Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
262
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e0fef50f4d695217c6915f7/lagi-ulah-oknum-pejabat-kota-tangerang-ketika-bencana-banjir-berlangsung
pertama saya akan mengomentari mas R yang masih peduli orang-orang sekitar yang kesusahan walaupun memang dia adalah salah satu anggota NGO yang sering membantu kesusahan warga akan tetapi perjuangannya tanpa lelah membantu mengevakuasi korban serta membagi-bagikan logistik agar warga yang terkena banjir tidak kekurangan dan kesusahan tidak semakin buruk kondisinya.
Lapor Hansip
04-01-2020 08:50

Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung

Past Hot Thread
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung


Quote:
Disclaimer. Ini cerita subjektif saya saja, dan semoga tidak dijadikan bahan untuk mendiskreditkan siapa pun.
Ketika saya sampai di Perumahan Wisma Tajur, saya melihat anak muda berbaju merah pudar itu sudah sibuk di dekat gapura kompleks. Ia bersama seorang warga bernama Pak Hendri dan seorang ketua RT, mengatur evakuasi dan distribusi logistik. Di tangannya ada sebuah buku yang berisi catatan warga di mana saja yang belum dievakuasi. Hanya ada satu perahu karet milik BNPB. Satu perahu karet lagi barusan ditarik untuk dipindahkan ke Pondok Bahar.
Perumahan Wisma Tajur ini salah satu wilayah banjir terparah di Tangerang. RW 07 yang terdiri dari sekitar 600 rumah, semua terendam. Tadi malam air mencapai atap, tapi Kamis siang sudah surut sampai sedada. Lokasinya hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari kompleksku. Saya melipir ke situ karena permintaan kantor untuk live report, setelah mengungsikan keluargaku ke tempat yang aman. Kompleksku juga kebanjiran, tapi tidak separah Wisma Tajur. Di tempatku "cuma" sepinggang.
Dari obrolan sekilas dengan anak muda itu, saya tahu kalau dia bukan warga setempat. Ia pekerja NGO dan kebetulan ibu mertuanya juga terjebak di dalam kompleks. Dia mengaku pengantin baru. Sudah dari semalam di situ. Entah perintah kantor atau karena inisiatifnya sendiri, dia mengambil peran sebagai "kordinator". Saya mengenal beberapa anak muda seperti ini. Mereka yang gampang tergerak tanpa harus menunggu birokrasi. Bleeding heart, sebutannya.
Saya perhatikan dia memang cukup berperan. Dia mengkordinir pemasangan jalur tambang supaya warga bisa masuk sendiri membawa logistik atau mengevakuasi keluarga tanpa perlu menunggu perahu.
Saya lihat dia agak keteteran, jadi saya putuskan untuk membantunya, sambil saya mengumpulkan bahan liputan untuk kantor. Saya bantu mengumpulkan logistik yang mau diantar per blok. Untungnya, tak lama kemudian, 5 orang tentara datang. Saya jelaskan kondisinya dan mereka bersedia membantu mengantar logistik untuk warga yang masih bertahan di dalam. Tapi data siapa yang harus dievakuasi dan diantarkan logistik, tetap dipegang oleh anak muda itu. Kita sebut saja namanya R.
"Baru gue lihat ada wartawan abis kerja turun ngebantu, Bang," katanya.
Saya bilang rumah saya juga kebanjiran, dan secara geografis ini masih wilayah tetangga saya juga.
"Biasanya langsung ngopi," katanya lagi. Saya tertawa.
Semua lancar dan baik saja, sampai kemudian datang seorang bapak berbaju biru itu.
"Siapa kamu? Datang malah ngatur-ngatur!" teriaknya. Dia marah dan kelihatannya merasa dilangkahi wewenangnya oleh R.
Ia memarahi R dengan kata-kata keras dan menyebut dirinya sebagai pejabat kecamatan yang lebih bertanggungjawab.
Saya menarik R mundur dan menenangkannya. Istri R yang juga ada di situ menunggu ibunya dievakuasi, memeluk R.
"Tenangin suamimu, Mbak." Saya bilang begitu.
Beberapa orang, termasuk petugas Babinsa, menarik si bapak pejabat.
R mengangkat tangannya yang menggenggam buku itu ke atas.
"Saya buang ini sekarang!" katanya menahan marah.
Dan memang, catatan siapa yang sudah dan masih harus dievakuasi itu, cuma R yang pegang. Perangkat RW mempercayakan padanya.
Ketika kemudian petugas Tagana Baznas datang, R menyerahkan catatannya itu kepada rescuer dan dia sendiri menepi entah ke mana. Mungkin menenangkan diri.
Saya berusaha memahami situasinya. Beberapa warga yang saya tanya, jelas membela R.
"Dia sudah dari semalam bantu kita," kata seorang ibu.
"Tak apa, Mas, warga juga tau kok siapa yang kerja," kata seorang remaja yang sedari tadi saya lihat memandu perahu karet. Badannya basah kuyup.
Saya sempat merekam ketika pejabat itu memarahi R dengan kata-kata keras sambil menyebut siapa dirinya. Tapi saya simpan untuk diri sendiri saja.
Saya juga tak tahu lagi ke mana sang pejabat pergi setelah itu. Saya baru bertemu dia lagi di posko ketika Wakil Walikota datang meninjau.
Saya beli sebotol teh Pucuk Harum. Meminum tegukan pertama.
Pak Wawali disambut para perangkat, yaitu ketua RW, Lurah, dan oh juga bapak yang marah-marah tadi. Setelah itu mereka berfoto dengan mandatory style: memberi jempol atau mengepalkan tangan.
Barangkali di tegukan keempat atau kelima teh pucukku, rombongan itu sudah pamit pergi lagi.
Saya dengar seseorang berteriak. Hidup, Pak Wakil! Tahun depan Wali Kota!"
Saya mengerjakan tugasku live by phone ke kantor, dan setelah itu pergi mencari R. Saya melihat ia menggendong bayi yang tampak lemah. Ibu si bayi mengikut di belakangnya. Bayi itu demam dan butuh bantuan medis.
Saya arahkan ke posko tempat tadi para bapak pejabat itu berfoto.
"Lo naik apa, Bang?" tanyanya. Bayi yang dia gendong itu tersingkap sarungnya. Mungil sekali. Saya jadi ingat Rain, dan hampir menangis lagi setelah tadi melihat anak kecil yang popoknya penuh itu.
"Motor," kataku.
"Ntar gue nebeng lo pulang ya."
Saya iyakan. Saya menunggunya di dekat motorku terparkir, tapi dia tak juga muncul. Kepalaku agak pening dan pertigaanku mulai terasa lembab setelah terendam sepaha tadi.
Saya memutuskan pulang duluan. Saya berharap, mudah-mudahan nanti kami bisa berjumpa lagi di tempat yang lebih kering dan tak ada orang teriak-teriak.


Quote:
pertama saya akan mengomentari mas R yang masih peduli orang-orang sekitar yang kesusahan walaupun memang dia adalah salah satu anggota NGO yang sering membantu kesusahan warga akan tetapi perjuangannya tanpa lelah membantu mengevakuasi korban serta membagi-bagikan logistik agar warga yang terkena banjir tidak kekurangan dan kesusahan tidak semakin buruk kondisinya.

Disini saya coba memposisikan sebagai warga yang berada di sekitar banjir tersebut kenapa orang-orang terima saja diatur-atur oleh mas R. Karena mungkin setelah beberapa hari orang ( dan petugas mungkin) mengetahui kinerjanya ketika membantu warga yang kebanjiran dengan ikhlas dan tulus.

Disini karena lagi-lagi karena ulah oknum pejabat membuat citra pejabat terlihat jelek di masyakat. Padahal banyak pejabat-pejabat yang tidak seperti orang ini. Tapi karena ulah beberapa orang seperti oknum ini akhirnya citra pejabat akhirnya terlihat jelek di mata mssyakat.

Budaya cari muka kepada atasan memang sering terjadi di Indonesia sayang saja oknum pejabat ini salah tempat dan salah moment masa bencana di jadikan tempat cari muka. Sudah datang ke tempat bencana marah-marah ke orang yang telah membantu mengevakuasi korban banjir tanpa tahu apa yang dia perbuat. Sedangkan ketika ada atasanya (wakil walikota tangerang) dia segera tampil di depan seolah mencari muka kepada wakil walikota tersebut. Walaupun sudah sering di Indonesia tapi maaf pak banjir ini bencana warga tolong jangan bapak cari muka dan tunjukan sedikit empati. Walaupun wakil walikota tidak tahu apa yang dilakukan oleh bapak itu. Akan tetapi warga dan orang yang tahu akan jijik dan kesal karena perilaku bapak oknum pejabat tersebut.



Quote:
sumber tulisan dan gambar : ini

Diubah oleh Kaskus Support 06
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 81 lainnya memberi reputasi
80
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 6 dari 12
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:00
banyak pejabat yg masih rakus harta duniawi...wkwk
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:00
Aduh, pelis, lain kalo tolong dicantumkan nama pejabatnya sekalian, biar gw gampang bully nya
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:02
Quote:Original Posted By tukangbeling7
kan gue bilang dr perspektif pengalaman pribadi & gue pikir gue cukup fair...
-R : ngga salah, dia tunjukan kepedulian sbg warga negara yg baik membantu sesama, munkin kurang pengetahuan dll jd tdk
berkomunikasi dgn aparat yg berwenang

-S : dia pemimpin daerah di situ, suka ngga suka secara UU dia yg berhak dlm penanggulangan bencana di daerahnya, kesalahannya emosi sesaat, makanya dia minta maaf, knp emosi? merasa kewenangannya diambil alih, krn tidak kenal siapa R sbnrnya dst-dst

klo smp disini ya udah selesai...yg bikin rame kan bumbu2nya carmuk lah, baru nongol lah bla-bla-bla tp ngga ada yg memaklumi klo wilayah yg harus dia kendalikan tidak sesempit area komplek tsb, ngga ada yg mau tau kok tiba2 walikota & bantuannya sampai di komplek tsb? kira2 info drmn warga disitu perlu bantuan? dr si camat? dr warga atau dr relawan? klo ternyata dr pak camat ( & gue yakin pst dr dia, dgn indikasi dia lbh dulu ada di lokasi sblm walkot datang) trus kalian cacimaki?

Think emoticon-Imlek


Ya harusnya agan liat dari perspektif yang disana juga, kurang apa buktinya, statement ada, video ada, testimoni kejadian banyak, ampe akhirnya yang bersangkutan minta maaf dll,
Yang bikin rame ya kelakuan si bapaknya, kalo bapaknya ga kayak gitu ya ga rame

Ente nanya info darimana? Lah itu ga baca ada tentara dateng duluan 5 orang buat bantu?
Ane yakin ente tau SOP penanganan bencana lah, ga perlu ane yang awam jelasin, pasti ada yang namanya survey daerah terdampak bencana
Ane kan juga udah bilang, wajar kalo bantuan ga langsung datang,

Caci maki ya resiko, wong dia datang kelakuannya bikin orang pengen caci maki, si R ini bukan warga luar lho, dia ada keluarganya disitu, lah kok warga situ survive sendiri ditanya u siapa sambil dimaki,
Think lah gan
Diubah oleh adhiet6
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:02
agan uda bisa nulia novelemoticon-Wakaka
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:07

Asik banget TS nulisnya, mengalir jauh kayak rucika emoticon-Big Grin

Beda ya kalo wartawan yg uda biasa
profile-picture
uray24 memberi reputasi
1 0
1
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:07
pecat pak camad!!!
tenggelamkannn
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:08
bisa iya bisa ga
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:16
di lihat dri pakaian ke dua org ini,,,,
udh jelas siapa yg kerja pake hati nurani
emoticon-Cool
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:17
Muka kok di cari ? emoticon-Hammer2
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:19
Fotonya dong 😁
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:19
Agak pelik jg ya gan, di satu sisi agan "R" ini berjasa karena udh bantu warga di sisi lain petugas td juga mungkin merasa segala bentuk bantuan ya harus melewati birokrasi agar semuanya tepat sasaran, masalah konflik dilapangan sampe catatan korban hampir dibuang td emg salah satu bentuk dinamika Lapangan sih gan, panas ketemu capek ya gt jadinya..

Sy melihat 22 nya g salah, tapi ini sekali lagi menjadi bukti bahwa karakter manusia itu memang sehina ini, knp aneh bilang hina?? Karena dengan kondisi force majure seperti ini pun masih ad loh oknum2 hina yg mengatas namakan korban bencana tapi malah ambil keuntungan disitu..

Dan polemik antara agan R dengan petugas pemerintahan td sebetulnya terjadi ya akibat sering adanya ulah oknum2 yg sering ambil keuntungan td..

Ane lebih prefer masyarakat bakar rame2 oknum begitu, lebih affdol kayaknya
Diubah oleh b7604ch
profile-picture
adhiet6 memberi reputasi
1 0
1
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:23
TOLONG SHARE VIDEONYA! UPLOAD KE YOUTUBE
BIAR SMUA TAU
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:26
Quote:Original Posted By b7604ch
Agak pelik jg ya gan, di satu sisi agan "R" ini berjasa karena udh bantu warga di sisi lain petugas td juga mungkin merasa segala bentuk bantuan ya harus melewati birokrasi agar semuanya tepat sasaran, masalah konflik dilapangan sampe catatan korban hampir dibuang td emg salah satu bentuk dinamika Lapangan sih gan, panas ketemu capek ya gt jadinya..

Sy melihat 22 nya g salah, tapi ini sekali lagi menjadi bukti bahwa karakter manusia itu memang sehina ini, knp aneh bilang hina?? Karena dengan kondisi force majure seperti ini pun masih ad loh oknum2 hina yg mengatas namakan korban bencana tapi malah ambil keuntungan disitu..

Dan polemik antara agan R dengan petugas pemerintahan td sebetulnya terjadi ya akibat sering adanya ulah oknum2 yg sering ambil keuntungan td..

Ane lebih prefer masyarakat bakar rame2 oknum begitu, lebih affdol kayaknya


harus melewati birokrasi?

Coba lu jelasin, kalo mau nolong korban banjir prosedurnya gimana?
profile-picture
b7604ch memberi reputasi
1 0
1
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:29
Quote:Original Posted By tukangbeling7
udah minta maaf orangnya emoticon-Imlek


oke, munkin ane perlu share dr perspektif ane yg ..bukan sombong...pernah ikut lgsg penanganan bencana...
menurut gue ini miskomunikasi aja...
si R ngga salah krn menunjukan kepeduliannya, si bapak camat marah-marah ya wajar juga emosi munkin capek lelah kurang tidur menangani banjir selaku yg berwenang...
begini bre...mmg dlm penanganan bencana yh berwenang adalah Pemda setempat, biasanya kemudian dibentuk Satgas penanggulangan bencana yg unsur2nya gabungan dr perangkat negara sprti TNI-Polri,Pemda,Basarnas,BPBD dll...baru kemudian relawan..Nah, Relawan ini sebaiknya juga mendaftarkan diri ke Satgas tsb, atau klo mmg blm terbentuk satgas ya ke Pemda/ aparat berwenang setempat..., kenapa? utk mempermudah komunikasi & koordinasi + menghindari oknum2 yg mencari kesempatan dlm kesempitan..., sampai disini paham kan? inisiatif boleh tp jg jgn meremehkan birokrasi lah, birokrasi itu penting juga..., pengalaman ane ... ada yg buka posko, tiap hari minta bantuan logistik, begitu ditelusuri ternyata posko fiktif, ada yg ngaku relawan, ternyata maling, ada yg ngaku pengungsi...tiap hari dikunjungi saudaranya bawa mobil, eh ternyata ngembat bantuan logistik ... boleh tanya mereka yg pernah ikutan menangani bencana, munkin klo pny temen di TNI-Polri, PMI, Orari, Rapi, Sarnas dll ...yg begini2 ini pst terjadi kok....ane ngga kurang2 caci maki & usir orang2 model begini emoticon-Imlek nah, makanya utk menghindari miskomunikasi sperti ini makanya perlu lah melapor ke instansi berwenang, atau klo darurat bisa kontak unsur2 relawan lain biar bisa ikut membantu memverifikasi emoticon-Imlek


Ente yg miskomunikasi. Ente yg jd pahlawan kesiangan. Itu R udah koordinasi dgn bnyak aparat dan birokrasi. Udah ke RT udah ke satgas juga. Udah banyak aparat yg menyetujui.
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:30
Quote:Original Posted By tukangbeling7
udah minta maaf orangnya emoticon-Imlek


oke, munkin ane perlu share dr perspektif ane yg ..bukan sombong...pernah ikut lgsg penanganan bencana...
menurut gue ini miskomunikasi aja...
si R ngga salah krn menunjukan kepeduliannya, si bapak camat marah-marah ya wajar juga emosi munkin capek lelah kurang tidur menangani banjir selaku yg berwenang...
begini bre...mmg dlm penanganan bencana yh berwenang adalah Pemda setempat, biasanya kemudian dibentuk Satgas penanggulangan bencana yg unsur2nya gabungan dr perangkat negara sprti TNI-Polri,Pemda,Basarnas,BPBD dll...baru kemudian relawan..Nah, Relawan ini sebaiknya juga mendaftarkan diri ke Satgas tsb, atau klo mmg blm terbentuk satgas ya ke Pemda/ aparat berwenang setempat..., kenapa? utk mempermudah komunikasi & koordinasi + menghindari oknum2 yg mencari kesempatan dlm kesempitan..., sampai disini paham kan? inisiatif boleh tp jg jgn meremehkan birokrasi lah, birokrasi itu penting juga..., pengalaman ane ... ada yg buka posko, tiap hari minta bantuan logistik, begitu ditelusuri ternyata posko fiktif, ada yg ngaku relawan, ternyata maling, ada yg ngaku pengungsi...tiap hari dikunjungi saudaranya bawa mobil, eh ternyata ngembat bantuan logistik ... boleh tanya mereka yg pernah ikutan menangani bencana, munkin klo pny temen di TNI-Polri, PMI, Orari, Rapi, Sarnas dll ...yg begini2 ini pst terjadi kok....ane ngga kurang2 caci maki & usir orang2 model begini emoticon-Imlek nah, makanya utk menghindari miskomunikasi sperti ini makanya perlu lah melapor ke instansi berwenang, atau klo darurat bisa kontak unsur2 relawan lain biar bisa ikut membantu memverifikasi emoticon-Imlek


emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:33
Quote:Original Posted By tukangbeling7
kan gue bilang dr perspektif pengalaman pribadi & gue pikir gue cukup fair...
-R : ngga salah, dia tunjukan kepedulian sbg warga negara yg baik membantu sesama, munkin kurang pengetahuan dll jd tdk
berkomunikasi dgn aparat yg berwenang

-S : dia pemimpin daerah di situ, suka ngga suka secara UU dia yg berhak dlm penanggulangan bencana di daerahnya, kesalahannya emosi sesaat, makanya dia minta maaf, knp emosi? merasa kewenangannya diambil alih, krn tidak kenal siapa R sbnrnya dst-dst

klo smp disini ya udah selesai...yg bikin rame kan bumbu2nya carmuk lah, baru nongol lah bla-bla-bla tp ngga ada yg memaklumi klo wilayah yg harus dia kendalikan tidak sesempit area komplek tsb, ngga ada yg mau tau kok tiba2 walikota & bantuannya sampai di komplek tsb? kira2 info drmn warga disitu perlu bantuan? dr si camat? dr warga atau dr relawan? klo ternyata dr pak camat ( & gue yakin pst dr dia, dgn indikasi dia lbh dulu ada di lokasi sblm walkot datang) trus kalian cacimaki?

Think emoticon-Imlek


Itu sebab nya..krn dia pemimpin di situ..mustinya dia datang ke lokasi sebelum nya..minimal ada perwakilan pemerintah daerah yg ke lokasi, disebar..

Terus dia dtg tiba2..langsung marah2 tanpa konfirmasi..dgn alasan cape..
R juga cape, warga jg cape..gak mau cape nganggur aja, gak usah kerja..

Coba (amit2) rumah tetangga ente kena musibah..ente bantuin di situ..eh pas suami nya pulang langsung marah2 ke ente tanpa konfirmasi ke keluarga nya dulu..kesel apa nggak?
Terus dia berdalih dia kepala rumah tangga di situ dan baru pulang, masih capek..

Itulah kenapa ada kata2 HATI BOLEH PANAS, KEPALA TETAP DINGIN

Kan bisa tuh orang tanya2 dulu sama tentara atau warga sekitar..kenapa datang langsung marah2?
Capek?
Resign aja kalau gak mau capek mah

Netizen gak mempermasalahkan dia dtg telat atau bantuan telat..
Cuma 1...kenapa dia baru datang langsung marah2..?
Kan bisa konfirmasi dulu..

Camat: siapa itu? Koq ngatur2
Warga: iya pak semaleman bantuin di sini, kita banyak kebantu sama dia
Camat: mas makasih ya udah bantuin, mulai sakarang biar saya yg handle, saya camat di sini.. simple, semua senang..

Gak bisa..lg capek..sekali lagi RESIGN kalau gak mau cape
profile-picture
profile-picture
yudi2008300324 dan didi_skywalker memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:34
Ya simpel gan, ke RT / RW, dan agan "R" ini based on data dari thread ini kan sudah laporan jg tuh...



Quote:Original Posted By mudokons
harus melewati birokrasi?

Coba lu jelasin, kalo mau nolong korban banjir prosedurnya gimana?


profile-picture
profile-picture
yudi2008300324 dan adhiet6 memberi reputasi
2 0
2
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:37
Laporin aja gan
0 0
0
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:37
Quote:Original Posted By b7604ch
Agak pelik jg ya gan, di satu sisi agan "R" ini berjasa karena udh bantu warga di sisi lain petugas td juga mungkin merasa segala bentuk bantuan ya harus melewati birokrasi agar semuanya tepat sasaran, masalah konflik dilapangan sampe catatan korban hampir dibuang td emg salah satu bentuk dinamika Lapangan sih gan, panas ketemu capek ya gt jadinya..

Sy melihat 22 nya g salah, tapi ini sekali lagi menjadi bukti bahwa karakter manusia itu memang sehina ini, knp aneh bilang hina?? Karena dengan kondisi force majure seperti ini pun masih ad loh oknum2 hina yg mengatas namakan korban bencana tapi malah ambil keuntungan disitu..

Dan polemik antara agan R dengan petugas pemerintahan td sebetulnya terjadi ya akibat sering adanya ulah oknum2 yg sering ambil keuntungan td..

Ane lebih prefer masyarakat bakar rame2 oknum begitu, lebih affdol kayaknya


Setuju, jika kejadiannya itu di posko trus ada orang dateng ngaku ngaku

Lah ini si R lagi evakuasi, dia yang megang buku catatan nama nama, udah evakuasi dari malem, trus tiba tiba dateng orang dari antah berantah, marah marah,dan maki maki, nanya siapa kamu, berhak apa kamu, lah dia warga situ kok,

Yang oknum siapa?dinamika lapangan?
masa dinamika lapangan begitu gan, marah marah karena cape, wakil walikota dateng langsung senyum dan selfie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yudi2008300324 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lagi Ulah Oknum Pejabat Kota Tangerang Ketika Bencana Banjir Berlangsung
05-01-2020 13:43
memang, yg plg penting adl saling menolong sesama manusia entah siapapun diri kita. yg ditolong jg bakal tau siapa yg menolong mereka
0 0
0
Halaman 6 dari 12
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia