News
Batal
KATEGORI
link has been copied
51
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e179f64a727686a0e638a3f/badui-larang-dering-hape-sudarto-bukan-intoleransi
Kasus Sudarto yang mengutamakan toleransi beragama di masyarakat primordial Sumbar khususnya Dharmasraya sama dengan ketika pengunjung menyalakan listrik di masyarakat Baduy Dalam, Banten. Tentu kita semua mengetahui Suku Baduy di Banten. Kita semua pun memahami bahwa suku Baduy, terutama Baduy Dalam adalah suku yang khas dengan pilihannya tidak menggunakan listrik maupun internet? Hingga saat ini
Lapor Hansip
10-01-2020 04:47

Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi

Sudarto


Video


Kasus Sudarto yang mengutamakan toleransi beragama di masyarakat primordial Sumbar khususnya Dharmasraya sama dengan ketika pengunjung menyalakan listrik di masyarakat Baduy Dalam, Banten.

Tentu kita semua mengetahui Suku Baduy di Banten. Kita semua pun memahami bahwa suku Baduy, terutama Baduy Dalam adalah suku yang khas dengan pilihannya tidak menggunakan listrik maupun internet? Hingga saat ini masyarakat Baduy tetap berpegang teguh pada pendirian adat mereka. Wisatawan yang berkunjung ke sana pun diwajibkan untuk mengikuti aturan tersebut. Artinya, wisatawan tidak boleh menggunakan gadget ataupun segala sesuatu yang dialiri listrik.

Peraturan itu tak hanya terbatas pada gadget. Para pengunjung juga tidak diperkenankan membawa radio atau tape, gitar, pengeras suara, dll.

Sumber : Kompas [Mau Berkunjung ke Baduy? Taati Peraturannya...]

Tentu para pengunjung tidak dapat memaksakan kehendak atas nama kebebasan dan hak asasi dengan tetap menggunakan gadget atau barang-barang yang dilarang di Baduy. Hal yang terjadi justru pengunjung telah melanggar aturan yang berlaku sejak lama di sana, secara turun menurun, bahkan telah menjadi ciri khas dari Suku Baduy.

Mirip dengan masyarakat Amish di negeri Paman Sam.

Aturan turun temurun atau konsensus primordial setempat seperti ini tidak hanya ada di Baduy. Daerah-daerah lain di Indonesia juga memiliki kesepakatan bersama tersendiri. Ketika hal tersebut dilanggar, maka bisa saja memicu perseteruan atau penolakan dari warga mayoritas yang memegang konsensus itu.

Contohnya dapat kita lihat dari kabar umat Kristiani di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang tidak bisa merayakan Natal bersama kecuali di tempat ibadah resmi yang ditunjuk pemerintah. Hal tersebut menyebabkan Menteri Agama Fachrul Razi angkat suara dan akan bertanya lebih lanjut terkait pelarangan perayaan Natal bersama di dua wilayah itu. Namun ia juga menyatakan masyarakat setempat beranggapan sudah ada kesepakatan terkait pelarangan Natal bersama.

"Bapak belum cek ya itu. Ntar nanti kita tanya bagaimana kesepakatannya itu. Tapi penjelasan mereka itu 'sudah kesepakatan dan sudah lama Pak itu' begitu," kata Fachrul di Jakarta, 21 Desember 2019 lalu.

Menag juga menjelaskan bahwa masyarakat setempat mengaku melarang merayakan Natal dengan alasan tidak ada dua gereja di daerah tersebut.

Diketahui, larangan perayaan Natal dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui surat pemberitahuan tertanggal 10 Desember 2019, merujuk pada pernyataan bersama pemerintah Nagari Sikabau, Ninik Mamak, tokoh masyarakat, dan pemuda Nagari Sikabau pada 21 Desember 2017.

Ada tujuh poin kesepakatan bersama antara pihak-pihak tersebut. Salah satunya melarang pelaksanaan perayaan Natal dan perayaan Kristiani lainnya di Jorong Kampung Baru, Kabupaten Dharmasraya. Beberapa alasan yang diungkapkan adalah menghindari dampak sosial pada masyarakat setempat atas keberadaan rumah yang dijadikan tempat ibadah umat Kristiani.

Sumber : CNN Indonesia [Menag Sebut Larangan Natal di Dharmasraya Kesepakatan Bersama]

Pelarangan perayaan Natal sesuai kesepakatan bersama di Dharmasraya dan Pesisir Selatan ini pula yang menyebabkan Program Manager Pusaka Foundation Padang, Sudarto, membuat postingan Facebook pada tanggal 14 Desember 2019.

Postingan itu pula yang menyebabkan Sudarto ditangkap terkait dengan tindak pidana kejahatan dunia maya penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan sebagai mana yang diatur dalam Pasal 28 ayat (2) Juncto Pasal 45 Undang-undang No. UU ITE.

Sumber : Padangkita [Aktivis Pusaka Sudarto Ditangkap Terkait dengan Postingan di Facebook]

Penangkapan Sudarto menuai protes dari beberapa pihak, salah satunya Komnas HAM. Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM Beka Ulung Hapsara berpendapat fakta yang diungkap oleh Sudarto di media sosial atau kanal lain soal pelarangan ibadah Natal adalah benar. Beka menilai kasus Sudarto tidak layak dilanjutkan lantaran tidak ada unsur pidana dan pelarangan Natal tersebut benar terjadi.

Sumber : Tirto [Kasus Aktivis Sudarto, Komnas HAM: Seharusnya Dia Dilindungi]

Menko Polhukam Mahfud MD justru berpendapat lain. Ia menilai penetapan tersangka Sudarto telah dilakukan melalui prosedur hukum yang berlaku. Sehingga, tidak perlu menjadi perdebatan publik. “Sudah memenuhi syarat untuk menjadi tersangka dan bukti-bukti fisiknya sesuai dengan fakta yang di lapangan, misalnya facebook-nya (Sudarto),” kata Mahfud di Kemenko Polhukam Jakarta, Rabu 8 Januari 2020.

Sumber : Jawa Pos [Mahfud MD: Penetapan Status Tersangka Sudarto Memenuhi Syarat]

Jadi berdasarkan kasus Sudarto, maka kita semua dihadapkan pada fakta bahwa pelarangan natal pada dua kabupaten di Sumatera Barat merupakan kesepakatan bersama. Larangan ibadah natal dan mengharuskan ibadah natal dilakukan di tempat ibadah merupakan konsensus dari masyarakat setempat.

Bukankah hal tersebut mirip dengan aturan yang berlaku di Baduy?

Bukankah aturan tersebut juga mirip dengan larangan melakukan aktivitas di luar ruangan seperti yang terjadi saat Ibadah Nyepi umat Hindu di Bali? Bukankah ketika larangan tersebut dilanggar, umat Hindu Bali juga akan memberikan reaksi keras? Andaikata ibadah Sholat Jumat atau Sholat Ied yang notabene dilakukan di lapangan dilaksanakan bertepatan pada hari Nyepi di Bali, bukankah akan timbul penolakan dan reaksi dari masyarakat Hindu Bali?

Sehingga wajar saja ketika Mahfud MD beranggapan penetapan status tersangka Sudarto sudah tepat. Postingan dari Sudarto yang seakan-akan mengedepankan kebebasan beragama di Sumatera Barat justru dapat menyebabkan kerukunan umat beragama di Sumbar terancam.
Diubah oleh NegaraKITA
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:01
Nggak sampe segitunya mau menjarain orang kaleee...sumbu kok fendek bgt kadron
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:16
Quote:Original Posted By i71lm4c4n
Nggak sampe segitunya mau menjarain orang kaleee...sumbu kok fendek bgt kadron


Nah inilah. Ana bikin baduy dalam dan Bali jadi komparasi biar mengerti. Itu mereka yg di sumbar sudah memiliki kesepakatan yg sejak dulu ada. Ana khawatir kalau itu diganggu yg terjadi adalah konflik. Bertahap lah kalau mau benar merubah pola pikir orang. Ketika dipaksa yg akan muncul justru resistensi
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:30
serumit itu kah bertoleransi antar agama hingga perlu analogi?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:32
Quote:Original Posted By bangsu
serumit itu kah bertoleransi antar agama hingga perlu analogi?


Perlahan gan, ga bisa langsung.
profile-picture
dcp1968 memberi reputasi
1 0
1
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:34
itu artikel panjang begituncum pembenarN kriminalisasi sudarto emoticon-Busa
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:37
Quote:Original Posted By NegaraKITA
Perlahan gan, ga bisa langsung.


Maksud saya, analogi yg kamu pakai itu ga tepat.

Jika mengaitkannya dengan budaya, kesepakatan lampau, maka mungkin melarang orang beribadah itu adalah budaya negatif yg harus diubah.
Diubah oleh bangsu
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 05:48
sudah posting sama ts kemarinemoticon-Cape d...
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:02
Menyedihkan analoginya
Pemaksaan kehendak kepada orang lain dianggap benar
Ada yg salah sama logikanya
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:13
Emang pengangguran caper ni sudarto..sok2an pegiatn ham ga taunya offside
0 0
0
Lihat 14 balasan
Memuat data ..
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:15
Jadi sudah dari zaman Baduy gereja dilarang?
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:30
tsnya ini tipe suka standar ganda, salahnya sudarto apa faktanya emang begitu. Mengenai sholat jummat saat hari raya nyepi juga gak ada pelarangan kan, masih boleh pake pengeras suara walaupun cuma sekitar masjid. Menurut gue itu hal yang wajar biasanya berisik banget emoticon-Cape deeehh
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:32
Larangn badui utk seluruh orang.
Larangan Dharmasraya utk agama apa aja ? Larangan hari besar agama lain gimana ?

kalau utk semua agama, baru apple to apple dibandingkan badui.
profile-picture
bikerok memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:47
kenapa gk lapor Pak jokowi? ingatlah cina saja lari terbirit2 jokowi ketika sidak natuna, habib rizieq saja gk berani pulang, anies baswedan saja kenak azab, ahok dapat jabatan. pak jokowi orangnya sangat pancasilais pasti dia akan dengan mudah sikat para maling dan pelaku intoleran! emoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh tiyorahmat
profile-picture
guntur9090 memberi reputasi
1 0
1
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 06:58
Masalah sholat Jumat pas Nyepi di Bali ga ada larangan sama sekali asal di masjid, emang salat Jumat kok dilapangan?
Aneh aneh sekali perbandingan nya. tidak tahu sitausi tapi sudah berani membuat perbandingan?

Suka banget bikin statemen tapi ujung nya memancing perdebatan
profile-picture
profile-picture
theJizyah dan GreatCapture memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 07:05
kesepakatan tapi kok pemaksaan, yang ngelanggar rumahnya dibakar emoticon-Ngakak

0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 07:05
Quote:Original Posted By NegaraKITA
Nah inilah. Ana bikin baduy dalam dan Bali jadi komparasi biar mengerti. Itu mereka yg di sumbar sudah memiliki kesepakatan yg sejak dulu ada. Ana khawatir kalau itu diganggu yg terjadi adalah konflik. Bertahap lah kalau mau benar merubah pola pikir orang. Ketika dipaksa yg akan muncul justru resistensi


Dibedakan dnk... contoh kasus bali spt yg agan sampaikan... pada saat nyepi pas dg sholat ied.. pasti mesjid akan nyalakan toa utk azan toh?? Artinya ibadahnya menimbulkan efek lingkungan...

Berbeda dg kristiani?? Ibadah ga ada pake toa.. hanya internal umat saja... ga ada mgk mengganggu lingkungan... jadinya argumen spt itu ga bs dipakai.. pembenaran yg salah namanya itu.
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 07:13
Thread sampah
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 07:30
Quote:Original Posted By Betutubali
Masalah sholat Jumat pas Nyepi di Bali ga ada larangan sama sekali asal di masjid, emang salat Jumat kok dilapangan?
Aneh aneh sekali perbandingan nya. tidak tahu sitausi tapi sudah berani membuat perbandingan?

Suka banget bikin statemen tapi ujung nya memancing perdebatan


Tapi gen to jleme2 to memakse nganggo toa bli. Makane desa adat jak pecalang bergerak pas to. Nagih damai atau toa ne meuwugin. To plintire aja bojog2 to.

Patuh care di perum rage e, umah beneh2 nagih dadiange mushola, lampeg maluan baongne batal akhirne. Tpi megenep bungut ne mekuah, sing toleran lah, sing kene lah, sing keto lah. Karwan perumahan umum ngundang anak uli sisi nagih ngae base camp dini, lengeh celenge.

Perlu resistensi rage ne dini jani pang sing double standard care jleme2 to pulau dauh jurang, pang sing kadung gengge ngalih ngamah dini tpi onyang nagih ganti e.

emoticon-Jempol
Diubah oleh longneversee
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan Betutubali memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 07:49
Quote:Original Posted By Betutubali
Liu jeleme jeleme seng beneh Jani, ane sok sok an ngae rusuh gen. Dinkaskus Ade to masih jeleme naskleng ngaku ngaku uli Bali tapi demen ngae uyut.

Jeg lempag ndas ne Amen ngae uyut


To be, makane harus ade resistensi ajak ne kene2 di RL atau di kaskus.

Tiap ke BP patuh feelne care nengil di jkt pidan, nagih nyetut gen jak bojog2 dauh jurang to, asane mejejek sajan pulau baline dini mare beda agama.

ID ne cen to bli? Konden maan tepuk, konden maan nglempag di RL bli maluan belasin ne jak banjare.
emoticon-Leh Uga
0 0
0
Badui Larang Dering Hape Sudarto Bukan Intoleransi
10-01-2020 08:13
Ajaran damay
emoticon-Cool
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia