alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d817bb8f0bdb25ca704e0ea/ketika-gubernur-riau-dan-wali-kota-pilih-keluar-negeri-saat-kabut-asap-kian-pekat
Lapor Hansip
18-09-2019 07:35
Ketika Gubernur Riau dan Wali Kota pilih keluar negeri saat kabut asap kian pekat
Past Hot Thread
Ketika Gubernur Riau dan Wali Kota pilih keluar negeri saat kabut asap kian pekat

Quote:Judul kepanjangan....


Pekanbaru (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menegur pemerintah daerah di Provinsi Riau yang dinilai tidak serius mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sehingga kebakaran meluas hingga puluhan ribu hektare dan mengakibatkan kabut asap pekat.

“Pasukan kita tambahkan. Tetapi sekali lagi, kalau tidak ada dukungan Pemda, ini adalah pekerjaan besar yang sulit diselesaikan. Pengalaman kita tahun-tahun sebelumnya seperti itu. Kuncinya di pencegahan, jangan sampai ada titik api muncul,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas di Kota Pekanbaru, Senin malam.

Baca juga: Jokowi: Segala upaya telah dilakukan terkait penanganan karhutla

Rapat tersebut dihadiri sejumlah Menteri LHK Siti Nurbaya, Menkopolhukam Wiranto, Kepala BNPB Doni Monardo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar dan sejumlah bupati dan wali kota.

Presiden Jokowi mengatakan pemerintah pusat di daerah sudah punya semua hal untuk pencegahan. Gubernur memiliki perangkat-perangkat sampai ke bawah, bupati, wali kota, camat, kades. Panglima Kodam juga punya perangkat, mulai dari Danrem, Dandim, Koramil, sampai Babinsa. Begitu juga Kapolda juga punya perangkat dari Kapolres, Kapolsek, sampai ke babinkamtibmas.

Sedangkan di tingkat pusat ada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) termasuk juga di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kita memiliki semuanya, tapi perangkat-perangkat ini tidak ditertibkan secara baik. Kalau infrastruktur ini diaktifkan secara baik, saya yakin, satu titik api ketahuan dulu sebelum menjadi ratusan titik api. Itu sudah saya ingatkan berkali-kali, yang kita hadapi ini bukan hutan, tapi lahan gambut,” kata Presiden.

Baca juga: Jokowi Shalat Istisqa di Pekanbaru

Presiden mengingatkan semuanya yang hadir, bahwa pada rapat bulan 15 Juli di Istana Negara bahwa pencegahan karhutla itu adalah mutlak harus dilakukan. Karena kalau sudah kejadian kebakaran apalagi di lahan gambut, pengalaman bertahun-tahun kita sudah mengalaminya, sangat sulit memadamkannya.

“Kalau sudah terbakar, akan sulit dipadamkan,” katanya.

Gelombang ketidakpuasan masyarakat di Riau terhadap kinerja pemerintah daerah yang lamban dalam penanganan karhutla didasari oleh sikap Gubernur Riau Syamsuar yang memilih tugas ke luar negeri dengan alasan ikut rombongan dalam acara IMT-GT ke Thailand. Padahal pada saat yang sama kabut asap makin pekat menyelimuti wilayah Riau, khususnya Kota Pekanbaru, sehingga kualitas udara tercemar dan masuk kategori berbahaya.

Tidak sampai di situ saja, Wali Kota Pekanbaru Firdaus saat ini juga memilih tugas ke Kanada saat kabut asap karhutla kian pekat.

Uploader : Musriadi

https://bengkulu.antaranews.com/beri...ini-tak-serius


Gubernur Riau "ngungsi" ke Thailand.
Walikota Pekanbaru "ngungsi" ke Kanada.
Warga mengungsi ke rumah masing2...

Yang salah tetap presiden....emoticon-Leh Uga
Diubah oleh nataliuspigai.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dafdiv11 dan 42 lainnya memberi reputasi
39
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 11
Lapor Hansip
19-09-2019 00:23
Balasan post MyAppleKaskus
Quote:Original Posted By MyAppleKaskus
Lah masa seorang presiden ga tau sih. Itu jelas pembiaran, soal nya disana banyak kebun kelapa sawit karet dll, klo mau land clearing a.k.a di babat abis butuh alat berat yg banyak dan memakan waktu dan biaya yg tidak sedikit, maka nya klo ada kebakaran gini sangat2 efisien buat land clearing. Daripada uang dipake buat aktivitas land clearing lebih baik ya bayar perangkat desa nya aja, masalah beres. Saya yakin bapak presiden sudah jelas2 tau hal ini, kok malah blusukan dan pencitraan. Harus kasih sanksi yg tegas ke pelaku2 pembiaran.


Uwaw.. Level pemerintahan desa skrg dah masuk jobdesk presiden?
Apa perlu presiden ikut rapat kepala desa di setiap kecamatan se indonesia?

Ijin perkebunan tambang segala macem itu lbh ke wewenang kepala daerah.
Kejadian tahunan kayak gini, harusnya dah jd perhatian kepala daerah masing2, dia pimpinan daerah kok yg lbh tau kondisi setempat.
Lagian warga setempat juga ngeyel. Ngulang kesalahan yg sama.
0
19-09-2019 06:56
sungguh amanahemoticon-Traveller
0
19-09-2019 06:58
Wadidaaw.. emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
CoupleMaster dan rheirhei memberi reputasi
2
19-09-2019 07:34
#saveriau
0
19-09-2019 07:40
luar biasa ya!
0
19-09-2019 07:43
OTONOMI AMPAS
0
19-09-2019 07:44
semoga tidak cuci tangan terus ya pak...
beri solusi bukan hindari...
pray for Riau...
Diubah oleh duniabm309
0
19-09-2019 07:45
kan biar gak kena asap bray makanya keluar negeri
0
19-09-2019 07:45
gubernur ama walikota pilihan rakyat tuh, malah mentingin uang jalan daripada paru2 rakyat
0
Lapor Hansip
19-09-2019 07:46
Balasan post 54m5u4d183
2018 dicegah? Serius gan?
2018 aja ketangkep 30an orang yg bakar2. 5000++ hektare kebakar.
Tp rata2 berenti di itu2 aja.
Gak pernah nyampe ke atas.
0
19-09-2019 07:47
warganya diajak juga dong
0
19-09-2019 07:49
Quote:Original Posted By madchick
Gua mo nanya nih ini gubernur riau bukan sekali dua loh ya kejadian saat kebakaran pada ngacir, malah presiden yg turun tangan
Era sby sekali, era kowi 2x, kalo gua ga salah ingat
Terus gubernurnya hatrick kena tangkap kpk

Kalian orang2 riau isi kepalanya apa sih pas nyoblos?


GOBLOK yang haqiqi ya akhi...
Sampai ke akhirat tingkat 8.emoticon-Ngakak
0
19-09-2019 07:49
Setau ane Gubri yg nyambut Pak Jokowi pas malam Senin kmrn di bandara.. Memang Gubri ke Thailand sebelumnya..
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Lapor Hansip
19-09-2019 07:51
Balasan post ingkak
@ingkak kebalik ye, Jokowi harusnya ke UGM itu ngasih kuliah umum terbuka, tapi batal gara gara balik badan pergi ke Riau,

ntah mungkin takut juga ditanyain RUU kpk

tau lah,
tapi bener kata agan diatas , harusnya kalo acara seremoni wakilnya yang pergi
profile-picture
izzy713 memberi reputasi
1
19-09-2019 07:53
cari aman sendiri...sementara warga nya sesak nafas karna asap...
emoticon-2 Jempol
0
19-09-2019 07:53
Gausah heran sama "Pribumi"... Lihat aj tahun depan jadi kebun sawit tuh lahan yang kebakar wkwkwkwk skrg aj pada sibuk
0
19-09-2019 07:53
rakyatnya ditinggalin, gak inget dulu waktu kampanye janji visi misinya apa yaa

doakan aja pas pulang ke riau pesawat yg ditumpangin gak jatoh emoticon-Jempol
0
19-09-2019 07:54
Mudah2an nanti kedua pimpinan Riau dicopot dari jabatannya karena lebih mementingkan pihak lain daripada kondisi wilayah yang jadi tanggung jawabnya yang seharusnya lebih diprioritaskan daripada lainnya.

Kalau apa apa salah pak Jokowi, ya ngapain dua orang sableng itu dijadikan Gubernur/Walkot? Ya kali pak presiden yang kerjain semuanya, sementara orang2 yang dipercaya masyarakat untuk memimpin kotanya pada jalan2 refreshing. Kan error namanya.
profile-picture
ShadowSin memberi reputasi
1
Lapor Hansip
19-09-2019 07:55
Balasan post suka2kamu
@suka2kamu bisa dua duanya sih mas, banyak org org lokal yang aji mumpung, karena ada kabut asap, mereka akhirnya buka lahan buat dijadikan ladang karena saat kebakaran hutan mereka yakin gak bakal ketauan,

biasanya warga lokal, gue jumpainn ini dulu 2015 di Kalimantan, itu warga lokal akhirnya ikut bakar bakar buka lahan

kalo di liat pake satelit pasti ada hotspot hotspot kecil banyak yang gak di lokasi sebaran api besar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
izzy713 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Halaman 5 dari 11
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.