Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
103
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dccbe94f0bdb2295c17cd91/lawan-hoax-dan-pembodohan-part--1--hati-hati-dgn-kata-quotfaktaquot
Dengan adanya internet dan media sosial, maka semua orang bisa ber-opini dan memiliki panggung untuk didengar. Berita dan informasi-pun muncul dari berbagai sumber, baik yang formal maupun sumber yang informal.
Lapor Hansip
14-11-2019 09:40

Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").

Past Hot Thread
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
gbr diambil dari : maxmonroe.com


Majunya teknologi dalam bidang komunikasi, membawa umat manusia menjelajahi satu ranah yang baru dalam aspek kehidupan-nya.

Sebelum ada internet dan media sosial, sumber berita tentang berbagai macam peristiwa, terbatas pada media-media besar seperti koran, majalah dan TV. Sumber informasi-informasi mengenai pengetahuan, terbatas pada lembaga-lembaga pendidikan. Tidak banyak orang yang memiliki akses untuk menyuarakan pendapat-nya ke khalayak umum.

Dengan adanya internet dan media sosial, maka semua orang bisa ber-opini dan memiliki panggung untuk didengar. Berita dan informasi-pun muncul dari berbagai sumber, baik yang formal maupun sumber yang informal. Di antara informasi yang beredar pun, ada yang benar dan ada yang tidak. Ada tulisan yang mencerahkan, ada pula tulisan yang menyesatkan. Ada pesan yang membawa kedamaian, ada pula pesan-pesan yang membawa kebencian.

Jika dahulu pemerintah bisa mengontrol berita dan informasi yang beredar, dengan memberlakukan UU seperti SIUPP,  komite pengawas seperti KPI, dst; maka sekarang pengawasan dan penertiban seperti itu hampir tidak mungkin lagi dilakukan. Kita juga tidak boleh menafikan, bahwa sejarah pun mencatat insiden-insiden di mana pemerintah sebuah negara melakukan propaganda dan penyesatan informasi untuk tujuan tertentu.

Sehingga melihat semua kemungkinan ini, maka bagaimana kita memilah tentang benar atau tidaknya sebuah informasi, baik atau buruknya sebuah pesan, sebenarnya kembali pada diri kita masing-masing yang menerima-nya.

Meski mungkin tulisan ini tidak menarik, tapi ada keinginan dari penulis, semampunya dan dengan segala keterbatasan, berusaha menyumbangkan sebuah tulisan yang moga-moga, bisa berbagi pikiran tentang bagaimana kita berpikir secara logis dan kritis, dan mengenali kesalahan-kesalahan umum dalam berlogika, agar tidak mudah dipermainkan oleh penyesatan informasi, atau penggirinan opini.

Ada dua kejadian di kaskus ini yang mendorong saya untuk menulis dan kebetulan dua kejadian ini bersinggungan dengan kata sakti yang sama, yaitu "FAKTA".

--------------

Fakta yang tidak bisa dikonfirmasi kebenaran-nya.

Yang pertama adalah ketika dalam sebuah perdebatan, saya kurang lebih mengeluarkan pernyataan, bahwa perlu ada kerja keras untuk menghasilkan suatu kesuksesan.

Sementara lawan debat saya berusaha menyanggah dengan argumen, bahwa ada kondisi di mana kerja keras tak memiliki arti, dan kemudian dalam salah satu usahanya menyanggah dia mengeluarkan sebuah pernyataan hiperbolis, yang kurang lebih mengatakan, "...anggota hewan kerjaanya molor doamg mental tikus digaji miliaran perbulan tukang batu mental.baja digaji 100.000 perbulan. Fakta! "

Yang tentu saja saya jadikan bahan guyonan, karena bagi mereka yang sudah bekerja dan berurusan dengan pekerjaan sipil bangunan, tentunya tahu gaji rata-rata mereka yang bekerja di level terbawah di bidang itu, yang jauh lebih tinggi dari 100.000 per bulan.

Akan tetapi, trik-trik seperti ini dalam kenyataan-nya sering berhasil menggirin opini masyarakat, apalagi ketika "fakta" yang disajikan sulit untuk diperiksa kebenaran-nya.

Kata "fakta" sering menjadi sebuah kata sakti, untuk mendukung sebuah narasi atau argumen, dan pendengarnya seringkali terlena, lupa bahwa "fakta-fakta" yang dijadikan sebagai pilar untuk mendukung narasi itu, belum bisa mereka konfirmasi kebenaran-nya.

Misalnya seorang tokoh bisa dengan mudah mengatakan, "Negara kita sedang diserbu oleh tenaga kerja asing. Kami mencatat ada puluhan juta tenaga kerja asing yang tidak memiliki keahlian khusus sudah masuk dan bekerja di sini."

Sebagai orang awam, yang tidak memiliki akses pada data-data ke-imigrasi-an, ketenaga kerjaan dan sebagainya, tentu sulit bagi kita untuk menelusuri benar atau tidaknya, lontaran "fakta" seperti ini. Sehingga kemudian, tidak sedikit orang yang memasrahkan logika-nya pada reputasi orang yang berbicara, dan "fakta" yang belum dikonfirmasi ini pun ditelan mentah-mentah, dianggap sebagai sebuah kebenaran.

Atau pada peristiwa ketika ada seorang tokoh, membuat video, di dalamnya dia melambai-lambaikan dua lembar kertas dan membuat pernyataan bahwa pemerintah Indonesia sudah mencekal dia, sehingga dia tidak bisa pulang kembali ke Indonesia.

Bagaimana kita bisa meng-konfirmasi-kan kebenaran "fakta" ini, sementara dua lembar dokumen tersebut tidak bisa kita baca apa isinya, tidak bisa kita telusuri kebenaran-nya, siapa yang mengeluarkan? Instansi mana yang bertanggung jawab? Dsb.

-------------

Konfirmasi bias, penggunaan sebagian dari keseluruhan fakta yang justru menghasilkan penyesatan.

Yang kedua adalah ketika baru saja membaca sebuah trit yang di judulnya menggunakan kata-kata yang sama "Fakta", dan ketika saya membaca isinya, maka terjadi penyajian fakta yang tidak lengkap dan berakhir dengan pergeseran serta pengaburan makna antara fakta, hipotesa dan opini.

Misalnya dikatakan : fakta bahwa berhubungan suami-isteri di luar pernikahan, lebih gampang hamil dibandingkan dengan berhubungan suami-isteri di dalam pernikahan.

Argumen-nya dibangun di atas dasar bahwa ada banyak hubungan di luar pernikahan yang menyebabkan kehamilan, disandingkan dengan fakta bahwa ada banyak pasangan suami-isteri yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan.

Kedua hal tersebut adalah fakta yang bisa kita saksikan.

Namun ada kesalahan dalam berlogika di sini, karena fakta-fakta yang disajikan hanya sebagian kecil dari keseluruhan gambaran. Misalnya tidak diperhitungkan adanya fakta-fakta, bahwa banyak juga pasangan suami-isteri yang dikaruniai momongan hanya beberapa bulan, atau bahkan sebulan setelah mereka menikah. Tidak dibandingkan pula, mereka yang berhubungan di luar pernikahan, tetapi tidak hamil.

Padahal untuk mengambil kesimpulan secara benar, seharusnya ada perbandingan data dan fakta yang jelas.

Ada berapa persen dari mereka yang berhubungan di luar pernikahan lalu hamil dibandingkan dengan yang berhubungan badan di luar pernikahan dan tidak hamil.

Ada berapa persen dari mereka yang setelah menikah kesulitan untuk mendapat keturunan?

Setelah data-data itu terkumpul, barulah kita bisa mengatakan, apakah berhubungan badan di luar pernikahan, lebih rentan untuk hamil.

---

Atau pada sebuah trit yang lain, sempat ada beberapa aku yang membuat pernyataan bahwa, "Faktanya yang menyebut dirinya Islam moderat hanya diam saja ketika terjadi tindakan intoleran dan radikalisme."

Ini pun sebuah bentuk konfirmasi bias, karena meskipun memang benar bahwa ada dari mereka yang Islam moderat yang diam. Tetapi tidak disebutkan fakta-fakta lain, bahwa kita yang bukan Islam pun juga banyak yang diam. Diam karena tidak tahu apa yang harus diperbuat. Diam karena rasa takut dan cemas. Dan banyak alasan lain.

Tidak disebutkan pula, fakta-fakta akan ada banyak tokoh-tokoh dan organisasi-organisasi Islam moderat yang bekerja keras untuk memerangin intoleransi dan radikalisme.

---

Jadi fakta yang benar pun bila disajikan hanya sebagian-sebagian, tanpa memperhatikan fakta-fakta lain yang kontradiktif terhadap logika/persepsi/narasi yang dibangun, akhirnya menjadi sebuah kebohongan yang lebih kejam daripada fakta yang tidak bisa dikonfirmasikan kebenaran-nya.

Seperti memasukkan racun ke dalam makanan, maka kebohongan yang diselipkan di antara fakta-fakta, seringkali jauh lebih mematikan, karena korban-nya tidak sadar dia sedang meng-konsumsi sebuah penyesatan.

------------

Jadi dari sekilas apa yang saya amati di media sosial, atau setidaknya di Kaskus, ada tulisan-tulisan dan komentar-komentar yang dengan beraninya menyematkan label "Fakta" pada pernyataan yang mereka buat.

Dan ada pula pembaca-pembaca yang cukup lugu untuk menelan bulat-bulat "fakta" yang disajikan.

Lalu bagaimana cara kita sebagai pembaca dan konsumen informasi dalam menanggapi berbagai "fakta" yang berseliweran di dunia ini?

1. Pastikan ada beberapa sumber referensi yang dicantumkan.

2. Jangan malas untuk meng-click sumber referensi, lihat apakah sumber referensi-nya itu kredible dan baca apa yang ada di sana, sudahkah penulis mengutip dan memahami informasi di sana dengan benar.

3. Gunakan fasilitas google untuk mencari sendiri sumber referensi mengenai topik yang sama.

4. Gunakan logika anda, masuk akal atau tidak "fakta" yang dilemparkan itu.

5. Periksa kembali logika anda, adakah fakta-fakta lain di luar sana, yang tidak sesuai atau bertentangan dengan fakta yang disajikan. Pastikan anda tidak menjadi korban dari bias konfirmasi.

Bisa jadi fakta yang disajikan itu benar, tapi ada fakta-fakta lain yang dilewatkan dan dibutuhkan cara memandang permasalahan yang lebih menyeluruh untuk mengungkap kebenaran yang sebenar-benarnya.

6. Sebagai manusia ada kalanya kita di posisi, di mana kita memang tidak mampu untuk mengetahui benar atau tidak-nya sebuah informasi. Mungkin ada banyak informasi yang saling bertentangan yang muncul dari sumber-sumber yang sama-sama memiliki kredibilitas dan alur logika yang kuat.

Maka dalam kondisi ini, yang sebaik-baiknya kita lakukan adalah menunggu dengan pikiran yang terbuka, hingga fakta-fakta-nya menjadi lebih jelas. Bila perlu, ambil langkah-langkah yang paling logis dan bijaksana, berdasarkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi.

-------------------------------

Sekian untuk kali ini, masih banyak jebakan-jebakan penyesatan dengan bentuk yang berbeda, di luar sana.

Harapan saya, kita sekalian, menjadi lebih bijak dan tidak mudah jatuh ke dalam hoax dan penggiringan opini, yang akhirnya hanya merugikan kita sendiri.

Bagi kaskus reator, harapan saya, hasilkan konten-konten yang bermutu.

Kalau tulisan anda sifat-nya adalah informasi, lakukan tugas anda sebagai seorang penulis untuk menelaah lebih lanjut informasi tersebut. Lakukan investigasi meskipun hanya lewat google, karena sudah ada banyak sumber referensi yang kredibel di luar sana.

Kalau memang sifatnya hanya untuk menghibur, jangan pula membingkai-nya seolah-olah itu sebuah berita atau tulisan yang sifatnya informatif.

Kalau itu bukan sebuah fakta, tapi sebuah opini, maka jangan lupa untuk menjelaskan, bahwa tulisan ini adalah sebuah opini pribadi.

Dst.

Sumber referensi : pengalaman pribadi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agungdar2494 dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Halaman 1 dari 6
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 09:55
harus dikroscek sampai detail, atau nanti jatuhnya hoax emoticon-Big Grin
Sedekah BATA ya gansis, terima kasih. emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fikarzz dan 10 lainnya memberi reputasi
0 11
-11
Lihat 8 balasan
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 10:01
Crossy Road apk is a game to bring chickens across the road extremely attractive on the iOS platform. Recently this game has been available on the Android platform, opening up more opportunities for gamers to experience more. https://apkxyz.com/apk/crossy-road-apk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
monkeydragonrf dan 4 lainnya memberi reputasi
0 5
-5
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 10:13
Balasan post AkuSedih
Quote:Original Posted By AkuSedih
harus dikroscek sampai detail, atau nanti jatuhnya hoax emoticon-Big Grin
Sedekah BATA ya gansis, terima kasih. emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)


Ane suka heran sama yang suka ngumpulin bata. Ada alasan khusus kah?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
onee643 dan 3 lainnya memberi reputasi
3 1
2
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 10:16
Balasan post AkuSedih
@lonelylontong bata dong gan, jangan cindul. emoticon-Embarrassment
karena ane suka merah, darah kita merah, mawar merah.
merah itu berani, merah itu tegas.
0 0
0
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 10:34
Balasan post AkuSedih
Quote:Original Posted By AkuSedih
@lonelylontong bata dong gan, jangan cindul. emoticon-Embarrassment
karena ane suka merah, darah kita merah, mawar merah.
merah itu berani, merah itu tegas.


Kirain ente mau renovasi rumah....
emoticon-Goyang

Hijau itu alam, hijau itu segar, hijau itu menenangkan. Daun-daunan warnanya hijau. Coba tinggal di dalam satu ruangan yang full warna merah. Bandingkan kalau ruangan itu diwarna hijau.

Ane kasih cendol, karena hidupmu sudah terlalu merah gan.. emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
santoso2009 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 10:40
Balasan post AkuSedih
@lonelylontong jangan gitu dong. susah nih jadi anti mainstream. gak asik ah. so long, bye. gak mampir2 lagi deh.
profile-picture
profile-picture
cumanbisasr dan lonelylontong memberi reputasi
1 1
0
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 12:20
Balasan post AkuSedih
Quote:Original Posted By AkuSedih
harus dikroscek sampai detail, atau nanti jatuhnya hoax emoticon-Big Grin
Sedekah BATA ya gansis, terima kasih. emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)



kadang udh di kroscek aja ternyata masih hoax, wadidaw kannn.. udah ane kasih bata gann wkwkw
profile-picture
AkuSedih memberi reputasi
1 0
1
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 16:01
harus berdasarkan bukti bukti dan referensi yang nyata dan sumber yang jelas
profile-picture
profile-picture
riskywira dan lonelylontong memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 16:06
Balasan post sagutumbuk
Quote:Original Posted By sagutumbuk
harus berdasarkan bukti bukti dan referensi yang nyata dan sumber yang jelas


Kalau untuk isu2 politik, bagus juga cari sumber dari kedua belah pihak spy lebih berimbang + butuh logika soalnya isu politik jarang yg netral.

Kalau untuk informasi2 ilmiah lebih gampang, soalnya jelas sumber yg kredibel kurang lebih ya itu2 aja.
profile-picture
santoso2009 memberi reputasi
1 0
1
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
14-11-2019 16:07
Balasan post lonelylontong
Quote:Original Posted By lonelylontong


Kalau untuk isu2 politik, bagus juga cari sumber dari kedua belah pihak spy lebih berimbang + butuh logika soalnya isu politik jarang yg netral.

Kalau untuk informasi2 ilmiah lebih gampang, soalnya jelas sumber yg kredibel kurang lebih ya itu2 aja.


iya harus ada dari dua sisi masing masing pemberi informasi
0 0
0
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 17:38
Quote:Original Posted By lonelylontong
Ane suka heran sama yang suka ngumpulin bata. Ada alasan khusus kah?


Lebih ke tantangan.
Dulu, dapetin cendol bata sama2 susah.
Sekarang, dapetin fullbar cendol gampang.
Fvckbar in bata yang susah. Bersabar dan berjuang.
So lonely red,,,,,,,
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rafif1380 dan 4 lainnya memberi reputasi
0 5
-5
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 17:47
Quote:Original Posted By lonelyqueen999
Lebih ke tantangan.
Dulu, dapetin cendol bata sama2 susah.
Sekarang, dapetin fullbar cendol gampang.
Fvckbar in bata yang susah. Bersabar dan berjuang.
So lonely red,,,,,,,
emoticon-Traveller


Ane bantuin deh emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
santoso2009 memberi reputasi
1 0
1
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 18:31
Quote:Original Posted By lonelylontong
Ane bantuin deh emoticon-Blue Guy Bata (L)


Makaci, lonelylontong,,,,,,
emoticon-Kiss
0 0
0
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 18:39
Quote:Original Posted By lonelyqueen999
Makaci, lonelylontong,,,,,,
emoticon-Kiss


Sesama lonely kan kudu saling membantu emoticon-Ngakak
profile-picture
santoso2009 memberi reputasi
1 0
1
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
14-11-2019 19:52
Quote:Original Posted By lonelylontong
Sesama lonely kan kudu saling membantu emoticon-Ngakak


Ai baru mau ngmong gitu udah lu duluin,,,,,,, emoticon-Ngakak (S)
We're the lonely-mate
emoticon-Shakehand2
profile-picture
lonelylontong memberi reputasi
1 0
1
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
15-11-2019 16:06
Susah gan diimplementasikan untuk kondisi masyarakat Indonesia yg terpecah seperti sekarang ini.
Yg menganggap apa yg dipercayai golongannya aja yg benar
emoticon-Kiss
profile-picture
profile-picture
santoso2009 dan lonelylontong memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
15-11-2019 16:33
Balasan post ahlifosil
Quote:Original Posted By ahlifosil
Susah gan diimplementasikan untuk kondisi masyarakat Indonesia yg terpecah seperti sekarang ini.
Yg menganggap apa yg dipercayai golongannya aja yg benar
emoticon-Kiss


Mmm.... semua orang pasti punya kecenderungan untuk punya bias pada saat mendengar suatu informasi.

Contohnya ane, kalau denger ada orang film cerita soal yg mistis waktu lagi bikin film horor, pasti pikiran ane yg pertama kali muncul, "Ah... promosi..."
emoticon-Wakaka

Tp ya... gmn ya, cm berusaha sharing aja sih, saling mengingatkan. Kali2 aja ada yg cocok ama tulisan ane, terus jadi lebih kritis kalau baca info, atau terima "promo". Kemudian nggak jadi gampangan melabeli sesuatu itu "bener"/"salah"/"ajaib"/"aneh"/dst, tanpa ada waktu jeda untuk mencoba dipikirkan lagi dulu.

Kl dikatakan fakta, sdh-kah fakta itu dikonfirmasi? Sumber-nya siapa? Kalau opini, meskipun kedengaran-nya bener, coba dipikir lagi, apa sdh disajikan semua fakta, atau dia pilih2 dlm menyajikan fakta. Dst.

Spy ga terlalu gampang digiring dan diprovokasi orang.

Suka2 ane lihat di kaskus, gampang amat komentar, "Wah, iya ya, bener juga ya."

Pdhl ane klik sumber referensi-nya,
1. Sama persis dgn isi trit.
2. Sumber-nya sama ga jelas-nya dgn isi trit-nya. Yg penting pasang dulu "Fakta!"
3. Dan kalau dibaca, rasanya dangkal amat gitu ya. Males mikir, langsung aja dilabeli, ajaib, mujizat. Judul yg klik-bait, itu gpp, biar orang baca, tp isi jangan juga terlalu dangkal. Kan lebih oke, kalau judul-nya klik-bait, tp isinya mendidik, ngajak orang mikir.

---

Kl cm di kaskus mah mendingan, sering2 kan yg telat mikir ini bahkan berujung pada tragedi. Ada orang teriak, "Tangkep tuh maling! Barusan ngambil bla bla di bla bla"

Bak! Bik! Buk! dah dipukulin, disiram bensin, terus dibakar. Eh, ga taunya itu tukang service yg lagi jemput barang servisan dari customer, dan mampir sebentar buat <...>. Terus, cm minta maaf, dan bilang khilaf gitu?

Atau kejadian orang dituduh dukun santet dan dihakimi masa, dsb.

Yg begini2 ini kan kudu diberantas. Yg emosinya udah sumbu pendek, gampang meleduk. Goblok pula, otak jarang dipakai. Nyawa orang jadi korban.

Ini yang level lokal, belum kalau level-nya naik ke nasional. Ane ga mau sebut karena banyak penggiringan opini itu yang isu-nya sensitif. Tp yg mau buka mata dan mikir, pastinya bisa ngeh, "Ada yg aneh nih."

Minimal kaskuser deh, mulai belajar kritis. Baik penulis maupun pembaca.
profile-picture
profile-picture
santoso2009 dan ahlifosil memberi reputasi
2 0
2
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
22-11-2019 00:08
Iya bener, jaman serba digital skrg ini informasi bergerak sgt cepat.
Macam di WA aja. Paling sering d WAG yg byk share info itu entah atw hoax. Kadang maen sebar aja. Ga d croscheck dulu emoticon-No Hope

Quote:
profile-picture
profile-picture
santoso2009 dan lonelylontong memberi reputasi
2 0
2
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
22-11-2019 00:17
fanatik + hoaks
dunia persilatan makin menjadi jadi
profile-picture
profile-picture
santoso2009 dan lonelylontong memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Lawan Hoax dan Pembodohan (Part -1 : Hati-hati dgn Kata "FAKTA").
Lapor Hansip
22-11-2019 00:22
Balasan post AkuSedih
https://www.instatracker.org/?hash=x1ajqbD5
0 0
0
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia