News
Batal
KATEGORI
link has been copied
161
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc1caaa10d29537e351a9fa/wakil-ketua-dprd-tak-puas-pembahasan-anggaran-dki-tak-transparan
"(Rencana anggaran) lem Aibon itu kecil. Banyak lagi transparansi yang kurang. Contoh rapat komisi, bahan-bahan yang akan kita bahas, jumlah miliaran, baru dikasih H-1 menit," ucap Zita di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).
Lapor Hansip
06-11-2019 02:16

Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan

Past Hot Thread
icon-verified-thread


Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan

Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan

Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengaku pembahasan rencana anggaran Jakarta tahun 2020 tidak maksimal. Soalnya, penyerahan materi pembahasan rencana anggaran oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dirasa terlalu mendadak dan tak transparan.

"(Rencana anggaran) lem Aibon itu kecil. Banyak lagi transparansi yang kurang. Contoh rapat komisi, bahan-bahan yang akan kita bahas, jumlah miliaran, baru dikasih H-1 menit," ucap Zita di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).

Menurut putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ini, seharusnya ada kepercayaan antara DPRD dan Pemprov sehingga bisa menciptakan pembahasan anggaran yang transparan dan akuntabilitas yang terjaga.

"Kalau begini terus, nggak ada trust, kita tak bisa kerja. Dari kami itu maksimalkan fungsi DPRD. Kalau ngomong anggaran, kasih dong dokumen terkait, jangan kita disuruh raba-raba, ini apa ya," protesnya.

Saat ini, pembahasan rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sudah memasuki masa-masa akhir. "Hampir selesai tapi tidak transparan dan akuntabel," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
sumber

Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan


Itu yang bicara Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, dari Partai pendukung Anies Baswedan. Bukan dari PSI, anak dan partai kemarin sore yang nyari panggung kalau kata istilah Anies.

Ada yang pernah melihat bagaimana anggota Dewan disana setuju atau tidak setuju dengan rencana anggaran yang diajukan Pemprov? Jangan ketinggian mikirnya. Gak ada itu namanya pembahasan sampai sekecil-kecilnya. Bahkan kalau ada anggaran titipan yang diloloskan disana, jika hal itu tidak dipertanyakan anggota Dewan, tinggal ketok palu, sah!

Sekarang coba kita berpikir jernih, jika kita diminta untuk menyetujui pembiayaan atau pembelian barang misalnya, lalu kita diberi waktu hanya 3 hari, lalu kita diberikan sebuah draft, apakah kita akan memeriksa satu persatu barang-barangnya? Lalu apa yang akan kita perbuat? Menyetujui! Ya, itu. Hanya itu yang akan dilakukan, karena daripada kita capek, duit juga bukan duit kita, ya lebih baik disetujui. Apalagi kalau pembahasan rancangan pembelian tersebut tidak selesai, maka kita tidak bisa menerima gaji selama 6 bulan. Enak? Apakah nantinya disana ada pembelian fiktif? Barang tidak berguna? Proyek fiktif? Markup pembiayaan? Bodo amat. Bukan duit gue! Toh gue gak rugi untuk menyetujui.

Kalau kita melihat trend kenaikan anggaran sejak tahun 2018, nilainya sangat fantastis. Ada item-item yang anggarannya bisa naik hingga 50 kali lipat! Bahka ada anggaran yang sudah diberikan tapi proyeknya tidak jalan alias mandeg. Lalu kemana larinya uang tersebut?

Sejak awal. anggaran DKI Jakarta 2020 memang berbau busuk. Seperti ada hal-hal yang ditutup-tutupi. Entah apa, entah siapa yang bermain dalam hal ini. Meskipun hanya tercium baunya, tapi itu nyata.

Banyak pos pembelanjaan yang ajaib. Banyak proyek yang markupnya luar biasa. Bahkan soal kajian revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan baru saja dipotong anggarannya, dari Rp 75 M Jadi Rp 4,4 M! Itu baru kajian. Bukan revitalisasinya.

Jika kita berbicara soal Taman Margasatwa Ragunan, maka kita akan bisa mengaitkan dengan 1nama yang tidak asing lagi. Silakan ditebak sendiri.

Kalau pendukung-pendukung Anies Baswedan menganggap bahwa serangan-serangan terhadap Anies adalah bentuk kebencian atau sakit hati, salah besar! Mereka harus berkaca. Anies pun harus berkaca.

Sekarang ini, semua kritik keras terhadap Anies dibalas dengan menyeret Ahok. Ahok dinarasikan terindikasi korupsi, soal lahan, soal bus Trans Jakarta, dan lain-lain. Baik, jika itu yang dianggap benar, lalu apa alasan mereka memilih Anies? Program? Ok, taruhlah program. Lalu ketika ada program-program yang tidak jalan, tidak sesuai dengan janjinya dahulu, bagaimana? Kembali Ahok diseret-seret. Bahkan Jokowi ikut terseret.

Lalu ketika ada markup anggaran yang tidak semestinya, yang ditemukan sebelum anggaran tersebut disahkan, apa jawabannya? Justru yang menemukan anggaran aneh, yang punya niat menyelamatkan uang masyarakat DKI Jakarta diserang pendukung Anies habis-habisan. Ini aneh. Anggaran yang aneh dan nilainya fantastis jelas terindikasi korupsi! Lalu kalau soal begini Anies dibela, apa yang diharapkan dari seorang Anies Baswedan? Betul bukan dia yang menganggarkan (ini juga kita tidak tahu, atas perintah siapa dan titipan siapa, sebab semua orang bisa mengelak). Jika pendukung Anies menuduh Ahok menghambur-hamburkan uang masyarakat DKI Jakarta, lalu kenapa mereka tak terima kalau Anies sekarang ini, bahkan sejak dia menjabat juga menghambur-hamburkan uang APBD?

Lalu kalau ternyata tak ada bedanya, apa yang membedakan?
Jelas akhirnya terjawab, asal seiman.
Peduli setan menghambur-hamburkan uang APBD yang penting seiman.

Dan ketika agama pada akhirnya kembali dijadikan sandaran untuk melakukan pembenaran, game over.

Kita butuh pahlawan.
Pahlawan yang siap mati pada akhir cerita.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 52 lainnya memberi reputasi
51
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 5 dari 7
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 09:44
Quote:Kita butuh pahlawan.
Pahlawan yang siap mati pada akhir cerita.


Menarik...
Sepertinya pahlawan yg siap mati tak harus di akhir cerita..

Sekedar fiksi.
Meminjam istilah bonek (bondo nekad) bahwa seorang pahlawan sebelum ada niat pun udah siap mati, kalah menang belakangan, sing penting maju dulu...
Meminjam kata @tanah.liat
Sing penting yakin.emoticon-Big Grin
Rata2 kategori ini memiliki idealisme yg tinggi dan merupakan pahlawan walau bagi keluarga kecil

Ada jenis pahlawan lain yaitu
Pimpinan bangsa kadal pasir.. Meminjam istilah kadrun boleh lah dalam fiksi ini.. emoticon-Big Grin
Ngomong asal, menyalahkan sana sini, jual ayat ABCD, dll.. Urusan ribut atau tidak ya belakangan......
Nanti di buat narasi baru, dibuat alih opini.. Mungkin bisa jadi dibuat ledakan bunuh diri.
Kategori ini juga termasuk pahlawan bagi rakyat kadrun. Pahlawan kesiangan.

Ingat.. Hanya contoh fiksi
emoticon-Hammer2
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 09:59
WAKIL RAKYAT SEHARUSNYA MERAKYAT

JANGAN TIDUR WAKTU SIDANG SOAL RAKYAT
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:07
Kl kata pendukung nya nyang penting WTP..

WTF...
Hahaha...
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:07
Hidup sederhana...tak punya apa2 tapi banyak cinta...
Hidup bermewah-mewahan...punya segalanya tapi sengsara...
Seperti para koruptor...yeah...
Seperti para koruptor...

emoticon-Kaskus Radio
profile-picture
arethey2004 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:20
lancroitkan
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:20
Quote:Original Posted By itkgid
@nowbitool
eit jangan salah banyak kota besar sudah menerapkan e-budgeting juga sejak Ahok nerapin di DKI dulu, dan dinilai baik oleh KPK waktu itu.
bahkan Surabaya sudah duluan sebelum DKI menerapkan malah. meski mgkn dengan nama berbeda tapi konsepnya sama.
dan semua intinya tentang transparansi ke publik.



Mantap penjelasan dari agan agan ini nambah wawasan
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:21
Quote:Original Posted By arethey2004
nah bang iwan fals neh.... emoticon-thumbsup
OI


Untukmu yang duduk sambil diskusi
profile-picture
arethey2004 memberi reputasi
1 0
1
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:22
ayok buruan bahas ke anggaran belanjanya, ga sabar emoticon-Traveller
profile-picture
b4perman memberi reputasi
1 0
1
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:25
biasa nya klw msh baru akan kaku.Sm hal nya bangsa yg baru beragama,msh kaku gni dalam menyikapi agama.Agama gk ush d apa2 in cz agama udh ada dalam diri tiap manusia.
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:46
musnahkan dki.........? emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:47
Tapi kalo gak salaah
Wan Abud malah dapet Penghaargaan dari KPK emoticon-Bingung

Makin yakin nih ada KPK Taliban
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:52
ini tritnya persatuan mata sipit seluruh indonesia
profile-picture
PapinZ memberi reputasi
1 0
1
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:55
Dari kubu yang sama bukan berarti tidak saling koreksi dan masa bodo sih.

Nanti kalo DPRD nya masa bodo dan langsung menyetujui aja ya itu salah..

Karena ketika suatu saat ketahuan kalo dana itu adalah dana Korupsi,
ya DPRD yang menyetujui itu juga bakal ikut kena gan.
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:57
Welcome to the jungle...
emang 350 taon pd kemane aje?
emoticon-Wakaka
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:58
dprd aja gk puas ampelagi rakyat nya

inilah gub yg suka bermain kata² tanpa bukti nyata
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:58
mau komeng tapi ane orang tangerang.
jadi ikut nyimak ajah lah...
duit pajak itu bapak2 ibu2 jkt100
emoticon-Ngacir2 emoticon-Ngacir2 emoticon-Ngacir2
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:58
"Lalu kalau ternyata tak ada bedanya, apa yang membedakan?
Jelas akhirnya terjawab, asal seiman.
Peduli setan menghambur-hamburkan uang APBD yang penting seiman."

maksudnya SEIMAN itu apa gan? agama atau keinginan bersama melakukan sesuatu

kalo agama jujur gua g setuju. ISLAM g sekolot itu. MEREKA itu cuma rampok yang menggunakan agama sebagai tameng.

Sejarah sudah banyak menulis poliTIKUS - poliTIKUS busuk yang menggunaka AGAMA sebagai pembenar suatu tindakan kejahatan.

profile-picture
X2Red memberi reputasi
1 0
1
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 10:59
Quote:Original Posted By a7ud
Kasian DKI.
Semoga daerah lain seperti DKI.


Ane cukup edy rahmayadi aja. emoticon-DP
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 11:01
"Kalau pendukung-pendukung Anies Baswedan menganggap bahwa serangan-serangan terhadap Anies adalah bentuk kebencian atau sakit hati, salah besar! Mereka harus berkaca. Anies pun harus berkaca.""

mereke malah berlindung di balik web boss,,,coba liat eramuslim..arrahman,,katanya pembenci anies serang wan abud gila gilaan
0 0
0
Wakil Ketua DPRD Tak Puas: Pembahasan Anggaran DKI Tak Transparan
07-11-2019 11:14
KNTHL
0 0
0
Halaman 5 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia