News
Batal
KATEGORI
link has been copied
375
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d8de63265b24d4e0e7c76f8/bedah-ruu-kuhp-ayo-biasakan-baca-pasal-jangan-cuma-sepotong-sepotong
Melalui thread ini, saya akan mencoba share sedikit yang saya ketahuai mengenai RUU KUHP, yang beberapa hari ini menjadi polemik di masyarakat. Disini saya nggak akan menunjukkan sisi pro atau kontrany.
Lapor Hansip
27-09-2019 17:36

Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!

Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!

Quote:
Melalui thread ini, saya akan mencoba share sedikit yang saya ketahuai mengenai RUU KUHP, yang beberapa hari ini menjadi polemik di masyarakat. Disini saya nggak akan menunjukkan sisi pro atau kontranya, tapi simply ingin mengedukasi Agan/Sista yang mungkin sama sekali belum memahami persoalan ini atau hanya mengetahuinya hanya sepotong-sepotong melalui sosial media.


Quote:
Quote:
APA ITU KUHP?



Quote:
Quote:
KENAPA KOK MAU DIGANTI?



Quote:
Quote:
SEBERAPA BESAR PERUBAHANNYA?



Quote:
Quote:
KENAPA BANYAK YANG MENOLAK RUU KUHP?



Quote:
Quote:
KUMPUL KEBO DIPIDANA?



Quote:
Quote:
SUAMI MEMPERKOSA ISTRI DIPIDANA?



Quote:
Quote:
UNGGAS BERKELIARAN DIPIDANA?



Quote:
Quote:
WANITA PULANG MALAM DIPIDANA?



Quote:
Quote:
MENGKRITIK PRESIDEN DIPIDANA?



Quote:
Quote:
KORBAN PERKOSAAN JIKA ABORSI DIPIDANA?



Quote:
Quote:
PELAKU SANTET BISA DIPIDANA?



Quote:
Quote:
ANCAMAN PIDANA KORUPTOR DIKURANGI?



Quote:
Demikian penjabaran mengenai pasal-pasal RUU KUHP yang banyak menuai kontroversi di masyarakat, semoga bermanfaat bagi Agan/Sista sekalian.

Sekali lagi, disini saya nggak akan membahas pro atau kontranya, karena sejatinya kita sama-sama masih belajar. Namun saya berharap dalam proses belajar tersebut kita membiasakan diri untuk membaca secara keseluruhan, bukan hanya sepotong-sepotong aja.

Sebagai penutup, bagi Agan/Sista yang masih ada ganjalan dengan pasal-pasal diatas santuy ngga perlu emosi. Silahkan dibabar alasan keberatannya, kasih masukan bagaimana seharusnya dan bagian mana yang masih perlu direvisi? Jangan cuma koar-koar tanpa ada sumbangsih apapun.


Ayat pertama yang diturunkan Allah SWT
adalah “iqra” yang artinya membaca.


Be Smart KASKUSer!


Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!

Referensi :
RUU KUHP Edisi September 2019
UU Kesehatan No. 36/tahun 2009
Peraturan Pemerintah No. 31/Tahun 1980
UU KDRT No. 23/Tahun 2004
Kamus Besar Bahasa Indonesia



Diubah oleh vitawulandari
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Anonim238 dan 113 lainnya memberi reputasi
108
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 10 dari 20
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
28-09-2019 15:21
Quote:Original Posted By irvan84
Kalo logika ane nih gan sebagai orang awam, ruu itu kan produk hukum, produknya aja belum keluar gimana kita bisa tau kalau produk itu gagal/sukses??

Indikatornya harusnya terasa kok di masyarakat nantinya, apa setelah produk itu keluar ekonomi semakin ancur, pembangunan banyak yg mangkrak, program pemerintah banyak yg ga jalan, jurang kemiskinan semakin dalam dll, kan berarti produk itu gagal, koruptor semakin ga tersentuh ya wajar nanti kalo masyarakat nuntut revisi lagi/produk uu baru lagi..

Masalahnya kan produknya aja blom keluar ya.

Harusnya kl berpotensi melemahkan n merugikan masyarakat, professor2 hukum, guru2 besar lebih bersuara kalo perlu undang dialog di media adu argumen.


Biasa gan, ada kepentingan dibalik isu dan berita yg tersebar. Itu sampai ada poster tentang RUU KUHP itu kan yang aneh gitu disebarin oleh pelaku ke masyarakat. Sampai digoreng dan diracik se enak mungkin ke tangan mahasiswa yang bar bar dan sok pinter. ya udah, habis sudah mereka oleh darah muda. Sebenarnya krisis literasi lah yg melanda bangsa kita. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
Jazed dan vitawulandari memberi reputasi
2 0
2
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
28-09-2019 15:24
Siapa lagi kalau bukan dari partai onoh. partai yang dulu sukses nyebarin isu PKI. di goreng lah pake Agama jadi bakwan yang pas dimakan di pagi hari emoticon-Leh Uga
Diubah oleh wisnup451r
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
28-09-2019 18:36
Mod, nitip jejak dulu ya...
Hbs uts ane edit
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
0 1
-1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
28-09-2019 20:49
Quote:Original Posted By arieejack
@bata.aku.yes makanya itu bro,,karena UU itu berlaku umtuk semua,bukan beberapa petani saja..
saya orang jawa gak ada kebun besar,,tapi ada lahan cukup buat lapangan bola..ditanami hasil buah2an,,kalomasalah dimasukin binatang,,itu LAZIM dan lumrah,bagi masyarakat kami yg TOLERAN..


Yupz tull, yg ditekankan itu tanggungjawab si pemilik hewan piaraannya.. klw si pemilik tidak bertanggungjawab atas apa yg dikuasainya, kena pidana lah. Kan ujung dr pasal ini adalah masing2 pihak saling menjaga diri sendiri, menjaga aset yg dimiliki.
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
Lapor Hansip
28-09-2019 21:39
Balasan post zetsjar
Ok bro..untuk kasus spesifik seperti kasus di cerita agan ane setuju ada solusi imbal balik,,tapi bukan dlm bentuk UU donk...apa banyak masyarakat yg kena kasus spt diatas. .janganlah dipukul sama..
Trus apa gunanya hukum adat/sosial ?..
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
28-09-2019 22:23
Quote:Original Posted By perjaka gendeng
Woi tong! Kalau kau merasa kere alias ekonomik rendah, daripada takut bayar dendak mending pitik2 kau kasih makan dan kandangin yg benar. Jangan sampai masuk ke lapak orang! emoticon-Ngakak

Yg begini saja otak kau tak nyampek! emoticon-Ngakak



Begini lho Gan yang nyapek-nya otak ane:

Coba dijelasin dulu sedetail-detailnya RUU unggas itu. Kalo bunyinya cuma:
Quote:Setiap Orang yang membiarkan unggasyang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori II.


Bisa ngaret kemana-mana tuh. Takaran membiarkan itu seperti apa?

Namanya ayam Gan, duh gimana njelasinnya yak.
Sussah diajarin diem Gan, bawaannya mereka eksplor kemana², lompatnya bisa sampe 2 meteran lagi. Jadi walaupun dipager keliling area belakang rumah nih misalnya. ada aja yg masih bisa keluar zona nyaman. Ada yg nyruntul lah, lompat² lah semacam parkour. Lumayan banyak gan polemik unggas ini, agan @arieejack juga udah nyebutin beberapa kan. Itu baru beberapa Gan, belum semua.

Jadi bahkan yang punya sendiri pun sering sebel hadeeh sama si unggas ini.
emoticon-Ngakak
Tapi karena ayam ini relatif terjangkau buat diternakin dan bisa jadi investasi kecil-kecilan kayak yg dibilang agan @mexsivi, jadilah pemeliharaan unggas banyak diterapkan warga desa.

Terus karena agan kan yebutin lapak orang + ekonomi rendah nih, menurut ane RUU ini juga keliatan lebih memihak ke yg punya lapak. Kenapa yang punya lapak gk memagari lapaknya juga, kenapa bisa disinggahi unggas, lapak tak berpenghuni atau apa ini.

Kalo yg punya lapak sadar kalo daerah sekitarnya banyak warga yang punya unggas, harusnya mikir juga dong gimana ngatasin kemungkinan unggas-unggas ini menyambangi lapak dia.

Gimana kalo ternyata ada orang yang sengaja manfaatin RUU ini. Misalnya membangun lapak ato lebih gampangnya si membuat lahan pembenihan di dekat perumahan warga desa yg punya unggas. Ato dijebol dikit lah di salah satu sudut pager kelilingnya (biasanya orang desa klo buat pager belakang pake bambu Gan, maklum ekonomi rendah). Lumayan kan tuh omsetnya.

Perlu ane tegasin kenapa di trit ini, ane risih sama RUU Unggas ini. Karena RUU unggas yang udah ane baca di pekiwan seolah sudah sangat memahami polemik Unggas di pedesaan atau diperdusunan lah kalo mo lebih mengerucut lagi lokasinya. Padahal ane ini orang dusun Gan, dan gak sreg dengan adanya RUU ini, ada masalah lain yg lebih penting dari permasalahan unggas ini. Lebih baik urusin dulu lah peningkatan ekonominya ato kualitas SDM-nya. Buatlah trobosan-trobosan keren yg cocok, pas, dan bagus buat orang-orang di Desa.

Yang ini cuma prasangka ane Gan
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus oleh vitawulandari
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
28-09-2019 23:07
Quote:Original Posted By perjaka gendeng
@Bibalinhgum
Punya ternak tapi tidak mampu mikir caranya supaya tak masok lapak orang! emoticon-Big Grin


Pake logika satu arah ini ya, Logika Pelapak songong yang menyalahkan Peternak. Sekarang coba dibalik pake Logika Peternak songong yg menyalahkan Pelapak.

Punya lapak tapi tidak mampu mikir caranya supaya tidak kemasukan Unggas.

Coba lah lapaknya dikurung begitu kayak kandang² ayam yg dibuat gede tuh menyesuaikan gedenya lapak.
Unggas nggak bakal bisa masuk.

Quote:Baru sekedar ngasih perspektif gini pun udah banyak yang tanggepannya serba salah peternak. Cara pikir individualis macem ini yg ane takutin makin menjamur di pedesaan, terutama desa ane. Karena sayang banget kalo toleransi dan musyawarah yg jd ciri khas kearifan lokal sebuah desa bisa tergerus karena UUS.
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh vitawulandari
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 01:30
@vitawulandari satu lagi mod, bisa di jelaskan tentang yurisprudensi hakim? Apakah bisa diberlakukan untuk uu hukum pidana?

Terimakasih min...
Diubah oleh irvan84
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 05:08
Quote:Original Posted By yoseful
MK Cabut Pasal Penghinaan Terhadap Presiden

MK Cabut Pasal Penghinaan Presiden

tuh, MK sdh cabut & melarang adanya pasal2 penghinaan thd presiden dlm KUHP jadul & UU di ri pd kemudian hari sejak 2006....

Pernah Dibatalkan MK, Pasal Penghinaan Presiden Muncul Lagi di RKUHP

MK Minta Pasal Penghinaan Presiden Ditiadakan

......kok malah dikembalikan lg ke ruu kuhp 2019 & malah dibenarkan ama momod vita sih, gimana itu sih, gan ?? dan kasus kontroversial ini sdh dibahs sejak awal 2018.... lah, skrg malah mau dikembalikan lg.... ?? ini profesor2 hukum nya yg merumus ruu kuhp 2019 itu sdh terlalu jenius atau malah sebaliknya ya, gan ....?? emoticon-No Hope


Sebelum komen baca dulu secara detail, pan judul thread udah jelas jangan baca sepotong2. Jangan karena didasari kebencian langsung ketik dengan berapi2 gitu emoticon-Ngakak (S)

Mana pernyataan gue yang membenarkan atau setuju dengan pasal tsb? Di dalam thread ini gue sama sekali ngga ada satupun statement yang MEMBENARKAN atau MENYALAHKAN, nggak ada statement PRO atau KONTRA terhadap pasal manapun. Karena tujuan gue bikin thread ini bukan untuk itu. Disini gue cuma menyajikan isi pasal2 secara keselurahan, dari pasal2 yang selama ini di potong-potong seenak udel. Selanjutnya gue serahin ke kaskuser mau pro atau kontra ya silahkan, roh mereka punya sudat pandang masing2.

Ambil contoh pasal kritik presiden. Disini gue cuma mau menyampaikan kalau yg dipidana itu bukan mengkritik, tapi menghina. Sampai sini lu paham kagak apa yang gue maksud?

Nah sekarang kita bahas kenapa pasal itu dimasukkan lagi padahal sebelumnya udah dicabut MK. Lu udah baca belum pasal 226? Setiap Orang yang di muka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri kepala negara sahabat yang sedang menjalankan tugas kenegaraan di Negara Kesatuan Republik Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori III.

Lah kalo menghina kepala negara sahabat aja dipidana, kenapa presiden negara sendiri engga? Makanya pasal penghinaan presiden dimasukin lagi untuk menjaga kewibawaan presiden sesuai dengan prinsip asas equality before the law (persamaan dihadapan hukum).

Gue paham betul kalau pasal ini ngga ada ulasan yang jelas penghinaan itu seperti apa. Makanya rentan disalahgunakan untuk membungkam demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Kalau menurut elu, sebaiknya bagaimana? Tetap ada, dihapus atau direvisi? Lalu bagaimana dg pasal 226? Dihapus juga biar adil gitu?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 05:28
Quote:Original Posted By shotgunBlues
emoticon-Cool


Nah ini salah satu kaskuser yang males baca dan males nyari, yang penting komen emoticon-Ngakak (S)

Ancaman pidananya beda antara pemerkosaan terhadap istri dan anak. Makanya iqro alias baca.

Lanjutan dari pasal 479
(4) Dalam hal Korban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (3) adalah Anak dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.
(8) Jika Korban sebagaimana dimaksud pada ayat (4) adalah Anak kandung, Anak tiri, atau Anak dibawah perwaliannya, pidana ditambah 1/3 (satu per tiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

Quote:Original Posted By gojira48
Udah baca isian RUU KUHP yg dishare sama momod.

1. Pasal 418 ttg zina/kumpul kebo
Pasal ini menurut ane, dapat dijadikan senjata buat pihak-pihak yang ga senang sama suatu pasangan yg tinggal bareng, buat mempersekusi pasangan tersebut. (Baca: polisi moral macam FPI). Harusnya dalam pasal ini ditambahkan kalau yg dapat menuntut/menuduh zina kpd suatu pasangan, adalah orang yg memiliki hub keluarga dengan setidaknya salah satu dr pasangan tersebut. Jadi dalilnya jelas. Kalo mo nuduh org zina, yg berhak ya bini/suami resmi nya atau anak dr orang yg dituduh tsb, bukan org ga jelas yg ga punya hubungan keluarga.


Satu lagi yang ngga baca. Kan udah jelas itu pasal 418 merupakan delik aduan, dimana pengaduannya oleh suami, istri, Orang Tua atau anaknya. Bahkan gue kasih tulisan merah supaya ngga kelewat.

0 0
0
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 06:39
Quote:Original Posted By benoob
Tolong Diperjelas lagi tentang KPK nya gan, ane juga rada gedek dengan DPR soal katanya pelemahan KPK apakah demikian ? mohon segera di buatkan Thread atau Update

Biar netizen yang smart seperti saya ini mengerti secara detail, terstruktur, & masif


Quote:Original Posted By jip ajip
Wah lengkap banget ini. Titip sendal ah buat dibaca ulang sekalian izin share

@vitawulandari mod kalo menurut momod ruu kpk itu emang bener ngelemahin ga? Sekalian dong bikin tritnya buat jadi bahan bacaan sama perbandingan emoticon-Cendol Gan


Sebenernya untuk pasal korupsi bakal gue bikinin thread sendiri, sekalian dengan RUU KPK 2019. Tapi takutnya ngga keburu karena sibuk, jadi mari kita singgung sedikit ajaaa..

Pasal 2 UU KPK No. 31/tahun 1999
(1). Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 satu miliar rupiah).
(2) Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu pidana mati dapat dijatuhkan.


Pasal 603 RUU KUHP
Setiap Orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu Korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit kategori II dan paling banyak kategori VI.

So, dalam RUU KUHP Pasal 603 yang secara umum ketentuan frasanya sama persis dengan Pasal 2 UU KPK, ancaman hukumannya diturunkan dari paling singkat 4 tahun ke paling singkat 2 tahun. (tulisan merah)

Penjelasan lebih detailnya nanti ya, karena gue juga masih dalam proses belajar dan mendalami agar informasi yang disampaikan ngga salah emoticon-Big Grin
0 0
0
Lihat 1 balasan
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 06:58


Quote:Original Posted By vitawulandari




Sebenernya untuk pasal korupsi bakal gue bikinin thread sendiri, sekalian dengan RUU KPK 2019. Tapi takutnya ngga keburu karena sibuk, jadi mari kita singgung sedikit ajaaa..

Pasal 2 UU KPK No. 31/tahun 1999
(1). Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 satu miliar rupiah).
(2) Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu pidana mati dapat dijatuhkan.


Pasal 603 RUU KUHP
Setiap Orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu Korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit kategori II dan paling banyak kategori VI.

So, dalam RUU KUHP Pasal 603 yang secara umum ketentuan frasanya sama persis dengan Pasal 2 UU KPK, ancaman hukumannya diturunkan dari paling singkat 4 tahun ke paling singkat 2 tahun. (tulisan merah)

Penjelasan lebih detailnya nanti ya, karena gue juga masih dalam proses belajar dan mendalami agar informasi yang disampaikan ngga salah emoticon-Big Grin

Sekilas melemahkan ya gan, tapi ane masih berharap ada plot twist haha. Denger2 kemaren presiden masih ada kemungkinan bikin perpu kan ya.
Ok gan di tunggu trit yang lengkap nya emoticon-Blue Guy Peace

profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
Lapor Hansip
29-09-2019 09:06
Balasan post vitawulandari
Quote:Original Posted By vitawulandari


Sebelum komen baca dulu secara detail, pan judul thread udah jelas jangan baca sepotong2. Jangan karena didasari kebencian langsung ketik dengan berapi2 gitu emoticon-Ngakak (S)

Mana pernyataan gue yang membenarkan atau setuju dengan pasal tsb? Di dalam thread ini gue sama sekali ngga ada satupun statement yang MEMBENARKAN atau MENYALAHKAN, nggak ada statement PRO atau KONTRA terhadap pasal manapun. Karena tujuan gue bikin thread ini bukan untuk itu. Disini gue cuma menyajikan isi pasal2 secara keselurahan, dari pasal2 yang selama ini di potong-potong seenak udel. Selanjutnya gue serahin ke kaskuser mau pro atau kontra ya silahkan, roh mereka punya sudat pandang masing2.

Ambil contoh pasal kritik presiden. Disini gue cuma mau menyampaikan kalau yg dipidana itu bukan mengkritik, tapi menghina. Sampai sini lu paham kagak apa yang gue maksud?

Nah sekarang kita bahas kenapa pasal itu dimasukkan lagi padahal sebelumnya udah dicabut MK. Lu udah baca belum pasal 226? Setiap Orang yang di muka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri kepala negara sahabat yang sedang menjalankan tugas kenegaraan di Negara Kesatuan Republik Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori III.

Lah kalo menghina kepala negara sahabat aja dipidana, kenapa presiden negara sendiri engga? Makanya pasal penghinaan presiden dimasukin lagi untuk menjaga kewibawaan presiden sesuai dengan prinsip asas equality before the law (persamaan dihadapan hukum).

Gue paham betul kalau pasal ini ngga ada ulasan yang jelas penghinaan itu seperti apa. Makanya rentan disalahgunakan untuk membungkam demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Kalau menurut elu, sebaiknya bagaimana? Tetap ada, dihapus atau direvisi? Lalu bagaimana dg pasal 226? Dihapus juga biar adil gitu?


Menurut ane penjelasan ini cukup jelas ya, masuk akal sekali.
Jika ada yg berasumsi lain, silahkan selama bisa menjelaskan dalil dan dalih nya secara masuk akal juga.
Kalo masih ada yg berasumsi lain berdasarkan fakta yg salah atau berdasarkan hoax, ini yg sulit di pahami kita bersama.

emoticon-Toast
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
Lapor Hansip
29-09-2019 09:34
Balasan post vitawulandari
gan bikinin thread sendiri pakai pamflet/browsur atau apalah ente menyebutnya usahakan Threadnya harus seperti ini ada gambar nya, jadi mudah dimengerti, ane tunggu gan
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 10:39
Quote:Original Posted By Bibalinhgum
Begini lho Gan yang nyapek-nya otak ane:

Coba dijelasin dulu sedetail-detailnya RUU unggas itu. Kalo bunyinya cuma:


Bisa ngaret kemana-mana tuh. Takaran membiarkan itu seperti apa?

Namanya ayam Gan, duh gimana njelasinnya yak.
Sussah diajarin diem Gan, bawaannya mereka eksplor kemana², lompatnya bisa sampe 2 meteran lagi. Jadi walaupun dipager keliling area belakang rumah nih misalnya. ada aja yg masih bisa keluar zona nyaman. Ada yg nyruntul lah, lompat² lah semacam parkour. Lumayan banyak gan polemik unggas ini, agan @arieejack juga udah nyebutin beberapa kan. Itu baru beberapa Gan, belum semua.

Jadi bahkan yang punya sendiri pun sering sebel hadeeh sama si unggas ini.
emoticon-Ngakak
Tapi karena ayam ini relatif terjangkau buat diternakin dan bisa jadi investasi kecil-kecilan kayak yg dibilang agan @mexsivi, jadilah pemeliharaan unggas banyak diterapkan warga desa.

Terus karena agan kan yebutin lapak orang + ekonomi rendah nih, menurut ane RUU ini juga keliatan lebih memihak ke yg punya lapak. Kenapa yang punya lapak gk memagari lapaknya juga, kenapa bisa disinggahi unggas, lapak tak berpenghuni atau apa ini.

Kalo yg punya lapak sadar kalo daerah sekitarnya banyak warga yang punya unggas, harusnya mikir juga dong gimana ngatasin kemungkinan unggas-unggas ini menyambangi lapak dia.

Gimana kalo ternyata ada orang yang sengaja manfaatin RUU ini. Misalnya membangun lapak ato lebih gampangnya si membuat lahan pembenihan di dekat perumahan warga desa yg punya unggas. Ato dijebol dikit lah di salah satu sudut pager kelilingnya (biasanya orang desa klo buat pager belakang pake bambu Gan, maklum ekonomi rendah). Lumayan kan tuh omsetnya.

Perlu ane tegasin kenapa di trit ini, ane risih sama RUU Unggas ini. Karena RUU unggas yang udah ane baca di pekiwan seolah sudah sangat memahami polemik Unggas di pedesaan atau diperdusunan lah kalo mo lebih mengerucut lagi lokasinya. Padahal ane ini orang dusun Gan, dan gak sreg dengan adanya RUU ini, ada masalah lain yg lebih penting dari permasalahan unggas ini. Lebih baik urusin dulu lah peningkatan ekonominya ato kualitas SDM-nya. Buatlah trobosan-trobosan keren yg cocok, pas, dan bagus buat orang-orang di Desa.

Yang ini cuma prasangka ane Gan


Oke bagaimana kalo ada kasus pas kitaa naik sepeda motor dijalan terus tiba tiba kita nabrak ayam ,,kita jatuh ,dan org yg punya ayam minta ganti rugi ?
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 10:56


Quote:Original Posted By vitawulandari


Satu lagi yang ngga baca. Kan udah jelas itu pasal 418 merupakan delik aduan, dimana pengaduannya oleh suami, istri, Orang Tua atau anaknya. Bahkan gue kasih tulisan merah supaya ngga kelewat.



Santai aja mod, ga usah nge-gas gitu jelasinnya. Gw liat kaskus lewat hp, ga ada tuh yg di-bold merah seperti lu bilang. emoticon-Confused

Kalau memang penjelasan soal delik aduan dr pihak keluarga itu ternyata sudah ada di ayat 2 dan 3 nya.
Ok, that’s fine, my bad.

Tapi satu hal yang jelas ya mod, adanya pasal begini, dengan selalu landasan yg dipake adalah norma agama atau adat, akan membuat polisi2 moral macam FPI, punya legitimasi buat melakukan persekusi atau penggerebekan ke pasangan yg dituduh kumpul kebo.
Diubah oleh gojira48
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 11:04
Quote:Original Posted By zetsjar
Oke bagaimana kalo ada kasus pas kitaa naik sepeda motor dijalan terus tiba tiba kita nabrak ayam ,,kita jatuh ,dan org yg punya ayam minta ganti rugi ?


Ya kl ente punya duit ya mendingan ganti rugi lah repot amat.. 😂 Yg bisa diselesaikan sama pak RT ngapain di bawa2 ke pengadilan. 😂
Diubah oleh irvan84
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
29-09-2019 11:10
Quote:Original Posted By gojira48
Santai aja mod, ga usah nge-gas gitu jelasinnya. Gw liat kaskus lewat hp, ga ada tuh yg di-bold merah seperti lu bilang. emoticon-Confused

Kalau memang penjelasan soal delik aduan dr pihak keluarga itu ternyata sudah ada di ayat 2 dan 3 nya.
Ok, that’s fine, my bad.

Tapi satu hal yang jelas ya mod, adanya pasal begini, dengan selalu landasan yg dipake adalah norma agama atau adat, akan membuat polisi2 moral macam FPI, punya legitimasi buat melakukan persekusi atau penggerebekan ke pasangan yg dituduh kumpul kebo.


Justru logika ane adanya uu menghindari persekusi masyarakat..
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
1 0
1
Halaman 10 dari 20
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia