Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
7371
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c3bf826af7e930dd41807cf/catatan-yang-terbuka
Cerita soal kegagalan. Bagi orang-orang di sekitar gw ga pernah tahu apa saja kegagalan yang sudah gw buat. Mereka melihat hidup gw serba indah. Tidak salah, karena itulah yang selalu gw tampilkan.
Lapor Hansip
14-01-2019 09:47

Catatan Yang Terbuka

Past Hot Thread
Catatan Yang Terbuka

Quote:
Catatan "Yang" Terbuka. Apanya sih yang terbuka? Semua yang selama ini gw tutup rapat. Apa itu? Cerita soal kegagalan. Bagi orang-orang di sekitar gw, bahkan teman gw sekalipun, ga pernah tahu apa saja kegagalan yang sudah gw buat. Mereka melihat hidup gw serba indah. Tidak salah, karena itulah yang selalu gw tampilan.


Buat gw, kegagalan adalah tanggung jawab personal, bukan untuk dibebankan kepada orang lain. Biarkan mereka tahu yang indah indah saja soal gw. Problem, atau masalah, biar gw yang merasakannya. Itulah mengapa hidup gw terlihat indah. Percayalah, hidup ga ada yang seindah itu.

Namun, ada sebuah nilai yang bisa dipetik dari kegagalan-kegagalan yang gw rasakan. Saat keputusan gagal yang gw buat saat membeli tanah dari Pak Bams, akhirnya gw punya usaha baru. Otak mesum gw menangkap peluang untuk buka bengkel modifikasi bekerja sama dengan U**** adalah jawaban, atas kerugian finansial yang gw dapat dari membeli tanah mati itu.

Apakah Papa tahu tanah itu mati? Tahu, dan beliau membiarkan gw gagal! jahat? Tidak! Justru gw bersyukur! Awalnya jengkel, tapi setelah gw tahu maksud kenapa Papa tetap membiarkan gw gagal, kejengkelan gw berubah menjadi sujud sungkem terima kasih atas ilmu yang Papa ajarkan dalam diam.

Itulah salah satu kegagalan gw. Kegagalan, yang membuat Mama melarang gw untuk terjun di dunia yang ingin gw tekuni. Tapi, gw seperti terlahir untuk hidup dengan hal-hal yang menyerempet bahaya. Setelah gw bisa bangkit, gw memulai lagi. Itulah alasan, mengapa proyek di Gunungpati, gw sebut sebagai proyek perdana. Well, inilah kisah gw. Kisah yang tidak hanya indah, tapi juga mengenaskan. Kisah ketika Tuhan mulaimenyapa dan membuka mata hati ku, bahwa aku hanyalah seorang hamba!


-------------+++++++++++++----------------


Diana dan Vina masih terkapar di kasur yang ada di kosan gw. Sesuatu yang indah, sudah terjadi semalam. Membayangkan pun, rasa nya gw ga sanggup. Tapi Tuhan terlalu baik kepada gw. Hingga sesuatu yang jauh dari jangkauan gw pun bisa gw rasakan. Apa itu? Lu bebas mengimajinasikannya.

Quote:"Mba, mba, bangun. Sudah siang. Ga capek tha tidur terus." Ujar gw sambil terus menggoyangkan badan mereka berdua.

"Oahm. Jam berapa sih ndo? Masih malam kan ini?" Tanya Diana yang mulai bergeliat dari tidurnya.

"Sudah pagi mba. Kalau pacar ku ke sini, aku yang repot."

"Hehehe. Bagus dong, kita ajakin gabung aja sekalian."

"Duh. Jangan gitu dong mba." Ujar gw, lalu memanaskan air untuk membuat sesuatu yang hangat.

Gw biarkan mereka bangun, sambil sekali-kali melirik. Ternyata mereka benar-benar bangun, meskipun gw tahu itu terpaksa. Jam di kamar, masih menunjuk angka 05.15. Masih sangat pagi memang, tapi itu sama sekali ga membuat gw tenang. Lina terlalu sering datang sangat pagi ke sini.

Dua gelas, teh jahe hangat gw sajikan untuk mereka berdua. Untuk mengurangi cemas, yang mulai melanda, sebatang rokok pun gw hisap dalam-dalam. Diana nampak bereskan "arena perang" semalam. Sedangkan Vina, dia ke kamar mandi. Baguslah, paling ga, tanda-tanda mereka akan pulang dan berkemas sudah ada di depan mata.

Quote:"Ga mandi mba?" Tanya gw ke Vina.

"Ga lah ndo, nanti aja di kosan. Sebenarnya masih ngantuk, tapi demi kamu."

"Hehehee. Ya udah sih, teh nya diminum dulu biar segeran."

Diana pun bergabung dengan kita. Setelah tadi beres-beres, dia ke kamar mandi. Yah, sekedar cuci muka untuk menyegarkan diri saja, sama seperti yang Vina lakukan tadi. Obrolan pagi itu ga berlangsung lama. Yang memotong bukan gw, tapi Diana. Dia paham posisi gw yang sedang terjepit.

Beres-beres kamar adalah hal yang pertama gw lakukan pagi ini. Mengganti sprei lengkap dengan sarung bantal dan guling gw lakukan demi keamanan bersama. Ga lupa, wangi-wangian untuk menghilangkan bau dua cewe sexeh yang semalam nebeng tidur di sini, ga lupa gw lakukan. Yah mskipun Diana sudah membereskannya tadi, tapi gw rasa itu masih belum sempurna.

Quote:"Ayanxxx..." Sapaan yang nyaris membuat gw melompat. Untung saja, gw terlatih dibentak-bentak.

"Kamu Taaa, pagi-pagi dah ngagetin aja ih..." Ujar gw...

"Hayooo lagi mikirin apa???" Dia mendekat ke gw yang sedang merapikan sprei...

"Mikirin proposal, Mama dan semua..."

Kegagalan gw dulu memaksa gw untuk lebih selektif dan hati-hati, ga keras kepala dengan ga menerima uluran tangan dari Papa. Gw mengajukan proposal, dan Papa akan menjadi investor buat gw. Hubungan kita murni profesional, karena ada hitam di atas putih yang mengikat, beserta jaminan yang akan dilelang Papa, jika gw gagal bayar.

Jangan salah, mungkin kalau gw gagal orang pikir hidup gw akan enak. Toh masih ada Papa, bisa lah nebeng ke beliau. Lu salah! Gagal adalah mati buat gw! Gw sudah ambil sikap, jika emang ini gagal lagi, gw akan ke Papua! Entah kerja apa! Yang jelas, malu jika gw gagal dan masih di rumah.

Quote:"Hm. Makanya tho yanx, mending kamu tuh jujur aja sama semua. Biar beban mu itu ga terlalu berat." Lina selalu punya alasan untuk menentramkan hati gw.

"Udah ga ada yang tersembunyi Ta. Mama juga udah tau semuanya."

"Terus?"

"Ya meski keberatan, beliau ga kuasa nahan aku."

"Ya sudah! Terus apalagi? Kamu punya Papa mu yang udah kasih lampu hijau. Kamu juga punya Papa ku, yang juga dukung kamu."

"Mungkin masih ada sisa trauma. Trauma pernah gagal, dan mangkrak ga ada gunanya."

"Semua pernah gagal. Coba kasih tau aku yanx, orang yang ga pernah gagal? Ga ada. Kalau yang gagal, lalu menyerah dan pasrah, banyak yanx. Kamu mau?"

"Hehehehe. Mainstream adalah sesuatu yang paling aku benci Ta. Jadi aku ga mau."

"Nah. Ayo dong semangat! Hari ini semangat nya kuliah dulu. Hehe."

"Nanti siang, aku ke proyek Ta."

"Ya udah gapapa yanx, yang penting kamu harus optimis, OK?"

"OK..."

"Itu baru pacar ku." Sebuah kecupan mendarat di jidat gw. Semoga Cinta ga mencium sesuatu yang aneh.

Hangat pelukan dari Cinta membuat gw jadi lebih baik. Entah bahasan tadi hanya sebagai pelarian untuk menutupi kegilaan yang tadi malam gw lakukan bersama Vina-Diana atau murni gw memang ingat dengan kegagalan yang gw derita. Entahlah, semua menjadi abu-abu sekarang. Mungkin benar kata Arief ke gw, "kurangi hal-hal yang ga perlu dan dianggap tabu..."

Kuliah sudah ga ada menarik-menariknya di mata gw. Materi yang cuma itu-itu saja, dan stop pada ranah teori membuat gw bosan... Mungkin benar kata beberapa teman, gw ini anak alam, bukan anak sosial. Anak alam, itu suka membuktikan sesuatu, menguji hipotesa dan mendapatkan jawabannya saat itu juga. Beda dengan anak sosial yang lebih "sabar" mencari jawaban dari hipotesa yang mereka munculkan.

Quote:emoticon-mail: "Selamat siang mas, saya boleh ketemu pean ga?" Sms masuk dari Pak Atmo. Tokoh yang dituakan di lokasi proyek gw.

emoticon-mail : "Bisa Pak. Ada yang penting? Ini saya mau naik Pak."

emoticon-mail : "Oh. Kebetulan kalau gitu mas, nanti kalau sudah sampai, nyuwun tulung dikabari njih."

emoticon-mail : "Siap Pak."


Gw paham apa yang ingin Pak Atmo bahas dengan gw. Pasti soal kelanjutan nasib orang orang yang kerja sama gw. proses urug yang gw lakukan sudah hampir selesai. Sedangkan gw belum memperoleh pembeli potensial, meski proposal sudah gw sebar. Ini jelas bukan kabar bagus buat meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya pada gw. Sh*t! Kerja apa ya yang duitnya gede, tapi cuma butuh waktu singkat? Balap liar? Oh, tidak!, gw sudah pensiun.

Gw menuju parkiran lanjut keluar jalan Kaki menuju kosan. Kan tadi gw nebeng Cinta, kalau mobilnya gw pakai nanti dia pulangnya gimana? Terpaksa deh ambil mobil dulu di kosan. Di depan gw ada gerombolan celana cingkrang, plus mba-mbanya yang seperti itulah busananya. Gw tidak mau ribet. Namun dalam hati gw sudah membatin. Kalau sampai mereka cari gara-gara sama gw, akan gw hajar saat itu juga. Mood gw sedang ancur kok diajakin bercanda. Untungnya mereka paham, dan memilih membiarkan gw lewat.

Quote:"Seperti dugaan gw, Pak Atmo mau bahas soal kelanjutan proyek yang sedang gw kerjakan. Ga ada jalan lain selain jujur. Gw pun menjelaskan semuanya kronologi dari awal sampai akhir. Berat memang membuat orang kecewa, tapi apa mau dikata, emang inilah kenyataannya."

Otak lagi buntu kayak gini, temuin Eka kayak nya cocok deh. Sayangnya, nasib gw kurang baik hari ini. Eka sedang ada kuliah yang ga bisa dia tinggalkan. Katanya sih, mata kuliah utama. Untuk membuang waktu, gw memutuskan untuk mencari warnet. Jangan salah, sekarang gw sudah bukan si gaptek dan cuek teknologi seperti saat SMA dulu.

Quote:emoticon-mail: "Hi ndo, gw putuskan untuk memberikan kesempatan kepada Seno untuk mendekat ke gw. How about you, dear? Awas aja kalau lu bilang gw ini kekanakan karena memilih berdasar persamanaan negara, dan agama."


Jangan Buka, Nyesel Lho


Email yang terus terang membuat gw hanya tersenyum simpul sedikit kecut. Pengirim nya itu lho yang bikin gw gimana gitu. Reni! Gw mencoba melucu untuk balas email yang baru masuk beberapa jam lalu itu. Namun, apakah feel lucunya dapat, gw sendiri kurang yakin.

Quote:emoticon-mail: "Lu dimana? Gw udah bubaran nih." Sms masuk dari Eka.

emoticon-mail : "Bentar, lu tunggu di parkiran B6 aja ya?"

emoticon-mail : "Wong edan, ditanya kok ga jawab sih."

emoticon-mail : "Pertanyaan lu basi. Udah jelas gw di hati lu lho ya."

emoticon-mail : "Kepreeettt ndooo... Londooo..."


Dasar cewe antagonis. Gw kira cuma muka nya doang yang sadis, ternyata sifatnya pun ga kalah sangar. Gw sudah matikan billing warnet, bayar, lalu bergegas menuju tempat parkir yang tadi gw maksud. Terlambat jelas bukan ide bagus. Bisa kena omelan Eka gw.

Quote:"Siang cewe." Goda gw, ketika stop persis di depannya.

"Lamaaa lu ndo." Dia pun buka pintu kiri, lalu naik.

"Lu dari mana ndo? Cek kerjaan ya?" Tanya dia kemudian.

"Yappp. Udah mau selesai sih."

"Lhah, kalau udah selesai, terus nasibnya gimana ndo?"

"Ya ga gimana-gimana. Mungkin stop dulu beberapa saat sambil nunggu peminat dan juga investor."

"Nganggur dong abis ini."

"Ga juga Ka. Gw udah punya usaha baru yang bisa gw kerjain."

"Dasar otak bisnis. Kuliah selesaikan woi."

"Aman lah. Kemana kita?"

"Kosan ndo, gw udah masak tadi pagi, hehe."

"Apa?" Gw menatap heran ke Eka, pengen ngakak tapi gw tahan. Eka masak?

"Sialan lu ndo!!! Meremehkan banget lu! Gini-gini gw bisa masak woiii!!! Hahaha..." Ngakak dia.

"Lihat muka dan kelakuan lu, emang salah ya kalau gw curiga dengan rasa masakan lu? Hehehehe." Ejek gw

"Bodo amat ndo, awas aja kalau lu ga abisin masakan gw!"

"Kenapa emang? Hehehehee."

"Jangan ke kosan gw lagi!"

"Ya elah, sadis amat lu Ka!"

"Bodo amat! Salah sendiri menghina gw!"

"Ga menghina sayang, cuma memastikan." Gw pegang rambutnya.

"Apa lu pegang-pegang."

"Jiah, kekasih gw lagi ngambek."

"Kekasih pala lu ndo."

"Ngoahahahahaaa."

Gw sudah menyiapkan mental dan lidah gw untuk menghadapi situasi terburuk. Nunggu di kamar, sementara Eka sibuk menyiapkan hasil karyanya. Ayam goreng, sup wotel, kol, dan teman-temannya. Oiya, ada juga sambal yang terlihat menggoda dengan warna merah agak sedikit gelap.

Satu suapan masuk, ini ga buruk! Emang sih ga enak-enak banget. Cenderung agak asin di lidah gw. Tapi masih masuk toleransi lah. Sambalnya itu yang gw suka. Manisnya biasa saja, pedasnya juga biasa, tapi gurihnya itu lho. Overall, not bad. Namun ga bisa dibilang istimewa juga.

Quote:"Doyan lu ndo? Hehehe." Tanya Eka, saat gw nambah sayur plus sambalnya.

"Hehehehe. Lu beli di mana?" Ejek gw.

"Sialan lu! Plakkk!" Bahu gw kena tampol.

"Mau penilaian jujur?"

"Iyalah! Gila aja lu bohong."

"Overall, enak! Cuma asinnya kagak nahan mba nyaaa. Lu pengen kimpoi ya?"

"Huahahahahahahaa. Beneran asin berarti ya ndo? Teman gw tadi juga bilang gitu. Itu sayurnya udah tak tambahi air tadi, kalau ayamnya. Pasrah deh."

"Besok lagi, kalau masak kurangi garam ya? Asin ga baik buat darah."

"OK Pak Boss!"

"Dan ini." Gw angkat sambal di depan matanya.

"Juara! Lu kalau buat lagi, pakai takaran ini. Gw bukan pecinta pedas, gw juga ga suka sambal, tapi gw suka sambal lu! Boleh ga boleh, sisanya gw bawa pulang!"

"Hahahahahaaa. Koplak lu ndo!"

"Ga boleh?"

"Boleh-boleh. Semua aja boleh."

"Ogah, asin sayang. Udah pengen yah?" Ulangi lagi pertanyaan pertama tadi.

"Kalau iya, lu mau apa?" Mampus gw. Mana mukanya serius lagi.

"Kapan? Ortu ku otw rumah mu nih?"

"Hihihihi. Salah nantang orang, sabar ndo. Lulus dulu."

Gw kok dikasih tantangan, ya gw makan lah sampai abis. Mood gw agak membaik pasca bertemu dengan Eka. Selain perut kenyang, gw juga dapat belaian kasih sayang. Gw rasa itu adalah instrumen penting untuk balikin semangat gw, setelah kegagalan-kegagalan yang gw alami. Caranya mungkin salah, tapi ya sudahlah.

Sebelum Magrib, gw sudah berada di kosan lagi. Sms-sms dari Lina baru gw balas di sini. Waktu ketemu Eka, hp dalam posisi super silent. Jadi bukan cuma ga berdering, getar pun ga. Anggap saja gw sedang memainkan protokol buaya. Tapi entah mengapa, gw agak ga nyaman akhir-akhir ini. Gw seperti sudah lelah bermain dari hati ke hati.

Quote:"Jika kepala pusing kayak gini, paling enak itu vodka. Untungnya, gw selalu sedia di kamar. Gapapa main single, yang penting happy dan sedikit meringankan beban di kepala ini. Juga sebagai bekal hari esok yang lebih baik."

Pagi yang cerah. Sebelum jam 7, Lina sudah di depan kosan. Dia sepertinya mulai suka dengan kegiatan barunya, barengin gw tiap berangkat kuliah. Memang kampus kita dekat, tapi tetap saja beda. Biasanya sih, gw drop dia, lalu mobilnya gw bawa ke parkiran kampus gw. Kecuali kalau gw ada acara kayak kemarin, dia yang drop gw di jurusan gw.

Quote:"Yanx, kamu dicariin tuh sama Mama..." Ujarnya saat gw sudah siap di balik kemudi mobilnya.

"Hah? Mama ngapain nyari aku Taaa?" Agak heran gw.

"Iya, kangen katanya. Kamu sih jarang maen ke rumah."

"Ya udah, besok malam minggu aku apelin kamu ya?"

"Wuuu. Kalau gitu aku ke gerejanya minggu pagi aja yanx."

"Siappp. Udah sampai, semangat ya Ta." Yap, jarak kosan gw ke kampus, memang dekat.

"Iya. Kamu tuh yanx yang semangat, jangan mikirin gagal terus." Pegang pipi gw.

"Gagal? Apaan tuh gagal? Hehehe."

"Ahahahaa. Bye yanx, nanti beres kuliah langsung ke sini aja ya?"

"Boleh?"

"Boleh lah. Asal kamu ga rusuh aja!"

"Hehehe. Siap cintaaa."

Gw memiliki riwayat yang kurang baik sama anak ekonomi. Biasalah, mereka jual, ya gw borong. Jangankan mereka yang muka-muka alim tapi dibuat sangar, yang beneran sangar macam anak Teknik aja gw gass kok. Kalau gw mau, bisa aja sih gw minta tolong ke anak hukum. Namun itu bukan karakter gw. Masalahnya, anak hukum suka main kotor. Kalau kata orang jawa sih, "nabok nyilih tangan." Itu bukan karakter gw.

Quote:"Tuing." Sebuah notifikasi YM masuk ke HP gw sesaat setelah gw di parkiran.

emoticon-mail : "Gw diajak makan malam sama Seno nih." Reni! Bego ya gw, ada YM di HP, kenapa kemarin gw ke warnet? Anggap aja buang waktu.

emoticon-mail : "Pamer mulu. Coba sini liat gambar nya Seno kayak apa." Balas gw, keluar mobil, pastikan terkuci, lanjut jalan ke kelas.

emoticon-mail : "Jangan ndo, minder lu ntar, soalnya gantengan dia daripada lu. Haha."

emoticon-mail : "Ganteng tapi kecil buat apa?"

emoticon-mail : "Njir. Dari mana lu simpulin dia kecil?"

emoticon-mail : "Karena yang bisa ngalahin joni cuma negro, arab dan bule."

emoticon-mail : "Wkkwkwkwkwk. Ntar gw lihat dulu, kalau lu bener, gw puji."

emoticon-mail : "Puji doang? Ga guna kaleee. Tidur bersama kek biar sangar."

emoticon-mail : "Iya, nunggu gw balik ya?"

emoticon-mail : "Deal."

emoticon-mail : "Bye mantan, jalan dulu yakkk."

emoticon-mail : "Pala lu mantan."

emoticon-mail : "Bodo amatt."


Manasin gw kok pakai pacar baru. Mana bisa boss? Tapi kenapa ada semacam ketidak suka-an ya di hati gw? Ga bisa gw bantah sih, mungkin karena gw memang masih ada hati ke Reni. Ya sudah, mari dihapus dengan ikut kuliah Hukum Acara Pidana di pagi yang panas ini. Panas bukan karena cewe-cewe dan dipamerin Reni ya, tapi emang karena panas beneran oleh matahari.

Sepertinya, gw butuh piknik. Pulang lanjut ketemu Arief bisa menjadi solusi yang baik. Tapi besok gw sudah ada janji untuk ngapelin Cinta. Di sinilah repotnya. Apa nanti sore saja ya gw baliknya. Ada banyak hal yang ingin gw bahas dengan Kampret. Sebaiknya ga gw tunda, kalau gw ingin semua tetap on the track.

Gw mulai percaya, jika Tuhan mulai menyapa dan menunjukkan kuasanya, serta memberitahu gw, bahwa gw ini buka siapa-siapa. Gw ini hanya hamba yang bisa diatur sesukanya. Pertanyaannya, apakah gw bisa memanipulasi keputusan Tuhan agar mau berada di kubu gw? Only time will tell.



Ciaooo
Diubah oleh londo.046
profile-picture
profile-picture
profile-picture
area3101 dan 197 lainnya memberi reputasi
194
Tampilkan isi Thread
Halaman 330 dari 371
Catatan Yang Terbuka
27-09-2019 23:40
Wkwkwk ngakak aku kon gawe ban bekas, bang kusno emang pelawak sejati😁
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 00:32
jingan, kakean ikrik og pye.kata kata khas panturaan sing wis sui gak krungu aku mas.mbuh iku ikrik, iyik dkk.
waiki, pelajaran menghilangkan jengkel, sepele sajake, manfaat e yo gede, tp kadang sok angel diterapke emoticon-Hammer2
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 04:05
Plotnya bakalan ketemu nih sama tulisan memoar pecundang cinta
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 08:29
Udah lah jangan pada Spoiler biar tetap jadi misteri emoticon-Tepar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dimsananda dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 08:47
jdi sekretaris yg lu bilang di trit lawas tuh Eka ya om?🤔


the lord Kusno...
smoga ada part atau POV dari the lord..
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
Lapor Hansip
28-09-2019 08:47
Balasan post londo.046
Hah, dadi panas mas maca part iki, relate sm masa lalu ,saya pernah ada di posisi rony, wlpun dlm kondsi dan certa yg berbeda, fuck beneremoticon-Ngamuk tp ya sdh berlalu insyaallah sdah ikhlas,, haha malah curhat,, lanjut SR lagi, suwun namung mampiremoticon-Cendol Gan
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 17:35
intine ki nang Banyu gendeng.
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 19:16
Quote:Original Posted By riot.riot.riot
Lho jare urip yo kudu ngrasakke pait mas, ra mung legi karo kecut. Yen vodka kan ngelu emoticon-Ngakak
Ijih ng jogja po wis balek omah mas?

Vodka yo lumayan pahite om... Balik om, ngkok selasa-rabu-kamis ke Jogja lagi... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By bryan10herera
@londo.046 suwun bos ilmune

Sama-sama om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By edygangsa
[quote=londo.046;5d8c98b9a72768050e45f284]

Iyo mas, ben KPAI panas...


Aku yo podo wae djarum mas awit sekolahCatatan Yang Terbuka

KPAI wes adem om, mungkin wes entuk... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kimmot
Dan gw yakin kalo peka dengan kode semesta gitu bisa diasah..

Bisa mba, asal mau laku prihatin dan menjauhi hal-hal yang ga bener... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By shegate7
Mirip makne mas, wingi aku nang Jogja mas, tapi koyo diajak maling, isuk2 kudu mangkat ngetan mau... Padahal jane pengen ngobrol akeh karo jenengan... emoticon-Big Grin

rapopo om jeh ono dino,aku paham kono dolananmu lagi lucu2ne wis rampungno sikik yen wis longgar ndang jagong gayeng meneh nko,tak tgu nang abayagiri😁😆

Pokok e aku kudu ditemokne karo konco mu sing neg nglatih tanpa ekspresi kae... Asli, penasaran karo mantune mbah Bardi... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By jembutgaring
halim iku rokoke kang arip mas?

Mba @rheeashe mas... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By topancadok
Gedhang kluthuk masih idola om walau yang depkes lebih menggoda... emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Sekali-kali mbayar cukai barang om, polosan ngkok ono wayahe dewe... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By emberkupecah
jadi kepikiran pernah di ingetin buat kudu ati2 mulai dari hal hal kecil soalnya bisa ngefek ke laku sehari hari

Lha itu kalau bisa dipegang mulyo om urip mu... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By wap.adv
dhamput Bang Kusno ki. kon nganggo ban bekas jare wk wk wk.... Aku pendukung mu Bang Kusno he he

Mambu kabeh om leg nggo ban bekas emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Alea2212
emang nih, kata kata mas Arif selalu penuh dengan teka teki. pasti soal perempuan lagi nih. wkwkwkwk

Bukan yooo... Kehidupan mba... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kimmot
sampe sekarang Om Kusno masih ngelawak ngga Mas..
penasaran kalo sama keluarganya bisa serius ngga ya..emoticon-Hammer

Masih dong... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sharma156
penasaran aku sama panjul, opo rupane koyok cikrak ngunu ta ?? sentil ae otonge nggae pindad.

Asemmm og cikrak... emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By satrialento
kampret nek bukak info serba kentang lek emoticon-Cape deeehh

Emang jalure ngono om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By mboknemia
so isoneee esti dadakman halim e mbek panjul. jan panjul kiiii... naudzubillah tenan

Takdir mba... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Jibran.jw
Ban bekas utowo plastik es lilin kae Yo kenek to. KRoso penak Arep leren Yo rodo males. Pokoke loossssss

Ga reweelll... :F
Quote:Original Posted By hengkyyy13
sedihnya gak ngerti bahasa daerah, tiap ada bagian mas kusno ga ngertii ngomongin apaa 😭

Sambil belajar om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Arikempling78
suwun bos @londo.046
wis menehi updet anyar

paling manteb yen enek bang kusno tokoh paling loos, nuwun sewu mas, bang kusno ki nek kekandan plas plos lambene tanpo rem

Sama-sama mas... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By bryan10herera
Wkwkwk ngakak aku kon gawe ban bekas, bang kusno emang pelawak sejati😁

Gantine sobat ambyar... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By riot.riot.riot
jingan, kakean ikrik og pye.kata kata khas panturaan sing wis sui gak krungu aku mas.mbuh iku ikrik, iyik dkk.
waiki, pelajaran menghilangkan jengkel, sepele sajake, manfaat e yo gede, tp kadang sok angel diterapke emoticon-Hammer2

Emang bosone ngono mas... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By 17062018
Udah lah jangan pada Spoiler biar tetap jadi misteri emoticon-Tepar

Nah kui om... emoticon-Shakehand2
Quote:Original Posted By nichi07
jdi sekretaris yg lu bilang di trit lawas tuh Eka ya om?🤔


the lord Kusno...
smoga ada part atau POV dari the lord..

Rahasiaaa laeee... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By angala.luck
Hah, dadi panas mas maca part iki, relate sm masa lalu ,saya pernah ada di posisi rony, wlpun dlm kondsi dan certa yg berbeda, fuck beneremoticon-Ngamuk tp ya sdh berlalu insyaallah sdah ikhlas,, haha malah curhat,, lanjut SR lagi, suwun namung mampiremoticon-Cendol Gan

Pedih banget yo om, tapi mau gimana lagi??? Harus ikhlas untuk melepasnya... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ciptoroso
intine ki nang Banyu gendeng.

Banyu edan om... emoticon-Big Grin
profile-picture
17062018 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 19:18

Fokus!!!

Peringatan terus dari kemarin, bodo amat si ya... Gw sih percaya kalau sesuatu yang akan terjadi, ya terjadilah... Rintangan se-gila dan seberat apapun, hadapi saja... Gw kan sudah terbiasa hidup dengan cara-cara keras... Jadi tidak perlu ada hal yang gw risaukan... Satuu satunya hal yang membuat gw khawatir, jika sudah menyangkut Lina... Rasanya gw sudah terlalu sering membuat dia beradaaa dalam masalah berat, jangan gw tambah lagi...

Saat gw sedang menyeduh kopi, tau-tau diaa sudah datang... Dua gelas kopi dan camilann menjadi teman ngobrol kita siang itu... Oiya, saat gw balik dari Singapura, gw tidak bawa oleh-oleh apapun... Bukan karena pelit, tapi karena waktunya yang tidak ada... Gw fokus ke Lina dan dedek... Hingga waktu untuk gw jalan-jalan, atau setidaknya membeli oleh-oleh pun tidak ada... Gw yakin, orang-orang terdekat gw ga akan protes... Mereka pasti paham lah posisi gw seperti apa...

Quote:"Hallo Pak Boss, akhirnya balik juga ke tanah air... Hahahahaaa..." Ujar Eka, saat melihat gw keluar dari kamar kosan...

"Sialan lu Kaaa... Tapi gw ga bawa apa-apa ya dari sana... Ga ada oleh-oleh buat lu atau siapapun..." Ujar gw...

"Hahahahaaa... Payah lu ndo, kalem sih yang penting lu udah bisa menunaikan tugas lu sebagai orang tua yang baik..."

"Btw, kenapa lu masih di sini ndo??? Anak dan istri lu mana??? Pengen gw cubit pipi nya... Heheheheee..." Eka tahunya bahagia aja, belum tahu faktanya kayak apa...

"Hadeh, gw bisa menemani Lina saja udah bersyukur banget kok Kaaa... Lu malah nanya soal dia di mana, masih di sana lah..."

"Heh!!! Serius lu ndo??? Mertua lu masih belum kasih lampu ijo juga meski udah sampai sejauh ini???" Tanya Eka, terlihat dia setengah tidak percaya...

"Buat apa gw bohong Kaaa??? Emang kayak gitu kok faktanya... Mereka masih di sana, dan belum tahu kapan bisa kumpul lagi di sini..."

"Astaga... Lu yang sabar ya ndo, susah emang kalau melawan orang yang keras kepala, punya kuasa lagi..."

"Sabar sih terus Kaaa, tapi lama-lama remuk juga Kaaa, ngenes banget lah hidup gw..."

"Kopi nih, sama snack..." Ujar gw memecah konsentrasinya biar ga sedih...

"Iya ndo, makasih... Ga kebayang deh rasa nya jadi lu kayak gimana..." Dia seruput kopi nya, dan gw pun melakukan hal yang sama...

"Aman kan selama gw tinggal??? Ada yang perlu gw kerjakan dalam waktu dekat ga Ka???" Tanya gw...

"Ehm, dua proyek kelar ndo... Sudah masuk tahap pengerjaan kan??? Terus, ada masuk tiga kastamer, harganya sesuai range, tinggal lu finalisasi aja legalitasnya...

Quote:"Sambil 'ceramah' Eka keluarkan berkas-berkas yang dianggap perlu... Gw mulai membuka satu per saru berkas yang tadi dibawa oleh Eka... Rapi, sesuai dengan SOP yang gw tetapkan... Nampaknya, dia bisa lah kalau gw serahi tanggung jawab yang lebih besar dari ini..."

"OK, kapan gw harus ke notaris buat akad nya Ka???" Tanya gw...

"Di situ sudah gw kasih keterangan kan ndo??? Kapan bikin perjanjian di kantor, kapan ke notarisnya... Ada semua..."

"Oh, sorry... Gw alpha membacanya... Paling cepat lusa ya ini???" Tanya gw sambil terus membuka lembar demi lembar...

"Yap betul, jadi kalau lu mau istirahat masih bisa banget kok ndo... Semua OK, semua baik-baik saja..."

"Ga lah, gw sudah sampai sini masak iya mau ongkang-ongkang kaki??? Besok, gw mungkin akan ke lokasi, mengecek sampai mana proyek berjalan..."

"Kalau berpatokan pada SOP yang lu susun sih ndo, semua masih on the track... Gw kemarin ke sana soalnya..."

"Gila lu Ka!!! Lu ngecek ke lokasi???" Tanya gw memastikan...

"Iya lah, emang salah gitu??? Kan lu sendiri yang memberi wewenang gw untuk kelola semuanya..."

"Salah sih ga Ka, cuma... Udahlah, yang penting semua baik-baik saja..."

"Salah, karena kerjaan itu harusnya dilakuin sama laki-laki ya ndo??? Hari gini ga boleh ngomong gender ndo, banyak yang kesinggung lho, hahahahaaa..."

"Iya juga sih... Mereka ga nanya gitu, kenapa lu yang turun ke lapangan, bukannya gw???"

"Ya nanya ndo, gw jawab kalau lu Singapura lah... Kan faktanya emang kayak gitu..."

"Sippp deh... Udah makan lu???"

"Ditraktir nih boss???"

"Iya... Mau makan apa lu???"

"Asekkk... Dekat-dekat kampus aja ndo, makanan mahasiswa... Warteg... Hahaha..."

"Depan ada kalau cuma warteg Ka???"

"Ya udah depan aja kalau gitu, hehhehee..."

Punya rekan kerja kayak gini lho asikkk... Ga pakai basa-basi, ga pakai jaim-jaiman, pokok nya gass... Tadinya, misal Eka ingin makan di tempat yang mahal, akan gw iyain... Anggap saja sebagai reward karena kerjaan dia yang luar biasa selama gw tinggal... Gw anggap Eka luar biasa, karena tanggung jawab yang semestinya tidak dia laksanakan, bisa dia laksanakan dengan baik... Melebihi target gitu lah... Wajar kan kalau yang seperti ini dapat penghargaan??? Tapi karena dia nolak halus, ya nanti saja gw tambahin gajinya...

Hari ini gw ga ngantor... Siang, saat Eka balik ke kantor, gw tetap di kosan... Sorenya, baru gw beraktivitas... Pertama beli bunga, mau lu kasih siapa cuk??? Kuburan mblo, jangan mikir yang ga-ga lu ya... Gw mau nyekar ke makam eyang... Peduli setan dengan aliran celana kurang bahan yang bilang ini bid'ah atau apalah... Gw ke makam untuk mendoa-kan leluhur gw... Selain itu, juga menjadi alarm bagi diri gw... Bahwa sekuat apapun manusia, ujungnya hanya akan dikubur di tanah seluas 1 meter kali dua meter...

Kalau sudah masuk sini, penguasa se-ganas apapun ga akan bisa berbuat apa-apa... Maka nya, ojo dumeh selama hidup di dunia yang singkat ini... Di mana jeleknya kegiatan macam ini??? Takut kalau jadi penyembah yang di dalam kubur??? Pikiran yang sempit akibat dari memandang sesuatu dati hal buruk... Biasalah, merasa sebagai wakilnya Tuhan di dunia... Jadi, apa yang tidak sama dengan mereka ya, salah...

Quote:"Merenung, dan mensimulasikan... Andai eyang masih hidup hari ini, jadi apa gw??? Pasti sudah hancur kena puluhan tinju dan juga tendangan dari beliau... Kesalahan yang gw lakukan fatal, bahkan cenderung ga termaafkan... Sementara, saat melakukan pelanggaran disiplin saja, sanksinya sudah seperti itu, ditempeleng...

Bukan berarti gw bersyukur karena tidak ada beliau gw bebas sangsi berat... Justru gw menyesal tidak bisa menjaga amanah dan ilmu yang beliau ajarkan saat masih sehat dulu... Sekali lagi, yang namanya menyesal itu pasti terlambat... Ya sudah, karena sudah rusak, hal terbaik yang bisa gw lakuin adalah memperbaikinya... Semoga saja masih bisa, dan belum terlambat..."

Petang menjelang... Gw arahkan ijo menuju kontrakan mba Fara... Gw baru ingat belum mengabari dia kalau sudah balik... Kesannya kok kayak gw sepelekan kalau ga memberi nya kabar... Padahal, keberangkatan gw kan sebagian juga karena sokongan dari dia... Entah itu sokongan moral, maupun logistik berupa uang...

Mobilnya ada, itu tanda awal kalau mba Fara sedang tidak berdinas... Seperti biasa, tanpa permisi dan basa-basi, gw masuk menuju ke kamarnya... Semua penghuni sini juga sudah tahu kok siapa gw, jadi ga ada yang curiga, atau banyak bertanya... Karena pintu kamar nya terkunci dari dalam, terpaksa deh gw harus mengetuknya... Biasanya kan gw main slonong boy aja...

Quote:"Bentarrr..." Itu sahutan dari dalam sana, saat gw mengtuk pintu dengan woles...

"Lho... Kamu udah balik mas??? Sampai sini kapan???" Tanya dia tanpa basa-basi...

"Kemarin malam mba, baru sempat ke sini hari ini... Soalnya, harus ngurus kerjaan dulu tadi..." Jawab gw ngeles...

"So??? Lina dan baby nya baik-baik saja kan mas???" Tanya dia, setelah gw duduk di kursi yang biasa dia pakai untuk belajar...

"Baik sih... Katanya kamu di Tegal mba, lha ini kok masih di sini???" Tanya gw...

"Udah balik, besok pagi ke Tegal lagi... Dari sini habis Subuh..."

"Gile, dinas jam berapa sih??? Kenapa ga berangkat malam aja biar ga buru-buru..."

"Ga penting bahas itu!!! Bahas kamu aja!!!" Kali ini dia melihat gw dengan serius..."

"Hahahahhaaa... Bahas aku??? Aku baik-baik saja lho mba..."

"Ga usah pura-pura bahagia mas, aku paham kok tekanan yang kamu dapatkan... Kamu ga bisa sama-sama Lina, bahkan dipaksa untuk jauh dari Lina..."

"Cuma sementara mba, nanti kalau sudah ku buktikan kapasitas ku, pasti kesempatan itu akan datang..."

"Kamu ga lagi berkamuflase kan mas dengan senyuman mu???"

"Hey mba... Aku tahu ya kapan waktunya sedih, kapan waktunya untuk bangkit???"

"Semoga deh mas... Kamu ga ada rencana gitu untuk ngomong sama Papa, minta bantuan beliau untuk beresin ini..."

"Yang aku lakukan selama ini sudah cukup mencoreng wajah Papa-Mama mba... Kalau aku minta bantuan mereka, di mana nilai ku sebagai laki-laki???"

"Alah!!! Kamu itu terlalu gengsi dan selalu memenangkan ego mu!!! Mbok lihat semua ini demi siapa??? Demi Lina dan anak mu yo..."

"Aku sadar diri sih mba... Yakin Papa diam saja??? Beliau udah berusaha pasti... Tapi, emang jalan nya aja yang terjal... Aku ga mau menambah beban beliau... Biar saja beliau membantu dalam diam, dan aku juga berusaha semaksimal yang aku bisa..."

"Iya juga sih... Papanya Lina terlalu sulit buat di lobi kayaknya mas, makanya masih seperti ini terus..." Melunak dan bisa mikir jauh juga tante-tante...

"Doakan saja agar lancar semua urusan ku mba... Aku rasa, Om Lee ingin melihat, aku ini pastas ga menjadi pendamping Lina... Itu saja yang menurut ku alasan paling masuk akal..."

"Bukannya selama ini kamu sudah buktiin ya mas??? Bahkan kamu sempat bantu dia kan???"

"Bantu itu bukan usaha mba... Kalau hanya jadi pekerja, semua orang juga bisa... Aku melakukan kesalahan luar biasa, usaha ku juga harus luar biasa untuk menebusnya..."

"Kalian itu emang orang-orang aneh mas..."

"Siapa yang kamu maksud kalian mba???"

"Kamu, Papa, sama Papa nya Lina..."

"Hahahahhaaa... Anehnya di mana jal???"

"Hidup kalian, cara pandang kalian itu ga umum yo mas..."

"Karena pekerjaan kami juga ga umum mba... Hahahahaaa..."

"Kamu ga ada rencana gitu video call an sama Lina mas??? Hehehheee..."

"Kenapa emang???" Kangen anak mu yo, hahahahaaa..."

"Kamu aja yang video call dia... Pulsa mu cek mba, banyak ga..."

"Boleh ya??? Heheheheee... Pulsa sih aman pakai banget mas..."

"Boleh lah, kalau kamu yang Video Call malah aman... Papanya kan ga curiga... Kalau aku, bisa dibanting lagi hp nya Lina..."

"Oh gitu ya, ya wes tak video call ah..."

Dia ga tahu betapa kangennya gw dengan dedek... Mba Fara yang cuma bude-nya saja kangen, apalagi gw... So, momen dia VC an sama Lina, gw manfaatkan untuk dapat melepas kangen dengan Lina dan dedek... Baru hitungan hari pisah, tapi nyeseknya itu masih sangat terasa... Tapi gw harus dapat melawan itu dan menjadikan masalah yang menghadang gw sebagai cambuk... Untuk apa??? Ya agar gw dapat berjuang mencapai target yang sudah gw canangkan...

Puas video call dengan biaya yang lumayan mahal, kita pun makan malam bareng... Kali ini gw yang ditraktir sama mba Fara... Tidak perlu mahal, yang penting mengenyangkan dan sehat... Menu nya yang ada di sekitaran kampus... Mba Fara ga berani balik malam-malam, dia mau istirahat lebih awal, karena besok harus berangkat pagi... Lumayan gila sih dia, menyetir sendiri menyusuri pantura tanpa teman... Soal nyali, boleh lah diacungi dua jempol...

Dari kontrakan mba Fara, gw balik ke kosan yang hanya berjarak kurang dari 2 kiloan... Mau nongkrong juga sudah bukan masanya lagi kan??? Oiya, tadi waktu bareng mba Fara gw sempatkan juga untuk berkabar dengan Mama... Hampir saja terlewat, andai Mba Fara ga menegur gw... Inilah gw, kadang dengan hal kecil malah sering lupa dan terlewat... Di kosan, jelas banyak kerjaan yang bisa gw kerjakan... Mulai mulai dari menyusun plan, sampai menggambar desain...

Gw kan sudah punya banyak desain, kenapa harus menggambar lagi??? Kastamer kita itu manusia, manusia itu suka dengan yang namanya inovasi... Saat inovasi kita mandek, ya siap-siap saja kita akan ditinggal... Hukum dagang, apapun bentuknya kan seperti itu... Makanya, gw ga mau stop dan puas dengan apa yang gw punya sekarang...

Quote:emoticon-mail: "Ndo, kita bisa ketemu ga???" Sebuah sms masuk dari Esti... Haduh, antara mau balas dan ga... Gw diamkan lima menitan, dia sudah missed call berulang-ulang...

emoticon-mail : "Ketemuan mau apa Ti??? Aku lagi banyak banget kerjaan... Udah gitu, pikiran ku lagi ruwet juga..."

emoticon-mail : "Ga, aku cuma mau minta maaf saja sama kamu..."

emoticon-mail : "Lhah, aneh... Kenapa tiba-tiba minta maaf jal???" Gw memposisikan diri sebagai orang yang ga tahu apa-apa, termasuk masalah dia...

emoticon-mail : "Ya aku merasa punya banyak salah aja sama kamu ndo, apalagi sama Lina... Kamu ada kontaknya dia???"

emoticon-mail : "Salah apa ya Tiii???" Kalau pun kamu merasa punya salah, sudah tak maafkan kok..."

emoticon-mail : "Kalau Lina, maaf aku ga bisa bagi kontaknya... Dia lagi butuh ketenangan aja... Tenang, dia bukan pendendam yang suka menyimpan kejengkelan pada orang kok..." Dua sms gw kirim berturut-turut buat dia...

emoticon-mail : "Kamu ini di mana ndo???"

emoticon-mail : "Kos, tapi please Tiii... Kamu jangan ke sini ya, kerjaan ku ga bisa ditunda ini... Aku lagi gambar..."

emoticon-mail : "Oh... Ya udah deh, aku mau nanya-nanya soal hukum... Kamu kan anak hukum..."

emoticon-mail : "Hukum??? Emang kenapa Tiii??? Kamu ada masalah hukum???" Masih pura-pura bego...

emoticon-mail : "Dikit sih ndo... Tapi ya sudahlah, nanti saja kalau kamu udah ga sibuk..."

emoticon-mail : "Maaf ya Tiii... Kalau ga diburu deadline, mungkin bisa lah kita ngobrol enak..."

emoticon-mail : "Iya gapapa..."


Blunder kah gw??? Tidak!!! Justru gw yang akan masuk mulut kuda nil kalau menuruti apa maunya Esti... Masalah dia itu masalah yang berat... Dilihat dari sisi apapun, tidak mudah untuk mencari solusinya... Masalah gw juga ga kalah berat, lalu untuk apa gw harus ikut campur masalah berat, kalau gw juga punya masalah yang tak kalah berat nya???

Lepas tengah malam, gw puas dengan apa yang gw kerjakan dari awal malam tadi... Ga selesai satu desain memang, tapi sudah gw temukan benang merahnya... Gw keluar, untuk sekedar menghirup udara segar, plus menikmati angin malam...

Quote:emoticon-mail: "Besok malam, kita ketemu di kosan lu ndo... Sudah lama kita ga ketemu dan ngobrol bareng..."

Sebuah pesan masuk ke BB baru gw... Dan gw hanya tersenyum kecut menanggapinya... Hah, mau apa mereka ini... Nambah masalah lagi??? Entahlah...




Ciaooo...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ahmadfaiz76 dan 23 lainnya memberi reputasi
24 0
24
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 19:33
Alhamdulillah ada updetan bisa buat temani malam mingguan he he he
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 19:43
Ketinggalan sak updatean.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Tuuu kan mas.. kw q wes kroso asline.. intuisimu q apik banget asline tapi ngopo kw mengabaikan?
Eka luar biasa... jangan remeh kan wong wedok mas.. tanpo wong lanang.. wong wedok q iso madeg dewe.. opo meneh tipe ra manja koyo Eka..
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 19:45
Quote:Original Posted By londo.046


Bisa mba, asal mau laku prihatin dan menjauhi hal-hal yang ga bener... emoticon-Big Grin


Nahhhh itu yang susah.. masih tergoda dgn keduniaan..

Quote:Original Posted By londo.046


Masih dong... emoticon-Big Grin

Biasanya orang yg suka ngelawak awet muda...emoticon-Big Grin
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 19:55
om waktu hati ngerasa gak nyaman(ada perasaan gak enak) gimana nyikapin nya waktu itu??
profile-picture
simple.027 memberi reputasi
0 1
-1
Catatan Yang Terbuka
Lapor Hansip
28-09-2019 21:10
Balasan post londo.046
Ahaha, iya mas, masih ada panas2 ny sih nek kelingan, tp insyaallah sdh mjd certa masalalu, pernh tk share jg d kaskus certnya tp dh tk hpus wkwkwk,, tak bca mlh marai kelingan ,akhire tk hapus,
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
28-09-2019 23:07
Sugeng ndalu mas Londo, alhamdulillah Purwodadi mpun wonten udan hehe
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
29-09-2019 05:39
hidup kalo gak ada masalah, jadi gak seru mas Londo. wkwkwkwk
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
29-09-2019 07:22
Quote:Original Posted By bryan10herera
Alhamdulillah ada updetan bisa buat temani malam mingguan he he he

Mumpung sela om, kalau ga sela juga ga bisa update... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rheeashe
Ketinggalan sak updatean.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Tuuu kan mas.. kw q wes kroso asline.. intuisimu q apik banget asline tapi ngopo kw mengabaikan?
Eka luar biasa... jangan remeh kan wong wedok mas.. tanpo wong lanang.. wong wedok q iso madeg dewe.. opo meneh tipe ra manja koyo Eka..

Karena aku isih goblok mba... Seperti yang tak bahas rabu malam nang ayam geprek kae lah... Bahwa tahu, belum tentu mau... Tahu sing apik ndi, tapi males melakukan nya... Malah milih sing jelas-jelas dalan elek... emoticon-Big Grin Cah seni ki mang well tenan kok mba, makane aku suka... emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By kimmot
Nahhhh itu yang susah.. masih tergoda dgn keduniaan..


Biasanya orang yg suka ngelawak awet muda...emoticon-Big Grin

Dunia adalah perhiasan yang indah-indah mba... emoticon-Big Grin bener mba, mukanya ga tua-tua... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By emberkupecah
om waktu hati ngerasa gak nyaman(ada perasaan gak enak) gimana nyikapin nya waktu itu??

Gass langsung aja om... emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By angala.luck
Ahaha, iya mas, masih ada panas2 ny sih nek kelingan, tp insyaallah sdh mjd certa masalalu, pernh tk share jg d kaskus certnya tp dh tk hpus wkwkwk,, tak bca mlh marai kelingan ,akhire tk hapus,

Harusnya jangan dihapus om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By acokmbahmu
Sugeng ndalu mas Londo, alhamdulillah Purwodadi mpun wonten udan hehe

Njih mas, Purwodadi ne pundi njih??? Kadose jumat pun jawuh njih mriku??? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Alea2212
hidup kalo gak ada masalah, jadi gak seru mas Londo. wkwkwkwk

Iya bener mba... Flat dan membosankan... emoticon-Big Grin
profile-picture
ngopiserius memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Catatan Yang Terbuka
Lapor Hansip
29-09-2019 08:55
Balasan post londo.046
Niat ny menceritakan menuangkan aja mas, ben lego atine,,. Tlisan e berthan ada kali 1tahun krn lupa password akun, nah bgtu inget ketmu password ny iseng2 tak bca lagi, lha kok merasa aneh aja gt, y jd inget lagi jd marah lagi, y wes tak hpus dn mlh makin lega dhati smp skrg, alhamdulillah emoticon-Big Grin
Org ny jg baik, ank ny jg sht, dn q kbur merantau ke kota solo,, wkwkwk ben ra weruh meneh, cemen sih tp mau bgaimn lagiemoticon-Maluemoticon-Peace
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
29-09-2019 09:44
Quote:Original Posted By londo.046

Karena aku isih goblok mba... Seperti yang tak bahas rabu malam nang ayam geprek kae lah... Bahwa tahu, belum tentu mau... Tahu sing apik ndi, tapi males melakukan nya... Malah milih sing jelas-jelas dalan elek... emoticon-Big Grin Cah seni ki mang well tenan kok mba, makane aku suka... emoticon-Malu (S)


Iyo sii jaman umur semunu q jaman ngetut ke 'togog' insting kr intuisi iso di mbarke.. nggugu karepe dewe..
Cah seni memang istimewa... multitasking community... emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
29-09-2019 11:08
Quote:Original Posted By angala.luck
Niat ny menceritakan menuangkan aja mas, ben lego atine,,. Tlisan e berthan ada kali 1tahun krn lupa password akun, nah bgtu inget ketmu password ny iseng2 tak bca lagi, lha kok merasa aneh aja gt, y jd inget lagi jd marah lagi, y wes tak hpus dn mlh makin lega dhati smp skrg, alhamdulillah emoticon-Big Grin
Org ny jg baik, ank ny jg sht, dn q kbur merantau ke kota solo,, wkwkwk ben ra weruh meneh, cemen sih tp mau bgaimn lagiemoticon-Maluemoticon-Peace

Oalah, siap om... Sing penting ga usah dibenci... Eman atine leg isine ming kebencian... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rheeashe
Iyo sii jaman umur semunu q jaman ngetut ke 'togog' insting kr intuisi iso di mbarke.. nggugu karepe dewe..
Cah seni memang istimewa... multitasking community... emoticon-Ngakak (S)

Nah kui mba, leg situasi hari ini sih tetep bedo ceritane... Urip kan emang proses seko elek neng apik... Lha neg instant, malah ga sehat koyo mie instant kae kan??? emoticon-Big Grin
0 0
0
Lihat 1 balasan
Halaman 330 dari 371
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
black-eye2
Stories from the Heart
teror-hantu-dewi
Stories from the Heart
penghuni-lain-di-rumah-kost
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia