News
Batal
KATEGORI
link has been copied
59
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5df1aa53a7276827607d9114/pembangunan-gereja-dan-pura-kerap-ditolak-pemerintah-klaim-kerukunan-umat-tinggi
Angka kerukunan beragama yang diklaim 'tinggi' oleh kementerian agama diragukan sejumlah pihak di tengah masih maraknya kasus intoleransi di Indonesia. Sejumlah pihak yang mengatakan masih menuntut hak untuk beribadah di lokasi layak adalah dari Gereja Kristen Indonesia, GKI Yasmin Bogor, Jawa Barat. Sudah tujuh tahun, puluhan jemaat gereja menggelar ibadah Minggu di jalan seberang Istana Negara u
Lapor Hansip
12-12-2019 09:47

Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'

Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'

Angka kerukunan beragama yang diklaim 'tinggi' oleh kementerian agama diragukan sejumlah pihak di tengah masih maraknya kasus intoleransi di Indonesia.
Sejumlah pihak yang mengatakan masih menuntut hak untuk beribadah di lokasi layak adalah dari Gereja Kristen Indonesia, GKI Yasmin Bogor, Jawa Barat.

Sudah tujuh tahun, puluhan jemaat gereja menggelar ibadah Minggu di jalan seberang Istana Negara untuk mendesak pemerintah menjamin hak mereka beribadah.
Mereka bahkan berencana menggelar ibadah Natal di atas aspal untuk ketujuh kalinya.

Gereja mereka, yang selesai dibangun tahun 2006, disegel empat tahun kemudian setelah sekelompok masyarakat menganggap pembangunan gereja itu menyalahi aturan.


Maka, sejak 2011, mereka beribadah di rumah jemaat dan di depan Istana.
Salah seorang jemaat GKI Yasmin, Renata Anggraeni, mengatakan perjuangan jemaat untuk menuntut hak melelahkan.

"Orang bisa dengan gagah bertindak intoleran"
Sebelumnya, gereja itu memiliki sekitar 400 jemaat, namun angka itu menyusut menjadi puluhan karena jemaat-jemaat yang sudah tua tak lagi kuat beribadah di bawah terik matahari di depan istana.

Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Protes penyegelan GKI Yasmin pada Januari 2012 di depan Istana Presiden, Jakarta.

"Jujur kalau dari saya secara pribadi, hal ini melelahkan mungkin hanya orang-orang tertentu yang berani bersuara di depan. Tapi kalau bukan kami, siapa lagi?" ujar Renata.

Selain GKI Yasmin, jemaat gereja HKBP Filadelfia Bekasi Jawa Barat juga ikut ibadah di depan Istana karena mengalami hal serupa.

Selain umat Kristen, sejumlah kelompok minoritas di Jawa Barat juga masih kesulitan beribadah, seperti umat Ahmadiyah di Sukabumi hingga penganut Hindu di Bekasi.
Meski begitu, berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama, yang dirilis Kementerian Agama (11/12), kerukunan di Jawa Barat masuk dalam kategori tinggi karena meraih angka 68,5, meski berada di bawah rata-rata nasional, yakni 73, 8.
Hasil survei itu dikritisi oleh Diah Pitaloka, anggota komisi VIII fraksi PDI-P, yang mempertanyakan metode survei yang dilaksanakan kementerian merujuk kasus-kasus intoleransi di Indonesia, khususnya Jawa Barat.

Hal itu dinyatakannya saat menghadiri peluncuran indeks kerukunan beragama di Kementerian Agama.

Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'Pengendara motor di Yogyakarta melintas graviti bertuliskan kota toleransi?

"Kayak gini-gini hal-hal kayak gini, terpotret nggak dari risetnya. Orang bisa dengan gagah bertindak intoleran dan tidak merasa bersalah atas nama keyakinan. Nah ini terpotret nggak? Angka kuantitatifnya, bisa nggak merepresentasikan kondisi kualitatifnya?" tanya Diah.

"Belum lagi jangan-jangan... mohon maaf ini kan ada elemen birokrasi juga ya," ujarnya.

'Tidak mempertimbangkan kasus-kasus intoleransi'

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Abdurrahman Mas'ud, yang juga menghadiri acara itu, menjawab keraguan itu dengan mengatakan survei yang dilakukan lembaganya valid.

Namun, ia mengakui indeks itu tidak mempertimbangkan kasus-kasus intoleransi yang ada, hal yang sering disebutkan oleh sejumlah pakar.

"Tapi ini kan survei kerukunan, bukan survei konflik umat beragama. Itu yang penting," ujar Mas'ud.

Ia menambahkan pemerintah belum melakukan survei mengenai kasus-kasus intoleransi umat beragama, namun optimistis angkanya akan lebih rendah dari angka kerukunan.

"Insya Allah lebih tinggi kerukunannya," ujarnya.


Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Penduduk di Bekasi melewati tulisan tolak pembangunan gereja di dekat GPIB Filadelfia, Bekasi, yang disegel pada 25 Desember 2012.

Menurut hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dimumumkan November lalu, secara umum belum ada perbaikan dalam indikator intoleransi beragama dan berpolitik, bahkan lebih buruk dibanding 2016-2017.

Laporan itu memaparkan lebih dari 50% umat Muslim keberatan jika warga non-Muslim membangun rumah ibadah di sekitar mereka.

LSI juga menilai cukup banyak umat Muslim (37,2%) yang setuju bahwa umat agama minoritas di Indonesia harus mengikuti kemauan Muslim mayoritas

Survei itu juga mengatakan terjadi penurunan toleransi warga non-muslim terhadap warga muslim, yang tercermin dari berkurangnya jumlah orang yang tidak keberatan memiliki pemimpin beragama Muslim, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Setara Institut mencatat sejak tahun 2007 hingga 2018, sudah terjadi 2.400 peristiwa pelanggaran Kondisi Kebebasan/Berkeyakinan (KKB) dengan kasus terbanyak terjadi di Jawa Barat.


Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Kasus intoleransi paling sering terjadi di Jawa Barat.

Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'

Yang paling sering menjadi korban adalah jemaah Ahmadiyah diikuti penganut aliran keagamaan dan umat Kristen.



'Harus pertajam survei'


Yang paling sering menjadi korban adalah jemaah Ahmadiyah diikuti penganut aliran keagamaan dan umat Kristen.

Jemaat gereja Yasmin, Renata Anggraeini menyayangkan langkah pemerintah untuk memisahkan masalah intoleransi dengan tingkat kerukunan.

Senada dengan itu, Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Paramadina, Ihsan Ali-Fauzi mengatakan peristiwa intoleransi seharusnya dipertimbangkan untuk menentukan angka kerukunan.

"Toleransi itu kan secara positif bisa ditafsirkan sebagai di absence of violance(ketiadaan kekerasan). Artinya kekerasannya harus diukur," ujarnya.
Hal yang sama dikatakan oleh Direktur Riset Setara Institute Halili yang mengatakan dengan hanya menganalisa persepsi masyarakat mengenai kerukunan, kementerian cenderung menyederhanakan kondisi yang sebenarnya terjadi.

"Harusnya mempertimbangkan catatan peristiwa, kualitatif secara umum," ujarnya.
Diah Pitaloka, anggota komisi VIII DPR, meminta kementerian agama untuk mempertajam hasil riset mereka dengan melakukan penelitian kualitatif dan memberi pertanyaan-pertanyaan yang tidak normatif pada responden.

Menurutnya hal itu penting untuk memotret kondisi kerukunan beragama yang sebenarnya terjadi di Indonesia.

sumber: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-50740353


nyimak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MrJeffBezos dan 8 lainnya memberi reputasi
7
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 4
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 09:50
LSI juga menilai cukup banyak umat Muslim (37,2%) yang setuju bahwa umat agama minoritas di Indonesia harus mengikuti kemauan Muslim mayoritas

profile-picture
profile-picture
profile-picture
riolam dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 2 balasan
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 09:54
alhamdulilah..... sudah sesuai dengan khilafuck..... emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MrJeffBezos dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 09:56
njiiir emoticon-Ngakak udah kaya tempat maksiat klub malam aja disegel emoticon-Leh Uga
profile-picture
riolam memberi reputasi
0 1
-1
Lihat 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Lapor Hansip
12-12-2019 09:59
Balasan post crutaftercrot
Quote:Original Posted By crutaftercrot
njiiir emoticon-Ngakak udah kaya tempat maksiat klub malam aja disegel emoticon-Leh Uga


Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:00
pemerintah itu kan ngomong mengacu pada area semacam bali dan manado dan papua.
selama di area kafir itu tidak melarang pembangunan mesjid, maka timbullah klaim rukun.
kalau di area mayoritas uclim? tidak ada intoleransi atau ketidakrukunan. yang ada hanya ibada dan akida. emoticon-Blue Guy Smile (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
moonray7192 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:04
Yaa, kalau memang di sana jemaahnya mencukupi untuk buat tempat ibadah, alasan apa untuk menolak?
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Lapor Hansip
12-12-2019 10:07
Balasan post ssgbaik
Quote:Original Posted By ssgbaik
LSI juga menilai cukup banyak umat Muslim (37,2%) yang setuju bahwa umat agama minoritas di Indonesia harus mengikuti kemauan Muslim mayoritas



ini dah yg kdang jadi bumerang, bukanya sibuk apda urusan dapur masing2
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:17
umat beragamanya sih rukun-rukun

emoticon-Ngacir cuma ada sekte sesat yang ngaku-ngaku sebagai agama aja sih yang bikin rese
profile-picture
profile-picture
waffen ss dan bangtjah memberi reputasi
2 0
2
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:20
LSI juga menilai cukup banyak umat Muslim (37,2%) yang setuju bahwa umat agama minoritas di Indonesia harus mengikuti kemauan Muslim mayoritas



Ini sebenarnya yang menarik...
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Lapor Hansip
12-12-2019 10:21
Balasan post gembala.babi.
@gembala.babi. halo apakabbar babib asegaf?? udah nusbol jamaah blom? emoticon-Leh Uga
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:24
padahal apa yang salah kalau umat beragama lain ingin bangun tempat ibadahnya yang bahkan punya IMB dan dokumen lainnya, tapi dilarang mendirikan rumah ibadahnya.

padahal kalau sudah berdiri rumah ibadahnya, toh mereka ibadahnya cukup di dalam ruangan tanpa ada suara yang dibuang keluar dengan pengeras suara bervolume tinggi. mereka tertutup. beda dengan yang mayoritas sesukanya saja.

toh mereka juga tidak mempengaruhi masyarakat sekitar rumah ibadah tersebut untuk mengikuti ajaran agama mereka.

bukankah kebebasan beragama di Indonesia sudah diatur dan dilindungi dalam UU.

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samradler dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:30
bagi kodok dan cebong para pengikutnya , ngibul itu udah kek nafas, udah biasa


Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:32
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
Lapor Hansip
12-12-2019 10:33
Balasan post crutaftercrot
@jamie76 gamvar legend ada lagi.. emoticon-Matabelo
0 0
0
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:34
Klaim dari pemerintah kan ada dasarnya, dasarnya hasil survei yang dilakukan oleh Puslitbang Kemenag dengan melibatkan 13.600 responden. Hasilnya skor indeks KUB 34 Provinsi di atas rata-rata, diatas 60 persen.

Dan memang beberapa kasus intoleransi yang cukup memprihatinkan masih terjadi dibeberapa provinsi, tapi tidak disemua provinsi.

Berikut skors Indeks KUB nasional tahun 2019 dari 34 Provinsi.

1. Papua Barat: 82,1
2. Nusa Tenggara Timur: 81,1
3. Bali: 80,1
4. Sulawesi Utara: 79,9
5. Maluku: 79,4
6. Papua: 79,0
7. Kalimantan Utara: 78,0
8. Kalimantan Tengah: 77,8
9. Kalimantan Barat: 76,7
10. Sumatera Utara: 76,3
11. Sulawesi Selatan: 75,7
12. Sulawesi Tengah: 75,0
13. Jawa Tengah: 74,6
14. DI Yogyakarta: 74,2
15. Sulawesi Barat: 74,1
16. Sulawesi Tenggara: 73,9- Skors Indeks KUB di bawah rata-rata nasional:
17. Jawa Timur: 73,7
18. Kalimantan Timur: 73,6
19. Gorontalo: 73,2
20. Kepulauan Bangka Belitung: 73,1
21. Lampung: 73,1
22. Kepulauan Riau: 72,8
23. Maluku Utara: 72,7
24. Kalimantan Selatan: 72,5
25. Sumatera Selatan: 72,4
26. Bengkulu: 71,8
27. DKI Jakarta: 71,3
28. Jambi: 70,7
29. Nusa Tenggara Barat: 70,4
30. Riau: 69,3
31. Banten: 68,9
32. Jawa Barat: 68,5
33. Sumatera Barat: 64,4
34. Aceh: 60,2

Jadi kalau memang hasil tersebut dianggap meragukan, ya tinggal dibantah dengan hasil survei tandingan, bantah dengan data dan fakta.
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:43
emang dasar iman nya lemah aja , jadi kalo ada gereja , pura , wihara , ima nya langsung goyang mo pindah tempat ibadah emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
FalianAridua memberi reputasi
1 0
1
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:45
mbelgedes. radikalisme tumbuh subur semenjak era kepemimpinan SBY
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kucing.bingung dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 10 balasan
Pembangunan Gereja dan Pura Kerap Ditolak, Pemerintah klaim Kerukunan Umat 'Tinggi'
12-12-2019 10:52
Quote:Original Posted By steven.thereds
ini dah yg kdang jadi bumerang, bukanya sibuk apda urusan dapur masing2


tidak percuma pake daster, level keponya sudah kayak emak emak
0 0
0
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia