alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
289
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc4d5bd7e3a727a032ab2c1/gara-gara-bercadar-asn-di-rsud-purwokerto-dikenakan-sanksi-oleh-bkd-jateng
Seorang perempuan berprofesi perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Margono Soekarjo Purwokerto dikenakan sanksi, karena diketahui memakai cadar saat bekerja.
Lapor Hansip
08-11-2019 09:41

Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng

Past Hot Thread

Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng

Seorang perempuan berprofesi perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Margono Soekarjo Purwokerto dikenakan sanksi, karena diketahui memakai cadar saat bekerja. Sanksi dijatuhkan karena yang bersangkutan sudah beberapa kali diperingatkan namun tidak dihiraukan.

"Sudah kami pindahkan tugas dari perawat sekarang menempati bagian administrasi," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng Wisnu Zahro di Semarang, Kamis (7/11).

Dia menyebut sebagai bagian pelayanan masyarakat bahwa aparat sipil negara (ASN) dalam melakukan aktivitas kerja tidak boleh menutupi wajahnya. Dia akhirnya memberi pilihan alternatif kepada perawat yang bersangkutan memilih melepaskan cadar atau ke luar sebagai pegawai negeri.

"Kami tegur agar melepaskan cadar saat kerja. Tapi perawat itu tetap masih menutupi wajah dengan masker," jelasnya.

Pihaknya saat ini masih terus melakukan pembinaan terhadap ASN perempuan tersebut agar bersedia melepaskan penutup wajah.

"Kami bina terus dan berikan penyadaran bahwa tindakan yang dilakukan harus sesuai ketentuan berlaku," terangnya.

Terkait jumlah ASN yang mengenakan cadar di Jateng, kata Wisnu hanya ada satu orang saja. Sedangkan lainnya mematuhi ketentuan yang ada.

"Jadi untuk ASN laki-laki soal mengenakan celana cingkrang tidak ada larangan," ungkapnya.

Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng, Samsul Huda mengaku sanksi yang dilakukan BKD merupakan langkah tepat jika mengacu pada aturan berpakaian bagi PNS.

"Bukan masalah penggunaan cadar, tapi penegakan aturan berseragam di institusi pemerintah," kata Samsul Huda.

sumber

Perawat itu pakaiannya warna putih.
Pasien di RS liat mahluk pake cadar baju putih bukannya sehat malah jantungan

emoticon-Bingung
Diubah oleh phenex.unicorn
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kagemane4869 dan 52 lainnya memberi reputasi
49
Tampilkan isi Thread
Halaman 13 dari 15
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 20:57
Quote:Original Posted By kelilipan.duren
Labelisasi gmn? Yg pake cadar teroris?
Stigma bukan urusan yg nilai, tp yg dinilai.
Gua item, ngomong gua keras. Ke sunda ya gua belajar lemes lah. Itu kewajiban gua selain sosial jg didukung kemampuan ilmiah gua, yaitu adaptasi.

Kalo lu ASN, ya harus ikuti aturan.
Selama ini gak larang ASN berjilbab.
Tp kasus berniqab atau bercadar udah dari zaman jebot.
Karena ASN terutama fungsionalitas harus transparan. Kalau mau totalitas, ya keluar dari ASN karena lu pergi ke luar tanpa mahram malah dilarang.


Pertama, gw hanya mengingatkan bahayanya kalo udah saling tempel label. Kalo lo pake ini, lo pasti ini. Nah, misal ini dibiarkan, babay lah sudah demokrasi yang intinya hidup damai dalam perbedaan itu.

Kedua, stigmatisasi itu masalah. Stigmatisasi itu diskriminasi. Lo item, pernah rasain sesuatu yg gak enak karena item? Gw sipit dan gw pernah rasain akibat karena itu. Dan itu gak enak. It's not a good act dan cuma bikin chain of vengeance. Saling mendendam aja akhirnya.

Ketiga, kalo stigmatisasi cuma urusan yang dinilai, emang yang menilai gak pernah salah? Jangan sampai menjadi berpikir sempit mengenai kebenaran. Kita mengulang kesalahan bomber2 itu kalo diterusin. Cuma beda cara aja.

Keempat, setuju. Memang harus adapt dgn sekitar. Ini masukan yg sangat baik utk mereka (cadar-er). Tp solusinya jgn tdk boleh bercadar, seandainya mereka harus bercadar. Tp tdk boleh eksklusif dlm bercadar. Lo bercadar, tp masih bisa ketawa ketiwi sm tmn yang tidak bercadar dgn baik. Inget, ttg criminal acts, don't hate the man, hate the acts. Nah, hal yang sama berlaku. Bikin regulasi supaya mereka bs bersikap dalam koridor yg diinginkan, jgn sasar identitas orangnya.

Kelima, gw setuju misal udah aturan (dresscode) ya diikuti saja. Seterpaksa apapun, ya konsekuensi pilihan. Yg gw masalahin cm motif dan konsekuensi pelarangan ini nantinya, kalau meluas.

Terakhir, mari bicara santun. emoticon-Smilie
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 20:58
Yaaa bisa buat pembelajaran gan, jangan diributin mulu.
Solusi sudah ada semua tuh,
Mulai pake masker hingga resign
emoticon-Kissemoticon-Kiss
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan phenex.unicorn memberi reputasi
2 0
2
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:12
Quote:Original Posted By kelilipan.duren
Labelisasi gmn? Yg pake cadar teroris?
Stigma bukan urusan yg nilai, tp yg dinilai.
Gua item, ngomong gua keras. Ke sunda ya gua belajar lemes lah. Itu kewajiban gua selain sosial jg didukung kemampuan ilmiah gua, yaitu adaptasi.

Kalo lu ASN, ya harus ikuti aturan.
Selama ini gak larang ASN berjilbab.
Tp kasus berniqab atau bercadar udah dari zaman jebot.
Karena ASN terutama fungsionalitas harus transparan. Kalau mau totalitas, ya keluar dari ASN karena lu pergi ke luar tanpa mahram malah dilarang.


Mantulll om... Saya jadi keinget sama Crosshijaber... Laki yg pakai cadar buat meluk perempuan.
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:14
Quote:


Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng


Liputan6.com, Riyadh - Suatu pagi pada Mei 2019 di Riyadh; Manahel Otaibi (25) yang baru saja kembali ke Arab Saudi setelah menyelesaikan studinya di China, berpakaian untuk pergi ke gym.

Dia mengenakan celana jins dan T-shirt, meraih tasnya dan keluar. Abaya-nya, kain serba hitam yang merupakan pakaian adat untuk perempuan di Arab Saudi, ia tinggal di rumah.

Hal itu mungkin tampak sepele, tetapi bagi Otaibi, yang selama bertahun-tahun diwajibkan mengenakan abaya, itu tidak lain adalah kemenangan pribadi, demikian seperti dikutip dari the Los Angeles Times.

Sejumlah perempuan Arab Saudi saat ini mulai memilih mengenakan pakaian yang, jika mereka kenakan beberapa tahun lalu, bisa membuat mereka bermasalah dengan polisi moral lokal.


Banyak kaum Hawa yang meninggalkan abaya hitam polos tradisional mereka --sebuah gamis longgar yang menutupi seluruh tubuh yang wajib dipakai semua perempuan Arab Saudi di depan umum demi mematuhi norma kesusilaan lokal.

Sebagai gantinya, mereka memilih alternatif lain bernada 'konservatif-kreatif-kekinian': seperti baju parasut sporty, jubah dengan potongan modern-bernuansa-bisnis, dan bahkan kimono --Donna Abdulaziz melaporkan untuk the Wall Street Journal, disadur pada Minggu (6/10/2019).

Atau seperti Manahel Otaibi, benar-benar 'cuek' berpakaian sebagaimana perempuan berbusana dengan sopan pada umumnya.

Perubahan gaya berbusana di kalangan perempuan muda Saudi telah menarik gerutu dari beberapa kelompok konservatif, termasuk perempuan yang sebagian besar dari mereka masih memakai abaya hitam tradisional.

Di luar kota yang relatif kosmopolitan seperti Jeddah atau Riyadh, perempuan masih bisa menghadapi persekusi karena melanggar aturan berpakaian yang berakar dalam tradisi Saudi.

Tetapi beberapa perempuan Saudi mengatakan mereka merasakan norma budaya berubah, sejak Putra Mahkota dan pemimpin de facto Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bergerak untuk membuka masyarakat konservatif ini ke dunia luar dan secara umum menjadikannya 'sedikit' lebih liberal ketimbang Saudi beberapa dekade silam.

Perempuan telah diizinkan mengemudi di jalan-jalan Saudi, jogging di jalan-jalan umum di kota Saudi yang kosmopolitan, dan bekerja di pekerjaan yang dulu disediakan hanya untuk pria, seperti militer dan polisi.

Soal berpakaian abaya, memang tidak ada hukum yang mengatur dalam undang-undang Saudi. Akan tetapi, pada praktiknya, persekusi berlaku umum.

Namun, dalam sebuah wawancara dengan CBS News pada 2018 silam, Pangeran Salman mengatakan bahwa "baik laki-laki maupun perempuan harus berpakaian sopan ... tetapi Islam tidak secara partikular mewajibkan (perempuan) harus mengenakan abaya atau mengenakan penutup kepala," ujarnya seperti dikutip dari the Telegraph.

"Keputusan sepenuhnya menjadi tanggung jawab perempuan untuk memutuskan jenis pakaian sopan dan terhormat apa yang ia pilih untuk dipakai," lanjut sang putra mahkota Arab Saudi.



Adalah hal natural, kata sejumlah perempuan Saudi, untuk menemukan pengganti abaya yang bergaya atau praktis ketika mereka mulai menegaskan diri mereka di ruang publik yang lama tertutup bagi ekspresi identitas dan kepribadian feminin.

Sarah Taibah, aktris berusia 30 tahun di Jeddah, mengatakan dia mulai mengenakan cardigan panjang atau kimono sebagai pengganti abaya sekitar empat tahun lalu.

Dia telah merasa nyaman dalam melanggar adat-istiadat Arab tersebut dan mengenakan mantel musim gugur kuning selutut dengan celah di samping ketika dia ber-skateboard untuk pergi bekerja.

"Saya merasa, itu menjadi lebih dapat diterima secara sosial dan orang-orang membuka diri," kata Taibah tentang mengenakan sesuatu di luar abaya.

Pada sebuah konser musik di Jeddah baru-baru ini, para perempuan muda duduk di atas bahu pria dan mengenakan abaya yang longgar dan berwarna, dipakai secara terbuka sehingga pakaian mereka di baliknya terlihat. Video-video itu beredar luas di media sosial.

Doha Nahas, perencana acara berusia 30 tahun, pernah dikecam karena mengenakan pakaian selain abaya hitam, seperti kimono cetak bunga fuchsia-nya. Perempuan yang konservatif akan mendekatinya di mal dan memperingatkannya untuk berpakaian lebih sederhana.

"Sekarang, tidak ada lagi yang melihat (dan kemudian mencerca)-mu," kata Nahas. Dia belum membeli abaya dalam beberapa tahun, lebih suka cardigan panjang atau kimono dari merek Eropa seperti Zara atau Topshop.

"Faktanya, lebih banyak perempuan justru mendatangi saya untuk bertanya dari mana saya mendapatkan kimono ini," katanya.


Nahas dan lainnya mengatakan mereka merasa mengalami sebuah pemberdayaan (empowered) ketika Pangeran Bin Salman mengatakan pada 2018 bahwa abaya tidak wajib di bawah hukum Saudi atau Islam. Dia mengatakan perempuan harus "mengenakan pakaian yang sopan dan terhormat," sebagaimana laki-laki juga diwajibkan akan hal itu.


Laki-laki Saudi umumnya mengenakan tunik sepanjang pergelangan kaki yang menutupi lengan mereka. Tapi itu opsional, dan mereka bisa berpakaian sesuai keinginan mereka selama mereka menutupi perut (pusar) dan hingga di bawah lutut.


Tradisi Impor Sejak Kesultanan Ottoman, Kini Berubah...

Perempuan Saudi telah mengenakan abaya sejak sebelum kerajaan itu disatukan pada 1932, sebuah tradisi yang diimpor dari Turki pada masa pemerintahan Kekaisaran Ottoman.


Mereka telah lama beradaptasi untuk gaya hidup mereka sendiri, kata Khadija Nader, seorang dosen di Universitas Umm Al Qura di Mekah yang telah menulis tentang sejarah pakaian tradisional Saudi.

Pada awal 2000-an, perempuan Saudi mulai mengenakan abaya dengan warna netral seperti krem. Pada 2010, abaya biru, merah anggur, dan hijau muncul, dengan potongan yang lebih ramping (slim-fit) dan dihias dengan ikat pinggang yang semakin diterima secara sosial.

Momen titik balik datang pada 2016, ketika Raja Salman mempreteli kewenangan polisi agama dari kekuatan penangkapan, yang secara efektif menghilangkan 'momok' menakutkan dari lembaga yang kerap menegakkan norma berpakaian bagi masyarakat Saudi.

Hampir segera, perempuan menjadi lebih nyaman mengenakan jilbab mereka dengan longgar atau tidak sama sekali, sementara yang lain mulai bereksperimen dengan jaket, kimono dan abaya yang menunjukkan pergelangan kaki dan betis.

Pelunturan Tradisi?

Abaya tradisional tetap menjadi pilar norma budaya bagi perempuan. Di sebuah festival musim panas di Taif, sebuah kota di puncak gunung yang konservatif yang terletak 100 mil jauhnya dari Jeddah, hampir semua perempuan mengenakan abaya tradisional, banyak di antaranya dengan penutup wajah yang disebut niqab.

"Saya tidak percaya mengenakan abaya berwarna adalah hal yang benar. Mereka mencolok dan tidak pantas," kata Maram Mohammad, 27, yang menghadiri festival bersama keluarganya. "Abaya hitam dengan penutup kepala (niqab) dan wajahnya (burqa) mewakili identitas Saudi, dan sangat menyedihkan bahwa kami kehilangan itu."

Marka antara abaya kreatif dan yang tidak senonoh tetap kabur, tetapi pemerintah melonggarkan aturan berpakaiannya yang ketat dan menjauh dari abaya tradisional.

Setelah mengumumkan akan menawarkan visa kepada wisatawan untuk pertama kalinya, pemerintah mengeluarkan pedoman kesopanan publik baru yang mengatakan bahwa "perempuan bebas memilih pakaian yang sopan."

Definisi kesopanan publik tetap terbuka untuk interpretasi pribadi otoritas lokal. Beberapa menerapkan secara longgar, namun yang ketat, masih ada.

Baru-baru ini, seorang reporter televisi menghadapi reaksi di media sosial dan berujung pada investigasi pemerintah daerah di Saudi ketika dia mengenakan abaya putih yang terbuka di tengahnya, memperlihatkan celana jins ketat. Dia melarikan diri dari negara itu, menurut laporan media setempat.

Para penguasa kerajaan yang sangat konservatif ini telah memenjarakan dan menyiksa para aktivis hak-hak perempuan, The Wall Street Journal melaporkan, mengutip keluarga para tahanan. Tetapi pemerintah Saudi secara terbuka mendukung apa yang disebutnya inisiatif pemberdayaan perempuan, dan baru-baru ini mengizinkan perempuan dewasa untuk bepergian dengan bebas tanpa izin dari wali laki-laki.

Beberapa merek abaya melayani semakin banyak perempuan di dunia kerja Saudi. Tingkat partisipasi tenaga kerja kaum Hawa naik hampir 9% pada 2018, kata pemerintah.

Orange Blossom, merek di Jeddah dan Riyadh, mendesain abaya modern yang menampilkan kerah, kancing, saku, dan lebih pendek. Zeina Adra, pendiri dan perancang merek, mengatakan penjualan naik 30% tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu, dengan abaya modern sepanjang pergelangan kaki dan betis mewakili 85% dari total penjualan.

Manahel Otaibi masih mengenakan abaya untuk bekerja, dan meskipun beberapa perempuan telah bergabung dengan mereka dalam berbusana abaya modern, ia yakin bahwa pada akhirnya, pemerintah perlu menghapus ambiguitas untuk apa yang dia sebut sebagai "interpretasi pribadi."

"Jika peraturan dikeluarkan tentang hal itu, itu akan membuat segalanya lebih mudah," katanya.

Namun demikian, tidak ada yang berencana untuk kembali mengenakan abaya.

"Yang saya tahu adalah bahwa saya berhasil menunjukkan kebenaran, bahwa tidak ada hukum yang mengkriminalisasikan seseorang karena mengenakan sesuatu selama pakaian itu sopan," kata Otaibi.

"Pada akhirnya aku tidak melakukan kesalahan."

Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
Perempuan Arab Saudi jogging di jalanan Distrik Al-Balad, Jeddah, Kamis (8/3). Aksi ini dilakukan dalam memperingati Women's Day atau Hari Perempuan Internasional. (Amer HILABI/AFP)




Diubah oleh daimond25
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:17
Di masjid aja cowo barcadar masuk area cewek apalagi diarea kerja. Bisa digantiin orang lain itu yang cadaran
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:34
Pake cadar jgn di sini, noh di jazirah arab
Pake kebaya its ok lah emoticon-Big Grin
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:47
cadar berguna cuma utk yg cantik,ditutupi biar ga mengundang nafsu.lah klo jelek bercadar fungsinya apa?
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan nasrul.putra memberi reputasi
2 0
2
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:50
cadar sono aja di arab nohh.. emang kita bs kenal klo orang pake cadar.. klo suudzon ga boleh.. mending ga usah lah pake cadar..pindah negara aja
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 21:53
Quote:Original Posted By rendtz
cadar berguna cuma utk yg cantik,ditutupi biar ga mengundang nafsu.lah klo jelek bercadar fungsinya apa?


lu kira keburukan kagak butuh ditutupin emoticon-Big Grin

para gordener dilingkungan gw 80% tobrut body michelin emoticon-Big Grin
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
1 0
1
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 22:00
emang rada seram sih liat yg bercadar2 ninja..ada perasaan yg gak wajar gitu
di tempat gue dl ada tetangga yg pake seragam ninja, sekeluarga pake, kalau berpapasan terus disenyumin gak tw gue klu dibalas apa kagak emoticon-Wakaka terus gak tw jg ini emaknya neneknya atau anaknya emoticon-Wakaka serba salah emoticon-Wakaka terus yg cowok2nya asli gak mw bergaul sama sekitaran, untung kalau kata org indonesia ada kata "seimin", pdhl klu cinak kapir biasanya lsg dituding gak mw bergaul/bersosialisasi
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 22:31
Quote:Original Posted By bibirtembem
Sunnah yg lain aja ga ada apa??

Ini masalah identitas gan.. masalah interaksi dan pengenalan (muka). Komunikasi jadi bener2x trbatas klo lo pake cadar. Sense of knowing someone jadi bener2x hilang karena antara 1 org dgn org lain identik. Ga ada pembeda sama sekali. Lo ga bakal tau siapa yg nyuri dompet / hp lo klo disekeliling lo pake cadar semua. Ga ada yg tau siapa dibalik cadar tsbt.

Kalau misal dia ASN apalagi pejabat lvl tinggi yg punya kuasa memutuskan (dan ttd) akan sangat riskan jika apabila ybs bercadar dan ada org lain yg sengaja bercadar dan mwmberikan tanda tangan palsu.

Selama yg wajib ga dilarang (hijab) ya ga masalah toh. Kenapa manusia selalu ribet ya urus beginian (khususnya pakaian).

Kalau mau full syariat, mending wanita ga usah kerja. Sono di rumah urus anak, masak, nyuci, dsb. Kerja hanya untuk pria dan wanita sama sekali ga boleh keluar rumah kecuali didampingi suami atau sdr laki2xnya.

Jngn munafik dong jadi manusia.


Setuju banget.

Sebagai makhluk sosial, dimana interaksi sosial adalah bagian darinya.. komunikasi yang baik tentunya dwngan melihat lawan komunikasi kita. Mengetahui siapa lawan komunikasi kita. Lah kalo serba tertutup, ya susahlah buat berinteraksi. Males juga ketika kita berinteraksi dengan orang yang kita gak tau itu siapa. Karena kita gak bisa mengidentifikasi lawan komunikasi kita.

Dalam konteks pekerjaan, selama digaji oleh tempat kita bekerja, ya ikutin aja rules nya. Gak suka atau ngotot make aturan kita? Jangan salahin atau baper kalo kita ditegur keras atau dipecat karena gak mau ikutin rules.

Dalam hal kerja di rumah sakit, coba deh sebutkan rumah sakit mana yang ada perawatnya pakai pakaian khas hijab lebar dan bercadar? Atau katakanlah bermasker terus menerus? Perawat lho ya. Bahkan sekelas rumah sakit syarief hidayatullah yang memang rumah sakit islami, gak ada yang seperti itu. Berkerudung iya, berpakaian longgar iya, tapi hijab lebar dan bermasker terus menerus?? Pasien juga perlu tau siapa yang merawatnya selama di rumah sakit. San secara psikologis, perawat dianjurkan untuk bersikap ramah, selalu tersenyum dan memberikan energi positif sehingga pasien menjadi lebih semangat untuk sembuh.

Gitu sih gan..

emoticon-Shakehand2
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 22:41
Quote:Original Posted By utjuph
Lama2 gw mikir sekian lama baca disini ttg polemik ini.

Argumen utama yg pro : 'Setiap perusahaan / tempat ada dresscodenya, jadi ikuti. Kalau gak mau, keluar'.

Jd emang maksa ya ini. Wkwkw....

Gw cuma penasaran, kenapa blm ada dr Islam yang jawab

'Lo ngaku Islam, Islam punya dresscode juga lah. Trus lo bilang gak usah ikutin. Mendingan lo keluar aja, jgn ngaku Islam'

Nah lo, gmn klo ad yg bgt?


Aturan itu memang bersifat memaksa alias wajib ditaati
Klo yg ga bersifat memaksa itu anjuran namanya
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 22:48
Quote:Original Posted By lupa.nama.
Negri dagelan emoticon-Tai
Katanya mayoritas umat muslim
Lihat asn bercadar aja phobia

Anjing emoticon-fuck2

Indonesia Islam KTP (liberal dan sekuler) pecinta dunia emoticon-Tai


Liat noh Tajikistan, juga Mesir yg melarang pakai cadar....banyak muslimnya ato kafirnya?
Diubah oleh cadelistomark2
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
1 0
1
Lihat 5 balasan
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
08-11-2019 23:39
0 0
0
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
Lapor Hansip
08-11-2019 23:51
Balasan post cadelistomark2
menurut mereka* islamnya kurang kaffah gan emoticon-Goyang emoticon-Goyang
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
1 0
1
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
Lapor Hansip
08-11-2019 23:58
Balasan post djoekondelongop
Ati2 banyak buzzer zionis yg ngerasa paling muslim terus ngapir2in umat Islam yg lain ..begitu mo disikat langsung auto NKRI
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
1 0
1
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
Lapor Hansip
08-11-2019 23:59
Balasan post sunkistparadise
@sunkistparadise sebenernya mereka super minor sok ngerasa mayor
profile-picture
kanzaki memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Halaman 13 dari 15
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.