Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
153
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7caa23a7276848e1026e09/coc-thread-event-hari-tani---komunitas-belajar-bersama-bisa
Nyesek itu, diputusin pacar karena tidak pandai merangkai kata? Tak perlu GUNDAHLAH "Negeri ini memanggilmu." Yuk buat para mantan menyesal! Ikuti Kompeteni menulis online di TS ini. Event berlangsung selama 15 September-15 Okober 2019. Dukung petani dengan literasi, Gan!  Adalah tempatnya para peserta menulis event komunitas belajar bersama bisa- Hari Tani 24 September 2019. Seperti Ga
Lapor Hansip
14-09-2019 15:51

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa


Nyesek itu, diputusin pacar karena tidak pandai merangkai kata? Tak perlu GUNDAHLAH

"Negeri ini memanggilmu."

Yuk buat para mantan menyesal! Ikuti Kompeteni menulis online di TS ini. Event berlangsung selama 15 September-15 Okober 2019. Dukung petani dengan literasi, Gan! 


Adalah tempatnya para peserta menulis event komunitas belajar bersama bisa- Hari Tani 24 September 2019. Seperti Gansis lihat saat ini, nasip para petani kita masih seolah terabaikan. Gema 74 tahun Indonesia merdeka, rakyat adil dan makmur yang didengungkan selama ini, nyatanya seolah hanya sekedar narasi saja. 

Belum lagi arus digitalisai yang kemajuanya semakin pesat, itu bisa menjadi berkah untuk para petani karena mudahnya mengakses informasi. Sekaligus juga musibah karena kemajuan teknologi, memaksa minat pertanian semakin tergerus. 

Petani adalah Mutiara yang Hilang? 

Begitulah ane menyebutnya, terlahir dari keresahan-keresahan yang merupakan pengalaman keliling negeri ini. Sekitar empat tahun lalu, ane pergi kewilayah Indonesia bagian Timur. Coba lihat nasib para petani mete, mulai dari Bali, Lombok, Sumbawa, Dompue, Bima, Bajawa, Manggarai hingga ke Flores. 

Harga mete cukup murah di wilayah terserbut, berbalik diwilayah jawa yang mahal dan juga langka. Terutama saat menjelang hari raya. Wilayah Lombok, Sumbawa, Dompu, Bima dan seterusnya, subur akan bawang merah, bawang putih dan juga jagung. Kenyatanya, nasib para petani juga masih sering hidup segan mati tak mau. 

Saat tengah perjalanan dari Padang Bai-Gilimanuk, ane coba bertanya sama sopir ekspedisi yang membawa hasil bumi dan harga dari petani, menurutnya juga sangat murah, tidak seimbang dengan biaya selama penanaman.  Padahal, hasil bumi dari Timur tersebut, jika pemanfaatanya bisa maksimal, mungkin lebih dari cukup untuk kebutuhan di wilayah jawa. 

Begitu juga saat ane di Manado, mencoba bertanya pada para etani sagu, hampir jawabanya juga serupa. Bahkan isu sagu juga sering didengungkan untuk kepentingan menjelang pemilihan. Katanya, sagu dari wilayah sulawesi bisa mencukupi, nyatanya apa?

Apalagi petani di jawa, harga pupuk selalu menjadi permasalahan klasik. Di tambah serangan hama seperti tikus dan wereng. Semakin menjeritlah nasib para petani. Jabodetabek, pemasok pisang dari Lampung, saat ane di Tanggamus hingga Palembang, di ajak "ngumbul" atau ke ladang. Nasib para petaninya juga selalu mengeluhkan hal yang sama.  

Sebenarnya masih banyak yang ingin ane ceritakan, sekiranya itu sudah cukup memberikan gambaran pertanian kita saat ini. Tentu saja, tidak semuanya, sebagian petani juga banyak yang sukses. 

Sahabat bbb dan kaskuser di manapun Gansis berada? Tuliskan cerita, pengalaman, tips atau apapun seputar pertanian di wilayah masing-masing pada thraed perlombaan ini. Baik itu yang gagal dan juga yang sukses, agar bisa diambil manfaatnya untuk banyak khalayak. 

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa


Quote:
Pengumuman! 

Terimakasih untuk semua yang telah ikut berpartisipasi pada event Komik Belajar Bersama Bisa - Hari Tani.

Jujur tulisannya pada keren-keren, semoga para juri bisa memberikan nilai sesuai waktu yang di tentukan.

Di luar ekspektasi, ternyata masih banyak yang peduli tentang Petani dan sekali lagi terimakasih.


Pengumuman Event nanti DISINI

Sekian dan terimakasih!


Belajar Bersama Bisa 

Diubah oleh bekticahyopurno
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fandyr.fr dan 35 lainnya memberi reputasi
36
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 8 dari 8
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 20:50

Pertanian ... Pekerjaan Orang Miskin?

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Pertanian ... Pekerjaan orang miskin?
Di Sengkang, tidak semua pemuda dengan bangga menyatakan cinta mereka pada pertanian. Sebagian besar kaum muda menginginkan pekerjaan yang nyaman di kantor dengan jas dan dasi serta pendingin udara! Pertanian dianggap sebagai 'pekerjaan orang miskin', penuh pekerjaan yang membosankan dan sulit, dengan sedikit peluang untuk kemajuan diri.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
sumber: https://theconversation.com/
Sebagai anak yang lahir dari seorang keluarga petani, ane tidak melihatnya seperti itu. Justru dengan melihat pekerjaan sang nenek ada potensi, peluang dan manfaat finansial dari berinvestasi di pertanian. Soalnya ada elemen kuat dalam menjelajahi mata pencaharian petani. Ane pernah bertanya soal ini ke nenek dan jawabannya menyentuh hati, ia mengatakan "Saya Bangga Menjadi Petani".

Makanya ketika ada yang bilang kalau pertanian pekerjaan orang miskin, mungkin orang itu salah besar. Karena dari sini ane mendapatkan penuh dengan wawasan dan kejutan baru tentang kehidupan pertanian. Ane malah lebih memahami budaya petani di masyarakat dan melihat langsung perkembangan adopsi teknologi.

Harapan ane sih kalau bisa para pemuda lebih peduli lagi soal pertanian, atau belajar soal apa itu dunia pertanian. Karena dari sini kita dapat membangun keterampilan dalam segala hal.
Diubah oleh amdar07
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan falin182 memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 21:09

[coc_haritani] Problem Petani Yang Butuh Solusi, Bukan Sekedar Janji

Petani indonesia


[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa


Langit biru, menaungi hamparan sawah tempat merajut asa. Dimana sebuah cita-cita disematkan melalui cinta. Meski susah payah, mereka terus bertahan, demi rasa cintanya pada pertanian, sebagai sumber mata pencaharian.

Aku, seorang anak petani, Putri bungsu dari lima bersaudara. Tak Setiap hari ikut ke sawah, tapi setidaknya, aku paham bagaimana sulitnya menjadi petani. Semua anak bapak, memilih untuk membuka usaha, itu artinya, Bapak belum memiliki calon penerus yang bisa membantunya mengelola lahan pertanian.

***


hamparan kol


Daerah kami, berada di dataran tinggi wilayah kabupaten Malang. Menjadi salah satu daerah penghasil sayur dan buah-buahan, namun hasil yang kami dapat belum bisa semanis rasa buah yang dipetik dari lahan tempat kami bercocok tanam.

Bulan ini, kebetulan Bapak sedang menanam jagung dan kol 'kami menyebutnya kubis' serta beberapa tanaman lain seperti cabe, terong dan sawi sebagai tumpangsari.

Quote:Kata Bapak, tumpang sari dibutuhkan agar dapur tetap bisa mengepul selama menunggu masa panen tanaman utama.


Sekitar dua bulan lalu, bapak mulai mengelola lahan, setelah panen jagung usai. Kala itu tanaman jagung kami mengalami gagal panen, hasip panen merugi dan kami harus mencari modal lagi untuk mulai bercocok tanam.

kol berumur 50 hari


Sebagai kaum millenial, sangat mudah memperoleh informasi. Teori seputar pertanian pun dengan mudah kita dapatkan melalui mesin pencarian. Namun, berbeda dengan Bapak. Ilmu dan keterampilan yang beliau miliki adalah hasil belajar selama berpuluh tahun. Bahkan sejak kami anak-anaknya belum terlahir ke dunia.

Bapak seorang yatim, ia telah mempelajari dan menyimpan pengetahuan yang diperoleh secara otodidak dalam memori. Ternyata, bukan hanya itu yang dibutuhkan seorang petani. Banyak hal penting lain yang mendukung keberhasilan dalam bertani, diantaranya,

•Ketersediaan pupuk bersubsidi dan tenaga pembantu 'buruh' seringkali menjadi permasalahan.

Jumlah penduduk yang semakin banyak, tidak menjamin ketersediaan sumberdaya manusia yang mumpuni. Bapak dan petani kecil lain seringkali kesulitan memperoleh pekerja, karena kebanyakan yang tua sudah tak kuat dan yang muda memilih untuk hijrah ke kota.

Sama halnya dengan pupuk bersubsidi. Jika dahulu ada kelompok tani yang bisa membantu menjaga ketersediaan pupuk, namun sejak pergantian kepengurusan, eksistensinya tak lagi dapat kami rasakan manfaatnya.

Bukan sekali dua kali, kami petani harus merogoh kocek lebih banyak, karena pupuk yang kami beli adalah pupuk palsu. Bukan omong kosong, tapi Bapak dan petani lain, beberapa kali menjadi korban pabrik pupuk palsu.

ow ow ow, kena penyakit


Quote:Secara kemasan, pupuk palsu ini tidak berbeda dengan pupuk asli, namun warna pupuk jelas berbeda, dan saat diaplikasikan ke tanaman, tidak ada perubahan positive pada tanaman.


•Hal lain, adalah harga komoditas hasil pertanian yang fluktuatif.

Saat panen melimpah, harga terjun payung. Begitupula sebaliknya, saat masa tanam sulit harga meroket. Masa sulit, tapi kami petani selalu mensyukurinya.

Quote:Sebagai anak, ane cuma bisa heran. Apa yang membuat bapak dan petani lain bertahan? Bertani itu mereka ibaratkan seperti orang main dadu, kalah atau menang, kita harus legowo.


Teman ane, beberapa juga menjadi petani. Mereka juga terus mengayuh usaha pertanian mereka , meskipun seringkali jatuh dan bangun berkali-kali, tetap bertanam tebu, meskipun harga tebu tak kunjung naik, sedangkan pupuk dan tenaga pekerja terus saja merangkak naik.

Ah ... kami tidak sendiri, setidaknya pikiran itulah yang membuat kami para petani terus bertanam dan bertahan meski kerugian seringkali kami rasakan.

•Kendala lain yang dialami petani adalah, selisih harga saat mereka menjual ke para tengkulak/pengepul memiliki selisih yang cukup banyak dengan pengecer.

Tidak dipungkiri, biaya operasional para tengkulak tidak sedikit. Namun, ada istilah potongan timbangan yang berlaku, malah memberatkan pihak petani.

💌Harapan kami, petani mendapat perhatian lebih dari segi ketersediaan pupuk, bantuan alat pertanian yang beberapa kali digaungkan namun tak kunjung ada realisasi serta pelatihan atau pengetahuan terhadap petani, agar harga jual bisa bersaing dan pengeluaran untuk perawatan bisa dipangkas.

💌Tujuan dari harapan kami tidak muluk-muluk. kami hanya ingin agar kesejahteraan rakyat bisa merata, melalui perhatian yang diberikan pemerintah melalui program yang ramah terhadap petani Indonesia.

Sejauh yang ane lihat, petani sebetulnya bisa sangat berkembang, asal ada pembinaan dari pemerintah, demi terwujudnya swasembada pangan yang dicanangkan di negeri ini.

Quote:Sebuah kenyataan, bahwa petani kita belum memiliki keterampilan menjual langsung hasil bumi adalah salah satu faktor, yang menjadi penyebab petani sering merugi. Dan menerima hanya sedikit keuntungan.


Semoga, petani kembali berjaya.

Malang, Oktober 2019


izin setor ya @bekticahyopurno


Note : semua foto adalah Dokumen pribadi
Diubah oleh annaharry
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan falin182 memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 21:43

Ternyata, Masih Ada Pemuda Yang Tak Malu Bertani

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Tadi, malem ane nengokin temen ane yang baru aja punya anak, di daerah Kemusuk, Boyolali. Dia teman ane di komunitas mendaki gunung. Rumahnya, Gan, cukup jauh dari Jogja, ada dikaki Merapi dari sisi timur, di bawah jalur pendakian Songgobumi.


Sesampainya di rumah, aroma mawar menyergap hidung ane. Oh iya, saat ini pasti dia habis metik mawar. Rumahnya yang berada di daerah tinggi, cukup kondusif untuk ditanami mawar.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Kebun mawar tadi malam, saat ane berkunjung/dokpri


Benar saja, saat ane pergi ke belakang, ada sekotak mawar.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Mawar yang dipanen kemarin sore/dokpri

Bunga mawar ini biasa dijual dengan harga 25.000/ bojog. Bojog adalah tenggok atau tempat bunga dari anyaman bambu. Biasanya, mawar ini dijual di pasar kecil di bawah desanya. Mawar sendiri mempunyai harga keemasan, yaitu pada saat bulan Ruwah. Harga bisa mencapai 150.000/ bojog. Fantastis, bukan?

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Bojog/tenggok

Mawar bisa dipetik tiap hari, tapi karena kesibukan, biasanya dia petik dua hari sekali. Mawarnya sendiri ada mawar merah dan putih. Mawar dari Kemusuk ini biasanya dilempar ke Jogja dan Solo.

Saat ane tanya kenapa bertahan dengan mawar, dia menjawab, mawar tabur tidak perlu perawatan khusus. Jadi relatif lebih mudah untuk merawatnya.



Selain mawar, dia juga menanam cengkeh. Kemarin pas ane ke sana, juga habis panen cengkeh.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Cengkeh pasca panen/dokpri

Saat ini,cengkeh dibanderol dengan harga 70.000/kg, jual ke tengkulak.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa


Dan ternyata Gan, ranting dari cengkeh juga laku dijual, 6.500/kg. Biasanya dipakai untuk campuran rokok. Baunya malah lebih menyengat dari cengkehnya sendiri.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
Ranting seusai dijemur/dokpri

Di daerahnya, para pemuda tak merantau ke kota, tapi masih banyak yang tinggal di desa untuk bertani. Mereka ada yang bertani mawar, sayuran, jamur, dan lain lain. Mereka ingin membuktikan, bahwa untuk sukses tak perlu ke kota. Desa juga membutuhkan jamahan tangan mereka. Mereka membuktikan, bahwa dengan bertani di desa, mereka bisa tetap memenuhi kebutuhan hidupnya.

Nah, para pemuda bangsa, jika saudara kita saja bisa, kita tentu juga bisa bukan? Selamat Hari Tani, semoga bisa terus berinovasi.
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan falin182 memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 21:53

KELUARKAN INDONESIA DARI KAPITALISME PERTANIAN

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa [/CENTER]
Salah satu kebutuhan primer manusia adalah pangan. Setiap manusia dibekali insting untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan primer manusia yang berupa pangan dapat dilakukan melalui pertanian.
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
(Sumber: dokpri)

Negara Indonesia adalah negara agraris, dimana pertanian menjadi salah satu roda penggerak perekonomian. Seiring perkembangan zaman, teknologi pertanian juga mengalami perkembangan yang pesat. Akan tetapi perkembangan tersebut tidak diimbangi oleh kemampuan sumber daya manusianya. Kehidupan petani identik dengan kehidupan dipedesaan yang jauh dari gaya hidup hedonis yang dianut oleh generasi muda sekarang. Ditambah dengan kapitalisme pada sektor pertanian yang semakin meraja.

Ingatkah kita pada tahun 1984, saat FAO mengakui swasembada pangan di negara kita? Tentunya kita bangga meski dengan berbagai fakta yang mengikutinya, kita tangguh dan kuat pada sektor pertanian.

Dengan berbagai gejolak perekonomian dari tahun ke tahun, pertanian di Indonesia semakin mengalami penurunan. Jerat Kapitalisme yang tinggi seakan menekan para petani untuk berada pada posisi yang serba salah. Mengapa disebut kapitalisme pertanian? Karena karakter dari kapitalis adalah tidak akan pernah memihak kepada pihak yang lemah atau kecil, dalam hal ini adalah petani. Kebutuhan primer yang seharusnya kuat seakan digeser oleh kepentingan ekonomi yang lain. Sistem kapitalis melemahkan pertanian dalam aspek produksi, pengolahan, dan pemasaran. Pengadaan bibit, pupuk, dan pestisida pabrikan adalah langkah awal masuknya pertanian dalam lingkaran Kapitalis yang menyebabkan kearifan lokal petani semakin tergerus.

Generasi muda seharusnya lebih banyak bergerak dalam bidang pertanian. Sebagai kebutuhan pokok ditambah kondisi negara agraris alangkah malunya jika kita masih harus mengimport bahan pangan dari luar. Apalagi bila kita melihat negera-negara lain yang bukan merupakan negara agraris, mampu untuk tidak mengimport bahan pangan dari negara lain.

Bagaimana kita dapat keluar dari lingkaran kapitalisme pertanian?
Dengan adanya berbagai kendala dan masalah dalam bidang pertanian, sebagai rakyat Indonesia kita dapat melakukan beberapa cara untuk memajukan pertanian di Indonesia. Cara-cara tersebut dapat berupa.

1. Regulasi yang mengatur tentang penguasaan sumber daya alam yang tidak memihak pada investor.
2. Peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya petani tentang pengetahuan dan teknologi pertanian.
3. Kelancaran pemenuhan bibit, pupuk, dan pestisida dari industri dalam negeri.
4. Sistem pemasaran yang terarah dan saling menguntungkan, baik petani maupun pedagang.
5. Penyuluhan pertanian yang rutin pada tiap-tiap daerah.
6. Peran aktif generasi muda untuk turun ke lahan untuk regenerasi petani.

Dengan adanya cara-cara tersebut diharapkan mampu memperbaiki sistem pertanian di Indonesia, bahkan mampu mengeluarkan Indonesia dari lingkaran kapitalisme pertanian.
Diubah oleh dandyy07
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan VitaArkana memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 21:57

Grow Your Own : Hidroponik Skala Rumahan

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa


Pertanian modern yang diusung oleh sebagian kalangan milenial memang memudahkan siapa saja yang berminat tanam-menanam sayuran atau buah di halaman rumah. Kalangan milenial dengan slogannya "berani bertani" atau "bangga menjadi petani" mengajak khalayak umum untuk menanam apa saja dengan memaksimalkan penggunaan lahan terbatas di lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, instansi atau bahkan sekolah. Banyak sekali informasi yang bisa digali dengan mudah. Tidak harus dengan pelatihan secara langsung, tetapi informasi dapat diserap melalui buku, artikel majalah pertanian, artikel internet, dan sebagainya. Tidak harus latar belakang pendidikan bidang pertanian, siapa saja bisa bertani; ibu rumah tangga, pekerja kantor, pelajar bahkan pensiunan bisa bertani, asal mempunyai niat dan tekad, maka hambatan dapat diatasi satu persatu.

Banyak sekali metode yang dikenalkan, mulai dari menanam dengan polibag, vertikultur, aquaponik, hidroponik, dan sebagainya. Metode ini gampang saja diterapkan sehingga pemenuhan kebutuhan hasil pertanian skala rumahan bisa tepenuhi. Katakanlah rumah dengan teras seluas 3x4m2 bisa saja menghasilkan sayuran daun, misalnya kangkung, bayam, pakchoy, sawi, selada, dan sebagainya, yang dapat dipanen mencapai 5kg dalam 2 kali sebulan. Itu pun masih bisa diselingi tanaman lain, umumnya tanaman untuk pemenuhan kebutuhan dapur, seperti tomat, cabe, bawang daun, dan sebagainya.

Dewasa ini, hidroponik mulai dilirik oleh berbagai kalangan, dengan pertimbangan pertanian hidroponik tanpa tanah, praktis, bersih, sehat dan bebas pestisida. Beberapa point penting tentang hidroponik, antara lain :
1. Hidroponik dapat dilakukan di teras rumah untuk skala hobi, dengan atau tanpa greenhouse.
2. Hidroponik skala bisnis semakin banyak peminat mengingat pangsa pasar masih tinggi, menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit.
3. Penggunaan nutrisi tanaman pada hidroponik dinilai tepat sasaran, yang dialirkan dengan mudah dan terukur konsentrasinya sehingga tepat diserap tanaman dan tidak ada yang terbuang.
4. Hasil hidroponik memimalkan atau malah tidak menggunakan sama sekali pestisida, insektisida dan herbisida sehingga disebut sebagai produk sayur premium nan sehat.
5. Dengan teknik panen dan pasca panen yang tepat, hasil hidroponik dapat tetap segar sampai ke tangan konsumen.

Secara umum, tahapan hidroponik adalah penyemaian bibit tanaman, pemindahan bibit ke media tanam hidroponik, perawatan tanaman hidroponik, panen dan pasca panen hasil hidroponik.
1. Persemaian hidroponik; biasanya media semai yang sering dipakai antara lain arang sekam, rockwool, serbuk kayu, cocopeat dan hidroton. Pengisian benih tanaman per lubang tanam tergantung dengan jenis sayuran yang ditanam. Jenis sawi dan selada ditanam 1 biji per lubang tanam, bayam, seledri dan kangkung bisa 5-8 biji per lubang tanam. Biji diletakkan di rockwool, dan diletakkan di tempat gelap selama +/- 24 jam. selanjutnya dikenalkan sinar matahari untuk mencegah etiolasi. Perhatikan kelembaban meda tanam selama pesemaian. Media terlalu kering menyebabkan benih tanaman mati.
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Persemaian benih pakchoy (dokumentasi pribadi)


2. Pemindahan bibit ke media tanam hidroponik; dilakukan ketika benih sudah muncul daun keempat. Benih yang dipindah hendaknya dipilih yang sehat, dan tidak dicampur benih kecil atau etiolasi. Akar tanaman umunya belum tumbuh memanjang sehingga perlu bantuan kain flanel untuk menjaga media tanam tetap terkena air nutrisi. Pemberian konsentrasi umumnya bertahap disesuaikan fase tumbuh tanaman.
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Tanaman pakchoy usia 30 hari setelah semai (dokumentasi pribadi)


3. Perawatan tanaman hidroponik; dilakukan dengan menjaga debit air nutrisi, ppm dan pH tanaman. Debit air nutrisi seringkali berkaitan dengan suhu air, di mana semakin rendah suhu air nutrisi, kelarutan oksigen semakin meningkat. Semakin tinggi oksigen tersedia, semakin baik pertumbuhan tanaman hidroponik. Kepekatan nutrisi dan pH tanaman juga tidak kalah penting dalam hidroponik. Kepekatan nutrisi (ppm) diukur dengan TDS meter dan pH tanaman diukur dengan pH meter. Ada rentang batah bawah dan batas atas ppm dan pH yang harus diperhatikan agar tanaman tumbuh optimal.
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Tabel ppm dan ph tanaman hidroponik (sumber : www.urbanhidroponik.com)


Masalah hama seringkali menjadi momok tersendiri bagi pehobi hidroponik, terutama hidroponik tanpa greenhouse. Dengan semboyan sayur hidroponik yang sehat, bersih dan bebas pestisida seringkali pehobi menggunakan pestisida nabati, dengan penyemprotan daun tembakau, daun pepaya, bawang putih dan sebagainya. Selain itu, pemasangan yellow trap juga cukup ampuh untuk mengusir hama trips maupun kutu daun.

4. Panen dan pasca panen; dilakukan ketika tanaman telah masuk waktu panen. Panen sebaiknya dilakukan pagi hari antara pukul 06.00 - 08.00 untuk menjaga sayur tetap segar. Pengemasan hasil panen perlu diperhatikan agar kesegaran tanaman sampai ke tangan konsumen. Untuk menarik minat, seringkali sayur hasil hidroponik diberi label.
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Penanganan pasca panen tanaman hidroponik (dokumentasi pribadi)


Bagaimana memulai hidroponik? sesuaikan dulu dengan kondisi tempat yang akan dijadikan lahan hidroponik. Yang terpenting adalah lamanya sinar matahari yang dapat dijangkau, karena tempat dengan sinar matahari berlimpah dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah metode hidroponik yang akan digunakan. Pelajari metode apa yang mungkin diaplikasikan, tentunya disesuaikan dengan lahan dan juga biaya yang harus disediakan. Tidak harus mahal, atau juga tudak harus sempurna dengan membangun green house untuk berhidroponik. Langsung saja action lalu satu demi satu hambatan pasti terlewati. Belajar dari proses itulah yang penting. Seorang ahli juga selalu mengawali dari pembelajaran.

Adiba Eva Perdani - praktisi hidroponik.
profile-picture
profile-picture
bakhtiar_14 dan evywahyuni memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 21:58

Petani adalah KITA

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Selamat Hari Tani!

Adakah yang masih bercita cita jadi petani? Menurut youtube CNN Indonesia:

,

Hampir 200 perguruan tinggi di Indonesia menghasilkan lulusan sarjana pertanian tapi jarang ada yang mau jadi petani. Institut pertanian aja punya plesetan institut perbankan karena lulusannya yang lebih banyak kerja di bank. Anak yang orangtuanya berprofesi sebagai petani pun bahkan tidak mau anaknya jadi petani.


Padahal petani itu adalah profesi yang sangat mulia sama seperti guru, dokter, insinyur dan lainnya. Jasa mereka sangat besar untuk mensuplai berbagai jenis bahan makanan. Bahan makanan ini adalah hal yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan sehari hari. Untuk beras saja, Indonesia sudah impor dari negara Thailand. Jagung dari India. Gula tebu dari Thailand dan Australia.


Mengutip penjelasan dari channel youtube vice


Ada beberapa alasan yang menyebabkan pertanian di indonesia tidak berkembang:


1. Lahan mulai sempit
Untuk bertani, tentu saja dibutuhkan lahan yang luas agar bisa menanam berbagai jenis variasi tanaman. Seiring perkembangan jaman, sawah diubah menjadi tempat bangunan entah untuk tempat tinggal atau industri. Lahan yang sempit ini menyebabkan para petani semakin sulit untuk bercocok tanam


2. Tidak ada generasi penerus
Seperti yang sudah disinggung diawal, saat ini krisis bagi pertanian di indonesia untuk mencari anak muda yang mau bertani. Pendidikan tinggi membuat generasi muda mencari cara mendapatkan uang dengan lebih cepat dibandingkan dengan cara bertani.


3. Alat dan cara bertani yang usang
Alat pertanian dan cara yang digunakan untuk bertani oleh petani kita masih dengan cara lama. Masih kadang menggunakan banyak pupuk kimia yang menyebabkan tanaman menjadi tidak berkembang dan membuat tanah tidak gembur.


Hal diatas menjadi tantangan bagi dunia pertanian di Indonesia.

Kemudian muncul sebuah komunitas. Nama komunitasnya:

Indonesia Berkebun

Indonesia berkebun lahir dari kumpulan arsitek di indonesia. 
Dikutip dari website Indonesia Berkebun : http://indonesiaberkebun.org/vission...ission/#access,
Komunitas Indonesia Berkebun memiliki visi besar ke depan untuk membentuk kemandirian pangan bagi semua individu.


Komunitas Indonesia Berkebun bisa memberikan solusi untuk menjawab tantangan mengenai lahan yang semakin sempit.


Komunitas ini memberikan semangat dan menyebarkan cara baru bagi orang-orang yang tinggal di kota untuk turut serta menjadikan lahan sempit di kota menjadi produktif. Mereka memberikan edukasi mengenai jenis jenis tanaman yang bisa ditanam di lahan sempit seperti cabai, kangkung, bayam dan lainnya.


Komunitas ini juga menjawab masalah regenerasi petani. Komunitas ini memberi jawaban bagi anak muda yang masih ragu untuk menjadi petani. Bahwa menjadi petani bukan terbatas pada adanya mindset/pola pikir pergi ke sawah untuk mencangkul.


Petani saat ini adalah mereka yang bisa menumbuhkan benih menjadi tanaman kemudian tanaman tersebut bisa dijadikan bahan makanan baik untuk dirinya atau orang lain. Petani bukan hanya sekedar mereka yang kerja di sawah, tapi mereka yang juga bisa mengembangkan lahan sempit dengan berbagai variasi jenis bahan makanan.


Mindset petani, oleh komunitas ini berubah. Petani adalah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh semua orang baik di kota maupun di desa selama mereka melakukan tanam-rawat-panen. Perubahan mindset atau pola pikir ini harus disebarkan ke semua orang agar saling gotong royong untuk memenuhi kebutuhan pangan masing-masing dan juga mengembalikan Indonesia menjadi negara agraris.


Semoga tulisan ini bisa menjadikan semangat untuk kita agar bisa mengembangkan dunia pertanian di Indonesia dimulai dari berkebun di rumah


Petani adalah kita
Kita adalah petani

Hidup pertanian Indonesia

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Link gambar: https://www.google.com/amp/s/amp.kom...ir-gagal-panen
Diubah oleh fadahoy
profile-picture
evywahyuni memberi reputasi
1 0
1
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 22:09

Hewan Predator Bagi Petani

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Menjadi petani bukanlah suatu hal yang mudah. Meskipun bahan pangan utama kita tergantung dari hasil pertanian tapi kondisi dari pertanian kita semakin lama semakin menurun.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa


Biaya produksi yang kian hari melonjak tinggi namun harga padi yang rendah saat panen seringkali membuat para petani tidak berdaya.

Selain dari biaya produksi salah satu yang mengancam para petani adalah adanya hewan-hewan yang menjadi hama dan merusak tanaman padi. Sebagai anak petani ane merasakan betapa berat mengolah tanah untuk ditanam dan kemudian panen gagal karena hama. Terkadang tidak hanya satu tapi beberapa hama sekaligus yang menyerang pertanian kita.

Berikut adalah beberapa hewan yang menjadi momok bagi para petani

1. Tikus

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Tikus adalah hama yang sangat merusak hasil pertanian, tidak hanya tanaman yang siap panen bahkan saat penyemaianpun seringkali tidak lepas dari serangan tikus.

Tikus yang menyerang saat malam hari dan bersembunyi saat malam seringkali dapat membuat gagal panen total apalagi saat menyerang berkelompok dalam jumlah besar.

Beberapa cara menanggulangi tikus adalah dengan pemberian umpan racun, bisa juga dengan melepas burung hantu atau ular yang merupakan predator utama tikus, dapat juga kita melakukan perburuan atau memasang perangkap untuk tikus.


2. Penggerek batang

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Penggerek batang adalah larva dari ngengat.
Penggerek batang ini menyerang padi dari dalam batang, karena sebelumnya ngengat memasukkan telur dalam batang padi.

Telur ngengat yang menetas/penggerek padi ini memakan batang padi dari dalam dan menyebabkan padi menguning dan mati.

Penanggulangan penggerek batang adalah dengan penyemprotan insektisida seperti regent, spontant atau mitac


3. Keong mas

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Hama satu ini merusak sejak awal penanaman. Tanaman padi bisa rusak total sejak mulai tumbuh/ sejak baru ditanam.

Perkembangbiakan keongmas ini juga sangat cepat dan banyak, sehingga kerusakan akibat keongmas juga sangat diperhitungkan.

Penanggulangan keong mas diantaranya dengan menghancurkan/mengambil telur keong mas dan menaburkan daun kencur di sekitar lokasi yang diseerang keong mas.


4. Burung

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Burung juga merupakan hama yang sangat merusak, mereka langsung memakan bulir padi yang sudah menguning.

Bisa dibayangkan bagaiman saat menjelang panen tiba-tiba segerombolan burung datang menyerbu padi.

Penanggulangan kedatangan burung ini adalah dengan memasang orang-orangan sawah dan memasang klonengan yaitu, tali yang dipasang kaleng-kaleng dengan butira kerikil di dalamnya untuk menakuti burung.


5. Wereng

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Selain merusak dengan menghisap cairan pada padi yang menyebabkan padi menjadi kerdil atau mengering. Wereng juga dapat menyebarkan virus pada tanaman padi.

Penanggulangan wereng dilakukan dengan penyemprotan insektisida.

Demikian beberapa hewan yang menjadi musuh dari petani. Semoga akan ada solusi yang lebih baik dan mumpuni untuk menangani hama yang kian merongrong para petani.

Referensi;
link
Diubah oleh Eto243
profile-picture
evywahyuni memberi reputasi
1 0
1
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 22:57

Stop Buang Makanan Sisa, Bantulah Petani Kita Dan Indonesia

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Indonesia sebagai negara agraris yang memiliki tanah nan subur, tentu merupakan sebuah anugerah. Sampai ada peribahasa "tongkat kayu dan batu jadi tanaman". Namun walau pun negeri ini subur dan mudah menanam apa saja, tetap kita harus menghargai jasa dan keringat para petani yang berpanas-panasan mencangkul dan menyiram ladangnya tiap hari demi sesuap makanan yang masuk ke mulut kita
Lantas bagaimanakah cara termudah kita menghargai tetes keringat para petani? Cara termudah dimulai dari janganlah kita menyianyiakan makanan dengan kebiasaan membuang makanan karena tidak habis.
Sering kita temui baik dari kelas warteg hingga restoran mewah, bukanlah hal yang sulit menemukan piring bersisa makanan beserta lauknya. Malah mungkin lebih banyak piring bersisa makanan, daripada yg piring bersih tak bersisa. Tentu ini selain pemborosan sumber daya pangan, juga tidak menghargai jernih payah petani.

Faktanya di Indonesia dalam setahun dihasilkan sampah dari sisa makanan sebanyak 13 Juta TON atau dapat dikonsumsi sebanyak 28 juta orang! Mencengangkan bukan?
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
Sumber gbr: https://m.brilio.net/serius/5-fakta-...g-180524f.html
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
Sumber gbr: https://m.brilio.net/serius/5-fakta-...g-180524f.html
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
Sumber gbr: https://www.idntimes.com/hype/fun-fa...-buang-makanan


Masih banyak di luar sana orang-orang yang kurang beruntung yang bahkan nasi putih saja harus mencari beras aking sisa yang dijemur. Di sisi lain banyak yang buang-buang makanan karena tidak habis, ironis.
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
Sumber gbr: http://bisnisbandung.com/2018/07/30/...alam-kemajuan/
Maka mulailah dari diri kita sendiri dengan ambil makanan secukupnya, apabila porsi makan kita sedikit, maka saat di rumah makan pesanlah nasi setengah porsi saja. Dan kalau pun terpaksa tidak bisa habis, maka bungkuslah bawa pulang makanan kita.
Memang walau dianggap sepele hal ini, namun apabila semua orang sadar dan tidak kebiasaan membuang makanan, maka dalam setahun negara kita dapat menghemat 13 juta Ton makanan yang dapat dikonsumsi oleh lebih banyak orang lagi.




Hawk,


Jakarta, 15 Okt 2019
Diubah oleh hawk
profile-picture
evywahyuni memberi reputasi
1 0
1
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 23:30

Peningkatan Hasil Pertanian Dengan Dukungan Pemerintah

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Sebelumnya Ts mau bilang bahwa event menulis ini membuka mata kita bahwa pertanian di Indonesia kita butuh dukungan dari pemerintah terutama ketersediaan kebutuhan petani dan kemitraan untuk menyakurkan hasil pertanian yang jelas.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Jika kitacermati, semakin kesini musim hujan dan musim kemarau susah ditebak. Bulan Oktober yang seharusnya sudah musim hujan di tempat Ts, belum jug turun hujan, sedangkan masa untuk menanan padi seharusnya sufah dimulai pada bulan Oktober ini.

Bisa dilihat pada foto Ts yang didapatkan tidak jauh dari rumah Ts sawahnya sangat kering, tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam, selain sudah sejak bulan April tidak turun hujan, keberadaan embung dan saluran irigasi tidak ada. Jadi pertanian daerah Ts mengandalkan hujan yang intens untuk bercocok tanam, untuk menjamin ketersediaan air.

Nah, kalau begitu apa yang sebaiknya pemerintah lakukan untuk mengantisipasi menganggurnya lahan yang mengandalkan hujan untuk pengairan di sawah?? Pemerintah bisa memfasilitasi adanya sumur tanah atau yang kerap disebut sumur sibel, sumur yang kedalamnya bisa mencapai 50meter untuk mendapatkan air tanah yang melimpah. Dengan adanya sumur tanah, dapat membantu para petani menanami sawahnya dikala kemarau dengan tanaman jagung.
profile-picture
evywahyuni memberi reputasi
1 0
1
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
15-10-2019 23:59

Muliakanlah Petani...

Muliakanlah Petani...

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
Jika ditanya bagaimana kondisi petani saat ini? Bolehkah saya bilang sejujurnya kalau kondisi sekarang miris dan mengelus dada.Itulah mengapa saya memberi judul demikian dan menjadi latar belakang tulisan saya. Seperti kita ketahui bersama beberapa tahun belakangan semenjak diberlakukannya impor besar besaran oleh kemendagri serta diduga adanya "kemungkinan" mafia impor makin mencekik kondisi para petani hampir di semua sektor bidang pertanian. Mulai dari petani padi, tebu, garam, sawit, tembakau,karet, sayur sayuran dan masih banyak lagi.

Bagaimana tidak disaat hampir rata rata para petani mulai musim panen bersamaan itu pula impor dilakukan. Contoh setahun belakangan saat panen raya padi dan kabulog juga mengatakan stok beras di gudang bulog masih banyak dan cukup ntah kenapa kebijakan impor beras dilakukan. Hingga banyak yang berpikiran kalau kebijakannya yang tidak pro rakyat. Terlepas dari semua alasan kebijakan yang dikeluarkan yang pasti kondisi para petani "kembang kempis" agar supaya dapur bisa tetap ngebul.

Untuk itu dari diri saya pribadi, mulailah membantu meningkatkan taraf hidup para petani bisa dengan cara belilah langsung hasil panen dari para petani gak melulu kita harus membeli barang impor meski itu murah. Dan untuk pemerintah yang terkait dengan kebijakan yang bisa merugikan para petani, muliakanlah para petani dengan mengeluarkan kebijakan kebijakan yang pro rakyat khususnya petani. Jangan sampai para petani banyak menjual lahannya karena alasan beberapa hal.
Mulailah peduli dengan rakyat khususnya petani.
Demikian tuliskan ini saya buat mengenai kondisi petani kita.Mohon maaf bila ada salah.


[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
foto : dokpri
Akan sangat bahagianya jika hamparan luas tanah petani menghijau,kelak menunggu hasil panen dengan tidak merugikan para petani
profile-picture
evywahyuni memberi reputasi
1 0
1
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
16-10-2019 05:04

Potret Pertanian Di Jayapura

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Indonesia disebut negara agraris karena banyaknya para petani. Indonesia yang kaya akan alamnya membuat para petani memanfaatkannya untuk kegiatan bercocok tanam.

Jayapura merupakan sebuah kota di timur Indonesia yang bisa aku bilang sudah majulah, semua ada di sini. Tapi meskipun disini sudah ada infratruktur dimana - mana, daerah hijau masih banyak disini. Di sini aku pribadi mengakui bahwa orang timur memang lebih bisa menjaga alam dari pada orang Jawa. Maaf aku tidak bermaksud membandingkan tapi itu fakta yang aku liat.



Gambar di atas adalah hasil pertanian di daerah Koya, Jayapura. Daerah Koya sendiri memang miliki lahan hijau yang masih luas. Selain pertanian, peternakan juga ada di daerah tersebut. Koya itu memang terkenal dengan dengan hasil berasnya yang bagus kemudian juga buah kelapanya. Ya biasa pedagang - pedagang kelapanya di Jayapura itu ambil kelapanya di daerah Koya ini.



Daerah kedua yang memiliki daerah pertanian yang bagus di Jayapura yaitu daerah Arso, Kab.Keerom. Di daerah sini aku akui bagus - bagus hasil pertanian, dari buah naga, jagung, kepala, beras dan lainnya bagus kualitasnya. Tak jarang produk - produk hasil pertanian daerah Arso masuk ke supermarket - supermarket di Jayapura. Di Arso para petani tidak hanya orang asli papua sendiri tapi ada juga pendatang di sana. Jadi ya mereka bertukar ilmu seputar pertanian di sana.

[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa

Pertanian di Jayapura ini kalau aku liat sudah bagus hasilnya, cuma yang menjadi masalah itu satu, yaitu pengepulnya kurang, jadi terkadang mereka terpaksa turun sendiri ke kota untuk menjual hasil pertaniannya.
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan l13ska memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
17-10-2019 01:28
Untuk Agan dan Sista semua yang telah Mengikuti Lomba Menulis Event Hari Tani Komunitas Belajar Bersama Bisa sebagai bentuk dukungan pada nasib petani di negeri ini, kami keluaga besar komunitas belajar bersama bisa, sekali lagi mengucapkan terimakasih pada Kaskus Khususnya dan kaskuser secara umum.

Berubung event udah ditutup, sembari menunggu penguman, agan dan sista silahkan ramaikan thread ini. Namun selama belum ada penguman pemenang, postingan event yang dilombakan sudah tidak boleh diedit atau direvisi lagi.

Jika ada pertanyaan atau problem, silahkan diskusikan di sini. Belajar bersama bisa dan terimakasih.
profile-picture
profile-picture
YumnaAzalea dan uliyatis memberi reputasi
2 0
2
[COC] Thread Event Hari Tani - Komunitas Belajar Bersama Bisa
18-10-2019 22:38
nyantai malam sambil baca2 emoticon-Cool
profile-picture
simsol... memberi reputasi
1 0
1
Halaman 8 dari 8
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia