News
Batal
KATEGORI
link has been copied
314
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e814dfb337f9372ca5e540b/ri-disarankan-segera-lockdown
Wabah virus corona masih menyebar di Indonesia. Angka kasus positif virus ini sudah mencapai ribuan orang. Opsi mengisolasi wilayah alias lockdown pun makin gencar disuarakan.
Lapor Hansip
30-03-2020 08:40

RI Disarankan Segera Lockdown!

Past Hot Thread
RI Disarankan Segera Lockdown!

Quote:
Wabah virus corona masih menyebar di Indonesia. Angka kasus positif virus ini sudah mencapai ribuan orang. Opsi mengisolasi wilayah alias lockdown pun makin gencar disuarakan.

Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pun menyarankan hal ini untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia. Lewat keterangan tertulisnya, Ketua Dewan Pengurus LP3ES Didik J. Rachbini dan Peneliti LP3ES Fachru Nofrian mengatakan hingga kini pemerintah terlalu angkuh untuk terus menyatakan tidak mau melakukan lockdown.

"Pemerintah dengan angkuhnya menyatakan tidak ada lockdown! Sudah begitu banyak yang memberikan saran tetapi nampaknya keras kepala, ciri kepemimpinan seolah-olah kuat, tetapi menghadapi masalah dalam manajemen yang krisis," tulis kedua ekonom, lewat keterangan yang diterima Minggu (29/3/2020).

Perlambatan ekonomi memang sudah tidak bisa lagi dicegah, tapi untuk menyelamatkan perekonomian tugas utama pemerintah adalah menangkal wabah corona meluas. Salah satunya dengan melakukan lockdown. Setelah itu baru memikirkan kebijakan ekonomi yang pas.

"Perlambatan ekonomi tidak dapat dicegah, tetapi tugas pemerintah utamanya menangkal wabah covid-19. Setelah itu baru menangkal ekonomi agar tidak terjungkal menjadi krisis, yang menyebabkan ekonomi rakyat terpuruk," kata Didik dan Fachru.

Didik dan Fachru pun kecewa setelah saran dari Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) untuk melakukan lockdown ditolak pemerintah. Padahal menurut keduanya, JK bukan orang baru di pemerintahan, bahkan lebih berpengalaman dibanding penghuni Istana Negara yang sekarang.

"Ikuti saran JK, yang sudah lama meminta pemerintah tegas untuk melakukan lockdown, tetapi selalu dijawab, tidak ada lockdown. Tidak ada penghuni di istana itu, yang lebih dari berpengalaman daripada JK," ungkap Didik dan Fachru.

Ekonom senior Indef Dradjad Wibowo juga pernah mengatakan lockdown harus segera dilakukan. Pemerintah harus lebih tegas untuk melakukan pencegahan penyebaran virus dibanding mempertimbangkan perekonomian.

Menurutnya, perekonomian saat ini sudah sangat tertekan karena virus corona. Penyelamatan terbaiknya adalah dengan mencegah wabah ini meluas, kalau perlu ambil langkah ekstrim untuk melakukan lockdown alias isolasi wilayah.


"Kalau mau menyelamatkan ekonomi maka harus cegah wabahnya. Justru penyelamatan ekonomi paling bagus dan terbaik adalah mencegah wabahnya, salah satunya lockdown," ungkap Dradjad lewat diskusi teleconference Indef, Selasa (24/3/2020).

Didik dan Fachru juga menilai pemerintah terlalu 'mencla-mencle' alias tidak tegas dalam menentukan kebijakan anggaran untuk menangani dampak virus corona. Apa alasannya?


Didik dan Fachru menilai bahwa sejauh ini pemerintah terlihat ragu dan maju mundur dalam mengalokasikan dana APBN untuk menangani virus corona. Mereka menilai alokasi dana yang terus berubah mencerminkan kebijakan yang lemah dari pemerintah.

"Kebijakan anggaran yang ragu dan maju mundur mengalokasikan dana Rp 19 triliun rupiah pada awalnya, beberapa hari kemudian lalu naik Rp 27 triliun rupiah, dan kemudian naik lagi Rp 60 triliun adalah kebijakan yang lemah, mencla-mencle, pertanda pemerintahan tidak memiliki kepemimpinan yang kuat kalau berkaca pada luasnya masalah yang dihadapi rakyat Indonesia," kata Didik dan Fachru.

Berkaca kasus krisis ekonomi di tahun 2008, Didik dan Fachru meminta agar pemerintah mengambil langkah tegas serupa yang dilakukan di tahun 2008. Saat itu pemerintah tegas memotong anggaran kementerian dan lembaga hingga 10%, baik pusat dan daerah.

Kali ini di tengah wabah corona, mereka meminta pemerintah dan DPR memutuskan dengan tegas untuk memangkas anggaran hingga 20%. Kemudian dan tersebut dialihkan untuk membantu masyarakat miskin, pekerja sektor informal, industri mikro, dan penanganan virus corona lainnya.


"Pada tahun 2008 tidak ada krisis yang hebat, hanya terjadi perlambatan ekonomi, tetapi anggaran dengan tegas dipotong 10%. Pemerintah harus memimpin bersama DPR memutuskan untuk memotong 20% anggaran seluruh kementerian dan daerah, kemudian mengalihkannya untuk pembiayaan corona," kata kedua ekonom ini.

Penghematan pun harus dilakukan, Didik dan Fachru menilai proyek besar strategis nasional yang menelan anggaran besar harus dibatalkan, paling minimal ditunda dahulu.

"Sudah banyak saran, tapi tidak diputuskan segera agar proyek-proyek besar, mercusuar yang mewah dan berbiaya mahal harus dibatalkan setidaknya ditunda," sebut Didik dan Fachru.

https://m.detik.com/finance/berita-e...era-lockdown/2


Gini aj kl lockdown yg keliatan diluar tembak mati mau ga!?? Tujuan lockdown apa!?? Physical distancing kan!!? Skrg dianjurkan aj ngeyell.. Anggap enteng, mindset masih semau nya (diluar yg hrs kerja dan cari nafkah) Skrg mau dipaksakan lockdown tanpa mikir konsekuensi nya!?? Gilaak Kl lu ngerti arti lockdown sebener nya ga akan bs diterapkan di indo..

Lockdown membantu ekonomi..!?? Justru menghancurkan ekonomi org bawahh.. Jika lockdown ditetapkan.. Semua bahkan ojol, pemulung, sapu jalanan, angkutan supply barang dr daerah lain hrs tutup total.. Kl ga ya bukan lockdown nama nya..

Trus kl semua diatas dilakukan.. Kira2 apa yg terjadi!?? Korban makin banyak.. Chaos dmn2 krn urusan perut ga bs si lockdown.. Pemerintah jd hrs biayain dong!!? Duit darimanaa.. Realistis aj.. Pemerintah skrg belum mampu jg jaga stabilitas jika terjadi lockdown.. Maka nya ga akan dilockdown..

Intinya, jgn sampai ada lockdown, yg akan susah ekonomi lemah, dan efek domino nya ke kalangan menengah, kalau kalangan atas sih, senang2 aja.

Karena lockdown tidak ada hubungannya dgn pasti tidak kena virus ini, sebab namanya virus yg pandemi, setiap orang pasti akan kena, tetap jaga kondisi fit dan pola hidup sehat, imun tubuh akan melawannya, kecuali orang yg ada bawaan sakit lainnya, harus menjaga sakit bawaan tetap stabil. Mengenai wabah silahkan Googling buat pengetahuan, dimasa lalu, flu biasa pun bisa mematikan, cacar, sampar, dll.

Semuanya dimasa lalu virus bisa mematikan, tapi setelah sebagian imun atas penyakit itu, saat ini semua wabah virus dimasa lalu itu, menjadi biasa saja. Dan silahkan lihat di YouTube kesaksian pasien covid-19 yg pertama kali diumumkan pak Jokowi, yg sudah sembuh, mereka biasa saja, karena waktu yg akan menyembuhkan oleh terbentuknya antibodi yg akan melawan virus.

Italia, India, Perancis lockdown juga gagal boss, jgn mudah bikin pernyataan pak, semua perlu kajian mendalam. Yg terpenting sekarang peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat tanpa itu semua policy bagus pun akan gagal.

Tetap jaga kondisi fit dan pola hidup sehat, cukup istirahat. Salam NKRI.

Diubah oleh falesthine.f10
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 67 lainnya memberi reputasi
56
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 13 dari 14
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 21:52
ane juga setuju gan lockdown juga percuma ini virus di Italy yang udah total lockdown aja jumlah kematiannya masih terus meningkan, trus kalau jumlah kematiannya menurun? ya berarti tinggal mereka yang bisa survive ataupun dapet penanganan yang cepat dan tepat sementara virus bisa menyebar ke banyak orang.

apalagi buat negara kaya begini ingat masih banyak orang yang kurang mampu bahkan yang punya pekerjaan layak aja masih harus minjem duit kemana" buat bli makanan dan macem", lockdown orang" di rumah trus mau ngapain? makan, nyemil males"an? dari kebanyakan orang" yang "panic buying" di supermarket yang ane perhatiin rata" makanan yang mereka bli dan bahan" pokok kaya nuggets, gula, makanan kalengan, cemilan macem" makanan berpengawet, pas virusnya udah bisa diatasin timbul lagi penyakin diabetes dll.

buat mereka yang teriak" minta lockdown paling juga nanti teriak" minta supply bahan" pokok karna duitnya susah cairnya atau gak cair" nanti minta hak macem" buat yang aktifitas ekonominya bergantung sama kebutuhan sehari" dan kehidupan sehari" juga bakal kesusahan, manusia kalau soal perut udah kosong ente tau kaya gimana kan.
profile-picture
profile-picture
rikici dan nievmizzet memberi reputasi
2 0
2
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 21:54
Quote:Original Posted By riansantoso4776
Yap emang bagus bukunya. Buat ngilangin pikiran sange pas gabut #DiRumahAja. emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


emoticon-Ngakak
0 0
0
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 21:56
pasti berat sih di posisi pemerintah sekarang yang harus bisa bijak mengambil keputusan karena pasti akan ada yg dirugikan. semangat pokoknya buat segenap jajaran pemerintahan dan pak jokowi!
profile-picture
nievmizzet memberi reputasi
1 0
1
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 22:05
Buat yang pengen lockdown, tolong jawab pls..

Kebayang 14 hari sampah di rumah ente ga diangkut??
Bagi yg punya balita, minimal 3 popok kotor sehari..

Lockdown ga efektif.. Jabodetabek terlalu padat, ruwet dan bebal buat di lockdown...

Kalau lockdown = magabut, siap2 aja bangkrut massal lini usaha/industri.. which lead to......
0 0
0
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 22:09
Sekarang udah karantina wilayah.. kayanya semi lockdown kali ya.
Tetep di wilayah masing2 ga keluar atau masuk wilayah. Yang kerja silahkan kerja, yang bisa dirumah ya silahkan dirumah. Kayanya sekarang ini saatnya berhenti berdebat. Tapi kita harus fokus ke solusi gimana bisa memperlambat atau bahkan memutus penyebaran virus ini.

Tapi sebenernya yang bikin khawatir itu kalo kita terpapar tapi kita gak sadar. Yang terdampak justru orang-orang sekitar. Terutama anak. Besok ane masih kerja, tiap berangkat rasanya mau nangis aja gimana kalo bawa virus kerumah. Cuman bisa pasrah aja, menyerahkan sama Tuhan.
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 22:12
tarolah gak usah pikirn dampak ekonomi..jakarta dilockdown..

kalo di rumah gak boleh beli gas.. beli aqua..
juga yang buang sampah..petugas kebersihan masih kerja gak ?. satpam komplek gak jaga??
belum lagi kalo ada hal mendadak.. RS.. pemadam kebakaran.. polisi standby gak mereka ??
apalagi taregt 14hari itu lama bgt..

lockdown dengan catatan semua harus kompak. di rumah selama 14hari
ada 1-2 orang aja keluar bakalan sia2..

tarolah selesai lockdown semua kompak dirumah aja.. yakin gak ada satupun yg masih positif covid..
imported case,, sodara kita yg pulang dari LN.. ?? singapore-malay aja masih belum bebas covid kok..
dari segi geografis jg gak bisa dilockdown.. mo nutup jakarta aja masih bnyk jalan tikusnya apalagi kalo nutup satu negara..


menurut gw gak mungkin lockdown ..




profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 22:15
itu yang tereak2 lokdan lokdon suruh baca berita terbaru di India, malah makin amburadul gara2 lokdon.
profile-picture
profile-picture
kingoftki dan scorpiolama memberi reputasi
2 0
2
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 22:17
Swab test massal. Tapi siapin dulu laboratoriumnya.
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
1 0
1
RI Disarankan Segera Lockdown!
30-03-2020 23:42
Setuju banget nih sama TS, pertimbangan pemerintah banyak banget kalo untuk lockdown akan ada resiko yang lebih besar sepertinya.
0 0
0
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 01:46
Quote:Original Posted By nievmizzet
Buat yang pengen lockdown, tolong jawab pls..

Kebayang 14 hari sampah di rumah ente ga diangkut??
Bagi yg punya balita, minimal 3 popok kotor sehari..

Lockdown ga efektif.. Jabodetabek terlalu padat, ruwet dan bebal buat di lockdown...

Kalau lockdown = magabut, siap2 aja bangkrut massal lini usaha/industri.. which lead to......


Kata siapa gak bakal diangkut?
Karantina wilayah bukan berarti PPSU atau dinas kebersihan diliburkan juga, tetap ada jadwal bersih-bersih.

Justru sekarang saat yang tepat untuk dikunci, jangan tunggu pasien positif puluhan ribu. RS kita gak sanggup nampung lebih banyak lagi, belum lagi tenaga medis yang terinfeksi juga.

Kita punya UU Kesehatan yang isinya Karantina Wilayah lho, yang tandatangan malah presiden saat ini.

Quote:Original Posted By lumb3rjack
tarolah gak usah pikirn dampak ekonomi..jakarta dilockdown..

kalo di rumah gak boleh beli gas.. beli aqua..
juga yang buang sampah..petugas kebersihan masih kerja gak ?. satpam komplek gak jaga??
belum lagi kalo ada hal mendadak.. RS.. pemadam kebakaran.. polisi standby gak mereka ??
apalagi taregt 14hari itu lama bgt..

lockdown dengan catatan semua harus kompak. di rumah selama 14hari
ada 1-2 orang aja keluar bakalan sia2..

tarolah selesai lockdown semua kompak dirumah aja.. yakin gak ada satupun yg masih positif covid..
imported case,, sodara kita yg pulang dari LN.. ?? singapore-malay aja masih belum bebas covid kok..
dari segi geografis jg gak bisa dilockdown.. mo nutup jakarta aja masih bnyk jalan tikusnya apalagi kalo nutup satu negara..

menurut gw gak mungkin lockdown ..


Dengan lockdown setidaknya makin mengurangi pergerakan warga, juga dengan ditetapkannya hukuman yang jelas dan tanggung jawab Pemerintah Pusat.

Sekarang ane tanya: apa dasar hukum polisi atau tentara membubarkan kerumunan warga di beebagai daerah?
Gak ada kan! Makanya perlu dipercepat dengan PP Karantina Wilayah yang jelas. Payung hukumnya mesti absolut.

Bandingin sama kondisi sekarang:
- Masyarakat cuma diimbau gak keluar rumah
- Masyarakat dilarang mudik, kalo ketahuan cuma jadi ODP
- Pembatasan angkutan umum oleh Pemprov DKI pas awal bulan malah disindir Tito di hadapan wartawan, dia juga menegaskan wewenang pusat untuk me-lockdown.
- Giliran ribuan orang udah mudik, Pemerintah Pusat baru rapat tadi pagi. Kacau lamban bener nunggu nyebar apa gimana sih.

Hasilnya apa? Ekonomi hancur, warga pas-pasan ga tau mau makan apa di hari-hari berikutnya, wabah makin menyebar Karena masih ada yang kerja/keluyuran.

Sementara pemerintah gak kasih stimulus apa-apa. Boro-boro sembako. Internet, listrik, atau air gratis aja kagak. Tes massal malah pake rapid test yang akurasinya di bawah 50% dan mesti diulang berkali-kali, itu pun prioritasnya kagak jelas, sampe keluarga Menteri didahulukan (contoh: menantu dan sopir Tjaho Kumolo).

Akui ajalah pemerintah pusat lamban, gak transparan soal data, pelit anggaran, gak mau dengerin apa kata peneliti. Bahkan peneliti Harvard aja ditantangin, kenyataannya memang udah mewabah kan dari Februari? (Kasus 01 dan 02 yang dikonfirmasi itu tertular pertengahan Februari lho, itu pun riwayat perjalanan pasien berikutnya gak dibuka transparan jadi masyarakat gak tau sebarannya)

Bayangin kalau tanpa desakan dan inisiatif orang banyak termasuk Pemerintah Daerah, itu Kemenkes dan Pusat ane yakin santai santai aja. Apalagi Terawan.

Eh sekarang malah ada wacana DARURAT SIPIL! Dikira lagi perang saudara apa? Gila kali ye.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vangoz dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 03:14
didik dulukan pernah nyapres tapi gagal
nyagub di dki juga gagal
anggep aja saran dr org yg bbrp x gagal
biarin aja dia ngomong apapun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
realhoax dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 03:37
Ameriki yg national guard ready ajeh ogah lokdon om!

https://www.cbs58.com/news/trump-ext...es-to-april-30

CNN) -- President Donald Trump said Sunday he would extend nationwide social distancing guidelines for another 30 days, an abrupt back-down from his push to reopen the country as coronavirus continues to spread.


emoticon-Peace

0 0
0
Post ini telah dihapus oleh KS06
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 06:15
semoga tidak terus meningkat dan bisa sadar rakyat kita tidak terus keluar hanya karen ingin nongkrong dan bercanda gurau dengan teman diluar rumah
0 0
0
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 07:20
Kalau tiba-tiba main lockdown tanpa ada kejelasan kompensasi bagi rakyat, siap-siap Jakarta jadi bom waktu. Jakarta ini sebagian besar isinya masih para perantau yg gajinya harian. Kalau tiba-tiba lockdown, mereka ga bisa kerja, ga bisa pulang, ga bisa kemana-mana, sedangkan uang habis, perut lapar, cicilan jalan terus, kontrakan ditagih terus. Manusia macam apapun hatinya pasti kacau kalau sudah begini. Kerusuhan kemungkinan besar bisa terjadi. Supermarket dan apotek yg masih buka siap-siap dijarah. Bayangkan Jakarta sudah sumpek, padat, rusuh pula. Yang ada akhirnya virus makin menjalar.
Nah sekarang pertanyaannya, apa pemerintah siap dan bisa menjamin semua itu kalau lockdown? Apa Jokowi dan Anies bisa menjaga perut setiap warganya agar tidak lapar, minimal ini aja. Jokowi mungkin sadar kalau pemerintah ga mampu, makanya dia ga mau main asal lockdown.
Buat semua yg teriak lockdown2. Lockdown itu ga segampang membalikkan telapak tangan. Apalagi dengan tabiat dan demografi orang Indonesia khususnya di Jakarta ini. Kita yg tinggal di Jakarta, yg punya rumah di Jakarta, yg sudah siap bekal untuk menghadapai lockdown, yg punya tabiat dan sifat yg nurut kalau disuruh diam di rumah, boleh berpikir kalau lockdown itu langkah yg terbaik. Dan memang itu ga salah. Tapi kita harus tanya lagi ke realita yg ada. Apa semua orang di Jakarta ini seberuntung dan senurut kita? Sedangkan kita tahu virus ini sangat menular, Ada satu yg ngeyel aja pandemi ini ga akan ada endingnya.
profile-picture
nievmizzet memberi reputasi
1 0
1
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 08:13
emoticon-Leh Uga
seenak jemb*t nya aja nih si goblog klo ngomong
lw ada di golongan menengah
jika lockdown di berlakukan gak akan terlalu berpengaruh
namun buat golongan ke bawah
bisa jadi barbar karena perut gak bisa di tahan
negara jadi kisruh
memang ini yang di mau oleh politikus busuk
profile-picture
nievmizzet memberi reputasi
1 0
1
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 09:18
jangan sampai lockdown deh
0 0
0
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 10:26
Trims gan.. argumennya..

Gw yang nonton dan memantau berita, pun merasa kurang sreg dengan beberapa statement yang dibuat oleh Menkes, Gubernur DKI, Gubernur Jateng, dan pejabat2 lain termasuk pak Presiden..
Arahan dan statement lainnya sudah pada tempatnya, dan saya lihat mereka tidak sungkan untuk merevisi kebijakan/statement yang dirasa keliru..

Namun, tidak pada tempatnya bagi gw (dan anda) untuk mencoba lebih pintar dari beliau-beliau ini, apalagi nyinyir melulu dengan kebijakan yang diambil.. tidak ada template yang bisa 100% dijiplak untuk mereka jadikan pegangan.. siapa yang tahu kebijakan sekeras apa yang diambil Tiongkok untuk menekan laju penyebaran COVID-19? Berkaca ke Singapura tidak sepenuhnya tepat karena perbedaan situasi kondisi (bahkan dengan Jabodetabek sekalipun)

Dalam konteks seperti ini, gw berusaha jadi warga negara yang baik, mendegarkan perkataan Pemerintah dan manut untuk semua kebijakan yang sudah diambilnya.. lagian, mereka yang terpilih untuk memimpin negeri ini, ada baiknya kita mengikuti kepemimpinan beliau2.. Gw yakin jika pemimipin/Pemerintah kita sudah melenceng jauh, jutaan suara dari rakyat tidak akan diam..

Sejauh ini yang gw lihat hanyalah koar2 anti pemerintah di medsos/media cetak-elektronik yang semuanya bermuara dari perbedaan kubu ketika Pilpres kemarin.. Oportunis politik mencoba bermain di air keruh dan sialnya, Gubernur DKI terpampang nyata sebagai contoh dari para oportunis politik itu..

God Bless My Country
0 0
0
RI Disarankan Segera Lockdown!
31-03-2020 10:27
ane lebih hebat dari pemerintah yg skrg ..







ahahhahahaha
0 0
0
Halaman 13 dari 14
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia