News
Batal
KATEGORI
link has been copied
52
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e72c79610d29562f4217711/alhamdulillah8283-peserta-ijtima-tabligh-9-negara-30-provinsi-di-gowa-dipulangkan
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM — “Alhamdulillah.. akhirnya sepakat ijtima ulama zona Asia ditunda/dibatalkan,” demikian pernyataan Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan YL, usai berbicara dengan pimpinan Jamaat Tabligh sekaligus Panitia penanggungjawab acara Ijtima Dunia Zona ASIA 2020 di lapangan Pakkatto, Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/2020) pukul 00.21 WITA. Annual meeting komunitas Jamaah T
Lapor Hansip
19-03-2020 08:15

Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan

Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan


MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM — “Alhamdulillah.. akhirnya sepakat ijtima ulama zona Asia ditunda/dibatalkan,” demikian pernyataan Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan YL, usai berbicara dengan pimpinan Jamaat Tabligh sekaligus Panitia penanggungjawab acara Ijtima Dunia Zona ASIA 2020 di lapangan Pakkatto, Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/2020) pukul 00.21 WITA.

Annual meeting komunitas Jamaah Tabligh ini sejatnya digelar mulai Rabu (18/3) hingga Minggu (22/3/2020) mendatang di Kompleks Darul Ulum, Dusun Niarannuang, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Gowa.

Pernyataan yang diunggah di akun instagram ‘verified” @adnanpuritchaichsan, ini sekaligus menepis spekulasi dan kabar yang beredar bahwa acara tahunan komunitas Jamaah Tabligh ini akan tetap terselenggara di sebuah lapangan yang berjarak sekitar 10 km sebelah timur Sungguminasa, ibu kota Kabupaten Gowa, atau sekitar 17 km dari Makassar, ibu kota provinsi Sulawesi Selatan.

Adnan juga menyatakan dari kesepakatan itu terjadi titik temu kesepahaman bahwa pemerintah daerah dan aparat menghormati acara yang sudah dirancang sejak tahun lalu, namun juga mereka memaklumi kondisi pandemi global yang tengah dihadapi Indonesia, dan kekhawatiran masyarakat.

Sejatinya, sejak Senin (15/3) lalu Pemkab Gowa sudah mengeluarkan larangan penyelenggaraan acara ini.

Rujukan tambahan Bupati adalah Maklumat Kapolda Sulsel Nomor Mak/01/III/2020 Imbauan untuk Tidak menghadiri dan Menyelenggarakan Ijtima Tabligh se-Asia di Kabupaten Gowa, Sulsel, tertanggal 18/3/2020. Maklumat itu menyebut acara itu dianggap membahayakan masyarakat Sulsel.

Pertimbangan lainnya, adalah situasi nasional dan global terkait pandemik corona virus disease 2019 (COVID-19) adalah
Instruksi Presiden RI di Istana Bogor 15 Maret 2020 dan Surat Edaran Gubernur Sulsel No 440/1972/B.UM.2020 tanggal 16 Maret tentang Imbauan ke masyarakat terkait pencegahan penularan COVID-19

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah ketika dihubungi Kompas.com, Senin (16/3/2020) lalu, menyebutkan tiga warga negara Indonesia ( WNI) yang mengikuti acara tablig akbar di Malaysia dinyatakan positif terjangkit virus corona. "Ketiganya dirawat di rumah sakit di Malaysia," ujar dia.

Diberitakan Reuters, acara yang digelar di Masjid Sri Petaling Jamek ini dihadiri 16.000 orang dari berbagai negara pada 27 Februari sampai 1 Maret 2020. Dari jumlah itu, 14.500 di antaranya berasal dari Malaysia.

Pemerintah "Negeri Jiran" kemudian melakukan penelusuran ke sekitar 5.000 warga negaranya yang menghadiri tablig akbar itu. Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan akan menempatkan para peserta acara dan kontak terdekatnya di karantina selama 14 hari.

Malaysia melaporkan 190 kasus virus corona baru, yang diyakini berkaitan dengan acara tablig akbar. Sebelumnya pada Jumat, "Negeri Jiran" mengumumkan 12 warga negaranya terinfeksi Covid-19 usai menghadiri acara tersebut.

Hingga pukul 04.00 WITA, Kamis (19/3) hari ini di Malaysia ada 790 kasus dengan tercatat dua kematian awal Rabu (18/3/2020) pagi, setelah selama 2 bulan nihil kematian.

Secara global kini sudah 115 negara yang mengkonfirmasi pandemi global ini, dengan 206.114 kasus dan kematian mencapai 8757 orang. Diluar Wuhan, dan China daratan yang mencapai 80,892 kasus (3237 meninggal), kini Italia menjadi negara dengan rate death tertinggi, 2978/35.713 kasus atau persentase 8,3%.

Sedangkan China daratan, yang terus menurun jumlah kasus dan meningkat pasien sembuh death rate tersisa 4,01% atau (3237 meninggal/80,894 kasus).

Rasio Death Rate di Italia hampir setara dengan Indonesia, 8,3% atau 19 tewas dari 227 kasus. Dengan pasien yang sembuh masih dibawah 20 orang.

Sementara di Indonesia, jumlah pasien yang dinyatakan positif terus meningkat sejak 6 Maret 2020 lalu, atau 2 hari setelah Presiden Jokowi mengumkan 2 warga Depok positif COVID.

Hingga Rabu (18/3/2020) WHO sudah melansir di Indonesia ada 227 kasus, dangan kematian 19 orang. Jumlah ini melonjak hampir 200 % dari awal Februari 2020 lalu.

Padahal Pada Selasa (17 Maret) ada 172 kasus, 16 Maret-- 134 kasus, 15 Maret -- 117 kasus, 14 Maret -- 96 kasus, 13 Maret -- 69 kasus, 11 Maret -- 34 kasus, 10 Maret -- 27 kasus, 9 Maret -- 19 kasus, 8 Maret -- 6 kasus, dan 6 Maret -- 4 kasus.

Setidaknya Adnan, mengulang ungkapan hamdalah (alhamdulillah) hingga tujuh kali saat negosiasi itu tercapai. “Alhamdulillah Ustad. Terkait dengan pemulangan mereka nanti kami yang akan urus.”

Menyusul kesepakatan itu, mulai Kamis pagi ini, tim task force dari Pemkab Gowa dan Provinsi Sulsel, dan dibantu relawan dari otoritas terkait, dijadwalkan memulai sterilisasi lokasi di sekitar 100-an tenda yang sudah terpasang sejak pekan lalu.

Steriliasi berupa penyemprotan disinfektan, pembagian kimia pembersih tangan dan kulit, masker, dan penyediaan makanan ringan dan minuman.

“Kita juga sepakat untuk mengisolasi sementara mereka di lokasi, sampai menyusun jadwal kepulangan masing-masing.”

Langkah sterlisasi medis ini, sebagai tindak lanjut dari penyemprotan disinfectan, yang sudah berlangsung sejak Rabu (18/3) pagi.

“Insya Allah besok Kami lanjutkan lagi. sambil menunggu hasil isolasi dan sterilisasi ini,” ujar Adnan.

Bupati yang mulai Juni 2020 nanti kembali mencalonkan diri untuk periode kedua ini, juga menyampaikan ungkapn terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya ‘negosisiasi” keumatan dan kebangsaan ini.

Secara khusus, Adnan mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Kodim 1432 Gowa dan Polres Gowa/.

“kepada Pak Dandim dan Pak Kapolres tidak pulang2 terus melakukan lobby, juga terima kasih atas upaya kerasnya, semoga Allah membahas itikad baik kita semua ini,.”

Dalam laman IGnya, Adnan mengirim video yang memperlihatkan upayanya menyelesaikan msalah laten sosial, ideologis, dan medik ini.

Dia menyebut, sejauh ini pihaknya bisa meyakinkan warga sekitar Pakkatto, Gowa untuk tetap tenang dan menghargai hajatan tahunan saudara sesama Muslim itu.

Dia hanya memakai sarung dan baju kaos, ia terlihat berdiskusi lewat video call whatsApp dengan seorang pemimpin jamaah.

Dia mengakui, penundaan ini agak ribet dan beresiko. Pasalnya, ribuan peserta Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia yang datang dan memadati lokasi kegiatan di Kompleks Darul Ulum, Dusun Niarannuang, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Gowa. “Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.. Aamiin

https://www.google.com/amp/s/makassa...wa-dipulangkan

Tentara allah membabi buta ya akhiemoticon-Takut

Atau ini sebenarnya tentara dajjal yg salah didiagnosa si so mademoticon-Ngakak

Ps:judul disunat krn tdk muat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 3
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 09:17
subannalloh tapi udah sempat keliling2 ya akhi emoticon-Selamat
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 09:21
Waduh.. campur tangan begini yang menyebabkan seleksi alam tidak efektif... yang akhirnya malah menciptakan generasi baru.
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan gopekemas memberi reputasi
2 0
2
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 09:44
Hahaha kadrun mana mengerti corona??
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 09:53
social(religion) gathering
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 09:56
serem bray malon aja di lokdon gara2 ada acara kaya gini
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 09:56
daripada telat dan nyebarin kemana-mana mending dipulangin
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:02
harusnya mereka masuk konten yutub...rondom para tolol
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:03
Quote:Original Posted By eFVZee
Tukeran Gan, bln kmrn tablig akbar di Malasia, ada WNI yg ikut dan terkena COVID, ya skrg gantian dong.


hoo bener2 silaturahim ala covid

emoticon-Ngakak
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:06
nunggu ya 14 hari kedepan, brp yg terjangkit
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:07
wes ayo bubar bubar.... emoticon-Traveller
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:08
satu aja yg terindikasi suspek korona, itu 7999 orang berikutnya jadi taruhan itu..serem cuk..haha
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:15
syukurlah mau ngikutin perintah
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:21
Quote:Original Posted By FalianAridua
satu aja yg terindikasi suspek korona, itu 7999 orang berikutnya jadi taruhan itu..serem cuk..haha


Taruhan nya satu negara bre

Ga hanya corona, virus guoblok juga bisa nular
profile-picture
FalianAridua memberi reputasi
1 0
1
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:33
Quote:Original Posted By FalianAridua
satu aja yg terindikasi suspek korona, itu 7999 orang berikutnya jadi taruhan itu..serem cuk..haha


taruhannya minimal 80.000 orang kalo ada 1 kadrun terjangkit di acara itu, 8.000 orang akan balik ke rumah masing-masing dan berinteraksi drngan keluarga, klo yg dagang berinteraksi dengan langganan, guru berinteraksi dengan muridnya, sopir berinteraksi dengan penumpang, majikan berinteraksi dengan karyawan, pekerja berinteraksi dengan rekan sekerja
profile-picture
FalianAridua memberi reputasi
1 0
1
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:34
syukurlah dibatalin
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:40
Syukurlah dipulangkan. Semoga warga di sana ga da yg terjangkiti virus corona ini.
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:45
warga sana banyak yg takut...terus diberitain jadi makin meriah akhirnya banyak yg ngelapor....bagus lah

abisnya yg ikut kebanyakan yg tua2 bisa mati semua ntar
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:50
Gemblung.... Di tengah pandemi global seperti ini malah nekad bergerombol ribuan orang.

Arab Saudi aja nekad mengosongkan Mekkah walaupun rugi luar-dalam, tapi demi keselamatan ya dijabanin.
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
1 0
1
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:50
untung viral ya, kalo gak bisa boom
skrang aja udah ketar ketir, yg ngumpul udah byk gitu.
0 0
0
Alhamdulillah,8.283 Peserta Ijtima Tabligh 9 Negara 30 Provinsi di Gowa Dipulangkan
19-03-2020 10:55
dalam keadaan darurat gini harusnya bisa menahan diri, itung" bantuin meringankan beban pemerintah dan pekerja yang ada berisiko kena virus corona emoticon-2 Jempol
0 0
0
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia