alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7785f865b24d172d5b6e10/jokowi-akan-paksa-bumn-dan-swasta-terima-bekerja-1000-mahasiswa-papua
Lapor Hansip
10-09-2019 18:16
Jokowi Akan Paksa BUMN dan Swasta Terima Bekerja 1.000 Mahasiswa Papua
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berjanji mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Papua.

Salah satu caranya, dia akan memaksa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga perusahaan swasta besar untuk menerima masyarakat Papua sebagai pegawai.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menerima 61 tokoh Papua di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Jokowi awalnya menceritakan pengalamannya bertemu mahasiswa Papua di berbagai negara. Menurut dia, mahasiswa-mahasiswa Papua sangat pintar.

"Saya di California ketemu 12 mahasiswa Papua yang menemui saya, bukan pintar-pintar, tapi sangat pintar-pintar. Di New Zealand ketemu juga lebih dari 10 mahasiswa Papua, pinter-pinter semua, (di) Australia juga," kata Jokowi.

Namun, Jokowi menyebut banyak mahasiswa Papua itu juga khawatir terkait nasibnya setelah kuliah di luar negeri. Banyak yang khawatir tidak mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Banyak menanyakan, 'Pak, saya kalau udah lulus saya mau ke mana?' Ya kembali ke tanah Papua, 'terus saya kerja apa?' Pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang tidak hanya anak-anak muda di Papua, tapi juga anak muda di Provinsi lain. Ini jadi pekerjaan besar kita," ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi akan memaksa BUMN dan perusahaan swasta besar untuk menerima putra Papua yang baru lulus kuliah

Jokowi menjanjikan 1.000 mahasiswa Papua akan mendapat pekerjaan yang layak.

"Untuk BUMN dan perusahaan swasta besar akan saya paksa. Karena kalau lewat prosedur udah kelamaan, jadi kewenangan saya, saya gunakan, agar bisa nerima yang baru lulus mahasiswa dari tanah Papua," kata Jokowi.

"Sementara saya siang hari ini saya menyampaikan 1.000 dulu lah," sambungnya.

Dalam pertemuan ini, hadir 61 tokoh Papua yang terdiri dari pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga para mahasiswa.

Sementara Jokowi didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

Adapun pertemuan ini sudah direncanakan Jokowi sejak aksi protes yang berujung kericuhan pecah di sejumlah wilayah di Papua bulan Agustus lalu.

Aksi protes itu dipicu oleh perlakuan persekusi dan rasisme terhadap Mahasiswa Papua yang berada di Surabaya dan Malang.


https://nasional.kompas.com/read/201...papua?page=all

Leh uga
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan simsol... memberi reputasi
2
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 4
10-09-2019 19:29
Don kowi gak bilang posisi ap kan ? emoticon-Ngakak (S)
Bisa jd tar malah ditaruh jd surveyor emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan wismangan memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
10-09-2019 19:32
Ga ada alasan bumn dan bums nolak orang papua, selama warga papua mampu penuhi kriteria

Jadi tanpa dipaksa presiden pun sistem rekrutmen udah berjalan
profile-picture
wismangan memberi reputasi
1
10-09-2019 19:36
affirmative action ya, pastinya akan mengundang cemburu dari mayo yang juga sesama penikmat affirmative action. ada saingannya. emoticon-Big Grin
profile-picture
wismangan memberi reputasi
1
10-09-2019 19:51
Quote:Original Posted By bodico
affirmative action ya, pastinya akan mengundang cemburu dari mayo yang juga sesama penikmat affirmative action. ada saingannya. emoticon-Big Grin


positive discrimination. kyk di amerika atau eropa barat. kalo disono yg cemburu yg orang2 orang2 kulit putih sebagai mayo, kalo disini paling orang2 jawir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
loyloisitoloy dan 2 lainnya memberi reputasi
3
10-09-2019 19:53
Quote:Original Posted By tiyorahmat
apa maunya sih netijen kaskuser!? emoticon-Mad bangun infrastruktur tanpa SDM salah, dikasih lapangan pekerjaan juga salah emoticon-Mad


Kaskuser yg lain kali. Ane ga pernah bilang bangun infrastruktur salah.

Cek aja semua post ane.

Kasih lapangan pekerjaan ane setuju, tp bukan begitu caranya. Negara bisa rusak, kl orang yang punya skill ga dpt kerjaan, krn quota.

Kalau negara mau maju, orang yg punya bakat dan skill hrs dibantu utk berkarya dan bekerja.

Spy orang Papua bisa berkarya dan bekerja, ya caranya bantu mereka untuk mendapatkan skill dan mengembangkan bakat yg dibutuhkan.

Kalau cara quota spt ini, yg ada malah orang jd malas bljr.

Buat apa sekolah & bersaing utk mendapat nilai sebaik2nya, kl sdh ada jaminan dpt pekerjaan?
profile-picture
profile-picture
p.star7 dan wismangan memberi reputasi
2
10-09-2019 19:55
dilihat aja realisasinya..beneran dilakukan atau cm test the water (klo bnyk resistensinya tinggal bikin alasan utk gagalin dan bilang itu br wacana)

toh bagaimanapun juga nastak die hard akan siap membela dgn berbagai argumen

dab nasbung die hard akan terus mencela dgn berbagai argumen
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan wismangan memberi reputasi
2
10-09-2019 19:57
Kok bgitu?????

Kapabilitas nya sesuai gak? Wah wahh...
profile-picture
wismangan memberi reputasi
1
10-09-2019 20:00
baguslah, diterima, di kasih kontrak. habis kontrak sudah. penting sudah penuhi janji
profile-picture
wismangan memberi reputasi
1
10-09-2019 20:02
wkwkwkwk, maenan ras nih sekarang?

0
10-09-2019 20:10
Tidak menyelesaikan masalah itu jokemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
lonelylontong memberi reputasi
1
10-09-2019 20:12
Quote:Original Posted By stephjo
dilihat aja realisasinya..beneran dilakukan atau cm test the water (klo bnyk resistensinya tinggal bikin alasan utk gagalin dan bilang itu br wacana)

toh bagaimanapun juga nastak die hard akan siap membela dgn berbagai argumen

dab nasbung die hard akan terus mencela dgn berbagai argumen


Ane bukan nastak, jg bukan nasbung.

Cek aja ada trit ane yg setuju dgn wacana P. Jokowi utk mobil listrik dan pindah ibukota.

Jd opini ane, bukan berdasarkan siapa yg ngeluarin kebijakan. Opini ane berdasarkan pikiran ane mengenai kebijakan itu sendiri.

Bkn berarti opini ane pasti benar. Bisa saja salah.

Add :: kasih quota karena ras aka memberi perlakuan lbh baik karena ras. Itu sama rasis-nya dgn memperlakukan orang buruk krn ras.

Skrg bayangin, ada restoran tinggal 1 meja tersisa. Lalu ada sekeluarga orang Jawa, dan sekeluarga orang Cina, dtg hampir berbarengan. Yg Jawa sedikit lebih awal.

Tp kemudian meja yg tersisa diberikan ke orang Cina.

Ketika yg Jawa protes, si pemilik restoran berkata, "Saya ga rasis, saya ga punya prasangka negatif pada suku Jawa."

"Tapi saya lebih suka orang Cina."

Apa itu bukan rasis?

Rasisme adalah memperlakukan orang berdasarkan ras, bkn secara adil berdasarkan perbuatan/skill/jasa/dll.
Diubah oleh lonelylontong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yunda.me dan 2 lainnya memberi reputasi
3
10-09-2019 20:17
Warga papua adalah warga Indonesia, ane yakin mereka siap bersaing tanpa perlu diistimewakan, selama tidak ada diskriminasi, jadi yang harus diperjuangkan pak jokowi adalah masalah diskriminasi, bukan mencarikan kerjaan utk pemuda pemudi papua, sesuatu yang dipaksakan juga tidak bagus, BUMN adalah perusahaan profesional yang harus jaga kinerja juga, jadi jangan kebanyakan dititipin pak, ikutin aja prosedur penerimaan standar BUMN
profile-picture
profile-picture
yunda.me dan lonelylontong memberi reputasi
2
10-09-2019 20:24
udah gausah istimewakan papua, ingat tim tim propinsi paling dimanja dg subsidi 10x propinsi lain tapi ttp aja minta merkeda
profile-picture
yunda.me memberi reputasi
1
10-09-2019 20:25
Kasih kailnya jangan kolamnya
profile-picture
lonelylontong memberi reputasi
1
10-09-2019 20:26
Anjay.. negeri apaan nih.. Besok-besok daerah lain boleh diikuti juga caranya.
Bakar-bakar gedung, terus bilang daerah kita nggak diurus dengan benar.
Dan boom, 1000 lowongan pekerjaan di BUMN dan swasta akan dijanjikan sama pakde emoticon-Big Grin

Lebih setuju kl tingkatkan kualitas hidup orang papua.. Terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.
Jangan sampai ada stigma orang papua sengaja dibuat bodoh terus.. Biar tanahnya bisa dieksploitasi.
Nanti akhirnya mereka punya kemampuan dan bisa nyari pekerjaan sendiri. Karena udah punya modal. emoticon-thumbsup

Kalau bisa di BUMN dan juga PNS kita diterapin tuh Merit System. Jadi benar-benar ada keadilan, jangan cuma karena bokap nyokap nya disitu, terus ada semacam jatah si-anak juga terjamin bisa masuk di BUMN tersebut.. Beda kasus kalau swasta ya. emoticon-Peace
0
Lapor Hansip
10-09-2019 20:29
Balasan post ruuuruuu
Quote:Original Posted By ruuuruuu
Don kowi gak bilang posisi ap kan ? emoticon-Ngakak (S)
Bisa jd tar malah ditaruh jd surveyor emoticon-Ngakak (S)


Debt collector emoticon-army
0
Lapor Hansip
10-09-2019 20:29
Balasan post lonelylontong
Iya. Itu betul.

Kebijakan kayak begini malah memperlihatkan bahwa jokui sebenarnya nggak (mau) memahami akar permasalahan papua, khususnya soal penanganan pelanggaran HAM dan pendekatan keamanan yang kontra produktif di papua. Jokoui main aman saja, lewat pendekatan ekonomi, tapi gak mau menyentuh isu sensitif macam HAM.

Tapi tentu saja, mengungkap kasus-kasus pelanggaran HAM oleh oknum aparat (macam Paniai berdarah dsb) sangat riskan bagi jokui. Dia bakalan dikepruk sama jendral dan kelompok ultranasionalis "NKRI Price Die" yang anti pendekatan dialog ke kelompok separatis. Kebijakan kayak kuota pegawai Papua gak akan mampu menjawab masalah keinginan mereka yang ingin merdeka.
Diubah oleh wiry
profile-picture
profile-picture
yunda.me dan lonelylontong memberi reputasi
2
10-09-2019 20:31
Komunis, main paksa...

Ada yg nyinyir gitu gak nanti?
0
10-09-2019 20:32


Quote:Original Posted By lonelylontong
Saya ga setuju kebijakan semacam ini.

Saya setuju kalau : Bantu mereka sekolah, bantu mereka untuk meningkatkan skill yg dibutuhkan utk bekerja, dst. Jadi bantu supaya mereka mampu bekerja.

Tapi saya tdk setuju kl BUMN dan swasta dipaksa, memberi mereka lowongan pekerjaan.

Itu kan tidak adil/fair untuk orang lain yg butuh pekerjaan.

Bayangkan (ini misalnya saja) kalau tersisa hanya 1 lowongan. Dan ada 2 orang yg melamar pekerjaan.1 orang dr Sulawesi dan 1 orang dr Papua.

Yg dr Sulawesi punya skill dan pengalaman yg lbh baik, tp krn peraturan pemerintah, yg dr Papua yg mendapatkan pekerjaan.

Persh. dan pemerintah tdk tahu, yg dr Sulawesi butuh sekali pekerjaan krn orang tuanya sakit dan butuh biaya, dsb.

Skenario2 semacam ini bisa saja terjadi.


Namanya juga janji manis bre, diberta lain jug ntuvpresident ngejanjiin bngun Istana Negara di Papua. emoticon-Leh Uga

0
Lapor Hansip
10-09-2019 20:43
Balasan post lonelylontong
Utk area Jakarta saja, rasanya langka lihat orang2 Papua diantara bejibun manusia yg nunggu bis atau jemputan sepulang kantor.
Gw rasa di area lain juga gitu.

Paham ga maksud gw, gan?

Klo sdh paham contoh sederhana dari gw, barulah agan bisa paham logikanya Jokowi makanya beliau sampai keluar statement begitu.
0
Halaman 2 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.