News
Batal
KATEGORI
link has been copied
11
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3153320577a91c37546f5e/heran-harun-masiku-belum-tertangkap-alat-kpk-yang-lebih-canggih-dari-densus
Presenter Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Karni Ilyas mengungkapkan keheranannya lantaran politisi PDIP Harun Masiku tak kunjung tertangkap. Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkapkan dalam acara ILC, Selasa (28/1/2020), yang mengangkat topik 'Masiku, Lenyap Ditelan Angin'. "Apa sampai saat ini KPK belum tahu keberadaan dari Masiku ini?," tanya Karni Ilyas. Menanggapi hal itu, Juru
Lapor Hansip
29-01-2020 16:41

Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?

Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?



Presenter Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Karni Ilyas mengungkapkan keheranannya lantaran politisi PDIP Harun Masiku tak kunjung tertangkap.



Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkapkan dalam acara ILC, Selasa (28/1/2020), yang mengangkat topik 'Masiku, Lenyap Ditelan Angin'.



"Apa sampai saat ini KPK belum tahu keberadaan dari Masiku ini?," tanya Karni Ilyas.



Menanggapi hal itu, Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan bahwa KPK belum mengetahui keberadaan buron kasus suap yang menyeret eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan itu.



"Sampai saat ini, tentu kalau kami sudah tahu di mana berada tentu kami kejar, kami tangkap," kata Ali Fikri.



"Tentunya seperti itu, tapi sekali lagi, sampai hari ini, kami terus melakukan pengejaran bersama pihak kepolisian."



"Karena kepolisian tentunya punya jaringan yang luas di daerah sampai ke Polsek, sampai ke daerah-daerah," imbuhnya.



Ali Fikri mengatakan, bahwa pihaknya telah mencari Harun Masiku hingga ke Sulawesi, rumah istrinya.



Namun, Harun Masiku masih belum ditemukan.



Karni Ilyas menyampaikan, KPK memiliki alat super canggih, yang seharusnya bisa mendeteksi keberadaan Harun Masiku.



Oleh karena itu, mengherankan bahwa KPK hingga kini belum bisa mengendus keberadaan Harun Masiku.



"Agak mengherankan bagi saya, karena yang saya tahu selama ini, peralatan IT KPK itu tercanggih di antara seluruh penegak hukum," kata Karni Ilyas.



"Bahkan dibanding Densus pun, Anda punya peralatan lebih hebat."



"Bahwa sampai hari ini lokasi Masiku pun belum diketahui, sehingga dijadikan DPO, itu agak mengherankan saya," imbuhnya.



Karni Ilyas juga menyebut, selama ini orang yang korupsi di Indonesia, KPK pasti tahu dan bisa mengetahuinya.



"Selama ini hampir semua orang yang berdosa di Indonesia, ngeri sekali dengan KPK," ucap Karni Ilyas.



"Karena rasanya dia berbisik pun KPK tahu, dia ngobrol di sana, KPK di sini, duduk, bisa tangkap itu pembicaraannya."



"Kok tiba-tiba sekarang ini enggak tahu sama sekali gitu loh," lanjut dia.



Mendengar hal itu, Ali Fikri membenarkan soal kecanggihan alat KPK.



Akan tetapi, alat tersebut dapat dengan cepat mendeteksi keberadaan orang, jika orang yang bersangkutan juga menggunakan teknologi.



"Orang-orang yang belum tertangkap oleh KPK, pada akhirnya akan tertangkap," kata Ali Fikri.



"Nah tertangkapnya salah satunya bantuan teknologi itu betul, ketika kemudian si tersangka menggunakan teknologi itu."



"Itu kemudian bisa gampang kita deteksinya, atau misalnya dia menggunakan teknologi komunikasi, misalnya media sosial, dan sebagainya, tentu kita mengarah ke sana."



"Tapi sampai hari ini, kita tidak mendapatkan itu," ujarnya.



Mendengar penjelasan KPK, Karni Ilyas lantas mengungkit prestasi KPK.



Yakni saat KPK berhasil menangkap Nazaruddin hingga ke Kolombia.



"Ada prestasi KPK yang mencengangkan orang-orang waktu itu," ucap Karni Ilyas.



"Bisa menangkap tersangka yang lari ke Kolombia, loh itu jauh sekali loh, pertama pakai yurisdiksi kita, kedua kita tidak punya perjanjian ekstradisi."



"Tapi KPK bisa luar biasa bisa bawa pulang Nazaruddin."



"Kok sekarang ada di negeri kita, kita tidak bisa ketahui," sambungnya.



Menanggapi pertanyaan Karni Ilyas, Ali Fikri mengatakan penangkapan Harun Masiku hanyalah soal waktu saja.



"Bagi kami semuanya hanya waktu," ungkap Ali Fikri.



"Ketika kita menangkap Pak Nazaruddin di Kolombia, dan sebagainya di luar negeri ya butuh waktu Bang Karni."



"Butuh waktu, tempat, walaupun jauh, sama dengan kita di sini, walau kita di Indonesia begitu, tapi kita butuh waktu juga untuk menemukan yang bersangkutan."



Ali Fikri menegaskan, jika KPK menemukan keberadaan Harun Masiku, pasti dikejar dan ditangkap.



"Kalau kemudian ada di mana, pasti kita tangkap," tegas Ali Fikri.



Seperti Cari Jarum dalam Sekam



Ketua KPK Firli Bahuri memberikan pernyataan soal belum tertangkapnya Harun Masiku.



Dikutip dari Kompas.com, Firli Bahuri menyatakan telah mengecek semua lokasi yang terindikasi keberadaan sang buron.



Wilayah yang sudah dilakukan pengecekan yakni Sulawesi dan Sumatera Selatan.



Namun, Firli mengatakan keberadaan Harun sampai saat ini belum ditemukan.



"Kami sudah cari, semua wilayah yang ada indikasi ada tempat persembunyiannya," ungkapnya, dikutip Kompas.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020).



"Apakah di Sulawesi, apakah di Sumatera Selatan, sudah kita lakukan semua, tetapi belum ada, belum ketangkap," imbuhnya.



Akan tetapi, Firli Bahuri menyebut mencari buronan tidak mudah, bahkan seperti mencari jarum dalam sekam.



"Mencari orang itu enggak gampang memang ya, itu sama dengan cari jarum dalam sekam, oke, tapi pasti akan ketangkap," kata dia. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)



sumber: https://aceh.tribunnews.com/2020/01/...h-dari-densus








-----------

ampuh ni orang emoticon-Hammer2


***
https://forumpolitik.com/threads/heran-harun-masiku-belum-tertangkap-karni-ilyas-pertanyakan-alat-kpk-yang-lebih-canggih-dari-densus.11/  



profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 16:50
Ketemukan dia mudah kok.

Ketika org biasa melarikan diri alias bersembunyi. Mereka gak bisa tidak berkontak dgn keluarga, minimal 1x seminggu.

Klo dia cukup pintar maka tdk akan menggunakan tlp.
Tinggal pantau sj org ketiga yg sering dlm artian dlm seminggu ada 1-2 ketemu keluarganya.
Berdasarkan data pengintaian 90% trik ini selalu berhasil.

Jika dlm 1 bulan belum jg di tangkap berarti ada yg main2. Polisi atau kpk yg punya akses ke team pengintai.
0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 16:54
alat kitak kitak, dalam bentuk petugas partaik, panitia, boneka, wereng.

Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
profile-picture
yusuko memberi reputasi
0 1
-1
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 16:59
nyungsep pdipret
profile-picture
yusuko memberi reputasi
0 1
-1
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 17:24
Itu tandanya, si petugas partai berhasil dalam mengkebiri kekuatan KPK, sesuai arahan ibu dari segala iblis.

emoticon-Leh Uga

profile-picture
yusuko memberi reputasi
0 1
-1
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 17:28
Semoga lekas ketangkap
0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 17:46
cepet ketemu ya Harun, kasihan anak istri nyariin emoticon-Cool
0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 17:56
Kalau mau etung etungan untung rugi sebenarnya lebih menguntungkan bagi pedeipe kalau si masiku ini ketangkap dari awal. Tinggal dibriping plus lakukan gos protokol, lokalisir masalah, giring opini selesai masalah dan toh yang nangani di kpk orang orang itu juga apa yang perlu dikhawatirkan?

Tapi ya kalau orang jawa bilang ndilalah kersaning Allah, kasusnya malah dibikin ngalor ngidul sampai bikin blunder sana sini dan akhirnya jadi santapan lezat buat rival rival politik dan tunggangan orang yang punya kepentingan, maju kena mundur kena.

Sekarang nasi sudah jadi bubur, apalagi kalau nanti sampai si masiku benar benar tidak ketangkap karena adanya faktor x, misal; mati karena memang dimatikan atau mati karena penyakit, kemungkinan besar masyarakat akan menjadikan ini hutang yang tak mungkin terbayarkan. Maka MASIHU GATE akan jadi penyakit menahun yang bakal menggerogoti kesehatan partai ini seperti kanker stadium 17.

Dan terakhir, data statistik orang yang terkena kanker adalah kurang dari sepuluh persen yang berhasil selamat...

emoticon-Argentina

0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 18:28
tunggu dia ada kontak saudara atau org dekat dia aja... hp sudah pasti dibuang jauh2... dan seluruh alat pembayaran sudah pasti ga dipakai.. alias dia harus ada cash money.. ini mah tunggu waktu saja dia butuh ambil duit ama saudara...
0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
29-01-2020 21:51
Kek memang disembunyikan ni orang, karna dia kunci dr kasus ini. Berabe juga kalo sampe KPK nangkep dia, banyak elit politik yg kena seret
0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
30-01-2020 01:13
dagelan emng kpk jaman now
0 0
0
Heran Harun Masiku Belum Tertangkap, Alat KPK yang Lebih Canggih dari Densus?
12-03-2020 18:25
Quote:Original Posted By antomulyo
Kek memang disembunyikan ni orang, karna dia kunci dr kasus ini. Berabe juga kalo sampe KPK nangkep dia, banyak elit politik yg kena seret


PDI-P mau bubar bro kalo ketangkep? itu kebo tua bangkah bisa abis, haus kekuasaan
profile-picture
antomulyo memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia