News
Batal
KATEGORI
link has been copied
167
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5df5266165b24d082f036b86/soal-kerukunan-agama-papua-paling-toleran-aceh-terbawah
Assalamualaikum jumpa lagi dengan ane,, :iloveindonesia:iloveindonesia:iloveindonesia Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah sumber berita WE Online, Jakarta - Menteri Agama, Fachrul Razi, mengklaim indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Indonesia sangat tinggi. Yakni dengan skor mencapai 73,83, meningkat dibanding tahun lalu. "Maka angka ini menunjukkan kondisi kerukunan
Lapor Hansip
15-12-2019 01:13

Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah

icon-verified-thread
Assalamualaikum jumpa lagi dengan ane,,

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia


Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah




Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah


WE Online, Jakarta -

Menteri Agama, Fachrul Razi, mengklaim indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Indonesia sangat tinggi. Yakni dengan skor mencapai 73,83, meningkat dibanding tahun lalu.

"Maka angka ini menunjukkan kondisi kerukunan umat beragama kita berada pada kategori tinggi," kata Menteri Agama Fachrul Razi, dalam peluncuran Indeks Kerukunan Umat Beragama 2019, di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu 11 Desember 2019.

Meski begitu, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa angka 73,83 ini masih rendah dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencapai indeks 75,6. Provinsi, yang memiliki nilai KUB tertinggi adalah Papua Barat.

Dalam daftar indeks KUB yang dirilis Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Papua Barat mendapat nilai KUB 82,1 tertinggi dibanding provinsi lain.

NTT berada di urutan kedua dengan nilai 81,1. Sementara Bali, di nomor ketiga KUB dengan nilai 80,1. Ada 36 peneliti yang diterjunkan. Dengan 1.360 enumerator dan 13.600 responden, yang dilakukan di 136 kabupaten dan kota, serta 34 provinsi.

Adapun metode penarikan sampel adalah pengambilan secara acak berjenjang (multistage clustureted random sampling). Margin eror penelitian ini adalah lebih kurang 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk kualitas kontrol dilakukan monitoring dan pendampingan saat wawancara, dan spot check pascawawancara pada 20 persen total sampel. Teknik analisa data adalah data penelitian dianalisa menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. 

Berikut peringkat kerukunan umat beragama:

 1.  Papua Barat (82,1)

 2. NTT (81,1)

 3. Bali (80,1)

 4. Sulawesi Utara (79,9)

 5. Maluku (79,4)

 6. Papua (79,0)

 7. Kalimantan Utara (78,0)

 8. Kalimantan Tengah (77,8)

 9. Kalimantan Barat (76,7)

10. Sumatera Utara (76,3)

11. Sulawesi Selatan (75,7)

12. Sulawesi Tengah (75,0)

13. Jawa Tengah (74,6)

14. DI Yogyakarta (74,2)

15. Sulawesi Barat (74,1)

16. Sulawesi Tenggara (73,9)

17. Jawa Timur (73,7)

18. Kalimantan Timur (73,6)

19. Gorontalo (73,2)

20. Bangka Belitung (73,1)

21. Lampung (73,1)

22. Kepulauan Riau (72,8)

23. Maluku Utara (72,7)

24. Kalimantan Selatan (72,5)

25. Sumatera Selatan (72,4)

26. Bengkulu (71,8)

27. DKI Jakarta (71,3)

28. Jambi (70,7)

29. NTB (70,4)

30. Riau (69,3

31. Banten (68,9)

32. Jawa Barat (68,5)

33. Sumatera Barat (64,4)

34. Aceh (60,2)

>>>>><<<<<


Miris mas Bro, mbak Sist...

Kenapa daerah yang selama ini selalu dianggap sebagai provinsi paling terbelakang di Indonesia ini, daerah yang suka maupun tidak suka mungkin selalu menjadi sasaran rasisme, daerah yang selalu dianggap tingkat pendidikannya selalu terbelakang, justru mempunyai indeks toleransi tertinggi berdasarkan survey dari Kemenag?

Apakah sekarang logika berfikir warga negara Indonesia tercinta ini sudah terbalik balik?

Ataukah logika mayoritas warga negara ini sudah terjangkit virus dari binatang yang suka parkir terbalik sehingga berfikirnya juha terbalik?

Kalau bicara mengenai tingkat pendidikan, Bukankah semakin tinggi tingkat pendidikan manusia, logika berfikir akan semakin maju, semakin terbuka dan semakin memunculkan nilai nilai positif. Bukankah demikian seharusnya?

Namun, apalah daya, survey telah membuktikan. Dari daerah paling tertinggal tersebut justru memunculkan hasil level toleransi paling tinggi.

Apakah tingkat toleransi menjadi berbanding terbalik dengan level pendidikan? Hanya Tuhanlah yang tahu.

Tapi, sebagai manusia biasa, yang cuma bisa membaca hasil survey justru menyimpulkan kalau memang nyata bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan, tingkat ekonomi justru semakin menjadi Intoleran.

Salah siapakah itu?

Salah pendidikannya, salah pribadinya, atau salah survey?? Yang jelas, kalau berdasarkan survey, miris melihatnya.

Kebo Nyusu Gudel, itulah peribahasa jawa yang secara bebas bisa diartikan seseorang yang lebih pintar justru belajar dari orang yang kepintarannya lebih rendah.

Apakah hal itu salah? Tidak tentunya. Belajar bisa dari siapa saja, darimana saja. Bahkan orang waras pun juga masih boleh belajar dari orang yang kurang waras.

Tapi, ini masalah toleransi. Toleransi selalu diajarkan mulai dari bangku pendidikan paling dasar di sistem pendidikan kita. Kalau sudah belajar toleransi sejak dini, tapi saat beranjak dewasa toleransi tersebut tiada dipergunakan, gunanya apa?

Atau mungkin saat pelajaran toleransi diajarkan para peserta survey atau para object penelitian sedang sakit, bolos atau lagi tidur?

Ayolah mamen, jangan malu belajar dari negeri Papua, negeri yang selalu termarjinalkan dalam berbagai hal. Bahwasanya untuk toleran tidak harus selalu punya level ekonomi diatas terlebih dahulu. Enggak selalu menjadi pintar terlebih dahulu. Mungkin secara simple cukup kembalikan ke hati nurani, pasti didalam lubuk hati masinh masing orang selalu masih ada setitik cahaya untuk selalu menjunjung tinggi toleransi, tepo seliro.

Ya itu sih kalau masih punya hati, atau hatinya belum membatu karena paham yang aneh aneh.

Jangankan manusia, mesin pun yang tidak bernyawa juga pasti ada toleransinya. Ya walaupun nilai toleransi didalam mesin pasti nilainya sangat kecil.

Lha ini kita sebagai makhuk bernyawa, berpendidikan, masak toleransinya juga kecil. Apa bedanya kita dengan mesin kalau gitu?

Jadi, sudahlah, jangan salahkan metodologi survey nya, jangan salahkan siapa pelaku survey nya, jangan salahkan object survey nya. Tapi mari kita buktikan kalau hasil survey tersebut kurang tepat dengan instropeksi diri kita sendiri.

Naikkan level toleransi kita,,jangan mau disamakan dengan mesin. Jangan mau disamakan dengan benda tidak bernyawa.

Oh..tidak semudah itu mamen,,bukankah agama kita selalu bilang jangan toleran terhadap yang tidak sealiran dengan kita. Itu gak tau pemahaman siapa.

Bagi ane, menurut agama ane, ane selalu berpegang pada "Habluminalloh dan Habluminannas" (maafkan ane kalau ane salah menulisnya, tolong koreksi ane cara menulis yang benar kata kata tersebut). Selain hubungan secara vertikal, bukankah kita juga berkewajiban untuk menjaga hubungan kita secara horizontal?

Atau karena ilmu ane yang masih dangkal ini terlalu dangkal jika dibandingkan dengan para ahli tafsir, para ahli dakwah? Ya jelas kalah lah, lha wong ane ini biasanya cuma bagian duduk dengerin ceramah. Bukan insan insan yang biasa berdiri untuk memberikan ceramah.

Yang ane tahu hanyalah, betapa indahnya jika kita hidup berdampingan dengan sesama secara damai, rukun dan tiada konflik antar sesama.

Jadi, ayolah mamen, sesama umat manusia kita naikkan level toleransi kita demi menjaga keutuhan bangsa Indonesia tercinta ini.

Hidup selalu "Bhinneka Tunggal Ika" di negeri Indonesia tercinta.

Wassalam
15 Desember 2019
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 15 lainnya memberi reputasi
12
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 6
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:04
Quote:Original Posted By antonyus578
masih mendinglah . . .

dari pada kowe . . . bisa baca . . . tapi membabi buta . . .
kan lebih parah lagi . . .


bukannya ente yang membabi buta dari awal komen komen kayak gitu wkwkwk
DIBACA DULU TRID NYA BAMBANG
Diubah oleh sankus010
profile-picture
ridonculous memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:07
Semakin kita tidak punya, semakin kita di rukunkan. Tolong menolong sesama manusia menyatukan pikiran dan hati. Tidak memandang kulit, rambut, aksen,melainkan satu Tuhan, dan satu Bangsa serta sesama manusia ciptaan Nya.

Halah apa sih masih pagi. Ane punya temen" di Papua juga soalnya hahahaha
emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:08
Quote:Original Posted By antonyus578
kowe ngambil kasus itu . . . sebagai contoh . ..gitu toh . . . ?

bukannya yang di medan itu . . .
karena salahnya dia sendiri yang nggak bisa jaga bacot . . .

bacot nggak dijaga . . . pas kejadian misuh misuh paly victim . . .
ngehek banget . . .



Wajarlah klo bising speaker jelek volume sampe full trus yg azan suaranya cempreng emoticon-Ngakak
Paling gak kasilah yg ngumandangin azan magrib itu yg suaranya bagus n merdu, dengernya juga adem emoticon-Recommended Seller
Trus kasus pelinggih di gunung bromo yg dirusak itu gimana ?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:11
waduhh, ini pasti kontrasepsi wahyudi utk menjelek2kan kilapah
emoticon-Marah
Diubah oleh gegeproea
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:26
Quote:Original Posted By antonyus578
apa nggak ada pemikiran dan kekhawatiran buat yang begituan . . .

ntar kalo yang ada diperingkat bawah bener bener berlaku intoleran . . .
apa nggak kisruh nanti . . . ?
apa nggak bikin masalah . . . ?
apa nggak bikin rumit . . . ?

coba dong dipake otak untuk hal hal yang beginian . . .
pemerintahnya . . . kok begini kali . . .


Pasti ada sih gan kekhawatiran akan hal² yg gk diinginkan terjadi.. Tp pasti pemerintah punya maksud tersendiri buat diadakannya survei itu.. Entah buat alasan apaa.. Mungkin salah satunya buat memberikan gambaran umum kpd masyarakat..

Cuman kadang kesalahannya.. Memberikan info setengah² alias nanggung.. Gk jelas tujuannya buat apa atau min dikasih taulah publik maksudnya apaan.. Biar gk gampang salah paham.. Kasian yg sumbunya pendek, ntar mudah terprovokasi..
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:40
Quote:Original Posted By pinterpijitplus
@antonyus578 orang lapar mah dikasih makan, malah disuruh puasa emoticon-Big Grin

bah . . . kowe salah ngerti . . atou emang sengaja melintir . . .

emang gua sebut . . . laper disuruh puasa . . . ?
bisa aja kowe bikin fitnah . . .

gua kan cuma nulis . . .
dalem islam itu diajarkan merasa laper . . . contohnya berpuasa . . .
jadi nanti kalo laper . . . nggak kesurupan dan bikin yang macem macem . . .
nggak kayak kafirun penjajah . . . kelaperan di negri sendiri . . .
akhirnya ekspansi njajah ke seantero dunia . .

0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:44
rahasia publik emoticon-Ngakak
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:48
Quote:Original Posted By antonyus578
lha . . . yang di medan itu . . .
emang itu tempat . . . mayoritasnya siapa . . . ?
yang duluan di situ siapa . . . ?

masa' yang datang belakangan . . . minoritas . . .
merasa keberatan dengan tradisi yang udah datang duluan dan jadi mayoritas . . .

yang namanya datang belakangan . . .
itu artinya cuma pendatang minoritas . . .
tau diri lah . . .
ini yang begini ini . . . bikin suasana kisruh . . .
ditambahin provokator . . .


yang jelas dulu lah kasusnya . . .
jangan belum jelas kasusnya . . . udah ambil kesimpulan . . .
apa nggak bikin runyan yang beginian . . .



Standard janda emoticon-Ngakak
Yg diatas bilang yg datang belakangan itu pendatang minoritas eh di bawah ngeles bilang belum jelas kasusnya emoticon-Ngakak

Padahal udah nyata si bungsu yg artinya paling bontot alias paling kecil yg artinya pendatang terakhir emoticon-Ngakak
profile-picture
ridonculous memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 09:54
Top 3 provinsi kapir ya akhi emoticon-Kagets
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 10:07
Quote:Original Posted By antonyus578
Aceh emang begitu . . .

sebelum Indonesia ada . . .
mereka itu sudah jadi kerajaan besar . . . kerajaan Islam . . .
sudah cetak uang emas sendiri . . .
menjadi bagian dari kesultanan Ottoman Turki . . .

pas Indonesia merdeka . . . nggak punya duit . . . buat beli pesawat . . .
rakyat Aceh nyumbang emas buat beli pesawat . . .
akhirnya terbelilah pesawat Indonesia yang pertama . . .
hasil sumbangan dari Aceh . . .
yang jadi cikal bakal Garuda . . .

emang begitu Aceh . . .

kalo kowe . . . nenek moyang kowe seketurunan . . .
udah nyumbang apa buat Indonesia . . .

palingan kowe cuma nyumbang tahi doang . . .
abis itu nggak tau diri lagi . . .
mbacot nggak karuan . . .


Trus elo udeh nyumbang ape tong emoticon-Ngakak (S)
Gw bayar pajak tepat waktu apa itu bukan kontribusi positif gan emoticon-Confused
Tiap daerah punya kontribusi terhadap negara, lha masyarakat terutama perorangan udah kontribusi apa terhadap negara?? Terutama elo bacot doank. Ayo jawab.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 10:30
nomer 1 mayoritas apa? dan yag terusuh mayoritas apa ya?
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 10:30


Quote:Original Posted By antonyus578
masih mendinglah . . .

dari pada kowe . . . bisa baca . . . tapi membabi buta . . .
kan lebih parah lagi . . .


Bangga nih yee...

emoticon-Ngakak
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 10:38
Secara overall papua toleran

Tp kyanya mreka termasuk mudah terprovokasi

*Uhuk kerusuhan kemarin*

Atau scara khidupan agama mreka toleran

Namun xenophobia

emoticon-Bingung
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 10:46
Quote:Original Posted By kosofyu
Ok.
Komen TS bagus.

Masalahnya.. ada gunanya ga gembar gembor hasil survey terkait toleransi, klo dari kementerian tsb ga ada action nyata?

Ga penting bgt survey ini.
Buang2 anggaran utk proyek ga jlasss.

Sorry


namanya survei ya pasti ada gunanya lah sist tujuannya ya buat memetakan daerah mana yang toleransi rendah dan bisa juga dengan adanya survei ini tim BPIP yang di bentuk presiden bisa lebih banyak mengirim anggotanya di daerah yang dianggap angka toleransinya terendah
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 10:57
Nungguin dajjal keluar
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 11:00
5 besar itu agama gubernurnya apa ya..emoticon-Bingung
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 11:01
waduh ane lagi di aceh sedang merantau ni emoticon-Traveller
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 11:04
Papua doong ...

Muslim2 disini mana pernah protes kalau orang kristen mau bikin gereja

Disini juga banyak peternakan babi, nggak satupum sodara2 muslim yg sewot dan protes seperti di jawa dan sumatera.

Toleran sekali emoticon-Kiss (S)
0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 11:13
Gw paham masalahnya..

Kalau orang islam mereka di daerah yg mayoritas non muslim mereka kalem2 aja.

Gak maksain bikin masjid dimana2..satu aja dah cukup untuk rame2.

Beda sama yg satu lagi..tiap aliran bikin satu tempat ibadah..padahal orangnya cuma segelintir.

Dan antar mereka aja ekslusif mau beribadat hanya di tempat itu2 ajah.

0 0
0
Soal Kerukunan Agama, Papua Paling Toleran, Aceh Terbawah
15-12-2019 11:32
5 terbawah buat emoticon-Ngakak
riau, sumbar, banten, aceh, jabar
mancing kadrun mania,mantap
apa yang menyedihkan? menjadi kadrun emoticon-Leh Uga
profile-picture
Bukan.Arab memberi reputasi
1 0
1
Halaman 4 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia