Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
239
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5795ad82d4955fba3b9705/boleh-percaya-boleh-tidak-cerita-kehidupan-nyata
Rosalia menutup diarynya. Sebelumnya menciumnya dengan hangat seakan itu adalah seseorang yang dirindukannya. Yang tak pernah beranjak dari hatinya, Betapa rumitnya cinta.
Lapor Hansip
17-08-2019 12:50

boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA

Past Hot Thread
Biarlah Cintaku Dalam HP

Tuhan....
Sungguh siang dan malam hanya dia yang ku impikan.
Meraja atas diriku.
Bagian tiap tarikan nafasku
Tapi aku tak sanggup, menanggung cinta, yang demikian dasyad kau anugrahkan.

Rindu yang terlalu luas, tak ada ujung dan tepian.
Harapan yang demikian tinggi tanpa puncak dan akhiran.
Tuhan biarlah dia selamanya menjadi mimpiku.
Jika kau jadikan dia nyata tubuhku pun tak sanggup menerima geletar cinta.
Yang seakan mau meledak kan tubuh.
Tuhan biarlah dia menjadi hayalku.
Dan selamanya begitu.


Rosalia menutup buku dearynya. Sebelumnya menciumnya dengan hangat, dan mesra, seakan itu adalah seseorang yang betapa di rindukannya selama ini. Yang tak pernah beranjak dari hatinya, tapi ia sama sekali takut memilikinya. Ah betapa rumitnya cinta. Gadis cantik jelita itu mengusap airmatanya, matanya yang sipit semakin sayu saja.

"Semua sudah beres...?" tanya ibunya. Ibu Rida, orang tua tunggalnya. Karena ayahnya telah menceraikan ibunya ini.

Rosalia telah di ijinkan oleh dokter pulang dari rumah sakit Bandung. Setelah jatuh pingsan di sekolah karena menerima telepon. Cerita ini berawal di hari kamis, karena libur kerja, aku pun tidur habis menjalankan sholat subuh. Tiba-tiba hp ku berdering, ku angkat. Terdengar suara Muhsin.

"lagi tidur mas?"

"iya, ." jawabku malas.

"umroh yuk..."

"ah lagi bokek, gak ada fulus."

"udah berangkat aja, tak usah uang, alias gratis,"

"gratis gimana?, aku bener-bener tak punya uang, ATM nya rusak."

"udah pokoknya berangkat aja, ini dah ku jemput pake taksi, udah mau nyampai barak, baju ihrom juga sudah ku sediakan, jadi sediakan baju ganti aja..."

Aku segera pontang-panting memasukkan baju kedalam tas, perlengkapan ala kadarnya, dan keluar kamar, memang Muhsin telah menunggu dengan taksi.

Muhsin umurnya lebih tua dariku, selisih kurang lebih lima tahun. Dia adalah salah satu murid toriqohku. Toriqoh kodiriyah naksabandiah. Dan dia yang paling rajin menimba ilmu kepadaku. Tapi karena juga lebih lama di Saudi Arabia maka dia yang menjadi pembimbingku, dalam menghadapi atasan, aku di Saudi baru tiga bulan, sementara Muhsin sudah enambelas tahun. Maka pagi itu kami berangkat umroh. Mobil taksi temannya Muhsin. Makkah dan daerahku di tempuh selama 5 sampai 6 jam perjalanan.

Sampai yu lamlam kami mengganti pakaian ihrom. Setelah itu berangkat ke Makkah, di jalan kami terus membaca talbiah sampai Makkah. Di Makkah kami segera menjalankan towaf, kemudian sa'i, dari sofa ke marwa. Setelah sai, mencukur atau memotong rambut. Perutku terasa lapar, Muhsin mengajak makan hamburger, karena tak bawa uang sama sekali, aku hanya menunggu. Kulihat orang berjejalan. Berebutan membeli hamburger arab. Yaitu kubus yang di lipat, kemudian di isi sayur dan daging sapi panggang. Rasanya? Tak ada rasanya.

Seorang ibu menghampiriku, mungkin seorang TKW. Bajunya hitam karena wajahnya tak di tutup, jadi aku tau pasti kalau dia orang Indonesia. Umurnya ku taksir sekitar 35 atau 40.

"nak bisa tolong ibu membeli makanan?!" katanya.

"ibu tak sanggup berjejalan." dia menyodorkan sejumlah uang kepadaku. Aku segera menerimanya.

"ibu tunggu di sini ya?" kataku, kemudian ikut berdesak-desakan. Sekitar lima menit makanan ku dapat. Dan menyerahkan kepada ibu tersebut. Dia mengulurkan satu kepadaku.

"tak usah bu, aku telah di belikan temanku." tolakku.

"anak ini baik sekali, kalau boleh ibu tau siapa nama anak ini?"

"saya ian bu, febrian."

"kalau ibu, panggil saja ibu Rida..."

"nak ian kerjanya di mana?"

"saya di pabrik sement bu, ibu sendiri?"

"yah kalau saya jadi pembantu, anak ini di indon. Asal daerah mana?"

"saya dari jJwa Timur bu. tepatnya daerah Tuban, ibu sendiri dari mana?"

"ibu dari Bandung".

"nak maaf ya..,kalau ibu lancang bertanya?".

"ah tak apa-apa, tanya aja bu, kalau saya bisa jawab, akan saya jawab, tapi jangan yang sulit-sulit ya bu?..."

Supir taksiku yang orang India memberikan hamburger kemudian meninggalkanku yang sedang duduk dengan ibu itu di undag-undakan depot, dia berpesan kalau mencarinya, supaya mencari di dekat babul miftah, aku mengiyakan dan tersenyum melihat dia berkata-kata sambil menggeleng-gelengkan kepala, dasar orang India.

"nak ian ini sudah punya istri?" tanya ibu Rida.

"saya bu?".telunjukku menunjuk hidungku.

"ah belum kepikir kesitu bu, susah jaman sekarang milih istri, salah pilih bisa-bisa rugi seumur-umur, bukannya suami istri harusnya seumur hidup."

"wah nak ian ini dewasa sekali, kalau mau ibu punya anak gadis cantik, kalau mau nak ian jadi menantu saya....".

