Tech
Batal
KATEGORI
link has been copied
5070
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56d97b2d14088d2c108b4568/panduan-ups---part-1
Disclaimer: Sebelum anda membaca panduan ini, perlu diketahui saya bukanlah insiyur elektro atau ahli elektronik yg mengerti 100% tentang UPS. Panduan ini ditujukan kepada orang awam, kalo ada yg terlewatkan adalah semata untuk pertimbangan kesederhanaan dan kemudahan untuk dibaca dan dimengerti dan untuk tujuan fokus pada pembahasan UPS. Panduan ini jauh dari sempurna so please no complaining, ko
Lapor Hansip
04-03-2016 19:10

Panduan UPS

Disclaimer:
Sebelum anda membaca panduan ini, perlu diketahui saya bukanlah insiyur elektro atau ahli elektronik yg mengerti 100% tentang UPS. Panduan ini ditujukan kepada orang awam, kalo ada yg terlewatkan adalah semata untuk pertimbangan kesederhanaan dan kemudahan untuk dibaca dan dimengerti dan untuk tujuan fokus pada pembahasan UPS. Panduan ini jauh dari sempurna so please no complaining, koreksi dengan data valid sangat disarankan.


Pertanyaan seputar ups bisa disampaikan di forum ini, yg bertanya via pm tidak akan direspon...


PRINSIP KERJA UPS


Setiap PC membutuhkan daya listrik. Kalau aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power nya tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan dengan aman, dan komputer dapat dimatikan dengan benar. Jadi fungsi UPS itu BUKAN agar user tetap dapat bekerja.

UPS memiliki dua sumber daya listrik : Primary Power Source dan Secondary Power Source. Salah satunya berasal dari main power (stop kontak / PLN), satunya dari baterai UPS. Di dalam UPS terdapat Switch yang mengatur sumber daya listrik mana yang digunakan untuk menyediakan suplai listrik ke beban (PC). Jika Primary Power Source tidak berfungsi, Switch akan mengaktifkan Secondary Power Source secara otomatis. Begitu juga sebaliknya jika Primary Power Source sudah kembali berfungsi.

PSU komputer membutuhkan arus listrik AC, sedangkan arus listrik dari baterai adalah DC. Oleh karena itu, di dalam UPS terdapat Inverter yang mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Di dalam UPS juga terdapat Rectifier yang mengubah arus AC dari main power menjadi arus DC untuk mengisi baterai pada saat main power bekerja.

Panduan UPS - Part 1

Gambar 1 : Diagram paling simpel dari UPS

Udah pake UPS pas listrik mati kok PC tetep restart? Jangankan pas PLN mati, pas PLN hidup aja PC bisa restart sendiri.

Ada beberapa jenis gangguan suplai daya listrik ke PC antara lain :

1. Noise
Ini kalo tegangan (voltase) naik/turun tapi cuma sedikit (persentasenya kecil). Kalo standar 220 volt, sekitar 200 - 240 volt itu masih bisa dianggap noise. Kalopun selisih banyak, biasanya bertahap (gak langsung drop banget atopun tinggi banget). Noise yang macem begini biasa diatasi pake AVR. Tapi ya itu, AVR pun ada kelasnya. Ada yang cuma model sirkuit harga 50 ribuan, ada yang servo-motor harga 200 ribuan, ada yang ferro-resonant harga 700 ribuan (untuk 500VA semua loh). Ada harga ada rupa lah. PSU yang bagus juga biasanya sanggup ngatasi masalah Noise walopun gak pake AVR di luar PC.

Panduan UPS - Part 1

Gambar 2 : Sinyal AC yang terganggu oleh Noise

2. Blackout
Ini kalo main power (PLN) tidak bekerja. Fungsi dasar UPS untuk mengatasi Blackout. Kalo mau ngetes fungsi UPS yang paling dasar ini ya cabut aja kabel power UPS nya dari stop kontak pas komputernya nyala. Tinggal diliat komputernya mati/restart gak.

3. Brownout / Sag
Ini kalo tegangan (voltase) dari main power turun (drop) dan naik lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Dropnya bisa nyampe separo dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Kita kadang bisa mendeteksi adanya Brownout ini ketika lampu di ruangan seperti berkedip.

Penyebab Brownout pada umumnya adalah karena ada tambahan beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya ada yang nyalain mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar. Tambahan bebannya itu gak harus di rumah / kantor kita lho, bisa aja tetangga kita yang nyalain mesin trus pengaruh ke listrik kita lewat jaringan PLN.

Brownout ini lebih berpotensi menimbulkan masalah dibanding Blackout. UPS murahan belum tentu bisa ngatasi masalah Brownout ini. Yang harus diingat, kemampuan UPS untuk mengatasi Brownout ini TIDAK BISA dites dengan cara memutus main power ke UPS & menyambungnya kembali walaupun dalam waktu yang sangat singkat. Dulu UPS yang kualitasnya kurang bagus saya colokin ke stavolt, komputernya dinyalain, trus power switch dari stavoltnya di-off & on-kan secepat mungkin, komputer gak mati / restart. Tapi pas lampu di ruangan kedip, komputernya tetep restart juga.

4. Surge & Spike
Kebalikan dari Brownout / Sag, ini kalo tegangan (voltase) dari main power melonjak dan turun lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Naiknya bisa nyampe puluhan kali dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Jadi kalo tegangan normal listrik kita 220 volt, surge ini bisa bikin jadi 2000 volt atau bahkan 10000 volt.

Penyebab Surge pada umumnya adalah karena ada berhentinya beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya pas mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar dimatiin. Surge juga bisa terjadi ketika main power kembali nyala setelah terjadinya Blackout.

Istilah Spike lebih sering dipake untuk lonjakan tegangan akibat petir (lightning strikes). UPS berkualitas tinggi biasanya juga dilengkapi dengan Surge Protector.

JENIS - JENIS UPS

Pada dasarnya, UPS cuma ada 2 jenis, yaitu OFFLINE dan ONLINE. Perbedaannya adalah pada sumber daya listrik mana yang jadi Primary Power Source, mana yang jadi Secondary Power Source.

Pada UPS jenis OFFLINE, sumber listrik primer adalah stop kontak / PLN, sumber listrik sekunder adalah inverter (dari baterai). Beberapa yang termasuk istilah lain ataupun varian dari OFFLINE UPS ini antara lain : Standby UPS, Ferroresonant-Standby UPS, Line-Interactive UPS, Voltage & Frequency Dependent (VFD) UPS, Voltage Independent (VI) UPS.

Karakteristik penting yang ada pada Offline UPS adalah adanya Switch Time atau Transfer Time, yaitu waktu yang diperlukan oleh Switch untuk pindah dari sumber listrik primer ke sumber listrik sekunder pada saat sumber listrik primer dianggap gagal berfungsi, sehingga ada jeda waktu dimana beban tidak mendapat listrik.

Panduan UPS - Part 1

Gambar 3 : Offline UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder


Offline UPS generasi sekarang biasanya memiliki Transfer Time kurang dari 4 milidetik (4 ms). Cukupkah Transfer Time segitu? Tergantung PSU nya. Di PSU ada spesifikasi Hold Time atau Holdup Time yang menunjukkan berapa lama PSU masih bekerja sebelum benar - benar mati jika aliran listrik terputus.

Penjelasan soal Hold Time atau Holdup Time bisa dilihat di threadnya Bung Khurios2000 yang udah di-sticky. Yang penting Transfer Time nya UPS harus lebih kecil daripada Hold Time nya PSU. Adanya Transfer Time membuat sebagian orang tidak menganggap Offline UPS sebagai UPS karena tidak benar - benar "uninterruptible".

Sepanjang pengalaman saya, Transfer Time 4 ms biasanya cukup untuk PSU abal-abal sekalipun. Cara membuktikannya ya sama dengan cara membuktikan kemampuan UPS mengatasi Blackout seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Pada UPS jenis ONLINE, sumber listrik primer adalah inverter (dari baterai). Inverter bekerja terus - menerus menyediakan listrik dari baterai untuk beban (PC), sedangkan rectifier dari AC ke DC bekerja terus - menerus untuk mengisi baterai. Itu sebabnya juga disebut DOUBLE CONVERSION UPS atau DOUBLE CONVERSION ONLINE UPS. Kalau main power tidak berfungsi, hanya rectifier dari AC ke DC yang berhenti bekerja, sedangkan kerja inverter tidak berubah (tidak ada Transfer Time / Switch Time). UPS jenis ini juga disebut Voltage & Frequency Independent (VFI) UPS karena tegangan dan frekuensi outputnya tidak dipengaruhi oleh input.

Pada Online UPS juga terdapat Switch yang otomatis mengambil aliran listrik dari sumber listrik sekunder (langsung dari PLN) jika inverter / baterai tidak bekerja. Biasanya Switch ini juga bisa difungsikan secara manual (manual bypass) untuk maintenance baterai. Tidak adanya Transfer Time / Switch Time membuat sebagian orang menyebut Online UPS sebagai "True UPS".

Panduan UPS - Part 1

Gambar 4 : Online UPS
Garis putus - putus menunjukkan sumber listrik sekunder



SPESIFIKASI UPS

Kalo milih UPS, ada spesifikasi yang bisa dibaca di box / manual / website nya. Di sini cuma dibahas beberapa spesifikasi yang penting untuk diperhatikan.

1. UPS Type / Topology
Jenis UPS ini yang paling penting. Intinya: ONLINE atau OFFLINE? Biasanya, kualitas inverter di Online UPS secara umum lebih baik daripada di Offline UPS. Hal ini karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang - kadang dan dalam waktu yang relatif singkat. Jadi kalo kualitasnya gak persis ama listrik PLN ya dianggap gak terlalu berisiko merusak PC. Beda dengan Online UPS yang inverternya bekerja terus - menerus, jadi kualitas outputnya harus bener - bener bagus.

2. Load Rating (Capacity & Run Time)
Kapasitas UPS tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Mau dipake berapa PC? Total daya berapa Watt? Yang harus diingat, kapasitas UPS (juga perhitungan beban) ini bisa dinyatakan sebagai Apparent Power, bisa juga sebagai True Power.

True Power = Power Factor x Apparent Power

Biasanya Apparent Power dinyatakan dalam satuan VA (Volt-Ampere), sedangkan True Power biasa dinyatakan dalam satuan Watt. Jadi ada UPS yang nulis spec Maximum Load-nya 600VA (480 Watt). Artinya Apparent Power = 600VA, True Power = 480Watt, Power Factor = 0,8. Kalo di spec UPS cuma ada Apparent Power (pake satuan VA), untuk amannya ambil Power Factor (faktor daya) = 0,6.

UPS yang bagus biasanya dia punya tabel / gambar Run Time seperti ini.

Panduan UPS - Part 1
profile-picture
profile-picture
twaw dan aksa123 memberi reputasi
4
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 250 dari 254
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
19-11-2019 20:18
Balasan post venantius
@venantius
udah di balik tetap aja masih nyetrum
ini kalo malam tegangan sekitar 230-235v pas maen pc dengan ups tadi kenapa jadi hampir 240v kadang jg naik turun
kira2 maslaah di cou atau ups saia yah?
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
19-11-2019 20:42
Gan kalo PC hard crash atau GPU crash itu penyebabnya PSU kah? beberapa hari ini buat ngegame crash terus ini GPUnya

Ryzen 3 2200g
RX 570
Cougar VTE 500w
Diubah oleh Sikucrutz
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
19-11-2019 21:02
Quote:Original Posted By caesar21
@venantius
udah di balik tetap aja masih nyetrum
ini kalo malam tegangan sekitar 230-235v pas maen pc dengan ups tadi kenapa jadi hampir 240v kadang jg naik turun
kira2 maslaah di cou atau ups saia yah?

yg nyetrum itu UPS nya atau PC nya? kalo PC yg nyetrum, coba dari PSU nya dicolok langsung ke wall outlet, masih nyetrum juga ga?

Quote:Original Posted By Sikucrutz
Gan kalo PC hard crash atau GPU crash itu penyebabnya PSU kah? beberapa hari ini buat ngegame crash terus ini GPUnya

Ryzen 3 2200g
RX 570
Cougar VTE 500w

salah kamar kayaknya, coba tanya ke thread PSU atau GPU.
Kalo menurut ane sih kemungkinannya banyak, bisa juga dari driver atau gpu nya sendiri yg bermasalah.

Diubah oleh mcloud.int
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
20-11-2019 00:15
Balasan post caesar21
@caesar21 Coba ditelusuri satu persatu untuk merunut penyebab nyetrumnya itu ada dimana. Dimulai dari UPS nya dulu yang di cek. Hubungkan UPS ke wall outlet, untuk kabel PC jangan dicolok ke UPS nya dulu.

Pakai testpen, cek terminal ground di soket outlet yang ada di panel belakang UPS nya. Terminal ground ini biasanya terhubung antara soket inlet - body/casing - soket outlet. Apabila dilihat digambar itu yang ditandai huruf E

outlet-inlet


Normalnya sih ini nggak ada strumnya (kalau di tespen nggak nyala lampunya), apabila instalasi wall outletnya terpasang kabel arde. Tapi kalau instalasi wall outletnya nggak terpasang kabel arde, terkadang bisa sedikit nyetrum, dan kalau di testpen biasanya lampunya menyala redup.

Karena biasanya baik UPS ataupun PSU ada "arus buangan" yang berasal dari komponen di bagian main filternya. Oleh karena itu terkadang pada instalasi tanpa arde, efek nyetrum ini bisa hilang kalau posisi colokan ke wall outletnya dibalik (L jadi N, dan N jadi L).

Apabila sampai pengecekan ini nggak nyetrum casing UPS nya, atau lampu di tespen nggak nyala saat testpen dicolok ke terminal E dari soket outlet UPS nya. Maka kemungkinannya sih setrum timbul dari PSU di PC nya.

Tegangan 230 - 235 V itu dari wall outlet PLN atau dari output UPSnya? Karena jarang menemukan tegangan listrik PLN sebesar itu, apalagi kalau malam. (Di daerah saya malah biasanya kalau malam itu rata-rata tegangan hanya sekitaran 195 - 210 V).

Tapi kalau itu adalah tegangan output dari UPS atau stabilizer memang biasanya sih antara 230 - 235V.

edit: bbcode gambar + spoiler








Diubah oleh venantius
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
22-11-2019 14:22

Ganti Baterai UPS APC

permisi Gan, numpang tanya...

apakah ada yg sudah pernah ganti baterai UPS APC ?
type nya "APC Back-UPS RS 550VA LCD, Master Control - BR550Gi".
apakah ada service center resmi nya APC di Jakarta?
kira2 kalau ganti baterai berapaan ya...?

terimakasih sebelumnya.
Diubah oleh noboyzband
0 0
0
Lihat 1 balasan
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
22-11-2019 17:38
Balasan post noboyzband
Cari aja batere nya di lapak yg jualan ups di tokped/BL, ada yg jenis compatible atau yg ori. Kalo mau yg ori bisa cari di lapak "APC Official Store" di tokped, harga pastinya lebih mahal dari yg compatible.
Diubah oleh mcloud.int
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
22-11-2019 18:21
Quote:Original Posted By mcloud.int
Tinggal cari aja batere nya di lapak yg jualan ups di tokped/BL, ada yg jenis compatible atau yg ori. Kalo mau yg ori bisa cari di lapak "APC Official Store" di tokped, harga pastinya lebih mahal dari yg compatible.


ane gak bisa ganti baterai nya gan..emoticon-Big Grin
pengen nya sih yg ada toko nya lgsg ganti..
sip, thanks infonya gan..coba ane liat² dulu yg di tokped/BL
0 0
0
Lihat 1 balasan
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
22-11-2019 18:30
Balasan post noboyzband
itu UPS nya kan ada slot buat batere nya, mestinya gak susah kalo bongkar pasang sendiri. Coba cek di manual nya. Di youtube mestinya juga ada video tutorial nya.
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
23-11-2019 07:42
Gan, UPS yang bagus untuk PlayStation 4 apa ya? emoticon-Smilie

UPS LAPLACE MPX bagus ga?
0 0
0
Lihat 2 balasan
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
24-11-2019 23:43
Balasan post navacuy
Quote:Original Posted By navacuy
Gan, UPS yang bagus untuk PlayStation 4 apa ya? emoticon-Smilie

UPS LAPLACE MPX bagus ga?


untuk PS4, saran ane pake APC SMT1000i atau SMT1500i emoticon-Big Grin
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
24-11-2019 23:51
Balasan post navacuy
Asal output watt UPS nya udah diatas konsumsi watt PS4 + device lain yg dibackup (kayak TV/monitor mungkin) ya ga masalah.
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
26-11-2019 13:10
Saya di Jogja.
Minta rekomendasi UPS + PSU 450W yang kompatibel.
Masing2 < 750rb.
Rencananya buat i5-9400f + GTX 1660 super.

Saya ke thread PSU malah direkomendasikan PSU APFC.
Saya baca di sini, PSU APFC ngak kompatibel dengan PSU murah (ngak pure sine wave).

Makasih
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
28-11-2019 12:23
gan tanya dong emoticon-Malu (S)
PC saya skrg pake PSU Seasonic Focus Gold 650W, utk UPS yang bagus harga below 2jt apa ya? emoticon-Embarrassment

makasih gan emoticon-Malu (S)
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
28-11-2019 14:38
Quote:Original Posted By neko
Saya di Jogja.
Minta rekomendasi UPS + PSU 450W yang kompatibel.
Masing2 < 750rb.
Rencananya buat i5-9400f + GTX 1660 super.

Saya ke thread PSU malah direkomendasikan PSU APFC.
Saya baca di sini, PSU APFC ngak kompatibel dengan PSU murah (ngak pure sine wave).

Makasih

ane sendiri pake UPS simulated sinewave dgn PSU APFC, pemakaian udah 2 thn gak ada masalah sama sekali. Sebenarnya kasus masalah PSU APFC dgn UPS non-pure sinewave itu tergolong jarang sekali. Kalo agan khawatir ya coba minta garansi retur ama penjualnya kalo seandainya UPS nya setelah ditest ternyata nggak cocok ama PSU nya.


Quote:Original Posted By green.seed
gan tanya dong emoticon-Malu (S)
PC saya skrg pake PSU Seasonic Focus Gold 650W, utk UPS yang bagus harga below 2jt apa ya? emoticon-Embarrassment

makasih gan emoticon-Malu (S)

Tergantung pengertian bagus itu gimana, apa perlu yg ada indikator dan lampu2an, dukungan software, atau yg ada slot batere nya? Kalo cuma perlu sekedar buat backup pas mati lampu doang sih coba cari aja ups merek cyberpower atau apc. Model apa pun gak terlalu masalah, yg penting output watt ups nya diatas 650w.
profile-picture
neko memberi reputasi
1 0
1
Panduan UPS - Part 1
28-11-2019 16:28
Quote:Original Posted By mcloud.int
Tergantung pengertian bagus itu gimana, apa perlu yg ada indikator dan lampu2an, dukungan software, atau yg ada slot batere nya? Kalo cuma perlu sekedar buat backup pas mati lampu doang sih coba cari aja ups merek cyberpower atau apc. Model apa pun gak terlalu masalah, yg penting output watt ups nya diatas 650w.


buat backup sih gan pas mati lampu emoticon-Hammer (S)
itu cyberpower / apc mahal bat ya emoticon-Frown
kalo prolink itu bagus gak gan?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
28-11-2019 16:34
Balasan post green.seed
kalo ane lebih saranin kedua merek itu, tapi kalo mau coba prolink juga gapa2 sih, setidaknya itu bukan merek lokal emoticon-Big Grin
Diubah oleh mcloud.int
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
06-12-2019 05:20
ups untuk 1unit server dell t5600+switch+pc client 10unit@150w dengan budget 3juta ada ga ya?
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
07-12-2019 10:12
Tanya gan, ini ada temen yg nawarin ups sua1000i seken 900rb

Kira2 kalo seken gini yg perlu dicek apaan yak?

Untuk spek beban sih PSU bronze corsair 450W ngangkat i5 9400F, RX 560. Monitor pake LG 24mp88

Atau mending cari baru aja?
0 0
0
Lihat 6 balasan
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
07-12-2019 18:30
Balasan post ragilt1
Mungkin kondisi batere nya aja yg bisa agak drop, tergantung seberapa sering pemakaian batere nya oleh temen agan itu. Coba ditest aja dgn simulasi kasus mati lampu pas main game, jadi pc nya dipake buat main game yg agak berat, terus cabut colokan ups ke outlet nya biar ups nya jalan di batere. Terus shutdown pc nya, atau bisa coba biarin pc nya nyala terus sampai low battery warning di ups nya muncul kalo agan mau cek daya tahan batere nya. Kalo semua aman ya berarti kondisi ups nya mungkin masih fit.
Diubah oleh mcloud.int
0 0
0
Panduan UPS - Part 1
Lapor Hansip
08-12-2019 07:47
Balasan post ragilt1
@mcloud.int Emang ciri2 UPS udah ga fit selain ga bisa backup apa gan? apa bakal ada gejala kek monitor kek glitch/kesemutan gt?
0 0
0
Halaman 250 dari 254
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Handphone & Tablet
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia