ุชูŽู†ูุนูŽุŒ ุญูŽุชู‰ ูŠูŽุฌู’ุชูŽู…ูุนููˆุง ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ูŽุงุŒ ุชูŽู‚ููˆู„ู ู„ูŽู‡ูู…ู’: ู‚ูŽุฏู’ ุนูŽุฑูŽูู’ุชูู…ู ุงู„ุฐููŠ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑููƒูู…ู’ ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ูˆูŽู„ูŽุฏู’ุชูุŒ ููŽู‡ููˆูŽ ุงุจู’ู†ููƒูŽ ูŠูŽุง ููู„ุงูŽู†ูุŒ ุชูุณูŽู…ูŠ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽุจุชู’ ุจูุงุณู’ู…ูู‡ู ููŽูŠูŽู„ู’ุญูŽู‚ู ุจูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ูŽุงุŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุทููŠุนู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู…ู’ุชูŽู†ูุนูŽ ุจูู‡ู ุงู„ุฑุฌูู„ู

โ€œPernikahan di masa Jahiliyah ada empat cara โ€ฆ(beliau lalu menyebutkannya)โ€ฆ jenis pernikahan yang lain (jenis ketiga) yaitu sejumlah orang yang jumlahnya kurang dari 10 berkumpul lalu masuk menemui seorang wanita. Setiap mereka menyetubuhinya. Setelah beberapa waktu sejak malam pengantin itu, jika ternyata ia hamil, ia pun memanggil semua suaminya. Tidak ada seorang pun dari suaminya yang dapat menghalangi, hingga semua suaminya berkumpul. Wanita itu berkata: โ€˜Wahai suamiku, kalian sudah tahu apa yang kalian telah lakukan kepadaku dan itu memang sudah hak kalian. Dan sekarang aku hamil. Dan anak ini adalah anakmu wahai Fulanโ€™. Wanita itu menyebut salah satu nama suaminya sesuka dia, lalu menasabkan anaknya pada suaminya tersebut. Tidak ada seorang pun dari suaminya yang dapat menghalangiโ€ (HR. Bukhari no.5127)

Rasulullah Shallallahuโ€™alahi Wasallam menyifati poliandri sebagai perilaku jahiliyah. Sebagaimana dijelaskan para ulama :

ูƒู„ ู…ุง ู†ุณุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ุฌุงู‡ู„ูŠุฉ ูู‡ูˆ ู…ุฐู…ูˆู…

โ€œSetiap perkara yang dinisbatkan pada Jahiliyyah adalah sesuatu yang tercelaโ€

Jadi, mengapa poliandri tidak dibolehkan? Jawabannya, karena Allah Taโ€™ala telah menentukan demikian. Satu jawaban ini sejatinya sudah cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut bagi orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika masih ada yang penasaran lalu bertanya lagi โ€˜kenapa sih koq bisa-bisanya Allah menentukan demikian?โ€˜, jawablah dengan firman Allah Taโ€™ala :

ู„ูŽุง ูŠูุณู’ุฃูŽู„ู ุนูŽู…ุง ูŠูŽูู’ุนูŽู„ู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูŠูุณู’ุฃูŽู„ููˆู†ูŽ

โ€œAllah tidak ditanyai oleh hamba, namun merekalah yang akan ditanyai oleh Allahโ€ (QS. Al Anbiya: 23)

2. Lelaki adalah pemimpin keluarga

Islam juga mengatur bahwa lelaki adalah pemimpin rumah tangga. Allah Taโ€™ala berfirman:

ุงู„ุฑุฌูŽุงู„ู ู‚ูŽูˆุงู…ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ุณูŽุงุกู ุจูู…ูŽุง ููŽุถู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจูŽุนู’ุถูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูŽุนู’ุถู ูˆูŽุจูู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ููˆุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูู‡ูู…ู’ ููŽุงู„ุตุงู„ูุญูŽุงุชู ู‚ูŽุงู†ูุชูŽุงุชูŒ ุญูŽุงููุธูŽุงุชูŒ ู„ูู„ู’ุบูŽูŠู’ุจู ุจูู…ูŽุง ุญูŽููุธูŽ ุงู„ู„ู‡ู

โ€œKaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)โ€ (QS. An Nisaa: 34)

Rasulullah Shallallahuโ€™alahi Wasallam juga bersabda:

ูƒูู„ูƒูู…ู’ ุฑูŽุงุนูุŒ ูˆูŽูƒูู„ูƒูู…ู’ ู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠุชูู‡ูุŒ ุงู„ุฅูู…ูŽุงู…ู ุฑูŽุงุนู ูˆูŽู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠุชูู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ุฑุฌูู„ู ุฑูŽุงุนู ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠุชูู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ุฑูŽุงุนููŠูŽุฉูŒ ูููŠ ุจูŽูŠู’ุชู ุฒูŽูˆู’ุฌูู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŽุฉูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠุชูู‡ูŽุง

โ€œSetiap kalian adalah orang yang bertanggung jawab. Setiap kalian akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang imam adalah orang yang bertanggung jawab dan akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang lelaki bertanggung jawab terhadap keluarganya dan akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang wanita bertanggung jawab terhadap urusan di rumah suaminya dan akan dimintai pertanggung-jawabannyaโ€ (HR. Bukhari 893, Muslim 1829)

Oleh karena itu, seorang istri wajib taat kepada suaminya selama bukan dalam perkara maksiat. Rasulullah Shallallahuโ€™alahi Wasallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ุชู ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ุฎูŽู…ู’ุณูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุตูŽุงู…ูŽุชู’ ุดูŽู‡ู’ุฑูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุญูŽููุธูŽุชู’ ููŽุฑู’ุฌูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุทูŽุงุนูŽุชู’ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ู‚ููŠู„ูŽ ู„ูŽู‡ูŽุง: ุงุฏู’ุฎูู„ููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ุฉูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ู’ุฌูŽู†ุฉู ุดูุฆู’ุชู

โ€œJika seorang wanita mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, taat kepada suaminya akan dikatakan padanya kelak: โ€˜Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau inginkanโ€™โ€ (HR. Ahmad 1661, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jaamiโ€™ 1/660)

Nah, jika seorang wanita memiliki lebih dari satu suami, apakah organisasi rumah tangga akan berjalan dengan banyak pemimpin? Suami mana yang akan ditaati? Bagaimana jika para suami berselisih dan memberi perintah berlainan?

3. Cobaan terbesar bagi lelaki adalah wanita, namun tidak sebaliknya

Cobaan terbesar dan terdahsyat serta paling menjatuhkan seorang lelaki pada titik terendahnya adalah wanita. Rasulullah Shallallahuโ€™alahi Wasallam sering kali mewanti-wanti hal ini. Beliau bersabda:

ู…ูŽุง ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชู ุจูŽุนู’ุฏููŠ ููุชู’ู†ูŽุฉู‹ ุฃูŽุถูŽุฑ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุฑุฌูŽุงู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ุณูŽุงุกู

โ€œTidaklah aku tinggalkan cobaan yang paling berbahaya bagi kaum lelaki selain wanitaโ€ (HR. Bukhari 5096, Muslim 2740)

Beliau Shallallahuโ€™alahi Wasallam juga bersabda:

ุฅูู† ุงู„ุฏู†ู’ูŠูŽุง ุญูู„ู’ูˆูŽุฉูŒ ุฎูŽุถูุฑูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽุฅูู† ุงู„ู„ู‡ูŽ ู…ูุณู’ุชูŽุฎู’ู„ููููƒูู…ู’ ูููŠู‡ูŽุงุŒ ููŽูŠูŽู†ู’ุธูุฑู ูƒูŽูŠู’ููŽ ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽุŒ ููŽุงุชู‚ููˆุง ุงู„ุฏู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽุงุชู‚ููˆุง ุงู„ู†ุณูŽุงุกูŽุŒ ููŽุฅูู† ุฃูŽูˆู„ูŽ ููุชู’ู†ูŽุฉู ุจูŽู†ููŠ ุฅูุณู’ุฑูŽุงุฆููŠู„ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ูููŠ ุงู„ู†ุณูŽุงุกู

โ€œSesungguhnya dunia ini manis dan hijau. Dan sesungguhnya Allah menyerahkannya kepada kalian untuk diurusi kemudian Allah ingin melihat bagaimana sikap kalian terhadapnya. Berhati-hatilah dari fitnah dunia dan waspadalah terhadap wanita. Karena cobaan pertama yang melanda Bani Israil adalah wanitaโ€ (HR. Muslim 2742)

Tentang godaan setan, Allah Taโ€™ala berfirman:

ุฅูู† ูƒูŽูŠู’ุฏูŽ ุงู„ุดูŠู’ุทูŽุงู†ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุถูŽุนููŠูู‹ุง

โ€œSesungguhnya tipu-daya setan itu lemahโ€ (QS. An Nisaa: 76)

Namun tentang godaan wanita, Allah Taโ€™ala berfirman:

ุฅูู† ูƒูŽูŠู’ุฏูŽูƒูู† ุนูŽุธููŠู…ูŒ

โ€œSesungguhnya godaan wanita itu sangat dahsyatโ€ (QS. Yusuf: 28)

Oleh karena itulah Allah Al Hakim, Yang Maha Bijaksana, mensyariatkan poligami (baca: poligini) bagi laki-laki sebagai salah satu jalan untuk meringankan cobaan dari godaan wanita. Namun sebaliknya, tidak kita dapati dalil yang menunjukkan bahwa cobaan terbesar wanita adalah godaan pria. Ini adalah salah satu hikmah mengapa poliandri tidak disyariatkan.

4. Menjaga kejelasan nasab

Dalam Islam, anak dinasabkan kepada ayahnya. Dan masalah nasab ini sangat urgen dalam Islam. Sampai-sampai mencela nasab dan menasabkan diri kepada selain ayah kandung dikategorikan oleh para ulama sebagai perbuatan dosa besar. Rasulullah Shallallahuโ€™alahi Wasallam bersabda :

ู…ูŽู†ู ุงุฏุนูŽู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุบูŽูŠู’ุฑู ุฃูŽุจููŠู‡ูุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ููŽุงู„ู’ุฌูŽู†ุฉู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุญูŽุฑูŽุงู…ูŒ

โ€œBarangsiapa menasabkan diri kepada selain ayah kandungnya, padahal ia tahu ayah kandungnya, maka surga haram baginyaโ€ (HR. Bukhari 4326, Muslim 63)

Sebagaimana juga hadits marfuโ€™ dari Ibnu โ€˜Umar Radhiallahuโ€™anhu:

ุฎูู„ุงูŽู„ูŒ ู…ูู†ู’ ุฎูู„ุงูŽู„ู ุงู„ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠุฉู ุงู„ุทุนู’ู†ู ูููŠ ุงู„ุฃูŽู†ู’ุณูŽุงุจู ูˆูŽุงู„ู†ูŠูŽุงุญูŽุฉู

โ€œDiantara perbuatan orang Jahiliyyah adalah mencela nasabโ€ (HR. Bukhari 3850)

Di antara sebabnya, nasab menentukan banyak urusan, seperti dalam pernikahan, nafkah, pembagian harta warisan, dll.

Jika satu wanita disetubuhi oleh beberapa suami, maka tidak jelas anak yang lahir dari rahimnya adalah hasil pembuahan dari suami yang mana, sehingga tidak jelas akan dinasabkan kepada siapa.

Ibnu Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah berkata: โ€œPernyataan โ€˜laki-laki dibolehkan menikahi empat orang wanita, namun wanita tidak dibolehkan menikahi lebih dari satu lelakiโ€˜, ini adalah salah satu bentuk kesempurnaan sifat hikmah dari Allah Taโ€™ala kepada mereka. Juga bentuk ihsan dan perhatian yang tinggi terhadap kemaslahatan makhluk-Nya. Allah Maha Tinggi dan Maha Suci dari kebalikan sifat tesebut. Syariat Islam pun disucikan dari hal-hal yang berlawanan dengan hal itu. Andai wanita dibolehkan menikahi dua orang lelaki atau lebih, maka dunia akan hancur. Nasab pun jadi kacau. Para suami saling bertikai satu dengan yang lain, kehebohan muncul, fitnah mendera, dan bendera peperangan akan dipancangkanโ€ (Iโ€™laamul Muwaqqiโ€™in, 2/65)

Beberapa Syubhat

1. Jika yang menjadi kekhawatiran adalah percampuran nasab, bukankah sekarang sudah ada tes DNA?

Syaikh Abdullah Al Faqih hafizhahullah menjawab pertanyaan ini: โ€Poliandri dapat menjadi sebab terjangkitnya berbagai penyakit berbahaya seperti AIDS atau yang lainnya. Selain itu, tidak adanya keteraturan dalam rumah tangga karena tidak adanya patokan nasab dan anak-anak pun menjadi kacau. Adapun pemeriksaan medis yang sebutkan itu (cek DNA), tidak bisa dipastikan 100%. Sehingga tidak bisa menjadi sandaran secara syarโ€™i dalam penetapan nasab atau dalam mengingkarinyaโ€. (Fatawa IslamWeb no.112109, http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=112109)

2. Kalau lelaki punya keinginan kepada banyak wanita karena alasan syahwat, bukankah wanita juga punya syahwat?

Ibnul Qayyim berkata, โ€œJika ada yang berkata โ€˜Mengapa hanya memperhatikan dan mengangkat sisi kaum lelaki saja, serta hanya memenuhi kebutuhan syahwat lelaki saja sehingga mereka bisa berganti dari istri yang satu kepada istri yang lain sesuai kebutuhan syahwatnya? Padahal wanita juga memiliki panggilan syahwatโ€˜. Kita jawab, wanita itu sebagaimana kebiasaan mereka wajahnya terlindungi oleh cadar dan berada di rumah-rumah mereka, gejolak mereka pun lebih dingin dibanding laki-laki, pergerakan lahir dan batin mereka lebih sedikit dibanding laki-laki, oleh karena itulah lelaki yang diberi kekuatan dan gejolak panas yang merupakan kunci penguasaan syahwat. Itu diberikan kepada laki-laki dalam jumlah yang lebih besar. Bahkan kaum laki-laki pun mendapat cobaan karena hal itu, sedangkan wanita tidak. Sehingga dimutlakkan bagi laki-laki berupa banyaknya jumlah pernikahan yang bolehkan (dalam satu waktu) sedangkan wanita tidak. Ini adalah hal yang dikhususkan dan dilebihkan oleh Allah untuk kaum laki-laki. Sebagaimana juga Allah utamakan mereka dalam hal pengembanan risalah, kenabian, khilafah, kerajaan, kepemimpinan hukum, jihad dan hal lainnya.

Allah juga menjadikan lelaki pemimpin bagi wanita, yang berkewajiban menjaga maslahah istrinya dan menjalani berbagai resiko dalam mencari penghidupan istrinya. Mereka menunggang kuda, menjelajah gurun, menghadapi berbagai bencana dan ujian demi kemaslahatan sang istri. Allah Taโ€™ala itu Syakuur (Sebaik-baik Pemberi Ganjaran) dan Haliim (Maha Pemurah). Sehingga Allah memberi balasan kepada kaum lelaki berupa kebolehan berpoligami, dan mengganti segala kesusahan mereka itu dengan membolehkan hal-hal yang tidak dibolehkan bagi wanita. Dan anda yang berkata, jika anda membandingkan antara cobaan bagi lelaki berupa lelah-letih, kerja keras, kesusahan yang dialami kaum lelaki demi masalahat istrinya dengan cobaan yang dialami kaum wanita yang berupa kecemburuan, anda akan dapatkan bahwa apa yang dialami kaum lelaki itu jauh lebih besar kadarnya. Inilah salah satu bentuk sempurnanya keadilan, kebijaksanaa dan kasih sayang Allah Taโ€™ala. Segala puji bagi Allah sebab memang Dialah yang memiliki segala pujianโ€ (Iโ€™laamul Muwaqqiโ€™in, 2/65-66)

3. Syahwat wanita lebih besar dari syahwat lelaki

Karena syahwat wanita lebih besar dari lelaki, maka bagi wanita tidak cukup hanya satu suami. Demikian bunyi salah satu syubhat. Ibnul Qayyim membantah pernyataan ini: โ€œAdapun perkataan seseorang bahwa syahwat wanita lebih besar dari syahwat lelaki, ini tidak benar. Syahwat itu sumbernya dari hawa panas. Hawa lelaki lebih panas dari wanita. Namun wanita, jika ia sendiri, kesepian, dan ia tidak bisa menahan diri dari hal-hal yang berhubungan dengan syahwat dan memuaskan dirinya, maka ia pun dapat ditenggelamkan oleh syahwat sehingga syahwat menguasai dirinya. Ketika tidak ada hal yang dapat menjadi pelampiasan, bahkan disertai perasaan kesepian, maka bisa terjadi apa yang terjadi. Sehingga ketika itu disangkalah bahwa syahwat wanita lebih besar dari laki-laki. Ini tidak benar. Telah dibuktikan bahwa lelaki bisa mencampuri istrinya lalu mencampuri istrinya yang lain dalam satu waktu.

ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ุจููŠ โ€“ ุตูŽู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู…ูŽ โ€“ ูŠูŽุทููˆูู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูุณูŽุงุฆูู‡ู ูููŠ ุงู„ู„ูŠู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู’ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู

โ€˜Nabi Shallallahuโ€™alaihi Wasalam biasa menggilir istri-istrinya dalam satu malamโ€˜

Bahkan Nabi Yusuf Sulaiman menggilir 90 orang istrinya dalam satu malam. Dan sudah kita ketahui bersama bahwa wanita biasanya hanya memiliki satu kali klimaks. Jika seorang lelaki telah memuaskan seorang wanita, hingga terpenuhi syahwatnya, dan hilang nafsunya, wanita tersebut tidak akan meminta yang lain ketika itu. Maka, sifat demikian sesuai dengan hikmah dari takdir Allah dan hikmah ketetapan syariat bagi hamba dan ummatโ€ (Iโ€™laamul Muwaqqiโ€™in, 2/66)

Semoga bermanfaat.

โ€”

Penulis: Yulian Purnama
Artikel Muslim.Or.Id
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 11:26
mau poligami atau poliandri, ane bayanginnya juga udah riweh... yang dibagi bukan cuma duit ama "ranjang", tapi juga hati emoticon-Bingung

tapi ane gak menentang juga sih, terutama poligami yang katanya sunnah (walaupun banyak oknum yang manfaatin jadi kedok pemuas napsu doang).. konsekuensi hidup masing-masing emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
reduzumaki dan lenitan memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 11:37
kalo gw sih pengen punya bini 7 jadi gampang ngaturnya dari senin-minggu adil.


tapi masalahnya gw manusia kismin,kere dan madesu, so itu hanya mimpi.

Standar binin 2 itu gaji minimal 50 juta sebulan. Ane sih itu gaji setahun kali ya.


itulah contoh kalimat yang tidak mampu berbini dua.
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 16:59
pilih yang normal 2 aja
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 17:20
Gila aja poliandri, emoticon-Ngakak (S)

Bapaknya yg mana gimana nentuin nya, masa tiap lahir cek DNA itu juga kalau punya uang.

Poligami di Islam juga boleh, tapi syaratnya berat beut. Monogami aja buat yg ga mampu, emoticon-Toast
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 17:45
goblok, poliandri kalo dibolehin bisa jdi penyebar HIV.. gitu aja pake dbuat thread, sontoloyo
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
29-05-2020 22:48
Amit-amit... ngeri ane baca judulnya juga haha
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kalau Poligami Sudah Biasa, Bagaimana Dengan Poliandri, Para Agan Sudah Siapkah ?
30-05-2020 00:10
wahh baru tau ada poliandri. ini biar ceritanya adil gtu ya? ga cuma cwo doang yang bisa begitu heheeh. jujur kl mengkesampingan agama, setuju sih, biar emansipasi aja hehehhe
profile-picture
lenitan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia