News
Batal
KATEGORI
link has been copied
51
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2716ea349d0f73fe6ab9ec/dede-lutfi-quotsang-pembawa-benderaquot-mengaku-alami-kekerasan-saat-pemeriksaan-polisi
Foto: detik.com detik.com -Di depan majelis hakim, Dede Lutfi Alfiandi alias Dede mengaku dipaksa polisi untuk mengakui melempar batu ke aparat kepolisian. Selain dipukul, Lutfi yang sosoknya viral karena foto tengah membawa bendera itu, juga mengaku disetrum oleh polisi agar mengakui perbuatannya tersebut. Hal tersebut disampaikan Lutfi dalam persidangan pada Senin (20/1) kemarin. Lutfi menyampai
Lapor Hansip
21-01-2020 22:21

Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi

Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
Foto: detik.com


detik.com -Di depan majelis hakim, Dede Lutfi Alfiandi alias Dede mengaku dipaksa polisi untuk mengakui melempar batu ke aparat kepolisian. Selain dipukul, Lutfi yang sosoknya viral karena foto tengah membawa bendera itu, juga mengaku disetrum oleh polisi agar mengakui perbuatannya tersebut.

Hal tersebut disampaikan Lutfi dalam persidangan pada Senin (20/1) kemarin. Lutfi menyampaikan hal tersebut dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

"Iya dipukul dan disetrum dan itu sama dengan tahanan lain," kata pengacara Lutfi, Sutra Dewi kepada wartawan, Selasa (21/1/2020).

Lutfi didakwa melawan polisi pada saat aksi 30 September 2019. Lutfi, disebut jaksa, melakukan kekerasan kepada polisi yang berjaga di depan gedung DPR.

Sosok Lutfi sendiri sebelumnya viral setelah potret dirinya yang membawa bendera Merah-Putih saat demo pada 30 September 2019 beredar di media sosial beberapa waktu lalu. Namun bukan potret itu yang membawa Lutfi ke meja hijau.

Kembali ke pengacara Lutfi, Dewi mengatakan saat Lutfi dimintai keterangan berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik polisi dipaksa untuk mengakui. Namun tidak tahan dipukul, lanjut Dewi, Lutfi terpaksa mengakui perbuatannya itu.

Dewi mengatakan, pada akhirnya Lutfi mengubah keterangan BAP itu dalam persidangan. Sebab, Lutfi tidak melakukan perbuatan melempar atau melawan polisi saat demo di depan gedung DPR.

"Kalau persidangan Lutfi dituduh melempar batu ke petugas dan melawan petugas di keterangan BAP itu. Kan ditanya, di keterangan BAP yang mana yang benar? Akhirnya dia bilang tidak melakukan pelemparan dan pengerusakan itu. Kenapa BAP ada? ada tandatangan dia, dan ada cap jempol dia. Ada pengacara, terus dia cerita waktu di BAP sudah ada kalimat itu," jelas Dewi.

"Ceritanya tidak begini, dia harus mengakui seperti itu kalau nggak dipukul karena tidak tahan ya dia terpaksa," imbuh dia.


Selain itu, Dewi menyebut Lutfi saat dimintai keterangan tanpa didampingi pengacara.

"Dia ditanya kenapa didampingin pengacara, tetap pengakuan begitu. Ternyata BAP sudah jadi dia sudah tandatangan dan cap jempol pengacara baru ada. Pengacara dia tidak kenal karena pengacara dari Polisi," kata dia.

Lutfi, sambung dia, mengikuti demo hanya ikut temannya. Saat demo itu, Lutfi hanya memegang bendera merah putih.

"Dia cuma bawa bendera ikut euforia pada massa itu, tidak mengerti demo untuk apa, ditanya hakim ada keuntungan nggak? Dijawab nggak malah masuk penjara begitu," tuturnya.

Polisi Bantah Setrum Lutfi Agar Mau Ngaku Melempar Batu Saat Demonstrasi

Diminta konfirmasi terpisah, pihak Polres Jakbar yang menyidik dan menahan Lutfi menyanggah melakukan pemukulan dan penyetruman agar Lutfi mau mengaku. Polisi mengklaim sesuai prosedur.

"Tidak ada, tidak benar itu. Kan (ditangkap) ramai-ramai, kita kan humanis. Nggak zamannya lagi begitu-begitu," jelas AKBP Arsya Khadafi saat dihubungi detikcom, Selasa (21/1/2020).

Arsya mengatakan polisi saat itu memperlakukan Lutfi layaknya anak di bawah umur. Sebab, saat itu Luthfi mengenakan celana abu-abu seperti seorang pelajar SMK.

"Kan waktu pertama nangkap itu, kita mengira dia di bawah umur, karena pakai baju SMK sehingga tidak mungkin kita lakukan kekerasan. Dia diperlakukan seperti tahanan anak kok," jelas Arsya.

Arsya menambahkan polisi melakukan penyelidikan terhadap Luthfi saat itu sesuai SOP. Pihaknya juga memiliki bukti-bukti terkait peristiwa pidana tersebut.

"Sidang kan sudah berjalan, kalau saat sidang tidak ngaku ya boleh aja, tapi alat bukti lain sudah cukup dan petunjuk sudah ada," sambungnya.


Kesimpulan:
Menurut ane, kasus Dede Lutfi yang sebelumnya pernah viral karena terpotret kala ia membawa bendera Merah Putih saat demo Mahasiswa dan STM September 2019 lalu harus kembali kita follow up lagi. Kita kawal bersama kasus ini agar kedepannya tidak terjadi lagi hal yang sama. Namun yang lebih penting lagi, ane berharap kasus ini menemui titik terang. Jika benar polisi melakukan tindakan kekerasan, semoga oknum-oknum yang terlibat dapat di pidana.

Sumber Berita dan Gambar:
https://news.detik.com/berita/d-4867...lempar-batu/3
Diubah oleh kulitkacang10
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:26
EDIT:
Kita kawal terus kasus ini gan sist. Semua yang dituduhkan dalam berita ini belum bisa ditentukan siapa yang bersalah selama pengadilan belum memutuskan. Semoga cepat menemukan kejelasan. Salam perdamaian, Salam indonesiaku emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Diubah oleh kulitkacang10
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ganjabang dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:26
Sayang setrum nya.. mending buat ngcharge hape.. wkwkwk..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 5 lainnya memberi reputasi
5 1
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:27
ngeri amat emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ganjabang dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:31
indonesiaku kiniemoticon-Berduka (S)
profile-picture
profile-picture
ganjabang dan extreme78 memberi reputasi
2 0
2
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:31
Knapa saya lbh percaya polisi..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 5 lainnya memberi reputasi
4 2
2
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:33
Semoga nanti pengadilan bisa memberikan keputusan yang baik
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
1 0
1
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:35
Quote:Original Posted By mpasha14
ngeri amat emoticon-Takut


Quote:Original Posted By faster10
indonesiaku kiniemoticon-Berduka (S)


semoga cepat menemukan titik terangnya
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
1 0
1
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:35
Oh ini anak yang bilangnya disetrum 30 menit biar ngaku?

Pertanyaan ane:
Disetrum pakai apaan, berapa volt, kok bisa 30 menit lamanya masih hidup dia? emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 5 lainnya memberi reputasi
5 1
4
Lihat 4 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:35
Quote:Original Posted By fghjjhgf
Knapa saya lbh percaya polisi..


Quote:Original Posted By 54m5u4d183
Semoga nanti pengadilan bisa memberikan keputusan yang baik


Mari kita tunggu pengadilan untuk memutuskanemoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan extreme78 memberi reputasi
2 0
2
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:39
Qta tunggu kbr selanjutnya
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:48
Kalo masih d bawah umur (SMK) koq bisa ikut persidangangan buat dewasa ya???

Bukany ad aturany sendiri????

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
randall007 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:49
Quote:Original Posted By kulitkacang10
Mari kita tunggu pengadilan untuk memutuskanemoticon-I Love Indonesia (S)


Yupz
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
1 0
1
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:49
saat interogasi,jangan harap penyelidik berkata2 manis dan lemah lembut,kalo begitu caranya kagak bakal ada penjahat yg mau ngaku ....emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yandirgaa dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 22:56
Disetrum k*nt*l nya ?
Diubah oleh potrek
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 23:00
Quote:Original Posted By extreme78
saat interogasi,jangan harap penyelidik berkata2 manis dan lemah lembut,kalo begitu caranya kagak bakal ada penjahat yg mau ngaku ....emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By pdt.henderson
Coba ngomong cuma lucu lucuan ngetes polisi mungkin nanti gak disiksa emoticon-Angkat Beer


Quote:Original Posted By potrek
Disetrum k*nt*l nya ?


emoticon-Ngakak
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
1 0
1
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 23:08
biasalah itu... udh rahasia umum









emoticon-Traveller
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 23:12
kalo tindakan "persuasif" biar terduga tersangka mau ngaku sih udah rahasia umum lah ya dilakukan sama polisi,apalagi ke target yg belum punya kuasa hukum

cuman kalo udah punya kuasa hukum juga bisa jadi cuma orkestra sidang yg dibikin sama pengacara biar bisa bikin majelis hakim meringankan hukuman yang bersangkutan jika nantinya dinyatakan bersalah emoticon-Cool
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 23:15
Quote:Original Posted By kulitkacang10
menurut sumber berita yang ane baca, setelah fotonya viral, polisi udah gaberani mukulin dia lagi gan


loh iya dong kan udah ada bukti foto
kalo digebuk lagi trus dia visum bisa jadi bumerang malah buat polisi emoticon-Stick Out Tongue
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
21-01-2020 23:22
Quote:Original Posted By kulitkacang10
Dede Lutfi "Sang Pembawa Bendera" Mengaku Alami Kekerasan Saat Pemeriksaan Polisi
Foto: detik.com


detik.com -Di depan majelis hakim, Dede Lutfi Alfiandi alias Dede mengaku dipaksa polisi untuk mengakui melempar batu ke aparat kepolisian. Selain dipukul, Lutfi yang sosoknya viral karena foto tengah membawa bendera itu, juga mengaku disetrum oleh polisi agar mengakui perbuatannya tersebut.

Hal tersebut disampaikan Lutfi dalam persidangan pada Senin (20/1) kemarin. Lutfi menyampaikan hal tersebut dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

"Iya dipukul dan disetrum dan itu sama dengan tahanan lain," kata pengacara Lutfi, Sutra Dewi kepada wartawan, Selasa (21/1/2020).

Lutfi didakwa melawan polisi pada saat aksi 30 September 2019. Lutfi, disebut jaksa, melakukan kekerasan kepada polisi yang berjaga di depan gedung DPR.

Sosok Lutfi sendiri sebelumnya viral setelah potret dirinya yang membawa bendera Merah-Putih saat demo pada 30 September 2019 beredar di media sosial beberapa waktu lalu. Namun bukan potret itu yang membawa Lutfi ke meja hijau.

Kembali ke pengacara Lutfi, Dewi mengatakan saat Lutfi dimintai keterangan berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik polisi dipaksa untuk mengakui. Namun tidak tahan dipukul, lanjut Dewi, Lutfi terpaksa mengakui perbuatannya itu.

Dewi mengatakan, pada akhirnya Lutfi mengubah keterangan BAP itu dalam persidangan. Sebab, Lutfi tidak melakukan perbuatan melempar atau melawan polisi saat demo di depan gedung DPR.

"Kalau persidangan Lutfi dituduh melempar batu ke petugas dan melawan petugas di keterangan BAP itu. Kan ditanya, di keterangan BAP yang mana yang benar? Akhirnya dia bilang tidak melakukan pelemparan dan pengerusakan itu. Kenapa BAP ada? ada tandatangan dia, dan ada cap jempol dia. Ada pengacara, terus dia cerita waktu di BAP sudah ada kalimat itu," jelas Dewi.

"Ceritanya tidak begini, dia harus mengakui seperti itu kalau nggak dipukul karena tidak tahan ya dia terpaksa," imbuh dia.


Selain itu, Dewi menyebut Lutfi saat dimintai keterangan tanpa didampingi pengacara.

"Dia ditanya kenapa didampingin pengacara, tetap pengakuan begitu. Ternyata BAP sudah jadi dia sudah tandatangan dan cap jempol pengacara baru ada. Pengacara dia tidak kenal karena pengacara dari Polisi," kata dia.

Lutfi, sambung dia, mengikuti demo hanya ikut temannya. Saat demo itu, Lutfi hanya memegang bendera merah putih.

"Dia cuma bawa bendera ikut euforia pada massa itu, tidak mengerti demo untuk apa, ditanya hakim ada keuntungan nggak? Dijawab nggak malah masuk penjara begitu," tuturnya.

Polisi Bantah Setrum Lutfi Agar Mau Ngaku Melempar Batu Saat Demonstrasi

Diminta konfirmasi terpisah, pihak Polres Jakbar yang menyidik dan menahan Lutfi menyanggah melakukan pemukulan dan penyetruman agar Lutfi mau mengaku. Polisi mengklaim sesuai prosedur.

"Tidak ada, tidak benar itu. Kan (ditangkap) ramai-ramai, kita kan humanis. Nggak zamannya lagi begitu-begitu," jelas AKBP Arsya Khadafi saat dihubungi detikcom, Selasa (21/1/2020).

Arsya mengatakan polisi saat itu memperlakukan Lutfi layaknya anak di bawah umur. Sebab, saat itu Luthfi mengenakan celana abu-abu seperti seorang pelajar SMK.

"Kan waktu pertama nangkap itu, kita mengira dia di bawah umur, karena pakai baju SMK sehingga tidak mungkin kita lakukan kekerasan. Dia diperlakukan seperti tahanan anak kok," jelas Arsya.

Arsya menambahkan polisi melakukan penyelidikan terhadap Luthfi saat itu sesuai SOP. Pihaknya juga memiliki bukti-bukti terkait peristiwa pidana tersebut.

"Sidang kan sudah berjalan, kalau saat sidang tidak ngaku ya boleh aja, tapi alat bukti lain sudah cukup dan petunjuk sudah ada," sambungnya.


Kesimpulan:
Menurut ane, kasus Dede Lutfi yang sebelumnya pernah viral karena terpotret kala ia membawa bendera Merah Putih saat demo Mahasiswa dan STM September 2019 lalu harus kembali kita follow up lagi. Kita kawal bersama kasus ini agar kedepannya tidak terjadi lagi hal yang sama. Namun yang lebih penting lagi, ane berharap kasus ini menemui titik terang. Jika benar polisi melakukan tindakan kekerasan, semoga oknum-oknum yang terlibat dapat di pidana.

Sumber Berita dan Gambar:
https://news.detik.com/berita/d-4867...lempar-batu/3


yang jelas... biar ke depannya ga ada lagi kasus ginian..


kalo demo ya mbok ngikutin aturan.. salah satunya magrib bubaaaar!!!

ga susah kan?
Diubah oleh khayalan
profile-picture
rakusentai memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Berita dan Politik
benarkah-tuhan-itu-ada
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia