Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
10
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5db8667648c38d768f0264b8/aku-mencintai-suamimu-mbak-bagian--1
Johan memandangi istrinya yang tengah sibuk mondar-mandir, wanita itu tampak kualahan dengan beban berat di perutnya. Betapa pria itu sangat mencintai wanita yang sudah menemaninya lima tahun belakangan. Suara dari gawai membuatnya tersentak. Pria itu mendesah pelan, membuat sang istri beralih fokus padanya. "Ada apa, Mas?" Wanita itu memperlambat aktivitasnya memasukkan sesuatu ke dalam
Lapor Hansip
29-10-2019 23:19

Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)

Johan memandangi istrinya yang tengah sibuk mondar-mandir, wanita itu tampak kualahan dengan beban berat di perutnya.

Betapa pria itu sangat mencintai wanita yang sudah menemaninya lima tahun belakangan.

Suara dari gawai membuatnya tersentak.
[Mas, aku masih menunggu jawaban. Di kostan ya, Mas.]
Pria itu mendesah pelan, membuat sang istri beralih fokus padanya.

"Ada apa, Mas?" Wanita itu memperlambat aktivitasnya memasukkan sesuatu ke dalam ransel.

"Nggak. Ini, ada kerjaan lagi dari Boss." Johan berkilah, tidak ingin membebani istrinya dengan kemauan wanita lain padanya.

"Oohh ...." Rani kembali sibuk. Ia mengalihkan perhatian pada sang adik yang baru keluar kamarnya.
"Cepetan Dew ... nanti telat!"

"Iya, Mbak." Dewi dengan pakaiannya yang sudah rapi berjalan tergesa.
Diraihnya ransel dari tangan sang Kakak.

"Nanti kering tempenya dipanasin ya. Atau kalau gak sempet masukin kulkas dulu. Jangan telat makan, aku gak mau typusmu kambuh, dan merepotkan semua orang, terutama Mas Johan." Rani melirik pada suaminya, merasa disebut pria berparas tampan itu menoleh pada sang istri, keduanya saling tersenyum saat pandangan mereka beradu.

Dua bulan lalu, Dewi memang sempat drop karena typusnya. Bedrest di rumah, membuat Rani memaksa suami bolak-balik mengurus keperluan adik semata wayangnya itu di rumah sakit.

"Iya, Mbak. Tapi kulkasku 'kan hanya sebesar oven Mbak, mana muat untuk makanan sebanyak itu?"
Gadis berusia 20 tahun itu protes.

"Ya, sudah ... nanti sebagian dibagiin aja sama temen-temen di kostan," sambung Rani memaksa. Lalu pandangannya berbalik pada Johan.
"Ya, sudah Mas ... cepat antar dia. Nanti Dewi telat. Mas kan juga harus kerja."

"Hah? Oh ya." Johan bangkit. Menghabiskan kopi di meja, lalu cepat menyambar kunci motor yang tergantung di depan kamarnya.

Keduanya sudah di atas motor setelah ritual salam-salaman. Dewi melambai pada Rani, ia sengaja menjaga jarak, dengan tidak berpegangan pada kakak iparnya, Johan.

Rani tersenyum, kebahagiaan telah melengkapi hidupnya, memiliki suami yang baik dan bertanggung jawab, bukan hanya padanya tapi juga pada Dewi yang sejak kecil diasuh Rani.
Dulu Johan memang sempat mengeluh, karena harus menanggung sebagian biaya kuliah Dewi, bahkan menyisihkan uang lebih saat Dewi jatuh sakit atau ada tugas tambahan dari kampusnya, karena gaji gadis itu bekerja paruh waktu tidaklah cukup.
Namun, waktu rupanya telah membalik hatinya. Rani terus memberi pengertian. Rasa sayangnya pada Rani membuatnya lambat-laun tulus ikut menyayangi Dewi.

***

Sepanjang jalan terasa hening, sesekali jalan berlubang membuat tubuh Dewi dan Johan berbenturan. Kencangnya angin di atas motor, membuat keduanya enggan saling bicara.

Gadis itu berusaha menjaga jarak, meski ia tahu seharusnya tak berada satu boncengan dengan Johan. Semua ini terjadi karena Rani yang seringkali memaksanya.

"Mas Johan itu suami Mbak. Berarti dia juga kakakmu." Begitulah ucapan Rani, kala memaksa Dewi, meski risih lama-kelamaan gadis itu mulai terbiasa.

Memasuki indekos, Johan membantu Dewi membawa barang-barang ke kamarnya, tanpa permintaan atau perintah dari siapapun.
Suasana seperti ini, dulu adalah hal yang sangat canggung bagi Dewi. Wanita ayu dengan rambut lurus sebahu itu merasa tidak nyaman, bahkan risih ada di dekat Johan.

"Ayo masuk!" Johan yang membawa barang-barang, berhenti dan berdiri di depan Dewi mengajaknya segera masuk.

"Oh, ya Mas." Gadis itu mengekor.

Sampai di dalam kostan. Dewi segera menyalakan air panas dengan menekan tombol on-hot di dispenser.

"Udah, taruh situ saja." Gadis itu menunjuk pojok ruangan.

"Ya."

"Mau minum apa?" Dewi mulai sibuk mengeluarkan gelas dan toples gula.

Tidak menjawab, Johan menutup pintu dan menguncinya, perlahan mendekati gadis itu.

"Kan tadi sudah ngopi, sekarang aku mau kamu aja." Pria itu memeluk tubuh Dewi dari belakang. Gadis itu tersenyum, semburat merah menjalar di kedua pipinya.

======

Bersambung ke sini

https://www.kaskus.co.id/show_post/5...9d0f6d8728726f
Diubah oleh wafafarha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lina.wh dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
30-10-2019 04:21
waduh aku penasaran ini ya....
profile-picture
wafafarha memberi reputasi
1 0
1
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
30-10-2019 08:51
wow, dapet sepaket kakak adek..
emoticon-Embarrassment
profile-picture
wafafarha memberi reputasi
1 0
1
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
30-10-2019 10:31
Quote:Original Posted By perihbanget
wow, dapet sepaket kakak adek..
emoticon-Embarrassment


Wkwkwkwemoticon-Cape deeehh2thumbupemoticon-Mewekemoticon-Sorryemoticon-Sorryemoticon-Sorryemoticon-Sorry
profile-picture
perihbanget memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
30-10-2019 13:21
Quote:Original Posted By perihbanget
namanya juga lelaki, dikasih satu minta dua, dikasih dua minta tiga..
mangkanya sampai sekarang aku ga mau membuka diri untuk lelaki..



Insya Allah di antara 1000 lelaki masih ada 867 yang baik Mbak😁
profile-picture
profile-picture
deawijaya13 dan perihbanget memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
30-10-2019 15:56
Quote:Original Posted By perihbanget
iya jelas, lelaki itu egois.
tidak pernah puas, padahal mudah terpuaskan.
selalu mencoba hal baru, menukar berlian dengan perak pun bisa dilakukan..
mangkanya ane ga mau sama cowo..
karena ane cowo.
emoticon-Stick Out Tongue


Wkwkwkwkkakakak, kukira cewek. Sip dah, berarti Indonesia masih bahagia, masih banyak orang berorientasi seks normal😂
profile-picture
perihbanget memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
31-10-2019 17:30
ngeri juga kalo begini ceritanyaemoticon-Frown
0 0
0
Aku Mencintai Suamimu, Mbak! (Bagian 1)
07-03-2020 01:22
Thread pelakor..
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia