alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1843
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cbc851a018e0d5684371b5f/pacarku-hidup-kembali
Hayati tertarik ke alam baka dan memaksanya harus berpisah dengan Asnawi. Dia sebenarnya masih hidup namun akhirnya dia bisa kembali meski dalam wujud kuntilanak
Lapor Hansip
21-04-2019 21:58

PACARKU HIDUP KEMBALI (Romance, Ecchi, Horror, Comedy)

Past Hot Thread
PACARKU HIDUP KEMBALI
Permisi Gan/Sis pembaca setia cerita cinta Hayati dan Asnawi, dalam trit baru ini ane mau cerita lanjutan petualangan Hayati setelah berpisah sama Asnawi.
Sinopsis


Quote:
PERHATIAN !!

1. Cerita ini hanyalah fiktif belaka, untuk karakter, tempat kejadian dan nama perusahaan adalah murni dari imajinasi penulis. Penulis berpesan agar pembaca tidak terlalu menganggap serius

2. Cerita ini adalah lanjutan dari PACARKU KUNTILANAK. Bagi pembaca yang baru mengikuti cerita ini, harap membaca prequelnya terlebih dahulu

3. Penulis membebaskan pembaca untuk berkomentar apapun di dalam trit ini, selama tidak menyinggung SARA

4. Cerita ini banyak menampilkan adegan kekerasan. Harap bagi pembaca yang dibawah 17 Tahun untuk tidak membacanya

5. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dan Typologi




Soundtrack cerita biar kayak film-film ANIME....emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment

Opening Song


 
BAGIAN 1
ALAM BAKA
part 1



Malam itu setelah petarungan besar antara Bendoro dan Hayati, keadaan tampak sangat memilukan. Asnawi dan Hayati saling berpelukan dalam waktu lama, tubuh Hayati yang masih mengeluarkan darah tidak menjadi batu sandungan buat dirinya untuk memeluk Hayati.

Hayati menangis tersedu sedu dalam pelukan Asnawi. akhirnya setelah sekian lama, dia bisa bersatu dengan Asnawi tanpa harus mengalami berbagai gangguan. Bendoro yang selama ini muncul di kehidupannya, telah lenyap begitu saja. Memang Bendoro mempunyai tujuan yang baik demi membela kamu arwah penasaran yang diperbudak oleh bangsa siluman bangsawan, namun dia telah merenggut kebahagiaan Hayati dengan memaksanya untuk ikut berjuang. Bagi diri Hayati, Asnawi berperan sebagai pahlawan besar dalam kahidupannya sebagai arwah penasaran. Dimulai dengan pertemuan pertamanya yang sangat menyeramkan sampai mereka menjadi satu seperti sekarang ini. Banyak lika liku kehidupan cinta diantara mereka berdua ditengah jurang perbedaan yang menganga.

Hayati merasa sangat bahagia kala itu, hatinya merasa sangat tenang dan jiwanya berbunga bunga. Tubuhnya mulai menghangat seperti manusia hidup. Detak jantungnya mulai terasa dan aliran darahnya mulai menggelora. Tiba tiba seberkas cahaya berwana keemasan muncul dari langit dan menerpa tubuh Hayati yang masih beperlukan dengan Asnawi. Hayati langsung kaget dengan cahaya itu dan melapaskan pelukannya dengan Asnawi.

“mas...sinar ini?”

“maksudnya apa Hayati?”

“hatiku sekarang tenang banget dan jiwaku juga terasa hangat...jangan jangan ini tanda tanda...”

“maksudnya arwah kamu udah nggak penasaran lagi?”

“iya mas ku...huft..huft..mas.....mas..........gimana ini?”

“Hayati....kamu jangan tinggalin aku... kita udah berjanji mau hidup bersama”

“aku juga sama mas aku...hiks ...hiks...aku nggak mau pisah sama kamu mas”

Tubuh Hayati menjadi sangat hangat dan perlahan mulai memudar. Panggilan dari alam baka mulai menggema, Hayati mau tidak mau harus pergi kesana dan meninggalkan Asnawi di dunia ini. Asnawi semakin erat memeluk Hayati. Dia histeris dan tidak mau melepas Hayati.

“Hayati....tolong tetap disini, jangan pergi dulu ke alam baka..hiks..hiks”

“maafin aku mas, aku juga nggak bisa berkehendak....ini udah takdir...udah seharusnya aku berada di alam sana”

“HAYATIIIIII...........TOLONG HAYATI....TETEP JADI ARWAH PENASARAN....JANGAN TINGGALIN AKU”

“mas.....kayanya aku udah nggak bisa....aku udah pasrah akan keadaan sekarang..mas...denger aku mas...”

Hayati berusaha menegakkan kepala Asnawi yang tertunduk. Tampak mata Asnawi yang merah karena menangis dan wajahnya yang basah terkena air mata. Hayati berusaha tegar dan menguatkan Asnawi yang tengah jatuh dan larut dalam kesedihan. Hayati harus menyampaikan pesan yang bisa dijadikan bekal hidup Asnawi ditengah waktu yang samakin sempit. Lama kelamaan tubuh Hayati semakin memudar, dia harus berpacu dengan waktu.

“mas....maafin aku yah...mas...aku pengen kamu janji...aku pengen kamu berjanji sebelum aku pergi selamanya ke alam baka”

“nggak mau....kamu harus tetep disini Hayati..”

“mas...ku sayang...tolong aku yah mas.....mas harus ngerelain kepergianku yah...dan aku pengen mas berjanji”

Asnawi terdiam beberapa saat. Dia tampak berusaha untuk ikhlas untuk melepas Hayati pergi ke alam baka. Dia mulai mengatur napasnya dan menghentikan tangisannya.

“hiks...hiks....hiks..............iya aku berjanji”

“aku pengen kamu berjanji untuk menyayangi Cascade sabagaimana kamu menyayangi ku...aku pengen kamu melanjutkan hidupmu bersama dia....aku pengen kamu balikan lagi sama dia.....janji mas!”

“aku janji Hayati.........aku akan melaksanakan janji janjimu Hayati”

“makasih banget mas ku sayang...sekarang aku bisa pergi dengan tenang”

“iya Hayati sayang...aku sayang banget sama kamu...aku cinta banget sama kamu...aku nggak akan ngelupain kamu..Hayati...hatiku udah milik kamu....aku nggak akan ngasihin sama orang lain”

“mas....hiks..hiks....kamu harus tetap sehat yah mas, kamu harus rajin mandi, makan makanan sehat, nggak boleh ngerokok dan rajin olahraga mas....mas.....kayanya waktuku udah tiba...peluk aku mas”

Asnawi kembeli berpelukan dengan erat disertai tangisan yang luar biasa yang membuat suasan semakin menyedihkan.

“mas...walaupun di dunia ini kita nggak bisa bersatu...semoga di akhirat kelak kita akan ketemu lagi dan hidup bersama selamanya”

“iya Hayati..aku janji...aku akan selalu mendoakan mu dan akan melakukan semua yang kamu perintahin ka aku.....Hayati aku akan menemuimu di akhirat nanti...tunggu aku disana yah sayang....capet atau lambat aku juga akan menyusulmu ke alam sana....terima kasih Pacar Kuntilanak Ku tersayang...kamu udah mewarnai hidupku yang menyedihkan ini....”

Hayati pun akhirnya menghilang dari pelukan Asnawi. dan cahaya keemasan yang berasal dari langit pun juga ikut menghilang. Kejadian itu sama persis seperti yang Asnawi saksikan ketika 6 kuntilanak anak buah Wewe Gombel yang juga pergi ke alam baka. Asnawi kembali menangis dan berteriak teriak menyebut nama Hayati. Dia seakan akan tidak sanggup ditinggal Hayati dalam keadaan seperti itu.

Hayati terbang di dalam sebuah pusaran energi dalam tuangan yang tak terbatas. Dia melayang tanpa arah yang jelas, Hayati mencoba untuk berbalik arah melawan arus tarikan gaya,akan tetap usahanya itu gagal. Hayati menangis selama berada dalam pusaran itu. Dalam hatinya dia terus berkeluh kesah dengan keadaan yang dialaminya.

“Oh Tuhan....kenapa Engkau melakukan ini kepadaku?.....aku cuma ingin hidup bahagia bersama kekasihku....kenapa Tuhan??” gerutu Hayati dalam tangisannya.

Tiba tiba seberkas cahaya putih kecil mulai muncul diujung pusaran. Hayati langsung melihat kearah cahaya itu, dia tampak mengernyitkan dahinya. “Mungkin itu adalah pintu alam baka” gumam Hayati dalam hati. Lama-lama cahaya putih itu semakin membesar dan mendekati Hayati. Jantungnya semakin berdebar kencang ketika dia mendekatinya dan akhirnya dia masuk kedalam cahaya putih itu.

Tiba-tiba Hayati berbaring diatas tanah yang tandus. Dia menghela napas dengan kencang dan berusaha membuka matanya pelan-pelan. Hayati mulai berdiri dan melihat keadaan disekitarnya. Ternyata tempat itu adalah sebuah padang tandus yang sangat luas dan memiliki kontur permukaan tanah yang datar. Hayati tampak sangat kebingungan dengan tempat itu. Dia kemudian berjalan untuk mencari tahu tempat yang baru didatanginya itu. Padang tandus itu dipenuhi oleh kabut dan bersuhu panas, seperti suasana Kota Bandung di siang hari.

Hayati berjalan lurus kedepan untuk mengetahui tempat itu. Dia tidak bisa melihat jauh karena terhalang oleh kabut, jarak pandangnya sangat terbatas. Akhirnya dia menemukan sebuah pohon kering yang menjulang cukup tinggi. Hayati memiliki ide untuk memanjat pohon itu dengan tujuan dapat melihat keadaan di sekitarnya. Dia pun memanjat pohon itu dengan susah payah.

Wujud Hayati berubah menjadi seperti manusia, dia tidak bisa melayang dan terbang seperti biasanya, tampak tubuhnya juga memadat. Hayati masih memakai baju gaun putih kuntinya yang berlumuran darah akibat pertarungan dengan Bendoro. Ketika sampai di puncak pohon, Hayati mulai melihat lihat kondisi sekitar yang masih tertutup kabut.

Tak lama berselang, tiba-tiba angin kencang bertiup dan menyingkirkan kabut yang mengahalangi pandangannya. Hayati tampak menutup matanya ketika diterpa angin tersebut. Setelah angin itu hilang, Hayati kembali membuka matanya. Betapa kagetnya dia ketika melihat pemandangan yang ada dihadapannya. Dia melihat orang-orang yang sangat banyak tampak antri untuk masuk ke dalam sebuah pintu besar yang berada di sebuah benteng yang sangat tinggi dan panjang di ujung cakrawala. Orang-orang yang kira kira berjumlah jutaan itu tampak bersabar dalam menunggu antrian masuk ke gerbang itu. Mereka tampak mengenakan kain kafan yang digunakan untuk menutup tubuh. Tergambar berbagai macam ekspresi yang tersirat di raut wajah mereka, ada ekspresi senyum bahagia, sedih, menangis dan penuh penyesalan.

................................................................

Closing Song



Polling
197 Suara
Siapakah yang akan menjadi pendamping hidup Asnawi ? 
Diubah oleh Martincorp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
black392 dan 67 lainnya memberi reputasi
68
Tampilkan isi Thread
Halaman 73 dari 94
PACARKU HIDUP KEMBALI
10-10-2019 21:44
ini kalo dibikin komik bagus deh
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
10-10-2019 22:38
Ini saya masuk urutan komentar keberapa yak??? Mudah2an cepet sampe komentar ke seratus, biar ts makin smangat update nya
😄😄😄
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
10-10-2019 22:50
updatelah bossq..malam jumat ini...waktunya horor iwik2..komentar ke-100 bossq
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
10-10-2019 23:29
Harap bersabar manti galo ceditain sapa dolo
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 03:30
Ayo update dong, takutnya ntar keburu di gembok
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 06:40
males baca ginian lama gak update bisa jadi juragan kentang... pindah²
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 07:47
100 komentar telah masuk di thread agan, silakan di update part selanjutnya.. emoticon-Hansip






























emoticon-Peace
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 07:53
beruntung banget nasib si nawi,di tinggal hayati tpi msh byk cwek2 yg dketi doi.. emoticon-Cape d...
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
11-10-2019 08:24
Balasan post jomblostronger
gak banyak gan, cuman 1 Raizha doang, tapi kualitas kuda australi
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
tcytedy dan jomblostronger memberi reputasi
2 0
2
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 09:18
ma komentar ane ini baru masuk 40 komentar. gan martin, jgn tunggu smpe 100 napa, kita2 disini udah ga tahan nie mau baca, nti ane tusuk pake kunai nya naruto lho klo kelamaan emoticon-Ngakak
0 0
0
Lihat 2 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
11-10-2019 09:44
Balasan post tidhy010709
Wadaww ditusuk!!! Hahahahhahaa
Iya ini lagi diketik dan edit biar gak digampar momod lagi, soalnya mau ada adegan panas lagi, jadi di bredel dulu abis2an nih kata2 nya... semoga hari ini bisa apdet gan
Diubah oleh Martincorp
profile-picture
basapurba memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 09:47
waduh skrg mestu pakai syarat buat update.......update dong ferguso
0 0
0
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
11-10-2019 11:22
Balasan post joniahjoni
semua ini gara2 digembok kemaren nih, jadi jiwa Birokrat ane bangkit gan emoticon-Cool
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 11:26
om martin. kalo nunggu 100 komen apa nggak takut kalo nanti banyak yang ngejunk dimari?
profile-picture
Katamaran memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
11-10-2019 11:57
Balasan post Martincorp
@Martincorp ente tau kan kabar baru2 ini soal penusukan salah satu menteri? nah tpi kan ga kena, nti nyasar ke agan emoticon-Ngakak
ok dh, hati2 yaa, jgn smpe da orng iri lg dan digembok lg emoticon-2 Jempol

45 komentar nie
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 13:03
Quote:Original Posted By Martincorp
gak banyak gan, cuman 1 Raizha doang, tapi kualitas kuda australi
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Ampun dah gan, kira2 brp HP (horse power ) ntuemoticon-Ngakak
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 16:25
BAGIAN 21
MENIKAHI KUNTILANAK
part 2



Keesokan pagi, Asnawi kembali pergi dengan Febri dan Eka menuju Sukabumi. Febri sangat semringah ketka Asnawi meneleponnya untuk memberi kabar kalau dirinya berhasil mendapat dua syarat sekaligus yakni daging dan tulang perawan.

Sebelum pergi, Asnawi menyempatkan diri terlebih dahulu untuk membangunkan Utami yang sedang tidur di ranjangnya untuk berpamitan dan mencium keningnya. Utami bangun dan keluar dari balutan selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Dia melihat Asnawi yang pergi meninggalkannya sendirian kembali di kostan. Hatinya merasa sangat senang karena telah mendapatkan curahan energi yang sangat banyak dari Asnawi semalam. Selain itu, Asnawi memberikan kasih sayang terhadap dirinya hingga membuat dirinya ingin kembali hidup menjadi masnusia untuk berpasangan dengan Asnawi. Setelah Asnawi menyimpan tulang Utami di bawah kasur, kini kekuatan Utami semakin kuat. Aura arwahnya pun menjadi sangat kental. Utami bisa menunjukkan diri kepada siapapun tanpa harus menghabiskan energi untuk semua orang yang berada di dalam rumah maupun halan rumah kost. Arwahnya kini terikat dengan rumah itu karena keberadaan tulang rusuknya.

Utami yang terbangun dari tidurnya dan menatap kepergian Asnawi


Eka kembali menjemput Asnawi di depan rumah kostnya. Febri yang kala itu membawa banyak barang, sangat antusias ketika Asnawi datang. Dia sangat penasaran dengan daging dan tulang perawan yang dibawanya. Asnawi memperlihatkan jantung Utami yang sudah ditaburi garam dan kembang tujuh rupa kepada Febri.

“njiiirrr...ini daging apaan bro?” tanya Febri.

“ini jantung broo....punya nya Utami...masih lumayan seger lah walaupun udah terkubur selama 6 tahun” jawab Asnawi.

“wow...kok bisa awet yah si Utami itu?...emang dia anak baik-baik yah?”

“dia emang anak sholeh broo....makanya dia mati dalam keadaan perawan dan yah...dia baik banget pokoknya mah”

“apa elu gak takut kalo arwah Utami marah sama elu?” celetuk Eka dibalik kemudi.

“enggak atuh broo...gue ijin dulu sama dia...sebelum akhirnya dia ngasih” jawab Asnawi.

“tapi gue jadi curiga nih....apa Utami sekarang masih perawan atau enggak yah?..hahaha...kan dia tinggal sama lu.....”

“anjiiirrrrr..........kenapa lu musti nanya gitu sih?” Asnawi ngegas.

“Hayati aja yang kunti lu hajar abis-abisan...apalagi si Utami nih...dia anak baek-baek...pasti lu udah perawanin dia kan”

“geblek...kok lu bisa nebak sih!!!” Asnawi pasrah dan mengakui segalanya.

“TUH KAN..BENER ANYEEENK...LU UDAH PERAWANIN SI UTAMI....hahahaha” Eka tertawa lepas seakan akan dia memenangkan suatu pertandingan sementara Asnawi hanya terdiam sambil menahan malu.

“trus..tulang sama daging ini udah gak perawan dong?” tanya Febri mendadak kaget.

“ya enggak atuh broo...belegug elu mah...kan si Utami ini matinya masih perawan, jadi ya jasadnya masih perawan” jawab Eka dengan lantang.

“oh gitu....huhhh...alhamdulillah...hahaha....jadi nih gue ngidupin Letty” Febri bernapas lega.

“anjiiiirrr....ngomong-ngomong mana nih si Letty?” tanya Asnawi.

“nih ada di sebelah gue” jawab Febri.

Akan tetapi, baik Asnawi maupun Eka tidak melihat sosok Letty di sebelah Febri. Mereka pun bingung dengan hal itu.

“gak ada siapa siapa ah disebelah lu” ujar Asnawi.

“oh jadi elu gak bisa liat Letty kalo lagi mode gaib?....bukannya lu dulu bisa Wi?” tanya Febri.

“udah enggak broo...dulu kalo deket sama Hayati..gue bisa liat setan..tapi sekarang udah enggak” jawab Asnawi.

“tapi kenapa lu bisa liat Utami kalo gitu?” Eka tiba tiba kembali masuk obrolan.

“hmmm...anu....Utami udah nerima energi kehidupan dari gue...jadi gue bisa liat dia” jawan Asnawi malu-malu.

“anyeeeeeenk...maneh goblok pisan Nawi hahahaha” kata Febri kaget.

“iya cuy...si Asnawi ini emang seorang pemerkosa setan hahahaha” ledek Eka.

“dasar kampret lu berdua !!.............” ujar Asnawi kesal.

Sekitar enam jam, mereka menempuh perjalanan langsung menuju Sukabumi Selatan untuk menemui Mbah Encur. Ketika mereka tiba, seperti biasa sang satpam cantik penunggu rumah menanyai tujuan dan memeriksa kendaraan yang akan memasuki rumah. Eka dengan senang hati keluar dari kendaran untuk menemani sang satpam memeriksa mobil sambil curi-curi perhatian.

Setelah selesai memeriksa, akhirnya mereka diizinkan untuk memeasuki rumah. Eka sangat bahagia ketika berhasil berkenalan dengan satpam cantik itu dan mendapatkan nomor handphonenya. Wajahnya tampak berseri-seri sambil menerba senyman ke semua orang.

“kenapa lu senyam senyum sendiri kaya orang gila?” tanya Asnawi dengan sinis.

“hahahaha...gue lagi seneng broo, gua bisa dapetin nomer hape satpam cakep itu” jawab Eka.

“njiiiirr...lu mau macarin satpam itu?” Asnawi kembali bertanya.

“ya namanya juga usaha broo....yang penting gue gak jomblo lagi dan gue gak pacaran sama setan kayu lu berdua haha” jawab Eka dengan nada meledek.

“ngehek banget nih si Eka......mau gue tampol anjiing!!!” Febri tiba tiba marah dengan Eka. Dia menarik kerah baju Eka hingga dirinya tertarik ke belakang.

“udah udah..bro...lu jangan berantem....udah ah..kita kan kesini mau ngidupin Letty” Asnawi berusaha menenangkan Febri yang terlanjur naik pitam. Dia berusaha melepaskan cengkeraman tangan Febri terhadap kerah baju Eka.

“hmmm....untung ada si Nawi...kalo enggak...gue bener bener ngehajar lo” sahut Febri.

“gue cuman bicara fakta broo...emang lo berdua kan demen sama setan” Eka membala diri
.
“udah Ka..udah...lu mendingan diem aja...kasihan si Febri.di lagi stres broo..jadi wajar kalo gampang marah” ujar Asnawi.

Eka akhirnya mengalah, dia meminta maaf kepada Febri karena telah meledeknya. Mereka bertiga turun dari mobil, kemudian membawa semua barang-barang yang sudah dipersyaratkan sebelumnya oleh Mbah Encur. Mereka menyimpan barang barang itu diatas teras. Febri memencet bel pintu, tak lama kemudian pintu terbuka dan sang pembantu cantik kembali menyambut mereka dengan ramah. Asnawi mendadak baper dan teringat Bi Asih ketika melihat pembantu cantik itu. Mereka deipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu. Pembantu cantik itu pun pergi menuju ruang tengah untuk memanggil Mbah Encur.

Asnawi secara tidak sengaja menitikan air mata ketika melihat pembantu cantik itu berjalan menjauhinya. Hal itu pun dilihat oleh Eka.

“broo...kenapa lu nangis?”

“oh enggak broo...hmmmm....gue cuman terharu”

“terharu kenapa?”

“cantik banget broo....mengingatkan gue sama Bi Asih”

“njiirr...Bi Asih...siapa lagi tuh?...apa sejenis setan lagi?”

“dia orang broo.....dia itu pembantu di rumah Cascade”

“buseeeeett...maksud lu pembantu yang pernah jadi selingkuhan lu”

“hmmmm...bukan selingkuh sih..tapi temen aja”

“ahhh...iya deh temen....mending sekarang lu segera move on broo...deketin lagi tuh pembantunya si Cascade....kan lumayan”

“anjir..enggak lah bro...gue rencana mau balikan lagi sama Cascade”

“hadeuuuh...bukannya elu ditolak sama dia?”

“iya euy...gue juga gak ngerti....tapi dia itu kayak yang gak mau kalo gue pacaran sama cewek lain”

“emang si Cascade itu rempong broo...ribet...mungkin gara-gara dia anak tajir melintir..jadi dia lebih seneng liat lu ngegantung kali...atau ada sesuatu sama dia, makanya dia gak mau balikan sama elu”

“bener Ka....lu bener banget...”

Tak lama berselang, Mbah Encur pun memasuki ruang tengah dengan digandeng oleh empat orang gadis cantik sekaligus yakni dua di kanan dan dua di kiri, sementara sang pembantu cantik mengikuti dibelakangnya.

“anjiir..liat tuh bro..Mbah Encur udah kaya Hugh Hefner aja....digandeng sama cewek cewek cakep” bisik Eka.

“bener broo....gua jadi iri anjir....tuh aki aki sakti banget yah” jawab Asnawi.

Mbah Encur kemudian duduk di sebuah sofa panjang, para gadis yang menggandengnya tadi juga ikut duduk di sebelah Mbah Encur dengan mengapitnya ditengah-tengah sofa. Asnawi, Febri dan Eka langsung menghampiri Mbah Encur untuk menyalaminya.

“gimana jang Febri...apa sekarang syaratnya udah dipenuhi?” tanya Mbah Encur dengan suara terbata bata.

“alhamdulillah mbah...saya udah ngumpulin persyaratannya...saya dibantuin sama temen temen” jawab Febri.

“kalo begitu setelah maghrib kita akan melakukan ritual....ayo sekarang ikut saya!”

Mbah Encur beranjak dari tempat duduknya dengan dibantu oleh para gadis cantik. Mereka berjalan keluar rumah, lalu menyusuri sebuah jalan setapak yang membelah halaman berumput yang luas menuju ke sebuag bangunan kecil yang berada di samping kiri rumah. para gadis yang dipanggil Mbah Encur sebagai asistennya, membawa beberpa barang-barang yang dibawa oleh Febri dan kawan kawan dengan memasukannya kedalam beberapa ember.

Asnawi, Febri dan eka kembali terkesima melihat kecantikan dan keramahan para asisten cantik itu yang tampak memakai setelan pakaian blouse warna putih yang ketat dan tipis, sehingga mempertontonkan lekuk tubuh indah mereka. Mereka terus-menerus memperhatikan langkah mereka. Sesekali, Eka mencoba berkenalan dengan gadis itu untuk sekedar mengetahui nama dan nomor handphonenya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andri0511 dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 16:27
BAGIAN 21
MENIKAHI KUNTILANAK
part 3



Mereka dituntun masuk ke sebuah bangunan besar yang ternyata adalah garasi mobil yang didalamnaya teradapat deretan mobil mobil klasik yang membuat asnawi dan Eka terkagum-kagum. Di pojok garasi terdapat sebuah ruangan kecil yang didalamnya terdapat sebuah tangga menurun menuju ruang bawah tanah. Asnawi, Febri dan Eka sangat penasaran dengan apa yang ada dalam ruang bawah tanah itu.

Tangga yang mereka lewati cukup panjang dan brujung ke sebuah ruang kecil yang terdapat sebuah pintu dari besi seperti pintu elevator. Salah seorang asisten cantik yang merambut panjang hitam terurai memencet tombol turun ke bawah. Tak lama berselang, pintu besi itu terbuka. Mereka masuk kedalam elevator yang cukup luas itu secara tertib dan teratus. Elevator itu memiliki ruang yang cukup luas, hingga bisa menampung sampai 20 orang. Elevator itu bergerak turun secara perlahan sebelum akhirnya pintunya kembali terbuka.

Dihadapan pintu elvator itu terdapat sebuah lorong panjang yang sangat terang dengan cahaya lampu LED berwarna putih. Disamping kiri dan kanan lorong itu terapat banyak sekali foto-foto wanita cantik yang menempel di dinding. Beberapa wanita cantik itu tampak familiar bagi Asnawi, Febri dan Eka karena berwajah seperti artis terkenal.

“mbah...punten, saya mau nanya” ujar Asnawi.

“iya jang.....mangga” jawab Mbah Encur.

“anu mbah, saya mau nanya...ini semua foto-foto siapa mbah?...kok ada artis-artis juga?” tanya Asnawi.

“ini semua adalah para kuntilanak yang sudah menjalani ritual paku kuntilamak sama abah disini” jawab Mbah Encur dengan santai.

“APAAAAHH!!!!” Asnawi, Febri dan Eka kaget berjamaah.

“iya betul ujang...emang pasien yang dateng kesini banyak dan dari berbagai profesi...termasuk artis...makanya banyak foto artis disini hehe” tegas Mbah Encur.

“gile bener dah....berarti artis favorit gue juga seorang kunti euy......gue seneng banget pas liat artis ini maen film sebagai ibu negara...aktingnya bener-bener bagus dan mukanya cakep banget....gue sampe bela-belain kuliah jurusan teknik karena terinspirasi film ini...padahal gue bego banget kalo urusan itung-itungan” ujar Eka geleng-geleng kepala sambil melihat potret artis idolanya yang berada di dinding lorong.

“bener lu Ka...gue juga sama gak nyangka....artis idola gue juga ada disini...dia anggota idol grup yang paling cakep dan menarik...gue sampe rela jadi WOTA demi bisa ketemu sama idola gue ini..bahkan gue sering ngebayangin nikah sama dia...tapi ternyata dia itu kunti...hmmmmmmm” sambung Febri yang juga tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“hmmmm...guys...bukan lu berdua aja yang kaget...gue juga sama brooo” sahut Asnawi.

“emang artis idola lu siapa broo?” tanya Febri.

“nih dia orangnya!” kata Asnawi sambil menunjuk ke arah sebuah foto wanita cantik yang sedang berpose duduk diatas sofa dengan ekspresi super imut.

“dia ini maen iklan Poki....gue sampe bela-belain beli Poki kalo lagi belanja ke Alfamart....kerena yang maen iklannya dia...padahal gue gak suka makan Poki....dan ternyata dia sebangsa sama Hayati” lanjut Asnawi.

Setelah berjalan cukup lambat sambil membicarakan artis idola masing-masing yang ternyata kuntilanak, mereka akhirnya masuk ke sebuah ruangan besar. Ruangan itu seperti sebuah aula, dimana di setiap sudutnya terdapat guci keramih berukuran besar. Di tengah ruangan terdapat seperti altar yeng berbentuk persegi panjang. Diatas altar itu terdapat sebuat kuali besar yang ditempatkan diatas sebuah tungku kompor gas berukuran besar. Di sebelah tungku itu terdapat sebuah ranjang yang terlihat kumal dan kotor.

“jang...disini adalah tempat ritual paku kuntilanak....kalian silakan duduk di kursi itu dan melihat ritual ini”

Asnawi, Febri dan Eka duduk di kursi yang berderet dihadapa altar itu. Rasa penasaran tampak memenuhi ruang pikiran mereka. Asnawi bertanya-tanya dalam hati tentang prosesi ritual ini dan fungsi dari kuali besar itu.

Mbah Encur duduk di kursi belakang kuali besar itu. Salah satu asisten cantik memberinya sebuah kitab yang terlihat sangat kuno dan rapuh. Tak lama berselang, Mbah Encur mulai membaca isi kitab kuno itu dengan bahasa Sunda buhun (Kuno) yang tidak dimengerti oleh Asnawi, Febri dan Eka. Dia terlihat merapal suatu mantra dan jampi-jampi. Suasana ruangan mendadak jadi menyeramkan. Lampu yang menerangi ruangan itu mendadak padam dan hanya menyisakan cahaya dari api tungku kompor yang memanaskan kuali besar.

Kedua asisten cantik lainnya menuangkan air dari 7 sumur yang dibawa oleh Febri kedalam tungku itu, kemudian mereka juga memasukan bahan-bahan lainnya seperti kembang 7 rupa dan rempah lainnya. Mbah Encur kemudian berdiri dihadapan kuali itu sambil merapal jampi jampi yang terdengar seperti sebuah puisi berbahasa Sunda. Kedua tangannya membuka lebar dan suaranya semakin lantang.

Air dalam kuali mulai mendidih dan mengeluarkan uap yang beraroma rempah. Mbah Encur memerintahkan salah satu asisten untuk membawakannya komposisi utama. Yakni daging, darah dan tulang perawan. Sang asisten membuka bungkusan itu diatas sebuah meja, kemudian dia memeberikan darah yang dibungkus plastik kepada Mbah Encur.

“semuanya!!....ini adalah darah perawan yang diambil secara sukarela....akan menjadi air kehidupan bagi sang Kuntilanak yang akan dibangkitkan”

Mbah Encur memasukan darah itu kedalam kuali yang mendidih. Kuali itu langsung bergemuruh ketika darah bercampur dengan semua isi didalamnya. Warna air panas yang semula bewarna bening berubah menjadi merah. Aroma amis pun menyeruak memenuhi ruangan. Setelah memasukan darah, Mbah Encur kemudian mengambil seonggok daging perawan dan bersiap untuk memasukannya kedalam kuali.

“ini adalah daging perawan yang diberikan pemiliknya secara sukarela....ini akan menjadi dinding kehidupan bagi sang Kuntilanak yang akan dibangkitkan”

Mbah Encur memasukan daging yang berupa jantung milik Utami kedalam kuali yang mendidih. Sontak, kuali kembali bergemuruh dan mengeluarkan uap yang pekat. Sang asisten memberikan komposisi terakhir yakni tulag perawan. Mbah Encur mengambil tulang itu dan kemudian bersiap memasukannya kedalam kuali.

“dan yang terakhir adalah tulang perawan yang diberikan pemiliknya secara sukarela....ini akan menjadi pondasi dan penyangga kehidupan bagi sang Kuntilanak yang akan dibebaskan”

Mbah Encur memasukan tulang rusuk Utami kedalam kuali yang mendidih. Suara gemuruh yang semakin bising tercipta dari reaksi penyatuan tulang dengan komposisi bahan lainnya.

“jang Febri...sekarang masukan kunti yang dibangkitkan kedalam kuali!” perintah Mbah Encur.

“iya mbah...tapi Letty masih didalam botol mbah?”tanya Febri.

“gak apa apa...masukan sama botolnya ke kuali”

“baik mbah...”

Febri berjalan perlahan sambil membawa botol kaca yang berisikan Letty mendekati kuali. Suhu panas yang dipancarkan kuali membuat Febri kepanasan hingga keringat bercucuran. Febri kemudian berdiri di dekat kuali, dia menjulurkan tangannya yang memegang botol itu ke atas permukaan kuali. Letty tampak sangat ketakutan ketika melihat dirinya akan dimasukan kedalam air yang mendidih. Dia menatap penuh haru kepada Febri sehingga membuat dirinya menangis.

“kamu harus kuat jang Febri...ini demi kebaikan kuntilanak milikmu....memang berat buat melepasnya” nasihat Mbah Encur.

Febri pun akhirnya melapaskan pegangannya dan botol itu akhirnya masuk kedalam lautan air mendidih dalam kuali. Seketika gemuruh semakin kencang dan terjadi sebuah letupan keras dari dalam kuali yang membauat Febri terpental dari tempatnya berdiri sejauh beberapa meter. Asnawi dan Eka secara spontan langsung menolong Febri yang kesakitan setalah tubuhnya membentur lantai.

Suara teriakan wanita tiba-tiba menyeruak dari dalam kuali. Suara itu sangat mengerikan, hingga Febri semakin masuk kedalam kesedihan. Letty berteriak minta tolong kepada Febri untuk menyelamatkannya, akan tetapi Mbah Encur segera mencegah Febri untuk menurutinya karena ini semua bagian dari ritual.

“kamu harus tahan jang Febri....Letty sedang berubah wujud....kamu gak boleh menuruti perkataannya”

“tapi mbah malah menyiksa dia........hentikan ritual ini Mbah!!” teriak Febri.

“tidak bisa...kita sudah sejauh ini...ini bagian dari ujian....!!..kamu mau Letty terlahir kembali kan?”

“iya..mbah...tapi jangan menyiksanya juga mbah!!!.........tolong”

“mbah punya pertanyaan sebelumnya”

“apa itu mbah?”

“kamu mau Letty ini terlahir di umur berapa?”

“hmmmmm..........saya umur 21..berarti 21 aja mbah...biar seumuran sama saya”

“baiklah......”

Mbah Encur kembali merapal jampi-jampi, isi kuali semakin bergelora bahkan teriakan Letty semakin kencang dan menyakitkan telinga yang mendengarnya. Uap yang dikeluarkan semakin tebal dan membentuk wajah Letty yang sedang berteriak. Tak lama berselang, seorang asisten mengambil sebuar periuk besar yang terbuat dari kayu. Dia kemudian memasukan periuk itu kedalam kuali. Ia mengaduk aduk isi kuali itu dengan perlahan hingga akhirnya dia mengambil seonggok daging yang berlumuran cairan kental berwarna merah.

Asisten itu lantas menuangkan gumpalan daging itu diatas ranjang yang berada di sebelah kuali. Asnawi, Febri dan Eka merasa sangat jijik ketika melihat gumpalan daging yang mulai menggeliat tak beraturan. Perlahan tapi pasti, gumapalan daging itu mulai menunjukkan perubahan bentuk. Dimulai dari pola bentuk bayi, kemudian berubah menjadi tubuh balita, terus menjadi anak-anak.

“mbah, daging ini siapa?” tanya Febri bingung.

“itu adalah Letty....jang Febri....dia mulai dilahirkan kembali mulai dari janin, terus tumbuh jadi bayi, anak kecil, remaja dan dewasa....ketika Letty mendekati usia 21, maka mbah akan memaku kepalanya”

Asnawi dan Eka sangat takjub dengan perubahan bentuk tubuh Letty. Dengan tubuh yang berlumuran cairan merah yang kental, Letty mulai berubah menjadi seorang gadis remaja. Tubuhnya yang semula seperti anak-anak, mulai membantuk lekukan-lekukan indah, buah dada dan pinggul yang mulai membesar, rambut memanjang dan wajahnya kini terlihat cantik. Letty menggelapar berguling-guling diatsa ranjang dengan kondisi bugil dan belumuran cairan merah pekat. Asnawi, Febri dan Eka Cuma melongo melihat pemandangan itu. Darah mulai mengucur dari lubang hidung mereka.

Ketika bentuk Letty mendekati usia 21, Mbah Encur langsung memerintahkan para asistennya untuk memegangi tubuh Letty yang menggelapar. Salah seorang asisten memegangi bangian kepala Letty agar diam ketika dipaku. Mbah Encur mengambil paku yang telah dilapisi tembaga dan direndam oleh air kembang 7 rupa. Dia mulai memasangkan paku itu dengan memincingkan mata agar tepat sasaran menuju ubun ubun Letty. Akhirnya Mbah Encur memaku kepala Letty dengan memukulkan palu terhadap paku agar menancap sempurna. Setelah badan paku nasuk semua ke kepala, Letty mendadak pingsan.

Senyum lebar tercipta di ruangan itu. Mbah Encur telah berhasil menghidupkan Letty dengan ritual paku kuntilanak. Ia langsung menyuruh para asisten cantiknya untuk mengurus Letty.

“ayo cepet, tutup tubuh Letty dengan kain...aku takut kalo pemuda-pemuda itu ternagsang melihat wujud baru Letty!!” perintah Mbah Encur kepada semua asistennya.

“udah telat mbah...kita semua disini udah terangsang” celetuk Asnawi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andri0511 dan 16 lainnya memberi reputasi
17 0
17
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 16:30
BAGIAN 21
MENIKAHI KUNTILANAK
part 4



Mbah Encur sangat kaget ketika melihat Asnawi, Febri dan Eka sudah dalam keadaan hidung berdarah. Mereka tidak kuat melihat pesona Letty yang sangat luar biasa dengan keadaan berlumuran cairan merah kental.

“astagfirulloh!!..........kalian!!..aduhh...maaf...maafkan mbah jang...kalian ini orang-orang pertama kali yang melihat prosesi ritual ini...biasanya pasien lain gak pernah mbah izinkan melihat ritual paku kuntilanak”

“lha kenapa mbah gak dibolehin?” tanya Eka.

“ya mbah takut kaya kalian....hahaha” jawab Mbah Encur.

“aduh si mbah ...ngerjain kita nih”

“hahah...ya maaf, mbah udah lama gak ketawa sekeras ini..hehehe..sekarang Letty akan dimandikan oleh para asisten...lebih baik kalian menunggu di ruang tamu sebelah yuk!

Mbah Encur mengajak Asnawi, Febri dan Eka untuk menunggu di sebuah ruangan lain di sebelah aula. Letty tampak sudah sadar, tubuhnya langsung ditutupi kain putih sebelum akhirnya dia dibawa oleh para asisten cantik itu untuk dibersihkan.

Mereka memasuki sebuah ruangan yang terdapat beberapa set sofa yang berjajar rapi. Mbah Encur dibanti oleh salah satu asistennya untuk duduk dan diikuti oleh Asnawi, Febri dan Eka.

“setelah Letty bersih, mbah akan menikahkan kamu sama dia” kata Mbah Encur.

“apaaaah!!! Menikah!!.......apa mesti sekarang mbah?” tanya Febri kaget.

“iya jang....pernikahan adalah pengunci dari ritual ini...kamu mesti siap sekarang”

“tapi kan mbah...saya gak bawa apa apa...saya juga ini gak tau mesti bayar mbah berapa...soalnya saya cuman punya duit sebanya 2 juta”

“hmmm...kamu gak usah bayar apa apa buat mbah....semua ini gratis...mbah ini cuma membantu...lagian mbah udah gak butuh duit lagi..kalian bisa liat semua!...mbah udah punya segalanya....tapi kamu mesti bayar kepada kuntilanak yang akan menjadi istrimu itu”

“bayar apa mbah?” Asnawi tiba-tiba ikut bertanya.

“jang Febri harus bayar pake energi kehidupan yang jang Febri....itu bisa sampe beberapa tahun atau bahkan seumur hidup...nah jang Febri mau bayar berapa?” tanya Mbah Encur kepada Febri.

“saya mau ngasih seumur hidup saya mbah.....”

“apaaaahhh...kamu serius?”

“sayah serius mbah...sangat serius baiklah kalo begitu...nanti pas ijab kabul..kamu akan diikat oleh Letty”

“mbah saya mau nanya nih?” Asnawi kembali bertanya.

“iya jang Nawi...mau nanya apa?” tanya balik Mbah Encur.

“resikonya apa mbah kalo ngasihin energi kehidupan kepada kunti?”

“maka harapan hidupmu akan berkurang....”

“apa umur saya akan berkurang mbah?” tanya Febri yang mendadak kaget.

“oh enggak-enggak...kalo masalah umur udah ditentuin sama Alloh....palingan kamu akan cepat menua jang Febri...apa kamu siap?”

“sayah siap mbah....saya siap menerima semua resiko”

“baiklah kalo begitu”

Pintu tiba-tiba terbuka. Masuklah Letty yang tampil sangat cantik dengan balutan kain putih tipis yang menutupi tubuh indahnya. Dia tersenyum kepada Febri dan langsung menghampirinya. Tanpa banyak basa basi, Febri langsung bangkit dari tampat duduknya dan langsung saling berpelukan dengan Letty.

“apa kamu baik baik aja Letty?”

“eik baik baik aja Febri...eik sangat senang bisa kembali hidup”

“alhamdulillah...mulai sekarang aku dan kamu akan terus bersama Letty”

“ja...Febri...eik juga akan mengikutimu”

Melihat Febri dan Letty saling berpelukan dengan bahagia, Asnawi mendadak terbawa perasaan. Dirinya merasa sangat sedih ketika teringat dengan sosok Hayati yang sangat dicintainya. Air mata pun tak terbendung dan akhirnya mengalir deras membasahi wajahnya. Asnawi terisak, Eka berusaha merangkulnya.

“lu kenapa nangis Wi?”

“gue sedih aja broo...gue inget Hayati...seandainya gue dulu nurut kata-kata lu pade tentang rutual paku kuntilanak....mungkin sekarang gue udah hidup bahagia sama dia”

“udah bro...elu mesti ikhlas sekarang....masih banyak cewek di dunia ini broo....kayak anak anak si mbah ini..gue mau coba kenalan sama anaknya...elu mau juga?”

“..........”

“yaudah...lu ikut aja ke gue sekarang yah!”

Eka mengajak Asnawi untuk ngobrol dengan Mbah Encur yang sedang menikmati seruputan kopi hitamnya.

“mbah..maaf mau nanya!” Eka berbasa basi.

“mau nanya apa jang Eka...sok aja” jawab Mbah Encur dengan ramah.

“mbah...sayah sama temen sayah nih masih jomblo...baeangkali mbah punya anak gitu, boleh dong kenalin sama kita berdua soalnya sayah liat di foto di rumah, mbah punya banyak anak cewek...cantik-cantik lagi...hehehe”

“oohh...yang itu...hmmm...itu istri-istri mbah jang...hahahahahaha”

“APAAAAHHH!!!..itu istri mbah semua” Eka dan Asnawi kaget berjamaah.

“iya jang...hehehehehehe”

“yaelah mbah kok kemaruk banget sih....gak disisiain buat kita-kita yang jomblo nih”

“ya gimana lagi atuh...merekanya yang mau sama mbah..hahahahaha”

“hmmm...oke kalo gitu boleh gak saya macarin salah satu pegawi mbah di rumah ini...satpam depan misalnya...soalnya cantik banget..terus temen saya ini juga naksir sama pembantu mbah juga lho”

“oh kamu suka sama mereka?.....kalo mau mah slilakan aja jang...nikah sama mereka”

“yang bener nih mbah?”

“bener ujang...mbah bisa nikahin mereka sekarang juga..tapi kalian mesti kaya Febri yang mau ngasih energi kehidupan buat mereka”

“APAAAAAHHH....KENAPA BEGITU???....JADI MEREKA ITU??”

“bener jang...mereka semua kuntilanak yang udah dipasangi paku sama mbah...termasuk istri-istri mbah yang ada di foto itu....”

“njiiiirrr...semuanya mereka kunti mbah?”

“semua wanita yang ada di rumah ini adalah kunti jang...mereka sengaja dipekerjakan disini sama mbah”

“anjaaaaaay...kalo gitu gak jadi ah mbah...sayah takut..”

“hadeuuhh..si ujang mah gak bener sih gimana?”

“maafin mbah heheheheh...maaf maaf pisan “ Eka tersipu malu.

Acara pernikahan Febri dan Letty pun tiba. Tanpa banyak persiapan, acara ijab kabul dilaksanakan disuasan kesederahanaan. Febri menjadika uangnya yang sebesar 2 juta rupiah sebagai mahar, semntara Asnawi dan Eka bertindak menjadi saksi pernikahan. Dengan sangat khidmat Mbah Encur menikahkan Febri dan Letty. Asnawi pun kembali mendadak terharu setelah menyatakan pernikahan mereka sah. Febri dan Letty pun resmi menjadi pasangan suami-istri.

Setelah semua acara selesai, Febri memutuskan untuk segera pulang menujun Bandung. Hari sudah larut malam. Asnawi kini mendapat giliran mengemudi, sementara Eka berada disampingnya. Febri dan Letty berada di kabin belakang. Seperti pasangan yang sedang kasmaran, Febri an Letty terus menerus berciuman dan saling mencurahkan kasih sayang ketika mobil sedang melaju. Hal ini membuat Eka dan Asnawi terusik.

“woy...kalo mau ML jangan disini euy!!!” Eka ngegas.

“suka suka gue dong...dia kan istri gue...gue udah sah lah mau begituan disini juga” bantah Febri.

“ya jangan disini juga kalo....nanti kalo digerebeg warga gimana...ada pasangan mesum dalem mobil ini” kata Eka.

“ya cuekin aja lah warga mah...sama kaya elu..elu juga cuekin kita aja disini...elu sama si Nawi fokus ke jalan ajah..yah...yah...yah” Febri ngeyel.

“huhh!!!...dasar anjiiir...ku aing....!!!”

“udah udah bro...biarin aja si Febri begitu....dia lagi bahagia sekarang....mending lu ajakin gue ngobrol aja biar gak ngantuk pas nyetir!” kata Asnawi yang berusaha menenangkan Eka.

Akhirnya Eka menuruti perkataan Asnawi, dia mulai mengacuhkan Febri dan Letty dibelakang dan mengajak Asnawi ngobrol. Eka membicarakan masalah tentang kehidupan asmaranya dan cewek yang sedang diincarnya di kampus.

“lo tau gak Wi?...ternyata pak Edward itu punya anak yang kuliah di kampus...anak nya cakep banget..sampe-sampe gue kesengsem”

“ah masa sih” Asnawi mulai grogi ketika mendengar obrolan Eka.

“iya broo...namanya Raizha...dan dia mau gue gebet...gimana elu setuju gak?”

Asnawi semakin tidak karuan dengan pertanyaaan Eka. Diasangat tidak menyangka kalau Eka juga menyukai Raizha dan akan menjadikannya sebagai gebetan. Asnawi hanya mengangguk-angguk saja sambil tetap fokus mengemudi.

...........................................


SIAPAKAH ARTIS PEMERAN IBU NEGARA, ANGGOTA IDOL GRUP DAN PEMAIN IKLAN POKI?
APAKAH FEBRI AKAN BERBAHAGIA SETELAH MENIKAHI LETTY?
APAKAH HUBUNGAN PERSAHABATAN ASNAWI DAN EKA AKAN TERGANGGU OLEH SOSOK RAIZHA?

KITA REHAT SEJENAK PEMIRSAAAAAAAH.....................................emoticon-Betty emoticon-Betty emoticon-Betty

*Tetaplah berkomentar karena niscaya reader yang mengirim komentar di trit ini akan masuk surga...amiiiin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andri0511 dan 26 lainnya memberi reputasi
27 0
27
Lihat 11 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
11-10-2019 16:39
Quote:Original Posted By dimscatnu
om martin. kalo nunggu 100 komen apa nggak takut kalo nanti banyak yang ngejunk dimari?


gak apa apa gan ada yang ngejunk juga, yang penting trit ini rame dan selalu dipage pertama subforum SFTH

Quote:Original Posted By tidhy010709
@Martincorp ente tau kan kabar baru2 ini soal penusukan salah satu menteri? nah tpi kan ga kena, nti nyasar ke agan emoticon-Ngakak
ok dh, hati2 yaa, jgn smpe da orng iri lg dan digembok lg emoticon-2 Jempol



45 komentar nie

gak bakalan mempan gan, soalnya ane sendiri tukang nusuk orang (cewek maksudnya) wkwkwkwkwkwkwkwkwk
emoticon-Cool

Quote:Original Posted By jomblostronger


Ampun dah gan, kira2 brp HP (horse power ) ntuemoticon-Ngakak


578,98 Horse Power

0 0
0
Lihat 1 balasan
Halaman 73 dari 94
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
gelora-sma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.