"wah ibu ini ada-ada saja, kita kan baru kenal, siapa tau saya ini orang jahat, kan kasihan anak ibu nanti,"

"orang jahat dan tidak itu bisa dilihat dari sinar mata dan cahaya di wajah, ibu ini sudah banyak mengenal lelaki, dan sudah sangat memahami, nak ian bukanlah lelaki kebanyakan, dan atas penilaian saya ini, saya tak takut anak saya di sia-siakan, karena aku tau betul dari cahaya yang terpancar di wajah nak ian, nak ian bukanlah orang yang seperti itu."

"wah ibu ini, nanti menyesal lho.., saya jadi kegeeran nih bu.."

Lalu ibu Rida membuka tasnya dan mengeleluarkan sebuah foto,"ini foto anak saya, namanya Rosalia...."

Kulihat foto itu, memang gadis yang teramat cantik dan imut-imut, matanya sipit, bulu mata lentik, hidung mungil mancung, bibir kecil yang ranum. Dagu lancip, ah kecantikan yang sempurna.

"bu seandainya aku mau, anak ibu juga belum tentu mau..."

"ah dia pasti mau, apalagi setelah melihat nak ian yang ganteng, pasti dulu nak ian di indo. Banyak pacarnya ya?, ibu aja kalau masih muda pasti akan naksir sama nak ian.."

"wah ibu ini , makin membuat saya salah tingkah aja."

"bener, ibu aja dari tadi memperhatikan, setiap gadis yang lewat di depan nak ian pasti matanya melirik kagum."

"ah sudah dulu ya bu, saya ke tempat teman dulu, nanti di cari-cari."

Tapi ibu Rida menahanku, dan minta nomer hpku, aku pun memberikan dan dia pun menyerahkan foto Rosalia, dan nomer hp di Indonesia.

Hp ku bunyi, nada dering lagu bumi putra, seribu tahun ku dengar, segera ku terima telpon.

"sudah menelpon Rosa belum nak ian?" terdengar suara Ibu Rida, tiap hari ibu Rida menelponku, setelah sekembaliku dari umroh, kadang menanyakan kesehatanku, sudah makan belum, sudah tidur belum, tidurnya jangan malam-malam, dan tak lupa apa aku sudah menelpon Rosalia. Aku belum pernah mengalami hubungan tanpa saling tau terlebih dahulu. Makanya sudah tiga bulan dia memintaku mengebel si cantik Rosalia, aku tak juga melakukannya.

"belum ini bu..."

"ah gimana sih nak ian ini, nak ian cobalah sekali saja coba di bel."

"iya deh bu, nanti kucoba,"

Siang itu Rosalia, tengah mengendarai supra X pulang dari sekolah, tiba-tiba hp nya bunyi, ia tepikan motor dan berhenti di tepi jalan, yang tak begitu ramai. Lalu dia angkat hpnya.

"Hallo..!,siapa nih?"suaranya kecil manja.

"ini bicara sama Rosalia?"

"bener..! Ini siapa ya..?"

Ah repot juga, mau jawab apa, ah kalau baru tahap perkenalan begini, bisa panjang ceritanya.

"aku ian, teman ibumu, aku di suruh menghubungimu, apa kamu sehat?"

"sehat, mas ini apanya ibu? Dekat sama ibu?"

"aku kenal ibumu kemaren waktu umroh, terus aku di minta ngebel kamu, oo aku jauh sama ibumu, dari tempatku, ke tempat ibumu ya kira-kira seharian perjalanan."

"udah ya, aku mau jalan dulu". Hp di matikan. Ah bikin repot aja nih ibu Rida.

Setelah hari itu aku pun sering mengebel Rosa, setiap ibu Rida menyuruhku mengebel anaknya maka aku pun mengebel, sampai satu hari Rosa marah-marah.

"kamu ini maunya apa sih? Tiap hari ngebel terus, huuh maunya apa?!!"

Aku keki mau jawab apa, ah daripada ini berlarut-larut, sekalian jelas saja.

"aku mau di jodohkan ama kamu oleh ibumu, kamu mau gak?".

"di jodohkan gimana!!" nadanya marah, "di jodohkan mau di jadikan suami istri gitu? Emangnya ini zaman siti nurbaya? Main jodoh-jodohan segala."

"jadi kamu tak mau? Jawab aja yang jelas, jadi aku lega, hanya akan menganggapmu adikku, sebab ibumu, juga telah kuanggap ibuku sendiri ."

"aku gak mau wuek..! Udah jangan ganggu aku lagi....!" hpnya di matikan.

Sejak saat itu aku tak mau menghubungi Rosalia, bukan aku marah atas sikapnya, tapi aku tak mau mengganggu prifaci orang lain.

Walau berulang kali ibu Rida memintaku, tapi aku tetap tak mengebel.

"sudah lah bu, wong Rosa tak mau, mbok ya jangan di paksa."

Setelah itu ibu Rida pun jarang mengebelku. Sampai suatu siang, hari sedang libur jadi aku tidur, hpku bunyi, kuangkat, dan terdengar suara ibu Rida menangis.

"nak ini gimana nak? Ini gimana ibu mau di perkosa, orangnya ada di ruang tengah, aku tadi lari ke dapur...tolong lah nak ini bagaimana..?.!"

"yang mau memperkosa majikan ibu?"

"bukan , tapi orang yang menyerobot masuk. Mungkin tetangga."

"majikan ibu di mana?"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kyukyunana dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tampilkan isi Thread
Halaman 6 dari 12
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
04-09-2019 04:27
==========

Orang yang ihlas tidak peduli keridhoan manusia jika membawa kepada kemurkaan Allah Subhanahuwata’ala. karena memburu ridho manusia tidak ada kesudahannya karena setiap orang mempunyai sikap, rasa, pemikiran, kecenderungan, tujuan dan jalan hidup berbeza.

==========
profile-picture
midim7407 memberi reputasi
1 0
1
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
04-09-2019 04:28
==========

Orang mukhlis melaksanakan amanah kepimpinan semampu mungkin dan tetap taat ketika berada di barisan belakang, kerana matlumatnya adalah keridhaan Allah. Hatinya tidak terlalu gairah untuk menjadi pemimpin, menguasai barisan dan menduduki jabatan strategis dalam kepimpinan. Dia lebih mementingkan kemaslahatan bersama karena bimbang ada kewajiban dan tuntutan kepimpinan tidak dilaksanakan. Dia tidak bercita-cita dan tidak menuntut kedudukan untuk kepentingan dirinya sendiri.

==========
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
05-09-2019 04:27

Ajaran Kedelapan

AJARAN KEDELAPAN

Apabila kamu berada pada suatu keadaan tertentu, janganlah kamu meminta suatu keadaan yang lebih tinggi atau yang lebih rendah. Apabila kamu berada di pintu istana, janganlah kamu masuk sebelum kamu disuruh masuk. Janganlah kamu menganggap cukup dengan kebenaran masuk itu saja, karena boleh jadi itu adalah suatu dalih atau tipuan dari raja itu. Hendaklah kamu bersabar, sampai kamu dipaksa masuk ke dalam istana itu atas perintah raja itu sendiri. Karena, dengan demikian kamu tidak akan dimintai pertanggungjawaban tentang perbuatan kamu masuk ke dalam istana itu. Sekiranya kamu masih dihukum juga, maka hal itu adalah lantaran kamu bersalah, tamak, tidak sabar, tidak bersopan santun dan hendak menikmati kepuasan keadaan hidup yang sedang kamu hadapi itu. Jika kamu dipaksa masuk dan kamupun masuk, maka hendaklah kamu memasukinya dengan penuh sopan santun, penuh hormat dan memperhatikan apa yang diperintahkan kepada kamu, tanpa meminta kenaikan taraf hidup. Allah berfirman kepada Rasul-Nya, “Dan janganlah pandanganmu dipengaruhi oleh apa yang kami karuniakan kepada segolongan manusia dari kemegahan hidup di dunia ini, karena Kami menguji mereka dengan itu. Adalah rizki yang diberikan oleh Tuhanmu itu lebih baik danlebih kekal”.

Allah menasehati Nabi-Nya supaya berhati-hati terhadap keadaan yang ada itu dan supaya ridho dengan karunia Allah. Dengan kata lain, firman ini menyatakan, “Apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa perkara-perkara yang baik-baik, kenabian, ilmu, keridhaan, kesabaran, kekuasaan agama dan berjihad di jalan Allah, semua itu adalah lebih baik dan lebih berharga daripada apa yang Aku berikan kepada orang-orang lain”. Kebaikan itu terletak pada menjaga keadaan yang telah ada, merasa puas dengannya dan menjauhkan segala keinginan kepada yang lain. Karena perkara-perkara itu telah dikhususkan untuk kamu, atau untuk orang lain atau bukan untuk siapa-siapa, tetapi oleh Allah telah dijadikan sebagai suatu ujian, Jika sesuatu perkara itu telah dikhususkan untuk kamu, maka pasti kamu akan mendapatkannya, baik kamu menyukainya maupun tidak menyukainya. Tidaklah wajar kamu menunjukkan ketidak sopananmu atau ketamakanmu, karena hal itu bertentangan dengan akal dan ilmu yang sempurna. Apakah gunanya kamu mengharapkan apa yang telah ditentukan untuk orang lain, karena kamu tidak akan mendapatkannya. Sekiranya suatu perkara itu tidak ditentukan untuk siapa-siapa, maka itu adalah satu ujian belaka. Orang yang berakal tidak akan bersahaja untuk mencari suatu ujian. Karenanya, kebaikan itu adalah menjaga dan ridho dengan keadaan yang ada sekarang. Setelah kamu dibawa ke tingkat atas lalu dari situ kamu menuju puncak istana, kamu harus berhati-hati seperti yang telah kami nyatakan mengenai penghormatan, berperangai baik dan tidak banyak bicara. Berhati-hatilah, dan hendaknya kamu berbuat yang lebih dari ini, karena sekarang kamu sudah dekat dengan raja dan juga sudah dekat dengan bahaya. Oleh karena itu, janganlah kamu meminta perubahan keadaan, dari keadaan yang sekarang kepada keadaan yang lain, baik keadaan itu lebih tinggi maupun lebih rendah, dan jangan pula kamu meminta supaya keadaan itu tetap atau diganti. Kamu tidak mempunyai hak memilih di dalam perkara ini. Jika kamu meminta, maka hal itu adalah tanda bahwa kamu kurang sopan, akan merendahkan derajat kamu dan merugikan kamu juga. Karenanya, teruslah berbuat sebagaimana yang kami tunjukkan, sehingga kamu dinaikkan ke suatu tingkatan dan ditetapkan di dalam tingkatan itu. Maka ketika itu kamu akan mengetahui bahwa semua itu adalah karunia Allah yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran-Nya. Tetaplah kamu berada pada tempat itu dan janganlah berubah-rubah lagi. Ahwal (keadaan perubahan kerohanian) adalah milik Aulia (wali Allah yang biasa), sedangkan maqamah (perhatian kerohanian) adalah kepunyaan Abdal (wali Allah yang derajatnya lebih tinggi).
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
08-09-2019 23:07
====================

Mu’adz bin Jabal meriwayatkan hadits Rasulullah saw, bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang membuat kebaikan, bertaqwa dan menyembunyikan amalannya, jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui. Hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”

===================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
08-09-2019 23:19
====================

Ibnu Ata’illah mengingatkan. “Kepentingan peribadi dalam kedurhakaan amat jelas dan terang. Sedangkan kepentingan peribadi di dalam ketaatan samar dan tersembunyi. Sedang menyembuhkan apa yang tidak nampak itu amat sukar. Boleh jadi ada riak yang masuk ke dalam dirimu dan orang lain tidak melihat.Tapi bangga bila orang lain melihat kelebihanmu merupakan ketidakikhlasanmu dalam beribadah. Maka kosongkan pandangan orang lain pada dirimu. Cukup bagimu hanya pandangan Allah."

=====================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
08-09-2019 23:21
AJARAN KESEPULUH

Sesungguhnya tidak ada yang lain selain Allah dan diri kamu sendiri. Diri manusia itu bertentangan dengan Tuhan. Segala sesuatu itu tunduk kepada Allah dan diri manusia itupun adalah kepunyaan Allah. Pada diri manusia timbul angan-angan dan hawa nafsu. Oleh karena itu, jika kamu masuk kepada yang haq dan menentang diri kamu sendiri, maka kamu telah masuk ke pihak Allah dan menentang diri kamu sendiri. Allah berfirman kepada Nabi Daus a.s., “Hai Daud, kepada-Ku-lah kamu kembali. Oleh karena itu, berpegang teguhlah kamu kepada-Ku. Sesungguhnya perhambaan yang sejati adalah melawan diri kamu sendiri karena Aku”. Karena itulah penghambaan kamu dan kedekatan kamu kepada Allah menjadi kenyataan yang sungguh-sungguh. Karena itulah kamu mencapai kesucian dan kebahagiaan. Dan karena itulah kamu akan dimuliakan serta segalanya akan menjadi hamba kamu dan takut kepadamu, lantaran semuanya tunduk kepada Allah. Sebab, Dia-lah Pencipta dan tempat asal mereka, dan mereka telah menyatakan kehambaan mereka kepada Allah. Allah berfirman, “Seluruhnya memuji Allah, tetapi kamu tidak mengetahui pujian mereka”. Ini berarti segala yang ada di dalam alam ini sadar akan adanya Allah dan patuh kepada-Nya.

Allah SWT berfirman, “Kemudian Dia berkata kepadanya dan kepada dunia, Kemarilah kamu berdua dengan rela ataupun tidak”. Mereka berkata, “Kami datang dengan rela”.

Oleh karena itu, segala penghambaan adalah melawan dirimu sendiri dan hawa nafsumu. Allah berfirman, “Janganlah kamu menuruti hawa nafsumu, karena dia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah”.

Selanjutnya Allah berfirman, “Jauhkanlah kehendak hawa nafsumu, karena tidak ada yang melawan-Ku dan kerajaan-Ku melainkan hawa nafsu manusia”.

Ada satu cerita yang masyhur tentang Abu Yazid Busthami. Diceritakan bahwa ia telah melihat Allah SWT di dalam mimpinya. Ia bertanya kepada Allah, “Bagaimana seseorang itu dapat sampai kepada Allah?” Jawab Tuhan, “Buanglah dirimu dan datanglah kepada-Ku”. “Setelah itu,” katanya, “Akupun keluar dari diriku seperti ular keluar dari sarangnya”. Karenanya, semua kebaikan itu terletak pada jihad melawan diri sendiri serta semua perkara dan keadaan hidup ini. Sekiranya kamu dalam keadaan salah, lawanlah dirimu hingga kamu terhindar dari hal yang haram, dari manusia, dari prasangka serta dari pertolongan mereka, ketergantungan kepada mereka, takut kepada mereka dan dari menghendaki apa yang mereka dapati dari dunia fana ini. Janganlah kamu mengharapkan hadiah, sedekah atau pemberian mereka. Hendaklah kamu membebaskan dirimu dari apa saja yang bersangkutan dengan keduniaan. Dan sekiranya kamu mempunyai saudara yang hartawan, maka janganlah kamu mengharapkan dia lekas mati dengan niat kamu ingin mendapatkan hartanya itu. Hendaklah kamu keluar dari pengaruh mahluk dan anggaplah mereka itu seperti pintu pagar yang bisa terbuka dan bisa tertutup atau seperti bunglon yang kadang-kadang berubah dan kadang-kadang tidak. Segala yang berlaku dan terjadi adalah dengan kehendak Allah dan Dia-lah yang membuat dan merencanakan segalanya itu. Jadilah kamu yang berjiwa tauhid, yaitu meng-Esa-kan Allah Tuhan Semesta Alam.

Jangan pula kamu mengikuti faham golongan Jabariyyah atau Qodariyyah. Lebih baik kamu mengatakan bahwa perbuatan itu adalah kepunyaan Allah, sedangkan manusia adalah berusaha.

Jalankanlah perintah Allah yang berhubungan dengan manusia, pisahkanlah bagianmu dengan perintah-Nya dan janganlah kamu melampaui batas, karena perintah Allah itu pasti berlaku dan Allah akan menjatuhkan hukuman kepada kamu dan mereka. Janganlah kamu ingin menjadi hakim sendiri. Keberadaan kamu bersama manusia adalah karena takdir Allah dan takdir ini terdapat di dalam kegelapan. Oleh karena itu, masuklah ke dalam kegelapan itu dengan membawa lampu yang juga menjadi hakim. Itulah dia Al Quran dan sunnah Rasulullah. Janganlah kamu melanggar keduanya. Jika timbul di dalam pikiranmu atau kamu menerima suatu ilham, kemukakanlah dulu kepada Al Quran dan Sunnah Rasulullah.

Sekiranya suatu pikiran atau ilham bertentangan dengan Al Quran dan hadits, maka janganlah kamu ikuti dan kamu jalankan, karena hal itu mungkin datang dari iblis. Jika Al Quran mewajibkan seperti makan, minum dan lain-lainnya dan ilhampun sejalan dengan yang diwajibkan itu, maka janganlah kamu terima dan ketahuilah bahwa itu adalah ajakan atau godaan untuk memuaskan hawa nafsu dan sifat-sifat kebinatanganmu. Oleh karena itu lawanlah dan janganlah kamu turuti.

Jika apa yang diilhamkan kepada kamu itu tidak sesuai dengan Al Quran dan hadits, baik yang berupa larangan maupun pembenaran, dan tidak pula kamu ketahui dengan faham, seperti kamu disuruh untuk pergi ke suatu tempat atau disuruh menemui seseorang yang saleh, sedangkan kamu tidak perlu lagi pergi ke tempat itu atau berjumpa dengan orang itu, tetapi dengan pengetahuan dan nur kamu dapat mengetahuinya, maka bersabarlah, jangan tergesa-gesa dan bertanyalah kepada diri kamu sendiri, “Adakah ilham ini datang dari Allah dan aku mesti melakukannya?” Pikirkan dulu dan bersabarlah. Adalah biasa bagi Tuhan untuk mengulang ilham seperti itu dan memerintahkan kepada kamu untuk segera melakukan perkara ilham itu atau untuk membuka suatu tanda yang dibukakan bagi para ahli Allah, tanda yang hanya dapat dipahami oleh para Aulia yang bijaksana dan para Abdal. Janganlah kamu terburu-buru mengerjakan perkara itu, karena kamu tidak mengetahui akibat dan tujuannya, dan juga kamu tidak mengetahui ujian dan jalan yang dapat merusak dan menguji kamu.

Karena itu bersabarlah sampai Tuhan sendirilah yang menjadi pelaku perkara itu untuk kamu. Apabila sesuatu perbuatan itu benar-benar dari Allah, maka akan selamatlah kamu dan Dia pasti menolong kamu. Jika kamu sendiri yang melakukannya, maka kamu sendirilah yang bertanggungjawab atas perbuatanmu itu, Jika Allah yang melakukannya untuk kamu, maka kamu tidak bertanggung jawab atas perbuatanmu itu, karena perbuatan itu adalah perbuatan Allah, dan sudah barang tentu Allah sendirilah yang bertanggung jawab atas perbuatan-Nya.

Jika kamu berada dalam peringkat hakekat, yaitu kedudukan wilayah (kewalian), maka lawanlah nafsumu itu dan patuhlah kepada perintah itu sepenuhnya. Kepatuhan kepada perintah ini ada dua macam : pertama, hendaknya kamu mengambil dari dunia ini apa-apa yang kamu perlukan saja, hindarkanlah dirimu dari keserakahan hawa nafsumu, lakukanlah ibadah-ibadahmu dan hindarkanlah dosa-dosa, baik yang tampak maupun yang tersembunyi; kedua, berkenaan dengan perintah batiniah. Ini adalah perintah Allah yang berupa suruhan dan larangan untuk melakukan sesuatu. Perintah batiniah atau perintah yang tersembunyi ini adalah perintah untuk melakukan hal-hal yang tidak haram dan tidak pula wajib, di mana seorang hamba diberi kebebasan untuk bertindak. Dalam hal ini, hendaknya si hamba tadi tidak mengambil inisiatif (kemauan) sendiri, tatapi hendaklah ia menunggu perintah yang berkenaan dengannya. Apabila perintah itu telah datang, maka patuhilah dengan segenap gerak dan diam, karena Allah semata-mata. Jika di dalam syari’at terdapat hukum tentang sesuatu perkara, maka tunduklah kepada hukum itu. Tetapi, jika tidak terdapat hukum di dalam syari’at mengenai perkara itu, maka bertindaklah menurut perintah batin atau perintah yang tersembunyi itu. Melalui inilah seseorang dapat menjadi orang yang benar-benar telah mencapai hakekat.

Sekiranya perintah batin ini tidak ada dan yang ada hanyalah perbuatan Allah, maka ini memerlukan suatu penyerahan. Jika kamu telah mencapai hakekat yang sebenarnya, yang juga disebut “keadaan tenggelam (Mahwu) atau fana”, maka kamu telah mencapai peringkat Abdal (mereka yang luluh hatinya karena Allah), sesuatu keadaan atau peringkat yang dimiliki oleh orang-orang yang betul-betul berjiwa tauhid, suatu keadaan yang dimiliki oleh orang-orang yang dikaruniai cahaya kerohanian, yaitu orang-orang yang berilmu dengan kebijaksanaannya yang tinggi, orang-orang yang menjadi ketua dari seluruh ketua, pelindung dan penjaga khalayak ramai, khalifah Allah dan wali-Nya serta orang-orang yang dipercayai-Nya. Mematuhi perintah di dalam hal-hal yang demikian itu adalah melawan hawa nafsu kamu sendiri, memisahkan diri dari ketergantungan kepada daya dan upaya apa saja serta kosong dari segala kehendak dan tujuan apa saja yang berkenaan dengan dunia dan akhirat. Oleh karena itu, jadilah kamu hamba raja itu dan bukan hamba kerajaan serta hamba perintah Allah dan bukan nafsu badaniah. Dan jadilah kamu seperti bayi yang berada dalam pelukan ibunya, atau seperti mayat yang sedang dimandikan oleh orang-orang dan atau seperti orang sakit yang tidak sadarkan diri di hadapan dokter, di dalam hal yang berada di luar, baik berupa suruhan maupun larangan.
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
08-09-2019 23:23
====================

Manusia bila sudah seperti kayu kering, mereka menyangkal cinta. tak ada kehidupan, Suatu pohon, dengan cinta, bersemi dan berbunga di kala musim semi, tapi kayu yang telah kering, bahkan seandainya tujuh puluh kali musim semi mendatanginya, ia tak akan pernah berbunga. Cinta membuat alam ini terbuka dan memberikan buahnya, memberi keindahannya bagi manusia. seperti ibu yang melahirkan anak-anak yang mencerahkan tawa dunia.

===================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 18:17
untuk chapter pertama ini serius mirip banget yang ibu itu lakukan sama kayak ibu ane gan, wkwkwk
profile-picture
bototok memberi reputasi
1 0
1
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 20:02
=====================

Bisyr Al-Hafy berkata. “Tidak akan merasakan manis kehidupan akhirat orang yang suka terkenal di tengah manusia”.

=====================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 20:03

Ajaran Kesebelas

====================

AJARAN KESEBELAS

Jika nafsu untuk kimpoi telah muncul di dalam pikiranmu, tetapi kamu miskin papa lalu kamu bersabar dengan harapan menunggu pertolongan Allah yang menjadikan kamu dan nafsu kamu itu, maka Allah pasti menolong kamu, baik dengan menghilangkan nafsu itu dari kamu maupun dengan memberimu rizki ataupun dengan mencukupkan kamu dengan berbagai cara, dengan meringankan beban dan meningkatkan derajat kamu di akhirat kelak. Allah pasti menolongmu karena kesabaran dan keridhaanmu itu. Allah pasti menambah kesucian dan kekuatanmu. Jika Allah mencukupimu di dalam masalah rizki, maka kesabaranmu itu akan bertukar dengan syukur. Allah SWT menjanjikan akan menambahkan karunia-Nya kepada mereka yang bersyukur. Firman Allah : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. ” (QS 14:7)

Jika sesuatu itu telah ditakdirkan bukan untuk kamu, maka janganlah kamu merasa kesal. Singkirkanlah perasaan itu jauh-jauh dari hatimu, baik sifat-sifat kebinatanganmu itu suka maupun tidak. Bersabarlah dan lawanlah kehendak nafsumu itu serta bertawakallah dan berpegang teguhlah kepada perintah-perintah Allah. Ridhalah dengan takdir Tuhan, dan dalam keadaan ini, berharaplah akan mendapat keridhaan dan karunia-Nya. Allah berfirman, “Hanya orang sabar itu sajalah akan diberi ganjaran sepenuhnya tanpa batas.”

===================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 20:07
===================

Ibrahim bin Adham berkata: “Orang yang cinta kemasyhuran tidak berlaku benar (sidiq) terhadap Allah Subhanahuwata’ala”.

==================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 20:09

Ajaran Keduabelas

===================

AJARAN KEDUABELAS

Apabila Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Kaya memberimu harta kekayaan, maka janganlah kamu terpengaruh oleh harta kekayaan itu, sehingga kamu lupa dan tidak ta’at lagi kepada Allah. Jika kamu lupa dan tidak ta’at kepada Dia karena adanya harta itu, maka akan tertutup dari Dia di dunia ini dan di akhirat kelak. Mungkin juga harta itu akan diambil-Nya kembali, sehingga kamu menjadi miskin papa, lantaran kamu lupa kepada Yang Memberi. Jika kamu tetap ingat dan ta’at kepada Allah dan hatimu sekali-kali tidak terpengaruh oleh harta benda itu, maka Allah akan memberikan kepadamu begitu saja tanpa menguranginya walau sedikitpun. Harta benda itu adalah hamba Allah dan kamupun adalah hamba Allah. Oleh karena itu, hendaklah kamu hidup di dunia ini berada dalam penjagaan Allah, agar di akhirat nanti kamu dimuliakan dan diberi surga sebagai tempat tinggalmu yang kekal abadi bersama orang-orang yang benar, para syuhada, dan orang-orang saleh.

===================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 22:03
Jika Para Pencari terus melakukan Dzikr dengan Nama Allah Yang maha suci, maka dia akan mulai berjalan ditempat Dzikir itu yang jumlahnya ada 7 tingkatan. tiap pencari yang terus melakukan Dzikr Allah dalam hati, mulai dari 5000 hingga 48.000 setiap harinya, akan mencapai tingkat kesempurnaan dalam dzikr itu. Pada saat itu dia akan menemukan bahwa hatinya terus mengucapkan nama “Alloh,Alloh,Alloh tanpa perlu menggerakkan lidah. Dia akan membangun kekuatan internal dengan membakar kotoran hati.
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 22:06
=====================

Ilmu laksana benih, amal laksana tanaman dan airnya adalah ikhlas. Kerja yang tidak disertai ikhlas, ibarat gambar mati dan tubuh tanpa jiwa. Allah melihat hakikat amal, bukan rupa dan bentuknya semata-mata. Dia menolak pelakunya yang tertipu dengan amalnya.

===================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
09-09-2019 22:20
permisi kaskusker sekalian, mau sedikit promosi cerita novel.
Cinta Dua Generasi
profile-picture
bototok memberi reputasi
1 0
1
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
10-09-2019 01:35

Ajaran Ketiga Belas

=====================

AJARAN KETIGABELAS

Janganlah kamu bersusah payah untuk mendapatkan keuntungan dan jangan pula kamu mencoba menghindarkan diri dari malapetaka. Keuntungan itu akan datang kepadamu jika memang sudah ditentukan oleh Allah untuk kamu, baik kamu sengaja untuk mencarinya maupun tidak. Malapetaka itupun akan datang menimpamu, baik kamu membencinya, maupun kamu mencoba menghindarkannya dengan doa dan shalat atau kamu menghadapinya dengan penuh kesabaran, karena hendak mencari keridhaan Allah.

Hendaklah kamu berserah diri dan bertawakal sepenuhnya kepada Allah di dalam segala hal, agar Dia memanifestasikan kerja-Nya melalui kamu. Jika kebaikan yang kamu dapati, maka bersyukurlah. Dan jika bencana yang menimpa kamu, maka bersabarlah dan kembalilah kepada Dia. Kemudian, rasakanlah keuntungan yang kamu dapati dari apa yang kamu anggap sebagai bencana itu, lalu tenggelamlah di dalam Dia melalui perkara itu sejauh kemampuan yang kamu miliki dengan cara keadaan rohani yang telah diberikan kepadamu. Dengan cara inilah kamu dinaikkan dari satu peringkat ke peringkat lainnya yang lebih tinggi dalam perjalanan menuju Allah, supaya kamu dapat mencapai Dia.

Kemudian kamu akan disampaikan kepada satu kedudukan yang telah dicapai oleh orang-orang shiddiq, para syuhada dan orang-orang saleh sebelum kamu. Dengan demikian kamu akan dekat dengan Allah, agar kamu dapat melihat kedudukan orang-orang sebelum kamu dengan menuju Raja Yang Maha Agung itu. Di sisi Tuhan Allah-lah kamu mendapatkan kesentosaan, keselamatan dan keuntungan. Biarlah bencana itu menimpa kamu dan jangan sekali-kali kamu mencoba menghindarkannya dengan doa dan shalatmu, dan jangan pula kamu merasa tidak senang dengan kedatangan bencana itu, karena panas api bencana itu tidak sehebat dan sepanas api neraka.

Telah diceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya api neraka akan berkata kepada orang-orang yang beriman; ‘Lekaslah kamu pergi wahai orang-orang mu’min, karena cahayamu akan memadamkan apiku.’”

Bukankah cahaya si Mu’min yang memadamkan api neraka itu serupa dengan cahaya yang terdapat padanya di dunia ini dan yang membedakan orang-orang yang ta’at kepada Allah dengan orang-orang yang durhaka kepada-Nya? Biarkanlah cahaya itu memadamkan api bencana, dan biarkanlah kesabaranmu terhadap Tuhan itu memadamkan hawa panas yang hendak menguasai kamu.

Sebenarnya, bencana yang datang kepada kamu itu bukannya akan menghancurkan kamu, melainkan sebenarnya adalah akan menguji kamu, mengesahkan kesempurnaan iman kamu, menguatkan dasar kepercayaanmu dan memberikan kabar baik ke dalam batinmu. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.” (QS 47:31)

Oleh karena itu, manakala kebenaran keimanan kamu telah terbukti dan kamu dapat menyesuaikan diri dengan kehendak dan perbuatan Allah, dan dengan idzin Allah juga, maka hendaklah kamu tetap bersabar dan ridho serta patuh kepada-Nya. Janganlah kamu melakukan apa saja yang dilarang oleh Allah. Apabila perintah-Nya telah datang, maka dengarkanlah, perhatikanlah, bersegeralah melakukannya, senantiasalah kamu bergerak dan jangan bersikap pasif terhadap takdir dan perbuatan-Nya, tetapi pergunakanlah seluruh daya dan upayamu untuk melaksanakan perintah-Nya itu.

Sekiranya kamu tidak sanggup melaksanakan perintah itu, maka janganlah lalai untuk kembali menghadap Tuhan. Mohonlah ampunan-Nya dan memintalah dengan penuh merendahkan diri kepada-Nya. Carilah sebab musabab mengapa kamu tidak sanggup melaksanakan perintah itu. Mungkin saja kamu tidak sanggup melaksanakan perintah itu lantaran kejahatan syak wasangka yang tedapat didalam pikiranmu, atau kamu kurang bersopan santun di dalam mematuhi-Nya, atau kamu terlalu sombong dan bangga, atau kamu terlalu menggantungkan diri kepada daya dan upayamu sendiri, dan atau kamu menyekutukan Allah dengan dirimu atau mahluk. Akibat semua itu, kamu berada terlalu jauh dari Dia, membuatmu lupa untuk mematuhi Dia, kamu dijauhkan dari pertolongan-Nya, Dia murka kepadamu dan membiarkanmu asyik terlena dengan hal-hal keduniaan dan menuruti nafsu angkara murkamu. Tahukah kamu, bahwa semua itu menyebabkan kamu lupa kepada Allah dan menjauhkan kamu dari Dia yang menjadikan dan mengasuhmu serta memberimu rizki yang tiada terkira. Oleh karena itu waspadalah terhadap apa saja yang dapat menjauhkan kau dari Allah. Berhati-hatilah terhadap apa saja selain Allah yang hendak memalingkan kamu dari Allah. Apa saja selain Allah bukanlah Allah. Karenanya, kamu jangan mengambil apa saja selain Allah lalu kamu membuang Allah, karena Allah menciptakan kamu itu hanya untuk mengabdi kepada-Nya saja. Maka janganlah kamu menganiaya dirimu sendiri dengan melupakan Allah dan perintah-Nya, karena hal ini akan menyeretmu masuk neraka yang bahan bakarnya terdiri atas manusia dan batu. Ketika itu kamu akanmenyesal, sesal yang tiada berguna lagi. Tobat pada waktu itu sudah tidak berguna lagi. Merataplah dan menangislah, tetapi siapakah yang berdaya untuk menolongmu ? Kamu memohon ampun kepada Allah, tetapi Allah tidak menerima permohonanmu lagi ketika itu. Kemudian kamu berangan-angan hendak kembali lagi ke dunia untuk membetulkan ibadahmu kepada Allah, tetapi apa daya dunia sudah tidak ada lagi bagi kamu.

Kasihanilah diri kamu itu. Gunakanlah segala daya dan upayamu untuk mengabdikan diri kepada Allah SWT. Gunakanlah apa saja yang telah diberikan Allah kepadamu, berupa ilmu, akal, kepercayaan dan cahaya kerohanian kamu untuk mengabdikan diri kepada Allah, agar kamu diliputi cahaya yang terang benderang dan tidak lagi berada di dalam kegelapan. Berpegang teguhlah kepada Allah dan hukum-hukum-Nya, dan mengembaralah kamu menuju Allah menurut aturan-aturan yang telah ditentukan oleh Allah. Dia-lah yang telah menciptakan dan memelihara kamu seta menjadikankamu seorang manusia yang sempurna. Janganlah kamu mencari apa-apa yang tidak diperintahkan-Nya dan janganlah kamu mengatakan bahwa sesuatu itu buruk sebelum Dia mengharamkannya. Apabila telah terdapat keserasian antara kamu dengan Allah dan perintah-Nya, maka seluruh alam ini akan menghambakan diri kepada kamu. Dan apabila kamu menghindarkan apa-apa yang diharamkan oleh Allah, maka semua perkara yang tidak diinginkan itu akan lari dari kamu di manapun juga kamu berada. Allah berfirman, “Wahai manusia, Aku-lah Tuhan. Tidak ada Tuhan selain Aku. Jika Aku mengatakan kepada sesuatu, “Jadilah !” maka jadilah ia. Patuhlah kepada-Ku sehingga jika kamu mengatakan kepada sesuatu, “Jadilah !” maka jadilah ia.” Allah juga berfirman, “Wahai bumi, barangsiapa menghambakan dirinya kepada-Ku, maka berkhidmadlah engkau kepadanya. Dan barangsiapa menghambakan dirinya kepadamu, maka buatlah ia susah.” Demikianlah firman-firman Tuhan di dalam kitab-Nya.

Oleh karena itulah, jika datang larangan dari Allah, maka jadikanlah dirimu seolah-olah orang yang letih, lesu dan tiada berdaya; atau seperti tubuh yang tiada bersemangat, tiada berkehendak dan bernafsu, bebas dari dunia kebendaan, lepas dari nafsu-nafsu kebinatangan; atau bagaikan halaman rumah yang gelap gulita; dan atau seperti bangunan yang hendak roboh yang tidak berpenghuni. Hendaknya kamu menjadi seperti orang yang telah tuli, buta, bisu, sakit gigi, lumpuh, tidak bernafsu, tidak berakal dan badan kamu seolah-olah mati dan dibawa kabur.

Hendaklah kamu memperhatikan dan segera melaksanakan perintah-perintah Allah. Bencilah dan malaslah untuk melakukan apa-apa yang dilarang oleh Allah, beraksilah terhadapnya seperti orangmati dan serahkanlah bulat-bulat dirimu kepada Allah. Minumlah minuman ini, ambillah obat ini dan makanlah makanan ini, supaya kamu bebas dari nafsu-nafsu kebinatangan dan kesetanan, agar kamu sembuh dari penyakit dosa dan maksiat serta terlepas dari ikatan hawa nafsu. Semoga kamu mencapai kesehatan jiwa yang sempurna.

=====================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
10-09-2019 01:37
=====================

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Dari Nabi saw. bersabda: Kamu sekalian pasti akan memerangi orang-orang Yahudi, lalu kamu akan membunuh mereka, sehingga batu berkata: Hai muslim, ini orang Yahudi, kemari dan bunuhlah dia!. ( Shahih Muslim No.5200)

====================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
10-09-2019 01:38

Ajaran Keempat Belas

AJARAN KEEMPATBELAS

Wahai mereka yang menjadi hamba hawa nafsu mereka ! Janganlah kamu mengira bahwa diri kamu masuk ke dalam golongan mereka yang menjadi ahli Allah. Kamu telah menghambakan diri kamu kepada hawa nafsu kamu, sedangkan mereka menghambakan diri mereka kepada Allah SWT. Kamu menghendaki dunia, sedangkan mereka menghendaki akhirat. Kamu hanya melihat dunia ini saja, sedangkan mereka melihat Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Kesenanganmu terletak pada mahluk, sedangkan kesenangan mereka terletak pada Allah. Hati kamu terikat kepada Dunia, tetapi hati mereka terikat kepada Allah Yang Maha Agung. Kamu adalah mangsa setiap apa yang kamu lihat, tetapi mereka adalah mangsa apa yang tidak kamu lihat, mereka melihat Allah yang menjadikan segala perkara yang tidak dapat dilihat dengan mata kepala. Mereka telah mencapai tujuan hidup dan mendapatkan kesejahteraan, sedangkan kamu masih saja terbenam di dalam nafsu keduniaanmu.

Mereka menghilang dari mahluk, dari nafsu keduniaan dan dari kehendak mereka sendiri. Sehingga dengan demikian, mereka dapat sampai ke hadlirat Illahi yang memberi mereka kekuatan untuk mencapai puncak wujud mereka, seperti menta’ati dan memuji Allah. Inilah karunia Illahi yang diberikan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Mereka menjadikan keta’atan kepada Allah dan pujian terhadap-Nya sebagai kewajiban mereka. Mereka berpegang teguh kepada-Nya dengan pertolongan yang diberikan-Nya kepada mereka. Semua ini mereka lakukan tanpa mengalami kesukaran apa-apa. Maka jadilah ketaatan mereka itu sebagai nyawa dan santapan mereka.

Dengan demikian, dunia ini menjadi berkat bagi mereka dan memberikan nikmat kepada mereka, seakan-akan dunia ini telah menjadi surga bagi mereka. Karena, apabila mereka melihat sesuatu, maka sebelum mereka melihatnya, mereka terlebih dahulu melihat perbuatan Allah yang menjadikan segalanya itu. Orang-orang ini membekali diri dengan kekuatan yang ada di bumi dan dilangit, serta menyenangkan mereka yang telah mati dan masih hidup. Karena Tuhan mereka telah menjadikan mereka seperti pasak bumi (gunung) yang dijadikan-Nya ini. Oleh karena itu, mereka menjadi seperti gunung yang berdiri dengan megah dan agung. Janganlah kamu mengacau mereka dan jangan pula kamu menghalangi perjalanan mereka yang ibu-bapak dan sanak-saudara mereka tidak dapat menyelewengkan mereka dari tujuan mereka. Mereka adalah orang-orang terbaik yang dijadikan Allah di muka bumi ini. Keridhaan dan kesejahteraan dikaruniakan oleh Allah kepada mereka, selagi langit dan bumi masih ada.
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
10-09-2019 01:40
=====================

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum kalian memerangi suatu kaum yang wajahnya seperti perisai dan kiamat tidak akan tiba sebelum kalian memerangi suatu kaum yang sandalnya terbuat dari bulu. ( Shahih Muslim No.5184)

====================
0 0
0
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
10-09-2019 01:42

Ajaran Kelimabelas

AJARAN KELIMABELAS

Aku bermimpi seolah-olah aku berada di dalam sebuah tempat seperti sebuah masjid. Didalam tempat itu terdapat beberapa orang yang sedang mengasingkan diri mereka dari orang ramai. Aku berkata dalam diriku sendiri, “Jika si Anu itu berada di sini, tentu dia dapat mengatur orang-orang ini dan memberikan pandangan-pandangan yang baik kepada mereka.” Aku teringat kepada seorang saleh tertentu. Orang-orang itu datang mengelilingi aku. Kemudian salah seorang di antara mereka berkata kepadaku, “Apa yang telah terjadi padamu ? Mengapa kamu tidak berbicara ?”. Maka akupun berkata, “Jika tuan mengijinkan, maka aku akan berkata.” Lalu kataku, “Apabila kamu telah mengasingkan diri dari khalayak ramai karena Yang Haq, maka janganlah kamu meminta dengan lidahmu. Apabila kamu telah berhenti meminta dengan lidah, maka janganlah kamu meminta dengan hatimu. Sebab, meminta dengan hati itu sama halnya dengan meminta dengan lidah. Ketahuilah, bahwa dalam setiap hari Allah berada dalam keagungan-Nya yang baru, serta menukar, mengganti, meninggikan dan merendahkan manusia. Tarap setengah manusia ditinggikan-Nya dan tarap setengah lainnya direndahkan-Nya. Kemudian, kepada mereka yang mempunyai tarap atau derajat tinggi, diingatkan bahwa tarap mereka yang tinggi itu bisa Dia rendahkan, dan mereka diberi harapan bahwa Dia akan memelihara mereka dan menetapkan kedudukan mereka itu. Kepada mereka yang bertarap rendah, juga diingatkan bahwa mereka akan dibiarkan berada dalam kehinaan. Mereka tidak diberi harapan untuk naik ke tarap yang tinggi.” Setelah itu, akupun terjaga dari mimpiku.
0 0
0
Halaman 6 dari 12
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
kasih-tak-semampai
Stories from the Heart
3-gadis-di-seberang-pantai
Stories from the Heart
pertarungan-melawan-tulisan
Stories from the Heart
the-light-emanates-for-you
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia