Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
991
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dba495b0577a90cf1725b30/hantu-1-triliun-tamat
HAI GAN/SIS, MASIH DENGAN KISAH HOROR. KISAH SATU INI GUA TULIS DENGAN SEDIKIT BERHATI-HATI KARENA MENYANGKUT ORANG, PERUSAHAAN DAN KELOMPOK YANG TAK ASING DITELINGA KITA DI NEGERI INI DAN LUAR NEGERI, GUA TIDAK ADA BERMAKSUD APAPUN HANYA SEKEDAR BERBAGI SESUAI YANG DIALAMI NARASUMBER GUA. AMBIL SISI BAIKNYA (HIKMAHNYA) SAJA DARI THREAD INI, BUANG SISI BURUKNYA… sebelum cerita ini ditulis gua su
Lapor Hansip
31-10-2019 09:39

HANTU 1 TRILIUN [BASED ON TRUE STORY]

HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]


HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]




HAI GAN/SIS, MASIH DENGAN KISAH HOROR. KISAH SATU INI GUA TULIS DENGAN SEDIKIT BERHATI-HATI KARENA MENYANGKUT ORANG, PERUSAHAAN DAN KELOMPOK YANG TAK ASING DITELINGA KITA DI NEGERI INI DAN LUAR NEGERI, GUA TIDAK ADA BERMAKSUD APAPUN HANYA SEKEDAR BERBAGI SESUAI YANG DIALAMI NARASUMBER GUA. AMBIL SISI BAIKNYA (HIKMAHNYA) SAJA DARI THREAD INI, BUANG SISI BURUKNYA…


Quote:
sebelum cerita ini ditulis gua susah payah ngedapetin ceritanya gan, maklum orang kampung dan kolot, sama sodara sendiri saja masih susah nurutnya. alhamdulilah akhirnya si Narsum mau menceritakan tapi dengan berbagai syarat, mari kita nikmati kisahnya bersama gan/sis. dukungan bintang dan es cendol sangat dibutuhakan gan/sis untuk menambah semangat narsum, thanks Mas umar



 
* CERITA INI FAKTA APA ADANYA SESUAI DENGAN INGATAN NARSUM, PERCAYA BOLEH TIDAK PERCAYA SILAHKAN, TIDAK APA-APA LEBIH BAGUS.

* SESUAI PERATURAN YANG DIAMBIL DARI KISAH NYATA SEMUA TOKOH, WAKTU DAN TEMPAT KAMI SAMARKAN DEMI KEHIDUPAN, KENYAMANAN DAN PRIVASI NARASUMBER SERTA PARA TOKOH.

* DILARANG SARA, IKUTI ATURAN H2H, MOMOD DAN ADAT ISTIADAT YANG ADA DI FORUM TERCINTA KITA INI.

* SILAHKAN DIBACA KALAU BERMINAT SAJA, KARENA TIDAK ADA PAKSAAN UNTUK MEMBACA CERITA INI.

* KALAU DIRASA PENTING SILAHKAN LANGSUNG PM SAJA GAN/SIS

*JIKA INGIN SHARE SILAHKAN, DAN MOHON JANGAN COPAS HARGAI KAMI, KASIAN PENULIS UDAH CAPEK - CAPEK NULISNYA. LAGIAN KALO COPAS BAHAYA JADI MUSUH UUD NO 28 Th. 2014 [UUHC]

*KALAU ADA SALAH KETIK/TYPO MOHON MASUKANNYA , APRESIASINYA DAN emoticon-Rate 5 Staremoticon-Blue Guy Cendol (L)SEBAGAI SEMANGAT NGONDEK








*BUKAN BASA BASI*




JIKA HARTA SUDAH TIDAK BISA MEMBELI DUNIA

JIKA TAHTA TIDAK BISA MEMBELI SINGGASANA

JIKA WANITA SUDAH KEHILANGAN RUPA

HANYA PADANYALAH KITA MEMINTA

SEMUA MANUSIA SADAR UMUR ADA BATASNYA

MAKA SIAP-SIAPLAH KITA SEWAKTU-WAKTU UNTUK MENGHADAPNYA

MAKA SEBARKANLAH BENIH-BENIH KEBAJIKAN KITA

SEBAGAI BEKAL MENGHADAPNYA



-Happy Reading-



----------------------------------------------------------------------***---------------------------------------------------------------------------





DAFTAR ISI



1. KEHIDUPANKU

2. PRIVATE NUMBER

3. GADIS BULE

4. PENGABDIAN SANG AJUDAN

5. SAYEMBARA USANG

6. PERCOBAAN PERTAMA

7. KORBAN YANG TAK KUINGINKAN

8. SANG PETUNJUK

9. PENCERAHAN

10. MASALAH BARU

11. TERSESAT

12. PERCOBAAN KEDUA - A

13. PERCOBAAN KEDUA - B

14. HCU [HIGH CARE UNIT]

15. SUKMA YANG TERIKAT

16. VERY VERY IMPORTANT PERSON [VVIP]

17. DARK SIDE VVIP

18. DARK SIDE [VVIP] 2

19. DARK SIDE [VVIP] 3

20. TANAH DAN DEDAUNAN

21. UZLAH

22. JAWABAN

23. MALAM YANG KELAM - A

24. MALAM YANG KELAM - B

25. PERENCANAAN - A

26. PERENCANAAN - B

27. LOST CONTACT

28. END

29. BEHIND THE STORY [HIT]
Diubah oleh bayubiruuuu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
losblancos12 dan 27 lainnya memberi reputasi
28
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 44 dari 50
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:00
Quote:Original Posted By ionah
apa ts nya sibuk pacaran.....terbengkalai ni trit emoticon-Hammer2


pokus ommm besok lansung apdet...
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan ionah memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:01
Quote:Original Posted By mmuji1575
Gak sabar ...


sabar bentar emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan ionah memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:01
Quote:Original Posted By ionah
apa ts nya sibuk pacaran.....terbengkalai ni trit emoticon-Hammer2


wait....no women no ...cendol...emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan ionah memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:02
Quote:Original Posted By ionah
uas nya sehari lagi ya?.....mudah2 an ts nya ngak lupa ama lanjutan cerita nya emoticon-No Hope apa jangan2 udah ke cantol janda? emoticon-Entahlah

emoticon-Hammer2 perwan masih bnyak ommm
Quote:Original Posted By Queenlyn16
abis itu tinggal nyari daun muda.. emoticon-Leh Ugaemoticon-Hammer2


daun setaman..emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Queenlyn16 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:07


Quote:Original Posted By Queenlyn16
Kalo janda macem marshanda gimana bre.. emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga yg gadis lewat kan.. emoticon-Ngakakemoticon-Wkwkwk

teergantung ts.... seleranya kaya gimana.. emoticon-Hammer2 tau nya suka ate2 emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By bayubiruuuu
pokus ommm besok lansung apdet...


janji ya.... kalo ngak update ane bakar2 nih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Queenlyn16 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:08
Quote:Original Posted By ionah
teergantung ts.... seleranya kaya gimana.. emoticon-Hammer2 tau nya suka ate2 emoticon-Ngakak


janji ya.... kalo ngak update ane bakar2 nih


beres ommm emoticon-Jempolemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan ionah memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 22:22


Quote:Original Posted By bayubiruuuu
beres ommm emoticon-Jempolemoticon-Shakehand2


bisa kah update aja malem ini... dah kelamaam nih ampir lupa ceritanya.... emoticon-No Hope kalo ngak mau tak tinggal bobo nih.... mau bikin cerita hororberdua aja ah emoticon-Ngacir Tubrukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Queenlyn16 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 23:19
Quote:Original Posted By ionah
bisa kah update aja malem ini... dah kelamaam nih ampir lupa ceritanya.... emoticon-No Hope kalo ngak mau tak tinggal bobo nih.... mau bikin cerita hororberdua aja ah emoticon-Ngacir Tubrukan




Nyimakemoticon-Takutemoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
ionah dan aan1984 memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 23:41
Quote:Original Posted By Queenlyn16
abis itu tinggal nyari daun muda.. emoticon-Leh Ugaemoticon-Hammer2


Yoi bre... Itu tanda2 cowo badjingan emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
ionah dan Queenlyn16 memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
05-12-2019 23:42
Quote:Original Posted By ionah
uas nya sehari lagi ya?.....mudah2 an ts nya ngak lupa ama lanjutan cerita nya emoticon-No Hope apa jangan2 udah ke cantol janda? emoticon-Entahlah


Kecantol cabe2an kayanya.emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
ionah dan Queenlyn16 memberi reputasi
2 0
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 10:17
21.UZLAH

Setelah aku dari takziah di belakang rumah mertua Joko kami betiga menuju kerumah mbah Salman. Waktu kutempuh saat itu sekitar kurang lebih enam jam dari rumah Joko, sampai akhirnya kami sampai di rumah mbah salman.
Kami memacu kendaraan Tono dengan kecepatan sedang, dalam perjalalan itu kita hanya mampir sekali untuk mengisi bahan bakar mobil iritnya Tono. Sesampai di rumah mbah Salman mobil ku parkir tepat di depan rumuh mbah Salman, waktu itu malam sudah mulai datang. Kami bertiga pun langsung turun dari mobil menuju ke rumah mbah Salman, saat ku hendak kuketuk rumah kayu sederhana itu terlihat lampu ruang tamunya dimatikan, tapi ku coba tetap mengetuk nya.

“TOK.. TOK.. TOK..”suara pintu yang ku ketuk.

Aku coba berulang kali tapi tiada jawaban, sedang Tono dan Imron menungguku dengan duduk di kursi bambu panjang diteras mbah Salman. Mereka dengan santai duduk diatas kursi Panjang dan mereka mulai membakar rokoknya Bersama. Saat tidak ada jawaban dari dalam rumah akhirnya aku berfikir bahwa mbah Salman tidak ada di rumah

“Ton, Lu tunggu aku sebentar disini” perintahku.

“Iya mas” Jawab Tono.

Aku pergi melangkahkan kakiku menuju sebelah rumah mbah Salman. Rumah yang kata mbah Salman dulu adalah rumah anak nya, disini aku memberanikan diri mengetuk rumah terbuat dari papan kayu itu.

“TOK.. TOK.. TOK..” assalamu’allaikum….

“Waallaikumsallam….” Jawab salam dari dalam rumah itu. Beberapa saat kemudian ada sosok perempuan membukakan pintu dari dalam rumah nya, terlihat perempuan itu masih muda dan berbusana muslim berwarna merah.

“Mbak mbah Salman nya ada ?” Tanyaku.

“Ada perlu apa mas..?“ Jawab perempuan itu.

“Ada perlu sedikit dengan mbah Salman mbak” jawabku.

“Loh memangnya di rumahnya tidak ada orang nya ?“ tanya perempuan itu.

“Nggak ada mbak, saya sudah berulang kali mengetuk rumah nya tapi tidak ada jawaban“ Jawabku.

“Ohh paling masih dirumahnya Mbak Rani keponakan nya itu mas, ayo aku antar ke rumah nya saja“ jawabnya.

Malam itu aku dan perempuan muda itu menuju kerumah keponakan mbah Salman yang bernama Rani, kami menyusuri jalan yang belum beraspal dan gelap, tapi masih terlihat samar-samar jalan itu.

Setelah aku berjalan beberapa saat ternyata rumah keponakannya ada di gang sebelah rumah mbah Salman, terlihat mbah Salman dari jauh duduk diteras. Mbah Salman disitu duduk ditemani satu orang laki-laki dan satu orang perempuan, aku dengan santai mendekat kerumah berwarna hijau dan berlantai keramik putih.

“Mas, bulu kudukku kok berdiri semua ya.” Celetuk wanita yang mengantarku ke mbah salman

“Dingin mungkin mbak hawanya malam ini” jawabku untuk menenangkannya.

Waktu kami berjalan mendekat ada sesosok bayangan hitam besar seperti raksasa sedang duduk dirumah itu, waktu itu aku sengaja tak menghiraukannya. Aku tetap melangkah menuju ketempat mbah Salman berada, meski aku merasa diawasi oleh bayangan hitam itu. Karena tujuanku sama mbah salman untuk membereskan masalah Anne.

“Assalam’uallaikum Mbahh..“ salamku dari jauh dan berjalan menuju ke mbah Salman.

“Waallaikumsalam, Ehh nak Umar dari mana?” tanya mbah Salman.

“Dari rumah mbah” Jawabku dengan berjabat tangan sama kedua orang dikanan kirinya mbah Salman.

“Silahkan mari duduk sinih mas“ kata mbah Salman.

Aku langsung duduk di kursi kayu yang disediakan oleh mbah salman. Seketika itu juga perempuan muda yang mengantarku langsung pamit kembali kerumahnya. Selang beberapa menit ada sosok gadis yang pernah kulihat minggu lalu, dia keluar membawa minuman kepada kami yang berada di teras, seakan dia tahu akan kedatanganku.

“Loh mas sampean ini yang menolongku waktu dihalaman masjid itu ta ?” tanya gadis tadi.

“Iya mbak, sampean ini rani keponakan nya mbah Salman?”yang menabrak aku dan mbah Salman dihalaman masjid.”

“Iya mas” Jawab wanita cantik itu.

“Iya nak Umar, ini rani yang aku ceritakan kepada sampean itu” sahut mbah Salman.

“Ohh iyaa iyaa…” Jawabku.

Setelah menikmati hidangan minuman hangat aku diajak mbah Salman kerumahnya, karena tidak enak berbicara masalahku dirumah orang lain tepanya di rumah keponakan nya. Sampai di terasnya mbah Salman, Imron dan Tono langsung menjabat tangan mbah Salman. Malam itu kami bertiga dipersilahkan masuk ke ruang tamu mbah salman, disitu kita duduk berempat diruang tamunya yang masih ditemani dengan kitab-kitab tua khas mbah salman.

“Sebenarnya ada apa mas Umar kerumah mbah lagi” tanya mbah salman penasaran.

“Aku masih bingung mbah mencari teka-teki penjelasan mbah Salman minggu kemarin” Jawabku.

“kalau mencari jawaban, aku sudah bilang tidak bisa memberi jawaban nak, karena mbah hanya memberi penjelasan saja” Jawab mbah Salman.

Setelah itu mbah Salman masuk kedalam rumahnya mengambil kendi air putih (teko terbuat dari tanah liat yang di bakar) dan empat gelas dari bambu, dan mbah Salman kembali duduk bersam kami di ruang tamunya.

“kalau mencari jawaban nak, lebih baik kamu menyendiri jika menghadapi masalah besar! contohnya saja nabi kita pada waktu beliau kebingungan atas masalah umatnya. Waktu itu kan beliau beruzlah untuk mencari jawaban atas masalah yang dihadapinya” kata mbah Salman.

“Maksudnya aku harus menyendiri di gua gitu ta mbah ?” tanyaku.

“Kira-kira begitu nak.” Jawab mbah Salman

“kan nak Umar mau mencari jawaban atas masalah besar yang dihadapi?” lanjut mbah Salman.

“Lah kalo berudzdhlah disini dimana mbah ?” tanyaku polos ke mbah Salman.

“Ada sebuah gua kecil nak dibukit. Tepannya di selatan desa ini, kira-kira sepuluh kilometeran lah dari desa ini” Jelas mbah Salman

“Ohh ya sudah, besok saya akan memulai mencari jawaban dengan cara petunjuk mbah salman” jawabku

Akhirnya malam itu kami bertiga bermalam dirumah mbah Salman. Malam itu Tono dan Imron tidur di kamar tamunya mbah Salman, sedang aku tidur di ruang tamu sendirian.
Keesok harinya setelah kami melakukan ritual wajib kami, kami kembali berkumpul diteras mbah Salman.

“Mbah kira-kira siapa yang tau tempat itu?” tanyaku.

“kamu nanti pasti tahu nak”. Jawab singkat mbah salman

Sejenak mbah salman memberi penjelasan dan gambaran tentang tempat tujuanku tersebut. Pagi itu aku memutuskan langsung berangkat menuju tempat yang dideskripsikan oleh mbah Salman, aku di antar oleh Tono dan Imron sampai di lereng gunung. aku sendiri membawa beberapa baju dan bekal, untuk beberapa hari tinggal di gua tersebut.

“Ton lu pantau Anne, jika ada apa-apa cepat jemput aku disini?”pintaku

“Ya mas, beres. Tadi aku telp mas andi katanya masih aman kondisi mbak anne! Jawab Tono

“sip, aku berangkat dulu semoga dapat jawaban. Do’akan ya? Pamitku

“Ya mas, hati-hati.” Jawab Tono dan Imron.

aku berjalan melewati jalan setapak yang disebut oleh mbah Salman sesuai ciri-cirinya, perjalanan yang kutempuh dengan jalan kaki itu memakan waktu sekitar empat jam, bukit itu terlihat jarang ditumbuhi pepohonan, tapi masih mengungkapkan identitasnya sebagai hutan, aku berjalan diatas jalan setengah berbatu yang licin.

Setelah sekian lama aku berjalan akhirnya aku sampai pada tempat yang sesuai gambaran mbah Salman, mulut gua itu kecil hanya berbentuk setengah lingkaran kira-kira berdiameter 150 cm. Setelah itu aku masuk kedalam gua dan membersihkannya, gua itu tidak panjang juga sebenarnya, panjangnya sekitar dua meteran. Seperti cekungan kecil berbatu dan cukup untuk berteduh beberapa orang, disiang itu aku membersihkan dulu tempatnya sebelum aku tinggali untuk sementara waktu. Karena dalam gua terdapat beberapa kotoran hewan dan tumbuhan yang kering.

HARI PERTAMA,
Selama sehari semalam aku hanya duduk berdiam diri didalam gua itu, tentunya aku pasrahkan jiwa raga ini kepada pemiliknya. Aku bermunajat dan beribadah sepanjang waktu dalam tempat itu disertai puasa. Saat malam hanya suara-suara hewan yang saling bersahutan memainkan lagunya dimalam hari, diiringi dinginnya malam yang menusuk kulit. Disiang hari kondisi didalam gua sedikit serasa pengap, karena gua itu sedikit lembab dan tidak ada ventilasi udara satupun kecuali mulut gua satu-satunya pintu untuk keluar.

HARI KEDUA,
Hari itu sama dengan hari pertama kondisinya. Selama sehari semalam aku juga belum mendapat jawaban apapun dari sang Pencipta.

HARI KETIGA,
Saat siang hari aku dikagetkan ada beberapa orang yang datang, mereka memakai jubah putih dan memakai ikat kepala surban putih, mereka berjumlah tiga orang berwajah cerah dan rupawan , dua orang berumur sekitar 30 tahunan, sedang yang satunya sosok ini pernah aku kenal, tapi aku lupa siapa sebenarnya mereka.

“Assalamuallaikum.” Salam dari pimpinan rombongan ini disertai bau harumnya yang cepat memenuhi gua kecil ini.

“Waallaikumsalam.” Jawabku, disertai tanganku menjabat tangan mereka bertiga.

Setelah itu aku mempersikahkan mereka masuk kedalam gua yang hanya untuk kita berempat, kupersilahkan mereka duduk diatas sajadah dan sarungku sebagai alasnya. aku sendiri duduk ditanah berbatu didalam gua itu, sampai tiga hari itu aku masih melakukan ritual puasa sebagai caraku berserah diri ke padaNya dan memohon jawaban atas masalah besarku.

“Ada apa kok bisa sampai disini bapak – bapak ini?” Tanya ku yang heran kepada mereka.

“Aku tahu apa yang sedang kamu hadapi Mar” Jawab pimpinan rombongan ini.

“gimana maksudnya pak?” Tanyaku heran.

“Iya kamu sedang menghadapi masalah dengan raja Leak besutan calonarang.” Jawabnya.

“Iya betul, jawabku”

Setelah itu pimpinan rombongan ini mengeluarkan benda berupa benda yang tampak usang, benda itu tanpa selongsong dan pegangan tangan nya terbuat dari besi hitam pangkalnya sedikit berbengkok untuk penahan pegangan sedang ujungnya bercabang.

“Inilah sebagai jawaban atas permintaanmu selama ini, panggil saja dia sebagai “cahaya”. Tancapkanlah benda itu dahulu ketanah yang suci,
karena semua makhluk hidup pasti akan mati. Tanah pasti akan kembali ke tanah, karena leak itu asalnya juga dari manusia, dan manusia itu asalnya dari tanah“ Jelasnya.

“Terimakasih pak atas semuanya” Jawabku.

“Cahaya itu akan menyatu dengan dirimu nantinya, dia akan bermanfaat saat kau membutuhkannya.” Katanya.

Setelah kedua tanganku menerima benda itu, benda itu perlahan-lahan warnanya memudar ditanganku.

“Bertawasullah kepadaku, semua gurumu yang lain dan kepada penghulu umat terakhir ini jika engkau merasa dalam keadaan darurat” Jelas orang ini.

“ Iya” jawabku dengan setengah menundukan kepala dihadapan mereka bertiga.

“Assallamualaikum” salamnya pimpinan rombongan ini.

Setelah itu mereka berdiri berbalik badan berjalan keluar dari gua kecil ini, mereka bertiga berjalan ke arah kanan dari pintu gua. Aku yang sedikit melirik dari tubuhku yang sudah setengah menunduk, kakiku berjalan mengikuti mereka untuk mengantar sampai didepan gua.
Sesampainya aku diluar pintu gua, kepalaku menoleh kekanan tapi pemandangan yang terlihat mereka bertiga sudah tidak ada. saat itu aku bingung, padahal jalan setapak ini berbelok dan bisa dilihat dari atas bukit serta sangat jauh dari perkampungan. Seumpama laripun mereka masih terlihat tapi tapi tiba-tiba mereka sudah menghilang.

Ahh biarin saja, toh ini juga masih siang. Mana mungkin ada setan disiang hari, saat itu aku langsung kembali kedalam gua kecil membereskan semua barang-barangku seakan sudah menerima jawaban yang aku minta dari yang kuasa. Siang itu juga aku putuskan kembali kerumah mbah Salman dengan berjalan kaki.

Memang waktu pencairan jawaban itu aku tidak membawa alat komunikasi apapun karena biar tidak ada yang menggangu, serta berniat pasrah, berserah diri kedepannya secara total. Sesampainya dirumah mbah Salman waktu sudah malam, disini aku melihat Tono dan Imron sedang menunggui Rani yang sedang takut dan nangis diruang tamu mbah Salman. Sedang ibunya memeluk Rani, bapaknya dan mbah salman juga mencoba menenangkannya, aku yang berdiri didepan pintu bingung ada kejadian apa yang sebenarnya malam ini.

“Assalamu’allaikum” salamku.

“Waallaikumsalam” jawab semua orang yang ada di ruang tamu, termasuk Rani yang masih menangis tersendu-sedu.

“Loh mas Umar kok sudah pulang?” tanya mbah Salman.

“Gimana mas, sudah dapat jawaban ?” sahut Imron.

“Iya sudah” Jawabku kepada Imron dan mbah Salman.

Aku yang berdiri didepan pintu langsung mengambil tempat duduk disamping mbah Salman, rencanaku saat itu juga aku mau kembali pulang untuk menyelesaikan urusan dengan sang Leak, tapi rencana itu tidak sesuai dengan harapanku.

“Nak, coba nak Umar tolong mbah, bantu mbah menyelesaikan apa yang terjadi kepada keponakanku Rani ini,” pinta mbah Salman.

“Iya mbah.” Jawabku

“memang apa yang habis terjadi mbah? Tanyaku lagi.

“Rani habis dikejar pria besar berbulu, seperti waktu nak umar kemari dulu! Terang mbah salman.

Disini aku merasa tidak enak untuk menolak permintaan mbah Salman, karena dari beliau juga lah aku mendapat pencerahan dan jawaban dari masalah besarku. saat itu aku sudah mulai curiga akan dihadapkan dengan masalah Rani, karena kemarin pada waktu pertama kali datang, aku melihat sosok bayangan hitam duduk diatas rumah Rani.

Malam itu aku mengajak semua yang berada diruang tamu mbah salman menuju kerumah Rani untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dirumahnya. Kami berjalan menuju rumahnya rani dan terlihat dari jauh sosok yang sama seperti waktu aku pertama kerumah rani.

“Hawanya kok gak enak mas ya! Bulu kudukku mulai berdiri mas.” Celetuk Imron yang berjalan disampingku.

“iya pron, habis hujan disini”sahut Tono dibelakangnya Imron.

Sesampainya di rumah Rani, kami langsung menuju diruang tamu. Rani langsung duduk dikursi tengah dan orang tuanya mendampinginya, Imron yang penasaran tapi takut hanya berdiri dipintu ruang tamu. Aku duduk tepat didepan Rani didampingi mbah Salman dan Tono

“Sebenarnya awal kejadiannya kenapa mbak Rani ko bisa jadi seperti ini ?” tanyaku yang memulai pembicaraan diruang tamu.

“Awalnya dulu pak setelah saya lulus SMA saya kerja disebuah pabrik, waktu itu saya masih sangat muda, saya masih ingin membahagiakan orang tua. Di umur yang belia itu saya ditembak cowok dan langsung mau melamarku pak, tapi aku saat itu aku masih muda pak dan aku masih ingin bersenang-senang dahulu. Saat itu secara spontan saya menolak secara kasar dan memaki-maki dia dengan kata-kata yang tidak pantas didepan umum” cerita singkat Rani

“Ohh jadi begitu” sahutku.

“Setelah itu pak ini dimulai saya umur dua puluh dua, saya mulai pacaran sekitar tiga bulan dan mau menikah di bulan keempat. Karena waktu itu saya pikir sudah saatnya untuk menikah dan keinginan orang tua yang ingin memiliki cucu, tapi waktu itu tidak ada hujan tidak ada angina tiba-tiba acara pertunangan saya dibatalkan secara sepihak sama pacar saya dan keluarganya. Kejadian semacam ini sampai saya sekarang umur 39 tahun sudah sering terjadi kepadaku pak, aku sendiri sudah tidak bisa menghitung lagi berapa kali orang yang mau menikahi aku selalu gagal dan gagal“ cerita Rani.

‘Huuuu….huuuuu…huuuuu’

Saat itu Rani mulai sedih, dia menangis dibahu ibunya.

“Sudah mbak cukup-cukup”sahutku.

“kami sudah membawa ke orang pintar, kiai, termasuk ke mas salman ini tidak membuahkan hasil.” Sahut bapaknya Rani.

“Oh jadi begitu ya pak, kebetulan saya masih bujang, saya yakin insyallah bisa menikahi mbak Rani.”sahut Tono yang kepedean.

“Hee Ton, orang sedih malah bilang gitu!!!emangnya elu mau nikah sama genderuwo nya?” timpalku.

“gak sopan lu Ton” ucapku lirih

“Maaf mas, maaf semuanya …saya lancang!!!. Saya hanya ingin membantu saja kok ” Jawab Tono.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
demen.forte dan 14 lainnya memberi reputasi
15 0
15
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 10:21
Quote:Original Posted By aan1984
Yoi bre... Itu tanda2 cowo badjingan emoticon-Leh Uga


emoticon-Ngakakemoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 10:22
Quote:Original Posted By bayubiruuuu
emoticon-Hammer2 perwan masih bnyak ommm


daun setaman..emoticon-Ngakak


perawan rasa janda maksudnya ya.. emoticon-Leh Ugaemoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 10:23
22. Jawaban

Rani yang masih menangis dibahu ibunya tidak menghiraukan perkataan Tono, dan mereka yang berada diruang tamu Rani hanya diam seakan tak memperdulikan ucapan tono barusan.

“udah ton…sudah ..ayok kita bantu saja mereka! kataku

“Coba semua duduk diam dulu..!” perintahku.

Setelah itu aku melihat dengan mata batin ku, bahwa Rani ini selalu diikuti oleh sesosok makhluk besar tinggi dan berbulu hitam, mahluk ini adalah mahluk kiriman yang mengikat rani sehingga akan menggangunya jika dia akan menikah. Setelah itu Rani aku suruh duduk tegap didepanku, aku mencoba untuk memperlihatkan sosok makhluk itu kepada mereka semua. Aku yang duduk diam sambil berdoa, dari jauh ku tekan tepat di uluh hatinya. Bersamaan itu rintik hujan mulai turun dan genting mereka mulai bersuara.

“HHAA HAAA HAAA HAAHAAA…… ADA MAU APA KALIAN ???” Suara Rani yang tiba-tiba menjadi besar seperti suara laki-laki.

Semua yang berada di ruang tamu tersebut merasa takut dan kaget, Disertai lampu ruang tamunya yang mulai meredup….

Tarrrrrrr! [Suara bohlam lampu diruang tamu rani pecah]

Malam disertai hujan mulai lebat serta gelapnya ruang tamu kala itu. Sontak ibunya langsung lari mendekap memeluk kesuaminya

“Pak…???rani kenapa pak???” Ucap ibunya yang ketakutan!

“bapak juga gak tau buk!” jawab bapaknya yang menahan rasa takut

Dalam kegelapan itu rani masih tetap dalam kuasa setan itu. Dia hanya diam untuk mengikuti Gerakan dan ucapan setan berbulu hitam. Sedang kedua orang tuanya saling berpelukan menggeser tempatnya ke pojok ruangan, dengan meringkuk ketakutan.

“Ada apa ini ? kok sampe saya ngga tau ada mahluk kayak gitu dikeponakannku..”tanya mbah Salman gemetaran dengan tangannya beberapa kali menepuk pundakku.

“Inilah mbah! sosok yang tinggal ditubuh Rani selama ini,” jawabku.

“mas..mas umar…ayok pulang!!! Celetuk imron yang mematung gemetar dan kedua tangannya ditekuk kedadanya.

“diam lu pron”. sahut Tono seakan tak memperdulikan ketakutan Imron.

“Hee iblis sekarang cepat keluarlah dari tubuh Rani sekarang juga…!!!!” bentakku.

“APA ANAK MUDA ?? KELUAR DARI TUBUH GADIS INI…?? SUDAH BERAPA DUKUN ATAU ORANG PINTAR YANG DIHABISKAN ORANG TUANYA UNTUK MENGUSIRKU DARI TUBUH INI! TAPI TIDAK ADA YANG BISA, APA LAGI KAMU YANG MASIH MUDA.. HHAA.. HAAA HAAAA….”Sahut sosok setan yang ada didalam tubuh rani.

“Hee jangan sombong kamu, kita sama-sama makhluk ciptaan tuhan.’ Tegasku.
Saat itu juga aku keluar dari tubuh kasarku, aku langsung melesat mencekik leher hantu yang berbulu hitam itu dengan tangan kiriku.

“MEMANGNYA KAU SIAPA BERANI SAMPAI MELAWANKU ??” Jawabnya sambil kesakitan.

“aku orang miskin dari kampung.” Memangnya kenapa? Jawabku asal

“sialan tanganmu panas sekali” jawab setan yang menggeram kepanasan karena cekikannku.

Saat itu juga aku bersiap membakarnya, setelah genderuwo itu merasa kesakitan dia menyuruh tiga anak buahnya yang tiba-tiba muncul dan menyerangku dari depan. Aku rasa mereka dari halaman depan rumah rani, mereka yang sudah lama menempati sesuatu dipojok halaman depan rumahnya sebagai tempat tinggalnya. Secara cepat kuayunkan bogem mentahku dan menebas mereka satu persatu dengan tangan kosongku.

Kratakkkk…kratakkkkk….[suara terbakarnya ketiga anak buah setan itu]

genderuwo ini tidak dapat berkata apa-apa lagi melihat ketiga anak buahnya terbakar olehku. Disaat yang sama itu aku yang sudah kembali mencekik lehernya, sambil aku berdiri disamping nya, dia hanya bisa melihat ketakutan atas tindakan ku tadi kepada tiga anak buahnya.

“AMMPUUNNNN…!!!!Sekarang Juga aku akan keluar dari sini (tubuh Rani) tapi jangan bakar aku..” Geramnya.

“Baik sekarang secepatnya keluar dari tubuh gadis itu” Perintahku.

Setelah itu dia mulai perlahan keluar dari tubuh Rani, gadis yang cantik tapi sampai sekarang masih belum bisa menikah.

“Sebenarnya kau disuruh siapa? Dan apa yang dijanjikan yang menyuruhmu” tanyaku ke sosok itu.

“Aku disuruh oleh laki-laki yang pernah merasa disakiti gadis ini, dan laki-laki itu siap memberi makan apa saja kepadaku, asalkan aku bisa menggagalkan gadis ini menikah seumur hidupnya” Jawab sosok setan berbulu hitam itu.

“Sekarang pergilah dari sini selamanya atau kembali ketuan yang memberi makanmu! Kembalilah kepada pemberi tumbal untukmu, jika kau ganggu mereka lagi, aku akan membunuhmu saat itu juga.” Perintahku.

Hantu itu terlihat pergi dan lari yang sangat cepat, disertai kabut hitam yang samar-samar terlihat dari kegelapan ruang tamu rani. Waktu itu aku segera kembali ketubuh kasarku yang telah lama duduk didepan rani, aku mulai membuka mata, semua masih dalam keadaan hening dan sepi, malam itu.

“Mas.., Gimanah mas ? sudah mas ?” Tanya tono penasaran.

“Sudah beres ton” jawabku sambil menoleh kewajah tono.

Kondisi mbah salman berserta keluarga adiknya masih diam ketakutan dan menatap heran.

“Seumur-umur nak umar, baru kali ini sangat terlihat nyata bahwa memang makhluk sejenis genderuwo ada, aku yang belajar berpuluh puluh tahun belum pernah mengalami hal semacam ini.”ucap mbah salman.

“Masa mbah..??” Jawabku heran.

“Iya nak umar, aku benar-benar tidak tahu hal semacam ini dalam hidupku.” Katanya dengan tatapan herannye kepadaku.
Malam itu keadaan sudah kembali normal, rani dan keluarganya pun yang awalnya kaget dan takut sudah kembali tenang. Aku bersama mbah salman dan kedua kawanku kembali pulang kerumah mbah salman. Malam itu ingin cepat beristirahat dirumah mbah salman, karena sudah merasa sangat capek dan lelah hari itu.

***


Saat Adzan subuh berkumandang aku masih dirumah mbah salman, kami semua berangkat ke masjid bersama. Setelah menjalani ritual wajib kami kembali kerumah mbah salman tapi masih gelap pagi itu. Kami semua berkumpul teras mbah salman, kecuali mbah salman yang masuk kedapur untuk membuatkan minuman buat kami.

“Mas, comblangin aku dong sama rani…” pinta tono memecah keheningan pagi itu.

“Minta sendiri saja ton, ke mbah salman atau ke orang tua nya, kan udh dewasa ngapain nyuruh aku. Jelasku.

“Yaa ngga gitu mas, kan yang deket sama keluarganya rani kan sampean” terang tono.

“Ribet amat sih lu ton, udah besar masa masih ngga berani” jawabku.

Memang tono jomblo sejati hingga umur 30, otaknya rada mesum tapi takut sama cewek, biasa karena dulu waktu sekolah tidak pernah satu kelas sama yang namanya perempuan.

Selang beberapa menit, tibalah mbah salman dengan membawa minuman hangat. Mbah salman berjalan masuk kedalam rumahnya untuk menaruh perlengkapan ibadahnya didalam.

“Mas.., sekarang jama’ah nya dimasjid mbah salman buanyak” Terang imron.

“Masa pron ??” Tanyaku.

]“Iya mas, tidak seperti waktu kita pertama kali kemari, jum’atan saja kurang dari sepuluh orang, mulai kemarin lusa aku dan mas Tono disini sudah mencapai lima shaf, yaa sekitar lima puluh satu orangan lah mas” jawab imron.

“Iya nak umar, betul kata mas imron, sejak meninggalnya kakaku masjidnya mulai ramai” terang mbah salman.

“Lohh, emang kapan meninggalnya mbah ?” tanyaku ke mbah salman.

“Sehari setelah mbah minta maaf ke kakak dan menyiram sekeliling masjid dengan bekas air whudlu nya kakakku, sebetulnya itu tujuannya apa mas yang sampean suruh itu ?” tanya mbah salman.

“Ohh itu mbah.., sebenarnya bekas air whudlu dari kakaknya mbah, itu adalah air yang dido’akan kakak mbah salman. Dengan sendirinya benturan energi jahat yang ditanamnya termakan oleh doanya sendiri. Semua akan kembali kepada yang membuat, energi jahat sebesar itu akan kembali mengenai orang yang menanamnya, karena mbah salman sudah bisa ikhlas, pasrah dan menyayangi orang yang memusuhi mbah salman. Aku sendiri juga tidak tahu mbah bakal terjadi seperti ini, padahal cara ini adalah cara yang dicontohkan oleh guruku saat aku belajar dulu.” Jelasku

Jam 6 pagi setelah kami berbincang-bincang diteras mbah salman, aku berjalan-jalan Bersama kedua kawanku ini, yaaa biasalah kami mengecengi rani karena requestnya. kelihatannya saat itu Tono berminat sama rani, tono pun sudah lebih dari cukup umur untuk waktunya berumah tangga. Disini aku berniat untuk membantunya untuk menyempurnakan imannya. Saat kami berjalan tepat didepan rumahnya, kami bertemu ibunya rani sedang menyapu didepan rumah.

“Buk, gimana kabar nya? udah sehat mbak rani ??” tanyaku.

“Sudah mas, pagi-pagi dari mana saja ini ? tanya ibunya rani mengikuti.

“Dari jalan-jalan bu” Jawabku.

“Ini buk, tono nyariin rani dari kemarin, katanya langsung ijaban saja sama mbak rani, ngga usah lamar-lamaran” terang imron.

“Ehh pron, jangan asal ngomong lu kalau bicara” Bentak tono, malu-malu dan mengharapkan.

“Iya buk, ini tono kelihatannya suka sama anak ibuk,” ucapku.

“Iya gak apa-apa kalo mau suruh keluarganya kemari kerumah ibu, toh mas tono juga orang nya baik” Jawab ibunya rani.

“Ohh ya udah buk kalau begitu, nanti biar saya secepatnya yang nganterin tono kemari sama bapaknya” kataku.

Kami kembali kerumah mbah salman, aku lihat mbah salman sudah menyiapkan makanan untuk kami bertiga.

“Mbah ,maaf selama ini aku ngerepotin mbah disini” kataku dengan sungkan.

“Nggak apa-apa nak umar, saya juga sangat berterimakasih, masalah bisa selesai satu persatu.” Jawab mbah salman.

“Kalau mbah salman ada waktu, silahkan main ke gubuk kecilku mbah.” Pintaku.

“Iya nak umar” jawab mbah salman.

Kriinggg… kriinnggg… krinnngggg….!!! ( suara ponsel tono berbunyi).

Kulihat Tono sedang mengangkat telponnya, sedang kami bertiga masih menikmati sarapan disiang hari dari mbah salman.

“Mas-mas, ini telpon katanya dari mas andi,” kata tono, sambil berjalan memberikan ponselnya kepadaku.

“Ohh iya mana? sahutku.

“Hallo, ini mas umarrr ?” tanya andi.

“Iya mas, ada apa.. ??” jawabku.

“Mas, mbak ane ini udah aku ikat dikamar tidurnya, kami semua sudah kuwalahan sejak tadi pagi , mas Umar kemana saja sama mas tono kok baru bisa dihubungi ?” tanya mas andi.

“Ohh iya, soalnya tadi habis jalan-jalan, emangnya ada apa mas ?” jawabku.

“Ini sudah aku ikat pakai rantai mas, tadi aku ikat dengan rafia terus terakhir pakai tampar tapi tali – tali itu putus semua mas karena kekuatannya mbak anne. Soalnya ini tadi leaknya dari kemarin ngamuk mas, suara mbak ane jadi besar, dan hanya bilang, malam ini malam terakhir!

Maksudnya gimana mas? Tanyaku dengan menghentikan sarapanku

Malam ini mbak Anne akan dijadikan tumbalnya.” Jelas mas andi.

Aaaaaaakkkhhh…..tolong mas….teriak pria dan wanita dari dalam telepon andi

Sudah mas, cepet kesini!!!! Jawab andi dengan cepat dan menutup telponnya

Ya udah mas aku langsung kerumah sampean sekarang. Jawabku

Tuuuutttttttt………..!!!

Waktu itu aku langsung membereskan perlengkapannku dan meminta ijin ke mbah salman untuk pamit.

“Mbah saya mau pamit langsung mbah, mau kerumah Anne, katanya malam ini mau dibunuh dan dijadikan tumbal,” kataku ke mbah salman.

Sejenak mbah salman diam sambal menundukkan kepalanya serta jari-jarinya menghitung sesuatu yang tak kumengerti.

“benar nak malam ini, adalah malam bulan purnama sempurna. Upacara mereka biasanya dilakukan dimalam seperti ini.”Jawabnya

“sekarang kamu cepat balik kerumah temennmu nak dan hati-hati! suruh mbah salman.

“Ton.. ton..pron, ayo cepat kemasi barangmu, kita kerumah anne sekarang” kataku dengan tergopoh-gopoh.

“Lah ada apa mas ?” tanya tono.

“Udah nanti dijelaskan dijalan.” Sahut imron.

Kami bertiga langsung meluncur kerumah ane, diwaktu perjalanan kuceritakan kondisi Anne dan andi kepada tono dan imron, karena hari itu aku merasa sangat genting sekali. Aku suruh waktu itu tono memacu mobilnya dengan kecepatan penuh agar bisa menyelamatkan hidup Anne.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
demen.forte dan 21 lainnya memberi reputasi
22 0
22
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 10:45
Thansk gan..udah update
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jaya.adhi dan 3 lainnya memberi reputasi
3 1
2
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 12:25
lanjuetkeuuunnn
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 13:15
Mamtul ga...
Lanjutken...
Gelar tiker dah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 14:14
mantap dah....sudah bisa update......semangat ya gan...terimakasih atas update yg sangat menguras perasaan...seakan akan benar2 terjadi...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 15:15
Izin gelar tikar ya Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
HANTU 1 TRILIUN [TAMAT]
06-12-2019 15:57
trims agan/sista atas apresiasinya...🙏,
ni kan mau ending...kira2 endingnya gmn ya menurut agan sista / silent reader dimari???

1.umar menang dan ambil uang hidup bahagia
2.umar kalah, mati dapat santunan dr keluarga anne.
3.umar sama anne mati semua
4...selanjutnya silahkan di isi menurut keyakinan masing2...emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bankempez dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Halaman 44 dari 50
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
pamer-calon-bojo
Stories from the Heart
partitur-partitur-sri
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
relakan-aku
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia