alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d75538888b3cb4585283fed/menpora-kpai-harus-beri-solusi-cari-sponsor-pengganti-audisi-beasiswa-bulu-tangkis
Lapor Hansip
09-09-2019 02:16
Menpora: KPAI Harus Beri Solusi, Cari Sponsor Pengganti Audisi Beasiswa Bulu Tangkis
Past Hot Thread
Menpora: KPAI Harus Beri Solusi, Cari Sponsor Pengganti Audisi Beasiswa Bulu Tangkis
PB Djarum
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019


Pelaksanaan audisi umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis pada 2019 pun menjadi yang terakhir sejak pertama kali digelae pada 2006.

Alasannya, terkait klaim
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa ajang itu adalah bentuk eksploitasi anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI)
Imam Nahrawi meminta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis diteruskan karena tidak mengandung unsur eksploitasi anak.

Seperti dilansir dari BolaSport.com sebelumnya, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin memastikan bahwa Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis milik klub PB Djarum resmi ditiadakan pada 2020.

"Audisi Djarum sudah melahirkan juara-juara dunia. Lagipula, olahraga itu butuh dukungan sponsor. Ayo lanjutkan Audisi Badminton," tulis Imam Nahrawi dalam sosial media Instagram miliknya.

Menpora: KPAI Harus Beri Solusi, Cari Sponsor Pengganti Audisi Beasiswa Bulu Tangkis





"Saya masih menunggu kajian bidang hukum. Tetapi, saya pribadi melihat kalau itu ada eksploitasi menyangkut penyalagunaan zat adiktif harus diketahui kepolisian dan Kementerian Kesehatan sudah bergerak," kata Imam kepada Kompas.com di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (8/9/2019).

"Selama ini kan didiamkan saja. Saya belum pernah bertemu langsung dengan KPAI, tidak tahu kalau sudah bertemu dengan staf saya."

"Kalau dilarang KPAI harusnya memberikan solusi dengan mencarikan sponsor pengganti. Kami sebagai pembina olahraga butuh sponsor untuk itu, sementara ada swasta yang mau menjadi sponsor," aku Imam.

Sebelumnya, Yoppy mengklaim bahwa dia sudah menjelaskan poin tersebut dalam mediasi dengan KPAI.

Hanya saja, KPAI punya perspektif lain dalam memandang persoalan ini.

Karena itulah, Yoppy memutuskan untuk menghentikan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis mulai 2020 hingga waktu yang belum ditentukan.

"Alasan PB Djarum mengadakan audisi ini untuk membantu mencari bakat-bakat bulu tangkis, terutama di daerah. Namun, kami juga tidak mau dianggap melanggar peraturan," ujar Yoppy.

Sebelumnya, KPAI menilai Djarum Foundation telah memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan brand image Djarum dalam kegiatan audisi bulu tangkis.

Imbauan KPAI sudah disepakati sejumlah lembaga negara lain seperti Kemenko PMK, Kemenpora, Kemenkes, Bappenas, dan BPOM setekah pertemuan di Kantor KPAI pada Kamis (1/8/2019).

Kegiatan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dinilai telah mengeksploitasi anak dengan mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 109 tahun 2012 tentang "Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan."

PP 109 mengatur perlindungan khusus bagian anak dan perempuan hamil.

Oleh karena itu, jika ingin melanjutkan kegiatan audisi bulu tangkis, Djarum Foundation diminta untuk sesegera mungkin menghentikan penggunaan anak sebagai media promosi brand image Djarum.

PB Djarum sendiri sudah dikenal sebagai salah satu klub bulu tangkis elite Indonesia.

Klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah, tersebut melahirkan sejumlah atlet olahraga tepok bulu legendaris.

Beberapa di antaranya ialah Alan Budikusuma (peraih emas Olimpiade 1992), ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (peraih emas Olimpiade 2016), dan Mohammad Ahsan (peraih tiga medali emas Kejuaraan Dunia).

Selain itu, ada Kevin Sanjaya Sukamuljo (juara All England Open 2017) dan Praveen Jordan (juara All England Open 2014).


Artikel ini sudah tayang di BolaSport.com dengan judul Menpora Minta KPAI Cari Sponsor Pengganti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis


https://wartakota.tribunnews.com/201...ngkis?page=all

Diubah oleh kabar.kabur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
irmanator dan 18 lainnya memberi reputasi
19
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 8 dari 16
Lapor Hansip
09-09-2019 13:54
Balasan post benzia
gaji buta bosqu, biar keliatan ada kerjaannya.. wkwkwk
profile-picture
benzia memberi reputasi
1
09-09-2019 13:55
paling abis ini dilempar ke Kemenpora lagi buat cariin sponsor... emoticon-Ngakak
0
09-09-2019 13:55
Menurut KPAI, Pembibitan tidak boleh dimulai dari masa anak2.
Anak2 seharusnya bermain
Tidak boleh dipaksa untuk belajar
0
09-09-2019 13:56
bacanya bikin ketawa gan...
ngelarang tp gk kasih solusi ya apa namanya...?
lembaga kelas nasional koq ngunu cak..?
dodol duren cuq..
0
09-09-2019 13:57
kalo menurut tanggapan saya sih, kalo emang menurut KPAI ada eksploitasi (dalam hal ini branding Djarum-yang notabene perusahaan rokok- melalui anak-anak) ya bener emang harus di stop. tapi KPAI harus segera cari solusi, jangan cuma melakukan stop tadi tidak memberi solusi.
dan PB Djarum, kalo emang benar benar berkomitmen untuk memajukan bulutangkis dalam negeri, kenapa ga berani pake nama selain Djarum?
0
09-09-2019 13:57
pindah ke sampoerna...
atau ke djisamsoe...
boleh juga ke dunhill...
atau minta ke garpit...
profile-picture
vegasigitp memberi reputasi
1
Lapor Hansip
09-09-2019 14:00
Balasan post aquatrium
Lah makanya biar kemenpora yang cari sponsor,kan udah tugasnya mereka masalah atlet. ini malah kpai yg disuruh cari mentang2 djarum ngambek gara2 mereka

Objektif aja lah jgn cm ikut2an arus media dukung salah satu pihak, padahal blm tentu bener media
profile-picture
Sleipnir9 memberi reputasi
1
09-09-2019 14:01
Kalo dari djarum namanya ekspoitasi, jd maunya dari yg kesehatan kaya t*ngf*ng?
emoticon-Hammer2
0
09-09-2019 14:02
bubarkan KPI KPAI DAN PSSI karna ga berguna sama sekali
0
09-09-2019 14:02
kenapa baru sekarang ya dipermasalahin

ada apa dgn kpai emoticon-Ngakak
0
09-09-2019 14:03
Quote:Original Posted By dark_mousy
kalo menurut tanggapan saya sih, kalo emang menurut KPAI ada eksploitasi (dalam hal ini branding Djarum-yang notabene perusahaan rokok- melalui anak-anak) ya bener emang harus di stop. tapi KPAI harus segera cari solusi, jangan cuma melakukan stop tadi tidak memberi solusi.
dan PB Djarum, kalo emang benar benar berkomitmen untuk memajukan bulutangkis dalam negeri, kenapa ga berani pake nama selain Djarum?


Pake PB BCA atau PB KASKUS mungkin bisa karna masih satu investor saham
0
09-09-2019 14:04
njir pb djarum itu bukan sponsor kayaknya, tapi memang punya club bulutangkis, jadi kalo suruh ganti sponsor mana bisa wong mereka yg mengadakn mereka yg mndanai mereka yg menyediakan, bukan dari pemerintah yg diseponsori djarum. bener gak sih?
0
Lapor Hansip
09-09-2019 14:05
Balasan post anarchy0001
nice infoh gan...
0
09-09-2019 14:06
Kpai itu fungsinya melindungi anak, uda bagus anak2 dikasih sarana buat melampiaskan nafsu yg baik malah dipersusah, drpd jd anak2 pengemis, ntn bokep, ngocok di wc. Kpai emoticon-Taiemoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
reid2 dan samradler memberi reputasi
2
09-09-2019 14:06
lama2 tinggal 3 cab olahraga aj ntarr.. memanah berkuda ama berenang aj
0
09-09-2019 14:07
menpora aja menyadari kalo belum mampu kok, malah seenaknya di tutup ga ngliat dampak positifnya
0
09-09-2019 14:09
Produsen mobnas esemka siapa tahu mau ambil tempat Djarum
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
1
09-09-2019 14:09
Kpai kan lagi meniru si cungkring yang doyan pencitraan (biar keliatan kerja) tanpa solusi emoticon-DP emoticon-DP
0
09-09-2019 14:11
Quote:Original Posted By titoa.ja
KPAI menganggap audisi umum PB Djarum mengeksploitasi anak.
Djarum menghentikan audisi umum.
Menpora minta KPAI mencari ganti sponsor. Bikin :ngikik aja

Kalo ane di posisi mempora mk ane akan sarankan PB Djarum bikin audisi tertutup, misalnya dgn menyebar scout ke daerah2 (mirip scout pemain bola). Nanti kalo nemu bibit mk tinggal diundang ke audisi tertutup.

Knp? Salah satunya krn jml peserta audisi umum yg sukses jg nggak banyak dibanding yg gagal. Jd melakukan seleksi jemput bola pun nggak masalah. Bahkan bs hemat biaya drpd bikin audisi umum yg saat ini berjalan.

PB Djarum memilih audisi umum bs jd krn itu banyak unsur promosi yg menguntungkan merek rokok tertentu yg se afiliasi. Dan krn nya tdk salah bila KPAI menilai itu mengekspoitasi anak untuk kepentingan branding produk rokok tertentu.


Klo audisi tertutup, harus ke klub2, dan di daerah terutama luar Jawa, gak semua ada klub bultang. Klo terbuka, anak yg ga pernah ikut klub tp punya bakat jd punya kesempatan yg sama.
profile-picture
reid2 memberi reputasi
1
09-09-2019 14:11
Quote:Original Posted By ichachi
Haha kayaknya mimpi deh mas. Negara (yang orang di pemerintahannya banyak) taik cem gini, kalo sponsorin sesuatu setengah2. Ga ada yang se total swasta.

Gw ngerasain kok dulu ikut ajang lomba yang didanai pemerintah, hahaha kasian sama anak2 potensial bulutangkis.

Asli ini tergoblok yang pernah ada.


Tetep aja sponsor rokok tuh salah, gabisa dipungkiri

Coba pakai sponsornya BUMN mandiri, ato apa gitu pertamina
Diubah oleh pejuang.nikotin
0
Lihat 1 balasan
Halaman 8 dari 16
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.