Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
79
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dbafce109b5ca7aee2638b4/kala-di-malam-pergantian-tahun-true-story
Belum lama saya menikmati pemandangan yang ada, saya terfokus pada satu titik diatas monumen. Sosok itu melintas diatasnya. Terbang. Melintas dari arah barat menuju ke timur. Bentuknya seperti siluet ular bermahkota dikepalanya, terbang melintas begitu saja. Saya terperangah, bengong melihat apa yang terjadi, merinding kembali menyelimuti, saya tak bisa berkata apa-apa. itu apa?
Lapor Hansip
31-10-2019 22:25

Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)

Past Hot Thread
Kala di Malam Pergantian Tahun


Selamat malam jumat agan sista semua yang suka menikmati malam jumat dalam kengerian cerita Horor(bukan cerita Cinta wal perkimpoian emoticon-Big Grin)

Kali ini saya akan membawakan cerita sebelum kejadian "Perjalanan Pulang" dan "Kala Di Rawat Inap". Anggap saja sebagai flashback sebelum saya sampai di kampung halaman dengan banyaknya kejadian yang tak henti-hentinya menerpaku itu.

So langsoooong saja tak perlu berlama-lama ngasih prolog ahahhahaa

Cek cik cot

Eh

emoticon-Maluemoticon-Ngakakemoticon-2 Jempol




Quote:
Quote:
Belum lama saya menikmati pemandangan yang ada, saya terfokus pada satu titik diatas monumen

Sosok itu melintas diatasnya

Terbang

Melintas dari arah barat menuju ke timur

Bentuknya seperti siluet ular bermahkota dikepalanya, terbang melintas begitu saja

Saya terperangah, bengong melihat apa yang terjadi, merinding kembali menyelimuti, saya tak bisa berkata apa-apa


itu apa?

Dan yang membuat ini semakin aneh

Kenapa tak ada yang sadar bila ada sosok melintas lewat itu

Saya langsung kembali tancap gas dan pergi secepat saya bisa, saya juga tak menggubris jalanan yabg rusak atau tidak pokoknya saya terjang begitu saja



Kita akan kembali dalam waktu sebelum saya memutuskan untuk pulang

Nah kala itu saya ingat sekali, satu hari yang dinantikan semua orang.

Iya

Benar

Satu hari menjelang Pergantian Tahun

Saya masih ingat itu masuk di tahun 2014 yang akan berganti menuju tahun 2015

Saya masih sibuk dengan kepanitiaan yang dimana saya didaulat untuk mendidik kader-kader baru pengganti orang-orang lama yang dalam beberapa bulan akan lengser, dalam kurun waktu setengah tahun, saya sibuk berkelumit dengan mereka, banyak acara, banyak event, banyak pembelajaran softskill yang saya salurkan untuk mereka, sampai-sampai hari-hariku tak lepas dari mereka.

Sampai akhirnya tibalah mereka lulus dengan predikat memuaskan setelah final program dimana mereka ditantang untuk membuat event dengan budget minim dalam waktu sebulan, setelahnya mereka akan dilepas dan berjuang sendiri dalam organisasi yang nanti akan mereka pilih satu persatu. Saking seringnya kami bertemu, tidak jarang kami sering nongkrong bareng menghabiskan malam dengan bertukar pikiran, berargumen juga saling mengisi sampai pagi.

Ok
Back to the topic

Hahaha kebanyakan intermezo ya genks
Ok saya lanjutkan ke topic malam ini.

Sampailah kita di hari menjelang pergantian tahun, Rabu, 31 Desember 2014, awalnya kami tidak ada rencana untuk keluar, di kota Istimewa ini kalo sudah masuk malam Tahun baru pasti macetnya ngga ketulungan genks, mau menuju 0 km saja kami sangat males.

Biasanya kami kalau sudah kumpul bisa sampai 10-15orang, tergantung seberapa banyak yang ikut nimbrung dan pergi dengan urusan mereka masing-masing.

ada beberapa ladies dan para lelaki yang sudah jadi komplotan nongkrong kala itu, sebut saja Nila, ari, tsani, desi, lalu ada para makhluk Lanang jomblo ya ada Saya, Tyo, Adhi, Valdy,iwan, tri, dwi, topik, saiful, ahmad, dan tidar. Ya kurang lebih inilah personel lengkap kami kalau sedang nongkrong.

Kami berkumpul dari siang menjelang sore di burjo langganan dekat kampus (kalau disini mungkin terkenalnya Warteg ya genks, hampir-hampir miriplah emoticon-Big Grin menyediakan makanan dengan lauk pauk yang murmer pokokny dah) sebut saja Burjo AntiGalau(entah nyindir atau bagaimana ini nama burjo, tapi sesuai namanya si genks, disitu kami bisa lepas dari yang namanya galau tergantikan suka cita dan kegembiraan bila sudah nongkrong disitu)
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)

Saya Memesan menu makanan yang sudah jadi hal wajib diburjo yaitu nastel a.k.a nasi telor pake orek emoticon-Big Grin, sambil menunggu yang lain datang, saking gabutnya kami akhirnya tercetus rencana

Aku : ini beneran gamau ada acara kemana gitu?

Nila : sek pak e, aku tak pesen nasi omlet dulu baru bahas maen ( ini nila, cewe yang supel yang sering didaulat menjadi sekretaris ditiap event yang diadakan mereka emoticon-Big Grin)

Dwi : saya ngga bisa ikut kalo mau maen, ada urusan (ini makhluk baku, kenapa disebut begitu, karna apa yang di ucap selalu kata-kata baku, karna ketegasannya dia sempat didaulat menjadi ketua dievent final programnya)

Tyo :ke Bukit Bintang aja gimana? Mumpung masih jam setengah tiga kan belum macet-macet banget ( Si Item, karna emang dia item tinggi makanya sering disebut begitu, makhluk satu ini kreatif tapi ngga banyak ngomong)

Aku : ayo wae aku, yang penting minta BONCENG ya, Supra-ku ngga bakal kuat hahahhaa (maklum genk itu tempet nanjak, kasian motorku kalo dipaksainemoticon-Frown)

Adhi : yowes gas ae, val coba kontek iwan dkk yang anak Industri(teknik Industri maksudnya genks)biar makin banyak orangnya ( nah ini makhluk konyol, sesuai namanya dia suka ngebanyol dan ngga bisa diam, 80% energinya positif, saking positifnya dia ngga pernah yang namanya ngga senyum sumringah emoticon-Big Grin)

Valdy : yo bentar, tak kontek dulu si Iwan(si Batu, makhluk satu ini suoer ngeyel makanya dia dijuluki begitu sama yang lain emoticon-Big Grin)

Dan setelah perbincangan singkat itu, kami membulatkan tekad untuk menghabiskan Tahun baru di Bukit Bintang

***
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)

Dari burjo kami berpindah ke kosan Valdy yang tak jauh dari burjo tersebut.

Dwi : sambil nunggu mending kita maen basket dulu, tem lu bawa bolanya kan

Tyo : ada noh didalem

Adhi : ayolah basketan dulu dilapangan mumpung uda sepi tu parkiran(lapangan basketnya menyatu dengan parkiran genks, kalo sore biasanya dipake oleh UKM basket dihari-hari tertentu)

Aku : ok, sekali-sekali olahraga dulu, mau jadi aomine ye kan emoticon-Big Grin, Gimana aomine eh tem ahahha(kala itu Anime Kuroko no basket sedang hype genks, dan kami memang suka juga dengan olahraga satu ini)

Tyo : anjir dah Gue ngga sehebat itu ahahaha

Kami putuskan untuk bermain basket sampai yang lain datang

Satu jam berlalu

Karna cuaca menunjukan tak bersahabat ditandai oleh awan yang semakin gelap, kami putuskan untuk kembali ke kosan valdy.

Ari : aku ngga ikut yo, mau balik aja, kayanya mau ujan itu mendung uda gelap e( si Ari, dia ini kecil mungil tapi gesit, makanya dia didaulat untuk menjadi seksi perlengkapan dulu)

Desi : aku tak pulang juga yo pak hehe, ada ageda ( si manja, iya karna orangnya manja banget tapi pinter kalo diminta foto-foto, makanya dia jadi seksi dokumentasi)

Aku : lah yang cewe-cewe pada pulang semua ini?

Tsani : aku pulang juga kalo gitu(dia ngga banyak omong, tapi kalo sudah dilapangan dia jeli donk, makanya dia diseksi dikumentasi sama seperti desi)

Nila: lha do pulang kabeh, aku tak pulang juga wes, mosok aku cewe sendiri

Otomatis para ledies tidak jadi ada yang ikut karna satu persatu mereka gugur pulang ke pemukimannya masing-masing.
Tersisa saya, Adhi, tyo, Valdy yang akhirnya berpindah menunggu dikosan valdy.
Sambil menunggu yang lain, kami kembali berbincang-bincang dipelataran kosan.
Selang beberapa jam Si Iwan datang dari Bant*l, secara mereka selama berkuliah tinggal dikerabatnya yang berada disana jauhnya.

Valdy : weh, emang uda sembuh pit cacarmu (si Iwan sering dipanggil sipit karna matanya sipit genks emoticon-Big Grin)

Aku : Geceee juga ku pit, ngebut pasti lu ya

Iwan :Iyalah udah dikabarin buru-buru kesini, lagian naik motor pelan-pelan mah ngantuk gua

Adhi :Songong ntar mah teguling lagi wkwkwk, si Tri mana?

Iwan :Bentaran lagi ntar dia nyusul

Valdy :Beneran bentaran gak nih? Nanti lama keburu kemaleman langit nya dah mulai gelap tuh, dihubungi lagi dah wan
Sahut Rivaldy belum percaya

Iwan : Iya kagak percayaan amat lu dy

Valdy :Yaaa Namanya juga kan antisipasi kan yaa siapa tau kan ada halangan kan ya selama di jalan hehehe

"Yeeee Batuuu lagi kan"
Sahutku Iwan Adhi dan Tio secara kompak

Seperempat jam kurang sudah terlewati dengan senda gurau mendiskusikan singkat rencana untuk tahun baru dan yang ditunggu pun tiba, Tri datang dengan motor Satria FU nya.
Tri :“Assalamualaikum Suhu Suhuu”

Waalaikumsalam akhirnyaaa datang juga”
Jawab kami yang sudah dulu disana kompak

Iwan :“Tumben lama Tri”

Tri :“Biasa urusan tadi di rampungin dulu wan”

Aku :“Yaudah langsung gas yoo, tapi kok langitnya jadi gelap banget ya? padahal adzan maghrib aja belum lo? Tapi kok udah kaya malam ya?”

Tyo :“Kayaknya mau hujan nih?”

Valdy:“ngga ah palingan emang lagi gelap aja langitnya”

Adhi :“Yeee udah ajak lagi aja dah yang punya temen pawang ujan buat jaga-jaga”

Tak lama dari perbincangan itu, langit yang tertutupi awan hitam itu akhirnya menitikkan air matanya begitu saja.

Yah

Hujan turun begitu saja dengan derasnya

Membuat kami berenam kecewa dan bergegas masuk ke kosan, rencana yang telah disiapkam Gatot seketika.
Dan kami pun tertawa

Adhi: Gatot wes ahahhaha

Aku : wes GPP, kita hanya bisa berencana dan yang diatas yang memutuskan

Iwan : sensei-sensei, atap maksudmu ahahhaha

Aku : pokeran aja yok

"Ayo" serentak mereka menyambut saran yang saya lontarkan

Kami berenam mendekam dikosan valdy yang lumayan gelap karna penerangannya yang entah kenapa itu lampunya remang-remang, padahal itu lampunya uda yang paling terang, juga agak lembab temboknya, karna hujan membuat tembok tersebut semakin dingin. Ada kamar mandi yang blong tak ada pintunya dipojokan, Didepan kosannya tumbuh pohon bambu yang lumayan lebat, membuat suasana semakin lengkap seramnya, walaupun kami sudah biasa ngumpul sampai nginep disini, entah kenapa hari itu serasa berbeda, mungkin firasatku saja, iya mungkin

Maghrib-pun berkumandang, kami yang sedari tadi berkumpul diruang tengah mulai bergantian sholat dikamar tidur valdy.

Setelah antri, giliranku untuk bersembahyang, saya mencoba untuk kushu kala itu

Rakaat pertama saya jalankan dengan aman dan tenang

Hingga akhirnya

Saat masuk Rakaat kedua

Saya merasa ada yang ikut

Jadi makmum

dibelakang

Saya lihat

Dari lantai

Ada

Sesosok bayangan dibelakangku

Mengganggu fokus yang sedari tadi sudah saya bangun

Wush..

Korden jendela putih tulang itu tertiup angin tepat didepanku

Semakin memecah Fokus ini

Saya mencoba kembali untuk fokus dan menyelesaikan sholat maghrib ini

Saya Ruku'

Dan

Dia mengikuti

Saya semakin tak bisa berkonsentrasi karna hal itu

Semua kegiatan sholat yang saya lakukan

Semuanya

Ia ikuti

Layaknya makmum yang patuh mengikuti imam

Dan

Saat rakaat akhir dan salam saya ucapkan

Saya coba untuk menoleh ke belakang

Tapi

Tak ada sesosok yang saya rasakan ikut jadi makmum tadi

Saya heran

bercampur kaget

Merinding langsung menjalar disekujur tubuh ini

Dengan cepat

Saya langsung ngacir bergegas menuju ruang tengah

Adhi : ada apa pak?

Aku : GPP, ayo lanjot pokeran, ujannya belum berhenti-berhenti e

Valdy : haha ayolah lanjut

Adhi : halah-halah Gaje poll pak dirimu

(BTW genks, Saya disini sering dipanggil Bapak, Pak Tua ataupun Cumi oleh mereka, untuk panggilan terakhir karna dulu rambut ikal saya sering saya panjangkan yang jadinya bentuknya seperti tentakel cumi emoticon-Big Grin)

Saya mencoba untuk tidak bercerita kejadian itu, takut mereka nanti pada parno sendiri, walaupun belum tentu mereka akan percaya emoticon-Big Grin
Dan kami kembali menyibukkan diri dengan permainan kartu poker itu sambil membicarakan hal-hal tentang organisasi yang sedang mereka gandrungi itu.

***

Selang beberapa jam, kami terlarut oleh permainan tersebut sampai lupa waktu, tau-tau jam sudah menunjukkan pukul 9 malam lebih, hujanpun mulai mereda, kami yang sudah kelaparan memutuskan untuk mencari Burjo atau tempat makan.

Valdy : ayo makan, mumpung uda reda tu ujannya

Adhi : makan dimana enaknya?

Tyo : jangan ke burjo lagi, bosen woi

Aku : yowes ke Olala aja, jam segini masih buka disono, malah ada menu malem to disono

Iwan : wah bener pak, kesono aja, tapi jalan aja, Gimana? Biar menghayati lapernya ahahhaha, Gimana tri?

Tri : Manut

Sudah diputuskan, kami melangkah keluar dari kosan Valdy berjalan menuju Warung makan Olala ini, jaraknya tidak lumayan jauh tapi juga lumayan untuk olahraga malam haha

Kami berjalan menyurusi jalan kecil sebagai shortcut, jalan ini kalau malam agak gelap walaupun ditempat yang padat penduduk, entah kenapa disekitaran jalan itu ada beberapa rumah kosong yang dijadikan sebagai kontrakan

Kami melewati rumah-rumahan itu dengan santai dan senda gurau kami tanpa menghiraukan jalan yang ada

Saya yang berjalan dibelakang bersama tyo melihat tingkah laku mereka membuat saya dan tyo ketawa sendiri

Hingga

Wush..

Entah angin itu datang darimana
Padahal masih dalam keadaan gerimis

Dinginya

Serasa merasuk ke kulit

Dan

Tak lama

Dia lewat begitu saja

Sekelebat dengan cepatnya

Bulu kuduk ini berdiri

Menjalar ke seluruh tubuh

Membuatku terkaget sampai-sampai sempat menghentikan langkah


Aku : Tong, lu liat yang tadi lewat ngga?

Tyo : apaan?

Aku : tadi itu lho?

Tyo : oalah.. Tu..

Aku : ssssttt, jangan keras-keras

Tyo : iya iya, uda lanjut aja jalan, mungkin lagi disuruh

Ya

Benar

Ada Sosok Tuy*l yang lewat dari arah rumah kontrakan sebrang jalan. Sosoknya sekelebat samar-samar kecil seukuran anak umur 3-4tahun, karna samar-samar saya tak bisa menjelaskannya dengan detil kali ini.
Mungkin benar yang dibilang tyo, Dia sedang beraksi diminta mencari nafkah oleh tuannya dikala malam

Dimasa sekarang masih ada saja orang yang mencari kekayaan secara instan, saya masih tak habis pikir akan hal itu

Sampailah kami di Olala, warung yang sudah jadi langganan tetap jika uang sudah menipis, menunya banyak lilihan jadi tidak membuat kami bosan makan disitu. kami langsung pesan Nasi Goreng dan es teh yang always free disitu, sesegera mungkin kami menghabiskan makan malam itu, takut Hujan kembali datang dan bisa membuat kami terjebak di warung yang buka 24jam itu.

Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul setengah 11 malam, planning yang tadinya hanya ingin makan jadi molor gara-gara obrolan yang tak ada remnya
Kami memutuskan membayar makanan yang sudah kami oesan dan berlanjut mengobrol sambil jalan sampai dikosan valdy kembali

Kami masih mengobrol. dari topik yang tadinya membahas organisasi beralih menjadi topik-topik horor nan misterius, entah dari pengalaman sendiri ataupun dari mitos-mitos ditiap daerah mereka, disambi dengan main poker kami masih asik mengobrol, hingga obrolannya semakin ngawur kemana-kemana

Valdy dari setelah makan di Olala ia langsung menuju kamar tidur dan tepar begitu saja

Malam semakin menunjukan taringnya, diluar kembali diterpa oleh hujan yang derasnya sampe kami memutuskan untuk menutup pintu agar air tidak masuk ke kosan.

Tapi

Malam itu

Kami tak merasakan dinginnya cuaca hujan itu dikosan ini

Malahan

SUMUK(gerah)

Yang kami rasakan diruang tengah ini

Aneh memang

Saya yang kalah terus dipoker memutuskan untuk tidur dikamar valdy menyusul si Valdy yang sudah Tepar

Saya mencoba untuk memejamkan mata, mendengarkan rintik hujan membantu saya untuk tertidur

Namun

Saya merasakan kejanggalan kembali

Hawa panas serasa menyerang dikamar ini, membuatku merasa gerah seola sedang dalam musim kemarau disiang hari

Belum lama saya merasakan Sumuk ini

Saya merasakam keanehan lagi

Saya merasa diawasi

Dari sudut kamar

Dibalik lemari

Ia mengintip

Sosok itu

Mba Khunti dengan baju putih bersih dengan rambut terurai panjang sampai ke lantai, mukanya tak terlihat jelas tertutupi rambutnya

Ia melihatku dengan matanya yang merah

Saya sadar karna kala itu belum benar-benar tidur

Saya mencoba untuk bangun

Dan

Untungnya saya bisa bangun

Saya bergegas keluar dari kamar itu

Benar-benar aneh, saya sudah sering tidur disini, tapi baru kali ini saya menemui kejadian seperti ini

Tri : lho, ngga jadi tidur pak?

Aku : ora, ayo lanjut, aku ikut lagi pokeranlah

Iwan : yowes pak, gantiin aku aja sini, aku mau maen CTR di leptopmu ahahaha

Tyo : ayo sama aku aja pit

Aku : ok sini lah

saya kembali nimbrung dengan mereka, sejenak saya berfikir, ada apa dengan Kosan ini Malam ini? Entahlah saya juga masih bingung sendiri dibuatnya

Dan kami masih melanjutkan kegiatan gabut ini menunggu Malam Pergantian tahun..



To Be Continue




Oke Gansis, sekian dulu Thread kali ini, jika tidak ada aral melintang maljum depan pasti saya akan lanjut, kalo bagus boleh donk dikasi cendolnya, kalo jelek jangan dikasi bata ya gansis

Akhir kata saya Vikron
See Next Time

Dan satu lagi

Salam telo dari saya, karna telo selalu enak saat hangat dan mengenyangkan pula, seperti salam telo ini, salam hangat dan bersahabat

Salam Telo
emoticon-2 Jempolemoticon-Ngakakemoticon-Malu




Diubah oleh vikron
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yahyal010 dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 4
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
05-11-2019 10:42
Sobat ambyaaar mana suaranyaaaa???
Cendol cendol ?
... ... ... ....
Cendol cendol ?
... ... ... ....
Piro???
0 0
0
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
05-11-2019 10:59
500an ae mas g gae ketan emoticon-Ngakakemoticon-Malu2thumbupemoticon-Mewekemoticon-Cendol Ganemoticon-Jempol
profile-picture
sobat.ambyar memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
05-11-2019 13:30
jejak
0 0
0
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
05-11-2019 19:01
jadi masa itu gaes emoticon-Traveller
0 0
0
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
05-11-2019 21:43
Quote:Original Posted By pabloo
jadi masa itu gaes emoticon-Traveller


Iya ada apa di masa itu gaes emoticon-Mewek
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
06-11-2019 14:31
Quote:Original Posted By vikron
Iya ada apa di masa itu gaes emoticon-Mewek


Ada kembang api, broemoticon-Ultahemoticon-Wakaka
0 0
0
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
06-11-2019 15:32
Quote:Original Posted By Bolangtelmi
Ada kembang api, broemoticon-Ultahemoticon-Wakaka


Ngakak anjir emoticon-Wagelasehemoticon-Wowemoticon-Ngakakemoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwk
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
06-11-2019 15:50
Quote:Original Posted By vikron
Ngakak anjir emoticon-Wagelasehemoticon-Wowemoticon-Ngakakemoticon-Wakakaemoticon-Wkwkwk


Lahh.. bener nyak kan.. pergantian taun pasti banyak kembang apiemoticon-Wakaka
0 0
0
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 13:46
Quote:Original Posted By Bolangtelmi
Lahh.. bener nyak kan.. pergantian taun pasti banyak kembang apiemoticon-Wakaka


Pasti pasti bro emoticon-Ngakak
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 13:58
Quote:Original Posted By vikron
Pasti pasti bro emoticon-Ngakak


Bang ntar malem update jam berapa?
0 0
0
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 14:16
Quote:Original Posted By adorazoelev
Bang ntar malem update jam berapa?


Mohon berSabar sist
emoticon-Mewek, sesampenya saya dulu di ibukota, masih dipedalaman sussah sinyal ini emoticon-Jempol
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 14:19
okedeh bang. tiati di jalan ye bang vikemoticon-Embarrassment
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 14:19
Quote:Original Posted By vikron
Mohon berSabar sist
emoticon-Mewek, sesampenya saya dulu di ibukota, masih dipedalaman sussah sinyal ini emoticon-Jempol


Bisa jadi jam 10an sist ditunggu saja
emoticon-2 Jempol
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 14:20
Quote:Original Posted By adorazoelev
okedeh bang. tiati di jalan ye bang vikemoticon-Embarrassment


Siap sist
emoticon-2 Jempol
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 16:42
Quote:Original Posted By vikron
Bisa jadi jam 10an sist ditunggu saja
emoticon-2 Jempol


Sip bangemoticon-Kiss
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 21:17

Part 2 - Dan Mereka Semakin Eksis (Menampakkan Diri)

Part 2

Kala di Malam Pergantian Tahun - Dan Mereka Semakin Eksis (Menampakan Diri)




Selamat malam agan sista yang sedang berbahagia menikmati malam jumat, atau mungkin sedang gundah gulandung eh gundah gulana

emoticon-Malu

Saya akan melanjutkan cerita ini ya genks, semoga yang sudah mengikuti dari awal bisa terpuaskan nafsu penasarannya yak

emoticon-Ngakak

Ketika saya sedang nulis ini cerita, saya berada diperbatasan Indonesia-Malaysia diujung utara, bener-bener dipelosok pulau genks (uda tahu pasti rasanya nyari sinyal yang kadang timbul kadang tidak ahahhahah) but, buat kalian semua saya akan hadirkan lanjutan kisah ini

Tidak perlu berlama-lama, langsung saja

Cek in Out

Eh

emoticon-Malu

emoticon-2 Jempol



Quote:

Part II

Dan Mereka Semakin Eksis (Menampakkan Diri)


Quote:Saya merasakan kejanggalan kembali

Hawa panas serasa menyerang dikamar ini, membuatku merasa gerah seola sedang dalam musim kemarau disiang hari

Belum lama saya merasakan Sumuk ini

Saya merasakam keanehan lagi

Saya merasa diawasi

Dari sudut kamar

Dibalik lemari

Ia mengintip

Sosok itu

Mba Khunti dengan baju putih bersih dengan rambut terurai panjang sampai ke lantai, mukanya tak terlihat jelas tertutupi rambutnya

Ia melihatku dengan matanya yang merah

Saya sadar karna kala itu belum benar-benar tidur

Saya mencoba untuk bangun

Dan

Untungnya saya bisa bangun

Saya bergegas keluar dari kamar itu

Benar-benar aneh, saya sudah sering tidur disini, tapi baru kali ini saya menemui kejadian seperti ini

Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)

saya kembali nimbrung dengan mereka, sejenak saya berfikir, ada apa dengan Kosan ini Malam ini? Entahlah saya juga masih bingung sendiri dibuatnya

Dan kami masih melanjutkan kegiatan gabut ini menunggu Malam Pergantian tahun..

Satu jam berlalu..

Akhirnya

Jam menunjukkan

Jam 12 teng

"hiyaaaaa.. Yuhuuuuu.... Ahahhahaha"

Sontak semua berteriak seperti mendapatkan hadiah doorprize

Kami yang tak ada amunisi kembang api ataupun petasan hanya melongo dan berteriak ketawa ketiwi sendiri mendengarkan letupan-letupan kembang api yang dinyalakan oleh mereka2 para tetangga juga dari sekitaran kosan. Juga karna hal lain yang sedari tadi menjerat kami yang tak bisa kemana-mana karna hujan yang tak mau diajak kompromi barang sebentar

So sad

emoticon-Mewek

Maklum genks, dari awal tidak ada persiapan apapun ahhahaha

Bahkan acara bakar-bakaranpun nihil, boro-boro beli ayam atau ikan, bisa keluar kosan aja sudah syukur emoticon-Frown

Kami bersorak sorai ramai sendiri saking irinya dengan mereka-mereka yang bisa hura-hura diluar sana, serasa terbully kami yanh terkurung didalam kosan ini emoticon-Big Grin

***

Setengah jam berlalu..

Kami masih melanjutkan kegiatan unfaedah kami sembari tetap mencoba waras untuk tetap melek

Sang tuan Kosan sudah menjadi mayat, tak terlihat akan bangun lagi mungkin sampai pagi emoticon-Big Grin, dan sayapun benar-benar sudah tak tahan lagi menahan kantuk yang sedari tadi saya tahan

Aku : Tong, ngantuk ngga lu? Ayo tidur didalem dah

Tyo : iyauda ayo dah, Gue juga mo nyoba merem

Adhi : "cupu-cupu"

Iwan : iya nih Cumi ngantukan

Aku : hel hel, bodoamat dah, Gue mao merem, Janaaaa

Saya dan Tyo menuju Kamar Valdy untuk tidur, Saya yang matanya tinggal 1senti layaknya bohlam 5 watt yang redup kuning tinggal nunggu mati memutuskan untuk merem duluan, Tyo yang belum ngantuk2 banget masih ngerutik HP agar bisa tidur,setelahnya saya sudah tak ingat lagi

Sampai akhirnya

Hawa panas itu

Kembali menyerang

SUMUK(gerah)

Ditengah hujan yang lebat ini

Membuatku terbangun dan tak nyaman lagi untuk memejamkan mata

Didalam kamar 3x4m ini seharusnya dingin dari lebatnya hujan akan amat terasa, bukan malah seperti saat ini

Namun

Belum selesai kami merasakan gerah yang menyerang

Kami berdua merasa

Terintimidasi

Sekali lagi

Dipojok kamar

Dibalik lemari

Lagi-lagi

Ia Mengintip

Sosok itu

Mbak Kunthi dengan baju putih dan rambutnya yang panjang sampai ke lantai itu sekali lagi menampakkan wujud

Namun

Tak lama

Ia Lenyap dari pandangan kami

Aku :Tong!!

Tyo : iya Gue juga liat anjir

Aku : mending keluar dah kita

Tyo : ok, itung bareng2

"tu wa tiga"

Setelah berbarengan menghitung, kami langsung ngacir keluar

Adhi : woi, pada kenapa lu?

Tyo : anjir parah didalem

Iwan : emang ada apaan? Kaya abis liat setan aja lu pada

"Emang abis liat setan"
Saya dan Tyo sontak senada dan seirama mengeluarkan kata-kata yang sama

Ahahahahhaa
Dan mereka menyambut dengan gelak ketawa yang seirama pula dengan bersamaan( brasa pengen nampol satu-satu pas itu, jujur aja genks emoticon-Big Grin)

Tri : halah ngga mungkin mas, kan kita uda biasa disini

Adhi : cemen emang lu pada, kaya Gue donk gentle, begituan mah cilllll

Aku :awas aja lu kalo diliatin biar ngrasa dah kamvret emang

Iwan :ahahahha uda-uda, mending kita maen PS nih lagi seru dari tadi si Tri juara mulu, dah tuh tantang tuh lagi gede palanya

Dengan sombong nya, si Tri nyengir seolah-olah tidak ada yang bisa ngalahin dia, sontak si Tyo langsung ambui stick nya dan menantang si Tri, dan saya pun duduk lesu sambil mengobrol dengan Adhi dan iwan sembari menunggu antrean maen PS yang ada di leptopku itu.

Permainan CTR itu mengisi waktu kami kala itu, kekonyolan demi kekonyolan kami lakukan untuk menambah keseruan kami yang sedari tadi sudah amat sangat gabut ini.

Dan akhirnya si Tri yang sedari tadi sombong tumbang juga oleh Tyo.

Tibalah giliran si iwan melawan Tyo, mereka sedang sengit-sengit memperebutkan juara satu dalam pertandingan balapan abal-abal CTR itu.

Tyo :uda pit mending lu jongkok sendiri aja dah sebelum disuru jongkok rame-rame sama yang lain, uda pasti menang Gue ini, Gimna pak? Uda jelas Gue yang menang ye kan

Aku :hmmm dari track record yang Gue tulis, sepertinya masih bisa underdog tu sipit

Iwan :Jangan songong lu dah tem, kepala kegedean ntar ngga bisa liat ngga fokus lu ntar, abis itu uda jelas Gue salip lu, ngepur Gua

Tyo : hehe ayo dah

Mereka sedang sengit-sengit nya bermain, saya yang dengan sabar dibelakang dipojokan dekat pintu masuk menonton, sedangkan si Adhi dan Tri yang berada disamping mereka hanya bisa ketawa dan sesekali melontarkan support mereka kepada jagoan mereka masing, si Tri mendukung Iwan yang sedang mengejar score agar bisa menang dari Tyo, dan Tyo didukung oleh Adhi yang dengan sombong nya merasa sudah bakal menang, ini saya berasa berada diperang antara kubu prodi Industri yang gawangi oleh iwan dan tri dan kubu Elektro yang diduduki oleh Tyo dan Adhi, melihat perlakuan dan bacotan mereka yang tak henti-henti nya saling mencela, membuatku hanya bisa cengingisan didekat pintu masuk sambil menunggu hasil dari pertandingan mereka.

Hingga

Tiba-tiba

Tep... Znnnnngggsss

Suara kipas leptop dan mulai menurun kecepatannya (maklum genks ini leptop kipasnya kenceng emoticon-Big Grin, jadi kalo leptopnya mati langsung berasa suaranya turun)

Hening

Entah kenapa

Laptop yang sedari tadi dimainkan mereka

Seketika

Mati

Ditengah permainan

Dalam sekejap

kamipun terdiam

Hingga

Tyo : Anjrit, dikit lagi padahal

Iwan : wah Gue uda bakal nyalip elu tadi

Tri : kok bisa tiba-tiba mati ini leptop? Lu cabut ya dhi?

Adhi : Matamu nyabut, Gue dari tadi juga lagi fokus nonton, tuh liat aja kabelnya aja masih nyolok tuh

Saya yang belum ngeh akan kejadian itu langsung menghampiri mereka

Aku : kok ngga dilanjutin? Ada apa e?

Iwan : gatau pak, tuh leptop tau-tau mati, padahal dikit lagi Gue bisa nyalip tu si Item

Tyo :Enak aja, orang jelas-jelas Gue didepan tinggal finish aja

Aku :Kok bisa Mati???!!

Iwan : wah gatau nih pak, coba tak cek dulu, tem bantuin

Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)

***

Setelah diotak atik bareng-bareng oleh mereka berempat, akhirnya tak ada sinyal-sinyal bila leptop saya pulih kembali

Aku : Gimna?

Iwan : gatau deh pak, ini apanya, harus diservisin kayanya deh

Aku :hah? Diservis, kena berapa tu?

Tyo : ya Paling kalo kena Motherboard nya bisa sampe 500an

Aku :Anjir, Gue ngga ada uang sampe segitu, lagi butuh gue ama tu leptop, uda deh gini aja, lu patungan deh servisin, lu-lu pada yang ngrusakin tadi

Tanggungjawab donk!!!!


Mereka hanya diam, tak menjawab apa yang sudah ku katakan tadi

Tapi, yang membuat kami merasa janggal dari kejadian tadi adalah kenapa bisa ditengah-tengah permainan tadi tiba-tiba itu leptop mati, padahal sedari tadi dipakai masih sehat-sehat saja itu leptop

Aneh

Itulah yang terlintas dipikiran kami berlima kala itu

****

Selang beberapa menit dari kejadian yang membuatku naik darah itu, jam menunjukan pukul 1 kurang.

Kami yng sudah kehilangan permainan pemersatu bangsa eh pemersatu kami yaitu sang proklamator eh salah lagi sang leptopku itu mati emoticon-Frown, kami kembali beralih ke dalam permainan poker, 4-1, sampai remi, segala permainan kartu kami coba satu persatu, membandingkan tiap permainan dari tiap daerah, dan ternyata kami menemukan banyak sekali perbedaan ditiap aturannya yang akhirnya kami coba praktekan.

Tak lama dari setelah kami menyibukkan diri dengan permainan kartu ini, ada yang jongkok sampe pegel karna kalah mele (termasuk saya emoticon-Frownemoticon-Big Grinemoticon-Blue Guy Smile (S)emoticon-Embarrassment).

Aku : ayo, giliranmu tri

Tri : sabar mas, kartuku bagus-bagus bingung mau keluarin yang mana dulu hehe

Iwan : yeeee, buru, pegel nih pengen buru-buru duduk gue

Tyo : dhi, giliranmu tuh buru oi

Adhi : Bentar ndes, mau buang hajat dulu

Aku :Ber*k? Lamaaa kamvret, uda buru keluarin dulu

Adhi : bukan pak, kencing hehe
Adhi yang merasa ingin kencing akhirnya memutuskan untuk ke kamar mandi

Belum lama dia di kamar mandi

Ia

Langsung berlari

Dari kamar mandi itu

Sontak kami kaget sambil keheranan

Ada apa dengan dia

Aku : lu kenapa dhi?

Adhi : hmmm kaga bang, cuma ini bener-bener bikin gue keder bang, pulang aja lah yuk

Tyo : lu abis liat apaan tau-tau minta pulang? Lu ngga liat dari tadi kita ngapain disini ngga bisa kemana-kemana ggara ujan ngga berhenti-berhenti

Adhi :sumpahlah, baru ini Gue takut dikosan valdy

Iwan : lu liat apaan si?

Dengan nada yang pelan

Lirih

Ia benar-benar memelankan suaranya

Dan

Adhi : tadi kan Gue ke kamar mandi mau kencing

Kami berempat benar-benar terfokus dengkan suaranya yang lirih sampai-sampai mendekati adhi, menggerombol dan mendengarkan dengan seksama apa yang akan Adhi katakan

Adhi :pas lagi kencing, Gue nyari ciduk buat meper bersihin kencing sambil nyiram tu air kencing.

terus

Gue ngga sengaja liat ke atas ventilasi

Duh sumpah Gue ngga kuat ngomongnya gez

Disana

Dari ventilasi itu

Diatas bak mandi

Ada nongol

Mr.PoChi

Hiiiii

Sumpahlah wallahi


Itu Pochi tinggi gede sumpah


Sontak kami langsung terdiam

Antara mau percaya atau tidak tapi itu kejadian live dan baru saja terjadi, kami berlima terduduk lemas setelah mendengar apa yang dijelaskan oleh Adhi. belum lagi si Adhi ini walaupun konyol kalau sudah serius dia tidak pernah bohong, dan kala itu dia benar-benar menunjukan mimik wajah pucat yang benar-benar jujur seperti telah mendapatkan kejadian yang belum pernah ia temui(muka takut ngga pernah nipu genks jujur emoticon-Big Grin)

Belum lama dari setelah adhi menjelaskan apa yang ia alami

Kami merasa ruang tengah semakin aneh terasa

Hawa-nya benar-benar serasa merasuk

Mencekam

Takut

Rasa Takut ini menjangkit kami

Tidak enak sekali

Menyerang kami berlima

Merinding seketika kami rasakan disekujur tubuh

Membuat kami semakin kaget

Dan semakin membuat kami tambah lemas

Lalu

Tretok tretok

Kamipun kaget

Suara keras itu jelas terdengar

Dari luar

Ada yang melempar batu dijendela tengah saat kami sedang lemas-lemasnya mendengar cerita yang adhi alami

Kami semakin kicep, hening, diem

Kami saling menatap

Juga

Kami secara bersamaan menengok jendela itu

Tak ada siapapun diluar

Kosong

Hanya hujan lebat yang terlihat oleh mata

Bingung melihat apa yang terjadi

Siapa?

Hanya itu yang terlintas difikiran kami,
Siapa yang ditengah malam bahkan sudah pagi ini melempari kami dijendela ditengah hujan yang lebat?

Seketika kami mencoba mengalihkan perhatian kami dan mencoba mengobrol kembali


Mencoba mengembalikan suasana dengan kembali berbincang, itulah yang kami lakukan dan terus kami ulang, hingga kami putuskan untuk menyudahi obrolan kami

Saya dan tyo memutuskan untuk kembali menyusul sang Tuan Kosan dikamarnya, sudah tak ada lagi difikiranku kala itu selain Tidur.

Aku : Cah, mending kita tidur aja deh

Tri :iya, ini sudah ngga bener ini

Iwan :apa kita keterlaluan ya?

Adhi : bisa jadi,
Assalamualaikum maaf yang ada dirumah, kalo kami rame nyuwun pangapunten e nggeh, kita mau tidur kok ya


Tyo :hus,lu ngapain si Dhi? Dahlah ayo mending tidur aja, Gue uda lemes swear ngga kuat Gue

Aku :dah tong ayo tidur didalem aja deh, bodoamat dah mau diliatin lagi juga, lu pada mau ikut kaga didalem?

Tyo :iya bang, Gue didalem aja, moga aja lebih mending daripada disini

Iwan :yauda kalo lu pada mau didalem, Gue disini aja

Tri :iya Gue disini aja

Adhi :yauda aku disni juga deh, lebih rame


Kami akhirnya terbagi menjadi dua, 3 dikamar dan 3 lagi dikamar tengah.

Mereka yang dikamar tengah mencoba tidur dengan saling berdempetan sambil rebutan bantal dan guling yang hanya ada satu.

mau apapun yang terjadi saya dan tyo tetap membulatkan tekad untuk tidur dikamar.

Benar-benar pagi itu membuat kami keranjingan, kewalahan sampai lemas, entah ada apa lagi setelah ini, saya putuskan untuk benar-benar sekali lagi memejamkan mata, saya tak perduli lagi akan ada gangguan apalagi setelah ini

Dan di Malam menjelang pagi bahkan mungkin sudah pagi ini, kisah ini masih terus berlanjut...

To Be Continue...



Oke genks, sekian dulu cerita ini saya akhiri, saya InsyaAllah akan update kembali maljum depan emoticon-Big Grin

Akhir kata saya Vikron
See Next Time

Dan satu lagi

Salam telo dari saya, karna telo selalu enak saat hangat dan mengenyangkan pula, seperti salam telo ini, salam hangat dan bersahabat

Salam Telo
emoticon-2 Jempolemoticon-Ngakakemoticon-Malu




profile-picture
profile-picture
profile-picture
mychand08 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
07-11-2019 21:23
Sudah update genks, monggo dibaca emoticon-2 Jempolemoticon-Shakehand2
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
08-11-2019 14:29
Quote:Original Posted By vikron
Sudah update genks, monggo dibaca emoticon-2 Jempolemoticon-Shakehand2


Mantap dah gan vikron.. baru mau tanya apa itu sumuk.. ane kira sumuk itu olahraga dari jepang yang badannya gede2emoticon-Leh Uga
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
08-11-2019 14:34
serem emoticon-Takut
profile-picture
Bolangtelmi memberi reputasi
1 0
1
Kala di Malam Pergantian Tahun (True STORY)
08-11-2019 14:36
Quote:Original Posted By adorazoelev
serem emoticon-Takut


Jam 10 keatas bacanya, dis
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
Halaman 2 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
penghuni-lain-di-rumah-kost
Stories from the Heart
black-eye
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia