News
Batal
KATEGORI
link has been copied
166
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e501c75c820846c6746770d/wapres-maruf-jangan-bangun-rumah-ibadah-jika-syaratnya-belum-terpenuhi
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Surat Keterangan Bersama (SKB) 2 Menteri seharusnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi konflik terkait pembangunan rumah ibadah. Syarat tersebut tertuang dalam Peraturan Bersama Dua Menteri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006. "Tidak ada ukuran berapa orang boleh membangun rumah ib
Lapor Hansip
22-02-2020 01:07

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Surat Keterangan Bersama (SKB) 2 Menteri seharusnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi konflik terkait pembangunan rumah ibadah. Syarat tersebut tertuang dalam Peraturan Bersama Dua Menteri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006.

"Tidak ada ukuran berapa orang boleh membangun rumah ibadah sehingga daerah itu sendiri-sendiri dalam membangun rumah ibadah dan terjadi konflik di lapangan untuk itu dibuat aturan," kata Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020)

Maruf menjelaskan, peraturan tersebut sudah mengakomodasi kepentingan lima agama yang diwakili oleh masing-masing organisasi kemasyarakatannya. Contohnya seperti dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang saat itu diwakili oleh Ma'ruf Amin.

"Karena pendekatannya pembangunan rumah ibadah itu adalah kebutuhan nyata jadi jangan sampai enggak butuh rumah ibadah," kata dia.

Dalam peraturan tersebut kata Ma'ruf, syarat pendirian rumah ibadah antara lain harus ada bukti pengguna atau jamaahnya minimal 90 orang. Kemudian dengan dukungan masyarakat setempat setidaknya 60 orang.

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

"Tapi seringkali persoalannya ditolak oleh lingkungan. Ini bukan soal ibadah tapi soal lingkungan (di sekitar) rumah ibadah. Kalau ibadahnya enggak jadi masalah," katanya.

Kemudian dalam Peraturan Bersama Dua Menteri juga menjelaskan jika terjadi pembangunan rumah ibadah diprotes langkah yang harus diambil. Bahkan kata Maruf hal itu juga ada dalam kesepakatan Forum Kerukunan Umat Beragama di tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut, jika semua aturan sudah terpenuhi maka tidak boleh pembangunan rumah ibadah ditolak.

"Tetapi melaksanakan peraturan itu sesuai dengan aturan. Kalau sudah memenuhi syarat sesuai aturan tidak boleh ada yang menolak (pembangunan rumah ibadah)," kata Maruf.

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

"Tapi kalau belum terpenuhi syaratnya jangan memaksakan pembangunan rumah ibadah. Bukan saja untuk misalnya kristen, tapi Islam juga begitu. Kalau itu tidak dipatuhi pasti ada konflik," Maruf menambahkan.
sumber

☆☆☆☆☆
Quote:

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
MOHON KEPADA CO ADMIN DAN MODERATOR, SIAPAPUN YANG MENGACAU DI TRIT INI, JANGAN SUNGKAN-SUNGKAN UNTUK MENGAMBIL TINDAKAN.
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

WARNING! INI TRIT SENSITIF. JANGAN BERADU ARGUMEN SOAL MANA AGAMA YANG PALING BAIK. JANGAN JUGA SALING HINA AGAMA DISINI. SEBAB SESUNGGUHNYA MANUSIA BERAGAMA ADALAH UNTUK MEMBEDAKAN ANTARA MANUSIA DENGAN BINATANG DAN SETAN.

TAPI JIKA ADA ORANG YANG TIDAK MEMELUK AGAMA TAPI UCAPAN, TINDAKAN, DAN PERBUATANNYA LEBIH BAIK DARI ORANG YANG BERAGAMA, ARTINYA MESKIPUN DIA DIANGGAP BINATANG, NYATANYA SEEKOR BINATANG YANG TIDAK BERAGAMA, LEBIH BAIK DARIPADA SEKUMPULAN MANUSIA YANG MENGAKU BERAGAMA.


Persoalan klasik.
KH. Ma'ruf Amin sebenarnya berbicara hanya berdasar konteks tekstual sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Jelas tertulis semua aturannya. Mana yang boleh, mana yang tidak. Namun pada kenyataannya tidaklah sesederhana itu.

Banyak muslim, jika menyuarakan keprihatinan atas dasar keadilan, kemanusiaan, dan hak dasar manusia untuk memeluk agama dan beribadah, bagi penganut agama lain, dianggap sebagai pembela kafir, menggadaikan aqidah, murtad, dan sebagainya yang semuanya seram, tak ada yang bagus. Tapi urusan ibadah, urusan surga atau neraka, adalah urusan pribadi. Itu masuk dalam ranah privat. Dan ini bukanlah hal yang mengada-ada. Ini nyata, ada di Indonesia.

Sekarang begini.Jika beberapa pertanyaan ini ditanyakan kepada KH. Ma'ruf Amin sebagai Ulama, bukan sebagai Wakil Presiden.

Andai ada sekelompok orang, taruhlah ummat Nasrani, ingin membuat rumah ibadah ditengah masyarakat yang majemuk, dengan jumlah jemaatnya yang lebih dari 90 orang sesuai Peraturan Bersama 2 Menteri, apakah mudah? Belum. Harus ada 60 orang yang menyetujui. Dan pastinya 60 orang ini bukan beragama Nasrani. Betul? Nah, jika tak didapatkan quota 60 orang yang menyetujui, maka biarpun yang ingin beribadah itu 500 orang sekalipun, pasti tak akan bisa. Artinya, kekuatan 60 orang ini adalah kekuatan Tuhan. Kenapa? Karena kalau mereka manusia, mereka pasti punya hati. Bagaimana jika mereka diperlakukan seperti ummat Nasrani itu?

Lalu, andai yang 60 orang ini tidak setuju, apa ketidaksetujuan mereka? Kalau menurut KH. Ma'ruf Amin, ini bukan soal ibadahnya, tapi soal lingkungan. Dipertegas saja, adanya Gereja bikin sepet mata. Lho? Koq bangunannya? Lha iya. Kan katanya bukan soal ibadahnya.

Kemudian, andai bangunan rumah ibadah tak boleh berdiri di lingkungan tersebut, apakah lantas ummat Nasrani boleh beribadah di rumah salah satu jemaat dilingkungan tersebut? Nyatanya tak boleh juga. Sebab rumah tinggal bukan untuk ibadah, katanya.

Ok, dimengerti. Setelah rumah tinggal tak boleh dipakai untuk ibadah, maka andai ummat Nasrani beribadah di udara terbuka, di tanah lapang tempat calon rumah ibadah berdiri, apakah lantas bebas? Eh, tidak boleh juga. Katanya (akhirnya) mengganggu lingkungan sekitar.

Pertanyaannya : Yang mengganggu itu, ibadahnya atau kumpulan orangnya, atau rumah ibadahnya?

Kalau untuk beribadah harus sendiri-sendiri, bukankah ummat lain juga beribadah bersama-sama? Berjamaah?

Artinya, jelas, bahwa yang sebenarnya dituju, bukanlah semata-mata rumah ibadahnya, tetapi ibadahnya. Ya, ibadahnya. Ibadah ummat tersebut ditakutkan dapat mengganggu aqidah ummat lain. Dapat mempengaruhi keimanan ummat lain. Begitu katanya.

Ini sama seperti ritual tahunan soal tutup. Saat Ramadhan, warung makan harus tutup. Ini tutup. Itu tutup. Seolah imannya tipis setipis kulit bawang. Jujur, TS terhina. Bagi TS, keimanan dan kekukuhan mengimani agama, melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasulullah, tak akan bisa luntur hanya karena ada makanan minuman didepan muka, melihat orang lain merokok dan makan minum, bahkan berbikini sekalipun! Kalau yang pakai bikininya cowok brewok! Kalau setipis itu iman seseorang, untuk apa teriak-teriak tentang surga dan neraka? Bilang aja elu gak kuat puasa! Titik!

Ok, kita kembali ke masalah soal 60 orang tadi. Jika alasannya adalah terganggu dengan ibadah ummat lain, sementara yang suka terganggu dengan ibadah manusia adalah golongan setan, sebenarnya yang 60 orang ini golongan manusia atau golongan setan? Setan tidak beragama, sama dengan binatang. Tapi binatang tak peduli dengan ibadah manusia. Nah pilih, mau jadi golongan setan atau golongan binatang? Tak mau jadi binatang? Maka jadilah manusia. Lalu bagaimana sikap seorang manusia yang memahami kebutuhan ummat beragama? Saling menolong dalam kebajikan. Urusan ketaqwaan, Habluminallah! Lakum Dinukum Waliyadin. Untuk elu agama elu, untuk gue agama gue. Gue gak akan ngerecokin urusan elu beribadah. Dan elu sebaliknya gak boleh ngerecokin gue beribadah. Ya.... tapi jangan mentang-mentang gak boleh ngerecokin elu beribadah, tuh toa disetel pol saban jam setengah 4 pagi bang! Anak bayi gue kaget. Gak semua orang budeg. Lha, ummat gue gak perlu diteriakin, pada datang tuh ibadah. Hehehe... Ini cuma intermezo aja.

Se...ba...lik...nya!
Jika ada ummat muslim ingin membangun mushalla atau masjid, apa perlu ijin 60 orang juga dan butuh jamaah 90 orang? Nyatanya gak. Lu punya tanah, lu bangun mushalla, lu pasang toa, lu jadi Imam, selesai. Jamaah bakal datang sendiri, meskipun Isya 20 orang, Shubuh 5 orang, Dzuhur 4 orang, Ashar 6 orang, Maghrib 10 orang. Bahkan TS pernah shalat Dzuhur di Bekasi, masjidnya megah, ada tugu tempat nama-nama yang ikut membangun masjidnya, semuanya dari tukang-tukangnya. Yang shalat? 1 shaf. Itu juga kiri kanan lowong. Kemana yang lain? Paham kan kenapa setiap jam setengah 4 pagi udah kencang suara toa?

Lalu, jika nekat membuat mushalla atau masjid di lingkungan non muslim tanpa ijin, apakah boleh? Ya boleh aja. Kalau gak boleh? Ya silakan hancurkan. Tapi ingat!!!! Dengan 2 jempol tulisan di sosmed. Dengan hanya 1 foto, maka itu sudah bisa membakar amarah 1 Indonesia!

Adil? Silakan menilai sendiri.

Jadi, intinya. TS sangat terganggu dengan mereka-mereka yang mengaku beragama, tapi perilakunya justru seperti setan. Takut melihat orang beribadah. Kalah sama pertapa yang bertapa di goa, diganggu binatang dan memedi sampai jin wanita cantik yang telanjang. Katanyaaaa...

Ayolah. Ini Indonesia. Bendera kebangsaan kita masih sama. Lagu kebangsaan kita masih sama. Kita menghirup udara yang sama. Minum dari tanah yang sama. Makan dari hasil alam yang sama. Kenapa kita harus selalu merasa paling benar? Padahal kebenaran itu hanya milik Yang Maha Mencipta. Dia lah yang akan menentukan layak tidak elu, elu, dan elu masuk surga atau jadi kerak neraka.

Bukan Xaruduy!
Paham?
Diubah oleh i.am.legend.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 61 lainnya memberi reputasi
62
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 7
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 06:51
Hapuskan imb utk rumah ibadah. Tegakkan keadilan
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 06:52
IMB sudah ada
Lalu ada golongan lain yang ngomporin buat batalin IMB

Dan negara bertindak untuk mengakomodir yang menolak IMB

Selalu kejadiannya seperti itu...
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 06:57
Quote:Original Posted By i.am.legend.
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Surat Keterangan Bersama (SKB) 2 Menteri seharusnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi konflik terkait pembangunan rumah ibadah. Syarat tersebut tertuang dalam Peraturan Bersama Dua Menteri Nomor 8 dan 9 Tahun 2006.

"Tidak ada ukuran berapa orang boleh membangun rumah ibadah sehingga daerah itu sendiri-sendiri dalam membangun rumah ibadah dan terjadi konflik di lapangan untuk itu dibuat aturan," kata Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020)

Maruf menjelaskan, peraturan tersebut sudah mengakomodasi kepentingan lima agama yang diwakili oleh masing-masing organisasi kemasyarakatannya. Contohnya seperti dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang saat itu diwakili oleh Ma'ruf Amin.

"Karena pendekatannya pembangunan rumah ibadah itu adalah kebutuhan nyata jadi jangan sampai enggak butuh rumah ibadah," kata dia.

Dalam peraturan tersebut kata Ma'ruf, syarat pendirian rumah ibadah antara lain harus ada bukti pengguna atau jamaahnya minimal 90 orang. Kemudian dengan dukungan masyarakat setempat setidaknya 60 orang.

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

"Tapi seringkali persoalannya ditolak oleh lingkungan. Ini bukan soal ibadah tapi soal lingkungan (di sekitar) rumah ibadah. Kalau ibadahnya enggak jadi masalah," katanya.

Kemudian dalam Peraturan Bersama Dua Menteri juga menjelaskan jika terjadi pembangunan rumah ibadah diprotes langkah yang harus diambil. Bahkan kata Maruf hal itu juga ada dalam kesepakatan Forum Kerukunan Umat Beragama di tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut, jika semua aturan sudah terpenuhi maka tidak boleh pembangunan rumah ibadah ditolak.

"Tetapi melaksanakan peraturan itu sesuai dengan aturan. Kalau sudah memenuhi syarat sesuai aturan tidak boleh ada yang menolak (pembangunan rumah ibadah)," kata Maruf.

Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi

"Tapi kalau belum terpenuhi syaratnya jangan memaksakan pembangunan rumah ibadah. Bukan saja untuk misalnya kristen, tapi Islam juga begitu. Kalau itu tidak dipatuhi pasti ada konflik," Maruf menambahkan.
sumber

☆☆☆☆☆


Persoalan klasik.
KH. Ma'ruf Amin sebenarnya berbicara hanya berdasar konteks tekstual sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Jelas tertulis semua aturannya. Mana yang boleh, mana yang tidak. Namun pada kenyataannya tidaklah sesederhana itu.

Banyak muslim, jika menyuarakan keprihatinan atas dasar keadilan, kemanusiaan, dan hak dasar manusia untuk memeluk agama dan beribadah, bagi penganut agama lain, dianggap sebagai pembela kafir, menggadaikan aqidah, murtad, dan sebagainya yang semuanya seram, tak ada yang bagus. Tapi urusan ibadah, urusan surga atau neraka, adalah urusan pribadi. Itu masuk dalam ranah privat. Dan ini bukanlah hal yang mengada-ada. Ini nyata, ada di Indonesia.

Sekarang begini.Jika beberapa pertanyaan ini ditanyakan kepada KH. Ma'ruf Amin sebagai Ulama, bukan sebagai Wakil Presiden.

Andai ada sekelompok orang, taruhlah ummat Nasrani, ingin membuat rumah ibadah ditengah masyarakat yang majemuk, dengan jumlah jemaatnya yang lebih dari 90 orang sesuai Peraturan Bersama 2 Menteri, apakah mudah? Belum. Harus ada 60 orang yang menyetujui. Dan pastinya 60 orang ini bukan beragama Nasrani. Betul? Nah, jika tak didapatkan quota 60 orang yang menyetujui, maka biarpun yang ingin beribadah itu 500 orang sekalipun, pasti tak akan bisa. Artinya, kekuatan 60 orang ini adalah kekuatan Tuhan. Kenapa? Karena kalau mereka manusia, mereka pasti punya hati. Bagaimana jika mereka diperlakukan seperti ummat Nasrani itu?

Lalu, andai yang 60 orang ini tidak setuju, apa ketidaksetujuan mereka? Kalau menurut KH. Ma'ruf Amin, ini bukan soal ibadahnya, tapi soal lingkungan. Dipertegas saja, adanya Gereja bikin sepet mata. Lho? Koq bangunannya? Lha iya. Kan katanya bukan soal ibadahnya.

Kemudian, andai bangunan rumah ibadah tak boleh berdiri di lingkungan tersebut, apakah lantas ummat Nasrani boleh beribadah di rumah salah satu jemaat dilingkungan tersebut? Nyatanya tak boleh juga. Sebab rumah tinggal bukan untuk ibadah, katanya.

Ok, dimengerti. Setelah rumah tinggal tak boleh dipakai untuk ibadah, maka andai ummat Nasrani beribadah di udara terbuka, di tanah lapang tempat calon rumah ibadah berdiri, apakah lantas bebas? Eh, tidak boleh juga. Katanya (akhirnya) mengganggu lingkungan sekitar.

Pertanyaannya : Yang mengganggu itu, ibadahnya atau kumpulan orangnya, atau rumah ibadahnya?

Kalau untuk beribadah harus sendiri-sendiri, bukankah ummat lain juga beribadah bersama-sama? Berjamaah?

Artinya, jelas, bahwa yang sebenarnya dituju, bukanlah semata-mata rumah ibadahnya, tetapi ibadahnya. Ya, ibadahnya. Ibadah ummat tersebut ditakutkan dapat mengganggu aqidah ummat lain. Dapat mempengaruhi keimanan ummat lain. Begitu katanya.

Ini sama seperti ritual tahunan soal tutup. Saat Ramadhan, warung makan harus tutup. Ini tutup. Itu tutup. Seolah imannya tipis setipis kulit bawang. Jujur, TS terhina. Bagi TS, keimanan dan kekukuhan mengimani agama, melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasulullah, tak akan bisa luntur hanya karena ada makanan minuman didepan muka, melihat orang lain merokok dan makan minum, bahkan berbikini sekalipun! Kalau yang pakai bikininya cowok brewok! Kalau setipis itu iman seseorang, untuk apa teriak-teriak tentang surga dan neraka? Bilang aja elu gak kuat puasa! Titik!

Ok, kita kembali ke masalah soal 60 orang tadi. Jika alasannya adalah terganggu dengan ibadah ummat lain, sementara yang suka terganggu dengan ibadah manusia adalah golongan setan, sebenarnya yang 60 orang ini golongan manusia atau golongan setan? Setan tidak beragama, sama dengan binatang. Tapi binatang tak peduli dengan ibadah manusia. Nah pilih, mau jadi golongan setan atau golongan binatang? Tak mau jadi binatang? Maka jadilah manusia. Lalu bagaimana sikap seorang manusia yang memahami kebutuhan ummat beragama? Saling menolong dalam kebajikan. Urusan ketaqwaan, Habluminallah! Lakum Dinukum Waliyadin. Untuk elu agama elu, untuk gue agama gue. Gue gak akan ngerecokin urusan elu beribadah. Dan elu sebaliknya gak boleh ngerecokin gue beribadah. Ya.... tapi jangan mentang-mentang gak boleh ngerecokin elu beribadah, tuh toa disetel pol saban jam setengah 4 pagi bang! Anak bayi gue kaget. Gak semua orang budeg. Lha, ummat gue gak perlu diteriakin, pada datang tuh ibadah. Hehehe... Ini cuma intermezo aja.

Se...ba...lik...nya!
Jika ada ummat muslim ingin membangun mushalla atau masjid, apa perlu ijin 60 orang juga dan butuh jamaah 90 orang? Nyatanya gak. Lu punya tanah, lu bangun mushalla, lu pasang toa, lu jadi Imam, selesai. Jamaah bakal datang sendiri, meskipun Isya 20 orang, Shubuh 5 orang, Dzuhur 4 orang, Ashar 6 orang, Maghrib 10 orang. Bahkan TS pernah shalat Dzuhur di Bekasi, masjidnya megah, ada tugu tempat nama-nama yang ikut membangun masjidnya, semuanya dari tukang-tukangnya. Yang shalat? 1 shaf. Itu juga kiri kanan lowong. Kemana yang lain? Paham kan kenapa setiap jam setengah 4 pagi udah kencang suara toa?

Lalu, jika nekat membuat mushalla atau masjid di lingkungan non muslim tanpa ijin, apakah boleh? Ya boleh aja. Kalau gak boleh? Ya silakan hancurkan. Tapi ingat!!!! Dengan 2 jempol tulisan di sosmed. Dengan hanya 1 foto, maka itu sudah bisa membakar amarah 1 Indonesia!

Adil? Silakan menilai sendiri.

Jadi, intinya. TS sangat terganggu dengan mereka-mereka yang mengaku beragama, tapi perilakunya justru seperti setan. Takut melihat orang beribadah. Kalah sama pertapa yang bertapa di goa, diganggu binatang dan memedi sampai jin wanita cantik yang telanjang. Katanyaaaa...

Ayolah. Ini Indonesia. Bendera kebangsaan kita masih sama. Lagu kebangsaan kita masih sama. Kita menghirup udara yang sama. Minum dari tanah yang sama. Makan dari hasil alam yang sama. Kenapa kita harus selalu merasa paling benar? Padahal kebenaran itu hanya milik Yang Maha Mencipta. Dia lah yang akan menentukan layak tidak elu, elu, dan elu masuk surga atau jadi kerak neraka.

Bukan Xaruduy!
Paham?


kong.. pliss deh...

buat trit jam setengah dua pagi??

emoticon-Blue Guy Bata (L)

Quote:Original Posted By MUF0REVER
Masalahnya tuhan yg mana yg bener, soalnya tiap-tiap kelompok merasa tuhannya mereka paling bener

Intinya kelompok mayoritas tetap bakalan menang emoticon-Leh Uga kenapa demikian karena harus "izin" nah selama tiap-tiap kelompok merasa tuhannya bener yha kelompok tersebut bakalan bentrokan tentunya yg menang adalah yg punya jumlah massa besar alias mayoritas

Jadi saat pendirian bangunan dengan melandaskan skb menteri ini, jelas kekuatan dimana mayoritas itu berada ya merekalah yg menang emoticon-Traveller

Solusinya cabut skb 2 menteri, syarat mendirikan tempat ibadah cukup imb aja emoticon-Traveller


untuk pencabutan skb... ane rada abu2. faktor jemaat ada 90 masih berpengaruh baik... kalo kaga bisa2 ada tempat ibadah agama yg sama rendengan 5 di 1 RT..

yg paling bener adalah revisi.. gimana revisiannya menurut ane? ntar.. ane olahraga dulu baru komen yg ini...

tu.. wa.. tu.. wa..

Quote:Original Posted By ichachi
ane sendiri muslim. tapi termasuk orang yang ga berani protes suara toa (padahal bukan toa masjid tapi toa bangunan yang suka dipake buat ngaji dan marawis)

100% ane yakin iris kuping ane kalo ane protes pasti dibilang ane menista, kapir, munapik, dsb dst.

miris gw dengan keadaan disini yang menyamaratakan gangguan bising hal yang tidak perlu = melarang ibadah

emoticon-Cape d...

ini ane yang muslim, gimana yang noni. susah memang. dan 60 orang ini... suara gembel dan suara professor sama.

kasihan negaraku. emoticon-Turut Berduka


oh.. tentu kita sebagai muslim yg harus protes bila terjadi pemanfaatan yg ga sesuai aturan pada toa mesjid.. ada aturannya..

dibilang kapir, murtad dll?
bodo amat! yg milih capres non ijtima pun sudah dibilang kapir, muslim ktp dll bukan?

dan gw mo ngomong mo bertindak apapun juga tetep dibilang bek.. oleh Islamphobia... emoticon-shakehand

Quote:Original Posted By pilemon889
Saya pancasila, berantas radikalisme

Ini judul paling menarik dan terbaik sepanjang sejarah indonesia yang di gagas oleh seorang tokoh wayang fiktif asal solo

Andai saja di gagas oleh seorang pemimpin negara sekelas soeharto tentunya tdk ada konflik spt ini dan skb 3 mentri tdk di perlukan

Tahukah goblok nya pemimpin negara di negara kocak bin amburadul ini? Semua warga negara wajib memeluk agama dan atau kepercayaan nya serta mengakui adanya tuhan tetapi yg bebas membangun rmh ibadah cm agama mayoritas dan menjadi ateis itu dilarang

Sungguh ketololan yg hakiki


ente bandingin sama suharto? yg buat mui saar itu menghalalkan sdsb (judi)?

semua warga negara wajib memeluk agama? wajib itu bila tidak ada hukumannya.. sudah pernah denger ada wni atheis di negara ini yg dihukum?

soal mengakui Tuhan Yang Maha Esa.. sudah ada dalam Pancasila! dan kalau lu belum tau.. Pancasila adalah DASAR NEGARA, yg sudah ada sejak negara ini berdiri!

trit apa nyambung ke presiden.. bloon!
Diubah oleh khayalan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 06:58
balik lagi nih ke kasus gereja damai kristus jamblang, kel.duri jakarta barat. waktu itu gereja sudah berdiri lama dan hendak direnovasi, tiba2 nongol gerombolan fpi nuntut tidak boleh renovasi padahal imb ada, dan hanya renovasi. ini terjadi ketika pak jokowi baru menjabat sebagai gub dki. selidik punya selidik warga sekitar gereja tidak ada yg protes. karena sudah terbiasa hidup berdampingan dengan rukun dan saling bantu ketika terjadi bencana kebakaran dan lain sebagainya. usut punya usut itu fpi minta jatah 2M rupiah kalo kaga bakal dirusuhin terus. padahal budget renovasi gereja cuma 2.5-3M. ini bukan bangunan baru ya... tapi bangunan gereja lama yg akan direnovasi. kan ngentiiid bener nodong minta duit kaya punya bapaknya aja. ormas2 keagamaan kebanyakan isinya preman berkedok agama. setelah jokowi dan ahok turun tangan baru itu fpi taik kucing mundur teratur. padahal dilingkungan gereja katolik tersebut ada juga sekolah. sampe mengganggu proses belajar para murid disitu akibat ulah fpi. paling baik adalah bubarkan segala ormas berkedok agama dan kesukuan. hanya mengotak2kan masyarakat yg majemuk aja keberadaan mereka. tidak ada positifnya. dan mereks yg melarang pembangunan rumah ibadah agama orang lain hanyalah setan berkulit manusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 06:59
Ijin yg utama ya IMB lah.
Masjid di ane aja dipasang stiker telah memiliki IMB rasanya bangga.

Tapi g tau ditempat lain bikin rumah ibadah g pake IMB bangga apa kagak.
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan kakekane.cell memberi reputasi
2 0
2
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:11
Ngomong apa sih nih pak tua

Coba riset dan liat kondisi di lapangan dulu sebelum ngebacod emoticon-Smilieemoticon-fuck



Hanya menerima Bata emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
0 1
-1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:19
Quote:Original Posted By Koncong
Dukungan 60 orang itu yg susah dapet. Pasti ujungnya wani piro.


Nah,,, tuh dia... emoticon-Embarrassment



Ujung2nya minta UANG ROKOK,,, atau MINTA DI SOGOK... emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Koncong dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:25
Si tua bangka maruk ngomong seenak jidat emoticon-DP
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:26
Bikin masjid banyak banyak tapi percuma yg datang solat cuma sedikit 1~2 shaf kalo hari hari biasanya.

Paling penuhnya cuma jum'atan ama hari raya doang..

profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:28
kalo gini kasian yg minoritas
emoticon-Cape d...
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:36
Quote:Original Posted By vegashin_ryu
Ijin yg utama ya IMB lah.
Masjid di ane aja dipasang stiker telah memiliki IMB rasanya bangga.

Tapi g tau ditempat lain bikin rumah ibadah g pake IMB bangga apa kagak.


Di atas 50% gak ada, gan. Modal tanda tangan tetangga & warga aja paling. Makanya omongan pak Kyai ini juga kenanya ke masjid paling banyak, karena mayoritas kan?
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:38
Quote:Original Posted By pannotia.server
Itu peraturan dua menteri dah perlu direvisi. Muslim sekarang ga macam muslim dulu pak. Kalo dulu, ane pergi keladang, air minum ane di jerigen masih mau teman ane muslim minum kalau stok minumnya abis. Lah sekarang, orang boro-boro minum, ane aja mau jumpain dia ngobrol-ngobrol di kala rehat kerja kadang ogah...


masa gitu, gan? daerah mana?
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:39
Namanya jg mayoritas, mereka merasa bisa berbuat semaunya. Teriak2 keadilan tp dirinya sendiri tdk melakukan keadilan.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Abc..Z memberi reputasi
2 0
2
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:40
ane sendiri heran, apa yg ditakutkan oleh pemeluk agama ya? kok sll ribut rumah ibadah atau acara ibadah umat lainnya....
Kan udah punya surga dan nerakanya nya masing2emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
Atau jangan2 krn sama2 gak yakin dengan surga dan nerakanya, makanya mereka saling klaim emoticon-Hammer (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tali_sandal dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:45
Quote:Original Posted By kakekane.cell
Nah,,, tuh dia... emoticon-Embarrassment



Ujung2nya minta UANG ROKOK,,, atau MINTA DI SOGOK... emoticon-Embarrassment


standar di kasus penolakan2 rumah ibadah non mayoritas..

penduduk sekitar awalnya kaga masalah.. cuma di akhir2, sebagian kecil dari penduduk sekitar akhirnya nolak pendirian rumah ibadah tsb gara2 ada kompor ormas yg ngerasa suci bilang akan terganggunya aqidah warga!

dan umumnya.. kompor si ormas tsb dilakukan di rumah ibadah mayoritas..

yg kaya gini di lingkungan rumah ane kaga maen! ane masuk dipengurus dkm plus pengurus rw soalnya.. (walau ane adanya d rumah paling cuma weekend doangan) emoticon-Matabelo

ada yg mo ngompor, mo ngomong politik apalagi ngomong jihad thogut di mesjid lingkungan ane.. sikaaat!!

contoh real beberapa tahun lalu..

ada sebagian kecil warga + 2 warga luar entah darimana tapi mengatasnamakan ormas (tapi kalo teriak2 suaranya ngalahin sekomplek) yg protes dengan aktifitas ibadah rumahan (acara pra nikah sih sebenernya) di salah satu warga yg non muslim..

sebagian kecil warga itu beralasan.. ibadah harusnya di tempatnya bukan di rumah.. ane cuma bilang..

"lah.. di rumah2 juga biasanya ada pengajian rutin ibu2 keliling, ada acara pengajian pas sunatan, nikahan dll... kok ga pada protes?"

langsung kiceup.. dan ane sama kelompok itu dicap Islam abal2 sampe detik ini.. tapi kaga secara langsung sih.. cuma berani bisik2 di belakang.. emoticon-Matabelo

bodo amat! yg tau keIslaman gw gimana cuma yg di ATAS bukan mereka!
Diubah oleh khayalan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lonelylontong dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:48
Terlalu lama terpenjara di dalam MUI, makanya ga ngeliat realita yang terjadi di luar.

Bangun property itu semua dasarnya sama, yaitu IMB. Bukan persetujuan atau ijin warga.
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 07:59
gege well played emoticon-Big Grin
0 0
0
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 08:03
Kuncinya ada di presiden....presiden harusnya memperjuangkan sila ke 5 bukan membiarkan intoleransi demi suara...nggak ada gunanya membangun negara kalau dasarnya rapuh....
Diubah oleh obnoxiouspussy
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
1 0
1
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 08:08
Syarat 90 jamaah.

Bagaimana bisa minoritas terkumpul 90 jamaah, jika baru 20 sdh digerebek "umat"

emoticon-Leh Uga
Diubah oleh suryahendro
profile-picture
profile-picture
lonelylontong dan erickarif93x memberi reputasi
2 0
2
Wapres Ma'ruf: Jangan Bangun Rumah Ibadah Jika Syaratnya Belum Terpenuhi
22-02-2020 08:09
Presiden
Wapres
Menag
Sudah bicara tentang toleransi beragama. Artinya siap2 saja buat kaum intoleran untuk segera bertobat. Karena waktu buat mereka sudah habis. Yakin dan percayalah sebelum 2020 berakhir, kaum intoleran sudah musnah dari nkri
profile-picture
khayalan memberi reputasi
1 0
1
Halaman 3 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia