News
Batal
KATEGORI
link has been copied
66
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7c6ed48012ae442b0923ee/icw-nilai-argumen-jokowi-perkuat-kpk-hanya-delusi-ini-alasannya
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya Penulis: Ihsanuddin | Editor: Bayu Galih JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch ( ICW) menilai klaim Presiden Joko Widodo yang ingin memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi lewat revisi Undang-Undang KPK hanya delusi semata. "Narasi untuk memperkuat dengan revisi UU KPK itu adalah sesuatu yang delusi, tidak benar,"
Lapor Hansip
14-09-2019 11:38

ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya


ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya

ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya

Penulis: Ihsanuddin | Editor: Bayu Galih
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch ( ICW) menilai klaim Presiden Joko Widodo yang ingin memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi lewat revisi Undang-Undang KPK hanya delusi semata.

"Narasi untuk memperkuat dengan revisi UU KPK itu adalah sesuatu yang delusi, tidak benar," kata peneliti ICW Donal Fariz saat dihubungi, Sabtu (14/9/2019).

Donal menilai, sikap Presiden Jokowi atas revisi Undang-Undang KPK sebenarnya tak berbeda jauh dari draf yang disusun DPR.

Ia menyimpulkan Presiden dan DPR sama-sama ingin merevisi UU untuk melemahkan KPK.

"Kalau DPR itu drafnya sangat melemahkan, presiden kadarnya lebih kecil dari DPR. Itu saja. Poinnya tetap bertemu untuk memperlemah," ucap Donal.

Misalnya, soal keberadaan Dewan Pengawas KPK. Presiden dan DPR sama-sama setuju KPK harus diawasi dewan pengawas.

Hanya saja Jokowi ingin anggota Dewan Pengawas KPK dipilih langsung oleh Presiden, sementara DPR juga ingin terlibat dalam proses pemilihannya.

"Dewan Pengawas yang diusulkan DPR dan Presiden hanya berubah dari sisi mekanisme pemilihan. Eksistensi dan fungsinya tetap sama, menjadi perangkat birokratis ijin penyadapan KPK," kata Donal.

Konsekuensinya, kata dia, penyadapan KPK prosesnya akan menjadi lambat. KPK bisa jadi akan kehilangan momentum untuk menangkap pelaku suap.


Penyadapan KPK bisa batal dilakukan jika Dewan Pengawas tidak memberikan ijin.

"Akibatnya, kerja penegakan hukum KPK akan turun drastis," kata dia.

Kedua, terkait kewenangan KPK menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), juga hanya berubah dari sisi waktu.

DPR mengusulkan KPK memiliki jangka waktu satu tahun dalam mengusut suatu kasus sebelum akhirnya bisa menerbitkan SP3. Jokowi hanya meminta waktunya diperpanjang menjadi dua tahun.

Donal menilai waktu pengusutan kasus yang dibatasi ini akan membuat KPK tidak dapat menangani perkara korupsi yang kompleks.

"Tapi hanya bisa menangani kasus kecil," tutur dia.

Terakhir, Jokowi juga menyatakan persetujuan bahwa penyelidik dan penyidik KPK berstatus PNS. Tak ada usulan DPR yang diubah dalam substansi ini.

Donal menilai aturan ini juga akan melemahkan KPK. Sebab, faktanya PPNS yang ada hari ini kinerjanya buruk, tidak dapat menangani kejahatan besar. PPNS di KPK juga harus tunduk pada mekanisme korwas yang dikendalikan oleh kepolisian.

"Alih-alih KPK menjadi lembaga yang mensupervisi dan mengkoordinasi penanganan pidana korupsi, penyelidik dan penyidik KPK disupervisi oleh Kepolisian," ujar Donal.

Jika memang ingin memperkuat KPK, Donal menilai harusnya bukan UU KPK yang direvisi.

Baca juga: Persatuan Guru Besar Indonesia Soroti Sejumlah Masalah dalam Revisi UU KPK


Menurut dia, pemerintah bisa menambah kewenangan KPK lewat revisi UU perampasan aset hingga UU Tipikor.

Presiden Jokowi sebelumnya mengklaim bahwa revisi yang dilakukan bukan untuk melemahkan KPK. Ia menyebut revisi itu untuk penyempurnaan karena UU KPK sudah tidak mengalami perubahan selama 17 tahun.

"Saya tidak ada kompromi dalam pemberantasan korupsi karena korupsi musuh kita bersama. Saya ingin KPK punya peran sentral dalam pemberantasan korupsi, yang punya kewenangan lebih kuat dibanding lembaga-lembaga lain," kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (14/9/2019).


https://nasional.kompas.com/read/201...asannya?page=2
Diubah oleh wa2n43
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 11:46
wait and see aja ...belum liat kinerja kpk terbaru...emoticon-Ngakak
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 11:59
Logikanya bener jg, lembaga KPK jg perlu d awasi. Polisi aja ada lembaga pengawas, DPR ada dewan kehormatan,..
Masa KPK ga boleh ada dewan pengawasnya emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmengong dan 4 lainnya memberi reputasi
4 1
3
Lihat 31 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 31 balasan
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:02
Maklum! Pak presiden itu, membaca saja dia sulit.
Otaknya itu korslet kalau dipakai mikir berat. Makanya semboyan dia, ndak mikir...Ndak mikir!
Pokoknya disuruh mangap, dia mangap.
Belum lagi status nya sebagai petugas partai juara korupsi beberapa periode. Punya daya apa dia di depan simbok dan BG.
Lama-lama, kisah kekuasaan negeri ini macam drama klasik cina, di mana negara diperintah raja, tapi gak punya kuasa, karena kalah kuasa sama ibu suri dan kasim-kasim kesayangannya.

Ya, yg sabar ya rakyat Indonesia.
Yg sabar kalau korupsi makin menggila di negeri ini.
Kalian juga yg goblok, milih pemimpin dan wakil rakyat yg pro korupsi.


Take emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
screamerz dan 12 lainnya memberi reputasi
9 4
5
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:04
Soal pembentukan dewan pengawas itu tujuannya baik, selain untuk menjaga kerahasiaan juga untuk meminimalisir penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran HAM. Seorang Presiden saja diawasi oleh DPR dan BPK.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
i.macintosh dan 3 lainnya memberi reputasi
2 2
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:14
Trus aku kudu piye ?
profile-picture
simsol... memberi reputasi
1 0
1
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:15
Yang pasti akan semakin kuat
Cuman bedanya
Kalo kpk sebelumnya kumpulan hater partai nasionalis dan islam moderat makanya serangannya ke para politikus baik di DPR atau di pemda

Harusnya kpk fokus ke nangkapin koruptor yg jaringannya ada du BUMN, kementrian dan pemda
Diubah oleh xrm
profile-picture
simsol... memberi reputasi
1 0
1
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:19
disadap kok lapor dulu,istilahnya,lembaga inteligen,mau mengintelegensi seseorang,lapor dulu,keburu kabur tuh orang,tinggal berhubungan baik dgn dewan pengawas,bisa aman damai,
profile-picture
simsol... memberi reputasi
1 0
1
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:39
nasi sdh jd bubur,,, tinggal liat gmn hasil nya d masa depan
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan simsol... memberi reputasi
2 0
2
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 12:46
Cocot aja ICW, kmrn disuruh ngirim perwakilan di pansel aja mencret semua..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jazed dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 13:02
menurutku lebih ke penertiban cara kerja dan kultur pegawai KpK..
terlihat sekali KPK terlalu memandang rendah institusi lain.
karyawannya sudah macam lsm yang terlalu frontal dengan gerakan dan demo2,
bahkan hubungan dengan lembaga lain cenderung tidak berjalan dengan baik. la fungsi kerjasama antar lembaga kaya apa,,
ada kata2 dari KPK yang sangat populer "KALAU BERSIH KENAPA HARUS RISIH"
kenapa ada pengawasan kok KPK kebakaran jenggot, terus berarti kpk juga takut diawasi,
ibarat koruptor itu maling. KPK sengaja membiarkan rumah tidak terkonci dengan baik.makanya pencegahan yang dilakukan terkesan kurang, dan bertindak setelah rumah tersebut kemalingan.
coba dibikin aplikasi semua tender pemerintah mesti laporan ke KPK biar bisa terkontrol, menutup celah korupsi dengan aturan2 yang mewajibkan tender dan lelang harus sepengetahuan KPK.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alanpas dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 13:42
hhhhmmmm

bgtu kah alasanya :nulisah
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 13:43
Makanya ada istilah "Quis custodiet ipsos custodes?" Siapa yg mengawasi sang pengawas?

emoticon-Toast
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 13:56
Pokoknya kpk itu malaikat ga ada yg slaah makanya ga perlu di awasi



Ttd
Nasbung kaskus
profile-picture
i.macintosh memberi reputasi
1 0
1
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 14:55
Yang penting meroket
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
1 0
1
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 15:01
sing anti korupsi monggo dadi pegawe(*intel) ning kapeka..
monggo di kroscek dewe


sing pro revisi yo rak sah kakean bacot


aku gur krupuk bawang
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 15:06
kalau dewan pengawasnya terlibat atau rekanan dekan kasus yg sedang ditangani bakal kyk gimana nasibnya ya brey emoticon-Big Grin
g bakal dapet2 izin dong untuk ngebungkus koruptor emoticon-Betty (S) emoticon-Ngacir
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 16:04
Sudahlah, rancang saja ruu baru koruptor hukum mati..
Kalau mau bawa2 HAM, koruptor ini melanggar ham banyak orang, toh uang yang dia korupsi itu uang rakyat.
Jalan yang berlubang karena dana nya di korupsi, berpotensi membunuh pengguna kendaraan yang gak siap dengan lubang di jalan tsb, itu hanya 1 contoh, bagaimana dengan bidang lainnya?
Alat kesehatan, penanggulangan bencana, dll
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
14-09-2019 19:21
Quote:Original Posted By Lordsarangeyo
@smogal

suudzan mulu lu iadi orang, semangat dibentuk KPK dulu karena tidak ada lembaga terpercaya untuk melawan korupsi, sekarang lembaga terpercaya tersebut sudah di curigai. artinya gugur premis pertama tadi, ya kalo begitu bubar aja KPK, karena sudah gak punya power of trust dari rakyat, percuma di lanjut kalo cuma jadi alat birokrasi


KPK akan dipimpin seorang POLISI emoticon-Big Grin

apa yang bisa diharapkan emoticon-Traveller
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
15-09-2019 06:13
Quote:Original Posted By wa2n43

Kedua, terkait kewenangan KPK menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), juga hanya berubah dari sisi waktu.
DPR mengusulkan KPK memiliki jangka waktu satu tahun dalam mengusut suatu kasus sebelum akhirnya bisa menerbitkan SP3. Jokowi hanya meminta waktunya diperpanjang menjadi dua tahun.
Donal menilai waktu pengusutan kasus yang dibatasi ini akan membuat KPK tidak dapat menangani perkara korupsi yang kompleks.[/url]

nggak paham beda penyidikan & penyelidikan. silakan penyelidikan dugaan korupsi 100 tahun. tapi kalau sudah penyidikan, artinya sudah ada bukti cukup, ada tersangka, masa 2 tahun nggak cukup buat penyidikan? jangan nasib orang dipermainkan bisa jadi tersangka seumur hidup gara2 nggak bisa SP3 tapi orang KPKnya sembrono terlalu cepat jadikan penyelidikan jadi penyidikan.
kalau sudah begini, omongan2 lain dari ICW sudah nggak relevan, nggak beda dengan omongan di warkop yang nggak paham tapi banyak cakap.
Diubah oleh billyns
0 0
0
ICW Nilai Argumen Jokowi Perkuat KPK Hanya Delusi, Ini Alasannya
15-09-2019 08:09
Quote:Original Posted By kosofyu
Dewan Pengawas.. berarti lap.kerja baru, duit negara buat gaji mrk.
Prioritaskan buka lap.kerja utk rakyat jelata.
Jgn yg sdh punya jabatan merangkap lagi atau sdh makmur dikasih bonus dr kas negara.

Yg efektif dan efisien itu bubarin kpk.
Kerjanya cuma berdasarkan orderan, yg ditangkap kelas curut, gajinya luar biasa besar, korupsi boro2 berkurang, tapi maunya melebihi tuntutan seorang kepala negara.

Imho, kpk cem LSM yg kelebihan fasilitas.
Mending bubarin atau suruh banting stir jd LSM khusus pelestarian badak kek, or khusus tangkep2in kucing liar lalu sterilkan spy ga beranak mulu.
Kesian gw liat kucing2 dijalan pd kelaparan bhkn ketabrak gegara ga ada yg urus.

Berkali2 gw usul rombak total polri, perketat penerimaan polisi, naikkan gaji, kasih award klo sanggup ciduk koruptor kakap, hukuman mati dan miskinkan koruptor beserta keluarga, anak2 usia dini jgn cekokin pelajaran agama saja tp pendidikan anti korupsi (cem Selandia), dsb.

Jujur saja.. luar biasa goblok yg masih ngefans kpk.
Ketahuan ogah pelajari cara2 negara luar yg sukses minimalisir korupsi.
Asal bacot save kpk. Preeeeetttt
Mending kpk save khoceng lahh

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


lah revisi kpk aja udah dihujat apalagi dibubarkan emoticon-Ngakak

kalo saya setuju kpk kembali ke ranah pemberantasan dan pencegahan korupsi, jd kl kpk menangkap seseorang di lembaga tertentu kpk harus bisa menemukan formula kedepan agar tu lembaga g korupsi lagi dan itu wajib dilaksnakan oleh lembaga tersebut . kl cuma sadap, nangkap malah kerjany kaya lembaga yg lain terus buat apa ada kejaksaan ama kepolisian.kl kerjany aja udah mirip
Diubah oleh boyzok
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia