others
Batal
link has been copied
3282
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b83adab947868ae1e8b4568/clean-anda-bertanya-sufisalik-menjawab---part-2
Tasawuf Tasawuf atau Sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin, untuk memperoleh kebahagian yang abadi. Sufi Sufi adalah istilah untuk mereka yang mendalami ilmu tasawwuf. Istilah sufi akhirnya dipakai oleh dunia secara luas, bukan saja untuk tokoh agama dari agama tertentu, tetapi bagi seseorang yang secara spiritual dan ro
Lapor Hansip
27-08-2018 14:52

[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab

Tasawuf

Tasawuf atau Sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin, untuk memperoleh kebahagian yang abadi.


Sufi

Sufi adalah istilah untuk mereka yang mendalami ilmu tasawwuf. Istilah sufi [orang suci] akhirnya dipakai oleh dunia secara luas, bukan saja untuk tokoh agama dari agama tertentu, tetapi bagi seseorang yang secara spiritual dan rohaniah telah matang dan yang kehidupannya tidak lagi membutuhkan dan melekat kepada dunia dan segala isinya, kecuali untuk kebutuhan dasarnya saja.

Sufi dalam konteks ini diamalkan sebagai cara sejati untuk memurnikan jiwa dan hati, mendekatkan diri kepada Tuhan dan mendekatkan diri kepada SorgaNya [menjauhi dunia]. Di agama Budha, dikenal sebagai tahap arupadatu [berbeda dengan kamadatu/kamasutra], di agama Nasrani dikenal sebagai biarawan/ biarawati sebagai cara menjalani kehendak Tuhan secara full/penuh dan memerdekakan diri dari budak kesenangan dunia dst.

Salik

Seorang salik adalah seseorang yang menjalani disiplin spiritual dalam menempuh jalan sufisme Islam untuk membersihkan dan memurnikan jiwanya, yang disebut juga dengan jalan suluk. Dengan kata lain, seorang salik adalah seorang penempuh jalan suluk. Seorang salik yang mencapai tahapan makrifat disebut sufi.

Mursyid


Mursyid adalah sebutan untuk seorang guru pembimbing dalam dunia thoriqoh/tarekat, yang telah memperoleh izin dan ijazah dari guru mursyid diatasnya yang terus bersambung sampai kepada guru mursyid Shohibuth Thoriqoh yang musalsal dari Rasulullah SAW untuk mentalqin dzikir/ wirid thoriqoh kepada orang-orang yang datang meminta bimbingannya (murid)

Jiwa yang merdeka dari KHM.Luqman Hakim



Rule
1. Mohon santun dalam berdiskusi
2. Untuk pertanyaan mengenai Fiqih dan kesahihan hadist silahkan ke ABMM
3. Untuk pemahaman lebih lanjut mengenai ayat al-Qur'an silahkan ke ABQM
4. Semua kaskuser baik yang Theist maupun Atheist diterima di sini emoticon-Smilie
5. Mohon maaf jika saya maupun sahabat-sahabat salik/sufi lainnya lama dalam merespon dikarenakan kesibukan di RL
profile-picture
profile-picture
anakjahanam721 dan culajava memberi reputasi
2
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 99 dari 109
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 14:00
Quote:Original Posted By odysius.
@RIMUNG:
izin share

MELURUSKAN KESALAHAN PANDANGAN BAHWA SUFI HARUSLAH MENGURUNG DIRI DAN NDAK BERADA DI TENGAH2 MASYARAKAT

Benarkah para sufi melepaskan dirinya dari syariat, dan hanya memilih amaliah dan cara berpikir yang “langsung” menuju Tuhan saja? Dan benarkah para sufi lebih senang mengurung diri sendirian, hanya berdua-duaan dengan Tuhan dalam zikir yg khusyuk?

Catatan sejarah, dan banyak kitab yang dikarang para sufi, tidak menyatakan demikian. Meskipun tampaknya ada banyak cerita tentang sifat-sifat semacam itu. Ada sufi yang pedagang, yang panglima perang, politikus, guru (dalam pengertian sehari-hari), seorang raja, dan banyak lagi macam karakter mereka—termasuk yang faqir, bahlul, majnun, bakhil, dan seterusnya.


Ada satu kisah yang diceritakan Idries Shah, yang juga seorang sufi.

Suatu ketika seorang salik telah mendapatkan makrifat, ia kemudian memilih menjadi pedagang untuk beramal baik. Suatu hari seorang temannya yang juga salik menjumpainya di pasar, dan merasa prihatin dengan pilihan sahabatnya itu. Ia lalu menasehati sang teman yang dianggapnya telah “gagal” itu tentang keburukan dunia dan pasar yang merupakan seburuk-buruk tempat di dunia. Sang teman mendengarkan dan diam saja, sampai si salik ini berlalu melanjutkan perjalanannya. Tak lupa, ia menyangui temannya bekal untuk di jalan.

Suatu hari si salik yang berkelana berjumpa dengan seorang guru besar yg dikenal ‘arif dan punya pandangan yang luas. Ia menyampaikan tentang suluknya dan perjumpaannya dengan seorang teman yang telah gagal dalam suluknya.

Setelah itu ia ingin menanyakan, siapakah sufi terbesar (wali quthb) zaman ini. Tapi sang guru besar keburu menjawab, bahwa di zaman itu wali quthb-nya adalah fulan bin fulan.

Dan kebetulan, atau memang bukan kebetulan, nama yg disebut sang guru adalah temannya yang baru dinasehatinya beberapa waktu yang lalu.



ada petikan menarik dari kisah di atas;
salik yg makrifat stay cool dicap salik gagal, malah yg ngejudge diberinya sanguemoticon-Ngakak

dari sini kita bisa blajar bagaimana makrifat terpancar melalui keseimbangan emosional dan ahlaqul kharimahemoticon-Smilie


selanjutnya bisa baca di link bawah ini. semoga bermanfaat

https://alif.id/read/hajriansyah/sia...-itu-b215439p/

Bahkan laman ini juga kubaca setengah jam yang lalu, aku copas juga itu satu paragraf buat modal tanya.

Rimung penjawab resmi di sini?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 14:08
Quote:Original Posted By odysius.
saya share dari literatur gimana Rasulullah saat menerima wahyu yaemoticon-Smilie

1. jibril datang pada Muhammad dlm bentuk laki2
2.wahyu turun seperti bunyi lonceng

“Kadangkala ia (wahyu) datang dalam bentuk bunyi lonceng –ini yang paling berat bagiku- kemudian ia diangkat dariku setelah aku menyadari apa yang difirmankan,” kata Nabi Muhammad.

3. jibril memsaukan wahyu ke dlm hati Muhammad

Turunnya wahyu adalah peristiwa yang dahsyat. Nabi Muhammad mengalami ‘hal yang tidak biasa’ saat wahyu turun. Sampai-sampai beliau menyatakan bahwa setiap kali menerima wahyu maka dirinya selalu menyangka rohnya hendak dicabut. Lantas, bagaimana saja kondisi Nabi Muhammad ketika wahyu turun? Setidaknya, Nabi Muhammad mengalami lima kondisi saat menerima wahyu. Pertama, wajahnya memerah. Saking dahsyatnya turunnya wahyu, wajah Nabi Muhammad sampai memerah. Kedua, berkeringat. Seperti yang disinggung di atas, manakala wahyu turun dalam bentuk lonceng maka Nabi Muhammad bercucuran keringat meski turunnya saat musim dingin

Ketiga, sempoyongan. Turunnya wahyu juga membuat Nabi Muhammad sempoyongan, meski kesadaran dan kestabilan beliau tidak sampai hilang. Keempat, tubuh Nabi Muhammad menjadi berat. Kelima, Nabi Muhammad seperti mendengar suara gerombolan lebah. Begitulah cara wahyu diturunkan dan kondisi Nabi Muhammad saat menerimanya. Biasanya para sahabat mengerubungi Nabi Muhammad saat beliau mendapatkan wahyu. Nabi Muhammad kemudian menyampaikan wahyu yang baru saja diterimanya kepada mereka. Dan mereka kemudian menghafalnya.




Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/108...at-menerimanya
Konten adalah milik dan hak cipta www.islam.nu.or.id

Pertanyaannya,

Apa iya masih ada kebenaran yang didapat dari bisikan malaikat. Secara tiba-tiba, dari tidak tahu menjadi tahu. Atauu sebelumnya, harus ada tarekat dulu. Ini-itu.

Soal bunyi lonceng, grup DC sebelah debat kalau lonceng kan tanda bunyi syetan akan datang. Nah, sedangkan nabi saat menerima Wahyu saja juga seperti mendengar lonceng. Jadi, mereka menyimpulkan kalau jilbril setan. Dan AQ diwahyukan dari syetan. Ada hadits juga kan yg isinya suruh hati" kalau ada bunyi lonceng.
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 14:12
Quote:Original Posted By odysius.
betul.
saya search kutipan mba dan ketemu laman ituemoticon-Big Grin

tapi karena isinya bagus utk klarifikasi maka saya share sekalian biar yg lain bisa bacaemoticon-Smilie

iya dia saliknya dan TS di sini
kalo saya turut meramaikan sajaemoticon-Big Grin

Wkwkw, ketahuan kan.
Tp bener mas. Memang bagus kutipannya sampai akhir. Penulisnya siapa, sih. Wkw.

Aku dengar nama itu, jadi ingat obrolan antara mas, Samin n kampretoz. Makanya, pengen nyimak di sini.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 15:58
Quote:Original Posted By odysius.
iya saya juga tau kamu pasti abis baca lalam itu
karena juduknya "siapakah sufi itu?"
means km lagi cari tau ttg apa itu sufiemoticon-Malu

ya karena isinya bagus maka saya share sekalianemoticon-Embarrassment

ya nanti barangkali mba bisa tanya jawab sama rimung
dan akhirnya mba akan ikut mempertanyakan knapa samin mesti menjelek2an rimung?emoticon-Embarrassment

Harus seputar sufi, ya?
Quote:Original Posted By .sarkawi
menyampaikan sesuatu yg hakikatnya tdk terjangkau oleh pikiran, krn yg dipake utk menjelaskan adalah pikiran, tentu makna paling mkn yg terjangkau yg akan digunakan.

ibarat kita bisa menjelajah waktu ke masa lalu (anggap msh jaman kuda) ingin menjelaskan ttg pesawat terbang. mengatakan besi (yg org taunya berat) bisa terbang bawa penumpang jelas ndak masuk akal. lbh masuk akal kl kita menggunakan burung besar dst...

sama spt yg katanya surga itu tdk pernah terbersit dlm pikiran manusia, nyatanya ttp sj dipake gambaran sungailah ini-itu dst...

Berarti, istilah lonceng blm tentu lonceng sprti sekarang ini?
Entah gemerincing, berdengung. Kalau berdengung, mirip bunyi lebah seperti kata mas odi tadi. Bisa jadi memang hanya penggambaran mudahnya.
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 16:37
Quote:Original Posted By odysius.

Mung mohon izin ane bawa obrolan yg sifatnya MUNGKIN ranah batiniyah dari ABMM ke trit antum ya

Siapa tau bisa bermanfaat


Silahkan mas emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By odysius.

ahhh nyama2in mulu kamuhemoticon-Mad:

Oh nama kamu anggieemoticon-Big Grin

Ane no komen soal ini, mungkin @rimung atau yg laennya bisa kasih pandanganemoticon-Embarrassment


Mungkin lebih cocok kalau dibahas di forsup emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By odysius.
@RIMUNG:
izin share

MELURUSKAN KESALAHAN PANDANGAN BAHWA SUFI HARUSLAH MENGURUNG DIRI DAN NDAK BERADA DI TENGAH2 MASYARAKAT

Benarkah para sufi melepaskan dirinya dari syariat, dan hanya memilih amaliah dan cara berpikir yang “langsung” menuju Tuhan saja? Dan benarkah para sufi lebih senang mengurung diri sendirian, hanya berdua-duaan dengan Tuhan dalam zikir yg khusyuk?

Catatan sejarah, dan banyak kitab yang dikarang para sufi, tidak menyatakan demikian. Meskipun tampaknya ada banyak cerita tentang sifat-sifat semacam itu. Ada sufi yang pedagang, yang panglima perang, politikus, guru (dalam pengertian sehari-hari), seorang raja, dan banyak lagi macam karakter mereka—termasuk yang faqir, bahlul, majnun, bakhil, dan seterusnya.


Ada satu kisah yang diceritakan Idries Shah, yang juga seorang sufi.

Suatu ketika seorang salik telah mendapatkan makrifat, ia kemudian memilih menjadi pedagang untuk beramal baik. Suatu hari seorang temannya yang juga salik menjumpainya di pasar, dan merasa prihatin dengan pilihan sahabatnya itu. Ia lalu menasehati sang teman yang dianggapnya telah “gagal” itu tentang keburukan dunia dan pasar yang merupakan seburuk-buruk tempat di dunia. Sang teman mendengarkan dan diam saja, sampai si salik ini berlalu melanjutkan perjalanannya. Tak lupa, ia menyangui temannya bekal untuk di jalan.

Suatu hari si salik yang berkelana berjumpa dengan seorang guru besar yg dikenal ‘arif dan punya pandangan yang luas. Ia menyampaikan tentang suluknya dan perjumpaannya dengan seorang teman yang telah gagal dalam suluknya.

Setelah itu ia ingin menanyakan, siapakah sufi terbesar (wali quthb) zaman ini. Tapi sang guru besar keburu menjawab, bahwa di zaman itu wali quthb-nya adalah fulan bin fulan.

Dan kebetulan, atau memang bukan kebetulan, nama yg disebut sang guru adalah temannya yang baru dinasehatinya beberapa waktu yang lalu.



ada petikan menarik dari kisah di atas;
salik yg makrifat stay cool dicap salik gagal, malah yg ngejudge diberinya sanguemoticon-Ngakak

dari sini kita bisa blajar bagaimana makrifat terpancar melalui keseimbangan emosional dan ahlaqul kharimahemoticon-Smilie


selanjutnya bisa baca di link bawah ini. semoga bermanfaat

https://alif.id/read/hajriansyah/sia...-itu-b215439p/


Terima kasih sudah share mas emoticon-Smilie
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 16:44
Quote:Original Posted By rimung13
Silahkan mas emoticon-Smilie



Mungkin lebih cocok kalau dibahas di forsup emoticon-Smilie



Terima kasih sudah share mas emoticon-Smilie

Hati bersih itu yg kek gimana mas?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 16:48
Quote:Original Posted By iselfiawrds

Pertanyaannya,

Apa iya masih ada kebenaran yang didapat dari bisikan malaikat. Secara tiba-tiba, dari tidak tahu menjadi tahu. Atauu sebelumnya, harus ada tarekat dulu. Ini-itu.

Soal bunyi lonceng, grup DC sebelah debat kalau lonceng kan tanda bunyi syetan akan datang. Nah, sedangkan nabi saat menerima Wahyu saja juga seperti mendengar lonceng. Jadi, mereka menyimpulkan kalau jilbril setan. Dan AQ diwahyukan dari syetan. Ada hadits juga kan yg isinya suruh hati" kalau ada bunyi lonceng.


bunyi mirip lonceng itu adalah suara kepakan sayap malaikat.

pengalaman pribadi.
profile-picture
profile-picture
exzca dan iselfiawrds memberi reputasi
2 0
2
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:05
Quote:Original Posted By proxymighty
bunyi mirip lonceng itu adalah suara kepakan sayap malaikat.

pengalaman pribadi.

Sayap malaikat bisa mencakup bumi, pernah baca. Wajar jd ya jika satu kali kepakan bisa menghasilkan bunyi dengung" serupa lonceng.

Dapat apa mas?
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:08
Quote:Original Posted By iselfiawrds

Sayap malaikat bisa mencakup bumi, pernah baca. Wajar jd ya jika satu kali kepakan bisa menghasilkan bunyi dengung" serupa lonceng.

Dapat apa mas?


bunyinya cepat, bukan teng...teng...teng...
tapi kayak cring cring cring dst.

dapet pengalaman aja.
profile-picture
iselfiawrds memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:12
Quote:Original Posted By proxymighty
bunyinya cepat, bukan teng...teng...teng...
tapi kayak cring cring cring dst.

dapet pengalaman aja.

Pengalamannya nggk mau dibagi?
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:14
Quote:Original Posted By iselfiawrds

Pengalamannya nggk mau dibagi?


mungkin udah 2-3 x berbagi di trit ini.

tapi biasanya nanti ada yg heboh, gak percaya. nuduh ini itu.

ya maklum, saya ini apalah. gak punya ilmu apa2 kok bisa denger suara kepak malaikat ?
profile-picture
profile-picture
exzca dan iselfiawrds memberi reputasi
2 0
2
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:21
Quote:Original Posted By proxymighty
mungkin udah 2-3 x berbagi di trit ini.

tapi biasanya nanti ada yg heboh, gak percaya. nuduh ini itu.

ya maklum, saya ini apalah. gak punya ilmu apa2 kok bisa denger suara kepak malaikat ?

Hehe

Tp ada kebaikan setelah itu kan?
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:24
Quote:Original Posted By iselfiawrds

Hehe

Tp ada kebaikan setelah itu kan?


kebaikan itu selalu menyertai kita jika kita pandai bersyukur. emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
exzca dan iselfiawrds memberi reputasi
2 0
2
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:26
Quote:Original Posted By proxymighty
kebaikan itu selalu menyertai kita jika kita pandai bersyukur. emoticon-Smilie

Ya udah, brrti kan ga usah dengerin org percaya apa nggak. Mustahil percaya kalau orang lain itu pun ga mengalami apa yg kita alami.
0 0
0
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:30
Quote:Original Posted By iselfiawrds

Ya udah, brrti kan ga usah dengerin org percaya apa nggak. Mustahil percaya kalau orang lain itu pun ga mengalami apa yg kita alami.


mustahil sih enggak tapi ada aja yg gak percaya.
ya gapapa sih. namanya orang beda2 pemikirannya.
profile-picture
iselfiawrds memberi reputasi
1 0
1
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 17:43
Quote:Original Posted By odysius.
1. ya masih ada kebenaran dari biskan malaikat
2. dari ndak tau jadi tau disebut ilmu laduni/ilmu kasyaf
3. ilmu kasyaf diberikan pada manusia2 yg qalbunya bersih. utk bersih ya tentu ada JALAN yg harus ditempuh dongemoticon-Embarrassment

Jalannya apa?
Quote:Original Posted By proxymighty
mustahil sih enggak tapi ada aja yg gak percaya.
ya gapapa sih. namanya orang beda2 pemikirannya.

Iya mas.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 19:00
Quote:Original Posted By odysius.
Ya jalan utk membersihkan jiwa/nafs
Jalan tsb disebut "tarekat"
Tarekat artinya jalan

Sama kaya orang mau bersihin badan kan ada jalannya
Apa itu?
Jalannya ya mandi

Analoginya gitu

Kalau menurut Salik, ya harus ada gurunya mas. Entar gurunya setan. Ini yang punya Website sama kyk yang tadi
https://alif.id/read/redaksi/sabilus...iyah-b209398p/

Sumber dari NU ini https://www.nu.or.id/post/read/68469...i-kepada-allah
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 19:47
Quote:Original Posted By rimung13
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Rad : 28)


"Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal." (QS. Al an fal : 2)

Hati yang tentram ketika mengingat-Nya dan bergetar ketika disebut Nama-Nya : )

Nggak setiap saat pas nyebut nama Allah, gemetar. 😫😌

Hanya pas dihadapkan waktu dan kondisi tertentu. Usai sholat tahajud, selepas punya beban, pas dapat beban, pas dapat rejeki di luar ekspektasi, pas dengar ayat AQ beserta artinya.

Gimana, kyknya masih jauh banget.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 19:48
Quote:Original Posted By odysius.
Iya mbak sebaiknya ada gurunya mba

Apa ini metode mas?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[CLEAN] Anda bertanya Sufi\Salik menjawab - Part 2
03-01-2020 19:52
Utk selingan:


Ali bin Abi Thalib melihat seseorang mengerjakan sholat dengan cepat. Dia kemudian mendekati orang itu dengan membawa tongkat. Dia berkata: “Ulangilah shalatmu!”

Orang itu mengulangi sholatnya dengan tenang. Setelah orang itu selesai, Ali bin Abi Thalib berkata: “Mana yang lebih baik, shalatmu yang kedua ini atau yang pertama?”

Orang itu menjawab: “Yang pertama lebih baik”.

Ali bertanya: “Mengapa begitu?”

Orang itu menjawab: “Karena shalatku yang pertama adalah semata-mata karena Allah, sedangkan yang kedua adalah karena tongkat.”

Maka Ali bin Abi Thalib pun tertawa.

Sumber: Butir-butir Hikmah 2, 2004, Yogyakarta LKiS


emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 99 dari 109
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia