News
Batal
KATEGORI
link has been copied
205
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e813f8a8d9b170ad329be51/ylbhi-sebut-polisi-langgar-hukum-bubarkan-massa-kala-corona
Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menganggap langkah polisi menindak kerumunan warga adalah perbuatan semena-mena dan melawan hukum. Hal ini diungkapkan berdasar perundang-undangan yang mengatur penanggulangan pemerintah terhadap wabah, seperti Covid-19 atau virus corona. YLBHI menekankan pihaknya mendukung upaya social distancing yang dilakukan untuk meneka
Lapor Hansip
30-03-2020 07:38

YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona

 YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona

Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menganggap langkah polisi menindak kerumunan warga adalah perbuatan semena-mena dan melawan hukum. Hal ini diungkapkan berdasar perundang-undangan yang mengatur penanggulangan pemerintah terhadap wabah, seperti Covid-19 atau virus corona.

YLBHI menekankan pihaknya mendukung upaya social distancing yang dilakukan untuk menekan penyebaran corona. Namun penegasannya terhadap masyarakat perlu aturan yang konkret.

Salah satunya mengacu pada UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Dalam UU itu diatur bahwa penetapan status kesehatan masyarakat adalah wewenang Presiden.

Selain itu, sebelum status darurat kesehatan ditetapkan, presiden perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah yang mengatur tata cara penetapan dan pencabutan kedaruratan kesehatan masyarakat.

"Saat ini hanya ada Keppres tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan. Apabila Presiden melarang daerah melakukan lockdown karena wewenang ada pada dirinya, sungguh aneh Presiden membiarkan status darurat dikeluarkan SK Kepala BNPB dan tidak mengambil tanggung jawab sesuai UU untuk menetapkannya," ujar keterangan pers YLBHI yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (29/3).

Dalam PP yang dimaksud, bakal diatur mengenai langkah pemerintah terkait karantina, baik itu karantina rumah, karantina rumah sakit, karantina wilayah hingga pembatasan sosial. Artinya PP juga mengatur mekanisme patroli yang belakangan dilakukan aparat keamanan.

Sedangkan hingga kini belum ada aturan resmi yang mengatur mekanisme pembubaran massa untuk menekan wabah. Aksi pembubaran mulai dilakukan setelah Maklumat Kepala Kepolisian Negara RI no.Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona Covid-19 dikeluarkan 19 Maret lalu.

Selain perkara mekanisme, PP juga harus menjamin hak rakyat sehingga menghindari tindakan sewenang-wenang. Hal ini sesuai dengan UU No. 122 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil dan Politik.

Pada Pasal 4 UU tersebut diatur bahwa dalam keadaan darurat yang mengancam bangsa, pemerintah tidak boleh mengambil langkah yang bertentangan dengan hukum internasional dan mengandung diskriminasi.

"Oleh karena itu mengkriminalkan rakyat hanya berdasarkan maklumat dan belum ada penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dari Pemerintah adalah perbuatan semena-mena dan melawan hukum," ujar keterangan tersebut.

Pada sejumlah video pembubaran massa yang diterima YLBHI, terdapat pernyataan anggota Polri memerintahkan anggotanya membawa penyelenggara acara ke kantor polisi. Hal ini menurut YLBHI tak bisa dilakukan.

"Penggunaan pidana dalam hal ini hanya akan menempatkan yang bersangkutan dalam situasi rentan. Hal ini karena dalam proses pidana yang akan dijalani sulit memberlakukan physical distancing karena fasilitas yang minim. Apalagi jika ditahan mengingat nyaris seluruh rutan dan Lapas di Indonesia mengalami over-crowding," jelasnya.

Berdasarkan hal-hal tersebut, YLBHI mendorong pemerintah memberlakukan karantina, memenuhi hak pangan dan kebutuhan lainnya selama masa darurat, dan tidak mengkriminalisasi masyarakat ketika tidak mengikuti situasi darurat.

sumber --=-=-=-=-


Ane mendukung pihak keamanan bertindak tegas meski tanpa dasar aturan yang jelas,
ane juga mendukung pihak pemerintah daerah mengambil diskresi menetapkan karantina wilayahnya meski belum didukung peraturan pemerintah pusat,
ini kondisinya darurat,
ancaman virusnya hitungannya bukan minggu, bulan, apalagi tahun,
tapi hari ke hari.

Pemerintah juga lemot nih nerbitin PP buat ngatur karantina daerah emoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 26 lainnya memberi reputasi
25
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 6 dari 9
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:06
DARI AWAL UDAH GW BLG BAHWA INI NEGARA KEK AUTO PILOT, BUZZERP MALAH PADA GK TERIMA emoticon-Leh Uga
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:08
hah? Semua demi kebaikan please?
udah ada himbauan, seharusnya itu jadi landasan. walau bukan alasan hukum yg kuat, tapi menurut ane, itu langkah pencegahan.
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:14
Ini ngapain sih mau nyari panggung biar ikutan rame ?? Udahlah dari awal juga penanganan udah lambat. Jangan memperparah keadaan dengan hal2 kaya gini. Kudunya mikir sama-sama gimana caranya ini semua cepet berakhir bukannya nyari panggung cem gini. Kalo udah kena juga nanti repot semua.
profile-picture
samsol... memberi reputasi
1 0
1
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:18
Quote:Original Posted By widya poetra

Ane mendukung pihak keamanan bertindak tegas meski tanpa dasar aturan yang jelas,
ane juga mendukung pihak pemerintah daerah mengambil diskresi menetapkan karantina wilayahnya meski belum didukung peraturan pemerintah pusat,
ini kondisinya darurat,
ancaman virusnya hitungannya bukan minggu, bulan, apalagi tahun,
tapi hari ke hari.
Pemerintah juga lemot nih nerbitin PP buat ngatur karantina daerah


agan udah mikirin presedennya blm? hari ini agan mendukung pihak keamanan bertindak tanpa landasan uu krn agan setuju dgn alasannya. jika di kemudian hari mereka bertindak dengan alasan yg tdk agan setujui, apa agan masih mendukung?
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:21
Quote:Original Posted By widya poetra
 YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona

Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menganggap langkah polisi menindak kerumunan warga adalah perbuatan semena-mena dan melawan hukum. Hal ini diungkapkan berdasar perundang-undangan yang mengatur penanggulangan pemerintah terhadap wabah, seperti Covid-19 atau virus corona.

YLBHI menekankan pihaknya mendukung upaya social distancing yang dilakukan untuk menekan penyebaran corona. Namun penegasannya terhadap masyarakat perlu aturan yang konkret.

Salah satunya mengacu pada UU No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Dalam UU itu diatur bahwa penetapan status kesehatan masyarakat adalah wewenang Presiden.

Selain itu, sebelum status darurat kesehatan ditetapkan, presiden perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah yang mengatur tata cara penetapan dan pencabutan kedaruratan kesehatan masyarakat.

"Saat ini hanya ada Keppres tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan. Apabila Presiden melarang daerah melakukan lockdown karena wewenang ada pada dirinya, sungguh aneh Presiden membiarkan status darurat dikeluarkan SK Kepala BNPB dan tidak mengambil tanggung jawab sesuai UU untuk menetapkannya," ujar keterangan pers YLBHI yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (29/3).

Dalam PP yang dimaksud, bakal diatur mengenai langkah pemerintah terkait karantina, baik itu karantina rumah, karantina rumah sakit, karantina wilayah hingga pembatasan sosial. Artinya PP juga mengatur mekanisme patroli yang belakangan dilakukan aparat keamanan.

Sedangkan hingga kini belum ada aturan resmi yang mengatur mekanisme pembubaran massa untuk menekan wabah. Aksi pembubaran mulai dilakukan setelah Maklumat Kepala Kepolisian Negara RI no.Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona Covid-19 dikeluarkan 19 Maret lalu.

Selain perkara mekanisme, PP juga harus menjamin hak rakyat sehingga menghindari tindakan sewenang-wenang. Hal ini sesuai dengan UU No. 122 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil dan Politik.

Pada Pasal 4 UU tersebut diatur bahwa dalam keadaan darurat yang mengancam bangsa, pemerintah tidak boleh mengambil langkah yang bertentangan dengan hukum internasional dan mengandung diskriminasi.

"Oleh karena itu mengkriminalkan rakyat hanya berdasarkan maklumat dan belum ada penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dari Pemerintah adalah perbuatan semena-mena dan melawan hukum," ujar keterangan tersebut.

Pada sejumlah video pembubaran massa yang diterima YLBHI, terdapat pernyataan anggota Polri memerintahkan anggotanya membawa penyelenggara acara ke kantor polisi. Hal ini menurut YLBHI tak bisa dilakukan.

"Penggunaan pidana dalam hal ini hanya akan menempatkan yang bersangkutan dalam situasi rentan. Hal ini karena dalam proses pidana yang akan dijalani sulit memberlakukan physical distancing karena fasilitas yang minim. Apalagi jika ditahan mengingat nyaris seluruh rutan dan Lapas di Indonesia mengalami over-crowding," jelasnya.

Berdasarkan hal-hal tersebut, YLBHI mendorong pemerintah memberlakukan karantina, memenuhi hak pangan dan kebutuhan lainnya selama masa darurat, dan tidak mengkriminalisasi masyarakat ketika tidak mengikuti situasi darurat.

sumber --=-=-=-=-


Ane mendukung pihak keamanan bertindak tegas meski tanpa dasar aturan yang jelas,
ane juga mendukung pihak pemerintah daerah mengambil diskresi menetapkan karantina wilayahnya meski belum didukung peraturan pemerintah pusat,
ini kondisinya darurat,
ancaman virusnya hitungannya bukan minggu, bulan, apalagi tahun,
tapi hari ke hari.

Pemerintah juga lemot nih nerbitin PP buat ngatur karantina daerah emoticon-Hammer


ini YLBHI nyari panggung apa gimana?..
keadaan udah genting disuruh social distancing..
kalo ga polisi yg gerak ya siapa lagi?..
emoticon-No Hope
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:36
Klo gitu, YLBHI bikin class action aja gih emoticon-Smilie
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:37
Nah kan, ada lagi nih. Jadi bener kan, kalo rakyatnya ga bisa sepakat, ya akan makin parah. Ini malah mendukung menentang kebijakan.

emoticon-Ngacir
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:52
langgar hukum apa KIMAK?

HAM HIM HUM eek. sudah seharusnya aparat bertindak tegas.
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 11:56
Quote:Original Posted By widya poetra
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi


Kalo kata wan abud yang rentan terinfeksi covid-19 malah yang usia produktif,

nah kalo rentan mati karena infeksi covid-19 itu yang udah tua & yang punya penyakit berat,


Ide bagus,
yang rentan mati karena covid-19 yang diisolasi,
caranya gimana?
diam di rumah? Ya gak bisa, biasanya yang udah tua itu bergantung pada anaknya yg masih muda jadi kalo anaknya keluyuran & kena ya yang tua ini ikut kena.

Atau semua orang tua & punya riwayat penyakit diambil dari keluarganya,
kemudian diisolasi di beberapa pulau khusus yang dijaga aksesnya?


emoticon-Matabelo


Ya isolasi aja dirumah scr mandiri masing2...klo org tua elu gak mau mati, ya safety makanya, jgn tularkan kpd dia, anggap aja covid itu udh bersemayam dtbuh elu, Klo mati infected ya udh toh juga itu kesalahan elu...

Drpd kyk skrg ini, hancur semua, belum tau kpn berakhir..

Ini covid mau bakas dedam keknya sama flu spanish...korbannya berbanding terbalik yg muda sama yg tua emoticon-Big Grin
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:06
SJW goblok patokan hidup terlalu teoritis emoticon-Tai:

caper mulu ini tiap ormas/lsm/mahasiswa kontól
Diubah oleh galuhsuda
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan p.star7 memberi reputasi
2 0
2
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:15
biarin aja pada ngumpul2 . biar ntar pada kena imbas'e gan emoticon-Big Grin emoticon-Angkat Beer
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:20
Br dilarang kumpul aja pd ngamuk, gini kok mau minta lockdown
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:25
ini salah jokowi pokonya emoticon-Hammer2
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:37
hilik kinthil
emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:53
yaa harus diakui pemerintah kalah langkah melawan krisis virus corona... bikin PP juga gak semudah itu, katanya besok Selasa (31/3/2020) udah bisa dirilis emoticon-Toast

semoga langkah yang udah dibikin ini bisa ngejar ketertinggalan sebelumnya.. amiin emoticon-Toast
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:55
YLBH sampai saat ini menjalankan sesuai text book... salah..?? ngga... tepat..?? ngga juga...

dalam keadaan mendesak... bisa saja pihak keamanan... mau tidak mau... harus lebih tegas..
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 12:58
ngumpulin orang buat bubarin org2 yg pada ngumpul, sekumpulan org datang untuk membubarkan sekumpulan orang yg sedang berkumpul, udah tuu tambah ngumpul ☠️
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 13:00
Kasi kepres dulu dah. Biar aman itu wereng
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 13:01
kepentingan semua orang lebih tingggi diatas kepentingan satu orang, dalam kondisi seperti ini sah saja diberlakukan peraturan darurat demi keamanan negara, lupakan kepentingan pribadi dulu.
0 0
0
YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona
30-03-2020 13:05
Lucu yaa.. emoticon-Smilie
0 0
0
Halaman 6 dari 9
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia